investasi

Document Sample
investasi Powered By Docstoc
					INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi dengan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten/Kota di Indonesia

by: Ihyaul Ulum MD. (Jurnal Akuntansi dan Keuangan Sektor Publik (JAKSP),  Volume 7 No. 1, Pebruari 2006. ISSN: 1411 –
5921)




ABSTRAKSI




Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji hubungan antara peringkat Daya Tarik Investasi dengan Pendapatan Asli Daerah
(PAD) dan Pajak Daerah kabupaten/kota di Indonesia. Sample yang diambil adalah 10 kabupaten/kota yang menempati urutan
teratas dalam pemeringkatan daya tarik investasi tahun 2001. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang
diperoleh dari Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah – KPPOD (untuk data tentang peringkat daya tarik investasi
kabupaten/kota selama tiga tahun) dan DJPKPD (untuk data tentang jumlah PAD dan Pajak Daerah). Pengujian dilakukan
dengan menggunakan Spearman-Rank Correlation karena jenis data merupakan non-parametrik.




Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat hubungan “berbanding terbalik” yang “sangat lemah” (-0,149) antara peringkat
daya tarik investasi dengan PAD kabupaten/kota yang menjadi sample penelitian ini. Demikian juga ketika dilakukan
pengujian terhadap Pajak Daerah (-0,207). Artinya, semakin tinggi peringkat daya tarik investasi suatu kabupaten/kota maka
akan semakin kecil jumlah PAD dan Pajak Daerah-nya. Demikian pula sebaliknya.




Kata-kata Kunci: Peringkat daya tarik investasi, PAD, pajak daerah




LATAR BELAKANG MASALAH



Dalam konteks pembangunan regional, investasi memegang peran penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Secara
umum investasi atau penanaman modal, baik dalam bentuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun pananaman
modal asing (PMA) membutuhkan adanya iklim yang sehat dan kemudahan serta kejelasan prosedur penanaman modal. Iklim
investasi juga dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi suatu negara atau daerah. Kondisi inilah yang mampu menggerakan
sektor swasta untuk ikut serta dalam menggerakan roda ekonomi. Secara umum investasi akan masuk ke suatu daerah
tergantung dari daya tarik daerah tersebut terhadap investasi, dan adanya iklim investasi yang kondusif.




Keberhasilan daerah untuk meningkatkan daya tariknya terhadap investasi salah satunya tergantung dari kemampuan daerah
dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan investasi dan dunia usaha serta peningkatan kualitas pelayanan
terhadap masyarakat. Kemampuan daerah untuk menentukan faktor-faktor yang dapat digunakan sebagai ukuran daya saing
perekonomian daerah relatif terhadap daerah lainnya juga sangat penting dalam upaya meningkatkan daya tariknya dan
memenangkan persaingan.




Hal yang juga penting untuk diperhatikan dalam upaya menarik investor, selain makroekonomi yang kondusif juga adanya
pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur dalam artian luas. Hal ini menuntut perubahan orientasi dari peran
pemerintah, yang semula lebih bersifat sebagai regulator, harus diubah menjadi supervisor, sehingga peran swasta dalam
perekonomian dapat berkembang optimal.




Dalam upaya mendukung pelaksanaan otonomi daerah yang efektif, diperlukan kelembagaan yang demokratis, efisiensi
pengelolaan sumberdaya, aparatur yang berkualitas, potensi ekonomi daerah yang dapat digerakkan sebagai sumber




                                                                                                            page 1 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


pendapatan Daerah, dan pemberian insentif fiskal/non fiskal guna menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para pelaku
ekonomi (BUMN, BUMD, Koperasi, dan Swasta) serta pengaturan perimbangan keuangan antara Pemerintah Pusat dan
Daerah yang adil dan proporsional. Namun, dijumpai beberapa aspek yang satu dengan lainnya saling berkaitan dalam
berbagai aktifitas perekonomian, misalnya budaya masyarakat setempat, ketersediaan lahan, pengadaan bahan, sumber
pembiayaan, SDM dan aspek lainnya di daerah. Dengan demikian, keberhasilan otonomi daerah sangat dipengaruhi adanya
kesesuaian dan optimalisasi pemanfaatan potensi wilayah, kekayaan alam, SDM, dan kondisi sosial ekonomi, serta latar
belakang budaya.




KPPOD (Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah) sejak tahun 2001 telah melakukan pemeringkatan daya tarik
investasi terhadap kabupaten/kota di seluruh Indonesia dari perspektif dunia usaha. Tahun 2001, terdapat 90 kabupaten/kota
yang berhasil dilakukan pemeringkatan. Tahun 2002 jumlah tersebut meningkat menjadi 134 kabupaten/kota, dan pada tahun
2003 bertambah menjadi 200 kabupaten/kota.




Penelitian ini berusaha untuk mengungkap bagaimana hubungan peringkat daya tarik investasi suatu kabupaten/kota dengan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pajak Daerah sebagai bagian terpenting dalam PAD. Dilakukannya pengujian secara
khusus terhadap Pajak Daerah karena di beberapa daerah, pajak merupakan sumber utama PAD. Selain itu, pendapatan
daerah yang dipengaruhi secara langsung oleh investasi adalah pajak. Secara teoritis, daerah dengan peringkat daya tarik
investasi yang tinggi akan memiliki jumlah PAD yang tinggi pula – demikian pula sebaliknya, karena investasi di suatu daerah
dengan sendirinya akan merangsang pertumbuhan ekonomi daerah tersebut untuk kemudian meningkatkan jumlah
pendapatan daerah dari pajak.


