Contoh Proposal Tentang Teknologi Informasi - DOC by pgj64647

VIEWS: 1,370 PAGES: 8

More Info
									           TUGAS
PROPOSAL PENGEMBANGAN SISTEM




     NAMA : ACHYATIN RASHILLA
     KELAS : 4 KA05
     NPM   : 10105028




  UNIVERSITAS GUNADARMA
            2008



                      1
                             Proposal Seminar
           “Perkembangan Web 2.0 dan pemanfaatannya di dalam dunia
                                 korporasi”

A. Pendahuluan

Internet

Dunia internet seakan-akan telah menjadi bagian hidup dari masyarakat modern saat ini.
Betapa tidak, karena internet secara lengkap menyediakan kebutuhan akan informasi,
berita, serta ilmu pengetahuan. Dengan internet seolah-olah tidak ada lagi batasan antar
ruang dan waktu dalam berkomunikasi dengan berbagai orang di berbagai belahan dunia.
Sebagai konsumen dari teknologi web tentunya mengharapkan tampilan layar yang
mengasyikan serta mudah dipakai dan dimanfaatkan. Pada dasarnya web merupakan
suatu kumpulan hyperlink yang menuju dari alamat satu ke alamat lainnya dengan bahasa
HTML (HyperText Markup Languange).

Perkembangan Web 2.0

Inovasi dalam dunia web semakin hari kian mengalami perkembangan yang berarti, ini
dibuktikan
dengan adanya Teknologi Web 2.0 yang dikembangkan sekitar tahun 2004. Walaupun
sudah termasuk lama kedengarannya oleh para praktisi web, namum sebagian besar
mereka masih bertanya-tanya tentang fungsi dan kegunaannya. Web 2.0 merupakan
teknologi web yang menyatukan teknologi-teknologi yang dimiliki dalam membangun
web. Penyatuan tersebut merupakan gabungan dari HTML, CSS, JavaScript, XML, dan
tentunya AJAX.
Pebisnis internet pasti paham bahwa 2001 adalah tahun kelam dotcom. Saat itu memang
sebagian besar dotcom yang menghiasi pentas bisnis tiga tahun sebelumnya dan menjadi
primadona investasi dunia, tiba-tiba rontok, bertumbangan dan mati. Dotcom boom
berubah menjadi Dotcom crash atau dotcom doom. Banyak yang menangis, terutama
para investor.
Namun, di balik kehancuran itu O’Reilly dan MediaLive International melihat bahwa
masih ada dotcom yang lolos dari jebakan maut. Setelah dianalisa, dotcom tersebut
memiliki ciri yang sama. Dan ciri-ciri itu tidak dimiliki oleh para almarhum dotcomers.
Apakah kehancuran dotcomers lama dan lahirnya jenis dotcomer baru menandai lahirnya
generasi baru web? Begitulah pertanyaan Dale Doughterty. Mungkin pionir web dan VP
O’Reilly ini terinspirasi oleh proses seleksi alam Charles Darwin: begitu ada generasi
yang punah, akan muncul generasi baru yang lebih tangguh. Untuk mempermudah
kategorisasi, Doughterty menyebut generasi baru itu Web 2.0.
Inilah contoh-contoh lompatan generasi Web 1.0 ke 2.0.
Web 1.0 —> Wev 2.0
Personal website —> Blogging
Britanica Online —> Wikipedia


                                           2
Page views —> Cost per click
Publishing —> Partisipasi
Direktori (taxonomy) —> tagging (folksonomi)
Stickiness —> sindikasi
Screen tapping —> web service

Lahir tiga tahun lalu dari hasil imbal wacana antara O’Reilly dan MediaLive
International, Web 2.0 makin hari makin bergulir. Hanya dalam satu setengah tahun,
lebih dari 9,5 juta halaman web dicatat Google mengandung nama ini. Meski diterima
banyak kalangan, tak sedikit yang mencibir bahwa istilah ini cuma kerjaan orang tehnikal
yang lagi gandrung-grandrungnya dengan teknologi sehingga melahirkan kategorisasi
yang bodoh dan tidak dipahami publik. Perdebatan akan masih terus berlanjut.

Karakteristik Web 2.0

Kemudahan berinteraksi antara user dengan sistem merupakan tujuan dibangunnya
teknologi Web 2.0. Interaksi tersebut tentunya haruslah diimbangi dengan kecepatan
untuk mengakses, oleh karena itu diperlukan suatu bandwith yang cukup untuk loading
data. Loading data tersebut dilakukan saat pertama kali membuka situs, data-data tersebut
antara lain CSS, JavaScript, dan XML. Salah satu karakteristiknya adalah adanya
dukungan pada pemrograman yang sederhana dan ide akan web service atau RSS.
Ketersediaan RSS akan menciptakan kemudahan untuk diremix oleh website lain dengan
menggunakan tampilannya masing-masing dan dukungan pemrograman yang sederhana.
Adanya kemajuan inovasi pada antar-muka di sisi pengguna merupakan karakter dari
Web 2.0. Dukungan AJAX yang menggabungkan HTML, CSS, Javascript, dan XML
pada Yahoo!Mail Beta dan Gmail membuat pengguna merasakan nilai lebih dari sekedar
situs penyedia e-mail. Kombinasi media komunikasi seperti Instant Messenger (IM) dan
Voice over IP (VoIP) akan semakin memperkuat karakter Web 2.0 di dalam situs
tersebut.

