Docstoc

PT SUPREME CABLE MANUFACTURING CORPORATION Tbk (SUCACO)

Document Sample
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING CORPORATION Tbk (SUCACO) Powered By Docstoc
					PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

1. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
a. Pendirian Perusahaan
   PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (PT SUCACO Tbk), selanjutnya
   disebut Perusahaan, didirikan berdasarkan Akta No. 9 tanggal 9 Nopember 1970 dari
   Notaris Eliza Pondaag, S.H. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman
   Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. J.A.5/104/8 tanggal 20 Juli 1971
   serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 10 September
   1971, Tambahan No. 419. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali
   perubahan, antara lain dengan Akta No. 138 tanggal 28 April 1997 dari Notaris
   Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., mengenai peningkatan modal dasar Perusahaan, semula
   sebesar Rp 225 miliar menjadi Rp 500 miliar, dan perubahan nama, semula PT Supreme
   Cable Manufacturing Corporation (SUCACO) menjadi PT Supreme Cable Manufacturing
   Corporation Tbk (SUCACO). Perubahan anggaran dasar tersebut telah disetujui oleh
   Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-5994-
   HT.01.04.TH’97 tanggal 2 Juli 1997, dan telah diumumkan dalam Berita Negara
   Republik Indonesia No. 4305 tanggal 23 September 1997. Terakhir Perusahaan merubah
   namanya dari PT Supreme Cable Manufacturing Corporation Tbk (SUCACO) menjadi
   PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (PT SUCACO Tbk). Perubahan
   nama tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan No.
   W7-01285 HT. 01.04-TH 2006 tanggal 4 Oktober 2006.
   Perusahaan berkedudukan di Jakarta, dengan lokasi pabrik berada di beberapa tempat,
   yaitu di jalan Daan Mogot, Km.16, Jakarta Barat, Jalan Raya Pejuang Km 2, Bekasi, Jalan
   Raya Cikarang Cibarusah Km 7,5 No. 20A, Cikarang dan Jalan Kalisabi No. 61,
   Tangerang. Perusahaan memulai produksi komersialnya pada tanggal 2 Oktober 1972.
   Sesuai dengan pasal 2 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
   adalah memproduksi bermacam-macam kabel, produk-produk yang berhubungan berikut
   bahan bakunya, dan segala macam produk melamin; serta menjual produk-produk
   tersebut di dalam negeri (lokal) dan luar negeri (ekspor).
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
   Pada tanggal 31 Maret 2008, seluruh saham Perusahaan atau sejumlah 205.583.400
   lembar saham telah dicatatkan di Bursa Efek Jakarta, yang berasal dari:
                                                                        Tanggal Pencatatan
    No                    Keterangan                   Lembar Saham
                                                                          di Bursa Efek

    1.    Penawaran Umum I                                  4.800.000          2 Juni 1982
    2.    Pencatatan Seluruh Saham (Company Listing)       11.200.000      20 Januari 1989
    3.    Pembagian Saham Bonus                             3.200.000         24 Mei 1989
    4.    Penawaran Umum II                                 5.800.000         31 Mei 1989
    5.    Penawaran Umum Terbatas/Right Issue               5.000.000     30 Agustus 1991
    6.    Pembagian Saham Bonus                             6.000.000    1 September 1992
    7.    Penawaran Umum III                                9.685.200   22 September 1992
    8.    Penawaran Umum Terbatas/ Right Issue             22.842.600   14 Nopember 1995
    9.    Pembagian Saham Bonus                           137.055.600     22 Agustus 1997
                             Jumlah                       205.583.400


                                            6
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

   Sesuai dengan akta berita acara Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa
   Perusahaan No. 33 tanggal 15 Juni 1998 dari Notaris Indah Fatmawati, S.H., telah
   disetujui delisting saham Perusahaan dari Bursa Efek Surabaya.

c. Komisaris, Direksi, dan Karyawan Perseroan

   Susunan Dewan Komisaris dan Direksi pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007 adalah
   sebagai berikut:
                                        2008                      2007
    Dewan Komisaris
    Presiden Komisaris         :   Erwin Suryo Raharjo         Erwin Suryo Raharjo
    Wakil Presiden Komisaris   :   Takayuki Haseyama           Takayuki Haseyama
    Komisaris Independen       :   Dewa Nyoman Adnyana         Dewa Nyoman Adnyana
    Komisaris Independen       :   Prasasto Sudyatmiko         Prasasto Sudyatmiko

    Dewan Direksi
    Presiden Direktur          :   Elly Soepono                Elly Soepono
    WakilPresiden Direktur     :   Purnawan Arijanto           Purnawan Arijanto
    Direktur                   :   Robert Tanto                Robert Tanto
    Direktur                   :   Teddy Rustiadi              Teddy Rustiadi
    Direktur                   :   Nicodemus M. Trisnadi       Nicodemus M. Trisnadi
    Direktur                   :   Bayu Adiwijaya Soepono      Bayu Adiwijaya Soepono

    Komite Audit
    Ketua                      : Dewa Nyoman Adnyana            Dewa Nyoman Adnyana
    Anggota                    : Verdy Kohar                    Verdy Kohar
    Anggota                    : M. Reza                        M. Reza



   Jumlah kompensasi kepada komisaris dan direksi pada tahun 2007 masing-masing
   sebesar Rp 3.769.792.053.

   Pada tahun 2008 dan 2007, rata-rata jumlah karyawan Perusahaan adalah sebanyak 882
   dan 857 karyawan.

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI

a. Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasi
   Laporan keuangan konsolidasi disusun dengan menggunakan prinsip dan praktek
   akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yaitu Standar Akuntansi Keuangan, peraturan
   Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dan Pedoman Penyajian Laporan Keuangan
   yang ditetapkan oleh Bursa Efek Jakarta (BEJ) bagi perusahaan manufaktur yang
   menawarkan sahamnya kepada masyarakat.
   Laporan keuangan Perusahaan disusun dan dicatat berdasarkan nilai historis, kecuali atas
   beberapa akun tertentu yang dicatat berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan
   dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.