II. RUMUSAN MASALAH

Dalam kerangka teori yang dibangun oleh Paul Samuelson, Pendapatan nasional akan naik dan turun karena perubahan
investasi. Menurut pandangan ini, maka pendapatan nasional – dalam skala regional kita sebut dengan Pendapatan Daerah –
akan mengalami peningkatan ketika terjadi rangsangan investasi. Demikian pula sebaliknya, pendapatan nasional – dan juga
Pendapatan Daerah – akan mengalami kemerosotan ketika investasi turun. Sehingga dengan demikian, kabupaten/kota yang
merupakan tujuan investasi para pelaku bisnis memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan jumlah PAD-nya
dibandingkan dengan kabupaten/kota yang daya tarik investasinya rendah.




Dari kerangka teori inilah maka masalah dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:


  1. Bagaimana perubahan peringkat daya tarik investasi kabupaten/kota di Indonesia selama tiga tahun pemeringkatan?
  2. Bagaimana hubungan antara peringkat Daya Tarik Investasi dengan PAD kabupaten/kota di Indonesia?
  3. Bagaimana hubungan antara perubahan peringkat Daya Tarik Investasi dengan Pajak Daerah kabupaten/kota di
     Indonesia?


III. TINJAUAN PUSTAKA DAN HYPOTESIS

Pengertian Daya Tarik Investasi




 Penelitian yang dilakukan Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) pada tahun 2001 berhasil melakukan
pemeringkatan daya tarik investasi terhadap 90 kabupaten/kota (68 kabupaten dan 22 kota) di 24 provinsi seluruh Indonesia.
Pemeringkatan pada tahun 2001 dilakukan dengan menggunakan 7 (tujuh) indikator utama sebagai parameternya, yang
terbagi dalam 17 (tujuh belas) sub indikator. 7 indikator tersebut meliputi: 1) Keamanan; 2) Potensi Ekonomi; 3) Sumber Daya
Manusia; 4) Budaya Daerah; 5) Infrastruktur; 6) Peraturan Daerah; dan 7) Keuangan Daerah.




Pada tahun 2002, penelitian sejenis kembali dilakukan oleh KPPOD dengan menambah jumlah sampel menjadi 134
kabupaten/kota. Dalam penelitian ini, ada 5 (lima) faktor yang digunakan untuk menilai daya tarik investasi suatu daerah,
yang terperinci dalam 14 variabel, dan 42 indikator. Kelima faktor yang digunakan dalam penelitian ini yaitu; 1) Faktor
Kelembagaan; 2) Faktor Sosial Politik; 3) Faktor Perekonomian Daerah; 4) Faktor Ketenagakerjaan dan Produktivitas; dan 5)
Faktor Infrastruktur Fisik. Pada tahun 2003, KPPOD dengan menggunakan variabel yang sama dengan tahun 2002 kembali
melakukan pemeringkatan terhadap 200 kabupaten/kota di Indonesia.




                                                                                                               page 2 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Pengertian Pendapatan Asli Daerah (PAD)




Menurut UU No 25 tahun 1999 yang kemudian direvisi dengan UU No. 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara
Pemerintah Pusat dan Daerah dinyatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah, selanjutnya disebut PAD adalah pendapatan yang
diperoleh Daerah yang dipungut berdasarkan Peraturan Daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. PAD
bertujuan memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah untuk mendanai pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan
potensi Daerah sebagal perwujudan Desentralisasi.




PAD bersumber dari: (1) Pajak Daerah; (2) Retribusi Daerah; (3) hasil pengelolaan kekayaan Daerah yang dipisahkan; dan (4)
lain-lain PAD yang sah yang meliputi: (a) hasil penjualan kekayaan Daerah yang tidak dipisahkan; (b) jasa giro; (c)
pendapatan bunga; (d) keuntungan selisih nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing; dan (e) komisi, potongan, ataupun
bentuk lain sebagai akibat dari penjualan dan/atau pengadaan barang dan/atau jasa oleh Daerah.




Pengertian Pajak Daerah




Pasal 157 UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menyatakan bahwa salah satu dari tiga sumber pendapatan
daerah adalah Pendapatan Asli Daerah yang selanjutnya disebut PAD yang terdiri dari: 1) hasil pajak daerah; 2) hasil retribusi
daerah; 3) hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan; dan 4) lain-lain PAD yang sah;




Pajak daerah dan retribusi daerah ditetapkan dengan Undang­-Undang yang pelaksanaannya di daerah diatur lebih lanjut
dengan Perda. Pemerintahan daerah dilarang melakukan pungutan atau dengan sebutan lain di luar yang telah ditetapkan
undang-undang. Sedangkan yang dimaksud dengan ’hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan’ sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 157 huruf a angka 3 anta lain adalah bagian laba dari BUMD, hasil kerjasama dengan pihak ketiga.
’Lain-lain PAD yang sah’ sebagaimana dimaksud dalam Pasal 157 huruf a angka 4 antara lain penerimaan daerah di luar pajak
dan retribusi daerah seperti jasa giro, hasil penjualan aset daerah. (Pasal  158 UU No. 32/2004).




Hubungan (Daya Tarik) Investasi dengan PAD dan Pajak Daerah
 Paul Samuelson yang oleh Robert H. Nelson penulis buku Economics as Religion (Penn State,2001) disebut sebagai seorang
Nabi yang berhasil, dalam buku teks Introductory Economics menyederhanakan kehidupan ekonomi setiap masyarakat
seperti gambar berikut (Mubyarto, 2003):




Pendapatan nasional menurut Samuelson naik dan turun karena perubahan investasi yang pada gilirannya tergantung pada
perubahan teknologi, penurunan tingkat bunga, pertumbuhan penduduk, dan faktor-faktor dinamis lainnya.




Menurut pandangan ini, maka pendapatan nasional – dalam skala regional kita sebut dengan Pendapatan Daerah – akan
mengalami peningkatan ketika terjadi rangsangan investasi. Demikian pula sebaliknya, pendapatan nasional – dan juga PAD –
akan mengalami kemerosotan ketika investasi turun. Sehingga dengan demikian, kabupaten/kota yang merupakan tujuan
investasi para pelaku bisnis memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan jumlah PAD-nya dibandingkan dengan
kabupaten/kota yang daya tarik investasinya rendah.




