Contoh Proposal Pengajuan Pinjaman Ke Bank

Document Sample
Contoh Proposal Pengajuan Pinjaman Ke Bank Powered By Docstoc
					               KETUA PENGARAH
              Sekretaris Perseroan
                                                                                        Daftar isi
      WAKIL KETUA PENGARAH/
         PENANGGUNG JAWAB
                  Vice President
       Corporate Communication

              PIMPINAN REDAKSI
                  B. Trikora Putra
                                       6-21
                                      warta
     WAKIL PIMPINAN REDAKSI
   Wianda Arindita Pusponegoro



                                       utama
           REDAKTUR PELAKSANA
        Printed Publication Officer

                    TIM REDAKSI                  Direktur Utama Pertamina Karena Agustiawan (tengah) bersama Deputi Bidang
              Nandang Suherlan,                  Agroindustri Kehutanan, Percetakan, dan Penerbitan Agus Pakpahan (paling kanan),
               Urip Herdiman K.,
                                                 melakukan toast dengan pimpinan sejumlah BUMN yang terlibat dalam perjanjian
                     Nilawati Dj.
                                                 pemberian kredit lunak Program Kemitraan kepada petani tebu PT Perkebunan
                                                 Nusantara X. Acara berlangsung di Gedung Kementerian BUMN, Kamis (28/5).
                  DESAIN GRAFIS
                   Rianti Octavia

                  FOTOGRAFER
         Dadang Rachmat Pudja,
                        Kuntoro,
                                      22 lakon Mien Uno
                Burniat Fitrantau

                        SIRKULASI                  23 kata mereka                                            Baihaki Hakim
                     Ichwanusyafa

                 ALAMAT REDAKSI
           Jl. Perwira 2-4 Jakarta,
     Ruang 301 Kode Pos 10110
                                                    30 hulu                     Pengelolaan Limbah dengan Co-
                                                                                Processing : Solusi Mudah & Praktis
       Telp. 3815946, 3815966
       Fax. 3815852, 3815936

                   HOME PAGE
      http://www.pertamina.com

                           EMAIL
                                            23      32 hilir                   Prospektif Bisnis Tanker Nasional :
                                                                               Bagaimana Pertamina
          bulletin@pertamina.com                                               Memanfaatkannya

                        PENERBIT
               Divisi Komunikasi
             Sekretaris Perseroan          23       35 tekno                          FACTS: Teknologi Terbaru
                                                                                      Transmisi Daya Listrik
       PT PERTAMINA (PERSERO)

                     IZIN CETAK
Deppen No. 247/SK/DPHM/SIT/
    1966, tanggal 12 April 1966
   Pepelrada No. Kep. 21/P/VI/
    1966 tanggal 14 April 1966




                                                                                                                 40
    Redaksi menerima kontribusi
naskah dari dalam maupun dari
  luar Pertamina. Naskah ditulis
   dengan bahasa yang populer
    dan mudah dimengerti, satu
 setengah spasi, point huruf 12,
panjang tiga setengah halaman.                      36 ragam • PelajaranDKI-Petross-PGNKasus
                                                               Pemprov
                                                                         Berharga dari
Sertakan pula foto atau ilustrasi,
    baik gambar ataupun grafik                                                         • Perawatan Gigi Susu Anak
   yang diperlukan dan biodata
     lengkap penulis beserta no.
        rekening bank atas nama
                         penulis.
                                                    44 esai                     Global, Lokal, Jawa
Untuk naskah yang dimuat, kami
 menyediakan honor sebesar Rp
 250.000 (dipotong pajak 5%).
    Naskah yang masuk menjadi                       46 patrasiana
     milik redaksi dan keputusan
                                                               • Komikstrip : Pak Lurah & Ina
 pemuatan sepenuhnya menjadi
              wewenang redaksi.                                • TTS Juni 2009

                     FOTO COVER
         Mitra Binaan di Cirebon
               difoto oleh Kuntoro
 SURAT PEMBACA
Informasi tentang                    Pertamina?                       untuk PKBL dan telp. 381 5111    pom bensin/ SPBU yang
                                         2. Bidang-bidang apa saja    pesawat 6078 untuk CSR.          curang dalam memberikan
Prosedur PKBL/                       yang dapat dibiayai dengan                                        pelayanan dengan mengurangi
                                     program CSR/PKBL                                                  takaran yang seharusnya, dan
CSR Pertamina                        Pertamina?                                                        saya membuktikannya dengan
                                         3. Apakah bidang             SPBU ‘Pasti Pas’                 mengisi di SPBU tersebut
    Membaca Media Pertamina
                                     kesehatan lingkungan (sekolah,                                    sebelum ditutup.
no. 14 dan 15 Tahun XLV
                                     pasar) dan sanitasi lingkungan
                                                                      Memang ‘Pas’                         Seiring dengan keinginan
penerbitan tanggal 6 dan 13
                                     (sumur biopori) termasuk             Kepada pembaca sekalian,     Pertamina yang terus berusaha
April 2009, tentang corporate
                                     kegiatan yang dibiayai?          di sini saya hanya bercerita     memperbaiki citranya di mata
social responsibility, kami sangat
                                         4. Pengajuan permohonan/     tentang pengalaman yang saya     masyarakat, saya melihat,
tertarik sekali dengan program
                                     proposal di alamat kemana?       alami. Saya seorang pekerja      Pertamina sebagai perusahaan
CSR/PKBL tersebut. Apalagi
                                         Demikian untuk menjadi       yang lebih banyak                BUMN juga ikut memperbaiki
program tersebut sebagai
                                     maklum. Atas informasi yang      menghabiskan waktu bekerja       pelayanannya dengan service
kewajiban perusahaan milik
                                     diberikan dan kerja sama yang    secara mobile. Saya              pengisian BBM yang ”mulai
negara dalam bentuk tanggung
                                     baik, terlebih dahulu kami       menggunakan sepeda motor         dari nol”, serta adanya
jawab sosial kepada
                                     ucapkan terima kasih. Balasan    sebagai alat mobilitas saya      beberapa SPBU yang berlogo
masyarakat di sekitarnya
                                     kami tunggu melalui Fax. 021     kemana-mana. Berbagai merk       ”pasti pas” ternyata memang
untuk bidang pendidikan,
                                     771 0558.                        sepeda motor pernah saya         pas dengan kemauan
sosial, keagamaan, dan
                                                                      gunakan, mereka rata-rata        konsumen.
ekonomi masyarakat, baik
                                     Hormat Kami,                     sama iritnya. Tapi kunci itu         Maka, bagi pembaca
kegiatan pengembangan
                                     Mohd. Tadjul Maskur,
                                                    Maskur
                                                      askur,          semua adanya di bahan bakar.     sekalian, lebih cermatlah
masyarakat (community
                                      .Sos
                                     S.Sos                            Maksud saya disini bukan jenis   dalam memilih tempat
development) maupun program
                                     Anggota Komisi Pemberdayaan      bahan bakar yang digunakan       pengisian bahan bakar/bensin.
kemitraan di bidang ekonomi.
                                     FKDS                             (premium, pertamax atau          Ini membuat kendaraan Anda
    Kami dari Forum Kota
                                                                      pertamax plus), lebih pada       lebih aman dan lebih hemat
Depok Sehat (FKDS) sebagai
                                     Redaksi :                        tempat kita dimana mengisi/      kantong di saat krisis ini.
stakeholder Dinas Kesehatan
                                     Silakan Anda menghubungi         membeli bensinnya.
Kota Depok, sedang
menyusun rencana kegiatan
                                     telp. 381 5111 pesawat 5096          Sering kita dengar adanya    Dante - Jakarta
                                                                                                       Dante
tahun 2009 - 2010 di bidang
pemberdayaan kesehatan
masyarakat menuju Depok
Sehat 2010 dan Indonesia
Sehat 2012 dengan sumber
pembiayaan dari program CSR
BUMN, termasuk CSR/PKBL
Pertamina. Kegiatan ini untuk
menekan tingginya kasus
penyakit DBD dan Flu Burung
di Kota Depok sebagai akibat
dari lingkungan yang tidak
sehat dan Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat (PHBS) yang
memasyarakat.
    Berkenaan dengan hal
tersebut di atas, kami ingin
mendapatkan informasi yang
jelas dari Redaktur Pelaksana
Media Pertamina tentang hal-
hal tersebut di bawah ini,
yaitu:
    1. Bagaimana prosedur
untuk mendapatkan bantuan
program CSR/PKBL

4    Juni 2009
                                                                                 Mukadimah
        Warta Redaksi
                                                                                    ALUMNUS
F     antastis! Sejak 1993 sampai 2008 Pertamina telah
      mengeluarkan total dana Program Kemitraan (PK)
sekitar Rp 876 miliar, dengan jumlah mitra binaan saat
                                                           C     obalah buat daftar alumnus pihak-pihak yang pernah menerima dana
                                                                 program CSR Pertamina atau Bina Lingkungan (BL). Atau alumnus
                                                           mereka yang telah mendapatkan kredit Program Kemitraan (PK); alumnus
ini lebih dari 36 ribu. Setiap BUMN harus menyisihkan
                                                           penerima beasiswa Pertamina;, mungkin kita akan tercengang. Wah, betapa
sebagian labanya untuk Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan, masing-masing maksimal 2 persen dari laba      besar dana yang telah dikeluarkan Pertamina dalam sekian puluh tahun ini.
perusahaan                                                 Betapa banyak orang sukses entah jadi pejabat, pengusaha berhasil, padahal
     Program Kemitraan adalah program untuk me-            mereka dulu tergolong pengusaha gurem, mahasiswa, siswa, dan sempat dibantu
ningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tang-        Pertamina.
guh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dari bagian           Ferederick ST Siahaan Direktur Keuangan Pertamina, menyebutkan
                                                                 erederick          ahaan,
                                                                                  Siahaan
laba BUMN. Sedangkan Bina Lingkungan (BL) meru-            sejak 1993 sampai 2009 Pertamina telah menyalurkan dana PK diprediksikan
pakan program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat       lebih Rp 1 triliun kredit kepada usaha kecil dan koperasi, dan jumlah mitra
oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dari bagian laba        binaan diprediksi mencapai 50.000 sampai dengan akhir 2009.
BUMN.                                                          Manajer Program Kemitraan PKBL Pertamina Yoke Syamsidar bercerita
                                                                                                                oke Syamsidar
     Pihak penerima yang disebut mitra binaan harus        ada seorang pejabat setingkat bupati atau walikota pernah menyatakan dulu
golongan usaha kecil, yaitu kegiatan ekonomi rakyat        dia alumni PK Pertamina. Tak sedikit perusahaan yang sekarang meningkat
berskala kecil – maksimal kekayaan bersih Rp 200 juta,
                                                           peringkatnya menjadi perusahaan besar eksporter yang pernah mendapat
tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau
                                                           bantuan dana PK Pertamina.
memiliki hasil penjualan tahunan maksimal Rp 1 miliar.
                                                               Itu hanya salah satu contoh. Usaha kecil menurut UU Nomor 9 Tahun
     Berbeda dengan BL yang merupakan bantuan
bersifat hibah, maka dana PK merupakan dana pin-           1995 adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dan memenuhi kriteria
jaman dan harus dikembalikan oleh mitra binaan dengan      kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan serta kepemilikan. Kriterianya
cicilan berikut bunga yang ditetapkan Pemerintah.          memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200 juta, tidak termasuk tanah
     PK tentu berbeda dengan sifat kredit dari perban-     dan bangunan tempat usaha. Atau dia memiliki hasil penjualan tahunan paling
kan. Karena dalam program PK terdapat pembinaan            banyak Rp 1 miliar.
yang biayanya ditanggung oleh pihak BUMN dengan                Perjalanan BUMN tidak boleh lepas dari keharusan membantu “si kecil”.
menggunakan 20 persen dari dana PK. Tentu saja kredit      UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN menyebutkan, salah satu maksud
dari PK harus untuk usaha produktif, tidak untuk           dan tujuan pendirian BUMN adalah turut aktif memberikan bimbingan dan
kebutuhan konsumtif.                                       bantuan kepada pengusaha golongan lemah, koperasi, dan masyarakat.
     Besaran yang disalurkan BUMN berbentuk Persero            Dari UU BUMN itu, khusus menyangkut kewajiban tersebut, terbit
seperti Pertamina ditentukan oleh RUPS. Tidak mesti        Keputusan Menteri Negara BUMN Nomor Kep-236/MBU/2003 tentang
maksimal 2 persen pada pelaksanaannya, bisa kurang,        Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan, yang
karena pertimbangan efektivitas penyalurannya juga
                                                           selanjutnya disempurnakan dengan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor
menjadi penting diperhatikan. Belum lagi, di PK itu
                                                           Per-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan
ada dana pengembalian atau cicilan dari para mitra
                                                           Program Bina Lingkungan.
binaan tahun-tahun sebelumnya.
     Akhirnya komprominya melihat angkanya ada yang            Berdasarkan keputusan Menneg BUMN tersebut, bentuk kepedulian
2 persen dan ada yang 1 persen. Jadi kita melihat kom-     BUMN dijabarkan ke dalam dua program, yakni Program Kemitraan (PK)
prominya dari sana. Kalau melihat keputusan RUPS           BUMN dengan Usaha Kecil – lebih singkat disebut Program Kemitraan —
terakhir 2 persen dari prognosa laba. Jadi kalau dilihat   dan Program Bina Lingkungan yang lebih dikenal sebagai program pe-
dari laba yang sebenarnya, sebenarnya kurang dari 2        ngembangan masyarakat (community development).
persen, sekitar Rp 550 miliar.                                 Dalam sebuah survei yang dilakukan Environics International (Toronto),
     Dengan demikian, total dana tahun ini yang di-        Conference Board (New York) dan Prince of Wales Business Leader Forym (London),
salurkan bisa sampai Rp 600 miliar sampai Rp 700 mi-       di antara 25 ribu responden di 23 negara menunjukkan bahwa dalam membentuk
liar, kata Direktur Keuangan Ferederick ST Siahaan de-     opini perusahaan, menurut mereka 60 persen ditentukan oleh etika bisnis,
ngan tingkat pengembalian diharapkan antara Rp 100         praktek terhadap karyawan, dampak terhadap lingkungan, PK dan CSR. Hanya
miliar sampai Rp 150 miliar.                               40 persen yang berpendapat bahwa yang mempengaruhi opini perusahaan
     Jelas, dana kemitraan adalah dana pinjaman untuk
                                                           adalah citra perusahaan dan brand image.
para usaha kecil. Tapi program kemitraan tak bisa
                                                               Nah, berdasarkan itu saja, kita berkeyakinan bahwa program PK kalau
seketat bank dalam menerapkan program ini, walaupun
                                                           dikelola dengan baik akan sangat mempengaruhi sejauhmana orang beropini
juga dituntut pertanggungjawaban dari seluruh dana
yang digulirkan. Soal ini yang dibahas dalam Warta         tentang perusahaan. Sudahkah Pertamina memperoleh feedback secara pro-
Utama WePe Edisi Juni 2009 sekarang.                       porsional dari berbagai bantuan yang diperbuatnya?
     Pembahasan kita batasi hanya PK, tidak sekaligus          Membangun agar program kemitraan, program bina lingkungan, dan
BL, karena karakteristiknya berbeda, dan biar lebih fo-    berbentuk perbantuan lain kepada masyarakat, bisa berdampak positif terhadap
kus. Oke, Terimakasih, wassalam.•NS                        Pertamina, ya ada program khusus yang berdampak pada citra perusahaan.


                                                                                                                                        5
                                                           Salah satunya: mengumpulkan alumnus Program Kemitraan!•NS
                                                                                                                            Juni 2009
 U tama
warta                       Direktur Keuangan Ferederick ST
                         Siahaan melihat pengelolaan Program
                         Kemitraan (PK) harus lebih ditingkatkan
                         monitoringnya. Karena hal itu berkaitan
                         dengan tingkat efektivitas penyaluran
                         dan pengembalian dana yang dipinjam-
                         kan ke sejumlah mitra binaan. Lebih
                         jauh lagi, menurut Ferederick, sistem
                         PK itu sendiri harus terus disempurna-
                         kan, sejalan dengan tantangan yang
                         ada di lapangan.
                            “Sekarang ini ada sekitar Rp 2 miliar
                         dana yang kita terima dari mitra binaan
                         tapi kita nggak punya informasi siapa




                 Bukan
                         yang mentransfer. Ini karena kelemahan
                         sistem,” ujar Direktur Keuangan.
                            Dana PKBL termasuk CSR yang di-
                         keluarkan Pertamina cukup besar di-
                         bandingkan dengan dana PK dari
                         BUMN-BUMN lain. Tahun 2009 ini saja




                 Dana
                         contohnya terdapat Rp 600 miliar
                         sampai dengan Rp 700 miliar dana pro-
                         gram pro pengusaha kecil dan koperasi
                         ini. Angka ini dinamis dalam kisaran,
                         karena ada alokasi dana tahun ini dan




                 Hibah,
                         dana pengembalian tahun-tahun sebe-
                         lumnya. “Bayangkan, kalau menya-
                         lurkan Rp 600 miliar kita sudah seperti
                         bank kecil,” ungkap Ferederick.




                 Silakan
                 Bayar
                 Cicilannya...
 6   Juni 2009
S    esuai ketentuannya, setiap BUMN harus
     mengeluarkan maksimal 2 persen dari laba
setelah pajak untuk PK dan maksimal 2 persen
dari laba setelah pajak untuk Bina Lingkungan
(BL). Tapi persentase tidak terpatok pada ang-
ka maksimal. Hal ini menyangkut pertim-
bangan proyeksi efektivitas penyaluran dan
tingkat pengembaliannya.
     Menurut ketentuannya Direksi BUMN
mengusulkan kepada RUPS mengenai berapa
besar dana PK yang bisa disalurkan dalam
setahun. Nanti RUPS yang memutuskan
berapa persen alokasi dana PK dalam tahun




                                                                                                                                                                                                    Foto : DRP/Dok. Pertamina
berjalan. Pertamina untuk tahun 2009 ini
disetujui RUPS 2 persen dari prognosa laba.
Sekitar Rp 550 miliar. Itu dana segar tahun
ini. Kalau ditambah dana bergulir dari kredit-
                                                                                        Direktur Utama Pertamina Karena Agustiawan (tengah) bersama Deputi Bidang Agroindustri Kehutanan, Percetakan,
kredit yang sudah disalurkan, Ferederick ya                                             dan Penerbitan Agus Pakpahan (paling kanan), melakukan toast dengan pimpinan sejumlah BUMN yang terlibat
itu tadi menyebut kisaran angka Rp 600 miliar                                           dalam perjanjian pemberian kredit lunak Program Kemitraan kepada petani tebu PT Perkebunan Nusantara X. Acara
sampai Rp 700 miliar.                                                                   berlangsung di Gedung Kementerian BUMN, Kamis (28/5).
     Tahun 2008 lalu tingkat pengembalian
pokok pinjaman adalah Rp 104,3 miliar. Angka                                            dayaan ekonomi usaha kecil dan koperasi.                      Langkah berikutnya adalah dengan pen-
yang cukup besar dibandingkan tingkat                                                   Sedangkan BL tidak demikian.                              dampingan dan monitoring yang terus-
pengembalian tahun-tahun sebelumnya yang                                                    Bina Lingkungan yang disalurkan untuk                 menerus. Dengan monitoring ini, menurut
memang agak seret terjegal masalah kredit                                               program pemberdayaan kondisi sosial                       Yoke Syamsidar, para mitra binaan merasa
macet. (lihat Grafik I).                                                                masyarakat oleh BUMN yang notabene tidak                  dipercaya dan diperhatikan.
     Pertamina bukanlah bank. Perbankan saja                                            dikembalikan karena berbentuk bantuan                         “Sebenarnya pada umumnya bukan
masih tak bisa terlepas dari kredit macet,                                              seperti bantuan korban bencana alam, ban-                 niatnya yang jelek. Kadang-kadang orang
terlebih lembaga non bank yang memang                                                   tuan pendidikan dan atau pelatihan, pening-               Pertamina juga yang jarang memonitor. Ya,
tidak memiliki bisnis inti di sektor keuangan.                                          katan kesehatan masyarakat, pengembangan                  mereka pikir, sudahlah karena tidak ada orang
Walaupun begitu, pengelola PK Pertamina                                                 prasarana dan atau sarana umum, bantuan                   yang menagih, ngapain bayar? Kalau kita
tetap harus mempertanggungjawabkan dana                                                 untuk sarana ibadah, dan bantuan buat                     sering datang, mereka membayar,” papar Yoke
yang telah disalurkannya.                                                               pelestarian alam, namun tetap ada monitoring.             Syamsidar lagi.
     Dana PK tetap harus diperjuangkan pe-                                                  Oleh karena itu, PK Pertamina berusaha                    Orang Pertamina kesulitan memonitor
ngembaliannya karena memang ini merupa-                                                 mengelola dana kredit ini sedemikian rupa                 sampai ke pelosok karena keterbatasan
kan dana bergulir yang berkarakter pember-                                              agar efektif tingkat penyalurannya dan efektif            personel. Juga terkadang ongkos jalan untuk
                                                                                        juga pengembaliannya kepada Pertamina.                    menagih lebih besar ketimbang jumlah uang
                                                                                        Pertamina terakhir ini menerapkan kehati-                 tagihan. Ditambah lagi fakta kalau daerah
GRAFIK 1.                                                                               hatian (prudent) walaupun tidak seketat bank              tempat mitra binaan itu tidak ada bank.
                                                                                        ketika menyalurkan kredit mereka.                             Ferederick punya cerita. “Bayangkan kalau
PENYALURAN PINJAMAN                                                                         “Terakhir ini kita meminta jaminan. Awal-             cicilannya Rp 200 ribu, mungkin dianggap
                                                                                        awalnya memang nggak ada, tapi kredit jadi                tidak praktis. Harus mendatangi orangnya,
RKA                  Realisasi                                                          macet. Sementara kita sebagai pengelola                   ongkosnya saja sudah berapa. Itu ada di
2009                 2008                                                               dituntut pertanggungjawaban. Gimana kalau                 kepulauan Maluku. Orang itu untuk mencicil
                                                                                        uang tidak balik? Yang repot kita-kita juga.              harus naik kapal karena di daerahnya tidak ada
                                                                                        Akhirnya Program Kemitraan seluruh BUMN                   bank. Jadi dia harus bayar kapal dulu untuk
                                                                                        memakai jaminan. Biasanya kalau ada jaminan               menyetor ke bank,” tutur Direktur Keuangan
                                                                                        mereka punya keterikatan,” ujar Manajer PK                Ferederick ST Siahaan.
  Rp 240,00 miliar


                        Rp 240,50 miliar




                                                                                        PKBL Pertamina Yoke Syamsidar.                                Menurut Yoke Syamsidar terkadang mitra
            mil


                                  mil




                                           Realisasi
                                           2007                                             Selain itu, Pertamina lebih mengutamakan              binaan melakukan pembayaran angsuran
                                                                                        pengaju kredit dalam bentuk kelompok                      melalui bank, tetapi lupa menyebut kode
                                             Rp 118,47 miliar




                                                                          Realisasi
                           240
     240




                                                                Realisasi 2005          seperti kelompok petani, peternak, karena                 mitra binaan atau dari siapa penyetor angsuran
                                                       mil




                                                                2006                    kelompok tanggung jawabnya bersifat ren-                  terebut. “Hal ini tentu menyulitkan kami,
                                                                                        teng. Sehingga kalau salah satu anggota ke-               terlebih jika yang melakukan transfer bukan
                                                                                39,75
                                                                            Rp 39,75
                                                                 Rp 33,51




                                                                                        lompok itu macet pembayarannya, maka te-                  si pelaku usaha. Katakanlah adik, anak, atau
                                                                 miliar


                                                                            miliar




                                                                                        man-teman kelompok akan menanggung ber-                   famili lainnya,” tutur Yoke.
                                                                 mil


                                                                            mil




                                                                                        sama. Bagaimanapun, ini mengurangi risiko.                    Yoke menuturkan ketika ditelusuri ke


                                                                                                                                                                                    Juni 2009   7
 U tama
warta            bank itu sudah tidak ada datanya lagi. Karena kalau sudah
                 lewat tiga bulan, misalnya, data pengirim transfer itu sudah
                 tidak bisa dicari di bank.
                     Oleh karenanya ke depannya, Pertamina akan bekerja-
                 sama dengan bank untuk membuat virtual account. Para
                 mitra binaan akan membayar ke bank. Dalam virtual
                 account, para pengirim transfer cicilan bisa diketahui.
                     Program PK ini Pertamina menggandeng banyak pihak,
                 baik dalam rangka memperlancar penyaluran dana pinjaman.
                 Tapi Pertamina juga berpikir adanya penanggungjawab
                 kelompok debitor. Seperti kerjasama dengan PTPN X di
                 Jawa Timur untuk membantu petani tebu. Pihak PTPN X
                 lah yang mengkoordinir sekaligus penanggung jawab. Hal
                 ini dimungkinkan dalam autran Permen Menneg BUMN               (1) memberikan sumbangan bagi perkembangan pereko-
                 Nomor PER-05/MBU/2007.                                              nomian nasional pada umumnya dan penerimaan
                     Untuk monitoring dan pelatihan atau penyuluhan                  negara pada khususnya;
                 teknis, Pertamina menggandeng perguruan tinggi dan dinas       (2) mengejar keuntungan;
                 terkait di Pemda di mana mitra binaan berada. Sebutlah         (3) menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa
                 Universitas Diponegoro, Semarang, Universitas Negeri                penyediaan barang dan/jasa yang bermutu tinggi dan
                 Surakarta Sebelas Maret, dan Universitas Hasanuddin,                memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak;
                 Makassar.                                                      (4) menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum
                     Dengan monitoring yang ketat tingkat pengembalian               dapat dilaksanakan oleh sektor swasta dan koperasi;
                 kredit dari mitra binaan meningkat. Dari hasil pemerik-saan    (5) turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada
                 oleh BPKP, PKBL Pertamina dinyatakan sebagai salah satu             pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi, dan
                 PKBL BUMN yang dinyatakan efektif, selain ada Telkom                masyarakat.
                 dan Bank Mandiri.
                     “Baru pertamakali penyaluran PKBL Pertamina dinya-             Dari semangat maksud dan tujuan pendirian BUMN
                 takan efektif, yaitu per Juni 2008. Kemudian Laporan Audit     lahir program pemberdayaan usaha kecil, koperasi.
                 tahun 2007 pun sudah diselesaikan dengan opini Wajar           Program Kemitraan – menurut Peraturan Menteri Negara
                 Tanpa Pengecualian,” jelas Direktur Keuangan Ferederick        BUMN Nomor PER-05/MBU/2007–– program untuk
                 ST Siahaan.                                                    meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi
                     Sebagai sebuah BUMN, Pertamina memiliki kewajiban          tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dari
                 melekat untuk membantu usaha kecil. Misalnya dalam             bagian laba BUMN.
                 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha              Sementara dalam Kepmen kewajiban mitra binaan
                 Milik Negara (BUMN) disebutkan, bahwa maksud dan tujuan        antara lain membayar kembali pinjaman secara tepat
                 pendirian BUMN adalah:                                         waktu sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.•NS