                                               7
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

   Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung                   dengan
   mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

b. Prinsip Konsolidasi
   Laporan keuangan konsolidasi meliputi laporan keuangan Perusahaan dan anak
   perusahaan dengan pemilikan lebih dari 50%, baik langsung maupun tidak langsung.
   Saldo dan transaksi antar perusahaan yang material dieliminasi untuk mencerminkan
   posisi keuangan dan hasil usaha Perusahaan dan anak perusahaan sebagai satu kesatuan
   usaha.
   Daftar anak-anak perusahaan yang dikonsolidasi dalam laporan keuangan konsolidasi
   untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Maret 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut:
                                                      Persentase kepemilikan
   No              Anak Perusahaan                   2008                2007
                                                     (%)                 (%)

    1.   PT Setia Pratama Lestari Pelletizing
         Industries, berdomisili di Tangerang
         dan bergerak dalam industri pembuatan
         Pellet Cross Linked Polyethylen,
         Polypropylen dan Poly-Vinyl Chloride
         (PVC). Anak perusahaan ini memulai
         kegiatan operasi komersialnya pada          99,00               99,00
         tahun 1985.
    2.   PT     Supreme     Sukses     Makmur,
         berdomisili di Jakarta, memulai
         kegiatan komersialnya pada bulan
         Agustus 1986 dan semula bergerak
         dalam industri pembuatan Aluminium
         Rod Electric Conductor (EC) Grade,
         Aluminium Rod Alloy dan Tal. Sejak 9
         Juli 2002, kegiatan usahanya berubah
         menjadi usaha di bidang perdagangan,
         agen dan konsultan investasi.
                                                     98,00               98,00

    3.   PT Supreme Decoluxe, berdomisili di
         Jakarta dan bergerak dalam industri
         pembuatan Melamine, Resin, dan
         Melamine Sheet. Anak perusahaan ini
         memulai kegiatan operasi komersialnya       70,00               70,00
         pada tahun 1997.

   Pada tanggal 31 Mei 2004, Perusahaan mendirikan anak perusahaan baru, yaitu PT Setia
   Pratama Liang Sheng, yang sahamnya sebesar 35 % dimiliki oleh PT Supreme Sukses


                                           8
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

   Makmur, dan sebesar 35% lainnya dimiliki oleh PT Setia Pratama Lestari Pelletizing
   Industries, sedangkan sisanya sebesar 30% dimiliki oleh PT Liang Sheng Indonesia. Pada
   tanggal 12 April 2005 PT Setia Pratama Lestari Pelletizing Industries membeli seluruh
   saham PT Setia Pratama Liang Sheng yang dimiliki oleh PT Supreme Sukses Makmur
   sehingga total pemilikan sahamnya menjadi 70%.

   Pada tanggal 7 Juni 2006 PT Setia Pratama Lestari Pelletizing Industries dan Dick
   Suwarno Raharjo membeli saham PT Setia Pratama Liang Sheng yang dimiliki oleh PT
   Liang Sheng Indonesia masing-masing sebesar 29% dan 1%, sehingga terjadi perubahan
   nama, dari semula PT Setia Pratama Liang Sheng menjadi PT Setia Pratama Lestari
   Sukma berdasarkan Akta No.25 yang dibuat dihadapan Notaris Dr. Irawan Soerodjo, SH.,
   MSi, Notaris di Jakarta dan telah mendapatkan persetujuan dari Departemen Hukum dan
   Hak Asasi Manusia No.C-22098 HT.01.04.TH 2006 tertanggal 27 Juli 2006.

c. Transaksi Hubungan Istimewa
   Pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sebagai berikut:
   1. Perusahaan yang melalui satu atau lebih perantara, mengendalikan atau dikendalikan
      oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama, dengan Perusahaan (termasuk
      holding companies, subsidiaries dan fellow subsidiaries);
   2. Perusahaan asosiasi;
   3. Perorangan yang memiliki, baik secara langsung maupun tidak langsung, suatu
      kepentingan hak suara di Perusahaan yang berpengaruh secara signifikan, dan anggota
      keluarga dekat dari perorangan tersebut (yang dimaksud dengan anggota keluarga
      dekat adalah mereka yang dapat diharapkan mempengaruhi atau dipengaruhi oleh
      perorangan tersebut dalam transaksinya dengan Perusahaan);
   4. Karyawan kunci, yaitu orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab
      untuk merencanakan, memimpin, dan mengendalikan kegiatan Perusahaan, yang
      meliputi anggota dewan komisaris, direksi dan manajer dari Perusahaan serta anggota
      keluarga dekat orang-orang tersebut; dan
   5. Perusahaan dimana suatu kepentingan substansial dalam hak suara dimiliki oleh setiap
      orang yang diuraikan dalam butir (3) atau (4), baik secara langsung maupun tidak
      langsung, atau setiap orang tersebut mempunyai pengaruh signifikan atas perusahaan
      tersebut. Ini mencakup perusahaan-perusahaan yang dimiliki anggota dewan
      komisaris, direksi atau pemegang saham utama dari Perusahaan dan perusahaan-
      perusahaan yang mempunyai anggota manajemen kunci yang sama dengan
      Perusahaan.
   Semua transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, baik yang
   dilakukan dengan atau tidak dengan tingkat bunga atau harga, persyaratan dan kondisi
   yang sama sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga, diungkapkan dalam laporan
   keuangan konsolidasi.



d. Kas dan Setara Kas
   Semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang dari tanggal
   perolehannya dan yang tidak dijaminkan dianggap sebagai setara kas.

                                            9
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

e. Investasi Sementara
   Investasi sementara terdiri dari deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan
   atau kurang namun dijaminkan. Deposito dinyatakan sebesar nilai nominal.

f. Penyisihan Piutang
   Perusahaan menetapkan penyisihan piutang pada akhir tahun sebesar estimasi persentase
   tidak tertagihnya piutang tersebut berdasarkan penelaahan terhadap masing-masing akun
   piutang, kecuali piutang kepada BUMN dan piutang pada pihak yang mempunyai
   hubungan istimewa, karena manajemen berpendapat bahwa piutang tersebut dapat ditagih
   seluruhnya.

g. Penjualan Piutang Usaha

   Piutang usaha yang di jual dengan nilai tertentu, dengan persyaratan tidak dapat
   dikembalikan atau without recourse, diperlakukan sebagai penyelesaian atau pelunasan
   sepenuhnya. Selisih antara pembayaran yang diterima dan nilai buku piutang yang dijual,
   diakui sebagai kerugian dalam periode terjadinya penjualan piutang.

h. Persediaan
   Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang
   lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.

i. Investasi Jangka Panjang
   Investasi dalam bentuk saham dengan pemilikan kurang dari 20 % dinyatakan sebesar
   biaya perolehan (metode biaya), sedangkan investasi dengan pemilikan 20 % atau lebih,
   baik langsung maupun tidak langsung, dinyatakan sebesar biaya perolehan ditambah atau
   dikurang dengan bagian laba atau rugi sejak perolehan, sesuai dengan persentase
   pemilikan, dan dikurang dengan dividen yang diterima (metode ekuitas).
   Investasi bukan saham dinyatakan berdasarkan biaya perolehan.

j. Aktiva Tetap—Pemilikan Langsung
   Aktiva tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan setelah dikurang dengan akumulasi
   penyusutan, kecuali atas aktiva tetap tertentu yang telah dinilai kembali berdasarkan
   Peraturan Pemerintah.
   Aktiva tetap, kecuali hak atas tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
   (straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aktiva tetap, sebagai
   berikut:




                                           10
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

                             Jenis                             Tahun
           Bangunan dan sarana pelengkap                       15 – 20
           Mesin dan peralatan                                  5 –15
           Kendaraan                                              5
           Peralatan dan perabotan kantor                         5


   Hak atas tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan.
   Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasi pada
   saat terjadinya, sedangkan beban pemugaran dan peningkatan daya guna yang berjumlah
   besar dilakukan kapitalisasi dan dibebankan dalam tahun-tahun pemakaian melalui
   penyusutan.