Hypotesis




                                                                                                                 page 3 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


H1   : Peringkat Daya Tarik Investasi mempunyai hubungan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten/kota di
Indonesia




H2   : Peringkat Daya Tarik Investasi mempunyai hubungan dengan Pajak Daerah kabupaten/kota di Indonesia




IV. TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN




1. Tujuan Penelitian




Penelitian ini dilakukan dengan tujuan:


  1. Untuk menganalisis perubahan peringkat daya tarik investasi kabupaten/kota di Indonesia selama tiga tahun
     pemeringkatan
  2. Untuk mengkaji hubungan antara peringkat Daya Tarik Investasi dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten/kota
     di Indonesia
  3. Untuk menganalisis hubungan antara peringkat Daya Tarik Investasi dengan Pajak Daerah kabupaten/kota di Indonesia.




2. Manfaat / Kontribusi Penelitian




Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang hubungan antara peringkat daya tarik investasi dengan PAD
dan pajak daerah kabupaten/kota di Indonesia. Hasil penelitian ini juga dapat digunakan sebagai referensi bagi
kabupaten/kota untuk mengkaji kembali kebijakan-kebijakan berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan PAD terkait
dengan arus investasi ke daerah.




V. METODE PENELITIAN




Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Sedangkan sample yang diambil adalah 10
kabupaten/kota peringkat teratas dalam pemeringkatan Daya Tarik Investasi tahun 2001 yang telah dilakukan oleh KPPOD.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data tentang peringkat Daya Tarik Investasi
kabupaten/kota se-Indonesia pada tahun 2001, 2002, dan 2003 yang diperoleh dari situs Komite Pengawas Pelaksanaan
Otonomi Daerah (KPPOD). Sedangkan data Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten/ kota tahun yang sama diperoleh dari
situs DJPKPD (Dirjen Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah) Departemen Keuangan RI.




Variabel dalam penelitian ini adalah:


  1. Peringkat Daya Tarik Investasi; yaitu posisi (rangking) kabupaten/kota se-Indonesia berdasarkan daya tarik investasinya
     yang dipersepsi oleh dunia usaha. Perangkingan tersebut didasarkan pada pemeringkatan daya tarik investasi
     kabupaten/kota yang dilakukan oleh KPPOD pada tahun 2001, 2002, dan 2003.
  2. Pendapatan Asli Daerah (PAD); adalah pendapatan yang diperoleh Daerah yang dipungut berdasarkan Peraturan Daerah
     sesuai dengan peraturan perundang-undangan
       1. Pajak Daerah; merupakan penerimaan daerah yang berasal dari potensi sumber daya yang ada di daerah dari




                                                                                                               page 4 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


           aspek perpajakan.




Analisis data dilakukan dengan cara:


  1. Untuk menjawab rumusan masalah pertama, digunakan analisis deskpriptif; yaitu dengan cara menjabarkan
     pemeringkatan daya tarik investasi kabupaten/kota se-Indonesia berdasarkan hasil pemeringkatan yang telah dilakukan
     oleh KPPOD untuk tahun 2001, 2002, dan 2003.
        1. Rumusan masalah kedua dan ketiga akan dikaji dengan menggunakan analisis statistik; analisis ini dilakukan untuk
           menguji hubungan antara daya tarik investasi dengan PAD dan hubungan antara daya tarik investasi dengan Pajak
           Daerah. Dalam kaitan ini digunakan uji Spearman-Rank Correlation, karena data dalam penelitian ini
           non-parametrik. Pengujian dilakukan dengan menggunakan program SPSS for Windows.




V. HASIL DAN PEMBAHASAN


ANALISIS DESKRIPTIF

KPPOD telah mulai melakukan studi pemeringkatan daya tarik investasi terhadap kabupaten/kota di Indonesia sejak tahun
2001. Studi pemeringkatan pada tahun ini dilakukan terhadap 90 daerah otonom yaitu kabupaten dan kota. 10
kabupaten/kota yang menempati posisi teratas dalam pemeringkatan tahun 2001 adalah:




Rangking 1   : Kabupaten Badung                  Rangking 2   : Kabupaten Gianyar




Rangking 3   : Kota Denpasar                         Rangking 4   : Kota Bekasi




Rangking 5   : Kabupaten Kampar                  Rangking 6   : Kabupaten Tabanan




Rangking 7   : Kabupaten Musi Rawas           Rangking 8   : Kabupaten Indramayu Rangking 9      : Kabupaten Musi Banyuasin
   Rangking 10                               : Kabupaten Bogor




Pada tahun 2002, KPPOD kembali melakukan pemeringkatan. Kali ini jumlah kabupaten/kota yang menjadi sample meningkat
menjadi 134. Indikator utama/varibel pemeringkatan dibuat menjadi lima (5), yaitu: (1) Kembagaan; (2) Sosial politik dan
budaya; (3) Ekonomi daerah; (4) Tenaga kerja & produktivitas; dan (5) Infrastuktur fisik. 10 kabupaten/kota yang menempati
posisi teratas dalam pemeringkatan tahun 2002 adalah:




Rangking 1   : Kota Semarang         Rangking 2 : Kota Balikpapan dan Kota Sawah Lunto




Rangking  3  : Kota Tegal                Rangking 4 : Kabupaten Dairi




Rangking 5   : Kota Batam              Rangking 6 : Kota Tangerang




                                                                                                               page 5 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Rangking 7   : Kabupaten Bekasi     Rangking 8 : Kota Kediri




Rangking 9   : Kota Pekanbaru        Rangking 10 : Kabupaten Kendal




Sedangkan pada tahun 2003, dengan tetap menggunakan lima (5) indikator utama/variable yang sama dengan tahun 2002,
KPPOD melakukan pemeringkatan terhadap 200 kabupante/kota di Indonesia (156 kabupaten dan 44 kota) di 29 propinsi dari
416 daerah (328 Kabupaten dan 88 Kota) di seluruh Indonesia. 10 besar dalam pemeringkatan kali ini adalah sebagai berikut:




Rangking 1   : Kabupaten Purwakarta   Rangking 2   : Kabupaten Magelang




Rangking 3   : Kabupaten Bulungan      Rangking 4   : Kota Batam




Rangking 5   : Kabupaten Jembrana      Rangking 6   : Kabupaten Kuningan




Rangking 7   : Kabupaten Enrekang      Rangking 8   : Kabupaten Barito Utara




Rangking 9    : Kab. JenePonto               Rangking 10 : Kab. Tasikmalaya dan Kota Cirebon




Dalam penelitian ini, sample yang diambil adalah kabupaten/kota yang menduduki posisi 10 teratas dalam pemeringkatan
tahun 2001. Ke-sepuluh kabupaten/kota tersebut akan diuji selama tiga (3) tahun pemeringkatan dikaitkan dengan PAD dan
Pajak Daerah. Pengujian ini terkait dengan asumsi bahwa ‘semakin tinggi posisi daya tarik investasi sebuah kabupaten/kota,
maka potensi PAD dan Pajak Daerahnya akan semakin tinggi pula’. Data yang dihimpun dari KPPOD tentang perubahan posisi
ke-sepuluh kabupaten/kota tersebut selama tiga (3) tahun adalah sebagai berikut:




TABEL 1 DI SINI




 Tabel 1 menggambarkan bahwa terjadi pergeseran posisi yang cukup signifikan terhadap ke-sepuluh kabupaten/kota yang
pada tahun 2001 menempati urutan teratas dalam pemeringkatan daya tarik investasi.




Setidaknya ada tiga (3) kemungkinan yang menyebabkan terjadinya pergeseran yang cukup tajam terhadap posisi
kabupaten/kota tersebut dalam pemeringkatan daya tarik investasi, yaitu:




Pertama, jumlah kabupaten/kota yang menjadi objek pemeringkatan pada tahun 2001 hanya 90, sedangkan pada tahun 2002
meningkat menjadi 134 dan tahun 2003 meningkat lagi menjadi 200 kabupaten/kota. Besar kemungkinan daerah-daerah
yang memiliki daya tarik investasi cukup tinggi pada tahun 2001 belum menjadi objek pemeringkatan, sehingga ketika
daerah-daerah tersebut menjadi bagian dari kabupaten/kota yang diperingkat daya tarik investasinya dengan sendirinya
menggeser posisi kabupaten/kota yang pada tahun 2001 menempati urutan teratas.




Kedua, indikator utama/variabel pemeringkatan yang digunakan pada tahun 2001 ‘sedikit berbeda’ dengan variabel
pemeringkatan tahun 2002 dan 2003. Pada tahun 2001, jumlah indikator utamanya ada tujuh (7), sedangkan tahun 2002 dan
2003 jumlahnya menjadi lima (5). Namun alasan ini tidak terlalu kuat, sebab posisi kabupaten/kota tersebut juga mengalami
pergeseran yang cukup signifikan dari tahun 2002 ke 2003 dengan variabel yang sama.




                                                                                                             page 6 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Ketiga, dalam kurun waktu 2-3 tahun, masing-masing daerah melakukan aktivitas pembangunan di berbagai sektor. Tingkat
percepatan pembangunan yang berbeda di masing-masing daerah inilah yang kemungkinan bisa menjadi pemicu
bergesernya daya tarik investasi di suatu daerah dari rendah menjadi tinggi, atau sebaliknya.




Pendapatan Asli Daerah dan Pajak Daerah




Dua (2) Tabel dibawah ini menjabarkan jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pajak Daerah 10 kabupaten/kota yang
menjadi sample penelitian ini. Pajak Daerah merupakan salah satu bagian dari PAD, namun dalam penelitian ini Pajak Daerah
diperlakukan khusus karena pada sebagian besar kabupaten/kota, Pajak Daerah merupakan sumber penerimaan utama dari
PAD. Selain itu, penerimaan daerah yang terkait secara langsung dengan aktivitas investasi adalah Pajak Daerah.




TABEL 2 DI SINI




Tabel 2 menunjukkan bahwa selain tiga kabupaten – yakni Kabupaten Badung, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi
Banyuasin – semua daerah mengalami peningkatan jumlah PAD dari tahun 2001. Bahkan Kabupaten Indramayu
peningkatannya di atas 100%. Khusus Kabupaten Musi Banyuasin hanya pada tahun 2002 yang jumlah PAD-nya menurun,
sedangkan pada tahun 2003 melonjak cukup tajam (112,58%) dari tahun 2001.




TABEL 3 DI SINI




 Agak berbeda dengan jumlah PAD, perkembangan jumlah Pajak Daerah yang merupakan salah satu bagian dari PAD relatif
berimbang antara yang mengalami penurunan dan peningkatan.




ANALISIS STATISTIK




Untuk mengetahui hubungan (korelasi) antara peringkat daya tarik investasi dengan PAD dan Pajak Daerah digunakan
Spearman-Rank Correlation dengan bantuan program SPSS under Windows. Spearman-Rank Correlation merupakan alat uji
statistik non-parametrik yang dapat digunakan untuk melihat hubungan dua variabel. Dalam Spearman-Rank Correlation,
ukuran keeratan hubungan antara dua variabel dapat diketahui melalui koefisien korelasi rangking (Algifari, 2003).




Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi dengan PAD




Tabel 4 di bawah ini adalah output uji Spearman-Rank Correlation yang dilakukan terhadap 10 kabupaten/kota selama tiga (3)
tahun, 2001 – 2003 dengan menggunakan pooling data.