                 Peraturan Pengembangan
                 Usaha Kecil dari Waktu ke Waktu
                 D       alam program PKBL, saat ini setiap BUMN
                         diwajibkan memisahkan maksimal 2 persen untuk
                 PK dan maksimal 2 persen untuk BL.
                                                                                tentang Pedoman Pembinaan Pengusaha Ekonomi Lemah dan
                                                                                Koperasi melalui BUMN. Saat itu besarnya dana PELK
                                                                                besarnya 1 – 5 persen dari laba setelah pajak.
                     Dimulai awal 1990-an program pemberdayaan usaha                BUMN wajib melakukan pembinaan terhadap pengusaha
                 kecil ini mengalami dinamika dengan berbagai penyesuaian       ekonomi lemah dan koperasi, yang diberikan dalam bentuk
                 peraturan yang menjadi acuan operasionalnya.                   peningkatan kemampuan manajerial, teknik berproduksi,
                     Pertamina sendiri mulai menyentuh program membina          peningkatan kemampuan modal kerja, kemampuan
                 usaha kecil dan koperasi tahun 1991. Kemudian satu tahun       pemasaran dan jaminan mendapatkan kredit perbankan.
                 sesudahnya dikukuhkan dengan membentuk Tim Tetap                   Kepmen Keu Nomor 306/KMK.013/1991 pada 20 Maret
                 Pembinaan Pengusaha Ekonomi Lemah dan Koperasi                 1991 memberikan batasan maksimal pembiayaan untuk
                 (PELK) berdasarkan SK Direksi Nomor 37/C00000/92-B1            melaksanakan pembinaan sebesar Rp 500 juta.
                 tanggal 28 Februari 1992. Keputusan ini mendasarkan diri           Kemudian istilah PELK direvisi menjadi Pembinaan

 8   Juni 2009
                 pada Keputusan Menkeu Nomor 1232/KMK.013/1989                  Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK) pada tahun 1994
sesuaidengan Kepmen Keu Nomor 316/KMK.016/1994 tanggal



                                                                    CSR,
27 Juni 1994 tentang Pedoman Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi
melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. Besarnya
dana PUKK Berasal dari bagian perusahaan atas laba BUMN
sebesar 1 – 5 persen setelah pajak.
    Bentuk pembinaan berupa pendidikan, pelatihan, penelitian,
dan perdagangan, untuk meningkatkan kemampuan
kewirausahaan, manajemen, serta teknik berproduksi, jaminan
kredit dan penyertaan pada perusahaan modal ventura yang
                                                                    Antara Ekonomi
membantu pengusaha golongan ekonomi lemah dan koperasi.
    PUKK saat itu ditujukan memperkuat dan memberdayakan
potensi ekonomi masyarakat kecil. Juga untuk mendukung
                                                                    & Sosial
stabilitas ekonomi yang sangat diprioritaskan oleh Pemerintah,
yang berujung pada stabilitas nasional secara keseluruhan.
    Saat itu landasan operasional sebagai pedoman BUMN
                                                                    C     SR identik dengan kepedulian ekonomi dan sosial oleh perusahaan
                                                                          kepada masyarakat sekitar. Dalam Surat Edaran Menng BUMN
                                                                    Nomor SE-21/MBU/20088 disebut sebagai Tanggung Jawab Sosial dan
dalam program PUKK adalah UU Nomor 9/1995 tanggal 26
                                                                    Lingkungan (TJSL). Program yang berbeda karakteristiknya dengan
Desember 1995 tentang–Usaha Kecil.–Semangat UU ini adalah
                                                                    PKBL.
usaha kecil perlu lebih diberdayakan dalam memanfaatkan
                                                                        Istilah Corporate Social Responsibility (CSR) mulai digunakan sejak
peluang usaha dan menjawab tantangan perkembangan ekonomi
                                                                    1970-an. Istilah ini mulai popular sejak kehadiran buku Cannibals with
di masa yang akan datang. Pada masa ini terbit Surat Keputusan
                                                                    Forks : The Triple Bottom Line in 21st Century Business (1998) karya John
Nomor 60/KMK.016/1996 tanggal 9 Februari 1996 yang
                                                                    Elkington. Buku itu mengembangkan satu teori mengenai tiga komponen
mencakup inti dari pengertian-pengertian, tata cara pemberian
                                                                    penting sustainable development, yakni pertumbuhan ekonomi, lindungan
bantuan, kewajiban mitra binaan dan kewajiban BUMN.
                                                                    lingkungan, dan keadilan sosial.
    Kurun waktu berikutnya lahir PP Nomor 32/1998 tentang
                                                                        Elkington mengemas CSR ke dalam tiga focus, 3 P, yang dapat di-
Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kecil, yang menegaskan bahwa
                                                                    artikan sebagai profit, planet, dan people. Perusahaan tidak hanya memburu
penyediaan dana dilakukan oleh departemen teknis, kantor
                                                                    keuntungan belaka (profit), melainkan pula memiliki kepedulian terhadap
Menteri Negara, Pemda, BUMN, BUMD, melalaui APBN,
                                                                    lingkungan (planet), dan kesejahteraan masyarakat (people).
APBD, anggaran perusahaan sesuai dengan program pembinaan
                                                                        Walaupun sebenarnya teori kepedulian sosial itu – baik korporat
dan pengembangan usaha kecil di masing-masing sektor, sub
sektor, Pemda, BUMN, BUMD yang bersangkutan.                        maupun individu — telah dikembangkan sejak abad ke-6 M oleh
    Nama program ini terus berganti nama, setelah PELK,             Muhammad bin Abdullah SAW dalam konsep zakat, infak, shodaqoh
PUKK, maka berikutnya menjadi PKBL sesuai Keputusan                 (ZIS), dari kaum kaya (aghniya) kepada kaum lemah secara ekonomi
Menteri Negara Pendayagunaan BUMN Nomor 216/M-                      (dhuafa). Dalam konteks korporasi, sistem kepedulian sosial yang sekarang
PBUMN/1999 tentangProgram Kemitraan dan Bina Lingkungan.            dikenal sebagai CSR sudah diterapkan para pengusaha besar di Jazirah
Besarnya dana PKBL adalah penyisihan laba perusahaan setelah        Arab saat itu seperti Abdurrahman bin ‘Auf, Abu Bakar Siddiq, dan
pajak sebesar 1 – 5 persen.                                         Utsman bin Affan.
    Besaran persentase dana yang harus disisihkan pun terus             Dengan demikian teori CSR dan ZIS adalah pertemuan dua teori
disesuaikan. Kepmenkeu Nomor 216/1999 diubah menjadi                barat dan timur yang kini sudah mencapai titik kesepakatannya. Orang
Keputusan Menteri Negara BUMN Nomor KEP-236/MBU/                    bisa melihat tidak dalam konteks agama semata-mata, karena teorinya
2003. Di situ disebutkan besarnya dana PKBL adalah penyisihan       sungguh sangat universal. Bahwa teori ZIS lebih tua umurnya, itu adalah
laba perusahaan setelah pajak 1 – 3 persen. Besaran persentase      konteks lain.
dan PK dan BL kemudian menjadi masing-masing maksimal 2
persen dari laba setelah pajak (Peraturan Menteri Negara                                 EKONOMI
                                                                    KEPEDULIAN EKONOMI & SOSIAL
BUMN Nomor PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007).                       Begitu banyak definisi CSR. Beberapa organisasi seperti World Business
    Sesungguhnya PKBL dan CSR adalah dua hal yang berbeda,          Council for Sustainable Development; International Finance Corporation;
baik landasan peraturannya mupun sumber pendanaan maupun.           Institute of Chartered Accountants, England and Wales; Canadian Government;
PKBL didasarkan pada UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang                 European Commission; dan CSR Asia memberikan definisinya sendiri-
BUMN dan sumber pendanaannya diperoleh dari laba                    sendiri. Tapi intinya CSR merupakan komitmen dari dunia bisnis untuk
perusahaan setelah pajak 1- 3 persen. Sedangkan CSR didasarkan      memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan dan
pada UU Perseroan Terbatas dengan dana bersumber dari biaya         memperhatikan kehidupan karyawan dan keluarganya, komunitas lokal
perusahaan dan tercantum dalam Rencana Kerja Anggaran               dan masyarakat luas, serta pemangku kepentingan lain berdasarkan
Perusahaan (RKAP).                                                  prinsip kesukarelaan.
    Corporate Social Responsibility (CSR) yang dalam Surat Edaran        Di Indonesia CSR semakin menguat setelah dinyatakan tegas dalam
Menteri Negara BUMN Nomor SE-21/MBU/2008 disebut                    UU Perseroan Terbatas Nomor 40 Tahun 2007. Antara lain disebutkan,
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) diwajibkan              Perseroan Terbatas yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan
kepada BUMN yang kegiatan usahanya di bidang sumber daya            atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan tanggung
alam, atau kegiatan usahanya berdampak pada fungsi                  jawab sosial dan lingkungan.
kemampuan sumber daya alam. Walaupun BUMN lain pun dapat                 Tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan kewajiban
saja melaksanakan TJSL.• NS/dari berbagai sumber
                                                                                                                                   Juni 2009   9
 U tama
warta            Perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai
                 biaya Perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan
                 memperhatikan kepatutan dan kewajaran. Yang tidak
                 melaksanakan kewajiban itu dikenai sanksi.
                     Definisi tanggung jawab social dan lingkungan menurut
                 UU Nomor 40 Tahun 2007 adalah komitmen Perseroan
                                                                              produksi dan penjualan;
                                                                                  b. Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan
                                                                              dana pelaksanaan kegiatan usaha mitra binaan yang
                                                                              bersifat pinjaman tambahan dan berjangka pendek dalam
                                                                              rangka memenuhi pesanan dari rekanan usaha mitra
                                                                              binaan;
                 untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi                              pembinaan:
                                                                                  c. Beban pembinaan
                 berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan           1) Untuk membiayai pendidikan, pelatihan, pema-
                 lingkungan yang bermanfaat, baik bagi Perseroan sendiri,     gangan, pemasaran, promosi, dan hal-hal lain yang
                 komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya.          menyangkut peningkatan produktivitas mitra binaan
                                                                              serta untuk pengkajian atau penelitian yang berkaitan
                 PROGRAM
                 PROGRAM KEMITRAAN                                            dengan program kemitraan;
                     Sejak awal tanggung jawab social perusahaan itu sudah        2) Beban pembinaan bersifat hibah dan besarnya
                 ada. Namanya yang berbeda-beda dan berubah-ubah. Pada        maksimal 20 persen dari dana program kemitraan yang
                 dasarnya ada dua macam, yaitu yang bersifat kepedulian       disalurkan pada tahun berjalan;
                 ekonomi dan kepedulian social.                                   3) Beban pembinaan hanya dapat diberikan kepada
                     Bentuk kepedulian ekonomi perusahaan dikenal sebagai     atau untuk kepentingan mitra binaan.
                 Program Kemitraan (PK) yang dulu bernama PUKK. Kepe-
                 dulian itu dalam bentuk pinjaman lunak kepada golongan       BINA LINGKUNGAN
                                                                              BINA LINGKUNGAN
                 ekonomi lemah. Sedangkan program Bina Lingkungan (BL)            Program Bina Lingkungan (BL) adalah program
                 lebih menitikberatkan pada sisi kepedulian social seperti    pemberdayaan kondisi sosial masyarakat oleh BUMN
                 bantuan untuk fasilitas umum, sebagai dana hibah kepada      melalui pemanfaatan dan adari bagian laba BUMN,
                 masyarakat.                                                  maksimal 2 persen dari laba setelah pajak. Bisa juga
                     Apa yang disebut CSR, ya itulah PKBL. Apa yang dulu      sumber dananya dari hasil bunga deposito dana atau jasa
                 disebut community development (comdev), ya itulah program    giro dari dana Program BL.
                 Bina Lingkungan.                                                 Untuk menyalurkan bentuan dana Program BL,
                     Kemitraan adalah kerjasama usaha antara usaha kecil      BUMN Pembina – yaitu BUMN yang melaksanakan
                 dengan usaha menengah dan atau dengan usaha besar            PKBL – terlebih dulu melakukan survai dan identifikasi
                 disertai pembinaan dan pengembangan oleh usaha               sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di wilayah usaha
                 menengah dan atau usaha besar dengan memperhatikan           BUMN Pembina setempat. Setelah itu BUMN Pembina
                 prinsip saling memerlukan, saling memperkuat dan saling      melaksanakan sendiri program BL-nya.
                 menguntungkan (lihat: UU Nomor 9 Tahun 1995 tentang              Adapun ruang lingkup bantuan Program BL adalah
                 Usaha Kecil, Pasal 1 Angka 8).                               untuk korban bencana alam; pendidikan dan atau
                     Dana PK diberikan dalam bentuk:                          pelatihan; peningkatan kesehatan; pengembangan
                     a. Pinjaman untuk membiayai modal kerja dan
                                            membiayayai          kerja        prasarana dan atau sarana umum; bantuan untuk sarana
                 atau pembelian aktiva tetap dalam rangka meningkatkan        ibadah; dan bantuan untuk pelestraian alam.•NS




                 BPKP : PKBL Pertamina Efektif!
                 D     ari hasil pemeriksaan oleh Badan Pengawas Keuangan
                       dan Pembangunan (BPKP) PKBL Pertamina
                 dinyatakan sebagai PKBL BUMN yang efektif per Juni
                                                                              disebutkan Kinerja Program Kemitraan merupakan salah
                                                                              satu indikator penilaian kesehatan BUMN Pembina.Tetapi
                                                                              memang dalam Permen tersebut ada sejumlah kriteria teknis
                 2008, selain beberapa BUMN lain seperti Telkom dan Bank      dan aturan untuk pinjaman yang kurang lancar
                 Mandiri. Itulah pertamakali penyaluran PKBL Pertamina        pengembaliannya dari mitra binaan.
                 dinyatakan efektif. Kemudian laporan audit sampai 2007           Secara rutin kegiatan program PK Pertamina berusaha
                 pun sudah diselesaikan dengan opini Wajar Tanpa              menyalurkan dana PK dan dana hibah yang telah disetujui
                 Pengecualian.                                                secara transparan, akuntabel, dan auditable. Dana hibah
                     Pencapaian ini tentu merupakan prestasi sendiri bagi     adalah merupakan beban pembinaan para mitra binaan yang
                 PKBL Pertamina. Dari waktu ke waktu Pertamina terus          besarnya maksimal 20 persen dari dana program PK.
                 membenahi program ini, karena sistem yang ditinggalkan           Penyaluran dana PK dikatakan efektif kalau berhasil
                 pada masa lalu sesuai kondisi dan tuntutan saat itu, tidak   diguyurkan sesuai target tahun anggaran berjalan dengan
                 cocok dengan kondisi dan tuntutan masa kini yang harus       tetap memenuhi ketentuan dari penyaluran itu sendiri. Juga
                 lebih terukur kinerjanya.                                    termasuk efektif dalam hal tingkat pengembalian dari para


 10   Mei 2009
                     Dalam Permen Nomor PER-05/MBU/2007 Pasal 30              mitra binaan.
    Kualitas pinjaman menurut Peraturan           REKAPITULASI PENYALURAN PINJAMAN SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER 2008
Menteri Negara BUMN Nomor PER-05/                 PERIODE PENYALURAN 01 JANUARI 1993 – 31 DESEMBER 2008
MBU/2007 digolongkan ke dalam empat jenis:
                                                  REGION                                                           JUMLAH PINJAMAN (dalam juta)
• Lancar adalah pembayaran angsuran pokok
  Lancar,
  dan jasa administrasi pinjaman tepat waktu      Region I (NAD, Sumut, Riau, Sumbar, Kepulauan Riau)                            152,193.
                                                  Region II (Jambi, Sumsel, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung,)                  99,373
  atau terjadi keterlambatan pembayaran           Region III (Jabar, DKI Jakarta, Jabar)                                         143,183
  angsuran pokok dan/atau jasa administrasi       Region IV (Jateng dan DIY)                                                     134,028
  pinjaman selambat-lambatnya 30 hari dari        Region V (Jatim, Bali, NTB, NTT)                                               179,206
                                                  Region VI (Kalbar, Kalteng, Kalsel, dan Kaltim)                                 52,124
  tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran,
                                                  Region VII (Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sulsel, Sultra,
  sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui   Maluku Utara, Maluku, Papua, )                                                 116,069
  bersama;
• Kurang lancar apabila terjadi keterlam-
    urang lancar,                                 GRAND TOTAL                                                             789.474.021.291
                                                  Sumber: Program Kemitraan PKBL
  batan pembayaran angsuran pokok dan/atau
  jasa administrasi pinjaman yang telah
  melampaui 30 hari dan belum melampaui             administrasi pinjaman yang telah melampuai                 bayaran angsuran pokok dan/atau jasa
  180 hari dari tanggal jatuh tempo pemba-          180 hari dan belum melampaui 270 hari dari                 administrasi pinjaman yang telah melampuai
  yaran angsuran, sesuai dengan perjanjian          tanggal jatuh tempo pembayran angsuran,                    270 hari dari tanggal jatuh tempo pem-
  yang telah disetujui bersama;                     sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui              bayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian
• Diragukan apabila terjadi keterlambatan
      agukan,
  Diragukan                                         bersama;                                                   yang telah disetujui bersama.•NS
  pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa         • Macet apabila terjadi keterlambatan pem-
                                                        et,
                                                      acet




       Syarat                                            S   etiap mitra binaan bisa memperoleh dan apinjaman sampai Rp 75 juta
                                                             dengan jasa administrasi (bunga) 6 persen flat per tahun. Batas waktu
                                                         pengembalian 3 tahun, atau sesuai dengan perjanjian, yang dapat

         Mitra                                           diperpanjang sesuai kelayakan dan kebutuhan.

                                                         Persyaratan mengikuti Program Kemitraan:

       Binaan                                            1. Telah menjalankan usahanya minimal satu tahun serta mempunyai potensi
                                                            dan prospek untuk dikembangkan;
                                                         2. Memiliki kekayaan bersih maksimal Rp 200 juta (tidak termasuk tanah dan

    Pertamina                                               bangunan tempat usaha), atau memiliki omzet penjualan tahunan paling
                                                            banyak Rp 1 miliar;
                                                         3. Warga Negara Indonesia (WNI);
                                                         4. Tidak sedang mendapat bantuan pembinaan dari BUMN dan instansi sejenis
                                                            lain.
                                                         5. Berbentuk badan hukum usaha perserorangan, badan usaha yang tidak
                                                            berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum termasuk
                                                            koperasi.

    DOKUMEN YANG HARUS DISIAPKAN

       Nomor & Dokumen                             Usaha Kecil belum berbadan hukum             Usaha kecil telah berbadan hukum              Koperasi
       1. KTP
       2. Kartu Keluarga
       3. Akte Pendirian
       4. SIUP, TDP, NPWP, dan Izin lainnya
       5. Surat Keterangan Domisili Usaha
       6. Laporan Keuangan minimal satu periode
       7. Proposal rencana pembiayaan usaha




                                                                                                                                             Juni 2009   11
 U tama
warta                          Di antara Mereka
                               yang Sukses
                              A    da 50 ribu mitra binaan yang ada di bawah Pertamina
                                    saat ini, yang tersebar di seluruh Indonesia. Berikut
                              beberapa profil mitra binaan yang cukup sukses. Redaksi
                                                                                                           sarung, dan sebagainya. Tersedia juga aneka jenis kopi
                                                                                                           toraja, kaso bergambar ikon Sulsel yang biasa dipakai buah
                                                                                                           tangan.
                              WePe mengutip dari tulisan di Majalah Pertamina Media yang                       Kori pun melayani pembelian secara grosir untuk dijual
                              diterbitkan fungsi PKBL yang diolah kembali.                                 kembali, di antaranya ke sejumlah pedagang kerajinan di
                                                                                                           Yogyakarta, Bali, dan Surabaya. “Saya juga pernah menda-
                                                                                                           patkan order dari Belanda dan Jepang,” katanya.
                              Sukses Putri Toraja bersama Pertamina
                                                           ertamina
                                            oraja bersama Per                                                  Kori gigih dan terus mengembangkan diri. Tetapi di
                                  “Saya sangat berterimakasih kepada Pertamina. Berkat                     situ ada peran Pertamina. Setidaknya perkembagan usaha
                              pembinaan Pertamina, usaha saya bisa bertahan hingga                         Kori setelah menjadi mitra binaan Pertamina Region VII
                              sekarang,” ucap Kori Palindatu (39), pemilik Art Shop
                                                      Pal
                                                        alindatu                                           Makassar pada tahun 2007. Kori beberapa kali difasilitasi
                              khas Sulawesi Selatan di Jl. Maccini Raya Nomor 207                          mengikuti pameran di tingkat nasional. Dari pameran ini,
                              Makassar.                                                                    produk Kori semakin dikenal luas. Buktinya, order dari luar
                                  Kori merintis usaha art shop sejak 1990, saat masih kuliah               kota terus mengalir.
                              di Universitas Veteran Republik Indonesia Makassar.                              Dengan bantuan kredit lunak dari Pertamina sebesar
                              Kebetulan Kattu, orangtuanya, juga membuka art shop di                       Rp 25 juta, Kori membuka cabang art shop di Toraja. “Saya
                              bumi Toraja.                                                                 sangat berterimakasih kepada Pertamina,” katanya.
                                  “Saya buka art shop di sela-sela kuliah. Kalau ada kuliah
                              ya tutup, dan baru buka sepulang kuliah,” ujar Kori.
                                  Modal awal dari orangtua, Kori membeli sejumlah                                                  Bertaubat, Berbisnis,
                                                                                                                                   Bertaubat,
                              barang ke sejumlah perjain di Makassar, Toraja, serta                                                    Sukses….
                                                                                                                                   dan Sukses….
                              beberapa sentra kerajinan di Sulsel. Khas, ada ukir-ukiran                                                 Odeng Setiawan (41) dulu
                              khas Toraja, replica kapal phinisi, songkon bone, kain sutra,                                          memang preman dan berurusan
                                                                                                                                     selalu dengan polisi. Sekarang
                                                                                                                                     lelaki bertubuh tinggi besar ini
                                                                                                                                     adalah seorang pelopor bisnis
                                                                                               Foto : PK




                                                                                                                                     rakyat. Kang Odeng sendiri setelah
                                                                                                                                     membudidayakan ayam pedaging,
                                                                                                           lalu bertani jamur merang dan produksi pupuk, kini mulai
                                                                                                           membidik bisnis beras. Lewat Paguyuban Patra Mekar
                                                                                                           Subang dan bekerjasama dengan PT Pasar Komoditi
                                                                                                           Indonesia (Paskindo), Odeng dan kawan-kawan mem-
                                                                                                           produksi Beras Organik Subang (BOS) dan Beras Asli
                                                                                                           Subang (BAS).
                                                                                                                Saat ini dirinya telah mendapat pesanan kurang lebih
                                                                                                           50 ton beras untuk dipasok ke Pasar Induk Cipinang Ja-
                                                                                                           karta. Dan saat ini Kang Odeng dikenal sebagai pengem-
                                                                                                           bang konsep pertanian terpadu, yakni keterpaduan antara
                                                                                                           pertanian tanaman padai, peternakan ayam, budaya jamur
                                                                                                           merang, dan pembuatan kompos.
                                                                                                                Adalah suatu hal yang patut disaluti seorang mantan
                                                                                                           preman sekarang menjadi pembicara di berbagai seminar
                                                                                                           maupun pelatihan pertanian. Termasuk sebagai narasumber
                                                                                                           seminar di perguruan tinggi.
                                                                                                                Cerita sukses Odeng bukan cerita sinetron yang serba
                                                                                                           mendadak dan kebetulan. “Kita harus punya keyakinan dan
                  Foto : PK




 12   Juni 2009
                                                                                                           jangan takut gagal. Oleh karena itu perlu belajar untuk
            menguasai ilmunya,” katanya.                                   juragan di kampunya sendiri, Desa Tamansari,                                                      Mari kita
                Untuk belajar budidaya jamur merang,                       Kecamatan Lelea, Indramayu.                                                                  sebutkan ke-
            Odeng belajar otodidak dari buku literature                         Produk gitar mininya diekspor ke Inggris,                                               kayaannya se-
            dan magang ke seorang professor di Solok                       Italia, dan Malaysia. Rasti mematok harga Rp                                                 karang, total
            dengan biaya Rp 2,5 juta.”Saat awal budidaya                   50 ribu, Rp 85 ribu untuk kualitas (KW) I,                                                   nilai asetnya
            jamur merang, saya sempat beberapa kali                        dan Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu untuk KW                                                    adalah Rp 5 mi-
            gagal. Hasilnya tidak sesuai harapan. Tapi, saya               II.                                                                                          liar, terdiri atas
            tidak putus asa. Saya coba terus hingga bisa                        Rastika yang menjadi mitra binaan Per-                                                  rumah mewah
            berhasil seperti sekarang ini,” kenangnya.                     tamina Region III (DKI, Jabar, dan Banten)                                                   di komplek pe-
                Odeng punya motto BIJI – berani,                           sejak 2004 sekarang menjadi juragan bagi 40                                                  rumahan elit di




                                                                                                                            Foto : PK
            inovatif, jujur, ikhlas–– sehingga ia terus                    orang pekerjan di perusahaannya. Paling tidak                                                Balikapapn.
            berinovasi. Semisal untuk peternakan bebek                     dalam sebulan Rastika mampu memproduksi                      Sejumlah bidang tanah dan bangunan bernilai
            pedaging dan petelur, maka oleh Odeng telur                    1.250 buah gitar mini, dengan omzet sebulan                  miliaran rupiah. Bahkan dari 6 tempat kursus
            bebek itu diolah menjadi telur asin dengan                     dari perusahaan pembuatan gitar mini ini                     komputernya, 5 di antaranya gedung milik sen-
            merek PPM atau Paguyuban Patra Mekar.                          sekitar Rp 62,5 juta.                                        diri.
                Lelaki yang kini mempekerjakan 40 orang                         Riwayat sukses Rastika memang berawal                        Padahal tengoklah ke sekitar 16 tahun
            ini menjabat sebagai Ketua PPM Subang dan                      dari kerja di tempat pabrik gitar mini, lalu                 sebelumnya, Edy Pur wanto (43) sang tokoh
                                                                                                                                                                 wanto
                                                                                                                                                            Purwant
            bekerjasama dengan paguyuban mitra binaan                      berkenalan dengan Yosef Stuart Morgan,                       cerita ini, merintis usaha kursus komputer dan
            Pertamina di kabupaten dan kota lainnya di                     pemilik perusahaan gitar mini merek Baby                     pengetikan dengan hanya dua unit komputer,
            Jabar.                                                         Axe di Inggris. Berawal dari order sang bule                 mengontrak di Jl. Ahmad Yani, Gunungsari,
                Kisah 10 tahun sebagai preman telah                        Rastika membangun kerajaannya sendiri.                       Balikpapan dengan tariff Rp 2,5 juta per tahun.
            ditinggalkan sejak 1998. Bertaubat, menjadi                                                                                 Sebelum itu selama 8 tahun, Edy berganti-
            ayah dan suami yang dekat dengan keluarga                                                                                   ganti pekerjaan.
            dan rajin beribadah, Odeng bermodalkan Rp                                           Aset Rp 2,5 M,                               Mendirikan tempat kursus komputer
            25 juta memulai usahanya. Sebuah episode                                                  Bersama
                                                                                                Usaha Bersama                           hanya berbekal keinginan keras untuk beru-
            yang menarik….                                                                       ertamina
                                                                                                Pertamina                               bah, karena dia sendiri tidak mengoperasikan
                                                                                                     Ini kisah putra Wa-                komputer. Mempekerjakan dua orang di
                                                                                                tes, Kulonprogo, Yogya-                 tempat kursusnya, Edy mendapatkan pin-
                                                                                                karta, yang sukses di Ba-               jaman dua unit komputer dari teman-te-
                                                               Foto : PK