Keuntungan perusahaan dalam pemanfaatan web 2.0 untuk mendukung strategi
bisnis.

Pengembangan Web 2.0 yang memungkinkan proses penyampaian data dua arah dan
partisipasi pengunjung telah banyak memberikan kontribusi bagi pengembangan bisnis
perusahaanperusahaan. Mulai dari masalah promo, penjualan hingga masalah pelaporan
data, kini dapat
dilakukan secara real time dan efesien melalui website.

Beberapa keuntungan bagi perusahaan dalam pemanfaatan web 2.0:

       Perubahan arus informasi.
       Jika dahulu arus penyampaian informasi perusahaan melalui website bersifat satu
       arah dan sangat terbatas, maka dalam era pengembangan Web 2.0 saat ini arus
       informasi berlangsung dalam dua arah, timbal balik. Perusahaan tidak hanya dapat
       memberikan informasi kepada pembaca, namun pembaca juga dapat memberikan



                                           3
masukkan kepada perusahaan, baik itu melalui forum, melalui email pengaduan,
blog, jajak pendapat dan lain sebagainya. Arus timbal balik ini merupakan suatu
kelebihan pengembangan website di era web 2.0, dibandingkan dengan era
pengembangan website sebelumnya, di mana informasi hanya dilakukan satu arah
saja.

Nilai partisipasi.
Partisipasi merupakan suatu ciri dari pengembangan web 2.0. Interaktifitas dalam
suatu website perusahaan menjadi satu keharusan saat ini. Bagaimana suatu
website dapat dengan mudah mengajak pengunjungnya untuk berinteraksi dan
berpartisipasi melalui berbagai macam fitur yang disediakannya, merupakan suatu
nilai penting dalam pembuatan sebuah website perusahaan. Website diharapkan
dapat menciptakan suatu bentuk partisipasi wujud loyalitas pengunjung terhadap
website tersebut. Loyalitas dan partisipasi pengunjung dalam sebuah website
merupakan satu nilai marketing yang handal bagi sebuah perusahaan. Hal ini
menjadi sangat penting bagi sebuah perusahaan, untuk mengetahui sejauh mana
perusahaan tersebut mempunyai nilai jual di dunia maya.

Potential Customer.
Melalui website perusahaan, terutama bagi perusahaan yang menghasilkan produk
dan jasa, Potential Customer merupakan sasaran utama dalam pengembangan web
site perusahaan. Website seharusnya dikembangkan dengan sedemikian rupa agar
dapat mengakomodasi dan menjaring kepentingan para pelanggan potensial ini.
Yang dimaksud dengan pelanggan potensial di sini mempunyai artian yang sangat
luas, mulai dari masyarakat umum yang dapat dijaring agar tertarik dan memakai
produk perusahaan yang bersangkutan, hingga para pelanggan yang telah setia
memakai produk perusahaan tersebut dan secara aktif berpartisipasi dalam
pengembangan produk, baik dengan cara memberikan masukkan kepada
perusahaan dengan berbagai cara, hingga mereka yang dengan setia mengikuti
info pengembangan produk dan seluk beluknya.

Perluasan bidang informasi yang dapat disampaikan melalui website.
Jika dahulu website hanya dikenal sebagai media promosi yang hanya
menyediakan informasi perusahaan dalam batas kaitannya dengan promosi saja,
maka kini bidang informasi yang dapat digitalisasi oleh suatu perusahaan juga
meluas. Website dapat dipergunakan sebagai sarana pengganti untuk
pengembangan sistem informasi management sebuah perusahaan, terutama bagi
perusahaan-perusahaan besar. Kini telah banyak kita jumpai perusahaan-
perusahaan multinasional maupun internasional yang mengembangkan sistem
informasi management-nya dalam kerangka under web. Hal ini disebabkan oleh
efektifitas dan kualitas pelayanan dari sebuah sistem informasi under web
dibandingkan dengan cara konvensional. Terutama dalam hal cakupan jangkauan
operasional, sistem informasi under web ini sangat membantu mengatasi berbagai
masalah yang ada. Dengan pengembangan sistem informasi under web, proses
pelaporan dan operasional perusahaan di berbagai cabang yang ada, bahkan di
seluruh penjuru dunia sekalipun, dapat dipantau dengan mudah oleh pusat secara