TABEL 4 DI SINI




Hasil perhitungan koefisien korelasi spearman (rs) sebagaimana pada tabel 4 diperoleh nilai -0,149 yang berarti bahwa
terdapat hubungan negatif yang lemah antara peringkat daya tarik investasi dengan PAD. Artinya, semakin tinggi peringkat
daya tarik investasi suatu kabupaten/kota maka akan semakin kecil jumlah PAD-nya. Demikian pula sebaliknya. Dengan
demikian maka hipotesis “Peringkat Daya Tarik Investasi mempunyai hubungan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD)




                                                                                                             page 7 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


kabupaten/kota di Indonesia” dapat diterima.




Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi dengan Pajak Daerah




Tabel 5 di bawah menunjukkan output uji Spearman-Rank Correlation yang dilakukan terhadap 10 kabupaten/kota selama
tiga (3) tahun, 2001 – 2003 dengan menggunakan pooling data.




TABEL 5 DI SINI




Seperti halnya dengan PAD, hasil perhitungan koefisien korelasi spearman (rs) sebagaimana pada tabel 5 diperoleh nilai
-0,207 yang berarti bahwa terdapat hubungan negatif yang lemah antara peringkat daya tarik investasi dengan Pajak Daerah
kabupaten/kota. Dengan demikian, maka hipotesis kedua yang menyatakan bahwa: “Peringkat Daya Tarik Investasi
mempunyai hubungan dengan Pajak Daerah kabupaten/kota di Indonesia” dapat diterima, meskipun hubungannya lemah.




PEMBAHASAN




Studi yang dilakukan oleh KPPOD tentang pemeringkatan daya tarik investasi 90 kabupaten/kota di Indonesia diperoleh
temuan bahwa 10 kabupaten/kota paling menarik untuk berinvestasi, empat (4) berada di pulau Bali, yakni Kabupaten
Bandung (peringkat 1), Kabupaten Gianyar (peringkat 2), Kota Denpasar (peringkat 3), Kabupaten Tabanan (peringkat 6). Tiga
(3) di pulau Jawa, yaitu : Kota Bekasi (peringkat 4), Kab. Indramayu (peringkat 8), Kab. Bogor (peringkat 10), dan tiga (3) di
pulau Sumatera, yaitu : Kabupaten Kampar (peringkat 5), Kabupaten Musi Rawas (peringkat 7), dan Kabupaten Musi
Banyuasing (peringkat 9).




Indikator untuk pemeringkatan yang mendapat bobot terbesar adalah faktor keamanan. Faktor ini merupakan penentu utama
dalam pertimbangan keputusan investasi. Kabupaten/kota yang ada di Bali meskipun potensi ekonominya kalah jauh
dibandingkan dengan daerah lain, tetapi kemampuannya sangat menonjol dalam menghadirkan rasa aman dan memiliki
sumber daya manusia serta perilaku birokrasi dan masyarakat yang memiliki komitmen tinggi untuk pembangunan ekonomi
produktif.




Hasil penelitian ini yang menunjukkan adanya hubungan yang tidak signifikan antara peringkat daya tarik investasi dengan
PAD dan Pajak Daerah memperkuat catatan hasil pemeringkatan yang dilakukan oleh KPPOD bahwa potensi ekonomi suatu
daerah tidak berkorelasi secara signifikan dengan daya tarik investasi.




Penelitian ini juga membuktikan bahwa peningkatan ataupun penurunan jumlah PAD dan Pajak Daerah yang diterima oleh
sebuah kabupaten/kota tidak berhubungan (secara kuat) dengan peringkat daya tarik investasi yang mereka peroleh.
Beberapa catatan – yang sudah barang tentu masih membutuhkan pengujian secara empiris – yang dapat dikemukakan
dalam konteks ini adalah:




Pertama, sejauh ini beberapa kabupaten/kota lebih mengedepankan upaya-upaya yang secara langsung dapat meningkatkan
jumlah PAD. Misalnya dengan ‘memajaki’ dan ‘meretribusikan’ berbagai aktivitas masyarakat. Munculnya berbagai Peraturan
Daerah (Perda) yang mengatur tentang pungutan pemerintah daerah terhadap aktivitas masyarakatnya menunjukkan
tingginya kegairahan tersebut. Tabel 8 berikut dapat menjadi referensi mengenai tingginya animo pemerintah daerah untuk
memungut pajak dan retribusi dalam rangka meningkatkan jumlah PAD-nya




TABEL 6 DI SINI




                                                                                                                page 8 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Aktivitas ‘pemungutan’ yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam rangkat meningkatkan PAD tersebut sering kali
mengabaikan aspek-aspek yang menjadi pemicu masuknya investasi masuk ke daerah. Padahal jika ada investasi yang
masuk ke suatu daerah, maka dengan sendirinya PAD daerah tersebut juga akan terimplikasi.




Kedua, pemeringkatan yang dilakukan oleh KPPOD tersebut adalah merupakan sebuah hasil penelitian yang memaparkan
persepsi para pengusaha nasional dan daerah serta para pengamat ekonomi tentang daya tarik investasi suatu daerah.
Ketika kemudian daerah yang menduduki peringkat atas dalam pemeringkatan tersebut namun jumlah PAD dan Pajak
Daerah-nya justru menurun, maka bisa diasumsikan bahwa persepsi tersebut sekedar sebuah persepsi. Artinya, para
pengusaha yang mempersepsi suatu daerah ‘menarik’ untuk berinvestasi tidak dengan serta merta melakukan investasi di
daerah tersebut.