                                                                                                likpapan, Kaltim. Be-                   mannya.
                                                                                                kerja dan pindah sampai                      Nasibnya berubah setelah dia menda-
                                                                           10 kali adalah awal dari perjuangan untuk                    patkan kucuran dana PK dari Pertamina Re-
                                                                           sampai pada keadaanya sekarang.                              gion IV Kalimantan Rp 20 juta. Dia pakai un-
                                                                               Girin Supriyanto (47) sukses sebagai
                                                                                      Supriyanto
                                                                                        upriyant                                        tuk membeli 8 unit komputer dan memper-
                                                                           pemilik bengkel dan toko pelumas yang                        baiki tempat kursusnya. Dengan 12 unit
                                                                           mempekerjakan 10 orang karyawan. Dan                         komputer itu tempat kursusnya berkembang.
                                                                           Girin pun berhasil pula membuka cabang di                         Semakin berkembang setelah Pertamina
                                                                           kota itu yang dikelola adiknya, Wiriyanto.                   mengucurkan kredit kedua dan ketiga masing-
                                                                               Dari kedua bengkel dan tokonya itu, Girin                masing Rp 50 juta dan Rp 75 juta pada tahun
                                                                           tak kurang mengantungi omzet ushanya                         2007. “Saat saya masih kecil, saya sering bantu
                                                                           mencapai Rp 150 juta. Ada tiga mobil                         ibu menitipkan es lilin ke warung-warung
                                                                           miliknya, yakni Isuzu Panther, Toyota Kijang,                tetangga,” katanya mengenang. Semangat bis-
                                                                           dan Mitsubishi L-300. Bahkan tempat yang                     nis semakin terlecut setlaah beberapa kali
Foto : PK




                                                                           dulu disewa untuk lokasi usahanya itu,                       mengikuti semintar cara gila menjadi pengu-
                 Produknya, Maksi
            Mini Produknya, Maksi                                          sekarang sudah menjadi miliknya, dibeli                      saha yang disampaikan Purdi E Chandra.
            Omzetnya
            Omzetnya                                                       dengan harga Rp 100 juta.                                    Bahkan ia rela datang ke Yogyakarta hanya un-
                Karena didesak oleh tuntutan kebutuhan                         Ada sentuhan bentuan Pertamina di bisnis                 tuk mengikuti seminar dari pemilik Prima-
            yang semakin besar, Rastika “ Tenggo””
                                 astika “Tenggo””(39),                     Girin Supriyanto. Sejak tahun 2000 dia                       gama ini.
            memutuskan berhenti sebagai guru honorer.                      menjadi mitra binaan Pertamina Region IV                          Tak boleh diabaikan dukungan istrinya
            Rastika kemudian ikut saudaranya yang                          Kalimantan. “Saya terimakasih kepada                         yang mengurusi sisi manajemen. Imah Marini
            bekerja di sentra kerajinan gitar mini di                      Pertamina. Alhamdulillah berkat bantuan                      adalah anak penjual mie tek tek di pinggir
            Bandung. Oleh saudaranya itu, Rastika                          Pertamina usaha saya bisa berkembang seperti                 jalan. Jadi sedikitnya banyak juga darah bisnis
            diminta belajar membuat gitar mini ke perajin                  sekarang ini,” ujarnya.                                      wanita ini. “Selain memberikan bantuan
            di Tasikmalaya.                                                                                                             pinjaman lunak, Pertamina sering mengajak
                Kini, siapa menyangka mantan guru                                                                                       kami pameran serat megikuti pelatihan dan
            honoder dan sempat bekerja 4,5 tahun di                        Asetnya Rp 5 M: Ju ragan
                                                                           Asetnya             Ju ragan                                 pembinaan. Terimakasih, Pertamina,” kata-
            pabrik gitar mini di Bandung ini menjadi                              er,
                                                                            omputer           Komput
                                                                                               omputer
                                                                           Komputer, Tak Bisa Komputer                                  nya.•NS
                                                                                                                                                                        Juni 2009   13
 U tama
warta                       Ubah
                          Mindset
                     Mitra Binaan
                             Agar
                     Berorientasi
                        Produktif




                                                                                                                                        DRP/DOK. PERTAMINA
                  Pengantar Redaksi:
                                Redaksi:                                          Pertamina.
                      Tidak mudah mengurusi mitra binaan. Jumlah yang
                  banyak, lokasi yang tersebar, perilaku dan pola pikirnya yang           yang bilang
                                                                                      Ada yang bilang uang CSR dan uang BL sebagai
                  seringkali tidak sejalan dengan keinginan pihak pem-beri          buang-buang”                          yang meyakini
                                                                                  “buang-buang” uang, tapi ada juga yang meyakini
                  pinjaman. Misalnya gaya hidup konsumtif selain itu kondite      itu sebagai investasi untuk ketahanan perusa-haan
                                                                                                                ketahanan perusa-haan
                  sejumlah mitra binaan yang justru marah-marah kalau di-                   masyar arakat.              menurut
                                                                                  di mata masyarakat. Bagaimana menurut Anda?
                  tagih. Tetapi apapun kondisinya, Pertamina harus menyusk-       Kalau menurut saya, buang-buang duit, nggak ya. Itu kan
                  seskan program ini dengan efektivitas penyaluran dana dan       harus ada imbal baliknya. Mereka tahu juga, Pertamina
                  tingkat pengembalian yang terus meningkat. Berikut wa-          selama ini membantu mereka, tapi selama ini tidak ter-
                             ePe
                  wancara WePe dengan Manajer Program Kemitraan PKBL              publikasi saja. Pertamina punya PKBL tidak semua orang
                  Pertamina Yoke Syamsidar di ruang kerjanya, Kantor
                                oke Syamsidar                                     tahu. Begitu mereka tahu mereka akan berinteraksi
                  Pusat Per-tamina, Jakarta (17/4).                               dengan Pertamina.
                                                                                      Kalau sebagai “investasi,” bahwa mereka ada kepe-

                  S           karena kehareharusan         Pemerintah,
                      elain karena keharusan dari Pemerintah,
                      Pertamina sebenarnya penting juga melaksana-
                        ertamina sebenarny   nya
                  kan PK. Bagaimana Anda melihat hal ini? Kita me-
                                                 meli
                                                                                  dulian kepada Pertamina. Yang kita harapkan mereka
                                                                                  menjaga aset di sekitar daerah operasi Pertamina. Tidak
                                                                                  akan melakukan sesuatu yang akan merusak Pertamina,
                  laksanakan CSR untuk image perusahaan juga. Perusahaan          terutama sekitar daerah kilang.
                  tidak serta-merta cuma mengambil sesuatu dari alam, tapi
                  juga peduli kepada masyarakat misalnya membangun                    Dalam penyaluran ada bunganya? Bunganya
                                                                                                     aluran
                                                                                               penyalur            bunganya?
                  sekolah atau dengan pemberdayaan masyarakat. Dalam              ditetapkan oleh Kementerian BUMN. Sekarang berlaku
                  pelatihan juga sering saya sebutkan bahwa ini adalah salah      6 persen flat setahun. Itu sudah berlaku 2 tahun. Mung-
                  satu wujud kepedulian Pertamina kepada masyarakat               kin dengan sukubunga sekarang orang merasa lebih baik
                  dengan membangun berbagai fasilitas umum atau dengan            meminjam dana PKBL, lebih murah bunganya dan yan
                  pemberdayaan masyarakat. Ini kepdulian Pertamina ke-            pasti ada pendampingan, kan? Dan ada monitoring-nya.


 14   Juni 2009
                  pada masyarakat, dan masyarakat juga harus menjaga image        Kalau pinjam di bank, terserah mau digunakan apa, yang
penting kamu bayar.                              jadinya macet. Sementara kita sebagai pe-        setempat. Kadang-kadang begini, kema-
    Dalam pendampingan itu kita bekerja          ngelola dituntut pertanggungjawaban. Mi-         cetan itu bisa diatasi dengen kerjasama de-
sama dengan pihak lain, dengan yang ber-         salnya gimana kalau uang tidak balik? Yang       ngan Pemda atau bupatinya. Bupati punya
kompeten di bidang peternakan, pertanian,        repot kan kita-kita juga. Akhirnya Program       rasa peduli juga kepada warganya, kan? Kalau
perdagangan, koperasi, atau dengan univer-       Kemitraan seluruh BUMN memakai jamin-            ada pinjaman macet, dia juga malu.
sitas. Atau dengan organisasi masyarakat         an. Biasanya kalau ada jaminan mereka punya
sendiri, itu kan bisa dimanfaatkan untuk         keterikatan.                                         Apakah Pemda sebegai pintu ma-
                                                                                                                Pemda sebegai
memberikan pelatihan. Yang gampang itu               Menjual jaminan sangat jarang. Mereka        suk? Ada dua macam. Ada mitra binaan pe-
kalau pameran, mereka kan untung, gratis         biasanya menyelesaikan sendiri, mungkin          ngen kerjasama dengan Pemda, dengan dinas-
semuanya. Semua dibayarin, mereka bisa           sayang sertifikatnya mereka jual. Kalau sulit,   nya. Ada yang sekadar informasi saja. Tergan-
promosi. Makanya kalau kalangan UMKM             kita upayakan bagaimana caranya. Tapi kalau      tung urgensinya. Kalau dengan Pemda lebih
tidak memanfaatkannya sayang sekali.             usia mitra binaan itu sudah tua, sudah tidak     enak, dengan bupatinya, kan? Ada beberapa
    Tapi untuk membangun mindset-nya sulit.      mampu, ya sudah, dihapusbukukan. Tapi            yang sudah dikerjasamakan. Ada yang bupati-
Misalnya mereka terima duit banyak dari          kalau usahanya masih ada, ya terus berlanjut.    nya sendiri datang ke kita mengajukan, se-
hasil usahanya, mereka langsung beli TV, beli        Teman-teman yang menagih pun banyak          perti dari Sawah Lunto. Walikotanya datang
kulkas. Nah itu mesti kita ajarkan cara          ragam permasalahan yang dihadapi. Ada            sendiri meminta warganya diberi pinjaman,
mengelola uang. Masak dia tidak punya cita-      orang yang marah-marah; nggak mau menga-         baru kita datang ke sana. Ada juga setelah
cita dari punya lahan satu hectare menjadi       ku utang; padahal dia mampu, itu kan kesulit-    mitra binaan bagus dan besar baru kita in-
dua hektare? Pola pikir itu yang harus kita      an teman-teman juga. Ada yang kadang-            formasikan ke bupatinya. Atau pas mau
bangun ke mereka.                                kadang teman-teman diancam.                      pelaksanaan baru kita infokan ke bupatinya.

    Bagaimana menghadapi problem      oblem
                                    prob            Bagaimana mengatasinya? Ya karena
                                                                 mengatasinya?                                      respon Pemda-pemda?
                                                                                                      Bagaimana respon Pemda-pemda?
kredit macet? Banyak kredit macet tahun-
kredit macet?                                    sudah terbiasa, didiamkan saja sementara.        Kalau Pemda-pemda pada umumnya me-
tahun lalu. Awalnya itu karena mereka            Tapi mereka tidak akan macam-macam juga.         nyambut baik, karena sebenarnya mereka
menganggap sebagai dana hibah. Kalau             Mereka juga tahu posisi mereka. Mitra bi-        terbantu juga. Masyarakatnya terbantu de-
dianggap dana hibah, mereka dibantu me-          naan yang begitu, biasanya yang kepepet          ngan pinjaman murah. Paling tidak ada usaha
rasa nggak perlu mengembalikan uang itu. Itu     banget.                                          produktif di daerahnya. Dan itu makin me-
yang sekarang pelan-pelan persepsinya di-                                                         ngurangi pengangguran karena tenaga kerja
ubah. Pertamina itu bukan memberian ikan-                             harus meli
                                                    Apakah sampai harus meli batkan               terserap. Itu kan satu keuntungan buat me-
nya, tapi kail biar mereka usaha, bahwa orang    polisi dalam penagihan? Nggak ada. Jangan
                                                 polisi       penagihan?                          reka. Tinggal saja bupatinya memonitor.
memberikan bantuan tidak selamanya. Tapi         sampai. Kita upayakan persuasif dulu.
kalau dia bisa berusaha dan survive kan bagus.                                                                    monitoring faktor orang
                                                                                                      Dalam hal monitoring faktor orang
Daripada dia minta ke sana-kemari.                        kiat-kiat
                                                             at-ki
                                                     Apa kiat-kiat menghadapi posisi   posisi     Pertamina sendiri untuk tur un ke la-
                                                                                                    ertamina                     turun ke
    Menghadapi kredit yang macet, sekarang       sulit seperti
                                                 sulit seperti ini? Langkah-langkah pre-          pangan. Bagaimana mengatasi dari
kita datangi. Kalau usaha mereka benar-          ventive       supaya          terjadi kredit
                                                 ventive apa supaya tidak terjadi kredit             terbatasan
                                                                                                  ke terbatasan jumlah dan lain-lain?
benar sudah tidak ada, benar-benar bangkrut,     macet? Biasanya kita upayakan, misalnya
                                                 macet?                                           Makanya yang paling gampang kita upayakan
atau terkena bencana alam, kita sisihkan.        peternakan kan dalam jumlah besar, petani        jumlah peminjamnnya besar. Kalau dalam
Tapi kalau dia mampu dan mobilnya masih          per kelompok. Per kelompok itu biasanya          satu wilayah jumlanya besar, kita enak datang
ada, ya disuruh bayar, walaupun Rp 500 ribu,     tanggung jawab renteng. Misalnya kalau satu      sekali ada beberapa mitra. Yang agak susah
atau Rp 200 ribu, pokoknya ada usaha dia         macet maka temannya menanggung nah ini           ini kalau perorangan. Yang biasanya per-
membayar.                                        agak mengurangi risiko juga, karena mereka       orangan itu biasanya perajin atau usaha da-
                                                 sungkan sama temannya.                           gang.
                             kredit seper-
    Kalau bentuk jaminan kredit seper-               Yang kedua dengan pendampingan de-               Tapi ada juga perajin yang melibatkan
ti apa? Biasanya sertifikat. Girik sampai        ngan dimonitor terus-menerus. Sebenarnya         penduduk di satu wilayah seperti di Tasik-
Sertifikat Hak Milik (SHM) juga boleh.           pada umumnya bukan niatnya yang jelek            malaya. Kalau jumlah besar lebih enak me-
Kalau girik, kita upayakan dengan notaris        kadang-kadang orang Pertamina juga yang          monitornya. Dan dana yang terserap pun
dengan biaya murah bagaimana ditingkatkan        jarang memonitor. Ya, sudahlah orang Perta-      agak banyak.
menjadi SHM. Jika suatu saat mandiri, dia        minanya nggak datang mereka pikir ngapain
bisa minjam ke bank. Jadi bankable, kan.         bayar? Kalau kita sering datang, mereka bayar                monitor          antor
                                                                                                                              Kant
                                                                                                     Tenaga monitor dari Kantor Pusat
                                                 juga. Pada umumnya mereka itu punya rasa         atau Unit Operasi? Kita terdiri atas tujuh
                                                                                                       Unit Operasi?
   Walaupun pakai jaminan tapi tidak             tanggung jawab. Kalau sering dimonitor           Region PKBL. Jadi masing-masing Region
seketat bank? Tidak seketat bank. Kita
seketat                                          mereka mau juga berusaha membayar.               melaksanakan penyaluran dan monitoring.
bukan lembaga bank. Jaminan itu supaya ada                                                        Misalnya kalau perusahaan yang akan dibantu
tanggung jawab, ikatan moral.                                            monitoring
                                                    Mungkin dengan monitoring bisa                ada di Yogyakarta, maka Region di Jawa
                                                 mengantisipasi sebelum persoalan
                                                                                persoalan         Tengah-Yogyakarta yang akan memonitor.
             seketat
   Apakah seketat bank sampai ada                besar? Ya, kita upayakan lebih awal. Kalau
penyitaan? Terakhir-akhir ini kita meminta       gagal misalnya bisa dikerjasamakan dengan           Untuk calon mitra binaan di luar
                                                                                                                 mitra


                                                                                                                                          15
jaminan. Awal-awal memang nggak ada, tapi        misalnya dinas peternakan setempat, pemda
                                                                                                                              Juni 2009
 U tama
warta             daerah operasi apa prioritasnya? Kita mengutama-
                  daerah operasi         prioritasnya?
                  kan sekitar daerah operasi. Tapi kalau di daerah operasi
                  sudah tercukupi, baru di luar operasi. Kalau di luar
                  wilayah operasi yang paling utama dia harus usaha pro-
                  duktif. Selain itu kita yakin usaha itu aman dan pema-
                                                                             Tergantung dari itu, kan. Ini dijualnya kemana kalau ternyata
                                                                             aman, berarti kita semakin yakin menyalurkan dana.
                                                                                 Kita banyak bekerjasama dengan BUMN lain. Dengan
                                                                             PTPN X untuk petani tebu. Sebenarnya dari tetes tebu bisa
                                                                             untuk minyak, bio fuel. Ini harusnya kita ngomong ke bagian
                  sarannya ada. Kalau pemasarannya tidak ada, sulit          pengembangan BBM. Kalau dia mau, sebenarnya orang PT-
                  mengembalikan uang pinjamannya.                            PN X sudah menyatakan silakan saja. Cuma harus peneliti-
                                                                             an. Kalau tetes tebu bisa kita gunakan kan kita diuntungkan.
                      Artiny
                          tinya,       yang                  Per
                                                              ertamina
                      Artinya, usaha yang didukung PK Pertamina                  Untuk PTPN X saya katakana, “Bapak dalam mengge-
                  adalah yang feasibility study bisnisnya sudah
                            yang feasibility          bisnisnya              rakkan mesin tebu pasti butuh oli, cobalah pakai oli Perta-
                  terli hat ada pangsa pasarnya. Begitu? Iya, ada
                   erli                   pasarny Begitu?
                                                 nya.                        mina.” Mereka mau. “Kami pasti memakai oli Pertamina.”
                  pangsa pasarnya. Mungkin yang kemarin-kemarin macet
                  itu salah satu penyebabnya itu juga. Dikasih pinjaman               progr
                                                                                         ogram                         edba
                                                                                                                     feedb
                                                                                 Jadi program PK itu juga ada feedback untuk
                  di suatu wilayah, tapi begitu hasilnya dapat yang beli     pemasaran produk Pertamina? Iya. Misalnya dengan
                                                                             pemasaran produk Per   ertamina?
                  siapa karena tidak ada yang mengkoordinir jadi sulit.      Sarihusada, tapi belum final, kan bisa juga melakukan
                  Begitu panen harga turun.                                  kolaborasi. Ada mutalisma, dari sisi dia untung dan bagi
                      Makanya harus dikelola, paling tidak koperasi.         Pertamina juga untung. Itu yang sekarang kita bangun,
                  Bagaimana caranya menahan harga supaya tidak jatuh.        beberapa sudah ada, kan. Yang lain kita cari lagi.
                  Dijual sekarang atau nanti, atau dibuat gudang penyim-
                  panan. Itu kan bisa dan caranya bisa macam-macam.                         ecil
                                                                                          keci
                                                                                 Usaha kecil untuk menjadi mitra binaan mitra
                                                                             kriterianya seperti apa? Kriterianya di Permen dan ada
                                                                                  eriany
                                                                             kriterianya seperti
                      Sebenarnya pendampingan oleh PK ini hanya
                        ebenarny
                               nya                                  hanya    SOP juga. Yang jelas warga negara Indonesia; sudah berusaha
                  manajemen usaha saja atau sampai marketing? marketing?     minimal satu tahun; omzetnya dalam setahun tidak lebih
                  Soal marketing ada yang difasilitasi atau karena memang    dari Rp 1 miliar. Asetnya di luar tanah dan bangunan tidak
                  mereka sudah ada. Kayak pengusaha susu perah, mereka       lebih dari Rp 200 juta. Itu yang kita nilai.
                  kerjasama dengan koperasi, nanti koperasi yang menjual-
                  nya ke Ultra atau Nestle, tapi pelaksananya koperasi.                                                  daerah
                                                                                 Bantuan dana PK itu tidak mesti di daerah ope-
                      Waktu survei awal kita tanya ke mana memasar-          rasi kan? Kalau PUKK dulu kan diutamakan... Diuta-
                                                                                       Kalau PUKK
                  kannya? Ke pasar tradisional atau ke mana? Nanti kita      makan koperasi. Tapi sekarang kalau nggak ada, sementara
                  arahkan sebaiknya ke sini jangan ke sini. Nanti pendam-    dari Kementerian BUMN kita diharuskan menyalurkan
                  pingannya dari pembelinya itu.                             sekian M. Kalau di daerah operasi sudah cukup, sudah tidak
                                                                             ada lagi yang bisa menerima bantuan, kemana lagi kita
                          berar
                              arti                             teknis?
                      Itu berarti pendampingan dari sisi teknis?             menyalurkan? Jadi kan dilemma. Ya, kita keluar.
                  Pertamina hanya memonitor. Kalau begini yang untung
                  kan orang Pertamina karena ada yang membantu dan                              mereka               kepada Per
                                                                                 Sejauhmana mereka mengajukan kepada Perta-    erta-
                  kita kan awam terhadap pertanian. Jika ada pihak yang      mina? Biasanya kalau mereka sudah tahu dari temannya,
                  mau melakukan pendampingan kita yang enak.                 getok tular, biasanya mereka mengajukan proposal kepada
                                                                             Pertamina. Teman-teman saya di Region menerima proposal
                      Mitraan            berger
                                             gerak
                      Mitraan binaan bergerak di berbagai jenis              setumpuk-setumpuk. Biasanya kalau kita tanya dia lupa
                  produksi dan Pertamina tidak mungkin ahli di
                  produksi        Per
                                    ertamina                     ahli        saking banyaknya menampung proposal-proposal itu.
                                 produk. Untuk
                  semua jenis produk. Untuk pendampingan se-
                                Per
                                 ertamina
                  jauhmana Pertamina melakukan kerjasama?  kerjasama?             Siapa yang diprioritaskan? Umumnya yang datang
                                                                                  Siapa yang
                  Dengan universitas boleh, misalnya fakultas kedokteran     duluan dikerjakan. Tapi kadang-kadang oleh temen-temen
                  hewannya atau fakultas pertanian. Kan mereka secara        dikumpulkan dulu. Karena kalau survei satu orang satu
                  teori tahu. Dalam aplikasinya bagaimana cara pemu-         tempat, biayanya lebih besar. Kalau daerahnya berdekatan
                  pukan yang baik.                                           itu sekalian. Misalnya 5-6 orang satu hari selesai. Atau kalau
                      Kalau untuk perdagangan mungkin sisi packing           mengajukan kelompok biasanya lebih cepat. Kalau seorang
                  bagaimana yang menarik. Itu lembaga perindustrian atau     dan terpencil jarang tersentuh.
                  yang lainnya.
                                                                                   etika menyo rtir propo    oposal,
                                                                                Ketika menyo rtir proposal, mengutamakan
                     Mengenai feasibility study? Mereka harus mem-
                                  feasibility study?                         daerah sekitar operasi atau di luar daerah operasi?
                                                                             daerah            operasi                    daerah operasi?
                  buat proposal. Kita kan menilai apakah masuk nggak?        Atau dalam kelayakan bisnisnya itu? Kelayakan bisnis
                                                                                            elayakan bisnisnya
                                                                                           kelay
                  Terus data di lapangan apakah ada atau nggak? Apakah       dan data-data dia. Sepintas lalu akan kita lihat, “Oh, ini bisa.”
                  punya dia atau orang lain?
                                                                                       seringkali                           uhnya.
                                                                                                            te rsalur seluruhny
                                                                                Dana seringkali tidak te rsalur seluruhnya.
                     Besarnya potensi market share yang mereka
                     Besarny potensi market share yang mereka
                           nya                                               Menghadapi kendala seperti ini seperti apa? Kalau
                                                                                           kendala seperti       seperti
                  tulis,                          pertimbangan
                  tulis, apakah menjadi bahan pertimbangan                   untuk penyaluran kita harus tahu problemnya dan strategi