   Aktiva tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau sudah dijual dikeluarkan dari
   kelompok aktiva tetap berikut akumulasi penyusutannya. Keuntungan atau kerugian dari
   penjualan aktiva tetap tersebut dibukukan dalam laporan laba rugi konsolidasi pada tahun
   yang bersangkutan.

k. Aktiva dalam Penyelesaian
   Aktiva dalam penyelesaian merupakan biaya-biaya yang berhubungan secara langsung
   dengan pembangunan fasilitas dan persiapan aktiva tetap, termasuk biaya pinjaman yang
   terjadi selama masa pembangunan yang timbul dari hutang yang digunakan untuk
   pembangunan aktiva tersebut. Aktiva dalam penyelesaian dipindahkan ke aktiva tetap
   pada saat aktiva tersebut selesai dibangun dan siap digunakan.


l. Sewa Guna Usaha
   Transaksi sewa guna usaha dicatat berdasarkan metode capital lease, yaitu aktiva dan
   kewajiban sewa guna usaha dicatat sebesar nilai tunai dari seluruh pembayaran sewa guna
   usaha ditambah nilai sisa (harga opsi). Aktiva sewa guna usaha disusutkan dengan
   menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis yang
   sama dengan aktiva tetap-pemilikan langsung (lihat kebijakan akuntansi mengenai aktiva
   tetap-pemilikan langsung)

m. Pengakuan Pendapatan dan Beban
   Penjualan lokal diakui pada saat penyerahan barang kepada pelanggan, sedangkan
   penjualan ekspor diakui pada saat barang dikirim/diangkut kapal (FOB Shipping Point).
   Beban diakui sesuai manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (accrual basis).

n. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
   Pembukuan Perusahaan dan anak perusahaan diselenggarakan dalam satuan mata uang
   Rupiah. Transaksi-transaksi dalam mata uang asing selama tahun berjalan dicatat dengan
   nilai kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal 31 Maret 2008



                                            11
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

   dan 2007 aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing disesuaikan dengan
   menggunakan kurs tengah transaksi wesel ekspor masing-masing sebesar Rp 9.217 dan
   Rp 9.118 per US $1,00 yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Keuntungan atau kerugian
   kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun
   yang bersangkutan.

o. Pajak Penghasilan
   Perusahaan dan anak perusahaan telah menggunakan metode perhitungan pajak
   penghasilan sesuai dengan PSAK 46 “Akuntansi Pajak Penghasilan”, untuk
   mencerminkan perbedaan waktu pengakuan pendapatan dan beban antara laporan
   keuangan menurut komersial dan laporan keuangan menurut pajak, terutama yang
   berhubungan dengan penyisihan piutang, penyisihan penurunan nilai persediaan,
   penyusutan aktiva tetap dan pengakuan beban dan kewajiban imbalan pasca kerja.

p. Program Imbalan Pasca Kerja
   Perusahaan dan anak perusahaan membukukan estimasi Imbalan Pasca Kerja sesuai
   dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003. Metode penilaian aktuaris yang
   digunakan adalah metode Projected Unit Credit.
   Akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum diakui yang melebihi
   10% dari nilai kini kewajiban imbalan pasti diakui dan diamortisasi dengan metode garis
   lurus selama rata-rata sisa masa kerja yang diprakirakan dari para pekerja dalam program
   tersebut. Biaya jasa lalu dibebankan langsung apabila imbalan tersebut menjadi hak atau
   vested, dan sebaliknya akan diakui sebagai beban dalam suatu alokasi dengan metode
   garis lurus selama periode rata-rata sampai imbalan tersebut menjadi vested.

q. Laba (Rugi) per Saham
   Laba (rugi) per saham dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang
   beredar pada tahun yang bersangkutan.

r. Penggunaan Estimasi
   Dalam menyusun laporan keuangan agar sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang
   diterima secara umum, manajemen harus membuat estimasi dan asumsi yang
   mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan. Dengan adanya
   ketidakpastian yang melekat dalam pembuatan estimasi, hasil sesungguhnya yang
   dilaporkan pada masa-masa mendatang mungkin mempunyai jumlah yang berbeda dari
   jumlah estimasi yang dibuat.




                                           12
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

3. KAS DAN SETARA KAS
                                                    2008             2007
                                                     Rp               Rp
   Kas
    Rp                                 Rupiah       488.190.787      422.329.107
    US$ (70.397,64 tahun 2008)                      648.855.049      337.441.467
                Sub-jumlah                        1.137.045.836      759.770.574

   Bank
    Bank International Indonesia       Rupiah     6.874.893.900    2.805.809.019
      US$ (311.909,14 tahun 2008)                 2.874.866.635    1.044.660.392
    Bank Central Asia                  Rupiah     1.362.916.614    5.482.749.718
      US$ (97.900,85 tahun 2008)                    902.352.226      975.316.535
    Bank Mandiri                       Rupiah     2.011.689.477      676.159.480
      US$ (891.096,11 tahun 2008)                 8.213.232.938    6.994.936.067
    Bank Negara Indonesia              Rupiah     1.425.596.633      407.524.107
    Bank of Tokyo Mitsubishi           Rupiah        19.890.267        3.155.733
      US$ (16.946,35 tahun 2008)                    156.194.508       32.763.618
   Bank UFJ Indonesia                  Rupiah         -               14.770.809
      US$                                             -                  259.325
      JP Yen (1.152,66 tahun 2008)                      106.356          184.562
    Bank Clariden Leu                  Rupiah        27.114.400        -
      US$ (40.022,77 tahun 2008)                    368.889.963      193.818.682
    Bank Jasa Artha                    Rupiah         -                5.166.793
                  Sub-jumlah                     24.237.743.917   18.637.274.840

           Jumlah kas dan setara kas             25.374.789.753   19.397.045.414


4. INVESTASI SEMENTARA
                                                    2008             2007
                                                     Rp               Rp
   Deposito berjangka pada bank
     Bank Mandiri
      US$ (423.590,00 tahun 2008)                3.904.229.030    45.149.782.960
     Bank Clariden Leu                 Rupiah   16.975.521.930         -
                    Jumlah                      20.879.750.960    45.149.782.960