Ketiga, pembobotan yang dilakukan oleh KPPOD terhadap masing-masing variabel bisa jadi menjadi salah satu faktor tidak
adanya hubungan yang kuat antara peringkat daya tarik investasi dengan PAD dan Pajak Daerah. Misalnya untuk
pemeringkatan tahun 2001, variabel keamanan mendapat bobot 32,55%;  potensi ekonomi bobotnya 21,73%; Sumber Daya
Manusia (SDM) 13,41%; budaya daerah 12,62%; infrastruktur 9,61%; Peraturan Daerah (Perda) 5,51; dan variabel keuangan
daerah memperoleh bobot 4,59%. Sedangkan tahun 2003, variabel kelembagaan mendapat bobot 31%, sosial politik budaya
bobotnya 26%, ekonomi daerah 17%, variabel infrastruktur fisik dan variabel tenaga kerja & produktivitas masing-masing
13%. Disamping jenis variabel dan pembobotan yang berbeda antara tahun 2001 dengan tahun-tahun berikutnya,
pembobotan ini bisa jadi kontrak produktif dengan concern dari masing-masing kabupaten/kota pada periode tertentu
sehingga berdampak pada peringkat daya tarik investasi yang diperoleh.




VI. PENUTUP


  1. A. Kesimpulan




Dari penjabaran pada bagian-bagian sebelumnya, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut:


  1. Pengkajian terhadap 10 kabupaten/kota yang menjadi sample dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi
     pergeseran posisi yang cukup signifikan terhadap ke-sepuluh kabupaten/kota yang pada tahun 2001 menempati urutan
     teratas dalam pemeringkatan daya tarik investasi.
  2. Pergeseran posisi kabupaten/kota tersebut bisa terjadi karena beberapa kemungkinan: (a) perbedaan jumlah
     kabupaten/kota yang menjadi objek pemeringkatan antara tahun 2001 dengan tahun-tahun berikutnya. (b) adanya
     perbedaan indikator utama/variabel pemeringkatan yang digunakan antara tahun 2001 dengan tahun-tahun berikutnya.
     (c) adanya perbedaan tingkat percepatan pembangunan di masing-masing daerah dalam kurun waktu yang diteliti.


  1. Jumlah     PAD pada sebagian besar kabupaten/kota yang menjadi sample penelitian ini           menunjukkan adanya
     peningkatan.
  2. Perkembangan        jumlah Pajak Daerah yang merupakan salah satu bagian dari PAD relatif         berimbang antara yang
     mengalami penurunan dan peningkatan.
  3. Hasil perhitungan koefisien korelasi spearman (rs) diperoleh nilai    -0,149 yang berarti bahwa terdapat hubungan
     antara peringkat daya tarik     investasi dengan PAD kabupaten/kota yang menjadi sample penelitian ini.         Namun
     hubungan tersebut sangat lemah karena berada pada kisaran 0,01 –          0,20 atau hanya 14,9%. Bentuk hubungan
     tersebut adalah ‘berbanding      terbalik’ sebagaimana ditunjukkan pada tabel 4 dengan notasi minus (-).        Artinya,
     semakin tinggi peringkat daya tarik investasi suatu     kabupaten/kota maka akan semakin kecil jumlah PAD-nya.
     Demikian pula      sebaliknya
  4. Hal yang     hampir sama juga diperoleh ketika dilakukan pengujian terhadap Pajak        Daerah. Hasil perhitungan
     koefisien korelasi    spearman (rs) diperoleh nilai -0,207 yang berarti bahwa terdapat hubungan         antara peringkat
     daya tarik investasi dengan Pajak Daerah kabupaten/kota       yang menjadi sample penelitian ini. Namun hubungan
     tersebut lemah karena      berada pada kisaran 0,21 – 0,40 atau hanya 20,7%. Bentuk hubungan tersebut           adalah
     ‘berbanding terbalik’ sebagaimana ditunjukkan pada tabel 6 dengan         notasi minus (-). Artinya, semakin tinggi
     peringkat daya tarik investasi    suatu kabupaten/kota maka akan semakin kecil jumlah Pajak Daerah-nya.           Demikian
     pula sebaliknya.
  5. Beberapa catatan yang dapat dikemukakan terkait dengan hasil         penelitian ini adalah: (a) sejauh ini   beberapa
     kabupaten/kota lebih mengedepankan upaya-upaya yang secara            langsung dapat meningkatkan jumlah PAD dan




                                                                                                                  page 9 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


     relatif mengabaikan aspek-aspek      yang dapat mengundang hadirnya investasi. (b) pemeringkatan yang dilakukan
     oleh KPPOD tidak lebih dari sebuah branding bagi kabupaten/kota.    Para pengusaha yang mempersepsi suatu daerah
     ‘menarik’ untuk berinvestasi    tidak dengan serta merta melakukan investasi di daerah tersebut. (c)   Pembobotan
     yang dilakukan oleh KPPOD terhadap masing-masing variabel bisa     jadi kontra produktif dengan concern dari
     masing-masing     kabupaten/kota pada periode tertentu sehingga berdampak pada peringkat        daya tarik investasi
     yang diperoleh.




  1. B. Keterbatasan Penelitian




Peneliti mengakui adanya beberapa keterbatasan dalam penelitian ini:


  1. Ada kemungkinan bias dalam pengujian ini, misalnya karena keterbatasan data maka angka PAD dan Pajak Daerah yang
     di-entry adalah merupakan PAD dan Pajak Daerah secara keseluruhan (makro) dan bukan merupakan PAD dan Pajak
     Daerah yang terkait dengan aktivitas investasi.
  2. Karena PAD dan Pajak Daerah yang diuji dalam penelitian ini merupakan perolehan yang makro, maka data tersebut
     tidak bisa dengan tepat menjelaskan hubungannya dengan peringkat daya tarik investasi.
  3. Adanya pembobotan terhadap variabel yang dilakukan oleh KPPOD dalam melakukan pemeringkatan dengan sendirinya
     menempatkan PAD dan Pajak Daerah tidak pada posisi yang ‘strategis’ untuk menentukan peringkat daya tarik investasi
     suatu daerah. Sehingga ketika dilakukan pengujian ulang tentang hubungan peringkat daya tarik investasi dengan PAD
     dan Pajak Daerah, hasilnya konsisten bahwa PAD dan Pajak Daerah bukan merupakan pertimbangan utama bagi investor
     dalam melakukan investasi di suatu daerah.




