etika bisnis islam dan barat

Document Sample
etika bisnis islam dan barat Powered By Docstoc
					Perbedaan Etika Bisnis Islam dan Barat

                 ISLAM                                           BARAT
Etika Islam bersumber dari prinsip            Konsep moral bernuansa pemikiran filsafat
keagamaan (Al-Qur’an dan hadits).             sangat kental.
Islam mengajarkan kesatuan hubungan,          Lebih cenderung bersifat individualistic.
merangkul seluruh aspek kehidupan
(manusia, lingkungan, dan Tuhan).
Niat baik tidak dapat mengubah yang           Sesuatu menjadi baik karena berdasarkan
haram menjadi halal bila caranya tidak        kategori imperative yang mewajibkan kita
baik.                                         begitu saja, tak tergantung syarat apapun.
Islam mewajibkan manusia aktif dalam          Lebih mengedepankan keduniawian dengan
kegiatan muamalah sebagai proses tazkiyah     dukungan rasionalitas.
sesuai tuntunan Al-Qur’an.
Teori relativisme: perbuatan manusia dan      Tidak ada criteria universal untuk menentukan
nilainya harus sesuai dengan tuntunan Al-     perbuatan etis, setiap individu menggunakan
Qur’an dan hadits.                            kriterianya sendiri-sendiri dan berbeda setiap
                                              Negara/budaya.
Islam menekankan lima aksioma yaitu           Melahirkan semangat kapitalisme dan
kesatuan, keseimbangan, kebebasan,            sosialisme, menonjolkan individualism pada
tanggung jawab, dan ihsan.                    kapitalisme dan sosialisme dalam
                                              kolektivisme.
Kebersamaan pelaku bisnis dalam               Pada system kapitalis, nasib buruh tidak
menikmati hasil bisnis secara proporsional.   mendapat perhatian terutama dalam menikmati
                                              hasil kerjanya yang hanya menerima upah
                                              rendah.
Islam melarang melakukan eksploitasi          Perusahaan besar melakukan eksploitasi
sumber daya alam secara berlebihan, lebih-    (misalnya industry pertambangan: emas,
lebih hanya untuk dirinya sendiri, yang       minyak bumi) dalam kapasitas besar dan
nantinya hanya akan mengakibatkan             kurang memperhatikan dampaknya terhadap
kerusakan alam semesta.                       lingkungan sekitar, seperti kasus Freeport.
Dalam Islam, bisnis yang beretika           Homo homini lupus (manusia adalah serigala
mengedepankan homo homini socius            bagi sesamanya), pesaing adalah lawan yang
(manusia adalah kawan sesamanya),           harus dikalahkan.
pesaing hendaknya partner terbaik dalam
memajukan usaha bisnis.
Azas : Tauhid (nilai-nilai transendental)   Sekularisme (nilai-nilai material)
Motivasi : Dunia dan akhirat                Dunia
Orientasi : Profit dan berkah               Profit
Etos kerja : Bekerja adalah ibadah          Bekerja adalah kebutuhan pribadi
Sikap mental :                              Menjadi yang terbaik karena aktualisasi diri
Menjadi yang terbaik karena Allah
Keahlian dan pengetahuan : Kewajiban        Kewajiban perusahaan
sebagai muslim
Keberhasilan :                              Usaha
Usaha dan doa
Pertanggungjawaban :                        Pemimpin perusahaan
Khalifah (wakil) Allah di muka bumi
Modal :                                     Halal dan haram
Halal
Sumber daya : Tidak terbatas, keinginan     Terbatas, keinginan manusia tidak terbatas
manusia dibatasi
Informasi :                                 Ayat-ayat kauniyah (peristiwa alam)
Ayat qauliyah (Al-Quran dan Sunnah) dan
ayat kauniyah (peristiwa alam)
Manajemen strategi :                        Ayat-ayat kauniyah (peristiwa alam)
Ayat qauliyah (Al-Quran dan Sunnah) dan
ayat kauniyah (peristiwa alam)
Manajemen operasi :                         Efektif dan efisien
Sesuai koridor syariah
Manajemen keuangan :                        Maksimalisasi profit
 Terhindar dari Maghrib (Maysir, gharar,
 riba)
 Manajemen pemasaran :                          Menciptakan produk keinginan masyarakat
 Menciptakan produk kebutuhan masyarakat        (menimbulkan konsumerisme)
 Manajemen SDM :                                Kebudayaan perusahaan
 Kepribadian Islami
 Instrumen pemberdayaan masyarakat :            CSR
 Zakat, infaq, shadaqah, waqf




Persamaan Etika Bisnis Islam dan Barat

   -     Beberapa tokoh Islam seperti al-Farabi, al-Tahanawi, dan Miskawih terpengaruh teori
         Aristoteles dan Plato.

   -     Filsafat etika Kant : Immanuel Kant; landasan bagi etika dan moralitas; adanya wujud
         Tuhan, kebebasan berkehendak dan kekekalan jiwa; pada level teoritis metafisika tidak
         berbeda dengan agama.

   -     Adanya pengakuan mengenai hak individu




Titik temu baru ada setelah bersinggungan dengan kebudayaan Yunani yang utamanya
berbicara mengenai konsep kebahagiaan, kekekalan jiwa, dan teori eksistansi dan emansipasi.
Prinsip utamanya berpihak pada teori etika yang bersifat universal dan fitri. Semua manusia pada
hakikatnya memiliki pengetahuan fitri tentang baik dan buruk. Inilah pertemuan filsafat Islam
dengan filsafat Yunani.




Daftar Pustaka:
Badroen, Faisal, dkk. 2006. Etika Bisnis dalam Islam. Kencana bekerja sama dengan UIN
Jakarta Press: Jakarta

http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/8108145168.pdf

http://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&ct=res&cd=6&ved=0CBMQFjAF&url=http%3
A%2F%2Feprints.ums.ac.id%2F281%2F1%2FArtikel-
4.doc&rct=j&q=perbedaan+etika+islam+dan+etika+barat+dalam+bisnis&ei=YZLGS9qyAszBr
AfglLmVDg&usg=AFQjCNHvFeC624gUuJxt1RJbx4nXfEky3A

http://www.slideshare.net/zudin/etika-bisnis-dalam-islam?from=share_email#text-version

http://www.slideshare.net/budiwhy/etika-bisnis

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1916
posted:1/10/2011
language:Indonesian
pages:4
okata zaoldyeck okata zaoldyeck
About hmm... cewe yg ga suka ribet