   Tingkat bunga deposito per tahun
    Rupiah                                       6.75 % - 8 %          -
    US Dollar                                   3.5 % - 3.75 %    0,60 % - 3,25 %




                                       13
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

5. PIUTANG USAHA
                                                        2008             2007
                                                         Rp               Rp
   Pihak Ketiga
     Dubai Electricity & Water Authority
       US$ ( 13.292.244,01 tahun 2008)              122.514.613.040     9.641.858.411
     Saudi Cable Company
       US$ ( 634.816,24 tahun 2008 )                  5.851.101.284     1.410.947.543
     PT Sinar Surabaya Sakti               Rupiah    46.580.684.895         -
     PT Sumber Daya Sinar Baru             Rupiah    64.114.374.001    14.381.617.205
     PT Sinar Baru Batam                   Rupiah     1.056.722.909         -
       US$ (900,00 tahun 2008)                            8.295.300         -
     PT Sentosa Sarwa Raharja              Rupiah    22.051.131.765    14.939.170.164
     New East Supplies Co
        US$ (391.053,50 tahun 2008)                   3.604.340.110         -
     PT Inti Karya Persada Teknik          Rupiah     1.801.446.797         -
        US$                                               -             7.368.992.285
     PT Indonesia Mobilindo                Rupiah         -             1.484.770.208
     PT Maspion                            Rupiah     2.556.178.353         -
     PT Sinar Baru Surabaya                Rupiah         -            19.932.803.192
     PT P L N (Persero)                    Rupiah     7.352.475.946     7.230.135.830
     PT Suwaka Bima Mustika                Rupiah     2.354.640.226     2.754.640.226
     PT Rekayasa Industri                  Rupiah     1.880.570.317         -
     PT Unindo                                            -             1.108.349.785
     PT Sibalec Powel Cable                Rupiah    22.240.974.520     8.702.547.039
     BICC Berca                                       3.323.100.537         -
     PT Kwang Sung Electronic              Rupiah     1.044.137.430         -
     PT Grand Indonesia
        US$ (248.694,57 tahun 2008)                   2.292.217.852     8.625.088.238
     PT Telekomunikasi Indonesia
        (Persero)                          Rupiah       282.771.665     1.635.984.806
     PT Satu Satu Sembilan Sukses Makmur   Rupiah    13.615.761.550     5.405.744.250
     PT Prima Indah Lestari                Rupiah     1.162.524.496         -
     PT Duta Engineering Nusantara         Rupiah     5.009.400.000         -
     PT Berlindo Perkasa
        US$                                               -              967.899.766
     ENJ Singapore                                    1.557.534.436        -
     BUT JGC Corp
        US$                                               -              740.271.223
     P&T Material Supply Company
        US$                                               -             9.611.689.999
     Lain-lain                             Rupiah     8.173.290.183    11.470.184.548
       US$                                                -             5.766.215.267
                      Jumlah                        340.428.287.612   133.178.909.985

   Dikurang :
   Penyisihan piutang                               (4.208.793.773)   (4.587.298.815)

                 Jumlah bersih                      336.219.493.839   128.591.611.170

   Mutasi penyisihan piutang :                          2008             2007

    Saldo awal tahun                                  4.208.793.773     8.649.820.206
                    Jumlah                            4.208.793.773     8.649.820.206
    Dikurang :
    Penghapusan tahun berjalan                            -           (4.062.521.391)


                                           14
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

     Penambahan tahun berjalan                           -                      -
              Saldo akhir tahun                      4.208.793.773          4.587.298.815

   Pihak yang mempunyai hubungan                       2008                   2007
     istimewa :                                         Rp                     Rp

      PT Kabelindo Murni Tbk              Rupiah    97.647.822.855         43.441.799.968
      PT Sibalec                          Rupiah    67.947.859.264         21.566.190.996
        US$ ( 20.394,08 tahun 2007 )                                          145.847.469
      PT Setia Sapta                      Rupiah    62.236.623.510         30.444.565.992
      PT Mesindo Agung Nusantara          Rupiah     7.249.534.077          5.920.740.000
      PT Moda Sukma                       Rupiah     1.873.084.918          1.815.421.088
      Nihon Decoluxe Co Ltd Jepang
        US$ ( 101.997,55 tahun 2008 )                  940.111.461          1.003.056.210
                     Jumlah                        237.895.036.085        104.337.621.723

  Jumlah piutang pihak ketiga berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut :

                                                         2008                2007
                                                          Rp                  Rp
    Sampai dengan 30 hari                            371.288.404.224    136.296.256.351
    31 hari – 60 hari                                102.931.692.901     38.954.529.971
    61 hari – 90 hari                                 56.538.730.147     19.630.782.435
    Di atas 90 hari                                   43.355.702.652     38.047.664.136
                            Jumlah                   574.114.529.924    232.929.232.893

  Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang usaha pada pihak ketiga sebesar
  Rp 4.208.793.773 pada tahun 2008 dan Rp 4.587.298.815 pada tahun 2007 adalah cukup
  untuk menutupi kerugian yang timbul dari tidak tertagihnya piutang tersebut.
  Sebagian piutang usaha Perusahaan dan anak perusahaan digunakan sebagai jaminan atas
  hutang bank (Catatan 14).


6. PIUTANG LAIN-LAIN – BERSIH
                                                         2008                     2007
                                                          Rp                       Rp
   PT Canina Guna Indah                                1.109.000.000          1.109.000.000
   Piutang lain-lain dengan jaminan                      803.995.000            803.995.000
   Lain-lain                                           4.229.411.991          3.113.725.609
                            Jumlah                     6.142.406.991         10.947.460.609
   Dikurangi:
   Penyisihan piutang                                 (1.109.000.000)        (1.109.000.000)
                        Jumlah bersih                   5.033.406.991          3.917.720.609




                                          15
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

  Penyisihan piutang lain-lain per 31 Maret 2008 dan 2007 sebesar Rp 1.109.000.000
  merupakan penyisihan atas piutang pada PT Canina Guna Indah.

  PT Jalapara Depawarin dan PT Ekatalentama yang mempunyai hutang kepada
  Perusahaan masing-masing sebesar Rp 500.000.000 dan Rp 300.000.000 telah
  menyerahkan aktiva tetap sebagai jaminan. yang menurut pendapat manajemen telah
  memadai sehingga atas piutang tersebut dibukukan sebagai piutang lain-lain dengan
  jaminan.