 16   Juni 2009
                  berapa besar dana bantuan bisa diberikan? O iya.
                  berapa                           berikan?
                                                 diberi                      mereka sudah punya. Kesulitannya masalah SDM, di mana
di fungsi PKBL itu kurang. Karena untuk          meran PKBL BUMN. Tahun ini baru akan             Itu kan menyangkut penjualannya, bukan
wilayah dari Sabang sampai Merauke kita          ada lomba mitraan binaan seluruh BUMN,           pamerannya. Kita tahunya pengembalian
cuma punya tidak sampai 25 orang.                mana yang terbaik. Dari mulai bidang             utangnya saja. Biasanya di-rescheduling lagi.
    Jadi untuk memonitor itu sulit. Akhirnya     aksesoris, fesyen, sampai makanan. Alham-        Misalnya dia minta waktu. Jauh temponya
kerja mereka istilahnya kerja 24 jam. Dan kita   dulillah mitra binaan Pertamina masuk.           Juni, dia minta rescheduling September.
mempekerjakan beberapa tenaga outsourcing.       Untuk fesyen malah Pertamina semuanya                Itu memang diperbolehkan, bisa resche-
Cuma seberapa besar tanggungjawabnya, te-        masuk. Untuk aksesoris ada juga yang masuk       duling atau bisa reconditioning. Kalau recondi-
naga outsourcing tidak bisa dipertanggunja-      sehingga empat kategori masuk.                   tioning misalnya cuma bisa bayar pokoknya
wabkan. Itu kendalanya.                                                                           saja. Atau bunganya minta turun, jangan 6
    Terus kendala ada penolakan dalam pe-            Mitra                    yang diikutser
                                                     Mitra binaan mana yang diikutser- kutser-    persen tapi 4 persen. Kalau kita nilai benar,
nagihan. Karena sudah terbiasa sehingga          takan dalam pameran? Kita yang memilih
                                                                 pameran?                         itu kita turunin, itu reconditioning.
dianggap angin lalu saja. Dan yang lebih         berdasarkan kriteria kita. Dan tidak diperbo-
penting lagi adalah masalah administrasinya.     lehkan satu mitra binaan mengikuti semua                  tanggungjawabannya
                                                                                                         rtanggungjawabanny
                                                                                                      Pe rtanggungjawabannya bagai-
Biasa kalau terlalu banyak menyalurkan           pameran. Kita batasi, setahun tidak boleh        mana? Kan cuma bunganya saja. Pokoknya
sedikit waktu untuk urusan administrasi.         ikut lebih dari tiga kali pameran. Jadi mereka   tetap balik. Paling jasa administrasinya yang
Sehingga terpaksa kita membenahi adminis-        digilir.                                         kita terima kurang. Berarti pendapatan ke
trasinya satu per satu.                              Misalnya pameran Inacraft biasanya ba-       Pertamina berkurang, tapi utang pokoknya
    Misalnya penerimaan angsuran, banyak         rangnya kan bagus-bagus, kita cari mitra         tetap bayar.
tanpa nama. Dari siapa-siapa tidak ketahuan,     binaan yang punya produk bagus-bagus.
saking banyaknya mitra binaan. Sudah dite-       Karena pengunjungnya orang-orang berduit,                   ernal
                                                                                                          inter              ertamina
                                                                                                                           Per
                                                                                                      Di internal PK Pertamina ada sis-     sis-
lusuri tidak ada. Ke bank juga data kalau        sehingga barang-barang yang dipamerpun           tem pemeringkatan tidak? Ke depan mau
sudah lewat tiga bulan tidak bisa dicari.        harus barang-barang yang eksklusif dan           buat seperti itu. Jadi kita akan memilih mitra
    Ke depan kita membuat kerjasama de-          berharga mahal.                                  binaan mana yang terbaik di Pertamina?
ngan bank untuk membuat virtual account.             Tapi kalau pameran PKBL image orang          Dalam arti dia bisa survive dan bisa menu-
Mereka membayar ke bank BRI, BNI, atau           murah, maka yang dipamerkan pun barang-          larkan ke lingkungan sekitarnya. Misalnya
Mandiri terserah mereka punya rekening.          barang harga murah. Jadi tergantung jenis        mengajak orang-orang sekitarnya untuk be-
Dalam virtual account, dia tinggal mengetik      pamerannya itu sendiri.                          kerja di kegiatan dia. Mau kita cari mitra bi-
nomornya tahu dari nasabah dia.                                                                   naan yang bisa menyerap tenaga kerja di ling-
                                                                              Depart
                                                     K alau nggak salah Depart emen               kungan dia. Kriteria lain, produknya bagus.
                    daya serap
    S ejauhmana daya serap dana PK               Perdagangan sering menyelenggarakan
                                                   erdagangan                  elenggarakan
                                                                         menyelenggar             Orangnya membayar lancar. Dia disiplin lah
dari tahun ke tahun? Kalau dari tahun ke
             ke                                  pameran            negeri.
                                                 pameran di luar negeri. Apakah pernahpernah      dalam menjalankan usaha.
tahun saya lihat perkembangannya dari 1993       bekerjasama? Kita belum pernah kerjasama
                                                 bekerjasama?
sampai 2008 paling banyak memang di 2008.        dengan luar negeri. Biasanya kita pakai Event        K alau di bank itu ada peme-
Penyalurannya sampai Rp 240 miliar. Mitra        Organizer dari sini saja. Ke depan akan kita                             ondite.
                                                                                                                         kondit
                                                                                                  ringkatan dalam hal kondite. Ada kait-kait-
binaannya sampai 40 ribu. Jadi ada pening-       kerjasamakan dengan Kedubes. Mungkin                                             pemering-
                                                                                                  an dengan itu tidak untuk pemering-
katan, termasuk juga pengembalian piutang-       lebih enak. Misalnya kedubes mana yang           katan mitra binaan di Pertamina? Kalau
                                                                                                         mitra              ertamina?
                                                                                                                          Per
nya, sampai Rp 104 miliar. Biasanya maksimal     ingin memperkenalkan produk Indonesia.           kita maksimal memberi pinjaman tiga tahun.
sampai Rp 60 miliar. Kemudian dana hi-           Nah itu bisa ikut.                               Dia boleh meminjam sekali lagi tapi namanya
bahnya juga jalan.                                                                                pinjaman khusus. Begitu dia sudah mandiri,
                                                           berar seleksinya ketat
                                                               arti
                                                     Tapi berarti seleksinya ketat banget         sudah beromzet besar, dia sudah tidak boleh
     Ada dana hibah? Kalau PK itu pin-
               hibah?                            karena harus khas Indonesia? Iya, harus
                                                 karena harus            ndonesia?
                                                                        Indonesi                  lagi meminjam ke PK. Jadi kesempatan
jaman semua. Sedangkan dana hibah itu ada-       khas Indonesia. Penjualannya pun biasanya        meminjam harus dikasih ke teman sekitar-
lah untuk pendampingan saja. Pelatihan dari      dibantu Kedubes. Kedubes lah yang tahu dan       nya.
sisi teknis maupun sisi lainnya. Termasuk        merekomendasikan pembeli. Walaupun
untuk biaya promosi dan pameran.                 pembeli luar negeri, yang nipu juga banyak.          Pinjaman khusus seperti apa? Misal-
                                                                                                                           seperti
                                                 Minimal harus lewat Atase Perdagangan,           nya dia dapat order, tapi dia tidak punya
             mereka
    K alau mereka nanggung sendiri               karena dia tahu benar tidak buyers-nya ini       modal. Dia pinjam dulu. Setelah barangnya
biaya promosi atau pameran kan ma-
  aya omosi
biay promo                pameran                orang “bagus”? Atau dia cuma mau menipu          laku terjual, ordernya dibayar, dia membayar
hal? Mereka biasanya kan tidak sanggup. Ka-      saja? Dia punya track record-nya.                ke Pertamina. Pengembaliannya lebih cepat,
rena biaya pameran biasanya Rp 10 juta sam-          Karena ternyata banyak juga mitra            tapi sebenarnya dia sudah menjadi mitra kita
pai Rp 15 juta satu stand tergantung pameran-    binaan kita yang tertipu.Kasihan juga, kan?      selama tiga tahun. Jadi kita sudah tahu, dia
nya. Mereka kan harus menghitung omzet           Jadi jangan sampai kejadian itu terulang.        memang orangnya bener.
penjualannya nyampe nggak? Itu baru sewa         Makanya kita infokan ke mereka seumpama              Dengan mitra binaan itu kita juga dengan
stand. Belum biaya macam-macam seperti           ada dari luar harus lewat Kedubes. Jadi kalau    hati nurani. Nggak murni aturan secara kaku.
transportasi.                                    ada apa-apa bisa minta bantuan.                  Lihat-lihat kondisinya juga. Kadang-kadang
                                                                                                  orangnya memang susah. Bagaimana caranya
   Periodik? Biasanya kita pilih di JHCC.
     eriodik?                                            kena
                                                    Yang kena tipu itu apakah dalam               cara membangkitkan dia berusaha. Harus
Di situ lebih ramai. Kemarin kan ada pa-         koordinasi PK Pertamina? Sudah nggak.
                                                  oordinasi    Per
                                                                ertamina?                         kita bangun.•NS
                                                                                                                               Juni 2009   17
 U tama
warta                                                                          Kita Kikis
                                                                               Habis
                                                                               Makelar
                                                                               Program
                                                                               Kemitraan




                                                                                                                                           Foto :DRP/Dok. Pertamina
                  Pengantar Redaksi:
                              Redaksi:                                         miliar. Bayangkan kalau menyalurkan Rp 600 miliar kita
                      Direktur Keuangan Ferederick ST Siahaan mengakui         sudah seperti bank kecil.
                  adanya makelar yang memanfaatkan Program Kemitraan               Jadi dari sisi itu kita melihat kemampuan kita menya-
                  (PK) Pertamina. Modusnya mereka “mengurusi” pegajuan         lurkan. Tapi dari sisi pemegang saham kan ingin juga
                  meminta bantuan dana PK atas nama usaha kecil, lalu          melihat bahwa keuntungan BUMN ini dirasakan oleh
                  menetapkan sekian persen sebagai fee, kalau permohonan       banyak stakeholders, banyak masyarakat, UKM-UKM.
                  itu dipenuhi Pertamina. “Kita menerima laporan-laporan       Apalagi kalu mau dikerahkan untuk sektor ekonomi.
                  dari penerima bantuan, misalnya tidak semua bantuan dia          Pertimbangan Pemerintah itu dianggap baik untuk ma-
                  terima. Kasihan usaha-usaha kecil ini,” ungkap Ferederick.   syarakat, dari sisi Pertamina – ini kan bukan core competency
                  Pak Fere – begitu ia dipanggil akrab – juga membeberkan      kita – ini harus dicari titik keseimbangannya. Karena
                  ada dana Rp 2 miliar yang masuk ke kas PK Pertamina dari     dananya besar kita melakukan berbagai upaya supaya efektif
                  mitra binaan, tapi tak diketahui siapa pengirimnya. “Ini     penyalurannya.
                  karena kelemahan sistem,” katanya. Lalu bagaimana Pak            Penyaluran jumlah yang besar itu pertimbangannya
                  Fere beserta jajaran PK Pertamina membenahi sistem PK?       adalah kemampuan Pertamina untuk menyalurkan dengan
                  Berikut petikan wawancara di ruang kerjanya, Kantor Pusat    efektif. Yang kedua, pertimbangan pemegang saham untuk
                  Pertamina, Jakarta (22/4).                                   melihat laba Pertamina yang besar lebih banyak dirasakan
                                                                               oleh pelaku usaha kecil yang tidak mempunyai akses ke

                  K    alau mengacu pada Permen Negara BUMN
                                 Per
                                   er-
                                               Permen Negara
                        Nomor Per- 05/MBU/2007 dalam melaksana-
                               harus ditetapkan berdasarkan keputusan
                  kan PKBL harus ditetapkan berdasarkan keputusan
                                                                               lembaga keuangan yang mapan.

                                                                                      ompromi antara kepentingan Pemerintah
                                                                                   Kompromi antara kepentingan Pemerintah dan
                    UPS. Sejauhmana RUPS Per         ertamina
                  R UPS. Sejauhmana RUPS Pertamina mengenai                    Pertamina seperti apa? Akhirnya komprominya melihat
                                                                                 ertamina seperti
                            ertamina? Direksi
                          Per                                  besaranny
                  PKBL Pertamina? Direksi mengusulkan besarannya     annya     angkanya ada yang 2 persen dan ada yang 1 persen. Jadi kita
                  dan RUPS menyetujui. Tetapi dalam kita mengu-
                       RUPS menyetujui.                                        melihat komprominya dari sana. Kalau melihat keputusan
                  sulkan besarannya kita juga mempertimbangkan
                           besaranny
                                 annya              mempertimbangkan           RUPS terakhir 2 persen dari prognosa laba. Jadi kalau dilihat
                             penyalur
                                  aluran
                  rencana penyaluran dari sisi sejauhmana kemam-  kemam-       dari laba yang sebenarnya, sebenarnya kurang dari 2 persen,
                               menyalurkan                  yang
                  puan kita menyalurkan jumlah dana yang besar itu             sekitar Rp 550 miliar.
                  dengan efektif. Di antara BUMN yang paling besar adalah
                           efektif.                                                Sedangkan dana yang kita salurkan kan dana fresh tiap
                  Pertamina. Pertamina dengan laba Rp 30 triliun, kalau satu   tahun. Tapi kan ada juga dana yang bergulir, dari kredit-


 18   Juni 2009
                  persen saja sudah Rp 300 miliar, dua persen sudah Rp 600     kredit yang sudah disalurkan. Para mitra binaan mulai
memberikan cicilan bunga, cicilan pokok,          semacam ini kenapa dulu monitoringnya            punyai pabrik gula dan pabrik pengolahan
jadi dana yang disalurkan efektif lebih besar     tidak intensif, karena sangat jauh tidak         untuk menghasilkan gula.
dari Rp 550 miliar.                               praktis. Yang kedua sumber daya di PKBL              Dari pembelian tebu dari rakyat, seba-
                                                  dulu relatif tenaga-tenaga yang sangat mini-     gian diberikan untuk membayar kewajiban
                berapa total yang
   Bisa sampai berapa total yang disa-            mum jumlahnya. Sehingga kalau satu PKBL          pinjaman tadi. Tapi yang menjadi penang-
lurkan? Bisa sampai Rp 600 miliar sampai          di satu region misalnya pegawai PKBL-nya         gung jawab adalah PTPN X. Kita kan tidak
Rp 700 miliar. Tahun ini pengembalian             cuma 10 orang, wilayah cakupannya sangat         punya data siapa petani calon penerima ban-
pengembaliannya kurang lebih Rp 100 miliar        luas.                                            tuan.
sampai Rp 150 miliar. Itu ekspektasi kita,            Kita lemah dalam sistem. Sekarang kita
karena kadang-kadang ada yang macet.              mulai perbaiki. Kita kasih nomor nasabah                    ertamina
                                                                                                             Per
                                                                                                      Jadi Pertamina berhubungan de-
                                                  atau nomor mitra binaan. Kita berikan            ngan PTPN X bukan dengan petani?
    Beberapa                    penyalur
    Beberapa tahun lalu penyaluran      aluran    bagaimana cara-cara mentransfer uang lewat       Kita berhubungan dengan PTPN X. Dia
PKBL tidak lancar. Bagaimana seka-
                lancar.                           bank. Lebih sederhana sehingga lebih mudah       yang bilang, petani saya butuh modal sekian
rang? Efektivitasnya, definisinya dibuat di       dimengeri lah. Jadi setiap saat kita misalnya    untuk sekian jumlah petani. Nah, kita kasih
dalam Pertaruran Menteri. Permen yang             form setiap bulan Anda mesti bayar cicilan       Rp 40 miliar sampai Rp 80 miliar untuk
mengatur apa yang namanya efektif dan tidak       dan tandatangan.                                 modalnya. PTPN X yang menyalurkan untuk
efektif. Nah, untuk Pertamina dalam                   Sekarang ini ada sekitar Rp 2 miliar dana    petani gula di Jawa Timur.
pemeriksaan oleh BPKP PKBL Pertamina              yang kita terima dari mitra binaan tapi kita
dinyatakan sebagai salah satu PKBL BUMN           nggak punya informasi siapa yang men-                                            diberi-
                                                                                                       Untuk mengetahui dana itu diberi-
yang dinyatakan efektif. Selain Pertamina ada     transfer.                                        kan kepada setiap petani Pertamina
                                                                                                         kepada setiap          ertamina
                                                                                                                               Per
Telkom, Bank Mandiri.                                                                              memiliki datanya? Kita memiliki kopian
                                                                                                   memil       datanya?
    Tapi ini baru pertamakali penyaluran              Kenapa bisa begitu? Iya, ini karena
                                                                       begitu?                     datanya dari PTPN X, dan PTPN X jadi
PKBL dinyatakan efektif per Juni 2008.            kelemahan sistsem. Maaf saja, kita harus         avalist, penanggung jawab .
Kemudian laporan audit sampai 2007 pun            mengerti mitraan binaan ini bukan orang
sudah diselesaikan dengan opini Wajar Tanpa       yang punya usaha high-tech. Di dalam urusan                  dikatakan efektifnya penya-
                                                                                                       Untuk dikatakan efektifnya penya-
Pengecualian.                                     dengan bank dan bertransaksi mereka tidak        luran apakah harus mencapai 100 per-
                                                                                                   luran           harus                  per-
    Nah, di dalam perjalannya memang ada          begitu baik seperti teman-teman mereka           sen? Nggak, nggak mencapai 100 persen.
saja hambatan-hambatannya. Apakah itu             orang kota. Anda bilang cek, mereka nggak        Karena kita harus jaga-jaga juga untuk ope-
karena kelemahan sistem kita. Yang kedua          ngerti. Mereka cuma tahu tabungan, itupun        rasional. Jadi dari dana bantuan yang di-
adanya oknum-oknum yang memanfaatkan              kalau ada. Mereka kan secara tradisional         salurkan ada 30 persen untuk pembinaan.
kelemahan sistem-sistem itu. Ini yang terus       pegang cash, ditaruh di dalam bantal, di
kita perbaiki. Pertama, perbaikan sistem,         dalam lemari. Tapi dari sisi ketaatan mereka         Pembinaan itu seperti apa? Pertama,
                                                                                                                        seperti
yang kedua monitoring supaya semuanya             taat. Cuma monitoringnya yang masih lemah.       kita berikan mereka akses pemasaran untuk
berjalan lebih baik.                                  Nah, kita dari sisi monitoring kita pas-     hasil usaha mereka ke pasar lebih luas lewat
    Kita sudah menyalurkan sejak 1993, dulu       tikan si ini sudah bayar, kewajibannya berapa,   pameran baik di dalam maupun di luar negeri.
PUKK. Total yang disalurkan sejak 1993            sisanya berapa, problemnya apa, itu sebenar-     Atau membuat brosur segala macam. Yang
sudah hampir Rp 1 triliun. Kemudian utang-        nya yang kita katakana, bahwa dengan size        kedua pendampingan yang mana misalnya di
utang macet dari dulu pun, kalau dilihat dari     seperti ini di mana mitra binaan kita sekarang   Jawa Tengah dan Jawa Timur, kita meminta
cara kelemahan sistem, dulu itu sistemnya         kurang lebih 40 ribu, dan tenaga PKBL se-        fakultas pertanian universitas negeri
belum ada sehingga belum bisa memonitor           kitar 200-an orang, bagaimana kita memoni-       setempat untuk memberikan penyuluhan
dengan baik.                                      tornya.                                          untuk mitra binaan kita. Kita berikan itu tapi
    Sehingga tagihan-tagihan kalau mitra              Yang kita lakukan akhirnya adalah kita       atas biaya PKBL Pertamina.
binaan jauh di pelosok desa, itu sulit. Bayang-   kerjasama dengan banyak lembaga-lembaga
kan kalau cicilannya Rp 200 ribu mungkin          BUMN baik yang bisa menyalurkan ke petani                                       yang
                                                                                                       Yang efektif disalurkan yang 70
waktu itu dianggap nggak praktis. Harus           maupun koperasi yang membutuhkan, atau           persen? 30 persen untuk pembinaan dan 70
                                                                                                   persen?
mendatangi orangnya, ongkosnya saja sudah         juga lembaga penyalur yang sudah punya           persen itu yang kita salurkan.
berapa. Itu ada satu di kepulauan Maluku, dia     akses ke calon-calon penerima bantuan ini.
auntuk bayar cicilan dia harus naik kapal                                                                          monitoring
                                                                                                       Dalam hal monitoring berkaitan
karena di daerahnya nggak ada bank, daia              Seperti BUMN mana? Contoh yang
                                                        eperti                                     dengan keterbatasan SDM PKBL, se-
                                                                                                             eterbatasan
                                                                                                           ket
harus harus naik kapal dulu untuk bayar ke        besar itu adalah PTPN X di Jawa Timur                 kerjasama                setempat
                                                                                                   lain kerjasama dengan bank setempat
bank. Nah, bank dulu bukan bank BUMN              untuk petani tebu. Petani tebu diberikan         dan lembaga lain? Kita kerjasama dengan
bank daerah, sehingga dikasih kesempatan          modal untuk membuka lahan, mengadakan            lembaga-lembaga yang lain seperti PNM
boleh melalui bank daerah dan bank daerah         bibit, merawat sampai mereka nanti panen.        Mandiri maupun lembaga-lembag akadamis
ditransfer ke kita.                               Begitu mereka panen tebunya dijual kepada        untuk monitoring.
    Hal-hal semacam ini pertimbangan              PTPN X karena hanya mereka yang mem-

                                                                                                                               Juni 2009   19
 U tama
warta                                      Jadi kita ada kerjasama dengan Unair
                                       misalnya, yang kita minta untuk membantu
                                       dalam hal monitoring mitra binaan kita di
                                       sana. Di Padang juga demikian dengan
                                       Universitas Andalas. Kalau ada mitra binaan
                                                                                       Pemerintah, dan non PKBL menggunakan
                                                                                       dana operasional Pertamina. Hanya itu.
                                                                                          Kemudian pertang gungjawabannya
                                                                                       berbeda. PKBL menggunakan pembukuan
                                                                                       yang terpisah, untuk CSR kita juga memberi-
                                       kita di sana kita meminta mereka untuk          kan pertanggungjawaban, tapi itu bagian dari
                                       membantu memonitor.                             operasi Pertamina. Masuk RKAP. PKBL juga
                                           Kita kerjasama dengan lembaga yang kita     masuk RKAP tapi auditnya berbeda.
                                       anggap, pertama punya keahlian, kedua
                                       punya akses, dan ketiga dia independen.             Ada catatan Direksi pernah menge-
                                                                                                        Direksi pernah
                                                                                       luarkan SK tahun 1992. Itu bagaimana?
                                                                                                                Itu
                                                     harus
                                          Jadi tidak harus BUMN dan lem-                                            Pe rtamina
                                                                                       S edangkan disebutkan Pe rtamina
                                       baga pemerintah lain? Tidak harus.              mengeluarkan danan mulai 2003?
                                                                                       Semuanya ada SK-nya. Untuk PKBL juga ada
                                              etika            PUKK,
                                            Ketika zaman PUKK, dana itu                SK-nya. SK PUKK 1992 tentu untuk PUKK
                                         ialokasi
                                          alokasikan kepada mitra
                                       d ialokasikan kepada mitra binaan               tahun 1993. Itu semua ada SOP. Saya juga
                                                 daerah operasi           Sekar
                                                                           ekarang
                                       sekitar daerah operasi saja. Sekarang           banyak mengeluarkan banyak SK untuk
                                              ditentukan
                                       tidak ditentukan khusus sekitar daerahdaerah    tatalaksana pengelolaan PKBL.
                                       operasi. Prioritas Per   ertamina
                                       operasi. Prioritas Pertamina di luar
                                       daerah operasi seperti apa? Jadi memang
                                       daerah operasi seperti                                                                 habis-
                                                                                                                    harus dihabis
                                                                                           Apakah dana PKBL harus dihabis-
                                       prioritas kita di daerah operasi. Daerah        kan tersalur dalam satu tahun? Penya-
                                                                                             ersalur
                                                                                            ter
                                       operasi kita kan hampir di seluruh Indonesia.   luran PKBL diukur dengan berbagai KPI.
                                       Yang kedua adalah kegiatan usaha yang           KPI-nya apa? Salah satunya adalah penya-
                                       terkait dengan kegiatan Pertamina. Misalnya     luran, kolektivitas, efektivitas, jadi banyak
                                       ada agen pelumas, pembuat aksesori Elpiji,      item untuk KPI PKBL.
                                       itu termasuk related dengan bisnis Pertamina.       Apakah harus 100 persen? Tidak harus,
                                            Jadi ada karena hubungan produk            tergantung KPI-ny a harus berapa? Artinya
                                       Pertamina, ada karena wilayah operasi di        100 persen dari 70 persen. Tapi tentunya
                                       mana kita beroperasi, kalau ada mitra binaan    kalau bisa 100 persen lebih baik. Itu selalu
                                       di sana Kalau di luar itu ya itu tadi kita      menjadi lebih baik daripada nggak. Tapi itu
                     Sudah banyak      salurkan seperti kepada petani tebu, itu kan    efektif ? Apakah itu nanti colectivable? Kare-
                          yang kita    nggak ada hubungannya dengan kegiatan           na itu kan dana Pemerintah yang dititipkan
                                       Pertamina. Tapi jangan salah petani tebu juga   di Pertamina.
                     temukan, kita
                                       konsumen BBM kita.                                  Kita tidak pernah mencatat semua dana
                    minta uangnya                                                      PKBL yang sudah dipisahkan itu sebagai
                     dikembalikan.                         ontrak
                                                         kontr misalnya
                                           Apakah ada kontrak misalnya kalau           dana Pertamina Tidak. Dana PKBL Perta-
                                       mitra binaan itu mengkonsumsi BBM
                                       mitra                mengkonsumsi               mina, jadi dana itu terus berputar di program
                          Kita juga                    harus
                                       atau pelumas harus BBM dan pelumas              PKBL.
                         menerima      Pertamina? Belum sejauh itu. Karena
                                        ertamina?
                   laporan-laporan     mereka kebanyakan kecil-kecil, jadi masuk           Bagaimana untuk menghadapi
                                       kategori PSO. Kalau PSO semua orang beli        kredit macet? Kredit macet kita lihat kasus
                                                                                       kredit macet?
                     dari penerima     BBM PSO. Tapi untuk yang lain itu berlaku.      per kasus. Ada kredit macet yang memang
                          bantuan,         Seperti di Jawa Timur, konsumsi BBM         bisa direstrukturisasi, bisa kita melakukan
                                       pabrik gula ya dari Pertamina. Sepanjang kita   pemulihan-pemulihan sepanjang itu bisa
                    misalnya tidak
                                       melihat ada peluang mereka memakai produk       dilakukan. Tapi ada juga kredit macet karena
                    semua bantuan      Pertamina ya kita minta mereka untuk            usahanya tidak berlangsung tidak baik
                   dia terima. Ada     memakainya.                                     apakah karena produknya tidak diterima
                                                                                       pasar atau pembeli nggak ada. Atau juga
                          makelar-
                                                                        kebijakan
                                           Bagaimana menentukan kebijakan              karena bencana, misalnya penerima
                    makelarnya lah     besaran dana PKBL? Dari tahun ke tahun
                                       besaran                                         kreditnya sudah meninggal, atau terkena
                  dengan jaringan-     bervariasi tapi umumnya hampir sama. Kalau      krisis.
                                       BL kan sifatnya bantuan. Dulu di tahun 2008         Kredit macet kita banyak karena krisis
                      jaringannya.
                                       BL digabungkan ke CSR. Jadi sebenarnya by       tahun 1998 sampai tahun 2000, di mana
                      Nah, ini kita    definition PKBL itu sebenarnya CSR. Cuma        ekonomi nggak tumbuh, semuanya pada