                                   4
       real time. Begitu pula proses pelaporan dari cabang ke pusat, dapat berlangsung
       dengan lebih cepat dan kontinyu. Tujuan utama dari seminar ini adalah memberi
       pengertian kepada para pelaku bisnis tentang keuntungannya dalam penggunaan
       web 2.0, sehingga penggunaan web 2.0 tidak hanya dalam batasan komunitas saja
       tapi web 2.0 juga dapat digunakan dalam pengembangan usaha bisnis suatu
       perusahaan. Dan juga bagi masyarakat umum yang ingin mengetahui lebih lanjut
       tentang perkembangan web 2.0 akan lebih mengerti bahwa fungsi dari web 2.0
       tidak hanya sebatas untuk keperluan komunitas saja, tapi juga dapat dimanfaatkan
       dalam dunia bisnis. Dalam rangka tujuan tersebut, Ikatan Alumni Universitas
       Budi Luhur (IKALUNI-BL) dan Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL)
       bersama-sama untuk membagikan pengalaman dan ilmu kepada masyarakat
       dalam suatu bentuk Seminar Nasional dengan tema “Perkembangan web 2.0 dan
       pemanfaatannya di dalam dunia koorporasi”. Seminar ini didukung pula oleh
       Microsoft Indonesia.

B. MATERI SEMINAR




C. MANFAAT

Dengan mengikuti seminar ini, maka peserta akan mendapatkan berbagai manfaat seperti:
1.    Pemahaman tentang web 2.0 di era persaingan bisnis.
2.    Memahami apa keuntungan yang akan diperoleh perusahaan bila menggunakan
      web 2.0 dalam kegiatan bisnisnya.
3.    Pemahaman situasi kebijakan dan regulasi yang diperlukan oleh setiap praktisi TI
      dan benih-benih pemikiran sumber daya manusia indonesia yang cemerlang
      dalam bidang pengembangan industri telematika khususnya dalam perkembangan
      web 2.0.
4.    Mendapatkan gambaran tekenik penetrasi dan pembentukkan pasar TI di
      Indonesia dan bagaimana TI (web 2.0) menunjang kegiatan bisnis.


D. FASILITAS PESERTA

Fasilitas yang akan didapatkan peserta adalah:
1. Hands Out
2. Sertifikat
3. Snack




                                            5
E. TARGET PESERTA

Target peserta seminar “Perkembangan web 2.0 dan pemanfaatannya di dalam dunia
korporasi” ini adalah para CIO (Chief Information Offier), para regulator, mahasiswa,
dan juga masyarakat umum yang ingin menekuni perkembangan web 2.0. dan juga bagi
para pelaku bisnis yang belum mengenal atau ingin mengenal lebih dalam lagi tentang
prospek yang akan didapat dari penggunaan web 2.0. Beberapa jenis profesi yang cocok
menjadi peserta seminar antara lain:
       Akademisi (Dosen, Guru, Siswa, Mahasiwa)
       Eksekutif/profesional di bidang TI
       Masyarakat umum yang ingin mengetahui web 2.0

F. PELAKSANAAN

Hari / Tanggal : Februari 2008
Waktu : 09.00 - Selesai
Tempat : ___________________________________________________
Harga Tiket : ___________________________________________________
Fasilitas Acara : ___________________________________________________

G. AGENDA KEGIATAN




                                         6
H. RINCIAN BIAYA (ESTIMASI BIAYA)




I. PUBLIKASI DAN MEDIA KOMUNIKASI

Untuk publikasi dan promosi, maka pamflet informasi acara seminar “Pengembangan
Web 2.0 dan implikasinya dalam pengembangan Software di Indonesia” akan disebarkan
melalui:
1. Kampus: list univ. Yang akan disebarkan pamflet
2. Media Massa: list media massa
3. Mailing-list komunitas: list mailing-list


J. PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat, semoga dapat dijadikan pertimbangan untuk mencapai
kesepahaman tentang visi dan misi kegiatan sebagaimana yang telah dijelaskan pada
bagian pendahuluan proposal ini.



                                        7
Sebagai penyelenggara, kami berharap acara seminar “Perkembangan web 2.0 dan
perkembangannya di dalam dunia korporasi” ini dapat memberikan yang terbaik bagi
masyarakat dalam upaya mencerdaskan kehidupan. Dan tentu saja, pihak sponsor akan
mendapatkan manfaat secara langsung dari acara seminar ini sebagai media promosi.
Semoga dapat terjalin kerjasama yang baik antara penyelenggara dengan pihak sponsor,
sehingga manfaat yang akan diterima oleh masyarakat luas dapat lebih optimal. Atas
perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
Jakarta, 2008




                                         8

								
To top