C.  Saran




Terkait dengan hasil penelitian dan beberapa keterbatasannya, maka dapat diajukan beberapa saran:


  1. Untuk penelitian berikutnya tentang topik serupa, sebaiknya diupayakan agar dapat memperoleh data tentang
     pendapatan daerah yang dihasilkan secara langsung dari aktivitas investasi. Hal ini memungkinkan jika penelitian
     dilakukan secara studi kasus sehingga hasilnya akan lebih fokus dan mendalam.
  2. Menindaklanjuti pembobotan variabel yang dilakukan oleh KPPOD, sebaiknya untuk penelitian berikutnya dilakukan
     dengan cara melakukan ekstraksi terhadap faktor-faktor (analisis faktor) yang dijadikan dasar dalam melakukan
     pemeringkatan daya tarik investasi suatu daerah. Hasil analisis faktor tersebutlah yang kemudian diuji hubungan dan
     atau pengaruhnya terhadap pendapatan daerah.
  3. Secara umum, seyogyanya kabupaten/kota tidak ‘terjebak’ dengan paradigma dalam otonomi daerah dalam upaya
     meningkatkan jumlah PAD dan mengabaikan aspek-aspek yang dapat mengundang investasi.




IX. DAFTAR PUSTAKA




Algifari, 2003. Statistik Induktif untuk Ekonomi dan Bisnis. UPP AMP YKPN, Yogyakarta.




Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Propinsi Jawa Barat, 1999. Peranan Birokrasi dalam Pelayanan Investasi di Jawa
Barat. Research report kerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara Perwakilan Jawa Barat.




Cooper, Donald R. & C. Willian Emory, 1998. Metode Penelitian Bisnis, Penerbit Erlangga, Jakarta.




Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Daya Tarik Investasi Kabupaten/Kota di Indonesia tahun 2001,




                                                                                                             page 10 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


www.kppod.org., diakses pada 20 Januari 2005.




------------------, Daya Tarik Investasi Kabupaten/Kota di Indonesia tahun 2002, www.kppod.org., diakses pada 22 Januari 2005.




------------------, Daya Tarik Investasi Kabupaten/Kota di Indonesia tahun 2003, www.kppod.org., diakses pada 24 Januari 2005.




Mardiasmo, 2002. Otonomi & Manajemen Keuangan Daerah, Penerbit ANDI Yogyakarta




Mubyarto, Teori Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi dalam Ekonomi Pancasila, Jurnal Ekonomi Rakyat, Tahun II – No. 4 – Juli
2003.




Republik Indonesia, Undang-undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.




--------, Undang-undang Republik Indonesia No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah




-------, Undang-undang Republik Indonesia No. 34 Tahun 2004 tentang Pajak dan Retribusi Daerah




Santyoso, Singgih, 2004. Statistik non-Parametrik, Penerbit Elex Media Komputindo, Jakarta




Widayat & Amirullah, 2002. Riset Bisnis, Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.




Ulum, Ihyaul. 2004. Akuntansi Sektor Publik, Penerbit UMM-Press, Malang.




ooOoo




DAFTAR TABEL




Tabel 1:




Peringkat Daya Tarik Investasi Kab/Kota yang Menjadi Sample Penelitian




   Kabupaten/kota                             Tahun/ Rangking




                                                                                                                page 11 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                                   page 12 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


2001




                                                                   page 13 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


          2002




                                                                   page 14 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                   2003




                                                                   page 15 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Kabupaten Badung, Bali




                                                                   page 16 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                  1




                                                                   page 17 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       23




                                                                   page 18 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                         33




                                                                   page 19 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Kabupaten Gianyar, Bali




                                                                   page 20 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                  2




                                                                   page 21 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       16




                                                                   page 22 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                         29




                                                                   page 23 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Kota Denpasar, Bali




                                                                   page 24 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                  3




                                                                   page 25 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       26




                                                                   page 26 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                         21




                                                                   page 27 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Kota Bekasi, Jabar




                                                                   page 28 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                  4




                                                                   page 29 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       22




                                                                   page 30 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                         43




                                                                   page 31 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Kabupaten Kampar, Riau




                                                                   page 32 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                  5




                                                                   page 33 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       74




                                                                   page 34 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                         49




                                                                   page 35 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Kabupaten Tabanan, Bali




                                                                   page 36 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                  6




                                                                   page 37 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       52




                                                                   page 38 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                         20




                                                                   page 39 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Kabupaten Musi Rawas, Sumsel




                                                                   page 40 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                  7




                                                                   page 41 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       88




                                                                   page 42 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                         86




                                                                   page 43 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Kabupaten Indramayu, Jabar




                                                                   page 44 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                  8




                                                                   page 45 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       74




                                                                   page 46 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                         11




                                                                   page 47 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel




                                                                   page 48 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                  9




                                                                   page 49 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       70




                                                                   page 50 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                         75




                                                                   page 51 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


Kabupaten Bogor, Jabar




                                                                   page 52 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                  10




                                                                   page 53 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       47




                                                                   page 54 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                         99




Sumber: www.kppod.org., diolah.