 20   Juni 2009
                        kikis habis.   untuk PKBL meng gunakan laba dari               macet, semua pada nggak bisa melakukan
penjualan-penjualan. Jadi banyak faktor yang         tinya
                                                   Artiny pertanggungjawaban tetap
                                                   Artinya pertanggungjawaban tetap                             baik. Sejak          berapa?
                                                                                                  PK semakin baik. Sejak tahun berapa?
menyebabkan kredit macet.                       masing-masing walaupun dalam pelak-
                                                masing-masing                pelak-               Sekarang lebih baik, sejak tahun 2007 sudah
    Terhadap kredit macet, kita mulai           sanaan bareng-bareng? Iya.
                                                       bareng-bareng?
                                                          eng-bar                                 jauh lebih baik. Karena kita pasang moni-
mendata sejak dua tahun lalu. Kita datangi                                                        toring-monitoring, termasuk kalau oknum-
apa problemnya? Nah, beberapa kredit macet                         menurut
                                                    Bagaimana menurut Anda menge-                 oknum y ang menyalahgunakan dana bantuan
ini mulai membayar kembali. Tahun 2008 lalu     nai Pertamina Foundation? Mengenai
                                                     Perertamina Foundation?                      ini untuk kepentingan pribadi dan golongan,
dari kredit yang dinyatakan macet masuk         Pertamina Foundation jangan tanya ke saya.        diberikan sanksi keras.
membayar sekitar Rp 18 miliar.                  Itu kan belum diresmikan. Itu kan sama saja
    Jadi mereka ada yang mulai disehatkan.      dengan Yayasan Pertamina, apakah mau kita                       pernah         yang
                                                                                                      S udah pernah ada yang dijatuhi
Atau mungkin selama ini kita bilang macet       efektifkan ya silalakan-silakan saja.             sanksi? Ada, sudah banyak yang kita
padahal karena tidak ditagih saja. Atau pura-       Harus direstrukturisasi; dipertajam           temukan, kita minta uangnya dikembalikan.
pura nggak pernah ditagih. Makanya kembali      fungsinya, saya setuju. Tapi fungsinya harus      Kita juga menerima laporan-laporan dari pe-
ada sistemyang bisa mengontrol. Dan itu         jelas, tujuannya harus jelas.                     nerima bantuan, misalnya tidak semua
sekarang sudah mulai masuk KPI di unit-unit                                                       bantuan dia terima. Ada makelar-makelarnya
untuk penyelesaian kredit macet itu, berapa                  tataran konsep,
                                                    Dalam tataran konsep, dari sisi               lah dengan jaringan-jaringanny. Ini kasihan
besar yang harus direstrukturisasi dan berapa   pendanaan dari mana? Yayasan Pertamina            usaha-usaha kecil ini.
besar yang bisa ditagih kembali?                sekarang punya harta. Hartanya dikembang-             Mereka kan tidak bisa membuat pro-
                                                kan dan hasil pengembangannya diberikan           posal. Mereka nggak ngerti mau buat apa
    Berapa persen kredit macet masih
    Berapa persen kredit macet masih            untuk bantuan.                                    dalam membuat permohonan atau aplikasi.
bisa ditolerir? Lho, kita sekarang kan
     ditolerir?                                     Yang kedua, yayasan bisa menerima             Lalu suruh orang lain, orang lain ini men-
menginventarisasi penyebab kredit macetnya      bantuan dari orang lain untuk disalurkan.         dapat fee 10 persen kah atau berapa persen
apa? Kalau karena bencana atau dia sudah        Yang ketiga, kalau pendiri, yaitu Pertamina       kalau nanti disetujui oleh Pertamina. Nah,
meninggal, sudah tidak usah ditagihlah,         merasa perlu menyalurkan lewat yayasan, bisa      ini kita kikis habis, yang begini-beginian ini.
dihapusbukukan. Tapi ada beberapa prosedur      saja, tapi semuanya harus akuntabel. Se-              Bantuan harus langsung, kecuali ada
yang harus dipenuhi sebelum suatau kredit       muanya harus bisa dipertanggungjawabkan.          lembaga yang kita tunjuk. Tapi itu konsepnya
dinyatakan macet.                               Keperluannya apa? Kepentingannya apa? Dan         bukan si penerima bantuan yang harus
                                                semuanya harus bisa diaudit.                      berkurang penerimaannya, kita Pertamina
      ertamina banyak
    Pertamina banyak mengeluarkan                                                                 yang membayar lembaga itu. Dari dana 30
dana untuk CSR dan Program Kemit-
                          Program Kemitemit-                    foundation
                                                    Termasuk foundation ini bisa me-              persen antara lain untuk itu.
                        kemungkinan
raan? Sejauhmana kemungkinan diin-              nyalurkan dana dari internal Pertami-
                                                nyalurkan                 ernal Per
                                                                       inter       ertami-            Contohnya universitas-universitas, kita
tegrasikan seperti dalam suatu paket
   grasi
     asikan seperti                   paket     na? Yayasan Pertamina sekarang kan sudah          kasih bantuan universitas, tapi kita meminta
Pertamina Foundation? PKBL ini per-
  ertamina Foundation?                          memberikan beasiswa juga, di luar beasiswa        bantuan mereka di dalam menyalurkan
tanggungjawabannya kan beda dengan foun-        di luar BL dan CSR. Dari mana dananya?            bantuan dan monitoring PK.
dation, kalau sekarang kita punya Yayasan       Sekarang ini baru dari harta yang dikelola
Pertamina. Yayasan pertanggungjawabannya        yayasan, ada penginapan, ada tanah yang                                     kelangkaan
                                                                                                      Untuk mengatasi kelangkaan atau
ke pendiri, yaitu Direksi Pertamina. Kalau      disewakan, yang terpisah dari Per-tamina.         kekurangan SDM PKBL bagaimana
                                                                                                    ekurangan
PKBL pertanggungjawaban saya ke Menteri,            Tapi Yayasan Pertamina sekarang tidak         mengatasinya ? SDM kita kerjasama
                                                                                                  mengatasinya
sebagai pertanggungjawaban Direksi Perta-       menerima dan dari Pertamina untuk menya-          dengan lembaga-lembaga yang sudah punya
mina. Akuntabilitasnya beda.                    lurkan bantuan-bantuan yang mereka beri-          reputasi seperti universitas, lembaga BUMN
    PKBL tidak menerima dana dari luar.         kan. Jadi mereka mengandalkan pendapatan-         maupun lembaga-lembaga independen lain.
Kecuali di dalam PKBL ada yang namanya          pendapatan oleh Yayasan untuk bantuan-            Apakah itu Departemen Koperasi, PNM
Koordinator BUMN, tapi itu antarsesama          bantuan yang disalurkan oleh Yayasan.             Mandiri, atau universitas.
BUMN. Jadi di dalam satu provinsi atau
wilayah tertentu ada satu PKBL BUMN yang                         foundation
                                                    Bisakah foundation melakukan                                tenaga inte rnal
                                                                                                      K alau tenaga inte rnal sendiri?
dianggap sebagai koordinator. Nah, kalau dia    program semacam PK? Bisa saja. Ker-
                                                progr
                                                   ogram                                          Sekarang ini kita ….saya selalu punya filofosi
kekurangan dana untuk menyalurkan di            jasama itu interncal communication. Boleh saja,   bahwa tenaga PKBL bukan tenaga kelas dua
daerah itu, koordinator bisa meminta dari       tapi penyaluran bantuan dari yayasan itu          di Pertamina. Jadi mereka sama kualitasnya
PKBL BUMN yang lain untuk berpartisipasi        memberi putus. Charity. Balasannya paling         dengan pekerja Pertamina yang lain. Itu selalu
sebagai konsorsium.                             logo kita dipasang. Berbeda dengan PK, PK         saya tekankan.
    Itu boleh tapi itu tetap bilangnya misal-   ini harus dikembalikan, harus dipastikan              Kalau ada tenaga Pertamina bekerja di
nya ada BUMN A dananya kurang, lalu me-         memenuhi ketentuan-ketentuan yang ada.            PKBL jangan merasa dibuang, dan kalau
minta ke BUMN B, sehingga terkumpullah          Dikembalikan sebagai harta PKBL, bukan            nggak qualified pun kita nggak mau menerima.
dana dari BUMN A dan B, tetapi tetap di-        harta Pertamina.                                  Bukan asal menempatkan.•NS
hitung sebagai PKBL BUMN A dan BUMN
B.                                                  Ada informasi, pengembalian dana
                                                                   pengembali
                                                                                                                               Juni 2009   21
warta
  L a ko n
                  Jadilah Individu
                  yang Memiliki
                  International
                  Performance




                                                                                      Mien
                                                                                      Uno
                   M       ien Uno adalah tokoh perempuan
                           Indonesia yang tangkas, cerdas, modis
                   dan berkarakter. Salah satu prinsip yang sering
                                                                     merupakan warga negara yang terbaik sehingga
                                                                     mereka bisa berpartisipasi dengan lebih positif,
                                                                     lebih proaktif terhadap pembangunan Indonesia.
                   ditularkannya kepada generasi muda ialah              Termasuk juga individu yang menjadi pekerja
                   mengembangkan”“3 B”, yaitu Behavior (perilaku),   Pertamina. ”Saya berharap setiap pekerja Pertamina
                   Brain (kecerdasan), dan Beauty (kecantikan/       membekali diri menjadi individu yang mempunyai
                   kesehatan). Jadi, kualitas seseorang tak          performance standar internasional. Apalagi
                   ditentukan oleh kecantikan dan ketampanan yang    Pertamina ingin menjadi world class company, tentu
                   dimiliki manusia, melainkan pada isi otak dan     saja standar produknya itu harus standar
                   kepribadiannya.                                   internasional sehingga benar-benar dapat bersaing
                       Di tengah kesibukannya memandu pelatihan      di dunia internasional,” ungkap Mien Uno.
                   atau mengisi workshop, Mien Uno masih sempat          Ketika ditanya mengenai Pertamina, Mien Uno
                   menulis buku, antara lain Cermin Diri (Pustaka    mengingatkan agar Pertamina selalu meningkatkan
                   Kartini, 1997) dan Etiket (Gramedia Pustaka       pelayanan bagi para costumer. Seperti di SPBU.
                   Utama, 2005). Di samping itu Mien Uno memiliki    “Para operator SPBU harus fokus dalam melayani
                   hobby yang unik yaitu mengumpulkan asbak dari     pelanggan. Karena mereka adalah salah satu ujung
                   berbagai dunia, meskipun dia dan keluarga tidak   tombak Pertamina,” tambah Mien.
                   ada yang merokok.                                     Mien menyarankan agar pelayanan di SPBU
                       Kesuksesan Mien Uno tercermin pula            terus ditingkatkan. “Para operator SPBU Pertamina
                   terhadap 2 orang anaknya, Indra Cahya Uno         harus terus dilatih untuk tetap ramah, sigap, dan
                   yang berprofesi sebagai dosen pengajar di         fokus pada saat melayani pelanggan. Sehingga
                   kampus Bina Nusantara dan Sandiaga S. Uno,        kelihatan sekali dia menyenangi pekerjaannya,”
                   seorang pengusaha muda sukses yang kini           harapnya.
                   menjabat Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha            Lalu, apakah Mien Uno menggunakan produk
                   Muda Indonesia (HIPMI).                           Pertamina? “Pasti. Ini merupakan wujud kecintaan
                       Sebagai pakar pengembangan kepribadian,       saya terhadap produk Indonesia. Saya
                                                                                                                          Foto : BFR/Dok. Pertamina




                   Mien R. Uno sangat menginginkan setiap individu   menggunakan bahan bakar dan pelumas
                   Indonesia bisa membuat dirinya yang terbaik dan   Pertamina,” ujarnya mantap.• (IRKA - Jakarta)


 22   Juni 2009
            warta
K ata
  M ereka




            Mei 2009   23
 K ata
warta
   M ereka
                       Di dunia perminyakan, namanya cukup terkenal.
                         Ir. Baihaki Hamid Hakim lelaki kelahiran
                             Baihaki Hamid Hakim akim,
                    Sijunjung, Sumetera Barat, 3 Desember 1942 adalah       B
                                                                                         diceritakan sedikit riwayat
                                                                                     isa diceritakan sedikit riwayat
                                                                                     hidup Anda? Saya mulai berkarier
                                                                                     di perminyakan setelah selesai
                       sosok penting di dunia perminyakan. Setidaknya       kuliah di ITB jurusan perminyakan, selesai
                         lulusan perminyakan ITB ini pernah menjabat        1968, dan pernah sebentar jadi asisten
                        Presiden Direktur PT Caltex Indonesia (1994 –       dosen di almamater, kemudian bekerja
                    2000) dan Direktur Utama Pertamina (28 Februari         selama 32 tahun di perusahaan
                           2000 – 16 September 2003). Ketika ditunjuk       perminyakan asing, Caltex, dengan jabatan
                           Presiden Abdurrahman Wahid sebagai Dirut         terakhir sebagai Presiden Direktur.
                      Pertamina, Baihaki diminta untuk membersihkan         Praktis 1 Januari 2000 dan sudah
                               Pertamina dari KKN dan intervensi non        dicalonkan di Komisi Ombudzman. SK-
                          professional dari pihak-pihak lain. Jabatannya    nya sudah disiapkan dan akan diteken oleh
                   berada pada masa transisi penerapan UU Nomor 22          Gus Dur, tapi saat itu ada alternatif lain
                          Tahun 2001, di mana pada masanya disiapkan        menjadi Dirut Pertamina.
                            Pertamina sebagai Perusahaan Perseroan. Ia          Kelihatannya memang saya dianggap
                      berhenti sebagai Dirut Pertamina sehari sebelum       lebih pas karena latar belakang dan
                      Notaris Lenny Janis Ishak, SH menerbitkan Akta        pengalaman di bidang perminyakan.
                          Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) PT       Presiden meminta saya untuk memimpin
                       Pertamina, 17 September 2003. “Salah satu karya      Pertamina. Dilantik tanggal 28 Februari
                          saya adalah mengubah Pertamina menjadi PT         2000 di Bina Graha oleh Menteri
                                         Pertamina (Persero),” katanya.     Pertambangan dan Energi waktu itu Pak
                             Baihaki menilai Pertamina kembali berada       Soesilo Bambang Yudhoyono disaksikan
                     dalam arah yang benar (on the right track), terutama   oleh Presiden Abdurrahman Wahid. Saya
                   mulai masa Dirut Ari H. Soemarno (8 Maret 2006 –         kira ini preseden juga dilantik di kompleks
                     5 Februari 2009). Sementara masa tahun 2004 dan        istana. Karena waktu itu momentum
                   2005 dinilainya sebagai masa transisi karena saat itu    reformasi politik kuat sekali. Jadi
                    Pertamina menghadapi masalah-masalah eksternal.         kehadiran saya itu tidak lepas dari arus
                          “Jadi belum fokus melanjutkan transformasi,”      perubahan social politik yang lagi bergulir
                                                      katanya gamblang.     pasca turunnya Presiden Soeharto.
                         “Transformasi Pertamina itu sudah digulirkan,          Pemerintah menginginkan Pertamina
                  ini proses panjang. Kita sepakat memerlukan waktu.        lebih maju, lebih bersih, kalau bisa setara
                         Jadi kehadiran Ibu Karen untuk mempercepat         dengan perusahaan-perusahaan
                        Transformasi itu saya kira sangat relevan sekali.   perminyakan internasional.
                      Artinya, Pertamina tidak lagi terombang-ambing,
                                          fokusnya sudah ada,” katanya.                               Dirut terkahir
                                                                                Jadi Anda sebagai Dirut terkahir
                               Banyak hal yang diungkapkan Dirut ke-8       yang dilantik ketika UU No. 8 Tahun
                                                                                     lantik etika
                                                                                  dilanti keti           No.
                     Pertamina ini. Berikut petikan wawancara Baihaki       1971 masih berlaku? Dirut kedelapan,
                                                                                  masih
                                            ePe
                         Hakim dengan WePe, di sela-sela acara Dialog       atau yang terakhir pada masa berlaku UU
                      Interaktif Pemimpin Masa Depan dalam Konteks          No. 8 Tahun 1971. Saya mengalami periode
                            GCG, di Kantor Pusat Pertamina EP (13/5).       transisi penerapan UU Migas selama dua
                                                                            tahun. Proses transisi itu ada. Misalnya
                                                                            memindahkan pengawasan kontraktor
                                                                            asing dari Manajemen Production Sharing
                                                                            Pertamina ke BPMIGAS.
                                                                                Selama periode transisi dua tahun saya
                                                                            terlibat. Dalam UU baru itu PT Pertamina
                                                                            (Persero) harus terbentuk dalam tempo
                                                                            dua tahun setelah UU Nomor 22 Tahun
                                                                            2001 diundangkan.

                                                                                          ertamina sekarang
                                                                                         Per
                                                                               Bagaimana Pertamina sekarang

 24   Juni 2009
                                                                            saat Anda memimpin? Seperti apa
                                                                                                 eperti
                                                                                                Seper
                                                                 “        Kalau swasta itu misi bisnisnya sangat jelas.
                                                                          Padahal Pertamina sebagai BUMN strategis selain
                                                                          misi bisnis juga memiliki apa yang dinamakan
                                                                          public service obligation (PSO) yang kadang-


                                                                                                              “
                                                                          kadang bersifat nirlaba. Jadi memang tidak bisa
                                                                          dibandingkan Pertamina dengan perusahaan
                                                                          asing, atau bahkan juga dengan Petronas. Ada
                                                                          perbedaan tugas dan fungsinya.




                                                                                                                                          Foto-foto : BFR/Dok. Pertamina
yang ingin Anda capai waktu itu? Saya        dengan judul ini, “Mempercepat                           yang
                                                                                          asing dan yang satu BUMN. Apa
melihat perubahan Pertamina menjadi PT       Transformasi Pertamina.” Saya kira ini       bedanya, Pak? Misinya berbeda. Kalau
                                                                                          bedanya, Pak?
Pertamina (Persero) pada umumnya sudah       sangat tepat.                                swasta itu misi bisnisnya sangat jelas.
sejalan dengan Visi-Misi perubahan yang          Transformasi Pertamina itu sudah         Padahal Pertamina sebagai BUMN
dulu saya luncurkan. Cuma yang saya lihat,   digulirkan, ini proses panjang. Kita         strategis selain misi bisnis juga memiliki
karena seringnya pergantian Direksi          sepakat memerlukan waktu. Jadi kehadiran     apa yang dinamakan public service obligation
menyebabkan banyak target-target             Ibu Karen untuk mempercepat                  (PSO) yang kadang-kadang bersifat nirlaba.
pencapaian-pencapaian itu terlambat.         Transformasi itu saya kira sangat relevan        Jadi memang tidak bisa dibandingkan
Karena pergantian Direksi yang terlalu       sekali. Artinya Pertamina tidak lagi         Pertamina dengan perusahaan asing, atau
sering juga kita akan kehilangan             terombang-ambing, fokusnya sudah ada.        bahkan juga dengan Petronas. Ada
momentum.                                        Kalau dikatakan, saya merasa apa yang    perbedaan tugas dan fungsinya.
    Saya memang melihat dengan Direksi       dicapai sudah signifikan. Saya kira 80
yang sekarang ini terutama setelah           persen sudah tercapai. Sebetulnya target         Petronas pernah belajar dari
                                                                                                etronas pernah
dipimpin Pak Ari Soemarno dan Ibu            menjadi perusahaan publik itu tahun 2006/    Pertamina dan kini lebih maju? Ya,
                                                                                            ertamina              lebih
Karen, Pertamina sudah kembali on track.     2007. Sekarang mungkin tahun 2009/2010,      tapi itu relatif. Orang cenderung
Jadi periode 2004, 2005, saya kira masih     jadi kehilangan waktu tiga tahun. Tapi       membandingkan secara kasat mata.
periode transisi, yaitu periode Pak Ariffi   seperti saya katakan, ada periode transisi   Petronas tidak memiliki PSO. Dan 80
Nawawi. Beliau masih menghadapi              2004 – 2005 yang lebih banyak                persen sumber day a Pertamina habis
masalah-masalah eksternal. Jadi belum        menghadapi masalah-masalah eksternal.        untuk tugas PSO sampai sekarang.
begitu fokus melanjutkan transformasi.       Tapi sekarang Pertamina sudah on track.          Kalau Petronas nggak ada. Mereka
    Barulah pada zamannya Pak Ari            Target-target sudah tercapai, seperti        sudah berbagi, di sana ada Shell, Caltex, ini
Soemarno sudah kembali menggulirkan          peningkatan produksi.                        di sektor hilir dan perusahaan Exxon
transformasi dan saya yakin di bawah                                                      Mobil. Jadi mereka sudah berbagi peran.
pimpinan Ibu Karen Agustiawan hal ini                pernah
                                                Anda pernah di CPI dan
akan lebih dipercepat. Saya tertarik         Pertamina. Yang satu perusahaan
                                              ertamina.           perusahaan
                                                                                                                     Juni 2009   25
 K ata
warta
   M ereka
                                                           dilepas,
                                              Kalau PSO dilepas, apakah
                                          Pertamina bisa maju seperti
                                            ertamina               seperti
                                                                                         Karena kalau bicara efisien, kita tidak
                                                                                     akan mau menyandang tugas di daerah-
                                          Petronas? Kenapa tidak? Maka itulah
                                            etronas?                                 daerah terpencil, karena profitabilitasnya
                                          tadi, kita mempunyai semangat we do it.    nggak ada. Tapi kalau sudah menjadi misi
                                          Lingkungan usahanya sudah berbeda.         Pemerintah, efisiensi menjadi nomor dua.
                                          Kita harapkan ke depan, Pertamina akan     Bagaimana dengan segala cara, Pertamina
                                          lebih mampu fokus memperbaiki kinerja      mampu menyediaakan BBM untuk
                                          operasi bisnisnya dulu.                    daerah-daerah terpencil yang walaupun
                                              Tapi sebagai BUMN, bagaimanapun,       cost-nya malah, kalau dikaji secara visi
                                          Pertamina akan tetap menyandang fungsi     orang bisnis semata. Kalau bisnis semata,
                                          atau hal-hal yang diminta oleh             ngapain repot-repot mengurusi bisnis
                                          Pemerintah, terutama dalam hal-hal         yang tidak menguntungkan.
                                          pengadaan BBM dan Elpiji. Jadi ke depan,       Jadi faktor-faktor inilah yang
                                          peran itu sudah sangat jelas, bahwa kita   menyebabkan kenapa kawan-kawan kita
                               sebagai    bukan satu-satunya lagi sebagai pemasok    di Pertamina mempunyai suatu perilaku,
                             BUMN,        BBM. Ini kebijakan Pemerintah bersama      budaya, sistem yang berbeda dengan
                      bagaimanapun,       DPR.                                       perusahaan asing. Waktu saya masuk di
                    Pertamina akan            Jadi yang penting bagi Pertamina       Pertamina, Pemerintah memang menga-
                                          menyiapkan. Kalau waktunya sudah           rahkan ke sana. UU itu sudah mengarah
                  tetap menyandang
                                          datang nanti, kita bisa melaksanakan       ke sana, bahwa fungsi Pemerintah mau
                     fungsi atau hal-     fungsi-fungsi sesuai tataran baru itu.     ditarik, “Anda fokus ke bisnis.”
                   hal yang diminta                                                      Itulah tugas saya, dan klop karena
                    oleh Pemerintah,                               yang menarik
                                              Pengalaman apa yang menarik            saya memang orang swasta, tahu benar
                    terutama dalam        selama memimpin Pertamina?
                                                                   ertamina?
                                                                  Per                apa yang kita maui sebagai perusahaan
                  hal-hal pengadaan       Tantangannya luar biasa. Secara spesifik   yang mengejar bisnis, efisiensi, efisiensi,
                                          adalah perubahan budaya dan mindset.       kan begitu.
                   BBM dan Elpiji.
                                          Karena Pertamina lama mempunyai                Jadi sisi PSO atau regulator itu kita
                       Jadi ke depan,     fungsi sebagai regulator. Jadi mau tidak   pindahkan ibarat dari kantong kiri ke
                      peran itu sudah     mau, orang-orang dikondisikan dengan       kantong kanan. Negara tidak kehilangan,
                          sangat jelas,   peran sebagai regulator.                   fungsi itu ada di BPH MIGAS. Dulu kan
                  bahwa kita bukan            Makanya kadang-kadang saya juga        digabung antara bisnis dan regulator. Saya
                   satu-satunya lagi      melihat sebagai orang baru, orang          menganggap tidak mungkin Pertamina
                                          Pertamina sebetulnya tidak ada masalah     punya dua topi. Topi mana yang mau
                     sebagai pemasok
                                          dengan kemampuan profesional mereka.       dipakai?
                            BBM. Ini      Tapi dengan peran sebagai kepanjangan          Ini saya kira harus dipilih, bisnis ya
                            kebijakan     tangan Pemerintah, jadi ada sikap yang     bisnis. Yang non bisnis kita kembalikan
                          Pemerintah      kadang-kadang tidak bisa dinilai secara    kepada Pemerintah. Dalam masa transisi
                      bersama DPR.        bisnis murni karena mereka mempunyai       hal ini menjadi perdebatan. Orang
                            Jadi yang     misi yang lain.                            mencap bahwa saya ini membonsai
                                              Kenapa sejak awal selalu ditanamkan    Pertamina. Bahkan orang menganggap
                          penting bagi
                                          nasionalisme? Karena keberadaan            bahwa saya ini kepanjangan tangan orang-
                           Pertamina      Pertamina untuk mengakhiri dominasi        orang asing.
                         menyiapkan.      asing, bahwa pengelolaan migas ini kalau       Ini kan suatu konsensus nasional. UU
                   Kalau waktunya         bisa dikelola sendiri. Jadi warna          yang baru itu kan keputusan Pemerintah
                        sudah datang      nasionalisme itu kental di Pertamina.      bersma DPR. Sah-sah saja, kalau
                      nanti, kita bisa        Ini yang membedakan dengan budaya      memang itu tujuan yang kita fokuskan ke
                                          di perusahaan swasta, mereka sangat        sana. Tapi saya melihat implementasi UU
                       melaksanakan
                                          fokus pada pencapaian-pencapaian tujuan    No. 22 Tahun 2001 itu terlalu lambat.
                         fungsi-fungsi    bisnis. Artinya efisien. Kalau Pertamina       Dulu kan ancar-ancar cuma empat
                       sesuai tataran     efisiensi bukan sesuatu yang menjadi       tahun penugasan PSO itu. Tapi karena

 26   Juni 2009
                             baru itu.    panglima. Kenapa?                          memang secara real politik di Indonesia
masalah BBM itu belum bisa diselesaikan,
akhirnya berlarut-larut. Ini juga salah satu
yan menghambat mengapa proses
transformasi ini tidak secepat yang kita
jadwalkan, karena ada kendala-kendala
politis.

