pevote jurnal by dikaunj

VIEWS: 1,505 PAGES: 42

									   Pengembangan Perangkat Lunak Pengelola Data
        Kehadiran Pegawai Jurusan Teknik Elektro
 Universitas Negeri Jakarta menggunakan Java dan
                                       RFID




                            JON KARTAGO LAMIDA
                                    5215030248




                        JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
                               FAKULTAS TEKNIK
                      UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
                                 FEBRUARI 2008




Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
ABSTRAK
Jon Kartago Lamida, Pengembangan Perangkat Lunak Pengelola Data Kehadiran
Pegawai Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Jakarta Menggunakan Java dan
RFID, Skripsi, Jakarta: Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Elektro, Universitas Negeri
Jakarta, Januari 2008. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah
sistem perangkat lunak (software) pengelola data kehadiran pegawai. Perangkat
lunak ini akan mengotomasi proses pengelolaan data kehadiran 3 jenis pegawai,
yaitu karyawan, dosen dan pejabat jurusan. Proses pendataan kehadiran
memanfaatkan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) yang terdiri dari
komponen tag RFID dan RFID reader. Perangkat lunak akan dikelola oleh seorang
admin yang bertugas mengelola sistem, seperti menginput data, mengatur koneksi
hardware, mengatur database dan melakukan shutdown. Seorang pejabat jurusan
juga berwenang mengakses secara khusus sistem untuk mengeset perijinan
pegawai yang berhalangan hadir. Selain
untuk proses absensi, pegawai dapat memanfaatkan sistem untuk menampilkan
statistik absen pegawai. Setiap akses terbatas ke software dibatasi dengan
menggunakan password login. Proses penelitian terdiri dari dua tahap, yaitu
penelitian hardware dan penelitian software . Penelitian hardware mempelajari
berbagai karakteristik RFID seperti jenis, cara kerja dan jarak bacaan. Tahap
penelitian software akan mengembangkan perangkat lunak yang dijelaskan di atas
menggunakan metode unified process. Proses penelitian akan diakhiri dengan
pengintegrasian hardware dengan software dan pengujian. Hasil penelitian
menyimpulkan bahwa perangkat lunak ini dapat dimanfaatkan untuk otomasi
manajemen kehadiran pegawai semisal di Jurusan Elektro Universitas Negeri
Jakarta.
Kata Kunci: Perangkat Lunak, RFID.i
Upload PDF by : Andika (5115062174)




Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
PENDAHULUAN                                 jawab pada perusahaan dengan

A. Latar Belakang Masalah                   melakukan pekerjaan yang menjadi

Tuntutan akan kehadiran perangkat           kewajibannya

lunak identifikasi otomatis semakin         dengan sebaik mungkin. Salah

tinggi di                                   satu   wujud        awal     pemenuhan

dunia modern saat ini. Kebutuhan            tanggung jawab tersebut

implementasi tadi merentang luas,           adalah dengan hadir di tempat

mulai dari                                  kerja pada jadwal yang ditentukan.

kebutuhan       pendataan     kehadiran     Kehadiran inilah

karyawan di kantor, kartu akses             yang kemudian menjadi salah satu

kendali (access                             cara menilai penunaian kewajiban

control) untuk memasuki ruangan             pegawai oleh

khusus, kartu kredit, smart card,           para pemegang kebijakan. Setelah

kartu tol, dan                              penunaian        kewajiban           baru

kartu multi guna lainnya. Sebagian          perusahaan memenuhi

dari    implementasi        ini   sudah     hak    pegawai,        misal       dengan

diwujudkan namun                            pembayaran gaji. Pegawai yang

masih       memiliki   peluang     untuk    tidak memenuhi

perbaikan dan pengembangan.                 kewajiban       akan            mendapat

Contoh      peluang    pengembangan         konsekuensi           yang          harus

lebih lanjut dari sistem identifikasi       dipertanggungjawabkan.

yang ada                                    Pencatatan      kehadiran           sering

adalah pada sistem manajemen                dikenal dengan        istilah    absensi.

kehadiran,       semisal    di    kantor.   Pada awalnya,

Kebutuhan produktivitas                     kebutuhan absensi dipenuhi secara

kerja yang cukup tinggi membuat             manual semisal dengan menulis di

banyak        kantor       memperjakan      buku catatan.

banyak pegawai.                             Hal ini hanya efektif dilakukan jika

Sebagai tenaga yang mendapat                individu     yang      akan      diabsen

bayaran, pegawai dituntut untuk             berjumlah sedikit.

memenuhi tanggung                           Pada       penerapan       nyata     saat
                                            kebanyakan lingkungan memiliki
                                            banyak item yang perlu


Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
dicatat,      absensi   manual     sulit   2.      Apa    keunggulan-keunggulan
diandalkan.                                RFID sehingga menjadi teknologi
                                           yang layak
Dari uraian yang telah diberikan,          digunakan dalam perangkat lunak
melalui skripsi ini penulis ingin          tadi?
menjawab                                   3. Apa saja urutan-urutan yang
permasalahan otomasi manajemen             dilakukan dalam pengembangan
kehadiran        Pegawai        dengan     hardware
mengembangkan                              sistem tersebut?
perangkat lunak pengelola data             4. Apa bahasa pemrograman yang
kehadiran pegawai menggunakan              tepat      untuk     perangkat        lunak
RFID. Perangkat                            tersebut?
lunak      ini    diharapkan     dapat     5.      Bagaimana         prinsip      kerja
dimanfaatkan        oleh     pemangku      perangkat lunak pengelola data
kebijakan dalam mengambil                  kehadiran ini?
keputusan        berkaitan      dengan
kinerja    pegawainya.       Perangkat
lunak akan dikembangkan                    C. Pembatasan Masalah
menggunakan                     bahasa     Melihat            luasnya           lingkup
pemrograman         Java.      Skenario    permasalahan,                pembatasan
demonstrasi penerapan sistem ini           masalah pun penting untuk
mengambil tempat Jurusan Teknik            dilakukan.      Penelitian     ini     akan
Elektro Universitas Negeri Jakarta.        dibatasi            pada             proses
B. Identifikasi Masalah                    pengembangan hardware
Dari uraian latar belakang, dapat          identifikasi    menggunakan           RFID
dikenali adanya beberapa masalah           dan        proses         pengembangan
dalam                                      perangkat lunak pengelola
penelitian:                                data     kehadiran.       Pengembangan
1.         Bagaimana             proses    hardware           akan      membangun
pengembangan        perangkat     lunak    rangkaian sistem
yang dapat mengelola data                  identifikasi dengan menggunakan
kehadiran dari perangkat keras             IC       RFID       ID-12.     Beberapa
sistem identifikasi RFID?                  karakteristik teknologi


Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
RFID          berkaitan             dengan      Kehadiran        Pegawai       Pegawai
perancangan            sistem         seperti   Jurusan Teknik Elektro Universitas
masalah jarak bacaan dan                        Negeri Jakarta
pembacaan lebih dari satu tag juga              menggunakan Java dan RFID?
akan       menjadi      bahan         kajian.   E. Tujuan Umum Penelitian
Pengembangan                                    8
perangkat lunak meliputi desain                 Tujuan umum dari penelitian ini
tahap       awal       pra-pengkodean,          adalah      untuk    mengembangkan
penulisan kode hingga                           sebuah Perangkat
pengujian      akhir     dan       integrasi    Lunak Pengelola Data Kehadiran
dengan        hardware.          Meskipun       Pegawai dan menghasilkan satu
pembuatan software bisa                         prototipe yang
menggunakan          beragam          bahasa    dapat didemonstrasikan.
pemrograman, dalam penelitian ini               F. Kegunaan Penelitian
penulis                                         Beberapa kegunaan dari penelitian
menggunakan Java. Semua hal di                  ini diantaranya:
luar konteks uraian tadi ada di luar            a.   Mengembangkan          Perangkat
lingkup                                         Lunak Pengelola Data Kehadiran
penelitian.                                     Pegawai yang
                                                dapat dimanfaatkan, khususnya di
                                                Jurusan Elektro Universitas Negeri
                                                Jakarta.
                                                b.   Bahan       demonstrasi     dalam
D. Perumusan Masalah                            perkuliahan      rekayasa   perangkat
Dari       proses      deskripsi        latar   lunak atau rekayasa
belakang,           identifikasi         dan    sistem.
pembatasan masalah maka                         c.   Referensi      awal yang    dapat
perumusan masalah yang perlu                    dimanfaatkan untuk penelitian lebih
dijawab dapat diuraikan sebagai                 lanjut dalam
berikut:                                        bidang      pengembangan        sistem
Bagaimana          proses       dan     cara    informasi, perangkat lunak atau
mengembangkan Perangkat Lunak                   teknologi
Pengelola Data                                  RFID.
                                                9
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
                                              lunak      yang       dirancang       dalam

B. PEMBAHASAN                                 penelitian ini.

1.     Perangkat         Lunak        dan     2.         Evolusi             Paradigma

Pemrograman                 Berorientasi      Pemrograman

Objek                                         Pemrograman mengalami evolusi

Program adalah terminologi yang               perkembangan            cara      pandang

cukup sering diucapkan dalam era              (paradigm)..

informasi                                     O’Docherty                            (2005)

saat ini. Program sering disebut              mengungkapkan             evolusi         itu

dengan istilah aplikasi dan sering            berdasar urutan sebagai berikut:

juga dinamai                                  1. Pemrograman Bahasa Mesin:

dengan       perangkat      lunak     yang    Pemrograman               menggunakan

diterjemahkan        dari    asal     kata    angka binari;

software .                                    2.   Bahasa       Rakitan      (assembly):

Menurut        Horstmann            (2000)    Upaya                    mempermudah

program adalah urutan instruksi               pemrograman langsung

dan keputusan yang                            menggunakan            bahasa         mesin

dilakukan          komputer         dalam     dengan       memberikan           translasi

menjalankan          suatu          tugas.7   bahasa binari

Selanjutnya, pemrograman                      dengan       singkatan      alpa-numerik

yang     berasal     dari     terjemahan      yang disebut dengan mnemonic.

programming         adalah      aktivitas     Saat program

membuat program, yaitu                        assembly          dijalankan,          kode

membuat/memberikan                  urutan    mnemonic diterjemahkan menjadi

instruksi    dan     keputusan       pada     kode mesin

komputer untuk                                menggunakan           perangkat        yang

menyelesaikan suatu tugas. Pada               disebut assemmbler ;

bagian-bagian berikut skripsi ini,            3.      Bahasa        Tingkat         Tinggi:
kata software,                                Pemrograman               menggunakan

perangkat lunak dan sistem akan               bahasa yang memiliki

digunakan secara bergantian saat              konstruksi     tingkat      tinggi,     yaitu

merujuk perangkat                             memiliki       tipe      data,        fungsi,
                                              perulangan dan


Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
percabangan. Saat program yang              paradigma          ini      dibandingkan
dibuat dengan bahasa tingkat tinggi         dengan metode dan paradigma
dijalankan,     kode   diterjemahkan        pemrograman
menjadi         bahasa          mesin,      sebelumnya.
menggunakan
perangkat yang disebut dengan               Lebih lanjut, O’Docherty (2005)

compiler. Contoh bahasa: Fortran            menjabarkan                     keunggulan-

dan Cobol;                                  keunggulan

4.    Pemrograman        Berstruktur:       penggunakan              cara      pandang

Pengembangan lebih lanjut dari              orientasi-objek                      dalam

pemrograman                                 pengembangan software 0:

tingkat tinggi dengan memperbaiki           1. Objek lebih mudah dimengerti

kekurangan      yang   pernah       ada.    oleh      manusia.         Pemrograman

Contoh                                      menggunakan

bahasa: Pascal, Modul dan Ada.              cara pandang objek memberikan

5.   Pemrograman         Berorientasi       kemudahan bagi pembuatnya, baik

Objek: Akan dijelaskan di bawah.            dalam

Melihat dari evolusi perkembangan           proses       perancangan           maupun

pemrograman       di   atas,    evolusi     pengujian;

Pemrograman                                 2. Orang-orang dalam pengerjaan

Berorientasi Objek ada di posisi            proyek          software             dapat

terbawah, yaitu menjadi tren terkini        berkomunikasi dengan

sekarang.                                   lebih mudah dengan cara pandang

Demikianlah      bahwa       saat    ini,   orientasi objek;

kebanyakan        software      dibuat      3. Proses dan data dapat dibuat

dengan paradigma orientasi                  beriringan;

objek. Pemilihan orientasi objek            4. Kode dapat digunakan ulang

sebagai paradigma dan metode                (code reuse);

dominan untuk                               5. Orientasi-Objek adalah metode

pengembangan software dilakukan             dan cara pandang yang matang

karena        keunggulan-keunggulan         dan terbukti

yang dimiliki                               handal.




Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
Dalam memahami keunggulan cara                Kedatangan             cara          pandang
pandang Orientasi Objek, Barker               orientasi           objek            mencoba
(2005)                                        memperbaiki kekurangan yang
membandingkan            cara     pandang     dimiliki           paradigma-paradigma
Orientasi    Objek        dengan      cara    sebelumnya.           Pada       paradigma
pandang pemrograman                           orientasi objek, struktur
berstruktur. Software terdiri dari 2          data dibuat pertama, fungsi dibuat
komponen, yaitu data dan fungsi.              belakangan. Data disembunyikan
Data yang                                     dalam entitas
sering disebut dengan attributes              yang disebut dengan objek. Proses
adalah nilai dari masukan yang                penyembunyian tadi sering disebut
akan diproses oleh                            dengan
software untuk dihasilkan keluaran.           enkapsulasi.          Enkapsulasi           akan
Fungsi, sering disebut juga dengan            dibahas lebih lanjut nanti.
behaviour                                     3.Pengertian                 Pemrograman
atau     metode        (method)     adalah    Orientasi Obyek
elemen yang memroses data tadi.11             Setelah           melihat      keunggulan-
Sebelum era orientasi objek, yaitu            keunggulan              yang              dimiliki
di era pemrograman terstruktur,               paradigma orientasi objek,
programmer                                    kita       akan      melihat       arti      dari
membuat fungsi lebih dulu, lalu               paradigma          orientasi     objek         itu
data     dibuat    .     Barker     (2005)    sendiri. Objek adalah sesuatu,
menyebut metode ini                           sebuah entitas, sebuah benda baik
dengan            nama          Functional    fisik maupun abstrak. Karakteristik
Decomposition           atau      top-down    ini kemudian
design, karena software                       diimplementasikan                         dalam
dibuat dari atas ke bawah. Namun,             pemrograman.                Setiap         objek
metode ini memberikan banyak                  memiliki dua sisi. Objek akan
kelemahan                                     memiliki      state    dan      behaviour.12
terutama     permasalahan          sulitnya   State       dapat      diartikan      dengan
pengembangan             software      dan    keadaan yang dapat dilihat atau
pendeteksian                                  diketahui dari objek.              Behaviour
kesalahan.                                    dapat diartikan dengan sesuatu
                                              yang dapat dilakukan oleh objek.
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
State identik dengan data dan                 adalah     class.     Kucing     spesifik
attributes.         Berikut          adalah   adalah     objek.     Saat      berbicara
kemungkinan         state     yang    akan    kucing sebagai class, kita
dimiliki oleh objek mobil. Mobil              tidak berfokus pada kucing tertentu.
akan memiliki merek, tipe, warna              Kita cukup menyadari karakteristik
dan harga. Merek, tipe dan harga              umum yang
dari objek mobil tadi dapat dilihat           dimiliki kucing. Berbulu, berkaki
dan diketahui. Objek kucing akan              empat (setidaknya kucing yang
memiliki state warna, nama dan                tidak cacat), senang
jenis    kelamin.     Objek      pegawai      mengejar      tikus     dan     lain-lain.
memiliki state                                Kemudian, saat berbicara objek,
nama,     alamat,     pangkat,       nomor    barulah kita harus
registrasi dan atribut-atribut lainnya.       berfikir spesifik kucing yang mana
State    menggambarkan            elemen      yang kita maksud. Kucing yang ada
data yang mendeskripsikan suatu               di rumah kita,
objek. Behaviour identik dengan               kucing yang berwarna hitam dan
operation dan method. Behaviour               ada di kampus atau kucing berkaki
adalah aksi dan hal yang dapat                tiga yang pernah dilihat di pasar.
dilakukan oleh suatu objek. Mobil             Saat     berpikir     tentang     kucing
dapat maju, mundur, dan belok.                sebagai objek, kita harus tahu
Kucing                                        benar bahwa kucing yang kita
dapat tidur, berlari atau bermain.            maksud tersebut memang ada.
Pegawai        dapat          masukKerja,     4.Terminologi Deskripsi Singkat
bolosKerja,                                   Abstract class Class yang tidak
mengambilGaji dan seterusnya.                 memiliki objek spesifik
Objek diabstraksi dalam “mesin                Aggregation Hubungan dua class
cetak” yang disebut dengan class.             dimana     class      pertama     adalah
Class adalah                                  bagian
abstraksi     yang     mendeskripsikan        dari class kedua
fitur umum seluruh objek dalam                Association Hubungan antara class
kelompok objekobjek                           atau objek
yang serupa.13 Contohnya dalam                Attribute Sudah dijelaskan di atas
kehidupan        sehari-hari,        Kucing   Cardinality Konsep tentang “berapa
secara umum                                   banyak”
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
Class Sudah dijelaskan di atas             Subclass Class yang ada di bagian
Collaboration Kerja sama class             atas dalam struktur Inheritance
dalam mencapai tujuan                      Superclass Class yang ada di
Composition            Serupa   dengan     bagian     bawah      dalam       struktur
aggregation, namun lebih kuat.             Inheritance
Hubungan
                                           Dalam paradigma orientasi objek,
antara class pertama yang menjadi
                                           semua objek-objek yang dipilih
bagian dari class kedua
                                           dalam
adalah tidak terpisahkan
                                           konstruksi      software    yang    akan
Concrete class Class yang memiliki
                                           dikembangkan akan berkolaborasi
objek spesifik
                                           bersama-sama
Coupling       Nilai     ketergantungan
                                           dalam mencapai tujuan software
antara class
                                           menjawab                 permasalahan.
Encapsulation            Pengelompokan
                                           Kolaborasi-kolaborasi dan
konsep yang berkaitan dalam satu
                                           beberapa        terminologi       penting
item
                                           dalam paradigma orientasi objek
Information      hiding     Pembatasan
                                           dapat dilihat pada
akses eksternal terhadap atribut
                                           Tabel      1.      Sebagian        besar
internal
                                           terminologi tersebut sengaja tidak
Inheritance Pewarisan karakteristik
                                           diterjemahkan dalam
dari satu objek atas pada objek
                                           menjaga          konsistensi         dan
lainnya di bawah
                                           menghindari kerancuan.
Instance Objek nyata dari suatu
                                           5.Referensi Obyek
class
                                           Kolaborasi terjadi dalam bentuk
Instantiate     Proses      menciptakan
                                           hubungan        antara     satu    obyek
objek dari class
                                           dengan obyek
Interface Kumpulan operasi sudah
                                           lainnya. Agar suatu obyek dapat
ditandai yang mendefinisikan
                                           dengan       mudah       untuk     saling
perilaku yang terpadu
                                           berkolaborasi, obyek
Method Sudah dijelaskan di atas
                                           harus dapat mengenal dirinya dan
Polymorphism Kemampuan objek-
                                           obyek lain. Untuk dapat mengenal,
objek yang berbeda merspon suatu
                                           setiap obyek
permintaan         dengan       caranya
masing-masing
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
akan memiliki referensi. Referensi         on the general properties of super-
adalah gabungan dari penamaan              classes in the inheritance chain”14
dengan jenis                               Inheritance
class dari suatu obyek. Misalkan           dapat dipahami dengan melihat
terdapat sebuah class Anjing. Dari         struktur suatu objek-objek yang
class Anjing                               berhubungan hirarki.
tersebut diambil suatu obyek real          Objek pada hirarki atas disebut
seekor     anjing     hitam     bernama    dengan superclass, objek pada
“Spike”. Maka                              hirarki di bawahnya
“Spike” adalah penamaan terhadap           disebut dengan subclass. Subclass
obyek dan referensinya           adalah    akan        mewarisi    (inherit)     semua
class Anjing.                              properti yang
6.Tiga       Karakteristik       Utama     dimiliki     oleh   subclass.       Konsep
Pemrograman               Berorientasi     tersebut       dapat     dipelajari     dari
Objek.                                     contoh struktur rantai
Dari     terminologi-terminologi      di   pewarisan       mahkluk hidup.          Jika
Tabel 1, terdapat 3 karakteristik          mamalia          dianggap           sebagai
utama dari                                 superclass, hirarki
paradigma orientasi objek yang             dibawah mamalia semisal kucing,
perlu dijelaskan lebih mendalam.           ikan paus, anjing dan kelinci dapat
Pertama adalah                             dianggap
Inheritance,        kedua        adalah    berperan sebagai subclass.
encapsulation dan ketiga adalah            Inheritance sering disebut dengan
polymorphism. Tiga                         “is     a    relationship”     (hubungan
konsep itu akan dijelaskan dengan          adalah). Artinya
rinci di bawah ini.                        bahwa suatu subclass “adalah”
16                                         superclass juga. Kucing “adalah”
a. Inheritance                             mamalia, anjing
Merinci deskripsi singkat di Tabel 1,      “adalah” mamalia dan seterusnya.
Danny      Po       et.   all    (2008),   Properti umum dari obyek mamalia
menjelaskan                                diambil oleh
definisi inheritance sebagai berikut:      semua        subclass     di   bawahnya.
“Inheritance is the ability of a           Mamalia memiliki properti umum
subclass to take                           menyusui dan
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
berkembang            biak        dengan    dengan     caranya     masing-masing
melahirkan. Maka properti ini pun           (poly: banyak cara). Polymorphism
dimiliki oleh setiap                        memberikan
subclass mamalia tadi.                      fleksibilitas dan kemudahan yang
b.Encapsulation                             sangat besar dalam mendesain
Enkapsulasi (encapsulation) adalah          sistem dengan
upaya menyatukan set atribut dan            paradigma orientasi objek. Definisi
operasi ke                                  polymorphism         pada      awalnya
dalam        suatu       obyek        dan   memang cenderung
menyembunyikan               implementasi   sulit untuk dipahami. Pemahaman
detailnya dari pengguna obyek.              dapat       dipermudah           dengan
Dari definisi itu dapat dilihat ada         menggunakan contoh
dua subkonsep yang dikandung                berikut. Dengan melihat kembali
enkapsulasi,         yaitu     penyatuan    struktur inheritance di Gambar 2
atribut dan operasi (bundling) serta        akan dimisalkan
penyembunyian                   informasi   bahwa Mamalia memiliki operasi
(Information     hiding).        Bundling   mengeluarkanSuara().
dilakukan dengan membuat suatu
obyek khas dengan atribut dan               10.Rekayasa dan Pengembangan
operasinya. Contoh obyek khas               Perangkat Lunak
tadi telah dijelaskan pada                  Misi       utama      dari       proses
subbab dengan sampel kucing,                pengembangan         perangkat    lunak
mobil dan pegawai.                          adalah menghasilkan
c.Polymorphism                              perangkat     lunak     yang      dapat
Polymorphism diturunkan dari asal           membantu memecahkan masalah
kata    bahasa   Yunani        poly   dan   penggunanya. Proses
morph. Poly                                 pengembangan         perangkat    lunak
berarti banyak dan morph berarti            ada dalam lingkup bidang rekayasa
bentuk.17    Pengertian        singkatnya   perangkat lunak
bahwa obyek-obyek                           yang diterjemahkan dari asal kata
(morph: bentuk, yaitu obyek) dalam          software     engineering.        Proses
hirarki inheritance akan merespon           utama rekayasa tadi
suatu operasi


Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
adalah menjawab permasalahan                 seperti sudah disebut di atas,
menggunakan                      bahasa      software adalah sesuatu yang
pemrograman.                                 instances
                                             .a. Use Case Diagram
                                             Use Case Diagram dibuat dalam
11.Teknik Modeling dan Unified               tahap       paling    awal.       Fungsi
Process                                      utamanya
Perangkat lunak (software) adalah            mengomunikasikan fitur-fitur yang
sesuatu yang abstrak. Paling tidak,          akan disediakan oleh software .
kata      “soft”      dan         “lunak”    Tiga komponen
menggambarkan konsep tersebut.               dalam use case diagram adalah
Software tidak dapat disentuh dan            aktor, garis asosiasi dan Use Case
dilihat    secara     harfiah.       Tapi    (lihat Gambar 4).
pengguna       dapat        merasakan        Aktor    adalah       elemen        yang
manfaat        software            dalam     melakukan aksi terhadap software.
memecahkan                masalahnya.        Aktor dapat
Berbeda      dengan       membangun          biasanya berupa pengguna yang
sesuatu            yang           konkrit,   berinteraksi dengan software atau
pengembangan         software      harus     sistem informasi.
dilakukan dengan cara khusus.                Namun aktor pun dapat berupa
Sebagai     perbandingan,         arsitek    sistem      komputer       lain     yang
yang membangun gedung memang                 berinteraksi dengan
belum melihat gedung yang belum              software.      Interaksi      ditunjukan
selesai dibangun. Namun, arsitek             dengan garis lurus antara satu
dapat     menyentuh       dan     melihat    komponen dengan
gedung yang akan dibangun dalam              komponen lain. Sementara elips
imaginasinya. Dari imaginasi ini             melambangkan         use   case     yang
akan digambar desain di atas                 disediakan oleh
kertas        baru              kemudian     software dan diminta oleh aktor.
direalisasikan ke dalam gedung               Pada Gambar 4 juga dapat dilihat
yang nyata. Pada sisi yang lain,             garis panah yang
software developer bahkan tidak              menghubungkan         dosen       dengan
dapat melihat dan meraba software            pegawai. Garis itu disebut dengan
yang sudah jadi sekalipun karena             garis Inheritance
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
yang       menggambarkan          bahwa     saling memiliki referensi. Gambar 7
dosen adalah jenis pegawai. Setiap          menunjukan hubungan Inheritance
dosen adalah                                dan agregasi
pegawai,     namun        tidak   semua     antar        class.          Inheritance
pegawai adalah dosen.                       dilambangkan          dengan       panah
b.Class Diagram                             kosong dan agregasi
Class     diagram       menggambarkan       dilambangkan        dengan       lambang
interaksi statis antara class yang          garis    berujung      belah      ketupat
terjadi dalam                               (diamond). Class di
sistem. Komponen utama dalam                ujung    panah        kosong      disebut
class diagram adalah class itu              dengan superclass dan class di
sendiri. Class                              ujung lainnya disebut
digambarkan dengan sebuah kotak             dengan subclass.
yang        terbagi       menjadi      3    Gambar 8 menunjukan hubungan
kompartemen (lihat                          komposisi antara class. Komposisi
Gambar 5).                                  serupa
Seperti         telah        disebutkan     dengan agregasi namun ikatan
sebelumnya, objek dan class akan            antara class yang berkomposisi
berkolaborasi dalam                         lebih kuat dari
mencapai tujuan software . Skema            agregasi.    Class      yang       saling
kolaborasi berupa asosiasi antar            berkomposisi tidak dapat berfungsi
class digambarkan                           jika saling dipisahkan.
dengan      menghubungkan           class   Dalam       gambar,       jika     mesin
dengan garis asosiasi Asosiasi              dipisahkan dari mobil, maka mobil
memungkinkan class untuk saling             tidak akan dapat
berkomunikasi dan bekerja sama.             digunakan.
Dari                                        Demikianlah komponen-komponen
gambar di atas, Pegawai dapat               dalam class diagram. Sebelum
berkomunikasi dengan Absen dan              mulai
melakukan operasi                           membuat      class     diagram     harus
tulisAbsen() pada class Absen.              dilakukan identifikasi objek secara
Asosiasi      menunjukan          bahwa     mendalam yang
Pegawai dan Absen


Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
akan    saling   berinteraksi   dalam      contoh activity diagram.
software yang akan dibuat. Proses          Komponen bulat hitam menunjukan
identifikasi                               titik start suatu aktivitas. Titik bulat
meliputi    pencatatan    nama-nama        seperti
calon class, atribut-atribut yang          mata      menunjukan       ujung    akhir
mereka miliki,                             suatu     aktivitas.    Kotak   berujung
operasi-operasi yang dapat mereka          bulat menunjukan
lakukan        dan      kecenderungan      aktivitas    yang      dilakukan.   Garis
interaksi-interaksi                        panah menunjukan alur aktivitas.
yang mungkin terjadi dengan class-         Belah ketupat
class dan objek-objek lain. Proses         menunjukan percabangan.
identifikasi                               d.Sequence Diagram
yang tepat akan membuat proses             Bila class diagram menunjukan
pembuatan class diagram dengan             interaksi statik antara class, maka
tepat pula.                                sequence
c.Activity Diagram                         diagram       menunjukan        interaksi
Activity Diagram hampir serupa             dinamis yang terjadi saat software
dengan      flowchart    yang   sudah      berjalan.
dikenal sejak lama                         Komponen utama dari sequence
dalam      pemrograman     terstruktur.    diagram adalah role, lifeline dan
Activity Diagram berfungsi untuk           operasi (lihat
menunjukan alur                            Role dapat berupa objek atau class
logika dari suatu operasi dalam            yang diambil dari diagram class.
software yang akan dibuat. Dalam           Role digambarkan berupa kotak
Activity Diagram                           dengan nama class atau objek
dapat dilihat alur program dari awal       tertulis didalamnya.
hingga akhir dan percabangan-              Pada gambar di bawah terdapat
percabangan yang                           tiga role yaitu Pegawai, Absen dan
terjadi. Kelebihan Activity Diagram        Waktu. Lifeline
dari flowchart adalah kemampuan            adalah garis putus-putus vertikal ke
untuk                                      bawah dari masing-masing role.
menunjukan alur kompleks dan               Operasi adalah
pararel dari suatu logika. Gambar 9
menunjukan
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
garis panah antara role dengaan            2       Standar      Edition)       adalah
tulisan pada panah sebagai operasi         implementasi           Java          untuk
yang diminta satu                          lingkungan komputer desktop
role untuk dilakukan role yang             semisal. aplikasi-aplikasi standar.
lainnya      dan      nomor         yang   J2ME (Java 2 Micro Edition) adalah
menunjukan urutan operasi.                 implementasi
e.Pemrograman Java                         Java      untuk     lingkungan       micro
Java pertama dikembangkan oleh             semisal perangkat telepon seluler.
tim yang dipimpin oleh James               Dasar Pengembangan Aplikasi
Gossling di Sun                            dalam Java
Microsystems sekitar tahun 1991            Salah      satu     karakteristik     Java
dengan nama awal Oak. Tahun                adalah netral secara arsitektur.
1995 Sun                                   Kode Java yang sama
memperkenalkan         Java     secara     dapat dijalankan dalam berbagai
resmi dan mengganti Oak menjadi            platform sistem operasi tanpa perlu
Java. Java                                 kompilasi ulang.
mengambil      sintaks      dasar   dari   Kompilasi sendiri adalah proses
bahasa                   pemrograman       penerjemahan           kode         buatan
terdahulunya C dan C++ sambil              programmer menjadi
mengambil                 keunggulan-      kode binari yang dapat dimengerti
keunggulan     dan       meninggalkan      oleh komputer. Definisi ini tepat
kekurangan-kekurangan dari                 untuk bahasa
dua bahasa pemrograman itu. Java           pemrograman selain Java.
adalah bahasa pemrograman yang             Namun,       Java     adalah        bahasa
sepenuhnya                                 pemrograman yang tidak sekedar
berorientasi       objek.       Dalam      memerlukan
perjalannanya, Sun membagi Java            kompilasi. Java juga melakukan
ke dalam 3 platform                        interpretasi. Proses kompilasi Java
yaitu J2EE, J2SE dan J2ME. J2EE            mengubah kode
(Java 2 Enterprise Edition) adalah         prorammer menjadi suatu kode
implementasi                               yang disebut dengan bytecode.
Java untuk lingkungan Enterprise           Bytecode inilah yang
semisal web service di server
internet. J2SE (Java
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
kemudian       diinterpretasikan     oleh   Seperti     yang    telah    disebutkan
elemen Java yang disebut dengan             sebelumnya juga, kode Java harus
Java Virtual                                disimpan dengan
Machine      yang      tersedia     untuk   nama file sesuai dengan nama
berbagai sistem operasi.                    public    classnya.     Jika    hal     ini
                                            dilanggar, akan ada
.
                                            kesalahan dan program menolak
                                            untuk dikompilasi.
C:\java ContohProgram
                                            Meskipun tidak mendeskripsikan
Hello World
                                            class dengan luas, baris kedua
Kembali     melihat    pada       anatomi
                                            kode di atas
program          ContohProgram.java,
                                            adalah contoh implementasi dari
berikut adalah
                                            sebuah      class     yang     bernama
uraian     tiap-tiap    bagian      dasar
                                            ContohProgram. Setiap
sebuah      program      yang      dibuat
                                            definisi class harus diawali dengan
menggunakan Java. Baris
                                            kurung kurawal “{“ dan diakhiri
pertama program yaitu
                                            dengan kurung
// Contoh Program Java Sederhana
                                            kurawal juga “}”, dalam kode di
disebut         dengan        komentar
                                            atas ada di baris 6.
(comment).        Komentar         adalah
                                            Baris ketiga menunjukan behaviour
keterangan yang membantu
                                            atau state atau operation yang
programmer        dalam       membuat
                                            harus ada
program.     Komentar      tidak    akan
                                            dalam setiap program java. Baris
berpengaruh terhadap
                                            itu adalah metode (method) main.
program yang dibuat. Komentar
                                            Metode main
adalah panduan yang dimerngerti
                                            adalah      metode      yang      paling
oleh manusia
                                            pertama dijalankan dalam setiap
namun diabaikan oleh komputer.
                                            program Java. Setiap
Baris kedua kode tertulis:
                                            dilakukan      proses        interpretasi
setiap kode Java dalam suatu file
                                            program     Java,     komputer        akan
harus berisi setidaknya sebuah
                                            mencari dan menjalankan
public class.
                                            metode main paling pertama.




Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
Dalam contoh program di atas,                Char berfungsi untuk menyimpan
metode main berisi metode println            data     karakter     komputer     yang
di baris                                     disimpan
keempat. Fungsi metode println               menggunakan encoding unicode
adalah menampilkan teks yang                 16 bit. Boolean berfungsi untuk
diapit oleh tanda                            menyimpan nilai
kurung     dan     tanda   petik     pada    binari yang dapat bernilai true atau
sistem. Pada program di atas, teks           false.
yang ditampilkan                             Variabel           adalah        tempat
adalah Hello World tadi. Setiap              penyimpanan         sementara     dalam
deskripsi metode juga diapit oleh            memori komputer. Seperti
kurung kurawal “{“                           dalam operasi matematika, setelah
dan “}”.                                     variabel diisi atau direferensikan
Tipe Data dan Variabel                       pada suatu nilai,
Ada empat tipe data dasar dalam              kita dapat menggunakan variabel
Java.      Mereka     adalah      integer,   sebagai pengganti nilai itu.
floating point,                              C:\javac TesVariable.java
boolean      dan      char.     Tipe-tipe    Jika tidak ada kesalahan akan
tersebut     sering      juga      disebut   dihasilkan            file        class
dengan tipe primitif. Tiap                   TesVariabel.class. File tersebut
tipe-tipe di atas memiliki turunan-          Cara       kerja    program     tersebut
turunannya. Integer berfungsi untuk          dengan      penerapan        penggunaan
menyimpan                                    variabel adalah
bilangan bulat, terdiri dari tipe-tipe:      sebagai berikut. Baris ketiga dan
1. byte: 8-bit, unsigned                     keempat, kita mendeklarasikan 2
2. short: 16-bit, signed                     variabel “angka1”
3. int: 32-bit, signed                       dan “angka2” dengan tipe data
4. long: 64-bit, signed                      integer.     Saat     mendeklarasikan
Floating    point     berfungsi     untuk    suatu variabel,
menyimpan          bilangan     desimal,     komputer       akan   mengalokasikan
memiliki tipe-tipe                           suatu alamat memori di lokasi
berikut:                                     tertentu dengan
1. float: 32-bit, single precision
2. double: 64-bit, double precision
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
kapasitas sesuai dengan tipe data           20 dan 100. Pada aris 3, program
yang      dideklarasikan.        Setelah    akan memeriksa apakah angka1
alokasi memori                              lebih besar dari angka2. Jika benar
dilakukan, maka kedua lokasi itu            aka kode di baris 4 akan dijalankan
diisi dengan data “12” dan “8”.             lalu kode baris 5 hingga 8 dilewati.
Baris ketiga juga                           Jika ondisi bernilai salah, yaitu
mendeklarasikan sebuah variabel             tidak benar angka1 lebih besar dari
integer. Hanya saja lokasi memori           angka2, program akan elangkahi
dari deklarasi itu                          baris 4 dan langsung menjalankan
akan diisi oleh hasil penjumlahan           baris 5. Pengujian kode baris 5
variabel angka1 dengan angka2.              sama eperti pengujian baris 3.
Baris 6 hingga 8                            Terakhir, jika kondisi pada baris 3
hampir    serupa      dengan      contoh    dan     5   tidak   ada     yang     enar,
program     sebelumnya,         berfungsi   program akan menjalankan kode
untuk menampilkan                           baris 8.
teks di layar command prompt.               Dalam UML, struktur percabangan
Percabangan dan Perulangan                  dapat terlihat jelas dalam activity
Percabangan          (branch)     adalah    diagram dan Dpat dilihat juga di
elemen pemrograman yang akan                sequence diagram.
menyeleksi suatu                            Application               Programming
kondisi. Program akan menyeleksi            Interface
kondisi dan melakukan aksi sesuai           Dalam       kerangka      teori    tentang
dengan desain                               unified process di atas ditekankan
dari    programmer.       Percabangan       pentingnya
dalam     Java       diimplementasikan      praktik     Use     component-based
menggunakan                                 architectures.         Praktik         ini
keyword-keyword if, if – else dan           diimplementasikan di Java
switch.                                     dalam         konsep          Application
Berikut adalah contoh potongan              Programming Interface (API). API
program                             yang    adalah pustaka yang
mengimplementasikan                         terdiri dari class-class Java dengan
percabangan tersebut:                       kategorisasi berdasar fungsi-fungsi
Baris 1 dan 2 mengisi variabel              tertentu.
angka1 dan angka2 dengan nilai
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
Komponen-komponen API ini dapat              ini,         programmer             dapat
dimanfaatkan       oleh   programmer         menggunakan          class   File    yang
untuk                                        sudah didesain developer Java
mengembangkan                  aplikasinya   dalam       software     yang       dibuat
sendiri    tanpa      harus      memulai     programmer. Adapun fungsi dari
pengkodean dari dasar.                       class File adalah untuk
Selain API yang disediakan Java              memenajemeni file pada hardisk.
secara resmi, di luar pun tersedia           Dengan       meng-import      class    ini
berbagai API                                 programmer tidak
dengan fungsi-fungsi khusus yang             perlu membuat class dari awal
siap dirangkai menjadi software .            untuk bisa mengakses file namun
Beberapa API yang sudah tersedia             tinggal
dalam instalasi Java diantaranya             menggunakan yang sudah jadi ini.
terdiri dari                                 Baris kedua memiliki arti bahwa
API language dan utility, API input          programmer       mengambil          semua
Output, API networking, API data             class di direktori
structure, API                               java.sql.      Proses        mengambil
user interface, API database dan             “semua” tersebut ditandai dengan
sebagainya. Setiap API terdiri dari          penggunaan tanda
class-class yang                             widcard (*). Adapun direktori class
menjalankan fungsi sesuai dengan             java.sql berisi beberapa class yang
kategorisasinya.                             dapat
                                             dimanfaaatkan programmer untuk
Baris pertama dan kedua kode                 berinteraksi dengan database.
Java tersebut menunjukan bahwa               Graphical User Interface
class Tes akan                               Pada masa lalu software dibuat
menggunakan API java.io.File; dan            hanya       dengan     antarmuka      teks
java.sql.*.    Pada    baris     pertama,    dalam sistem
program                                      operasi yang masih single tasking.
menggunakan class dari direktori             Pada masa kini, sistem operasi dan
java.io yang bernama class File.             teknologi
Dari proses import                           komputer        semakin         canggih.
                                             Kebanyakan       pengguna       software
                                             saat ini menuntut
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
kehadiran software yang memiliki               juga harus tahu bila pengguna
antarmuka      grafis     yang      cantik.    berinteraksi dengan mereka. Misal,
Graphical User                                 tombol harus tahu
Interface     (GUI)      memungkinkan          jika ia ditekan. Check box harus
pengguna           software          dapat     tahu    jika    ia    sedang        diceklis.
berinteraksi lebih intim                       Informasi proses
dengan software yang dibuatnya.                penekanan tombol ini kemudian
Namun di sisi lain, pengembangan               diteruskan           ke      sub-program
software                                       pemroses.
dengan       GUI      adalah        sangat     Pembacaan interaksi penggunan
kompleks.                                      dengan       GUI     dilakukan      dengan
Untuk     pengembangan            GUI   ini,   konsep-konsep
Java        kembali        menawarkan          yang disebut event, event source
implementasi konsep                            dan source object. Event dapat
software       reusability         dengan      didefinisikan dengan
menyertakan        API    yang      sangat     sebagi sinyal yang memberi tahu
mengakomodasi                                  program        bahwa       sesuatu     telah
pengembangan          aplikasi     dengan      terjadi.22 Sementara,
GUI yang cantik.                               event     source          adalah    sumber
                                               terjadinya suatu event.
Event dalam GUI                                Metode Desain GUI
Keunggulan dari sofware berbasis               GUI adalah bagian dari program
GUI      sehingga     disukai      banyak      yang langung berinteraksi dengan
pengguna adalah                                pengguna.
kebebasan       untuk        berinteraksi      Ambler          membagi              proses
sesuai       kehendak            pengguna.     pengembangan GUI ke dalam 4
Pengguna bebas untuk                           langka seperti terlihat pada
menginput      text      dulu,     memilih     Tabel 3.23
Check box kemudian atau dengan                 Tahapan        kesatu      hingga     ketiga
urutan sebaliknya.                             berorientasi pada desain visual.
Dalam Java, setiap komponen GUI                Tahapan keempat
selain      menyimpan        karakteristik     menunjukan alur logik dari interaksi
visual mereka                                  pengguna dengan sistem. UI Flow
                                               diagram akan
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
mendeskripsikan apa yang terjadi            Terminologi yang populer untuk
jika pengguna mengklik tombol,              model      ini    adalah       Relational
memilih input dan                           database management
sebagainya dalam bentuk diagram             system (RDBMS). Model RDBMS
alir semacam flow chart.                    menyimpan data dengan struktur
Tabel 3 Tahapan Pengembangan GUI.           berupa tabel-tabel
                                            dengan kolom dan baris. Setiap
Database                                    tabel akan menyimpan data. Tabel-
Database adalah kumpulan/koleksi            tabel yang
data-data yang saling berhubungan           memiliki data berkaitan akan saling
dengan                                      terhubung dengan aturan tertentu.
cara-cara     tertentu.25 Selain     itu,   MySQL RDBMS
kumpulan/koleksi      data      tersebut    Implementasi Relational database
juga harus diorganisir                      management         system      (RDBMS)
dan diklasifikasikan dalam format           dapat
yang        terstruktur.        Dengan      ditemukan dalam banyak software
karakteristik ini,                          database         dewasa       ini.    Dari
database dapat digunakan secara             banyaknya software
efektif dalam pengambilan maupun            29   Gavin Powell, Beginning Database
penyimpanan                                 Design , (Indiana: Wiley, 2006), hlm. 124.

