Docstoc

INTERNET DI KALANGAN REMAJA

Document Sample
INTERNET DI KALANGAN REMAJA Powered By Docstoc
					        INTERNET DI KALANGAN REMAJA

INTERNET DI KALANGAN REMAJA

                                        [Year]

                                                                [Type the author name]

                                                              [Type the company name]

                                                                         [Pick the date]



                                KATA PENGANTAR


Assalamu alaikum wr.wb


Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan ridho-nyalah

saya dapat menyelesaikan karya tulis ini dengan sebaik-baiknya dalam tenggang waktu

yang telah di tentukan.


Dalam karya tulis yang saya beri judul “pengaruh internet di kalangan remaja” saya

mengulas dampak-dampak positif maupun negatif internet di kalangan remaja. Untuk

menanggulangi besarnya dampak negatif penyalahgunaan internet bagi remaja maka di

butuhkan peran dari dunia pendidikan untuk mengarahkan para remaja ini yang

merupakan bakal dari penerus bangsa.


Saya menyadari karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan oleh karena itu saya

mengharapkan kritik dan saran membangun dari pihak-pihak terkait.


Waalaikum mussalam wr.wb
Bandung, Februari 2009


Penulis




                                 BAB I

          PENGARUH INTERNET DI KALANGAN

          REMAJA

Di era modern saat ini, kita telah mengenal berbagai macam media

pencarian informasi. Diantaranya surat kabar, radio, televisi, dan lain

sebagainya. Salah satunya yang paling banyak di minati oleh kaum

remaja     saat     ini,   khususnya     para   pelajar   ialah   media




                           ”Internet”.


Media ini tak asing di dengar lagi. Internet merupakan salah satu

media pencarian informasi dengan menggunakan perangkat yang
berupa Komputer dan di bantu dengan beberapa aplikasi lainnya,

misalnya    prangkat   Modem        serta   instalasi    program     yang

memperbolahkan untuk menjalankan aplikasi internet, sehingga

dapat tersambung dan dapat menjalankan fungsinya sebagai media

pencari informasi dan komunikasi. Tapi saat ini HP (Handphone)pun

yang berjenis tertentu dapat juga di gunakan untuk mengakses

Internet.


Di kalangan remaja saat ini, media internet di fungsikan dengan

bermacam-macam oleh pemakainya. Ada sebagian remaja/pelajar

yang memfungsikan internet sebagai media pencarian informasi, jika

ada tugas yang di berikan (media pendidikan), media hiburan (jika

ingin bermain game), media komunikasi (jika ingin memperbanyak

teman dari luar daerah), dan ada pula sebagian remaja/pelajar yang

memfungsikan     media   internet     ini   ke    arah    yang     negatif

(menyimpang), contohnya bermain judi (taruhan secara on-line),

serta membuka situs (website) yang berbau pornografi.
Di madia ini (internet) telah banyak di kenal berbagai macam

aplikasi   yang   menarik    minat     para   remaja/pelajar   untuk

menjalankannya, meskipun dengan mengeluarkan banyak uang jika

remaja tersebut bermain di warung internet (warnet).


Aplikasi yang di maksud di antaranya ”Chating”, yang berfungsi

untuk saling berkomunikasi dengan orang lain di dunia maya ini

melalui perantara komputer, ”e-mail” yang berfungsi untuk

mengirimkan pesan, baik berupa text yang panjang maupun pendek

dan gambar melalui perangkat komputer. Dan paling banyak

peminatnya yakni aplikasi ”Friendster” yang berfungsi menyimpan

gallery foto dan gambar untuk di perlihatkan ke teman lain yang

berada di daerah lain tanpa bertemu.


Oleh karena itu, pengaruh dari media internet di kalangan

remaja/pelajar, tergantung dari individu mereka masing-masing.


Baik pemakaiannya untuk tujuan yang baik (positif), maupun yang

berbau negatif.
Dengan kata lain perlu kesadaran dari para remaja/pelajar dalam

memfungsikan media pencarian informasi tersebut (INTERNET).


                             BAB II


                   PERAN DUNIA PENDIDIKAN


Kekerasan pendidikan masih sering di jumpai dalam pendidikan kita.

Berbagai kasus yang di ungkap di atas adalah bukti nyata . Agar

pendidikan berjalan tanpa kekerasan, maka perlu di pertimbangkan

pendidikan nilai yang efektif, penerapan metode pembelajaran yang

humanis, dan internalisasi nilai-nilai islam, moral dan budaya

nasional   dalam   keseluruhan   proses   pendidikan.   Untuk   itu,

pemahaman yang cukup tentang pendidikan yang humanis perlu di

ketahui semua pihak yang terlibat dalam pendidikan.


Dalam masyarakat modern, sekolah bertindak sebagai institusi utama

(selain keluarga) yang harus di pikirkan oleh generasi orang dewasa

untuk memelihara dan mengabadikannnya. Sebagai media penting

bagi kelangsungan dan pewarisan pengetahuan serta nilai untuk

generasi masa depan. Pada hakekatnya, sekolah merupakan
kebanggaan kita dengan suatu harapan adanya kesinambungan dan

pengalaman tentang kultur kita, hal ini merupakan suatu sistem

paling formal untuk mendidik kaum muda, sebagai keberadaan

instutusi bagi anak-anak sangat di perlukan bahkan harus di

masyarakatkan untuk wadah pergaulan mereka. Di sekolah nilai-

nilai, kepercayaan, dan norma-norma (peraturan tentang perilaku)

tentang masyarakat di tegakkan dan diteruskan, bukan hanya sebagai

pokok materi pelajaran bahkan sebagai bagian di dalam seluruh

struktur dan operasi sistem bidang pendidikan itu sendiri.


Hal yang sama juga terjadi pada tayangan pornografi. Pornografi

merupakan tantangan besar bagi masyarakat dan pendidikan. Sebab,

bila pornografi di biarkan, akan merusak moral bangsa, membuka

peluang perkosaan, dan pernikahan dini. Masalah pergaulan bebas

juga menjadi masalah krusial dalam pendidikan kita, terutama bagi

pelajar dan mahasiswa. Menurut Romli Atmasasmita, menjadi

preman bukanlah karena turunan orang tua, melainkan melalui proses

pergaulan ini.