    Pernahkah Anda berpikir
      ernahkah           berpikir
                  Per
                   ertamina
pengorbanan Pertamina dalam
melayani keamanan
melayani keamanan suplai BBM dan
            kurang
gas bumi kurang mendapatkan
    esiasi
apresi            Pemerintah
apresiasi dari Pemerintah dan
masyarakat? Memang benar, itu yang saya
masyar arakat?
anggap dilemma. Karya-karya orang-orang
Pertamina hilang dalam hiruk-pikuk dalam
kasus-kasus yang lain. Yang muncul adalah
yang controversial, ya KKN lah yang
muncul, kecelakaan-kecelakaan.
    Itu yang saya harapkan ke depan bahwa
Pertamina dalam bentuk baru ini harus
proaktif untuk mensosialisasikan bahwa
kita sudah berubah dengan kinerja-kinerja
yang terukur. Kalau tidak, masyarakat akan
selalu teringat, “Oh, Pertamina ini,
Pertamina itu.” Padahal omongan mereka
sudah out of date sebetulnya.
    Jadi kawan-kawan kita di Pertamina,
khususnya di Hupmas jangan lowprofile.
Banyak orang yang tidak tahu, bahwa Per-
tamina sudah melakukan dan menghasilkan
pencapaian-pencapaian yang signifikan.
    Contohnya di produksi, umumnya
semua perusahaan asing di Indonesia sudah
menurun produksinya, kok Pertamina naik.
Itu orang lupa. Jadi hal-hal pencitraan
adalah tugas bersama untuk mengangkat
masalah perbaikan-perbaikan dan pretasi-
prestasi ini sehingga mau tidak mau stigma
masa lalu, yang mengatakan Pertamina yang
salah urus, kinerjanya payah, KKN, kita
hilangkan dengan bukti nyata, percaya
tidak?
    Itu saya kira tantangan ke depan.
Memang ndak gampang. Orang teringat
yang jelek-jelek. Ini tugas sejarah kawan-
kawan kita di Pertamina untuk menyatakan
bahwa kami memang sudah berubah.
Bukan hanya slogan, tapi dalam bentuk
nyata, gitu, lho.
    Saya senang sekali apa yang saya baca di
                                               Foto -foto: BFR/Dok. Pertamina
koran, bahwa Pertamina telah
menunjukkan kemampuan dalam
kinerjanya. Dengan demikian, stakholder
                                               Juni 2009         27
 K ata
warta
   M ereka
                       Membangun        yang lain, pengamat-pengamat
                                        perminyakan, politisi, akan membaca,
                                                                                      Plaju, secara ekonomis mungkin lebih
                                                                                      baik ditutup. Tapi sebagai BUMN tidak
                    persepsi baik itu
                                        “Pertamina kok bisa ya.” Jadi kita perlu      begitu gampang, dampak sosial politiknya
                           perlu kita   mempublikasikan keberhasilan kita.            bagi daerah itu sangat luar biasa.
                           ciptakan,        Tapi kita juga harus jujur bahwa              Jadi kadang-kadang – saya katakan –
                                        Pertamina juga masih banyak masalah           sebagai BUMN kita tidak bisa murni
                            sehingga
                                        contoh masalah lingkungan. Di Sumatera        orientasinya bisnis. Jadi bisa kita tolerir
                        masyarakat      Selatan sering sekali kecelakaan tambang,     selama tidak merugi, masih break event
                     menilai bahwa      atau mungkin disengaja orang untuk            point, dan pelan-pelan akan di-cassing out.
                                        mencari duit, tapi ada hal-hal yang belum     Lain dengan perusahaan bisnis lain, masa
                         kita adalah
                                        menjadi perhatian kita.                       bodoh.
                   perusahaan yang          Sehingga masalah HSE, Healt, Safety,          Sebagai perusahaan milik negara,
                  baik. Ini PR kita.    and Environment, harus jadi acuan             aspek sosial politik itu harus
                                        sekarang karena masyarakat kita sangat        dipertimbangkan dengan serius. Kalau
                   Pertamina akan
                                        kritis terhadap kerusakan lingkungan.         dalam sistem negara kapitalis itu tidak
                   bergerak ke arah     Kalau memang terjadi juga wah Pertamina       ada seperti itu. Ini yang membedakan
                                sana.   nggak berubah.                                Pertamina dengan perusahaan swasta.
                                            Jadi selain pencapaian-pencapaian
                                        keuangan dan operasional bagus, juga              Anda selama memimpin Pertami-  ertami-
                                                                                                                        Per
                                        pencapaian-pencapaian di luar itu,                            ecoki
                                                                                                  direc            orang luar,
                                                                                      na sering direcoki oleh orang luar,
                                        misalnya GCG, bagaimana kita mencapai                                        sekarang.
                                                                                      dan masi berlaku sampai sekarang.
                                        cukup bagus dibandingkan BUMN yang            Apakah Anda sependapat dengan
                                        lain, itu harus disosialisasikan. Komitmen    pernyataan ini? Ya! Ya! Itu saya kira
                                                                                      pernynyataan
                                        kita mengenai keselamatan kerja dan           memang benar. Saya kira masih berlanjut,
                                        lingkungan juga harus diinikan.               dan bukan saja Pertamina, tapi di BUMN
                                            Untuk ukuran kinerja ada balanced         lain juga seperti itu. Tapi saya melihat
                                        scored card namanya, selain operational and   trend-nya mungkin sudah menurun.
                                        financial, juga yang mempunyai dampak             Gebrakan-gebrakan yang dilakukan
                                        yang luas terhadap masyarakat yang tidak      penegak hukum saya kira ada dampak.
                                        bisa dinilai dalam bentuk uang. Misalnya      Jadi di era saya, saya merasakan sekali.
                                        kita peka terhadap lingkungan, kurang         Tapi ingat, saya punya reputasi karena
                                        terjadi kecelakaan, itu kan tidak bisa        saya datang tanpa beban, nothing to lose
                                        diukur dengan uang.                           saya katakan`. Mereka tahu, urusan
                                            Orang tahu, “Wah, kalau Pertamina         dengan Pak Baihaki agak susah. Saya
                                        beroperasi di daerah kita, pasti memper-      punya predikat prestasi demikian.
                                        hatikan aspek ini. Kita akan welcome.”            Mungkin terjadi pendekatan-
                                        Jangan sampai ketika kita masu ke suatu       pendakatan dengan pihak-pihak lain, saya
                                        daerah baru masyarakat belum apa-apa          selalu fokus dengan amanah dan sikap
                                        sudah alergi. “Kami nggak mau Pak,            yang saya ambil. Dan sebagai negara yang
                                        Pertamina reputasinya jelek. Terbakar lah,    baru berkembang dengan segala
                                        meledak lah, membuang limbah lah.”            permasalahan kita tidak naïf. Masalah ini
                                            Membangun persepsi baik itu perlu         masih ada. Ini tantangan bagi pimpinan
                                        kita ciptakan, sehingga masyarakat            Pertamina,bagaimana ke depan kita
                                        menilai bahwa kita adalah perusahaan          dituntut untuk good corporate governance,
                                        yang baik. Ini PR kita. Pertamina akan        bersih hanya dengan satu sikap the moral
                                        bergerak ke arah sana.                        encourage, keberanian moral, karena saya
                                            Tandatangan kita yang kedua yang          sudah terlalu lama kapan negeri ini
                                        perlu diperhatikan adalah banyak sekali       dikelola dengan bagus, termasuk BUMN-
                                        aset-aset kita sudah tua. Ini adalah          nya, sehingga harapan rakyat bisa hidup
                                        dilemma. Kalau secara bisnis kilang-          sejahatera bisa dicapai.

 28   Juni 2009
                                        kilang kita tua di Pangkalan Berandan,            Jadi ada suatu tujuan yang luhur harus
dicamkan dalam sanubari pimpinan Per-         jaya lagi, kita harus menemukan ladang                etelah                  ertamina,
                                                                                                                          Per
                                                                                                  Setelah selesai dari Pertamina,
tamina, bahwa ini mengemban satu misi         seperti di Cepu setiap tahun. Kalau kita       apa kegiatan Anda? Ya, kegiatan saya
                                                                                                   kegiatan
luhur dalam kesejahteraan masyarakat.         bisa menemukan ladang minyak sekelas           lebih banyak di bidang social pendidikan.
Kalau kita punya komitmen itu, Insya          Cepu dengan cadangan minyak 0,5 miliar         Tapi saya tidak membuat jadwal yang
Allah perjalanan ini akan selamat.            barel per tahun, tiap tahun, mungkin kita      ketat. Ada yayasan bidang pendidikan.
                                              bisa kembali lagi.                             Bidang pendidikan manajemen, saya juga
                  ikl
                   klim
    Bagaimana iklim investasi migas               Ke depan saya melihat kebijakan ener-      aktif dalam sebuah politeknik. Bidang
    menurut            Kar
                         arena dikatakan
ini menurut Anda? Karena dikatakan            gi kita harus berubah. Awal kita mulai         pendidikan lah yang perlu dibina.
kurang pro investor
kurang pro investor sehigga minta             diversikasi yang sekarang difokuskan                Pengalaman saya cukup banyak di
                   menurun
investasi migas menurun di                    Pemerintah, kan? Artinya, pemakaian gas        bidang ini. Terutama yang berkaitan
Indonesia…. Begini tidak begitu
 ndonesia….                                   akan lebih digalakkan. Minyak masih            dengan proses industrialisasi di Indonesia.
sependapat, bahwa iklim investasi di          berperan tapi tidak sedominan yang dulu        Sebagai negara pertanian kita memerlu-
Indonesia di sektor migas tidak perform.      lagi. Dan Pertamina punya posisi yang          kan switching perubahan ke industrialisasi,
Tidak terjadinya penemuan cadangan-           bagus, minyak kita masih lumayan, gas          kalau bisa mampu meningkatkan
cadangan baru lebih disebabkan karena         kita juga bagus, kesempatan mengem-            kesejahteraan masyarakat. Di bidang ini
potensi untuk mendapatkan cadangan-           bangkan gothermal, kita juga memiliki          Indonesia masih tertinggal. Inilah yang
cadangan baru sudah mulai menipis.            wilayah kerja yang luar biasa. Jelas Perta-    perlu dipacu beberapa bidang, dan saya
    Walaupun banyak uang, investasi,          mina memiliki potensi yang luar biasa.         lebih memfokuskan di bidang pendidikan.
kalau memang potensinya sedikit hasilnya          Zaman dulu, waktu saya di Pertamina,            Saya sering memberikan ceramah di
sedikit. Karena orang lupa eksplorasi         saya melihat aset kita itu luar biasa, dan     beberapa lembaga pendidikan perguruan
perminyakan di Indonesia sudah lebih          itu yang perlu kita kembangkan. Jadi           tinggi, sharing dengan adik-adik pemuda,
dari 100 tahun. Kebanyakan cadangan-          kalau tadi ada kawan mengatakan tahun          sehingga mereka bisa memetik dari yang
cadangan minyak yang besar sudah terjadi      2011 kita akan menjadi produser migas          tua-tua. Yang baik-baik diambil, yang
sampai tahun 1980-an.                         nomor satu, saya kira itu bukan mimpi.         gagal mudah-mudahan ke depan bisa
    Jadi kalau ada yang mengatakan UU         Sesuatu yang bisa diraih.                      lebih baik.
baru inilah yang merupakan kambing                                                                Saya kira masa pensiun bukan berarti
hitam bahwa produksi menurun, saya kira           Ada pesan-pesan untuk pekerja-pekerja-     masa menganggur. Ibarat tukar
pernyataan itu tidak relevan. Kenapa?         pekerja Pertamina? Ke depan Pertami-
                                              pekerja Perertamina?                           perseneleng, lah. Saya lebih banyak
Bahkan waktu UU Nomor 8 Tahun 1971            na tidak perlu terombang-ambing dalam          tutwuri handayani, mendorong. Waktu
masih berlaku produksi nasional sudah         pencapaian Visi, fokus bagaimana seluruh       saya diminta bicara oleh kawan-kawan ya
mulai menurun. Sehingga tahun 1980-an         jajaran pekerja kita jor-joran berprestasi     saya terima, karena 15 menita atau 1 jam,
penemuan-penemuan cadangan minyak             meningkatkan kinerja. Berinovasi, ini          mungkin ada hal-hal yang berharga
baru sudah mulai menurun pelan-pelan.         kata kuncinya dan saya melihat semangat        mungkin bisa mereka petik. Kalau saya
    Tidak relavan dikatakan kalau kita        untuk berubah itu sudah ada.                   bersalah tidak mereka ulangi, itulah
mundur lagi. Ada seorang pengamat                 Sekarang bagaimana bisa                    learning process untuk pembelajaran.
mengatakan kita kembali ke UU lama.           mengaktualisasikan program-program                  (Menanggapi tulisan-tulisan di Majalah
Masalahnya bukan di UU. Masalahnya            kita secara kreatif dan inovatif. Inilah       WePe, Baihaki Hakim mengharapkan ada
apakah resource itu sebanyak dulu atau        yang kita tuntut terutama untuk generasi       sharing pengetahuan).
tidak. Jadi apa yang terjadi sekarang kalau   muda. Saya sebagai generasi tua, alih               Ada hal-hal yang dulu saya lihat sering
kita lihat kontrak-kontrak baru yang          tongkat estafet ini sudah jalan. Bagaimana     diungkap. Ini majalah internal. Misalnya
sudah ditandatangani kebanyak adalah          pekerja Pertamina generasi sekarang dan        tulisan-tulisan dari kawan-kawan kita
kontrak-kontrak kecil. Blok-blok kecil.       mendatang akan lebih berhasil, lebih           yang bagus dan berprestasi. Saya selalu
    Jadi investor sudah antisipasi,           cepat, lebih baik, lebih efisien.              kritis kalau ada hal-hal yang baik tolong
penemuan-penemuan relatif besar itu               Yang penting dalam era yang penuh          diangkat. Kadang-kadang ada kawan-
tidak mungkin. Mereka mendapatkan 50          dengan kompetisi dan globalisasi,              kawan kita itu malas menulis.
juta barel cadangan itu sudah lumayan. Ini    Pertamina mampu memberikan                          Tidak semua orang mempunyai
tidak bisa menolong turunnya produksi.        sumbangan yang berharga bagi bangsa dan        kemampuan menulis. Jangan hal-hal yang
Turunnya produksi migas di Indonesia          negara, mensejahterakan masyarakat kita.       baik itu mengendap. Apalagi Pertamina
berapa sekarang?                              Jadi peran histroris dan peran strategis ini   ini luas. Feature-feature yang bisa
    Kalau produksi 300 juta barel per         tetap dipertahankan. Insya Allah, saya         menggugah kreativitas dan semangat, itu
tahun, tahun depan kita mungkin               percaya, melihat greget yang saya lihat        perlu diangkat. •UHK/NS
kehilangan 50 juta barel per tahun. Kalau     sekarang ini, yang luar biasa saya percaya
kita berandai-andai produksi Indonesia        hanya soal waktu lah.
                                                                                                                      Juni 2009   29
warta
  H ulu
                  Pengelolaan Limbah
                  dengan Co-Processing :

                  Solusi Mudah
                  & Praktis
                        BAKHTIAR NOFTI
                            CAHYONO
                                         Oleh
                                                L    imbah, dalam hal ini semua hasil produk samping proses produksi migas yang tidak dapat
                                                     dimanfaatkan lagi, sering kali menjadi masalah krusial di industri migas. Kita dapat
                                                mencontohkan salah satu diantaranya adalah oily sludge. Untuk mengelolanya, sejumlah
                      Staf Operasi Lindungan
                                                birokrasi (sebut saja Pengumpul, Transporter dan Pemanfaat) harus dilalui. Penghasil
                       Lingkungan HSE UBEP
                                      Tanjung
                                                juga dihadapkan pada persoalan bahwa prinsip pengelolaan limbah menjadi tanggung
                                                jawab penghasil sepenuhnya hingga limbah tersebut benar-benar “musnah” dan semua
                                                biaya pengelolaan ditanggung penghasil (pay pollution pervention). Hal inilah yang
                                                menjadikan pengelolaan limbah dapat dikatakan “gampang-gampang susah”.

                                                PENGELOLAAN LIMBAH    LIMBAH
                                                    Sejauh ini, terdapat beragam metode pengelolaan limbah, mulai dengan landfill,
                                                bioremediasi, solidifikasi/encapsulation, insenerasi, co-processing, Pengolah Limbah
                                                Terpadu dll. Metode-metode yang disebutkan tadi memiliki kelebihan dan kekurangan
                                                yang tentunya akan berbeda pada tiap lokasi. Kajian terhadap ekonomi keteknikan,
                                                perijinan dan aspek pemenuhan regulasi dari alternatif metode yang dipilih akan
                                                membantu menentukan metode yang ekonomis, efisien dan optimal. Pada intinya, rule
                                                thumb yang harus selalu kita pegang adalah “tidak ada satupun metode pengelolaan yang
                                                akan optimal untuk semua limbah dan semua lokasi”.
                  HIERARKI PENGELOLAAN              Salah satu alternatif pengelolaan limbah (terutama limbah yang memiliki nilai kalor
                  LIMBAH                        atau kandungan mineral tinggi) yang saat ini dapat dipilih adalah”co-processing di pabrik
                                                                          semen. Istilah co-processing dapat diartikan sebagai mekanisme
                                                                          pemanfaatan limbah sebagai pengganti bahan baku, sumber
                                                                          energi dan atau sumber mineral ke dalam proses industri. Pada
                                                                          prisnsipnya co-processing adalah insenerasi, yakni memanfaatkan
                                                                          panas untuk membakar limbah. Perbedaan mendasarnya,
                                                                          insenerasi umumnya hanya mencapai suhu tungku 800oC
                                                                          sehingga seringkali tetap menghasilkan sisa pembakaran (bottom
                                                                          ash) yang tentunya harus dikelola lebih lanjut, adapun co-
                                                                          processing dapat mencapai 1.500oC dan hampir tanpa bottom ash.
                                                                          Sisa bottom ash pada process co-processing sangat kecil dan
                                                                          langsung tergabung dalam produk semen. Nilainya yang kecil
                                                                          (trace element) menjadikan produk semen tetap aman dipakai.
                                                                          Perbedaan lainnya, insenerasi tergolong sebagai bentuk
                                                                          pembuangan (disposal) adapun co-processing termasuk upaya
                                                                          recovery. Recovery terhadap limbah tentunya menjadi nilai lebih,

 30   Juni 2009
                                                                          terutama bagi perusahaan yang mengikuti program PROPER
Tabel-1 Ilustrasi Perbandingan Pengelolaan Limbah Oily Sludge*

 KOMPONEN           CO-PROCESSING                 INSENERASI                SOLIDIFIKASI         BIOREMEDIASI            PENGOLAH LIMBAH

    Regulasi       Comply dengan syarat     Comply dengan syarat         Comply, dengan         Comply, perlu lahan      Comply, pengelolaan                                   KILN
                   pabrik semen berijin     pemanfaat berijin KLH,       syarat produk lolos    untuk pengelolaan,       lanjutan menjadi                                     SEMEN
                   KLH, transporter punya   transporter punya surat      uji TCLP dan kuat      pemantauan rutin         tanggung jawab
                   surat rekomendasi KLH    rekomendasi KLH dan          tekan, lokasi          hingga dinyatakan        pemanfaat
                   dan ijin Dephub          ijin Dephub                  penimbunan/            sukses (TPH < 1%)
                                                                         pemanfaatan
                                                                         memenuhi syarat

     Teknis        Limbah dengan nilai      Limbah dengan nilai          Bahaya limbah          Diperlukan 6-8 bulan,    Limbah dibawa ke
                   kalor tinggi, limbah     kalor tinggi, ada            masih ada, hanya       pemantauan rutin tetap   pemanfaat, proses
                   terolah tanpa sisa.      masalah derivatif            terikat (immobilize)   harus dilaksanakan       pengelolaan selanjutnya
                   Lama pengelolaan < 1     terkait bottom ash.          dan memiliki           pada lokasi              diserahkan pemanfaat.
                   bulan                    Lama pengelolaan < 1         kelarutan rendah,      penimbunan produk        Lama pengelolaan < 1
                                            bulan                        pemantauan rutin                                bulan
                                                                         harus dilakukan

     Biaya         U$ 100-150/ton           U$ 120/ton                   U$ 150-260             U$ 100/ton               U$ 240/ton

*Catatan: 1.000 ton limbah berada di Kalimantan




dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH)                                trayek yang akan dilalui. Adapun biaya                          HANDLING FEE KURANG ADIL
dengan target Hijau atau Emas.                                        handling/packing sangat tergantung pada fasa                         Satu penilaian yang sering disampaikan
                                                                      limbah (cair, slurry atau sludge), semakin cair                 oleh penghasil adalah “arogansi” industri
TINJAUAN CO-PROCESSING
TINJA                -PROCESSING
                 CO-PR                                                maka pelaksanaan packing lebih rumit, perlu                     semen yang membebankan semua biaya
    KLH pada 4 Februari 2008 mengeluar-                               ruang lebih besar sehingga menjadikan                           pengelolaan kepada penghasil. Penghasil
kan regulasi baru terkait mekanisme                                   biaya transportasi membengkak dan lebih                         limbah berkewajiban membawa limbah
pemanfaatan limbah, yakni Permen LH No.                               berisiko selama transportasi.                                   menuju gudang pemanfaat dan untuk proses
02 tahun 2008 tentang Pemanfaatan Lim-                                     Sukses tidaknya kegiatan co-processing                     selanjutnya penghasil dikenai biaya”handling
bah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3)                                  bergantung beberapa faktor krusial.                             fee. Besar handling fee yang bervariasi antara
yang menjadi dasar pijakan adanya                                          1. Perijinan. Pemanfaat (pabrik se-
                                                                              Perijinan.                                              U$ 25-45/ton mencakup biaya untuk pre-
pemanfaatan limbah dengan nilai kalor di                              men) harus memiliki ijin dari KLH. Trans-                       treatment sehingga limbah dapat diproses
atas 2.500 kkal/kg. Adapun pada aspek per-                            porter harus memiliki surat rekomendasi                         secara co-processing. Pada sisi lain, industri
ijinan pemanfaatan limbah dengan tekno-                               sarana pengangkutan dari KLH dan surat                          semen memperoleh manfaat dari limbah
logi co-processing, sepengetahuan penulis, di                         ijin pengangkutan dari Dephub. Sifat dari                       yang diserahkan sehingga konsumsi bahan
Indonesia telah terdapat tiga perusahaan                              ijin adalah spesifik, kita harus teliti dalam                   bakar fosil dapat dikurangi. Kita pada
semen berijin. Kedua faktor tersebut men-                             hal ini. Sebagai contoh, pemanfaat memiliki                     dasarnya dapat mengambil sikap bijak
jadikan co-processing sebagai salah satu                              ijin pemanfaatan oli bekas tentu tidak dapat                    untuk memahami posisi penghasil dalam
metode pengelolaan yang sah dan dapat                                 dipakai untuk mengelola oily sludge, trans-                     tatanan regulasi sebagaimana di awal
dipilih sebagai alternatif. Lebih jauh, se-                           porter memiliki surat rekomendasi dari ko-                      penulis utarakan. Jika tawaran pengelolaan
bagai gambaran perbandingan co-processing                             ta A melalui B menuju C tidak dapat dipakai                     co-processing lebih murah, praktis, cepat dan
dengan metode lainnya dapat dilihat pada                              untuk transportasi limbah dari D ke E.                          total solution, kenapa harus berpikir ulang
Tabel-1.                                                                      Profesionalisme              packing/
                                                                           2. Profesionalisme dalam packing/                          untuk melakukannya? Kalaupun pihak lain
    Untuk mengelola limbah dengan m-                                      ndling.
                                                                      handling. Pekerjaan memasukkan limbah                           mengambil keuntungan atas limbah kita,
etode co-processing, terdapat 3 (tiga) aspek                          ke dalam kemasan akan berimbas pada lama                        tentu bukan karena bargaining kita lemah,
utama yang harus diperhatikan, yakni (1)                              proyek, biaya, keamanan selama proses                           melainkan desakan persyaratan regulasi.
handling/packing limbah kedalam kemasan                               transportasi dll. Kontraktor yang berpe-                        Anggap saja kita sudah menunaikan ke-
drum, jumbo bag, IBC dll, (2) transportasi                            ngalaman dapat menangani tugas ini dengan                       wajiban sebagai penghasil dan masih sempat
limbah dari penghasil menuju pabrik semen                             capaian rata-rata hingga 100 ton/hari (me-                      beramal agar industri lain beroperasi lebih
dan (3) co-processing limbah di kiln semen.                           manfaatkan alat berat, excavator dan fork-                      ramah lingkungan.
Ketiga aspek utama teknis tersebut berko-                             lift). Dengan demikian, 1.000 ton limbah
relasi terhadap biaya pengelolaan limbah.                             dapat selesai di-packing hanya dalam 10 hari.                   PENUTUP
Satu-satunya biaya yang sangat variatif                                    3.Transporter yang handal akan di-
                                                                           3.Transport yang                                               Co-processing patut menjadi salah satu
adalah biaya transportasi. Komponen biaya                             dukung dengan sarana transport yang me-                         alternatif pengelolaan limbah. Metode ini
ini bergantung pada lokasi penghasil, se-                             madai, aman, menjamin tidak tercecer serta                      memenuhi persyaratan regulasi, secara tek-
berapa banyak transporter berijin berada di                           limbah diterima pemanfaat dalam jumlah                          nis praktis, mudah dan cepat serta dari segi
dekat penghasil dan seberapa kompetitif                               sama (jaminan seal dari tiap kemasan).                          biaya kompetitif.•
                                                                                                                                                                  Juni 2009   31
warta
  H ilir


                   Prospektif Bisnis Tanker Nasional :

                  BAGAIMANA
                  PERTAMINA
                  MEMANFAATKANNYA
                            Oleh
                      CAPT. WIN
                           PUDJI
                                    P     roses pengadaan Distributor BBM
                                          Public Service Obligation (PSO) tahun
                                    2010 sudah diumumkan oleh BPH Migas
                                                                                    usahaan. Kalau tidak dicermati dari seka-
                                                                                    rang, kemungkinan kapal-kapal charter
                                                                                    Pertamina yang menganggur akan semakin
                   PAMULARSO,
                                    akan dilaksanakan pada awal bulan Juni          banyak dari kondisi sekarang.
                  SH. MH. M.Mar
                     Manajer Jasa   2009. Adapun tatacara yang akan dipilih
                        Maritim -   menggunakan mekanisme Tunjuk Lang-              PERTAMINA SEBA
                                                                                    PERTAMINA SEBAGAI MARKET
                      Perkapalan    sung. Beberapa syarat yang harus dipenuhi       BISNIS ANGKUTAN MIGAS
                                                                                              ANGKUT  UTAN
                       Pertamina
                                    adalah memiliki kemampuan finansial,            NASIONAL
                                                                                    NASIONAL
                                    teknis, komersial dan kelengkapan adminis-          Hingga saat ini, pelaku bisnis migas
                                    trasi.                                          khususnya di bidang angkutan laut menja-
                                        Adapun landasannya adalah Peraturan         dikan Pertamina sebagai market yang luar
                                    Presiden No.71/2005 tentang Penyediaan          biasa memberikan keuntungan bahkan
                                    dan Pendistribusian Jenis BBM Tertentu.         menjadi kunci sukses sustainability bisnis-
                                    Penyediaan BBM Bersubsidi dapat dilaku-         nya. Perbankan akan dengan mudah dan
                                    kan melalui penunjukan langsung dan le-         percaya untuk mengucurkan dana pinjaman
                                    lang. Jumlah BBM bersubsidi (PSO) ber-          kepada perusahaan pelayaran yang memiliki
                                    jumlah 34,9 Juta Kiloliter, terdiri atas Pre-   kontrak dengan Pertamina.
                                    mium 20,6 Juta Kiloliter, Kerosene 2 Juta           Namun, apabila terjadi pembagian
                                    Kiloliter, dan Solar 12,3 Kiloliter. Apabila    muatan BBM-PSO kepada pelaku usaha
                                    ini benar terjadi, maka BBM bersubsidi          lainnya maka kemungkinan akan berge-
                                    yang selama ini didistribusikan oleh Per-       sernya market bisnis angkutan migas ke
                                    tamina akan berkurang jumlahnya.                tempat lain akan segera terjadi. Apalagi jika
                                        Hal ini dapat berdampak pada penu-          pengurangannya tersebut hingga 50 persen
                                    tupan beberapa depo dan SPBU berlam-            mengacu Undang-Undang Persaingan Usa-
                                    bang Pertamina yang digantikan dengan           ha No.5 tahun 1999.
                                    lambang Badan Usaha Migas Non Per-                  Yang harus dicermati dari perubahan
                                    tamina. Di samping itu beberapa SDM akan        policy BPH Migas untuk menunjuk lang-
                                    mengalami jobless yang membebani per-           sung Badan Usaha Non Pertamina adalah




