Memilih dan memanfaatkan media pengajaran by zmikin

VIEWS: 485 PAGES: 9

									                                 Bagaimana Memilih dan

                            Memanfaatkan Media Pengajaran?



1. Pendahuluan

        Media pengajaran banyak digunakan dalam proses belajar mengajar dewasa ini. Sesuai

   perkembangan zaman media pengajaran juga mengalami peningkatan-peningkaatan baik

   teknologi yang digunakan maupun teknis menggunakannya, sehingga guru dituntut

   professional dalam memilih, maupun teknis menggunakannya. Dalam pemilihannya seorang

   guru harus lebih selektif dalam menggunakan media pengajaran, dan sesuai dengan situasi

   dan kondisi, baik untuk menyampaikan bahan pelajaran kepada siswa agar pada pelaksanaan

   proses belajar mengajar tidak mengalami kendala atau hambatan baik di pihak siswa maupun

   di pihak guru.



2. Memilih Media Pengajaran

          Pengajaran akan lebih efektif apabila direncanakan dengan baik terlebih dahulu,

   begitu pula dengan penggunaan media pengajaran terlebih dahulu harus dipilih sesuai dengan

   kondisi yang memungkinkan penggunaan media akan efektif.

          Dalam pemilihan media Heinich dan kawan-kawan (1982) mengajukan model

   perencanaan penggunaan media yang efektif yang dikenal dengan istilah "ASSURE"

   singkatan dari Analyze learner characteristic, State objective, Select, or modify media,

   Utilize, require learner response, and Evaluate. Dalam perencanaanya model ini terdiri dari

   enam kegiatan:

   (A) Analyze learner characteristic, artinya menganalisis karakteristik umum sasaran.apakah

        mereka siswa sekolah lanjutan umum ,mahsiswa, pemuda,perusahaan , usia, jenis
                                              1
      kelamin, latar belakang budaya, dan sosial ekonomi, serta menganalisis karakteristik

      khusus mereka yang meliputi antara lain: pengetahuan, keterampilan dan sikap, awal

      mereka.

(S)   State objective, artinya menyatakan atau merumuskan tujuan pengajaran yaitu perilaku

      atau kemampuan baru apa (pengetahuan, keterampilan, atau sikap) yang diharapkan

      siswa miliki dan kuasai setelah proses belajar mengajar selesai.

(S)   Select, artinya Memilihmemodifikasi atau merancang dan mengembangkan materi dan

      media yang tepat. Apabila materi dan media pengajaran yang telah tersedia akan dapat

      mencapai tujuan, materi dan media itu sebaiknya digunakan untuk menghemat waktu,

      tenaga dan biaya. Di samping itu perlu pula diperhatikan apakah materi dan media itu

      akan mampu membangkitkan minat siswa, memiliki ketetapan infermasi, memiliki

      kualitas yang baik, memberikan kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi telah

      terbukti efektif jika pernah diuji cobakan, dan menyiapkan petunjuk untuk berdiskusi

      atau kegiatan follow-up. Apabila materi dan media yang ada tidak cocok dengan tujuan

      atau tidak sesuai dengan sasaran partisipan, materid dan media itu dapat dimodifikasi.

      Jika tidak memungkinkan untuk memodifikasi yang telah tersedia, barulah memilih

      alternative ketiga yaitu mereancang dan mengembangkan materi dan media yang baru.

      Tentu saja kegiatan ini jauh lebih mahal dari segi biaya, waktu dan tenaga. Namun

      demikian kegiatan ini memungkinkan untuk menyiapkan materi dan media yang tetap

      dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

(U) Utilitize, artinya Menggunakan materi dan media. Setelah memilih materi dan media

      yang tepat, diperlukan persiapan bagai mana dan berapa banyak waktu diperlu8kan

      untuk mengunakannya. Di samping praktek dan latihan menggunakannya, persiapan



                                             2
        ruangan juga diperlukan seperti tata letak tempat duduk siswa, fasilitas yang diperlukan

        seperti meja perlatan, listrik, layer dan lain-lain harus dipersiapkan sebelum penyajian.

(R)     Require Learner Response, artinya meminta tanggapan dari siswa. Guru sebaiknya

        mendorong sioswa untuk memberikan respons dan umpan balik mengenai keefektifan

        proses belajar mengajar. Respons siswa dapat bermacam-macam, seperti mengulangi

        fakta-fakta, mengemukakan ikhtisar atau rangkuman informasi/ pelajara, atau

        menganalisis alternatif pemecahan kasus. Dengan demikian, siswa akan menampakan

        partisipasi yang lebih besar.

(E)     Evaluate, artinya mengevaluasi proses belajar. Tujuan utama evaluasi di sini adalah

        untuk mengetahui tingkat pencapaian siswa mengenai tujuan pengajaran, keefektivan

        media, pendekatan dan guru sendiri.