7. PERSEDIAAN BERSIH
                                                     2008                  2007
                                                      Rp                    Rp
  Bahan baku                                      156.806.695.371        50.421.250.114
  Barang jadi                                     144.396.797.577        95.974.666.394
  Barang dalam proses                              79.501.547.590        34.476.957.922
  Bahan pembantu                                    3.671.486.359         2.264.638.988
  Barang dalam perjalanan                           1.146.887.961         7.629.446.481
  Suku cadang                                         313.013.475           344.526.301
                        Jumlah                    385.836.428.333       191.111.486.200
  Dikurangi :
  Penyisihan penurunan nilai persediaan            (2.512.500.000)       (1.312.500.000)
                Jumlah bersih                     383.323.928.333       189.798.986.200

  Sebagian persediaan Perusahaan dan anak perusahaan digunakan sebagai jaminan atas
  hutang bank (Catatan 14).
  Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, banjir dan resiko lainnya
  dengan jumlah pertanggungan sebesar US$ 19.200.000 ditambah Rp 1.000.000.000
  dalam tahun 2007 dan sebesar US$ 16.300.000 ditambah Rp 1.000.000.000 dalam tahun
  2006. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut adalah cukup untuk
  menutup kerugian yang mungkin timbul atas aktiva tersebut.

8. PAJAK DIBAYAR DI MUKA
                                                     2008                  2007
                                                      Rp                    Rp
  Perusahaan :
      PPh badan                                    29.969.558.499        23.532.896.964
      PPN                                          27.266.981.245         6.960.803.751
  Anak perusahaan
      PPN                                           2.805.043.864           420.502.640
      PPh badan lebih bayar                         1.420.192.957         1.468.582.284
                       Jumlah                      61.461.776.565        32.382.785.839

9. UANG MUKA PEMBELIAN
  Akun ini merupakan pembayaran uang muka atas pembelian barang-barang impor dan
  lokal dengan saldo per 31 Maret 2008 dan 2007 masing-masing sebesar
  Rp 4.243.528.000 dan Rp 684.637.658.-.


                                          16
      PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
      DAN ANAK PERUSAHAAN
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
      31 MARET 2008 DAN 2007
      SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

      10. INVESTASI DALAM BENTUK SAHAM

                                                         2008
                                                        Tambahan       Penjualan
                        Kepemi          Saldo awal                                     Bagian laba         Saldo akhir
                                                        perolehan     saham/pene-
                         -likan           tahun                                        (rugi) bersih          tahun
                                                          saham      rimaan dividen
                           %                Rp              Rp            Rp                Rp                 Rp
PT Tembaga Mulia
  Semanan Tbk            33.81     24.065.156..331          -               -          (4.315.780.236)    19.749.376.095
Bimasena Club            0.20         357.450.000           -               -                 -              357.450.000
PT Supreme Elektro
  Kontak                 10.00          3.269.702.563       -               -                -             3.269.702.563
PT Pondok Indah
  Padang Golf Tbk         0.08             7.000.000        -               -                -                 7.000.000
PT Furukawa Supreme
  Optical Cable          10.00       4.875.750.000          -               -                 -            4.875.750.000
       Jumlah                       32.575.058.894          -               -          (4.315.780.236)    28.259.278.659

                                                         2007
                                                        Tambahan        Penjualan
                        Kepemi          Saldo awal                                      Bagian laba        Saldo akhir
                                                        perolehan      saham/pene-
                         likan            tahun                                         (rugi) bersih         tahun
                                                          saham       rimaan dividen
                           %               Rp               Rp             Rp                Rp                 Rp
PT Tembaga Mulia
  Semanan Tbk            33.81      27.219.875.613          -               -          (3.113.654.012)     24.106.221.601
Bimasena Club            0.20          357.450.000          -               -                 -               357.450.000
PT Supreme Elektro
  Kontak                 10.00       3.269.702.563          -               -                 -             3.269.702.563
PT Pondok Indah
  Padang Golf Tbk         0.08             7.000.000                        -                 -                 7.000.000
PT Furukawa Supreme
  Optical Cable          10.00       4.875.750.000          -               -                 -             4.875.750.000
       Jumlah                       35.729.778.176          -               -          (3.113.654.012)     32.616.124.164

      11. AKTIVA TETAP

          Rincian akun ini adalah sebagai berikut :

                                                                    2008                           2007
                                                                     Rp                             Rp

      Harga Perolehan :
      Pemilikan langsung
      - Mesin dan peralatan                                         268.450.396.061               254.328.527.623
      - Bangunan dan sarana pelengkap                                58.342.920.274                52.570.561.481
      - Hak atas tanah                                               41.703.691.006                40.303.691.006
      - Peralatan dan perabot kantor                                 11.623.167.454                10.655.850.074
      - Kendaraan                                                    11.514.126.180                 9.909.098.174
                         Sub Jumlah                                 391.634.300.975               367.767.728.358

      Aktiva sewa guna usaha
      - Mesin                                                         3.578.746.480                 3.578.746.480
      - Kendaraan                                                      -                            1.002.122.000
                       Sub Jumlah                                     3.578.746.480                 4.580.868.480


                                                           17
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

Aktiva dalam penyelesaian
- Mesin dan peralatan                               15.837.829.790            3.602.111.536
- Gedung                                             9.600.831.600               180.000.000
- Prasarana dan lingkungan                           2.800.562.751             -
- Kendaraan                                           -                          832.800.000
                    Sub Jumlah                      28.239.224.141            4.614.911.536

Jumlah biaya perolehan                             423.452.271.596          376.963.508.374

Dikurang:
Akumulasi penyusutan                             (232.003.984.803)         (214.408.952.381)
Nilai Buku                                         191.448.286.793           162.554.555.993




    Beban penyusutan dalam tahun 2008 dan 2007 masing-masing sebesar
    Rp 4.705.487.160 dan Rp 3.986.518.373 termasuk beban penyusutan aktiva tetap sewa
    guna usaha tahun 2008 dan 2007 yang berjumlah Rp 66.840.864 dan
    Rp 116.946.963.
    Sebagian aktiva tetap Perusahaan dan anak perusahaan digunakan sebagai jaminan atas
    hutang bank (Catatan 14).

    Aktiva tetap kecuali hak atas tanah per 31 Maret 2008 dan 2007 masing-masing sebesar
    Rp 353.509.356.449 dan Rp 329.983.728.087 telah diasuransikan terhadap risiko
    kebakaran banjir dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar
    US$ 80.485.000 ditambah Rp 4.000.000.000 untuk tahun 2008 dan sebesar
    US$ 75.930.000 ditambah Rp 12.500.000.000 untuk tahun 2007. Manajemen berpendapat
    bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul
    atas aktiva tersebut.


12. AKTIVA TETAP YANG BELUM DIGUNAKAN

    Merupakan hak atas tanah dengan luas keseluruhan kurang lebih 330.605 m² yang terletak
    di Balaraja Tangerang sebesar Rp 8.008.702.339 untuk tahun 2008 dan sebesar
    Rp 7.098.238.300 untuk tahun 2007.