 32   Juni 2009
sampai sejauh mana kualitas seleksi yang dilakukan oleh BPH         mulai mendukungnya. Sebagaimana dikemukakan oleh Deputi
Migas Apakah benar sudah memenuhi persyaratan sebagai               Gubernur BI Muliaman D. Hadad yang menyatakan minimnya
distributor sebagaimana dimiliki Pertamina? Persyaratan itu         penyerapan kredit perkapalan jika dibanding sektor lain adalah
meliputi tidak hanya modal, tapi infrastruktur seperti memiliki     karena minimnya komunikasi antara pelaku usaha pelayaran dan
tanki timbun yang memadai, memiliki sejumlah dermaga yang           kalangan perbankan.
merupakan sarana utama loading-unloading muatan yang hendak             Gambaran riil ini sepantasnya menjadi bahan refleksi
didistribusikan kepada konsumen, network dengan stakeholder         Pertamina agar dalam melakukan percepatan transformasi ini,
yang mendukung misi PSO berikut kompetensinya dan lain-lain.        tidak meninggalkan hal-hal yang bersifat substansif di bidang
Kesemuanya adalah asset perusahaan yang bernilai trilyunan          Perkapalan. Namun, mendorong untuk berkembangnya bisnis
rupiah.                                                             shipping, memperkuat pengelolaan armada dan mengembang-
                                                                    kan potensi sumber daya yang ada secara maksimal didukung
        CABOT                FLEKSIBILITAS
AZAS CABOTAGE DAN FLEKSIBILITAS                                     dengan fleksibilitas pimpinan perusahaan dalam mengantisipasi
ENTITAS BISNIS SHIPPING
ENTITAS                                                             kebutuhan bisnis Perkapalan.
    Transformasi perilaku dan regulasi begitu cepat berlangsung,
diseputar dunia bisnis shipping. Salah satu diantaranya adalah             SUCCESS FACTOR
                                                                    KEY SUCCESS FACTOR BUSINESS TANKER
penerapan azas Cabotage yang sudah harus terwujud pada bulan            Hal terpenting dalam mengelola bisnis angkutan laut ada
Januari 2010. Pertamina masih sibuk berkutat dengan perannya        pada kemampuannya mendapatkan muatan yang diangkut
sebagai regulator. Tingkat kesulitan akan menanti jika pada saat    dengan jaminan keselamatan tinggi dan biaya rendah. Pada masa
itu tidak didapati sejumlah kapal berbendera Indonesia yang         kini, situasi market domestik dapat dikatakan sedang mengalami
cukup untuk mendistribusikan BBM bersubsidi.                        lesu darah. Muatan BBM industri sudah berkurang, karena
    Beberapa perusahaan pelayaran nasional sedang bergulat          dampak dari krisis global. Sebagian lainnya pindah ke pelaku
keras mendapatkan dana sebesar-besarnya untuk mempercepat           usaha lain. Terminal offshore mengurangi produksinya, sebagai
pembelian kapal baru, memperkuat armadanya yang disiapkan           akibat dari menurunnya harga jual crude.
untuk mengangkut BBM di pasar domestic, khususnya Per-                  Namun, potensi pasar domestik masih tetap kuat jika
tamina. Perusahaan tersebut adalah murni perusahaan pelayaran       dibandingkan dengan di luar negeri. Itulah sebabnya, banyak
yang memiliki dan mengoperasikan kapal sebagai core business.       kapal yang tidak memperoleh muatan (menganggur) akhirnya
    Sebagai gambaran, PT. Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA)            dijual oleh pemiliknya dengan harga miring. Kesempatan ini
mengantisipasi dengan baik bahwa hanya 25 persen kapal              dipakai untuk mengembangkan armada swasta nasional.
berbendera Indonesia yang disewa oleh Pertamina. Sedangkan              Sedangkan untuk menjamin agar dapat secara terus menerus
75 persennya berbendera asing. Pada saat ini BLT telah meng-        memperoleh kepercayaan mengangkut muatan BBM atau
ubah 16 kapalnya menjadi berbendera Indonesia untuk me-             muatan lainnya diperlukan kompetensi dan kapabilitas dalam
nyediakan jasa layanan pengangkutan, menggantikan




                                                           “
kedudukan kapal berbendera asing di Pertamina.
Rencana pembelian kapal baru sebanyak 20 unit ka-                  Hal terpenting dalam mengelola
pal untuk memperkuat armadanya menguasai market
shipping. Semakin jelas pergerakan bisnisnya bukan
                                                                   bisnis angkutan laut ada pada
hanya untuk tujuan sustainability semata. Namun,                   kemampuannya mendapatkan
menjadi market leader dan segera menggusur Perta-
                                                                   muatan yang diangkut dengan
mina Perkapalan.
    Bukan hanya BLT, perusahaan pelayaran kecil                    jaminan keselamatan tinggi dan
yang ketika memasukkan satu unit kapalnya ke Per-
                                                                   biaya rendah. Pada masa kini,
tamina masih tertatih-tatih, saat ini juga membeli
kapal baru (2nd hand) yang sedang mengalami pe-                    situasi market domestik dapat
nurunan harga di market. Hal ini menunjukkan,                      dikatakan sedang mengalami lesu
kecepatan mengambil keputusan dan bertindak
mengambil moment merupakan unsur penting dalam
menumbuhkembangkan bisnis shipping. Yang tidak
kalah menarik adalah terjadinya pergeseran dari
                                                                   darah. Muatan BBM industri  “
                                                                   sudah berkurang, karena dampak
                                                                   dari krisis global.
keengganan dunia perbankan Indonesia yang semula
tidak familiar dengan bisnis shipping, pada saat ini




                                                                                                                          Juni 2009   33
warta
  H ilir
                             Apabila
                    enterpreneurship
                              hendak
                   dikembangkan di
                                        menjalankan Manajemen Pelayaran yang efektif dan efisien. Baik manajemen di kapal
                                        (shipboard) maupun di darat (shorebased). Efektifitas manajemen pelayaran dibuktikan
                                        dengan sedikitnya jumlah downtime yang terjadi pada kapal-kapal yang dioperasionalkan.

                                                 KEMANA PERTAMINA PERKAPALAN
                                        AKAN KEMANA PERTAMINA PERKAPALAN ?
                                            Pada saat ini, masih merupakan saat yang tepat untuk reposisi Perkapalan. Akankah
                   Pertamina, maka
                                        berkiblat kepada shipping practice yang harus mengikuti kaidah-kaidah internasional yang
                       sudah saatnya    dinamikanya sangat tinggi berkaitan dengan regulasi dan perkembangan teknologi tinggi
                          Perkapalan    bidang IT dan automation? Atau berkutat pada sekedar sebagai pengatur jalannya kapal-
                     kembali ke basic   kapal penunjang distribusi BBM bersubsidi nasional dengan sedikit lifting cargo? Atau
                                        sebagai birokrat operator yang lebih senang dikunjungi owner kapal, yang setiap saat bisa
                      bisnis shipping   saja diambil oleh lembaga selain Pertamina?
                     dengan kembali         Apabila enterpreneurship hendak dikembangkan di Pertamina, maka sudah saatnya
                   mengelola sendiri    Perkapalan kembali ke basic bisnis shipping dengan kembali mengelola sendiri kapal milik
                                        dan memperbesar jumlahnya. Sehingga Pertamina Shipping, nantinya tidak tinggal nama,
                     kapal milik dan    namun menjelma sebagai badan usaha yang bermartabat, memperoleh kepercayaan dari
                        memperbesar     para stakeholder termasuk pelanggan.
                          jumlahnya.        Pada saat ini, perbankan Indonesia telah mengucurkan kredit sebesar 48,46 juta dolar
                                        AS untuk pembelian empat kapal berbagai ukuran kepada beberapa perusahaan pelayaran
                            Sehingga    swasta nasional. Rencana kebutuhan biaya pengadaan kapal migas nasional untuk meng-
                           Pertamina    gantikan kapal-kapal tanker dan jenis lain dari berbendera asing menjadi berbendera
                  Shipping, nantinya    Indonesia diperlukan dana sebesar 6,5 miliar dolar AS. Sedangkan biaya yang terserap
                                        setiap tahun oleh pihak asing untuk 127 kapal yang beroperasi di Indonesia, mencapai
                        tidak tinggal
                                        angka sebesar 1,385 juta dolar AS. Angka ini masih harus ditambah lagi dengan besarnya
                       nama, namun      biaya yang dikeluarkan untuk membayar ship manajemen asing yang mengoperasikan
                   menjelma sebagai     kapal-kapal milik Indonesia.

                   badan usaha yang
                                        KONKLUSI BAGI KEBAIKAN PERTAMINA DAN INDONESIA
                                        KONKLUSI BAGI KEBAIKAN PERTAMINA DAN INDONESIA
                        bermartabat,         Transformasi Pertamina, khususnya shipping sudah saatnya diarahkan kepada hal yang
                         memperoleh     substansif, sehingga pimpinan Perkapalan dan Pertamina memahami persis apa yang harus
                                        dikerjakan berkaitan dengan penilaian BPH Migas yang menyatakan begitu buruknya
                    kepercayaan dari
                                        manajemen distribusi BBM Pertamina.
                    para stakeholder         Bagaimana mengoperasikan kapal yang benar dengan menerapkan prinsip-prinsip
                            termasuk    shipping practice? Berapa jumlah tonase kapal yang dibutuhkan berdasarkan tonase mutan
                                        yang ada? Bagaimana memperkuat manajemen Armada Milik dengan mengabaikan
                           pelanggan.
                                        pedoman pengadaan yang terlalu birokratis? Berapa jumlah tonase yang sepatutnya
                                        dimiliki dan dikendalikan sendiri? Terakhir tentunya, bagaimana menghentikan cara
                                        berpikir yang lebih percaya bangsa asing dari pada bangsa sendiri bahkan pekerja anggota
                                        perusahaan sendiri dengan meminggirkan ide-ide yang tidak bertanggung jawab?
                                             Semangat membangun kembali SDM yang profesional sebagaimana dikemukakan oleh
                                        Dirut PT.Pertamina (Persero) di dalam Rakor Percepatan Transformasi tanggal 15 Mei
                                        2009, dengan 4 nilai penting yaitu: Deliver what your promise, Etich twentyfour-sevent, be
                                        role model dan Confident and Collaborative. SDM professional dan empat nilai penting di
                                        atas merupakan bagian yang tidak boleh terpisah dari percepatan transformasi yang
                                        sesungguhnya. Yaitu menjadikan yang lebih baik bagi perusahaan. Lebih memiliki
                                        fleksibilitas dan lebih maksimal menggunakan potensi yang ada. Confident, tidak mudah
                                        menyerahkan masalah yang ada kepada pihak asing .
                                             Mengacu prinsip Leadership dari kriteria Baldridge, empat hal penting di atas dapat
                                        dijadikan tata nilai baru untuk menyeimbangkan kebutuhan stakeholder, menciptakan
                                        strategy, system dan metode untuk mencapai keunggulan inovasi dan kapapilitasl. Hal
                                        ini penting agar di dalam Perkapalan Pertamina dapat tumbuh berkembang praktek
                                        shipping bisnis yang sesungguhnya. Masih ada waktu untuk bangkitkan Perkapalan.•



 34   Juni 2009
                                                                                                                         warta
 T ekno




FACTS
Teknologi Baru
Transmisi Daya Listrik
K      onsumen listrik di perkotaan
       khususnya industri adalah konsumen
yang menuntut suplai energi listriknya
                                                     Hal ini karena FACTS mempunyai ke-
                                                unggulan :
                                                a. Memiliki waktu reaksi yang berkecepatan
                                                                                                 Oleh
                                                                                                 Ir. DENI ALMANDA, MT
                                                                                                 Dosen Teknik Elektro
                                                                                                 Fakultas Teknik - UMJ
andal. Salah satu bagian yang penting              tinggi
supaya suplai listrik andal adalah peng-        b. Dapat mengubah arah atau jalur daya
operasian saluran transmisi yang terjamin,         listrik dalam waktu kurang dari satu
terkontrol, dan efisien. Kemudian dengan           siklus (cycle).
berkembangnya teknologi semikonduktor           c. Dapat mengatasi gangguan peralihan
maka pengoperasian saluran transmisi akan          (transient disturbance) pada sistem saluran
semakin baik. Hal ini karena ditemukannya          udara transmisi.
teknologi kontrol terbaru untuk saluran
transmisi daya listrik yaitu FACTS ( Flexible       FACTS dapat digunakan pada saluran
Alternating Current Transmission System ).      transmisi yang bersuhu relatif tinggi secara
FACTS adalah kumpulan peralatan yang            aman dengan menghindari kemungkinan
dibuat dari komponen elektronika solid state    terjadinya kelebihan beban (overloading).
untuk pengontrolan saluran udara transmisi      Dengan demikian dapat menambah kapa-
daya listrik secara fleksibel. Pada awalnya     sitas penyediaan daya listrik tanpa mem-
teknologi FACTS digunakan untuk me-             bangun saluran baru sehingga dapat meng-
ningkatkan kapasitas pengaliran daya listrik    hemat banyak biaya. Selain dari itu dapat
pada saluran transmisi. Kemudian dilan-         diturunkannya generation reserve margin dari
jutkan untuk menyediakan peralatan kon-         18% menjadi kurang dari 15% yang biasanya
trol daya listrik pada jalur transmisi. Per-    disediakan untuk keperluan cadangan
alatan FACTS dapat menggantikan per-            (backup). Selisih dari penurunan tersebut
alatan kontrol daya listrik secara mekanik      tentunya berarti peningkatan efisiensi
seperti pemutus rangkaian (circuit breakers),   penggunaan daya listrik yang disediakan
perubah tegangan variabel (transformer tap      oleh generator dan secara bersamaan akan
changers), kapasitor muka (shunt capacitor      berarti pula penambahan penyediaan


                                                                                                                                     35
switches), dan lainnya.                         kebutuhan daya listrik.
                                                                                                                         Juni 2009
warta
  T ekno
                  Keunggulan FACTS FA
                  1. Memiliki waktu reaksi yang berkecepatan tinggi
                     dibandingkan dengan waktu reaksi dari peralatan
                     kontrol mekanik. FACTS.
                  2. Dapat mengubah arah atau jalur daya listrik dalam
                                                                              a. Bypassed, thyristor mengkonduksi secara penuh.
                                                                              b. Blocked, thyristor tertutup secara penuh.
                                                                              c.Vernier, thyristor mengkonduksi secara terkontrol.
                                                                                  Pada saluran transmisi yang cukup panjang nilai
                                                                              reaktansnya akan lebih bersifat induktif berarti di-
                     waktu kurang dari satu siklus (cycle). Reaksi            butuhkan kapasitor yang cukup besar. Pemasangan
                     berkecepatan tinggi menunjukkan, bahwa FACTS             kapasitor secara seri pada saluran transmisi dapat
                     dapat juga berfungsi untuk mengatasi gangguan            menggunakan TCSC. Hal ini karena TCSC adalah
                     peralihan (transient disturbance) pada sistem saluran    suatu alat yang berfungsi sebagai pengentrolan nilai
                     udara transmisi                                          kompensasi tanpa harus mengganggu saluran transmisi
                  3. Mampu mengkompensasi beban yang berubah                  yang sedang beroperasi. TCSC itu sendiri merupakan
                     (shifting load) lebih dari 12 kali perubahan.            peralatan pada FACTS (Flexible Alternating Current
                  4. Dapat bekerja secara fleksibel pada batas panas          Transmission System).
                     (thermal limit) transmisi secara aman dengan
                     menghindari kemungkinan terjadinya kelebihan                                   SALURAN UDARA
                                                                              KLASIFIKASI SALURAN UDARA
                     beban (overloading). Hal ini sangat penting, karena      TRANSMISI
                     akan menambah kapasitas penyediaan daya listrik               Klasifikasi saluran udara transmisi harus dida-
                     pada saluran udara transmisi.                            sarkan pada besar atau kecil nilai kapasitans ke re-
                  5. FACTS akan menghemat banyak biaya untuk                  sistans. Kondisi nilai kapasitans kecil, maka nilai arus
                     penambahan penyediaan daya listrik karena                bocor ke tanah kecil. Berdasarkan hal itu, maka:
                     menghindari pembangunan saluran udara transmisi          (1) saat nilai kapasitans ke tanah dapat diabaikan, maka
                     baru. Kemudian dapat diturunkannya generation                 diklasifikasikan sebagai saluran pendek;
                     reserve margin dari 18% menjadi 15% yang biasanya        (2) saat nilai kapasitans telah mulai membesar tetapi
                     disediakan untuk keperluan cadangan (backup).                 belum begitu besar sekali sehingga masih dianggap
                     Selisih dari penurunan tersebut akan menyebabkan              seperti kapasitans terpusat (lumped capacitance),
                     peningkatan efisiensi penggunaan daya listrik yang            maka diklasifikasikan sebagai saluran menengah;
                     disediakan oleh generator dan secara bersamaan           (3) saat nilai kapasitans besar sekali sehingga tidak
                     akan berarti pula penambahan penyediaan kebu-                 mungkin lagi dianggap sebagai kapasitans terpusat
                     tuhan daya listrik.                                           dan harus dianggap terbagi rata sepanjang saluran,
                                                                                   maka dalam hal ini dinamakan saluran panjang.
                  OPERASI FACTS FA
                      TCSC (Thyristor Controlled Series Capacitor) meru-      KOMPENSATOR SERI
                                                                              KOMPENSA
                  pakan peralatan FACTS yang terdiri atas thyristor,              Pada pemakaian kapasitor seri yang perlu diper-
                  kapasitor, dan induktor. Fungsi TCSC adalah untuk           hatikan adalah keadaan saluran pada ujung-ujungnya.
                  pengontrol nilai impedans pada saluran udara                Penempatan kapasitor seri di sepanjang saluran tidak
                  transmisi. Pengontrolan dilakukan dengan mengurangi         termasuk dalam perhitungan. Untuk kompensasi yang
                  dan menambahkan nilai kapasitans atau induktans,            menggunakan kapasitor seri, maka pemasangannya
                  agar tercapai nilai impedans yang diinginkan.               pada satu ujung saluran dan apabila saluran tersebut
                      Daya listrik yang mengalir pada saluran transmisi       lebih panjang, maka kapasitor dipasang pada kedua
                  besarnya ditentukan oleh reaktans artinya nilai reak-       ujung saluran.
                  tans yang kecil yang baik. Nilai reaktans yang ideal ada-       Pemasangan kapasitor seri yang baik adalah di
                  lah X = 0 yang dicapai ketika harga XL = XC. Karena         tengah-tengah saluran, tetapi lebih mahal karena harus
                  induktor bertanda positif dan kapasitor bertanda            menambah gardu khusus. Kapasitor seri lebih efektif
                  negatif akibatnya besar reaktans dapat dikompensasi         untuk mengkompensasi reaktans seri karena dapat
                  atau dikurangi yaitu dengan cara memasang kapasitor         menaikkan batas daya statis atau menaikkan stabilitas
                  dan induktor secara seri akibatnya nilai reaktans akan      saluran. Kapasitor seri tersebut dilengkapi dengan
                  berkurang. Untuk mengatur nilai XC maka diguna-             suatu “spark gap” untuk perlindungan terhadap arus
                  kanlah TCSC sedang untuk mengontrol penambahan              hubung singkat. Salah satu yang perlu diperhatikan
                  kedua nilai tersebut digunakan thyristor. Pemasangan        dengan kompensasi seri ini adalah derajat kompensasi.
                  TCSC pada saluran udara transmisi dilakukan secara          Derajat kompensasi mendekati 100% akan me-
                  seri. Setiap kapasitor dihubungkan ke sebuah reaktans       nyebabkan frekuensi turun bila pembangkitan ber-
                  induktif Xa yang diatur oleh katup thyristor.               kurang serta akan terjadi resonansi, hal ini disebut
                      TCSC dapat beroperasi dengan tiga cara yang             sebagai resonansi subsinkron.•

 36   Juni 2009
                  berbeda, yaitu:
                                                                                                                       warta
  R agam


Pelajaran Berharga
dari Kasus Pemprov
DKI-Petross-PGN
A     lkisah menurut berita yang dimuat di
      harian Bisnis Indonesia terbitan Rabu,
8 April 2009 (halaman Megapolitan) maka
                                               rangi pasokan gasnya ke Petross tmt 1 April
                                               karena yang tak kunjung dibayar. Lalu pada
                                               13 Maret 2008 Petross menagih utangnya
                                                                                                 Oleh
                                                                                                 GILBERT HUTAURUK
                                                                                                 Lulusan dari Jurusan Hukum
                                                                                                 Bisnis FH UI
tersebutlah kasus segitiga antara Pemprov      ke Pemprov DKI serta mengancam akan
DKI-PT Petross Gas-PT PGN. Kasus ini           menghentikan operasi dua SPBG miliknya.
berujung pada pengakuan utang oleh Pem-        Kronologis sengketanya bisa dilihat pada
prov DKI – si pemberi proyek - sebesar Rp      tabel.
9,59 miliar.                                       Kasus ini menjadi rumit karena di ke-
    Ceritanya begini, pada 1 November          mudian hari para pihak saling tuding.
2005 yang lalu ditandatanganilah kontrak       Runyamnya lagi dalam pelaksanaan kontrak
bisnis antara Pemprov DKI dengan Petross.      Petross ikut berperan sebagai investor.
Isi kontrak adalah kerjasama bisnis untuk      Hitung-hitungan inilah mungkin yang
layanan BBG untuk armada busway. Petross       membuat perhitungan semakin rumit.
berperan sebagai penyedia dan pengelola        Boleh jadi, bagaimana perhitungan
gas untuk busway. Disebutkan bahwa             keuntungan para pihak tidak diatur secara
keuntungan Petross didapat dari selisih        jelas. Akibatnya untuk menentukan be-
harga beli gas dari PGN dan harga jual ke      sarnya hutang harus memakai jasa penilai
pengelola busway. Masa berlaku kontrak         independen.
adalah 10 tahun sejak layanan dimulai.             Bahkan karena tidak jelasnya perhi-
Layanan pertama dimulai dengan pengisian       tungan yang dibuat para pihak mengakibat-
gas oleh Petross ke busway pada 20 Mei         kan adanya beda pendapat soal siapa beru-
2006.                                          tang kepada siapa. Ini bisa kita lihat dari
    Di lain pihak Petros juga membuat          pendapat dua pejabat Pemprov DKI beri-
kontrak bisnis dengan PGN yang tidak           kut ini. Gubernur DKI Fauzi Bowo menga-
disebutkan apa isinya, namun patut diduga      takan, “Sekarang begini, saya beli barang sama
tentulah menyangkut kontrak penyediaan         anda. Jadi urusan anda bayar ke pemasok itu
gas, yang isinya antara lain tentang volume    bukan urusan saya.”. Lalu Sekda DKI Muna-
gas atau cara distribusi, harganya, cara       yat menambahkan,”“Masalah pembayaran
pembayarannya, masa berlakunya dan             utang gas untuk busway itu urusan bisnis antara
sebagainya. Sampai disini kelihatannya         PGN dan PT Petross. Semua kewajiban kami
tidak ada masalah. Namun dalam perjalan-       ke Petross telah lunas.”
annya terjadilah sengketa segitiga diantara
Pemprov DKI-Petross-PGN.                                           •••
    Awal sengketa dimulai pada 6 Maret


                                                                                                                                          37
2008 dimana PGN mengancam mengu-                   Pelajaran apa yang bisa kita petik dari
                                                                                                                              Juni 2009
warta
  R agam
                                    kasus di atas? Jelas terlihat disini bahwa
                                    membuat kontrak bisnis tidak sederhana.
                                    Ada beberapa hal yang menjadi perhatian
                                    penting dalam kasus di atas. Pertama,
                                                                                          dengan harga yang akan dibayar oleh
                                                                                          Pemprov DKI dan berapa lamanya harus
                                                                                          jelas. Yang pasti analisis ekonomi dari para
                                                                                          pihak harus dibuat seteliti mungkin,
                                    kewajiban para pihak. Bila Petross wajib              sehingga kemungkinan terjadinya sengketa
                                    menyediakan gas kepada Pemprov DKI                    (dispute) bisa ditekan sekecil mungkin.
                                    tentu harus dijelaskan sedetil mungkin                    Ada baiknya bila dalam kontrak dian-
                                    volume gas yang disediakan setiap harinya,            tisipasi kemungkinan terjadinya dispute
                                    serta kuota per bulannya.. Jangan lupa,               antara pihak “lawan” dengan pihak lainnya.
                                    kualitas gasnya. Sebab bisa saja suatu ketika         Ketika persiapan kontrak dilakukan, hal ini
                                    terjadi gas yang disalurkan under spec                sudah bisa diantisipasi karena pihak DKI
                                    terlepas dari kejadian yang alami atau ada            tentu mengetahui bahwa Petross bukan
                                    tidaknya kesengajaan oknum-oknum                      produsen gas, berarti mereka akan meng-
                                    tertentu.                                             ambil gas dari pihak lain. Jadi dalam kontrak
                                        Yang kedua, harga gas per liter, barrels,         perlu dijelaskan bahwa sengketa antara
                                    atau apapun satuan yang digunakan. Lalu,              Petross dengan pihak lain tidak menunda
                                    cara pembayarannya. Kalau dalam penye-                penyaluran gas, dsb, dsb. Disinilah kejelian
                                    diaan gas ini ternyata Petross ikut menanam           si pembuat kontrak diperlukan.
                                    investasi, maka harus dibuat perhitungan                  Kenapa kasus di atas penulis angkat
                                    yang jelas untuk semua aktivitas tersebut.            dalam tulisan ini? Tentu ada alasannya.
                                    Semuanya dikompensasikan dalam perhi-                 Pertamina dalam menjalankan kegiatan bis-
                                    tungan, yang tentu saja harus dikaitkan               nisnya tidak terlepas dari kontrak bisnis


                  Kronologi Kisruh Utang Pemda DKI ke Petross
                   TANGGAL                                  KETERANGAN

                  1 November 2005    Kerjasama DKI-PETROSS diteken dan berlaku 10 tahun sejak layanan dimulai. Petross membangun
                                     SPBG untuk melayani armada busway koridor II&III, dan dibayar atas jasa layanan tersebut.

                  20 Mei 2006        Petross mengoperasikan SPBG untuk busway koridor II di Jl Perintis Kemerdekaan dan koridor III di
                                     Jl Rawa Buaya. Layanan pengisisan gas oleh Petross untuk bus Transjakarta dimulai.

                  6 Maret 2008       PGN mengancam mengurangi pasokan gasnya ke Petross per 1 April 2008 karena utang yang
                                     tidak kunjung dibayar.