          Sedangkan menurut William Burton memberikan petunjuk bahwa dalam memilih alat

peraga yang akan digunakan hendaknya kita memperhatikan hal-hal berikut:

1. Alat yang dipilih sesuai dengan kematangan dan pengalaman siswa serta perbedaan

      individual dalam kelompok.

2. Alat yang dipilih harus tepat, memadai, dan mudah digunakan.

3. Harus direncanaka dengan teliti dan diperiksa lebih dahulu.

4. Penggunaan alat peraga disertai kelanjutannya seperti dengan diskusi, analisis, dan

      evaluasi.

         Apabila guru masih terdapat kesulitan dalam memilih alat bantu yang efektif maka

sebagai dasar pertimbangan bagi guru yang mengalami kebingungan memilih alat Bantu

pengajaran sekurang-kurangnya terdapat dua criteria yang dapat dijadikan acuan yaitu :1)

Sifat dari tujuan belajar yang akan dicapai, 2) Sifat struktur tugas yang harus diselesaikan



                                               3
1. Tujuan Belajar

         Di bawah ini dikemukakan kecenderungan persesuaian antara tujuan belajar dan

   alat Bantu belajar :

    Tujuan belajar kognitif dapat dicapai dengan menggunakan semua media auditif dan

       visual.

    Tujuan afektif paling baik dengan menggunakan alat bantu auditif, disamping dengan

       gambar, film, televisi, serta simulator dan laboratorium bahasa.

    Tujuan psikomotor paling baik dicapai          melalui penggunaan alat Bantu auditif;

       model-model dari kenyataan , simulator dan laboratorium bahasa.



2. Struktur tugas dan Bahan pelajaran

         Dilihat dari struktur tugasyang harus dilaksanakan dalam belajar dan bahan

   pelajaran, terdapat tiga kecenderungan kondisi yang dapat menyebabkan berbagai bahan

   audio visual dapat mencapai hasil yang optimal, yaitu :

    Signal dan rangkaian dapat diajarkan oleh hamper semua bahan audio Visual :

     radio, Film dan televisi, tetapi tidak optimal untuk tugas tugas belajar dengan signal.

    Diskriminasi ganda paling baik diajarkan dengan alat Bantu auditif, visual sederhana,

       simulator dan laboratorium bahasa.

    Konsep dan prinsip palingbaik diajarkan dengan alat Bantu visual sederhana serta

       film dan televisi.




                                            4
3. Pemanfaatan Media Pengajaran

          Salah satu ciri media pengajaran adalah bahwa media mengandung dan membawa

   pesan atau informasi kepada penerima yaitu siswa. Sebagian media dapat mengolah pesan

   dan respon siswa sehingga media itu sering disebut sebagai media interaktif. Pesan dan

   informasi yang dibawa oleh media bisa berupa pesan yang sederhana dan bisa pula pesan

   yang amat kompleks. Akan tetapi, yang terpenting adalah media itu disampaikan untuk

   memenuhi kebutuhan belajar dan kemampuan siswa, serta siswa dapat aktif berpartisipasi

   dalam proses belajar mengajar. Ileh karena itu, perlu dirancang dan dikembangkan

   lingkungan pengajaran yang interaktif yang dapat menjawab dan dapat memenuhi kebutuhan

   belajar perorangan dengan menyiapkan kegiatan pengajaran dengan medianya yang efektif

   guna menjamin terjadinya pembelajaran.

        Berikut ini akan diuraikan prinsip-prinsip penggunaan dan pengembangan media

   pengajaran. Media pengajaran yang akan dibahas tersebut akan mengikuti taksonomi Leshin,

   dan kawan-kawan. (1992) yaitu media berbasis manusia (guru, instruktur, tutor main peran

   kegiatan kelompok, dan lain-lain). Media berbasis cetakan (buku, penuntun, buku

   kerja/latihan, dan lembaran lepas), media berbasis visual (buku, charts, grafik, peta,

   figure/gambar transparansi film bingkai atau slide), media berbasis audio vusial (video, film,

   slide bersama tape, televisi) dan media berbasis komputer (pengajaran dengan bantuan

   komputer dan video interaktif).



   a. Media Bebasis Manusia

          Media ini adalah media tertua untuk mengirimkan informasi atau pesan media ini

      bernmanfaat khususnya apabila tujuan kita adalah mengubah sikap atau keinginan secara

      langsung terlibat dengan pemantauan pembelajaran siswa.
                                               5
b. Media Berbasis Cetakan

      Materi pengjaran yang berbasis cetakan yang pal ing umum adalah buku teks, buku

   penuntun,jurnal,majalah dan lembaran lepas. Teks berbasis cetakan menuntut enam

   elemen yang perlu diperhatikansaat      merancang yaitu :1) Konsistensi 2) Format, 3)

   organisasi, 4) Daya tarik, 5) Ukuran huruf. 6) Ruang (spasi) Kosong.



c. Media Berbasis Visual

      Media ini memegang peranan yang penting dalam proses belajar mengajar MEDIA ini

   dapat memperlancar pemahaman, dan memperkuat ingatan.media ini bisa berupa gambar,

   diagram, peta, grafik dan chart atau bagan.

