Mewacanakan Paradigma Baru Ber

Document Sample
Mewacanakan Paradigma Baru Ber Powered By Docstoc
					Mewacanakan Paradigma Baru Ber-HMI

Konsekuensi dari pewacanaan paradigma baru adalah terjadinya perubahan paradigma
(revolusi paradigma) dari paradigma yang selama ini begitu dahsyat menghegemoni
pemikiran sebagian komunitas HMI menjadi paradigma yang secara holistik menyentuh
seluruh sisi yang ada pada realitas itu.

Paradigma yang selama ini menghegemoni sebagian komunitas itu adalah paradigma
yang selama ini hanya menyentuh dimensi liberasi dan humanisasi, tetapi kurang
mnyentuh dimensi transendensinya. Artinya eksistensi yang ditunjukan HMI lebih
teraksentuasi pada aspek formal dan insidental walau dengan mengembangkan nilai yang
berusaha menempatkan manusia sebagai manusia dan berusaha membebaskan (liberasi)
manusia itu dari segala belenggu dehumanisasi namun kurang menyentuh nilai ilahiyah
yang dijadikan parameter akseptabilitas sebuah aktivitas secara ethics. Implikasinya
adalah munculnya gerakan yang sinergis, progresif, dan masif, namun kurang memiliki
sandaran vertikal. Padahal HMI sejatinya harus tampil dengan ketiga kekayaan
dimensinya. Dimensi humanisasi akan melahirkan egalitarainisme atau kesamaan
(equality), liberasi akan melahirkan progresifitas dan keberanian dalam berbuat sekaligus
keberanian dalam menanggung resiko, dan nilai transendensi yang merupakan sandaran
vertikal akan melahirkan ketawaduan, kearifan, dan penghargaan terhadap tata nilai yang
berlaku termasuk tata nilai yang bersumber dari kebenaran Tuhan. Yang selanjutnya akan
melahirkan pula sikap komitmen terhadap pengamalan ajaran Islam secara kaffah dan
perilaku yang terejawantahkan berdasar atas nilai-nilai luhur itu.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin agar HMI secara dinamis megubah
paradigmanya. Pertama, peninjauan kembali terhadap latar belakang kemunculan HMI
dalam kancah perjuangan Bangsa Indonesia. Secara historis kemunculan HMI merupkan
respon atau jawaban terhadap kondisi bangsa, mahasiswa atau perguruan tinggi, dan
umat. Kemunculannya untuk merespon pelbagai problem tadi tidak hanya untuk
memperkenalkan upaya pencerahan yang begitu menyentuh sisi kemanusiaan dan
berusaha menjadikan manusia sebagai makhuk yang bebas dari segala bentuk penindasan
dan pengekangan terhadap eksistensi dirinya baik itu penindasan dan pengekangan yang
sifatnya kultural maupun struktural. Tetapi juga memperkenalkan nilai yang sejatinya
mendasari setiap aktivitas manusia termasuk di dalamnya kader-kader HMI.

Kedua, Memberikan pemahaman terhadap Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI secara
komprehenshif. NDP HMI adalah tafsir praksis Islam sebagai sistem nilai terpadu dalam
pemikiran kader HMI. Tafsir praksis adalah hasil kajian yang mendalam sebagai upaya
untuk mencari makna teks yang setelah makna teks didapatkan dapat digunakan sebagai
daya pendobrak dan pembangkit untuk mewujudkan sebuah tata kehidupan yang
harmonis. Berbarengan dengan tampilnya kader HMI sebagai pendobrak sistem yang
melanggengkan status quo dan melegitimasi kekuasaan penindas ia juga memancarkan
kekuatan moralnya (moral force).

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: Hari
Stats:
views:28
posted:1/8/2011
language:Indonesian
pages:1