Tabel 2:




                                                                   page 55 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678



PAD Kab/Kota yang Menjadi Sample Penelitian




     No.    Kabupaten/kota          2001             2002                                        2003




 PAD*             PAD*           ^/v (%)      PAD*          ^/v (%)


           Kab. Badung

 1                                 355.374,58    310.665,52     (12,58)   114.056,50   (67,91)


           Kab. Gianyar

 2                                 50.107,88     54.386,43      8,54      55.249,68    10,26


           Kota Denpasar

 3                                 81.684,26     91.763,02      12,34     85.025,43    4,09


           Kota Bekasi

 4                                 52.176,92     73.219,19      40,33     83.586,81    60,20


           Kab. Kampar

 5                                 10.131,55     14.989,20      47,95     19.479,81    92,27


           Kab. Tabanan

 6                                 22.246,26     33.107,38      48,82     33.970,63    52,70


           Kab. Musi Rawas

 7                                 10.571,50     8.687,61       (17,82)   10.172,58    (3,77)


           Kab. Indramayu

 8                                 15.526,18     33.435,67      115,35    37.631,08    142,37


           Kab. Musi Banyuasin

 9                                 5.917,95      4.034,06       (31,83)   12.580,11    112,58


           Kab. Bogor

 10                                100.680,64    123.310,17     22,48     136.981,34   36,06




                                                                                                        page 56 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




Keterangan: *dalam jutaan rupiah




                       .,
Sumber: www.djpkpd.go.id diolah




                                                                    page 57 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




Tabel 3:




Pajak Daerah Kab/Kota yang Menjadi Sample Penelitian




     No.    Kabupaten/kota       2001           2002                                           2003




 Pajak              Pajak       ^/v (%)      Pajak          ^/v (%)
 Daerah*            Daerah*                  Daerah*


           Kab. Badung

 1                              332.088,08     265.372,85      (20,09)   96.160,00   (71,04)




           Kab. Gianyar

 2                              30.987,38      25.063,89       (19,12)   23.505,23   (24,15)




           Kota Denpasar

 3                              60.581,93      60.017,93       (0,93)    56.550,00   (6,66)




           Kota Bekasi

 4                              22.438,52      31.702,57       41,29     32.701,98   45,74




                                                                                                page 58 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




5




                                                                   page 59 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




     Kab. Kampar




                                                                   page 60 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                          2.845,74




                                                                   page 61 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                       2.734,57




                                                                   page 62 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                        (3,91)




                                                                   page 63 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                2.935,13




                                                                   page 64 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                          3,14




                                                                   page 65 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                                   page 66 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


6




                                                                   page 67 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


     Kab. Tabanan




                                                                   page 68 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                          11.094,65




                                                                   page 69 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       11.025,66




                                                                   page 70 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                        (0,62)




                                                                   page 71 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                9.467,00




                                                                   page 72 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                          (14,67)




                                                                    page 73 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


7




                                                                   page 74 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


     Kab. Musi Rawas




                                                                   page 75 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                          1.846,61




                                                                   page 76 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       1.875,03




                                                                   page 77 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                        1,54




                                                                   page 78 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                885,52




                                                                   page 79 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                          (52,05)




                                                                    page 80 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


8




                                                                   page 81 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


     Kab. Indramayu




                                                                   page 82 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                          3.859,53




                                                                   page 83 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       5.771,82




                                                                   page 84 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                        49,55




                                                                   page 85 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                8.630,83




                                                                   page 86 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                          123,62




                                                                   page 87 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


9




                                                                   page 88 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


     Kab. Musi Banyuasin




                                                                   page 89 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                          1.790,75




                                                                   page 90 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       1.819,17




                                                                   page 91 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                        1,59




                                                                   page 92 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                4.019,12




                                                                   page 93 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                          124,44




                                                                   page 94 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


10




                                                                   page 95 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


     Kab. Bogor




                                                                   page 96 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                          51.542,06




                                                                   page 97 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       123.310,17




                                                                   page 98 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                        62.589,33




                                                                   page 99 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                136.981,34




                                                                  page 100 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                          72.539,64




Keterangan: *dalam jutaan rupiah




                       .,
Sumber: www.djpkpd.go.id diolah




Tabel 4:




Correlations Rangking dengan PAD




                                   RANGKING   PAD




                                                                      page 101 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                               Spearman's rho




                                                                  page 102 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                       RANGKING




                                                                  page 103 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                              Correlation Coefficient




                                                                        page 104 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                               1,000




                                                                  page 105 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                                             -,149




                                                                  page 106 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                                  page 107 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                              Sig. (2-tailed)
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                                          ,432
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                                          30
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       PAD




                                                                  page 119 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                              Correlation Coefficient




                                                                        page 120 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                               -,149




                                                                   page 121 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                                             1,000




                                                                  page 122 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                              Sig. (2-tailed)
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                                          ,
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                              N
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                                                                                   30




                              Tabel 5




                              Correlations Rangking


                              dengan Pajak Daerah




                                  RANGKING             PAJAK


                                  Spearman's rho          RANGKING              Correlation Coefficient

                                                                                                          1,000         -,207


                                    Sig. (2-tailed)

                                                                      ,                   ,272


                                        N

                                                                          30                30


                                        PAJAK                 Correlation Coefficient

                                                                                             -,207         1,000


                                            Sig. (2-tailed)

                                                                               ,272              ,
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                                  page 135 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                       N




                                                                  page 136 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                 30




                                                                  page 137 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                                     30




                                       Tabel 6:




                                       Data Statistik


                                       Peraturan Di


                                       Tingkat


                                       Daerah




                                            No    Keterangan     Propinsi    Kabupaten      Kota    Grand T


                                                 Pajak

                                        1                       20          109           55       184


                                                 Retribusi

                                        2                       98          712           206      1016


                                                 Non Pungutan

                                        3                       62          68            26       156




                                                                                  page 138 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                       4




                                                                  page 139 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                       Sumbangan Pihak Ke Tiga




                                                                  page 140 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                       4




                                                                  page 141 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                              16




                                                                   page 142 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                                          3




                                                                  page 143 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                                                   23




                                                                  page 144 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678




                                                                  page 145 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                       184




                                                                  page 148 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                              905




                                                                    page 149 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                                          290




                                                                  page 150 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678


                                                                                   1379




                                       Sumber:


                                       www.kppod.or


                                       g




                                                                  page 151 / 152
INTELLECTUAL CAPITAL corner | Analisis Hubungan Peringkat Daya Tarik Investasi denga
Copyright ihyaul ihyaul@umm.ac.id
http://ihyaul.staff.umm.ac.id/?p=678

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:334
posted:1/11/2011
language:Indonesian
pages:152