data.                                       56

Hingga saat ini ada beberapa                database masing-masing memiliki

model     sruktur    database      yang     kelebihan dan kekurangan. Meski

pernah dikembangkan.                        demikian,

Model-model tersebut diantaranya            sebuah database yang ideal harus

adalah      Model    Hirarki,    Model      dapat memenuhi hal-hal berikut:

Jaringan dan Model                          1. Skalabilitas

Relasional.      Model       Relasional     2. Portabilitas

adalah model struktur database              3. Konektivitas

yang sekarang                               4. Keamanan

cenderung       digunakan        karena     5. Kecepatan

keunggulannya dibanding dengan              6. Kemudahan Penggunaan

dua model yang lain.                        7. Open Source



Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
Karakterisitik      tersebut      dipenuhi      menjadikan           MySQL            sebagai
oleh salah satu software RDBMS                  software      tangguh          yang       selalu
yang sangat                                     bergerak cepat dalam
populer saat ini, yaitu MySQL.                  pengembangan fitur-fitur baru dan
Popularitasnya        ditunjukan        oleh    perbaikan terhadap kekurangan-
penggunaannya yang                              keurangan
sangat luas di internet.                        software karena setiap orang dapat
MySQL memiliki tingkat skalabilitas             berkontribusi                             dalam
yang     sangat       besar.      Hal     ini   pengembangan MySQL.
ditunjukan oleh                                 Dalam penelitian skripsi ini, MySQL
implementasinya           di     beberapa       dihubungkan              dengan            Java
oraganisasi besar semacam Yahoo,                menggunakan
Google, Cisco dan                               komponen               API            MySQL-
sebagainya.       Portabilitas     MySQL        Connector/J yang memungkinkan
sangat luas karena tersedia versi               program Java
untuk beragam                                   berkomunikasi dengan database
sistem           operasi.          MySQL        MySQL.
mendukung           konektivitas        yang    Pengertian RFID
sangat baik dengan dukungan                     Lahiri     (2005)         mengungkapkan
terhadap         beragam         protokool      fungsi RFID:
koneksi.          MySQL             sangat      “Radio   frequency       identification   (RFID)
                                                technology     uses       radio      waves    to
meperhatikan masalah
                                                automatically identify
keamanan. Kecepatan juga adalah
                                                physical objects (either living beings or
adalah      hal          yang       sangat      inanimate items)”.30
diperhitungkan oleh                             Lalu, Bhatt dan Glover (2006)
pengembang                         MySQL.       menjelaskan              definisi:        RFID
Dibandingkan         dengan        software     merupakan Sistem
RDBMS lain, MySQL lebih                         Identifikasi yang berfungsi saat
sederhana        dalam      instalasi   dan     suatu        perangkat               elektronik
implementasi.        Terakhir,     MySQL        didekatkan pada benda
adalah software                                 yang          ingin               diidentifikasi
open-source. Kode sumber MySQL                  menggunakan frekuensi radio atau
terbuka luas untuk semua orang.                 variasi medan magnet.31
Karakteristik ini
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
Dari pernyataan Bhatt dan Glover                  software di sini adalah sebagai
tersebut, dapat dilihat adanya dua                elemen pengolah data yang dapat
komponen utama                                    bekerja otomatis.
dalam sistem RFID. Komponen                       Gambar 30 memperlihatkan sistem
pertama adalah benda elektronik                   RFID dengan 3 komponen.
yang didekatkan                                   Dengan     panduan        Gambar    30,
pada        benda        yang         dikenali.   berikut adalah gambaran singkat
Komponen         pertama        ini    disebut    cara kerja Sistem
dengan tag atau                                   RFID. RFID reader selalu dalam
transponder.        Komponen            kedua     kondisi    siap     untuk     membaca
adalah sub-sistem yang membaca                    kehadiran transponder.
tag atau sering                                   Ketika suatu tranponder masuk ke
disebut dengan reader. Tag dan                    dalam jangkauan gelombang radio
reader akan dibahas lebih lanjut                  dari reader,
dalam subbab                                      transponder langsung mengirimkan
Sistem RFID..                                     data yang dibawa secara nirkabel.
Sistem RFID                                       RFID reader
30   Sandip Lahiri, RFID Source book ,            segera     menerima         data   yang
(Massachusetts: Prentice Hall, 2005)
                                                  dikirimkan lalu melewatkan data itu
31   Himanshu Bhatt and Bill Glover, RFID
                                                  ke aplikasi atau
Essentials, (Sebastopol: O'Reilly, 2006)
                                                  software          untuk       dilakukan
58
                                                  pengolahan.
Seperti          telah           disebutkan
                                                  Transpoder/Tag
sebelumnya, dua komponen utama
                                                  Transponder diturunkan dari kata
pada sistem RFID
                                                  transmitter dan responder.32 Seperti
adalah tag dan reader. Namun,
                                                  telah
kedua komponen itu saja tidak
                                                  dituliskan sebelumnya, transponder
cukup membuat sistem
                                                  sering juga disebut dengan tag.
RFID dapat berfungsi. Satu elemen
                                                  Cara kerja tag
lain yang diperlukan Sistem RFID
                                                  adalah sesuai dengan turunan kata
adalah
                                                  dari transponder tadi. Tag RFID
middleware       atau     software        atau
                                                  akan
sering disebut juga dengan aplikasi.
Fungsi dari


Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
memancarkan (transmit) data yang                membuat ukuran fisik tag bisa
dibawa ketika merespon (respond)                dibuat sekecil mungkin dan dapat
kehadiran                                       bekerja hampir tanpa
gelombang radio dari reader.                    ada batasan waktu karena tidak
Tag      RFID          dapat      dibedakan     mengkonsumsi             daya      internal.
berdasar      beberapa         karakteristik.   Namun, tanpa adanya
Pertama berdasar                                catu daya internal membuat tag
sumber       catu      daya    dan    kedua     pasif memiliki jarak baca yang tidak
berdasar      kemampuan           penulisan     dapat terlalu
ulang data.33 Selain dua                        jauh jika dibandingkan dengan tag
karakteristik tersebut, Bhatt dan               aktif.
Glover       (2006)        menambahkan          Berlawanan dengan tag pasif, tag
beberapa pembeda                                aktif memiliki catu daya internal
pada       tag      RFID       diantaranya,     dalam proses
karakter      fisik     tag,      antarmuka     kerjanya.    Kehadiran          catu    daya
frekuensi kerja (air                            pada tag aktif mengkompensasi
interface)       tag     dan      kapasitas     kekurangan tag pasif.
penyimpanan.34                                  Tag aktif bisa memiliki jarak baca
Gambar 31 Sepuluh Tag RFID yang                 yang cukup jauh dari reader. Tetapi,
digunakan dalam penelitian ini.
                                                dengan
Daya Tag RFID
                                                kehadiran tag catu daya pada tag
Berdasar karakteristik catu daya
                                                aktif di sisi lain membuat tag ini
yang digunakan, tag RFID dapat
                                                lebih mahal dari tag
dibedakan
                                                pasif, ukuran fisik yang tidak dapat
menjadi tag pasif dan tag aktif.
                                                sekecil     tag    aktif    dan     adanya
Tag pasif dalam kerjanya tidak
                                                batasan umur catu
memiliki catu daya internal. Tag
                                                daya,     yaitu         harus     dilakukan
pasif bekerja
                                                penggantian baterai saat habis.
menggunakan                daya        yang
                                                Kemampuan           Penulisan          Ulang
diemisikan dari gelombang radio
                                                Data              dan           Kapasitas
reader dalam
                                                Penyimpanan
memancarkan data yang dibawa.
                                                Berdasar kemampuan penulisan
Ketidakhadiran catu daya pada tag
                                                ulang     data,     tag     RFID       dapat
pada satu sisi
                                                diklasifikasikan
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
menjadi read only (RO) tag, write          sistem RFID yang menggunakan
once read many (WORM) tag dan              frekuensi radio menjadikan tag dan
read-write                                 reader RFID
(RW) tag.                                  sangat sensitif terhadap kehadiran
Kemudian,       berdasar      kapasitas    material     logam         yang       dapat
penyimpanan datanya, tag RFID              mereduksi dan bahkan
memiliki rentang                           menghilangkan                     intensitas
kapasitas penyimpanan mulai dari           gelombang radio.
tag 1 bit hingga beberapa kilo byte.       Selain     ragam       material       yang
Contoh tag 1                               digunakan, tag RFID pun dibentuk
bit paling sering ditemukan di             menjadi beragam
perpustakaan atau toko pakaian.            bentuk     fisik    yang      disesuaikan
Tag 1 bit tidak dapat                      dengan       kebutuhan         pengguna.
mengidentifikasi      benda    dengan      Bentuk-bentuk yang
unik.   Tag    1     bit   hanya   bisa    banyak ada diantaranya adalah,
mengenali ada atau tidak                   bentuk kancing, bentuk gantungan
ada benda. Namun, mekanisme ini            kunci, bentuk jam
sudah cukup untuk implementasi             tangan,      bentuk          kartu      dan
semisal                                    sebagainya.
pencegah pencurian item.                   Frekuensi Kerja Tag
Karakter Fisik Tag                         Frekuensi          Kerja       (Operating
Klasifikasi karakter fisik tag terdiri     Frequency)         adalah         frekuensi
dari    penimbangan        bahan   yang    gelombang
digunakan tag                              elektromagnetik            yang       yang
dan bentuk tag. Tag dibuat dari            digunakan tag untuk berkomunikasi
bahan yang beragam. Bahan yang             atau untuk
paling banyak                              mengambil          daya.35        Spektrum
digunakan adalah plastik atau PVC.         elektromagnet         dimana          RFID
Tentunya bahan yang dimaksud di            bekerja dibagi menjadi low
sini adalah                                frequency     (LF),    high     frequency
material      yang         membungkus      (HF), ultra-high frequency (UHF),
rangkaian elektronik internal tag          dan microwave.
RFID. Komunikasi                           Karakterisitik      frekuensi-frekuensi
                                           tersebut dapat dilihat pada Tabel 4.
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
Tabel 4 Rentang Frekuensi RFID.             Frekuensi yang berbeda memiliki
Name        Frequency      range     ISM    sifat yang berbeda pula. Faktor
frequencies                                 utama yang
LF 30300 kHz < 135 kHz                      membedakan           sifat    frekuensi
HF 330 MHz 6.78 MHz, 13.56 MHz,             pembawa ini adalah pada masalah
27.125 MHz, 40.680 MHz                      jarak rentang baca
UHF 300 MHz-3 GHz 433.920 MHz,              antara tag dengan reader. Tabel 5
869 MHz, 915 MHz                            merangkumkan hal tersebut.
Microwave > 3 GHz 2.45 GHz, 5.8             RFID Reader
GHz, 24.125 GHz                             Data yang dibawa oleh tag RFID
Sebagai perangkat elektronik yang           hanya dapat digunakan bila telah
memancarkan          gelombang     radio,   dibaca oleh
tag RFID                                    perangkat RFID reader. Prinsip
diregulasikan sebagai perangkat             kerja RFID reader serupa dengan
radio. Sebagai perangkat radio, tag         tranceiver radio,
dan sistem RFID                             memancarkan          dan     menerima.
dilarang       mengganggu           kerja   Seperti   yang       telah    dituliskan
perangkat      radio      lain    semisal   sebelumnya, dalam
telepon seluler atau siaran                 kondisi    siaga,       reader    akan
televisi.                                   memancarkan                  gelombang
Frequency Typical max. Some                 elektromagnet dalam jangkauan
typical applications                        yang bisa dicapai Ketika ada tag
read range                                  memasuki jangkauan
for passive                                 baca reader, tag akan mendapat
tags                                        daya          dari           gelombang
LF 50 centimeters Pet identification        elektromagnet reader
and close reads of items with high          (diasumsikan tag yang digunakan
water content                               bersifat pasif). Dari daya yang
HF     3    meters     Building   access    diperoleh, tag
control                                     memancarkan data yang dibawa.
UHF 9 meters Boxes and pallets              Data pancaran dari tag diterima
Microwave > 10 meters Vehicle               oleh reader. Pada
identification of all sorts


Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
kebanyakan      implementasi,     data     3.      Menerima           dan     melakukan
yang diterima ini akan diteruskan          demodulasi sinyal dari tag.
pada software                              Kedua, fungsi dari sistem kendali:
aplikasi untuk diolah sesuai dengan        1. Berkomunikasi dengan software
rancangan     sistem.    Prinsi   kerja    dan mengeksekusi perintah dari
reader dalam                               software ;
berkomunikasi                  dengan      2. Berkomunikasi dengan tag;
tag/transponder        dan    software     3. Melakukan coding dan decoding
sering disebut dengan prinsip              sinyal.
master-slave.     Dalam      fungsinya,    Gambar 35 menunjukan diagram
RFID reader dituntut untuk dapat           sistem kendali pada reader RFID.
melakukan dua tugas, yaitu                 Reader
berkomunikasi melalui gelombang            mendapatkan daya melalui catu
radio dan membaca data yang                daya       di    pin      Vcc.     Komunikasi
dibawa tag                                 masukan dan keluaran
kemudian      mengirimkannya        ke     data menuju dan dari sofware
software . Dari dua tugas ini              dilakukan          diantaranya        melalui
menurut Finkenzeller                       antarmuka RS 232/485.
(2003), diidntifikasi dalam 2 blok         Otak dari reader adalah sebiah
fundamental     yang      membangun        mikroprosesor.                Mikroprosesor
sebuah sistem                              menyimpan dan
reader RFID, yaitu antarmuka radio         mengambil data melalui bus data
dan    sistem     kendali      (control    pada            ROM          dan        RAM.
system).36 Blok-blok                       Pengalamatan dilakukan
Fungsi lebih spesifik dari dua blok        melalui bus alamat. Modul ASIC
tersebut adalah sebagai berikut.           bersifat        pilihan     yang     berperan
Pertama,                                   melakukan fungsi
fungsi HF interface:                       kriptografi               untuk        tingkat
1. Membangkitkan daya pemancar             pengamanan data yang lebih tinggi.
frekuensi untuk mengaktifkan dan           Modul Reader ID-12
memberi                                    Tag RFID adalah komponen solid
suplai daya pada tag;                      yang tidak praktis untuk dirancang
2. Memodulasi sinyal pancar untuk          sendiri.
mengirim data pada tag;
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
Langkah paling tepat memperoleh                   Meskipun        berupa         modul    yang
tag RFID adalah dengan membeli                    masih perlu dirakit, kebanyakan
jadi. Lagi pula,                                  rangkaian inti
kecenderungan harga tag RFID                      ID-12 yang diperlukan untuk fungsi
semakin menurun seiring dengan                    pembacaan tag RFID telah tersedia
waktu dengan                                      dalam modul.
beragam jenis dan spesifikasi dari                Sangat sedikit rangkaian luar yang
pabrik..                                          diperlukan        untuk        menjalankan
Namun, reader RFID biasa dijual                   fungsi standar.
dalam bentuk modul IC yang masih                  67
memerlukan perakitan. Beberapa                    Innovations                       Electronic
vendor memang juga menyediakan                    mengeluarkan           beberapa        produk
reader jadi yang                                  modul ID, yaitu ID-2,
tinggal digunakan. Namun, dalam                   ID-12     dan     ID-20.       Salah      satu
penelitian         ini      demi         proses   pembeda         dari    seri    ini    adalah
pemahaman yang lebih                              rentang jarak bacanya
komprehensif,             penulis       memilih   seperti   terlihat      pada      Tabel     6.
menggunakan modul yang masih                      Pembahasan lebih lanjut mengenai
perlu dirakit.                                    modul reader ID-12
Modul      reader         tersedia      dengan    berikut proses perakitannya akan
variasi    yang          luas    di    pasaran.   dilakukan pada bab metodologi
Variasi tersebut                                  penelitian.
dimulai    dari      perbedaan           vendor   Software RFID
produsen,                             perbedaan   Setelah membahas tag dan reader
kompatablitas dengan tag dan                      kini tiba pada bagian terakhir dalam
sebagainya. Dari variasi yang ada,                sistem
penulis       berketetapan                untuk   RFID      yaitu        software.       Selain
menggunakan Modul                                 software, bagian ini sering juga
reader     ID-12          dari    Innovations     disebut dengan
Electronic. Pemilihan ini disasarkan              68
pada ketersediaan                                 middleware atau aplikasi. Ketiga
produk        di           pasaran         dan    terminologi tersebut merujuk pada
keterjangkauan harga.                             hal yang sama,


Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
yaitu bagian pada sistem RFID                 Kemudian        sebuah       tag     RFID
yang bertugas untuk memroses                  didekatkan ke IC ID-12. Bila tidak
data.                                         terjadi masalah,
Software        bisa       diterjemahkan      maka        lampu      indikator    diirngi
menjadi    perangkat        lunak,    yaitu   dengan bunyi buzzer akan meyala
bagian dari sistem                            sejenak menandakan
komputer       yang        tidak     dapat    telah ditransferkan data dari tag ke
disentuh dan memiliki fungsi untuk            RFID reader. Jauhkan sejenak tag
menyelesaikan tugas                           RFID, lalu
atau masalah tertentu. Middleware             dekatkan       lagi,     maka       lampu
berasal    dari    kata     middle     dan    indikator     dan      buzzer      kembali
software . Middle                             menyala sejenak. Proses
digunakan             karena         fungsi   dapat diulang dengan tag-tag yang
middleware        pada     sistem    RFID     lain sekaligus memeriksa apakah
sering dianggap sebagai                       ada tag yang
penengah antara reader dan tag.               rusak. Dalam kondisi yang sangat
Software      telah     dijelaskan    pada    ideal, ID-12 dapat membaca tag
subbab sebelumnya.                            RFID maksimal
                                              dalam jarak 12 cm. Namun pada
HASIL PENELITIAN                              keadaan       praktis,     jarak     baca
                                              berkisar 3 hingga 5 cm.
Setelah hasil perakitan dipastikan            Rentang        jarak      baca      dapat
sempurna,       pengujian        rangkaian    ditingkatkan jika diinginkan dengan
diawali dengan                                menggunakan antena
penghubungan rangkaian dengan                 eksternal.     Bila      kondisi     yang
catu daya. Dengan menggunakan                 dideskripsikan pada paragraf ini
multimeter,                                   tidak berjalan
beberapa        titik     akan       diukur   semestinya, berarti ada kesalahan
tegangan-tegangan listriknya untuk            yang menuntut pemeriksaan ulang
memastikan tidak ada                          langkah-langkah
kesalahan      atau      pun   kerusakan      sebelumnya. Pada kasus terburuk
komponen.                                     kemungkinan penyebabnya adalah
                                              rusaknya IC
                                              ID-12.
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
Pemeriksaan         data        berikutnya   benar, jendela hyperterminal akan
                                             menampilkan nomor tag RFID
dilakukan menggunakan program
                                             ketika suatu tag idekatkan pada
hyperterminal di                             reader. seperti pada Gambar 75.
komputer.    Hyperterminal         adalah
program       untuk            melakukan
komunikasi data. Untuk
komputer yang tidak memiliki port
serial   dapat      disiasati     dengan
menggunakan
konverter usb to serial atau usb to
rs-232. Lalu nomor port comm
yang dikenali oleh
sistem    operasi      dicatat      untuk
dimasukan           dalam          setting
hyperterminal.
Berikut adalah gambaran proses
setting hyperterminal. Gambar 73
menunjukan
proses pemilihan nomor port. Bila
komputer masih memiliki serial port,
nomor port
comm akan langsung dikenali. Jika
komputer tidak lagi memiliki serial          Hingga tahapan ini, bila semua
port, maka                                   langkah      berjalan    benar,    dapat
harus digunakan usb to rs-232                dipastikan perangkat
converter. Setelah driver converter          hardware telah berfungsi baik.
diinstal, nomor port                         Tabel   21   Hasil   Pengujian   Tegangan
                                             Rangkaian.
comm akan dapat dikenali sistem
                                             No, Titik Pengukuran/Perhitungan
operasi. Gambar 74 menunjukan
                                             Hasil         Pengukuran            Hasil
parameter serial
                                             Perhitungan
port untuk berkomunikasi dengan
                                             1. Input IC 7805 6 V -
RFID      reader.       Bila       semua
                                             2. Output IC 7805 4.8 V 5 V
pengaturan berjalan
                                             3. Pin VCC IC ID-12 4.8 V 5 V

Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
                                           9. 04620336ECBF 04620336ECBF
                                           Terbaca Benar
                                           10. 04620332A2F5 04620332A2F5
                                           Terbaca Benar
                                           Tabel 23 Hasil Pengujian Jarak Baca
                                           RFID Reader.
                                           No. Jarak Baca Terbaca (Ya/Tidak)
                                           Keterangan
                                           1. 15 cm Tidak -
                                           2. 12 cm Tidak -
                                           3. 10 cm Tidak -
                                           4. 9 cm Tidak -
                                           5. 8 cm Tidak -
                                           6. 7 cm Tidak -
                                           7. 6 cm Tidak -
                                           8. 5 cm Tidak -
No. Nomor Tag Tertulis Nomor Tag
Terbaca Keterangan                         9. 4 cm Tidak -
1. 04620325B7F7 04620325B7F7               10. 3 cm Ya -
Terbaca Benar                              Tabel 24 Hasil Pengujian Pembacaan
                                           Lebih dari satu tag.
2. 046203441C3D 046203441C3D
                                           No. Jumlah Tag Nomor-nomor Tag Data
Terbaca Benar
                                           Terbaca Keterangan
3. 046203126413 046203126413               1.          1          046203441C3D
Terbaca Benar                              046203441C3D Terbaca
4. 046203117004 046203117004               2. 2 046203117004
Terbaca Benar                              dan
5. 0462031194E0 0462031194E0               046203159EEE
Terbaca Benar                              -
6, 04620309B2DE 04620309B2DE               Tidak Terbaca
Terbaca Benar                              3. 3 046203117004,
7. 046203249FDE 046203249FDE               046203441C3D
Terbaca Benar                              dan
8. 046203159EEE 046203159EEE               046203159EEE
Terbaca Benar                              -
                                           Tidak Terbaca

Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
Pembahasan           Hasil        Pengujian    Parameter          Database         Nilai
Perangkat Keras                                Keterangan
RFID      reader      yang         digunakan   Driver        "com.mysql.jdbc.Driver"
dalam sistem ini adalah berupa                 Driver MySQL Connector/J

modul IC yang telah                            URL        "jdbc:mysql://localhost/rfid"

memiliki      semua       fungsi       dasar   Lokasi database

pembacaan          tag    RFID        secara   software

internal. Asalkan IC dalam                     User Name Database Root Dapat

kondisi baik dan sambungan PCB                 diganti

serta      rangkaian         catu      daya    Password Database Root Dapat

berfungsi benar, maka                          diganti

rangkaian reader akan berfungsi                nomor      tag,    sistem   pun     dapat

baik juga.                                     mengenali           identas         yang

Dari hasil pengujian di atas dapat             bereferensi       dengan    nomor    tagi

disimpulkan bahwa rangkaian RFID               ersebut dalam databaseutama dan

reader                                         Gambar       77    menujukan      bahwa

telah    berhasil     berfungsi       sesuai   setiap pegawai melakukan absen,

dengan yang diharapkan. Oleh                   akan

karena itu, RFID                               dicatatkan histoory yang ditambah

reader dapat diintegrasikan dengan             ke database. Data di database ini

software           sebagai            sensor   dapat dilihat

pendeteksi dan pembaca                         kembali melalui menu history di

tag RFID.                                      Window Utama.
                                               No. Nomor Tag Tertulis Nomor Tag
Hasil        Pengujian            Perangkat
                                               Terbaca Oleh
Lunak
                                               Software
Daftar Serial Port yang terbaca Setting
                                               Keterangan
Serial Port Keterangan
                                               1. 04620325B7F7 04620325B7F7
COM3
                                               Terbaca Benar
--
                                               2. 046203441C3D 046203441C3D
Bitrate 9600, databits 8, parity
none, stop bits 1, flow control                Terbaca Benar
none.                                          3. 046203126413 046203126413
Menggunakan USB to                             Terbaca Benar
RS-232 converter



Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
4. 046203117004 046203117004                      2.      Cara     mengenali         identitas
Terbaca Benar                                     pegawai dari tag RFIDnya.
5. 0462031194E0 0462031194E0                      3. Cara memantau log/history dari
Terbaca Benar                                     pegawai yang melakukan absen.
6. 04620309B2DE 04620309B2DE                      4.       Cara      mendata             statistik
Terbaca Benar                                     keterlambatan, bolos dan ijin.
7. 046203249FDE 046203249FDE                      5.       Software        harus           dapat
Terbaca Benar                                     memberikan tampilan GUI yang
8. 046203159EEE 046203159EEE                      interaktif dan
Terbaca Benar                                     memudahkan.
9. 04620336ECBF 04620336ECBF                      Lalu ini adalah hasil pengujian
Terbaca Benar                                     software        atas      permasalahan-
10/ 04620332A2F5 04620332A2F5                     permasalahan tadi:
Terbaca Benar                                     1. Otomasi absensi dengan RFID
Tabel     28   Kriteria   Pengujian    Akurasi    dilakukan dengan mereferensikan
Referensi Database saat Absen.
                                                  individu
No.     Nomor     Tag      Tertulis   Identitas
                                                  pegawai dengan nomor tag RFID
Referensi Keterangan
                                                  tertentu. Ketika satu tag RFID
1.    04620325B7F7           Jon      Kartago
                                                  dibaca oleh
Lamida, Ph.D Terbaca Benar
                                                  117
2.      0462031194E0           Dra.     Anita
                                                  reader,        maka      software         akan
Rahmawati M.Pd Terbaca Benar
                                                  memeriksa              individu           yang
3. 046203126413 Ririn Setiawati
                                                  direferensikan
M.T. Terbaca Benar
                                                  menggunakan tag RFID tersebut.
4. 04620309B2DE Arpin Terbaca
                                                  Sehingga        pegawai        tidak      perlu
Benar
                                                  melakukan
Dst ...
                                                  aksi lain saat melakukan absen
Kemudian         berikut     adalah      hasil
                                                  selain mendekatkan tag RFID ke
pengujian berdasarkan identifikasi
                                                  reader. Dari
masalah di Bab
                                                  hasil      pengujian      di    Tabel       27
III. Berikut adalah permasalahan
                                                  masalah ini telah dapat dijawab.
yang harus dijawab oleh software:
                                                  2.      Software      dapat       mengenali
1.      Cara     mengotomasi          proses
                                                  pegawai dari nomor tag RFID yang
absensi menggunakan RFID.
                                                  dimiliki
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
pegawai tersebut. Dalam database,          dalam       database       dengan       cara
nomor tag ini akan direferensikan          memberi instruksi pada sosftware
dengan                                     yang akan
identitas pegawai. Sehingga saat           melakukan          query     tertentu    ke
pegawai          melakukan        absen,   database. Gambar 78 menunjukan
software akan                              data absen
membaca       data   pegawai      dalam    dalam database yang akan diambil
database      dan    software      dapat   statistiknya.       Gamabr        tersebut
mengenali                                  menunjukan
identitas    pegawai.      Dari    hasil   bahwa masalah statsitik juga telah
pengujian di Tabel 28 masalah ini          dapat dipecahkan.
juga telah                                 5.      Selain     melakukan        absen,
dapat dijawab.                             software juga harus menyediakan
3.      Software     pengelola      data   alur GUI yang
kehadiran harus dapat memantau             memudahkan pengguna. Tampilan-
log atau history                           tampilan GUI dapat dilihat pada
pegawai yang melakukan absen.              Bab III.
Hal ini dilakukan dengan mengenali         Dari       hasil    pengujian     dengan
pemilik                                    memberikan event-event terhadap
tag RFID lalu mencatat setiap aksi         GUI seperti
absen pegawai terhadap sistem,             menekan tombol, mengetik text
yaitu                                      field dan seterusnya, sosftware
waktu dan status absennya. Dari            berhasil
Gambar 77, masalah ini telah               menjawab                   permasalahan
dijawab oleh                               menampilkan GUI yang interaktif
software.                                  dan memudahkan.
4.      Pendataan    statisitik   absen    Pembahasan           Hasil     Pengujian
dilakukan dengan mendata history           Perangkat Lunak
tadi ke dalam                              Dari uraian Tabel 25 hingga Tabel
database.     Kelak pegawai        yang    28 di atas dapat dilihat bahwa
berwenang dapat mengakses data-            Software
data statistik                             berhasil menunaikan tugas dasar
                                           membaca port RFID reader dan
                                           melakukan koneksi
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
serta query ke database.                       software    ,     kemudian       dilakukan
Sementara,            Gambar             76    perbaikan dan pertambahan fitur.
memperlihatkan        jika      use     case   Proses perbaikan
utama sistem yaitu                             dan pertambahan tersebut akan
melakukan absensi, menulis history             menghasilkan versi-versi baru baru
serta mengupdate tabel absen di                dari software
database telah                                 yang lebih stabil dari sebelumnya.
berhasil       dilakukan.             Secara   Kesimpulan
keseluruhan,        Software           telah   Sistem perangkat lunak pengelola
berjalan seusai dengan yang                    data kehadiran pegawai terdiri dari
diharapkan.     GUI      flow    mengalir      subsistem
sesuai     dengan     desain.         Setiap   hardware         RFID     reader      dan
akses terbatas akan                            subsistem       software.       Sub-sistem
melalui Window login.                          hardware adalah RFID
Tentu saja selayaknya daur hidup               reader yang dibangun dari modul
perangkat lunak lainnya, Software              IC RFID ID-12. RFID reader ini
tidak akan                                     dihubungkan ke
berfungsi sempurna seratus persen              software     di     komputer       melalui
karena kemungkinan masih adanya                koneksi serial port. RFID reader
bug-bug yang                                   bertugas membaca
belum terdeteksi. Sesuai dengan                tag RFID dan meneruskan data
kerangka         teori            software     yang       dibaca        ke      software.
engineering di Bab II,                         Subsistem software
pengembangan        software          adalah   dibangun        menggunakan        bahasa
proses dinamis dan bukan proses                pemrograman             Java.      Proses
statis yang berhenti                           pengembangan software
setelah software selesai dibuat.               menggunakan metodologi Unified
Fase pemeliharaan akan dimulai                 Process     dengan       UML      sebagai
setelah software                               bahasa
selesai dibuat dan mulai digunakan.            pemodelannya. Proses modeling
Akan dilihat kemungkinan adanya                dan    pengkodean         menggunakan
bug pada                                       paradigma orientasi




Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
objek.      Software     harus       dapat       Setelah fungsi dasar terpenuhi,
melakukan      pembacaan           data     di   maka     dapat          dipastikan,      sistem
serial port yang                                 mampu melakukan
terhubung ke RFID reader dan                     semua             use       case          yang
melakukan koneksi ke database                    dipersyaratkan pada tahap analisis
untuk membaca dan                                awal sebelum pengembangan
menyimpan            data.         Sofware       software      .    Use      case       tersebut
database yang digunakan adalah                   meliputi use case absensi, menulis
MySQL dengan driver                              history, menulis
API MySQL Connector/J                            absen,        manajemen                pegawai
Berdasar hasil pengujian perangkat               (dilakuakan              oleh           admin),
lunak berhasil memenuhi hal-hal                  manajemen mata kuliah,
berikut:                                         menampilkan biodata dan use case
1. Membuka koneksi dengan serial                 GUI. GUI pun dapat berjalan baik
port                                             dengan
2. Membuka koneksi ke database.                  tampilan yang cukup rapi dan
3. Mengenali tag RFID.                           berhasil memenuhi desain User
4.      Mengenali      individu       yang       Interface Flow
direferensikan dengan tag RFID                   diagram di Bab III. Setiap aksi
tertentu.                                        pengguna ke GUI akan direspon
5.     Mencatat     history   ke     dalam       dengan reaksi yang
database.                                        sesuai dengan desain.
6. Mencatat statistik kehadiran ke               Pada        akhirnya        penelitian        ini
dalam database.                                  menyimpulkan              bahwa          proses
7.     Menghadirkan      tampilan         GUI    pengembangan
yang interaktif dan memudahkan.                  Perangkat Lunak Pengelola Data
Koneksi        ke        serial           port   Kehadiran         Pegawai        di     Jurusan
memungkinkan           sistem        untuk       Teknik Elektro
membaca data tag RFID yang                       Universitas Negeri Jakarta telah
dibaca RFID reader. Koneksi ke                   berhasil.
database      memungkinkan          sistem       Implikasi Bidang Keteknikan
melakukan                                        Kehadiran         perangkat           lunak   ini
berbagai query data ke database.                 diharapkan         dapat        mengotomasi
                                                 pendataaan
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
kehadiran         pegawai        semisal   di   writetable).         Dalam      penerapan
jurusan teknik elektro Universitas              pendataan       yang         membutuhkan
Negeri Jakarta. RFID                            kecepatan, sistem yang
sebagai sebuah teknologi yang                   dirancang      dalam      penelitian      ini
prospektif          memiliki           faktor   dapat        mengungguli              ssitem
keunggulan dan                                  identifikasi lain semisal
L - 123                                         sistem fingerprint identification.
kekurangan dalam implementasi                   Implikasi Bidang Pendidikan
dalam           sistem           manajemen      Penelitian     ini    dapat     digunakan
kehadiran pegawai.                              sebagai salah satu alat bantu
Keunggulannya adalah kecepatan,                 pengajaran yang
jarak baca yang dapat ditingkatkan,             mendemostrasikan             fungsi    RFID,
pembacaan                                       dasar rekayasa perangkat lunak
multi     tag     untuk       sistem   yang     dan pengembangan
canggih. Lebih dari itu di masa                 perangkat lunak dengan paradigma
depan ada kecenderungan                         orientasi objek. Penelitian ini juga
untuk menerapkan RFID sebagai                   diharapkan
teknologi yang akan diintegrasikan              dapat memicu penelitian lain dalam
pada perangkat                                  bidang rekayasa perangkat lunak
personal semisal telepon seluler.39             dengan
Sistem          RFID      itu      kemudian     metodologi      yang         tepat    sesuai
diintegrasikan sebagai                          dengan       lingkup         bidang     ilmu
tanda pengenal, uang elektronik                 elektronika.
dan kunci digital. Sementara, satu              39   Menilik Gadget Masa Depan, Harian
                                                Kompas, Selasa 29 Januri 2008, hlm. 33.
hal yang masih
                                                L - 124
dianggap kelemahan sistem RFID
                                                Saran
adalah       masalah            kemungkinan
                                                Penelitian ini dapat dikembangkan
pendataan yang
                                                dengan memanfaatkan fleksibilitas
dititipkan (tag dititipkan ke orang
                                                dan
lain).    Tentu        saja      sebenarnya
                                                keunggulan yang dimiliki bahasa
masalah ini dapat
                                                pemrograman             java          dengan
dipecahkan dengan sistem RFID
                                                paradigma orientasi
yang      lebih     canggih        (misalnya
menggunakan tag
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
objeknya. Dari keunggulan tersebut            Kemudian, hal lain yang perlu
penulis       menyarankan          hal-hal    perhatikan      dalam       pemanfaatan
berikut:                                      sistem ini adalah
1. Sistem pendataan RFID dapat                isu fraud atau kecurangan pada
diganti dengan teknologi identifikasi         sistem. Biometrik mengandalkan
lain jika                                     elemen yang
integritas       absensi         (masalah     terintegrasi dalam tubuh pengguna
penitipan       absen)        merupakan       semisal sidik jari, iris mata atau
masalah yang kritis.                          suara. Sehingga
RFID reader dapat diganti dengan              meskipun mungkin, fraud terhadap
sensor      fingerprint   atau    sensor-     sistem identifikasi biometrik akan
sensor lain.                                  sangat sulit.
Software         cukup        melakukan       Sementara, RFID adalah elemen
modifikasi minor dan sistem akan              yang      berada      di    luar   tubuh
berjalan hampir                               pengguna. Fraud yang
tanpa pengubahan signifikan.                  paling mungkin dapat dilakukan
2.   Mengimplementasikan           sistem     adalah penggandaan tag RFID.
RFID reader yang lebih canggih                Menanggapi isu
sehingga dapat                                tersebut     penulis       menyarankan
menghilangkan                    masalah      beberapa hal berikut:
kemungkinan         penitipan       absen     L - 125
(data).                                       1. Menggunakan validator pada
3. Sebagai bahasa pemrograman                 sistem       untuk         mengeliminasi
yang         menekankan          netralitas   kemungkinan fraud.
arsitektur, penulis                           Contoh validator adalah sensor
sangat mendorong untuk dilakukan              tambahan        berupa        fingerprint
penelitian         lanjutan         untuk     sensor atau face
melakukan                                     recognizer. Sehingga meski ada
porting sistem ini ke sistem operasi          pengguna             curang         yang
lain semisal Linux.                           menggandakan tag RFIDnya,
4. Software dapat dikembangkan                ia harus melewati tahapan validasi
ke dalam sistem jaringan komputer.            menggunakan          sensor    biometrik.
                                              Atau jika


Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
hal    tersebut       dianggap      rumit,   kehadiran tersebut ada di level
validasi sederhana menggunakan               fakultas dan bukan di level jurusan
semacam nomor                                seperti dalam
pin pun dapat dilakukan.                     batasan masalah di skripsi ini. Lalu
2. Menggunakan writable RFID tag             di    tengah    keunggulannya         yang
yang       dikombinasikan          dengan    nyaris anti fraud,
manipulasi skema                             fingerprint        juga         memiliki
enkoding        dan    enkripsi     dalam    keterbatasan       seperti     kesulitan
pengolahan nomor tag RFID di                 mengenali jari tertentu seperti
softtware. Dengan                            yang telah disampaikandi Bab I.
menggunakan           pendekatan       ini   Sementara,           RFID       memiliki
diharapkan meski ada pihak yang              keunggulan kecepatan
berniat                                      identifikasi       namun        memiliki
menggandakan          satu   tag    RFID     kemungkinan        fraud     yang     lebih
tertentu, upayanya akan sia-sia              rentan. Dari keunggulan
karena sistem dapat                          dan kelemahan kedua teknologi ini
mengenali tag yang digandakan                juga      dengan     perbedaan        level
tadi dari operasi writable yang              penerapan anatara di
dilakukan saat                               fakultas dan jurusan salah satu
pembacaan data, skema enkoding               cara       memaksimalkan             kedua
yang      berbeda      dan   kegagalan       teknologi ini adalah
autentifikasi                                L - 126
enkripsi karena si pengganda tadi            dengan        menerapkannya          secara
tidak mengetahui algoritma enkripsi          pararel. Maksud dari penerapan
yang                                         pararel di sini adalah
digunakan.                                   pegawai        dapat       menggunakan
Perangkat lunak pengelola data               kedua mode sistem absen secara
kehadiran yang sudah diterapkan              bergantian. Bila pada
di kampus UNJ                                satu    waktu      pegawai     kesulitan
menggunakan teknologi fingerprint            melakukan        absen       sidik     jari,
identification. Hanya saja sistem            pegawai dapat melakukan
pencatat                                     absen RFID. Apalagi, saat ini UNJ
                                             telah menggalakkan penggunaan
                                             ID-Card bagi
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
pegawai selama dalam lingkungan              University Press, 2003).
kampus. Jika diperlukan kelak, ID-           Barker, Jacquie. Beginning Java
Card biasa                                   Objects.     (New     York:      Appress,
tersebut          dapat           diganti    2005).
menggunakan ID-Card RFID.                    Bhatt , Himanshu and Bill Glover.
L – 127                                      RFID       Essentials.        (Sebastopol:
                                             O'Reilly, 2006).
                                             Deitel , H. M. Java™ How to
                                             Program,      Sixth      Edition.    (New
                                             Jersey: Prentice Hall,2004).
                                             Finkenzeller,         Klaus.         RFID
                                             Handbook, Second Edition, (West
                                             Sussex: Wiley,2003).
                                             Kaisler,    Stephen       H.     Software
                                             Paradigms , (New Jersey: Wiley-
DAFTAR PUSTAKA                               Interscience, 2005).
Menilik    Gadget       Masa     Depan,      Horstmann,      Cay       .    Computing
Harian Kompas, Selasa 29 Januri              Concept With Java 2 Essentials.
2008                                         (New York: Willey,2000).
RFID            dan            Integritas.   Kruchten, Philippe. The Rational
http://blogs.netindonesia.net/yusuf.         Unified Process, An Introduction,
wibisono/, diakses 25                        Third Edition .(Boston: Addison
Juni 2007.                                   Wesley, 2003).
Sistem                         Informasi.    Lahiri, Sandip. RFID Source book .
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_i        (Massachusetts:          Prentice    Hall,
nformasi/, diakses 28                        2005).L - 128
Januari 2008.                                Liang, Y. Daniel. Introduction To
Albin, Stephen T. The Art of                 Java                      Programming:
Software       Architecture:      Design     Comprehensive Version, 6 th
Methods and                                  Edition. (New Jersey: Prentice Hall,
Techniques. (Indiana : Wiley, 2003).         2007).
Ambler,Scott W. The Object Primer            Manish , Bhuptani. RFID Field
Third        Edition.     (Cambridge:        Guide: Deploying Radio Frequency
Cambridge                                    IdentificationSystems.
Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )
(Massachusetts:       Prentice      Hall
2005).
O’Docherty, Mike. Object-Oriented
Analysis    and      Design.     (West
Sussex: Willey,
2005).
Olivé,     Antoni    .    Conceptual
Modeling of Information Systems.
(Berlin: Springer,
2007).
Powell, Gavin. Beginning Database
Design . (Indiana: Wiley, 2006)
Sheldon, Robert and Geoff Moes.
Beginning      MySQL®.         (Indiana:
Wiley, 2005)
L - 129




Jurnal ini dituliskan oleh Andika ( 5115062174 )

								
To top