13. AKTIVA LAINNYA

    Akun ini merupakan aktiva lancar lainnya sebesar Rp 11.250.767.460 untuk tahun 2008
    dan Rp 25.679.917.438 untuk tahun 2007 termasuk didalamnya uang jaminan atas
    penerbitan bank garansi sebesar Rp 3.443.197.491 untuk tahun 2008 dan sebesar
    Rp 24.997.401.763 untuk tahun 2007.




                                            18
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

14. HUTANG BANK

  Rincian perkiraan ini adalah sebagai berikut :
                                                        2008                    2007
                                                         Rp                      Rp
    PT Bank Mandiri Tbk                               339.579.411.421        104.812.114.053
    PT Bank Central Asia Tbk                           35.314.072.172          7.645.018.808
    Bank Clariden Leu                                  26.902.866.341         20.059.608.936
                         Jumlah                       401.796.349.934        132.516.741.797


  PT BANK MANDIRI Tbk
  Semenjak tanggal 06 April 2004, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja
  sebesar Rp 120.000.000.000 (seratus dua puluh milyar Rupiah) dengan bunga pinjaman
  11,50 % - 14,50 % per tahun di tahun 2007. Fasilitas kredit modal kerja tersebut
  diperpanjang secara terus menerus, terakhir dengan Addendum VI (Ke-enam) atas
  Perubahan Perjanjian Kredit Modal Kerja Nomor : KP. COD/052/PK.KMK/2002 – Akta
  Nomor : 304 tanggal 18 Oktober 2002, tentang perpanjangan jangka waktu Fasilitas
  untuk jangka waktu mulai tanggal 19 Oktober 2007 sampai dengan 18 Oktober 2008
  dengan jaminan sebagai berikut:

  a. Persediaan (Catatan 7) senilai Rp 99.639.000.000 (sembilan puluh sembilan milyar
     enam ratus tiga puluh sembilan juta Rupiah) dan piutang usaha (Catatan 5) sebesar
     Rp 153.189.000.000.00 (seratus lima puluh tiga milyar seratus delapan puluh
     sembilan juta Rupiah).
  b. Sebagian tanah dan bangunan pabrik yang terletak di jalan Daan Mogot Km 16 Jakarta
     Barat. berikut segala sesuatu yang dilekatkan. ditempatkan. dan didirikan di atas tanah

  tersebut yang karena sifa,. guna/peruntukannya, dan atau penetapan undang-undang
      dianggap sebagai benda tetap ( Catatan 11).

  Pada tanggal 13 Juli 2007 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengeluarkan surat dengan
  nomor CBG.TRE/RD06.028/SPPK/2007 yang isinya antara lain menyetujui untuk
  memberikan tambahan fasilitas Kredit Modal Kerja sejumlah Rp 100.000.000.000
  (seratus milyar rupiah) dengan sifat kredit Revolving.

  Pada tanggal 13 Desember 2007 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali mengeluarkan
  surat dengan nomor CBG.TRE/RD06.040/SPPK/2007 yang berisi penawaran dan
  persetujuan Fasilitas Kredit Modal Kerja Mandiri Plus sebesar Rp 120.000.000.000
  (seratus dua puluh milyar rupiah) dengan sifat kredit non Revolving.

  Jaminan utama berupa stock barang dan piutang dagang serta jaminan tambahan yang
  semuanya terkait dengan jaminan utama fasilitas KMK Revolving Rp 120.000.000.000 di
  atas. Jangka waktu seluruh fasilitas kredit ini sampai dengan tanggal 18 Oktober 2008.

  Fasilitas pinjaman tersebut mencakup beberapa pembatasan yaitu Perusahaan, tanpa
  persetujuan tertulis dari bank, tidak boleh melakukan antara lain memindah-tangankan
  barang jaminan, memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman lain kecuali dalam rangka

                                            19
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

  transaksi yang wajar, mengikatkan diri sebagai penjamin hutang, atau menjaminkan harta
  kekayaan Perusahaan kepada pihak lain.

  ABN AMRO BANK N.V.
  PT Setia Pratama Lestari Pelletizing Industries (SPLP), anak perusahaan, mendapatkan
  fasilitas pinjaman untuk investasi dan modal kerja dari ABN Amro Bank N.V. sejak
  tanggal 10 Juni 2004 sebesar US $1.000.000 dan Rp 30.000.000.000. Atas pinjaman
  dalam US $ dikenakan tingkat bunga sebesar 5,08 % - 6,02 % per tahun di tahun 2006.
  sedangkan pinjaman dalam rupiah dikenakan tingkat bunga sebesar 11,52 % - 15,24 %
  per tahun di tahun 2006. Adapun jaminan atas pinjaman ini berupa Risk Allocation
  Letter.

  BANK CLARIDEN LEU
  Pada tanggal 19 Januari 2007 PT Setia Pratama Lestari Pelletizing Industries (SPLP),
  anak perusahaan, mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar USD 5.000.000 dan tingkat
  bunga sebesar 3,15 % - 5,57 % per tahun. Jaminan assets (cash deposit and other
  securities)

  PT BANK CENTRAL ASIA Tbk
  PT Setia Pratama Lestari Pelletizing Industries (SPLP), anak perusahaan, mendapatkan
  fasilitas pinjaman selama 4 tahun dari PT Bank Central Asia Tbk sejak tanggal
  3 Nopember 2003, dalam bentuk pinjaman tetap dengan maksimum pinjaman sebesar
  Rp 6.000.000.000 dan fasilitas cerukan (overdraft) maksimum sebesar Rp 2.000.000.000

  dengan tingkat bunga atas masing-masing pinjaman sebesar 10,5 % - 15,5 % per tahun
  dan 11 % - 16 % per tahun di tahun 2007.


  Jaminan dari kedua fasilitas pinjaman ini berupa :

  a. Sebidang tanah berikut bangunannya bernilai Rp 8.500.000.000.
  b. Persediaan barang jadi sebesar Rp 2.000.000.000.
  c. Piutang usaha pada PT Sucaco Tbk sebesar Rp 4.000.000.000.

  Fasilitas pinjaman tersebut mencakup beberapa pembatasan yaitu anak perusahaan, tanpa
  persetujuan tertulis dari bank, tidak boleh melakukan hal-hal antara lain, penambahan
  hutang dari bank atau perusahaan jasa lainnya, dan perubahan pemegang saham maupun
  pengurus perusahaan.