                  13 Maret 2008      Petross menagih utangnya kepada Pemprov dan mengancam akan menghentikan operasi dua
                                     SPBG miliknya

                  1 April 2008       Pemprov meminta PGN menarik ancaman pengurangan pasokan gas ke Petross

                  17 April 2008      DKI-Petross sepakat bentuk penilai independen untuk memverifikasi tagihan tersebut dengan
                                     menunjuk PT Aman Damai Artamitra. Tim bekerja maksimal 1 tahun dengan hasil yang mengikat.

                  18 April 2008      PGN mencabut ancaman penghentian pasokan gas ke Petross

                  21 Juli 2008       Pemprov menawarkan opsi alih supli gas busway koridor II& III , tetapi ditolak

                  20 Maret 2009      PGN mengancam menyetop pasokan gasnya ke Petross per 1 April 2009 jika utang Petross tidak
                                     dilunasi per 30 Maret

                  23 Maret 2009      Petross mengancam menyetop operasi dua unit SPBG-nya ke busway koridor II&III per 1 April jika
                                     utang Pemprov DKI tidak dilunasi

                  24 Maret 2009      Pemprov membalas ancaman Petross dengan kembali menegaskan tidak akan membayar utang
                                     seperti yang dikalaim Petross.

                  1 April 2009       PGN menurunkan tekanan gas untuk Petross. Operasi dua unit SPBG Petross lainnyam, yakni di Jl.
                                     Pemuda. Para penumpang busway koridor II&III terlantar.

                  6 April 2009       Penilai independen mengeluarkan angka Rp 9,59 milyar

                  7 April 2009       DKI mengalah, utang ke Petross senilai Rp 9,59 M akan dibayar

 38   Juni 2009
Foto : ISTIMEWA




                             “         Dalam menyusun kontrak bisnis haruslah dilakukan analisis yang mendalam. Jangan lupa pihak-pihak

                                                                              “
                                       yang terkait dengan ma-salah teknis harus dilibatkan. Dalam kasus di atas, pihak-pihak yang terlibat
                                       paling tidak adalah staf yang berkaitan dengan distribusi gas, staf analisis ekonomi, dan yang tentu saja
                                       sarjana hukum – yang kalau dimungkinkan sarjana hukum yang mendalami hukum bisnis – agar sense of
                                       business law-nya hidup dan bekerja.

                  yang dibuat dengan pihak yang terlibat.       pemenuhan kewajiban Petross kepada Pemda          terungkap dalam pertemuan para pihak di
                  Dalam menyusun kontrak bisnis haruslah        DKI seperti diatur dalam Pasal sekian sekian.     ruang rapat. Seyogyanya contract drafter
                  dilakukan analisis yang mendalam. Jangan      Segala keterlambatan dengan alasan apapun         tidak terpaku pada hal-hal formal saja.
                  lupa pihak-pihak yang terkait dengan ma-      akan berakibat penalti seperti dinyatakan dalam   Pertaminapun harus jeli dalam memilih
                  salah teknis harus dilibatkan. Dalam kasus    Pasal sekian sekian”.                             anggota tim dalam merancang suatu
                  di atas, pihak-pihak yang terlibat paling         Sekilas pintas penambahan klausul yang        kontrak bisnis terutama kontrak yang
                  tidak adalah staf yang berkaitan dengan       penulis anjurkan ini agak “useless”, karena       nilainya besar. Mengandalkan sepenuhnya
                  distribusi gas, staf analisis ekonomi, dan    tanpa disebutkan secara detil seperti itupun      pembuatan kontrak kepada konsultan
                  yang tentu saja sarjana hukum – yang kalau    Petross sudah tahu bahwa keterlambatan            boleh jadi merupakan kecerobohan. Sebab
                  dimungkinkan sarjana hukum yang               akan menyebabkan penalti. Tetapi, nanti           dalam merancang kontrak sangat diper-
                  mendalami hukum bisnis – agar sense of        dulu. Penambahan pasal di atas sangat             lukan sense of belonging dari si pembuat kon-
                  business law-nya hidup dan bekerja.           berguna untuk membuat pihak “lawan”               trak. Konsultan hukum boleh jadi diper-
                      Ada satu hal yang tak lazim penulis       dalam hal ini Petross agar lebih hati-hati        lukan, namun keterlibatan “orang dalam”
                  anjurkan di sini, yaitu antisipasi sengketa   (aware) menghadapi mitranya, terutama             tidak boleh diabaikan. Membuat kontrak
                  pihak”lawan” dengan pihak lain yang ber-      dalam memenuhi kewajibannya. Sebab kita           bisnis bukan saja melibatkan keahlian
                  ikatan dengannya tetapi mempengaruhi          tahu sengketa Petross dengan mitranya             hukum tetapi juga “art”.
                  “supply chain” dari yang diperjanjikan da-    akan mempengaruhi suplainya ke DKI alias              Kasus Pemprov DKI-Petross-PGN di
                  lam kontrak.                                  mengganggu supply chain. Disinilah kejelian       atas hanya penulis kutip dari koran, kasus
                      Dalam kasus di atas, seandainya penulis   contract drafter diperlukan.                      posisi sebenarnya tidak diketahui. Boleh
                  adalah contract drafter Pemprov DKI, maka         Akan halnya Pertamina, sering sekali          jadi tidak terungkap atau tidak jelas dalam
                  penulis akan mengantisipasinya dengan         kontrak bisnis yang dilakukannya berkaitan        koran yang dikutip. Artinya kita tidak tahu
                  klausul sebagai berikut, ”dalam hal terjadi   dengan pihak lain tanpa Pertamina dibe-           siapa yang benar atau salah, dan itu tidak
                  sengketa antara Petross dengan pihak lain     ritahu. Tetapi walaupun Pertamina tidak           terlalu relevan bagi kita. Tetapi yang perlu
                  kepada siapa dia bermitra untuk memasok gas   diberitahu, ada baiknya hal ini diantisipasi.     kita perhatikan dan disadari ialah bahwa
                  atau pihak manapun yang akan mempengaruhi     Seorang contract drafter yang handal yang         kasus semacam ini sering terjadi dan kita
                  pasokan gas kepada Pemda DKI maka hal         sudah menjiwai pekerjaannya akan                  perlu mengantisipasi agar tidak terjadi pada

                                                                                                                                                         39
                  tersebut bukan alasan untuk mengganggu        mengantisipasi berbagai hal yang tidak            Pertamina.•
                                                                                                                                             Juni 2009
warta
  R agam




                   Perawatan

                   GIGI
                  SUSU
                  ANAK
                                           Oleh
                               Drg. SUTRANIA
                                     D. IRWAN
                                 PWP Pertamina
                                  UBEP Tanjung -
                                         Jakarta




 40   Juni 2009
                                                                                           Foto : ISTIMEWA

O      rangtua memiliki andil yang sangat
       besar pada kesehatan gigi anak, na-
mun sampai saat ini masih banyak orangtua
                                              rantakan. Bahkan gigi susu yang rusak bisa
                                              saja menimbulkan infeksi yang mengganggu
                                              benih gigi permanen yang letaknya di bawah                     NAMA-NAMA GIGI SUSU
yang kurang memahami bahwasanya gigi          gigi susu tersebut.
susu pada anak akan mempengaruhi ‘nasib’
dari gigi permanennya kelak. Hal ini dapat
ditinjau dari sisi perilaku maupun segi il-
miah. Dari segi perilaku, kebiasaan seorang
anak untuk menjaga kebersihan giginya
akan terbawa sampai dewasa, sehingga
secara otomatis gigi susu yang terawat baik
akan diikuti oleh kebiasaan merawat gigi
permanen yang baik pula. Sayangnya masih
banyak orangtua yang berfikir bahwa gigi
susu tidak perlu dirawat karena akan di-
gantikan oleh gigi dewasa. Pendapat ter-
sebut sangatlah salah, karena dari segi
ilmiah membuktikan gigi susu yang tidak
terawat dapat mengakibatkan tanggalnya
gigi tersebut sebelum waktunya sehingga
erupsi/tumbuhnya gigi permanen dapat ter-
ganggu ataupun menyebabkan susunan gigi-
geligi permanen menjadi tidak teratur/be-


                                                                                                                     Juni 2009   41
warta
  R agam
                  TABEL WAKTU ERUPSI GIGI SUSU PADA ANAK
                  RAHANG                       GIGI                           MULAI ERUPSI/TUMBUH


                  Rahang Atas         Insisive Central / Seri Utama           8-12 Bulan
                                      Insisive lateral / Seri Samping         9-13 Bulan
                                      Kaninus / Taring                        16-22 Bulan
                                      Molar 1 / Geraham 1                     13-19 Bulan
                                      Molar 2 / Geraham 2                     25-33 Bulan


                  Rahang Bawah        Insisive Central / Seri Utama           6-10 Bulan
                                      Insisive lateral / Seri Samping         10-16 Bulan
                                      Kaninus / Taring                        16-23 Bulan
                                      Molar 1 / Geraham 1                     14-18 Bulan
                                      Molar 2 / Geraham 2                     23-31 Bulan


                                 URUTAN PERTUMBUHAN GIGI SUSU




                                     Oleh karena itu, mengingat pentingnya         giginya. Sehingga keterlambatan usia per-
                                 perawatan gigi susu pada anak, orangtua           tumbuhan gigi susu bukan merupakan
                                 harus memiliki pengetahuan yang cukup             indikasi mutlak adanya kelainan. Selama
                                 memadai seputar gigi susu dan cara me-            masih dalam batas normal, variasi tersebut
                                 rawatnya.                                         dianggap bukan suatu kelainan melainkan
                                     Jumlah gigi susu keseluruhan adalah 20        variasi normal secara genetis.
                                 buah, terdiri dari masing-masing rahang
                                 (rahang atas dan rahang bawah) sebanyak           PERAWATAN SEHARI-HARI
                                                                                   PERAW
                                 10 buah. Masing-masing gigi memiliki              GIGI SUSU DI RUMAH (DENTAL     DENTAL
                                                                                                                 (DENT
                                 waktu erupsi/tumbuh yang berbeda-beda.            HOME CARE)
                                                                                   HOME CARE)
                                     Tabel urutan pertumbuhan gigi susu               Pertanyaan ini sering terdapat pada
                                 bukanlah tabel yang secara matematis pasti        benak setiap orangtua : apa yang harus dila-
                                 dan selalu tepat. Setiap anak memiliki va-        kukan orangtua ketika gigi anak mulai tum-
                                 riasi yang berbeda dalam usia pertumbuhan         buh? Sebelumnya kita harus dapat me-


 42   Juni 2009
                                                                                                                                                   Foto : Kun/Dok. Pertamina
ngenali bahwa pada tahap awal pertumbuhan gigi susu,      • Jika gigi susu sudah tumbuh cukup banyak,                Orangtua harus mulai rutin
anak bayi berada dalam fase ‘grabbing’ atau memegang         orangtua dapat membersihkan gigi susu dengan            mengajak anak berobat ke
                                                                                                                     dokter gigi sejak ia tumbuh
benda-benda yang berada di sekelilingnya dan cende-          sikat gigi khusus yang dapat dimasukkan dalam
                                                                                                                     gigi atau dapat juga sejak
rung memasukkan dalam mulut, atau menggigitnya. Hal          telunjuk.                                               usia 12 bulan tiap 6 bulan
ini juga sebagai bentuk manifestasi pengenalan ling-      • Jika anak sudah memiliki gerakan motorik yang            sekali.

kungan dan benda-benda yang berada di sekitarnya.            cukup baik, mulailah mengajarinya sikat gigi sen-
Karena itu disarankan pada fase ini diberikan mainan         diri dengan dentifrice/odol yang rasanya disukai
yang kenyal namun aman dari segi bahan. Menggigit            anak-anak namun dalam jumlah yang tidak
dapat memberikan stimulus kepada gigi untuk erupsi,          berlebihan.
ditambah lagi pada fase ini anak akan merasakan ‘gatal’   • Biasakan anak minum air putih setelah makan/
pada gigi yang sedang dalam proses erupsi/ per-              minum susu.
tumbuhan. Biasanya gigi pertama kali tumbuh berupa        • Jangan terlalu sering makan-makanan yang lengket.
spot putih / tonjolan putih yang keras.                   • Jangan membiasakan anak tidur dalam keadaan
    Berikut adalah secara singkat hal-hal yang harus         menyusui (ngedot). Jika ini dibiarkan, yang akan
diperhatikan dalam perawatan sehari-hari gigi susu           terjadi adalah fenomena ‘nursing bottle caries’ yaitu
(dental homecare) :                                          terjadinya karies atau kerusakan pada gigi yang
• Gigi susu yang akan tumbuh dalam mulut bayi                sangat khas, hanya terjadi pada gigi depan atas
  biasanya menimbulkan sensasi yang kurang nyaman,           akibat minum susu dengan dot di waktu sela-sela
  sehingga kita perlu memberikan rasa nyaman berupa          tidur.
  pijitan-pijitan lembut di daerah gusi yang akan tum-    • Berikan konsumsi makanan yang bergizi, me-
  buh gigi.                                                  ngandung fluor untuk membantu menjaga ke-
• Hal yang perlu diperhatikan : dapat juga diberikan         kuatan gigi dari dalam
  mainan kenyal untuk digigit oleh bayi (bertujuan un-    • Mulai rutin berobat ke dokter gigi sejak anak tum-
  tuk merangsang erupsi gigi), memberikan gel anti           buh gigi atau dapat juga saat usia 12 bulan selama
  nyeri yang direkomendasikan dokter gigi jika bayi re-      6 bulan satu kali.
  wel, membersihkan air liur yang berlebihan.
• Jika gigi susu sudah mulai tumbuh, mulailah mem-            Jika anak sudah terbiasa dengan budaya dental
  bersihkan dengan kain kassa yang dibasahi air putih     homecare, maka saat beranjak dewasa dan gigi susu
  matang, gosok pada seluruh permukaan gigi secara        mulai tergantikan oleh gigi permanen, perawatan
  lembut setelah menyusui, makan dan sebelum tidur        gigi selanjutnya akan lebih baik lagi.•

                                                                                                                         Juni 2009     43
warta
  E sai

                  Global,
                  Lokal, Jawa
                  A
                              menangi zaman édan (menyaksikan zaman      dari cerdik-pandai, dan kontradiksi sosial-budaya
                              gila), éwuhaya ing pambudi, (serba susah   terjadi di segala lapisan masyarakat. Jadi, kata
                              dalam bertindak), mélu ngédan nora tahan   Kuntowijoyo, industri awal telah menggoncangkan
                  (ikut gila tidak akan tahan), yén tan mélu anglakoni   masyarakat dan kebudayaan.
                  (tapi kalau tidak mengikuti), boya kéduman mélik            Maka penggambaran zaman edan bukanlah
                  (tidak akan mendapatkan bagian), kaliren               ramalan Ranggawarsita tentang zaman sekarang tapi
                  wekasanipun (kelaparan pada akhirnya), ndilalah        lebih merupakan cerminan zamannya. Seratnya ini
                  kersa Allah (namun telah menjadi kehendak Allah),      menjadi klasik lantaran ia senantiasa relevan dengan
                  begja-begjaning kang lali (sebahagia-bahagianya        masa-masa setelahnya, termasuk pada zaman
                  orang yang lalai), luwih begja kang éling klawan       globalisasi sekarang. Utamanya karena kapitalisme
                  waspada (akan lebih bahagia orang yang tetap           terus berkembang dan bertransformasi serta kian
                  ingat dan waspada).                                    mengglobal. Pasar bebas yang dulu diusung
                      Serat Kalatidha (http://id.wikipedia.org.) dari    kapitalisme kian menguat melalui WTO (World Trade
                  Ranggawarsita tentang jaman edan yang terkenal         Organization). Lantas rezim keuangan internasional
                  itu ditulis dalam konteks merosotnya kekuasaan         semacam World Bank dan IMF (International Monetary
                  kerajaan Mataram dan semakin kuatnya pengaruh          Fund) mendikte kebijakan pembangunan yang
                  kekuasaan Belanda di tanah Jawa. Padahal               memihak kepentingan negara-negara kapitalis maju.
                  sebelumnya, seperti digambarkan sejarawan PBR          Terakhir adalah globalisasi budaya negara maju yang
                  Carey, menjelang abad XIX Jawa relatif mengalami       kian menggerus budaya lokal melalui keterbukaan dan
                  kemakmuran yang didukung stabilitas ekonomi dan        kecepatan informasi dan komunikasi.
                  kebudayaan. Pengamat budaya politik Ben                     Makin terdesaknya budaya lokal biasanya dilihat
                  Anderson menggambarkan kegalauan                       dari kian menurunnya minat terhadap seni tradisi.
                  Ranggawarsita yang melihat alam pemikiran lama         Semakin lumrah, misalnya, orang yang lebih memilih
                  tentang dunia tidak lagi dianggap sah, ritme           begadang menonton VCD seri drama Korea daripada
                  kosmis menjadi tidak jelas, dan ‘kuasa’ orang Jawa     menonton wayang. Atau lebih mengenal tokoh-tokoh di
                  melemah.                                               sinetron ketimbang tokoh-tokoh wayang. Kalau pun
                      Pada saat Ranggawarsita menulis serat              menonton wayang, kini muncul kecenderungan untuk
                  tersebut, menurut sejarawan Kuntowijoyo, rel-rel       mencari hiburannya daripada pesan dan
                  kereta api dari Semarang ke Vorstelanden sedang        renungannya. Istilah populernya, mencari tontonan,
                  dipasang, kapitalisme masuk ke daerah kejawen          bukan tuntunan. Bahkan sebagian dalang kini
                  dan Mangkunegara mulai melepas sistem apenage          melibatkan penyanyi campur sari untuk beraksi dalam
                  (lungguh, tanah jabatan) dengan menyewakan             pementasannya. Kiat ini memang manjur menjaring
                  tanah-tanah kerajaan pada perkebunan, dan              penonton karena yang ingin mereka nikmati adalah
                  ekonomi uang sedang mengubah masyarakat                penampilan si penyanyi.
                  pedesaan. Kerajaan kehilangan legitimasi, tidak             Sesungguhnya yang lebih mendesak untuk
                  lagi exemplary center (pusat keteladanan) dalam        dipertahankan dan dikembangkan adalah nilai-nilai

 44   Juni 2009
                  kehidupan sosial budaya, tidak ada kritik sosial       filosofis kebudayaan yang menumbuhkembangkan
spiritualisme dan humanisme. Hal ini         sebagaimana kebudayaan pada                  menunjukkan bahwa kebudayaan adalah
mengingat bahwa kapitalisme telah            umumnya, selalu memiliki dua sisi. Sisi      sebuah proses menjadi. Memang ada
mengubah basis material kebudayaan.          baik bisa dimanipulir oleh sisi buruk.       idealisasi. Bukankah idealisasi dibutuh-
Konsumerisme dan materialisme telah          Misalnya, semangat kekeluargaan              kan untuk transformasi ke jenjang yang
menjadi nilai baru. Kapitalisme memang       dimanipulir dengan nepotisme dan             lebih baik? Toh idealisasi bukanlah uto-
berjasa dalam menghajar feodalisme           korupsi. Semangat melayani dimanipulir       pia. Jawa di sini adalah kata sifat, bisa
namun tolok ukur dan stratifikasi baru       dengan kepatuhan buta.                       pula kata kerja. Bukan kata benda yang
berdasarkan materialisme tak kalah                Karenanya, formalisme budaya lokal      diukur dari darah atau tanah kelahiran.
berbahayanya.                                perlu disikapi secara hati-hati dalam            Mengapa budaya lokal penting
    Orientasi materialisme mereduksi         material world seperti sekarang.             diposisikan secara dinamis? Karena,
sikap nguwongke (memanusiakan orang          Penyelenggaraan pesta adat pernikahan        seperti ditunjukkan dalam konteks Serat
lain). Ada pepatah Jawa, “Wong Jawa          bisa lebih menonjolkan gebyar                Kalatidha, kebudayaan tidak akan
ilang Jawane” (orang Jawa kehilangan         materialisme ketimbang refleksi simbol-      pernah lepas dari gerak ekonomi politik.
Jawanya) maupun “Wong Jawa kari              simbol spiritualnya. Pelaksanaan             Selalu terjadi relasi dialektis antara kultur
Separo” (orang Jawa tinggal separuh),        upacara adat di Bali banyak dilakukan        dan struktur. Dan struktur ekonomi politik
yang lazimnya diartikan sebagai orang        oleh biro travel demi memetik keuntungan     kita sekarang adalah kapitalisme yang
Jawa yang meninggalkan tata krama            dari pariwisata. Jika tidak hati-hati,       berorientasi pada materialisme, dalam
atau sopan santun kejawaannya. Ada           formalisme ini menjadi artifisial. Budaya    bentuk-bentuk konsumerisme massal,
yang mengaitkannya dengan ramalan            lokal kehilangan rohnya dalam                pasar bebas, hegemoni ekonomi, yang
Jayabaya bahwa orang Jawa akan               memosisikan diri dalam pusaran global,       mendorong keserakahan. Besertanya kini
mengalami penindasan oleh bangsa             sehingga lumpuh saat membentuk               adalah globalisasi yang mengarah pada
asing sehingga harga diri dan sifat          identitas diri.                              homogenitas budaya.
kejawaannya pelan-pelan hilang.                   Sebuah identitas —yang berasal dari         Orientasi materialisme ini pula yang
    Terhadap fenomena ini, sebenarnya        bahasa Latin, idem (sama)— mengacu           membabat hutan hingga gundul, yang
ada filosofi Jawa”ngeli tanpa                pada kesamaan, yang relatif permanen         “menjual” salah satu tambang emas dan
keli”(menghanyut tanpa benar-benar ikut      di tengah perubahan. Biasanya yang           tembaga dengan harga murah, yang
hanyut). Artinya, orang tidak                dipakai sebagai tolok ukur adalah cara       mengeruk kekayaan sumber daya alam
memisahkan diri dari kenyataan tapi          berbahasa, tata krama, dan adat              kita dari berkah menjadi kutukan
tetap dalam posisi eling lan waspada.        istiadat. Sebatas itu. Kata-kata             (resouce curse). Orientasi ini yang
Ungkapan lain adalah cegah dahar lawan       semacam—‘wis Jawa’ (sudah Jawa),             memunggungi pandangan hidup seperti
guling (mengurangi makan dan tidur)          ‘durung Jawa’ (belum Jawa) atau ‘wis ora     urip lan nguripi (hidup itu harus
yang menunjukkan sikap prihatin, atau        njawani’’(sudah bukan Jawa) biasanya         menghidupi sesama), urip iku urup (hidup
yang dalam bahasa Jawa disebut mesu          dilontarkan berkaitan dengan tolok ukur      itu memberi manfaat), atau pun
budi atau asketisme.                         itu. Yang terabaikan adalah tolok ukur       hamemayu hayuning bawono (memelihara
    Ada pula falsafah terkenal sugih tanpa   nilai-nilai filosofis budaya Jawa.           keselamatan dunia).
bandha, digdaya tanpa aji, ngalurug tanpa         Bagaimana kalau seorang Jawa yang           Menggali, memilih, menerjemahkan
bala, menang tanpa ngasoraken (kaya          krama inggilnya top-markotop tapi            dan mengoperasikan nilai-nilai budaya
tanpa harta, sakti tanpa ajimat,             melakukan korupsi yang top-markotop          lokal dari penjuru nusantara –Jawa,
menyerang tanpa balatentara, menang          juga? Apakah kita bisa menyebutnya           Sunda, Batak, Minang, Maluku,
tanpa merendahkan). Ungkapan ini             sebagai ‘wis Jawa’? Bagaimana jika           Makassar, Manado, Dayak, dan
dipopulerkan oleh tokoh njawani RM           seorang Jawa yang rumahnya joglo,            sebagainya—sangat penting.
Sosrokartono, kakak RA Kartini, seorang      memelihara perkutut, memakai surjan          Multikulturalisme Indonesia –saat
sarjana yang menguasai 26 bahasa dan         dan blangkon tapi menindas                   kebudayaan Indonesia kini belum
menjadi penerjemah PBB di Jenewa.            pembantunya, tidak’nguwongke? Ia             terbentuk—merupakan modal sosial yang
    Jadi persoalannya bukanlah menolak       mengabaikan kepekaan ‘rasa’,                 potensial untuk memperkuat identitas diri.
globalisasi tapi bagaimana memilih nilai     komponen terpenting dalam budaya             Sehingga kita tidak ikut menjadi edan.•
budaya lokal dan mendayagunakannya           Jawa yang selaras dengan semesta dan
untuk merespon secara bijak gelombang        Tuhan. Terhadap orang-orang ini saya
materialisme, yang kian digdaya dalam        mengelompokkannya sebagai ‘durung
                                                                                          ANINDYA BARATA
gaya hidup konsumeristis.                    Jawa’ atau ‘wis ora njawani’.
                                                                                          Redaktur Situs Rumah Budaya Tembi,


                                                                                                                                   45
    Masalahnya, budaya lokal sendiri,             Kata durung dan wis di sini sekaligus   Yogyakarta
                                                                                                                       Juni 2009
warta
  P atrasiana




                                    Mendatar :
                                      1. Pangkat dua
                                      5. Tidak
                                      7. Cara menyambung besi
                                      8. Nama ikan laut yang banyak digemari
                                      9. Anak terakhir
                                     11. Sekolah Tinggi Administrasi Negara
                                     13. Jenis kapal penyeberangan antar
                                         pulau/singkatan dari Roll Out Roll In
                                     14. Ahli kimia yang bekerja di
                                         laboratorium
                  edisi Juni 2009




                                     16. Selang di rumah sakit yang
                                         dimasukkan ke rongga seni, untuk
                                         membantu pasien buang air seni
                                     17. Instrumen musik betot bernada
                                         rendah
                                     18. Penyahihan, konfirmasi atau
                                         pengingkaran suatu proposisi;
                                         pembuktian kebenaran

                                     Menurun :
                                     1. Ukuran besar; ukuran garis tengah
                                        laras senjata api
                                     2. Terkikis oleh gesekan
                                     3. Putaran; siklus; Perputaran/peredaran
                                        khususnya benda langit
                                     4. Kendaraan perang
                                     5. Kain; bakal pakaian; bahan pakaian
                                     6. Pemindahan penduduk ke daerah
                                                                                                                                                                                                        M. Saleh - Bogor




                                        jajahan oleh negara penjajah
                                    10. Orang yang menceritakan (pembawa
                                        suara) dalam suatu pertunjukan/film
                                    12. Persekongkolan jahat                     Jawaban TTS WePe Edisi Mei 2009:
                                    15. Pegawai pembantu; pendukung              Mendatar : 1. ram, 3. Selebes, 7. Mediator, 8. An, 10. pot, 11. katarak, 12. Insulin, 13. Ltr, 14. BA, 15. Investor,
                                    16. Singkatan dari Kaveling                             19. Nomplok, 20. RTM
                                                                                 Menurun : 1. Rem, 2. Meditasi, 3. Sua, 4. Leontin, 5. BB, 6. Sangkur, 9. Proletar, 10. Primbon, 11. Kolonel,
                                    17. Kendaraan penumpang umum yang
                                                                                           16. EIK, 17. RTM
                                        muatannya cukup banyak



 46   Juni 2009

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:32827
posted:1/12/2011
language:Indonesian
pages:48
Description: Contoh Proposal Pengajuan Pinjaman Ke Bank document sample