   Langkah langkah dalam pemanfaatan media ini antara lain :

    Usahakan visual itu sederhana mungkin.

    Visual digunakan untuk menekankan informasi sasaran sehingga pelajaran dapat

      terlaksana dengan baik.

    Gunakan grafik untuk menggambarkan ikhtisar.

    Ulangi sajian visual dan libatkan siswa untuk meningkatkan daya ingat.

    Gunakan gambar untuk membedakan konsep-konsep.

    Hindari visual yang tak berimbang.

    Tekankan kejelasan dan ketepatan dalam semua visual. Visual yang diproyeksikan

      harus dapat terbaca dan mudah dibaca.

    Unsur-unsur pesan dalam visual harus ditonjolkan dan dengan mudah dapat dibedakan

      dari unsure unsure latar belakang untuk mempermudah pengolahan informasi.

    Caption atau keterangan gambar harus disiapkan.

    Warna harus dipersiapkan secara realistik.
                                            6
d. Media Berbasis Audio Visual

          Dalam penggunaan media ini memerlukan pekerjaan tambahan, salahsatu

   pekerjaan penting yang diperlukan dalam penggunaan media ini adalah penulisan naskah

   dan storyboard yang membutuhkan persiapan yang banyak, rancangan, dan penelitian.

   Berikut adalah petunjuk praktis dalam membuat naskah:

    Tulisan singkat,padat, dan sederhana.

    Tulisan tidak harus lengkap.

    Hindari istilah teknis

    Tulisan dalam kalimat aktif.

    Setelah menulis narasi bacalah narasi itu dengan suara yang keras sehuingga siswa

      dalan kelas dapat mendengar pesan itu dengan jelas.

    Edit dan revisi narasi itu kalau dibutuhkan.

          Adapun storyboard dapat dikembangkan dengan memperhatikan           beberapa

   petunjuk dibawah ini :

    Menetapkan jenis visual apa yang akan digunakan untuk mendukung isi pelajaran.

    Pikirkan bagian yang akan digunakan untuk mendukung isi pelajaran.

    Lihat dan yakinkan bahwa seluruh isi pelajaran yang akan disampaikan sudah

      tercakup dalam storyboard.

    Kumpul dan paparkan semua storyboard sehingga dapat terlihat sekaligus

    Revisi untuk persiapan akhir sebelum memulai produksi



e. Media Berbasis Komputer

          Penggunaan media komputer dalam pendidikan dan pelatihan secara umum

   mengikuti proses instruksional sebagai berikut :
                                            7
      1. Merencanakan, mengatur, dan mengorganisasikan,serta menjadwalkan pelajaran.

      2. Mengevaluasi siswa (test)

      3. Mengumpulkan data mengenai siswa.

      4. Melakukan analisis statistic mengenai data pembelajaran.

      5. membentuk catatan perkembangan pembelajaran kelompok atau perseorangan.

   f. Pemanfaatan Media Perpustakaan

                Pemanfaatan media perpustakaan sebagai sumber belajar secara efektif

       memerlukan keterampilan sebagai berikut :

       1. Keteramilan mengumpulkan informasi yang meliputi keterampilan mengenal sumber

          informasi dan pengetahuan.

       2. Keterampilan mengambil intisari dan mengorganisasikan informasdi.

       3. Keterampilan menganalisis dan menginterpretasikan dan mengevaluasi informasi

          seperti memahami bahan yang dibaca membedakan antara fakta dan opini.

       4. Keterampuilan menggunakan informasi          seperti memanfaatkan intisari informasi

          untuk memecahkan masalah, menggunakan intisari informasi dalam           berdiskusi,

          menyajikan informasi dalam bentuk tulisan.



4. Penutup

              Dalam menggunakan media pengajaran faktor yang sangat penting adalah

   keterampilan guru dalam menggunakan media itu sendiri, karena kelemahan guru

   menggunakan media pengajaran adalah hal vital penghambat proses penyampaian informasi

   dengan menggunakan media pengajaran.

Referensi :



                                             8
1. Azhar Arsyad Media Pengajaran, PT Raja Grafindo Persada Jakarta :1996.
2. Drs. H.M. Suparta, MA., Drs.Herry Noer Aly, MA Metodologi Pengajaran Agama Islam
   PT amissco Jakarta :oktober 2003
3. Drs. Moh.Uzer Usman Menjadi Guru Profesional PT Remaja Rosda Karya Bandung
   :2001




                                        9

								
To top