                                            20
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

15. HUTANG USAHA
  Akun ini terdiri dari:

                                                      2008              2007
                                                       Rp                Rp
  Pihak ketiga
    PT Jaya Mandiri                                  90.342.183.290       -
    Hutang import                                    11.974.547.824     7.130.097.032
    PT Petronika                                      5.609.825.173       -
    PT Sulfindo Adiusaha                              4.174.467.622       -
    PT Walsin Lippo Industri
  PT.Sulfindo Adiusaha tahun 2008)
       US$ (451.926,10                                4.165.402.927     2.988.366.483
    PT Standar Toyo Polimer                           3.216.449.280       -
    PT Rapindo                                        3.159.210.584       -
  PT.Sulfindo Adiusaha
    PT Panca Surya Gemilang                           2.188.202.060       568.012.522
  PT Eternal BuanaLestari
    PT Inter Aneka                                    1.958.652.817       -
    PT Langgeng Bajapratama
       US$ (191.550,89 tahun 2008)                    1.765.524.602       -
    PT Wonosari Jaya
       US$ (186.887,79 tahun 2008)                    1.722.544.814     1.566.880.705
    PT Bojong Westplast                               1.584.122.287     1.675.382.744
    PT Furukawa Supreme Optical Cable                 1.462.843.871       -
    PT Camco Omya Indonesia                           1.265.451.440       -
    PT Eastern Polymer                                1.259.646.080       -
    PT Titan Petrikimia Nusantara                     1.145.709.170       -
    PT Coin Industri Kimia                            1.096.197.245       -
    PT Asahimas Chemical                                828.413.332       -
    PT Totoku Toryo Indonesia
       US$ (88.386,37 tahun 2008)                       814.657.219       -
    Enso                                                614.711.919     3.876.769.132
    PT EAC Indonesia                                    534.341.597       -
    PT Tunas Wijaya Sakti                               534.338.090       -
    PT Insat Inti Indonesia                             514.288.500       -
    PT Sari Daya Plasindo                               -               2.265.479.951
    PT Ladang Mas                                       -                 936.210.990
    Lain-lain                                         9.794.611.724    18.257.837.303
                        Jumlah                      151.726.343.467    39.265.036.862

  Pihak yang mempunyai hubungan istimewa
   PT Tembaga Mulia Semanan Tbk                     203.976.771.290   249.205.516.034
       US$ (18.479.780,56 tahun 2008)               170.328.137.421        -
   Nihon Decoluxe Co. Ltd. Jepang                       -                 588.389.021
                     Jumlah                         374.304.908.711   249.793.905.055




16. HUTANG PAJAK
   Rincian perkiraan ini adalah sebagai berikut :
                                                      2008              2007
                                                       Rp                Rp
   PPh pasal 25                                      20.618.631.769       459.229.495
   Pajak pertambahan nilai                            1.550.927.872       206.243.494
   PPh pasal 23                                         764.778.726       875.991.138
   PPh pasal 21                                         118.115.054        20.853.701
                        Jumlah                       23.052.453.421     1.562.317.828



                                            21
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

  Rekonsiliasi antara laba/rugi sebelum pajak penghasilan untuk tujuan komersial dan fiskal
  adalah sebagai berikut:


                                                                2008                       2007
                                                                 Rp                         Rp
  Laba (rugi) konsolidasi sebelum pajak
    penghasilan dan hak minoritas                             10.605.949.750              15.144.293.290
  Hak minoritas                                                  493.588.107               (155.704.520)
  Koreksi fiskal :
   Beda tetap :
     Pemberian kenikmatan kepada karyawan                        250.876.553                 220.375.854
     Representasi                                                547.314.904                 712.045.218
     Promosi dan iklan                                            51.670.941                 354.698.573
     Sumbangan dan iuran                                          16.149.900                  25.949.600
     Kendaraan                                                    12.122.662                    5.765.421
     Perjalanan dinas                                             11.996.523                    6.542.871
     Biaya perijinan                                                2.289.667                 -
     Biaya lain-lain                                             600.876.227                 278.564.231
     Penghasilan bunga                                            -                         (20.135.875)
     Bagian laba/rugi anak perusahaan dan asosiasi             2.745.415.166               3.113.654.012
                         Jumlah                                4.238.712.543               4.697.459.905




    Beda waktu :                                                 Rp                         Rp
     Penyusutan aktiva tetap                                     316.990.673                352.657.856
                         Jumlah                                  316.990.673                352.657.856

  Laba (rugi) fiskal                                          15.655.241.073              20.038.706.531


  Jumlah pajak penghasilan ditangguhkan dan saldo kewajiban pajak penghasilan yang ditangguhkan dihitung
   sebagai berikut :

                                                                 2008                      2007

                                                                  Rp                        Rp
  Saldo awal aktiva pajak tangguhan                            7.265.729.431               4.778.656.986
  Taksiran pajak penghasilan yang ditangguhkan:
     30 % x 316.990.673 tahun 2008 dan                            95.097.202                  -
     30 % x 352.657.856 tahun 2007                                 -                         105.797.357
  Saldo akhir aktiva pajak tangguhan                           7.170.632.229               4.672.859.629

  Perusahaan menerima restitusi PPN periode Januari-Maret tahun 2007 dengan nomor
  SKP: 00016/407/07/054/07 tanggal 22 Nopember 2007 tentang Ketetapan Pajak Lebih


  Bayar Pajak Pertambahan Nilai senilai Rp. 12.503.546.281.- dan SKP kurang bayar PPN
  periode Pebruari dan Oktober tahun 2006 sebesar Rp. 2.300.814.712 dengan no. SKP:
  00026/207/06/054/07 tanggal 27 Nopember 2007. Kedua SKP ini telah disetujui oleh
  Perusahaan dan uangnya sudah diterima pada tanggal 11 Desember 2007.

                                                     22
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

17. UANG MUKA PENJUALAN

   Akun ini merupakan uang muka yang diterima dari pelanggan atas kontrak penjualan
   barang jadi. masing-masing berjumlah Rp 8.461.972.878 dan Rp 1.600.742.624
   per 31 Maret 2008 dan 2007.

18. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
                                                          2008             2007
                                                           Rp               Rp
   Angkutan                                                 302.648.531      361.165.454
   Royalti                                                   16.676.202.      -
   Auditor                                                   -                12.958.120
   Sewa                                                      -             2.207.896.204
   Lain-lain                                              4.269.270.623      395.877.887
                        Jumlah                            4.588.595.356    2.977.897.665


19. HAK MINORITAS
a. Hak Minoritas atas Aktiva Bersih Anak Perusahaan
   Akun ini merupakan hak minoritas atas aktiva bersih anak perusahaan yang dihitung
   berdasarkan persentase pemilikan saham yaitu sebagai berikut:

                                                          2008             2007
                                                           Rp               Rp

   PT Supreme Decoluxe                                    4.039.840.894    4.186.918.832
   PT Setia Pratama Lestari Pelletizing Industries          319.612.048      233.384.155
   PT Setia Pratama Lestari Sukma                         2.421.164.766    1.073.071.204
   PT Supreme Sukses Makmur                                 407.322.772      406.875.477

                        Jumlah                            7.187.940.480    5.900.249.668

b. Hak Minoritas atas Bagian (Laba) Rugi Anak Perusahaan
                                                          2008             2007
                                                           Rp               Rp

   PT Supreme Decoluxe                                      36.102.637      (11.629.188)
   PT Setia Pratama Lestari Pelletizing Industries          43.578.947        11298.688
   PT Setia Pratama Lestari Sukma                          414.892.688     (160.632.550)
   PT Supreme Sukses Makmur                                  (986.164)         5.258.530

                        Jumlah                             493.588.107     (155.704.520)



20. MODAL SAHAM

   Susunan pemegang saham Perusahaan per 31 Maret 2008 dan 2007 adalah sebagai
   berikut:



                                                     23
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

                                            2008
                                              Jumlah          Persentase   Jumlah modal
               Pemegang saham                  saham         kepemilikan      saham
                                                                               Rp
  PT Moda Sukma (d/h PT Modasakti
       Raharjo)                                61.000.000      29,67 %       61.000.000.000
  PT Tutulan Sukma                             53.000.000      25,78 %       53.000.000.000
  The Furukawa Electric Co. Ltd.. Jepang       24.275.640      11,81 %       24.275.640.000
  Masyarakat (masing-masing di bawah 5 %)      67.307.760      32,74 %       67.307.760.000
                      Jumlah                  205.583.400     100.00 %      205.583.400.000

                                            2007
                                              Jumlah          Persentase   Jumlah modal
               Pemegang saham                  saham         kepemilikan      saham
                                                                               Rp
  PT Moda Sukma (d/h PT Modasakti
       Raharjo)                                61.000.000      29,67 %       61.000.000.000
  PT Tutulan Sukma                             53.000.000      25,78 %       53.000.000.000
  The Furukawa Electric Co. Ltd.. Jepang       24.275.640      11,81 %       24.275.640.000
  Masyarakat (masing-masing di bawah 5 %)      67.307.760      32,74 %       67.307.760.000
                      Jumlah                  205.583.400     100.00 %      205.583.400.000

21. AGIO SAHAM

  Akun ini merupakan kelebihan harga jual saham di atas nilai nominal.

22. DIVIDEN

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan tanggal
  16 Mei 2007 dan 1 Juni 2006, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai
  yang diambil dari laba bersih tahun 2006 dan 2005 masing-masing sebesar Rp 70 per
  saham.

23. PENJUALAN BERSIH
                                                            2008               2007
                                                             Rp                 Rp
  Kabel                                                591.568.865.061      442.682.122.489
  Melamine                                               8.953.364.827        8.622.430.697
  Insulation                                            14.385.078.482        6.617.346.416
                     Jumlah                            614.907.308.369      457.921.899.602

  Sebagian penjualan tahun 2008 dilakukan kepada pihak yang mempunyai hubungan
  istimewa (Catatan 27) dengan nilai penjualan masing-masing sebagai berikut :




                                            24
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

       Keterangan                         2008                                 2007
                                           Rp                  %                Rp            %
  PT Kabelindo Murni Tbk                 91.169.588.532      14,83           73.319.034.032   16,01
  PT Setia Sapta                         62.236.623.510      10,12           57.001.998.857   12,41
  PT Sibalec                             56.947.859.264       9,26           68.406.595.436   14,93
  Jumlah                                210.354.071.306      34,21          198.727.628.325   43,33


24. BEBAN POKOK PENJUALAN
                                                            2008                       2007
                                                             Rp                         Rp
  Bahan baku
   Persediaan awal                                     157.239.146.678                42.680.456.266
   Pembelian                                           564.759.432.437              420.800.915.255
   Bahan baku yang tersedia untuk digunakan            721.998.579.115              463.481.371.521
   Persediaan akhir                                  (156.806.695.371)              (50.421.250.114)
            Bahan baku yang digunakan                  565.191.883.744              413.060.121.407

  Upah buruh langsung                                       3.010.307.677              2.545.674.983

  Biaya pabrikasi
   Pemeliharaan                                             4.172.094.919              3.384.656.085
   Penyusutan                                               3.986.994.853              3.909.922.833
   Telepon. listrik. air dan gas                            4.830.751.454              3.907.817.346
   Bahan pembantu                                           6.177.557.437              4.212.869.134
   Upah buruh dan staf pabrik serta tunjangan
      lainnya                                               2.625.393.361              2.283.200.300
   Peralatan tulis                                             44.115.415                 64.577.698
   Pengujian dan proses ulang                                 143.019.313                 28.587.768
   Lain-lain                                                1.289.524.550                784.483.035
             Jumlah biaya pabrikasi                        23.269.451.302             18.576.114.199

  Jumlah biaya produksi                                   591.471.642.723            434.181.910.589

  Persediaan barang dalam proses
   Persediaan awal                                      52.294.414.570                21.533.990.168
   Persediaan akhir                                   (79.501.547.590)              (34.476.957.922)
  Jumlah beban pokok produksi                         564.264.509.703               421.238.942.835

  Persediaan barang jadi
   Persediaan awal                                     142.432.725.300                79.846.243.014
   Pembelian                                             4.711.810.664                 8.484.694.660
   Persediaan akhir                                  (144.396.797.577)              (95.974.666.394)
  Jumlah beban pokok penjualan                         567.012.248.090              413.595.214.115




                                              25
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

   Sebagian pembelian bahan baku dilakukan dengan pihak yang mempunyai hubungan
   istimewa (catatan 27).


   Nilai pembelian bahan baku dari masing-masing pihak yang mempunyai hubungan
   istimewa yang nilainya di atas 10% dari jumlah pembelian tahun 2008 adalah sebagai
   berikut :


            Keterangan                              2008                                2007
                                                     Rp                %                 Rp             %
   PT Tembaga Mulia Semanan Tbk                   459.568.631.886     81,37          335.687.247.173   79,77

   Jumlah                                         459.568.631.886     81,37          335.687.247.173   79,77


25. BEBAN USAHA
                                                                     2008                       2007
                                                                      Rp                         Rp
   Beban penjualan
    Pengangkutan                                                     4.742.167.417              1.952.282.711
    Pemasaran. promosi dan iklan                                     2.481.304.362              4.648.906.655
    Biaya pengepakan dan penggantian drum kayu                       1.128.238.337                417.551.911
    Gaji dan tunjangan                                                 328.162.544                368.591.350
    Perjalanan dinas                                                   126.509.039                 83.816.638
    Penyusutan                                                          15.119.575                 29.595.051
    Lain-lain                                                          247.427.815                 34.972.319
                      Sub-jumlah                                     9.068.929.090              7.535.716.635

   Beban umum dan administrasi
    Gaji. tunjangan dan bonus                                        4.882.653.731              4.084.372.383
    Biaya bank                                                       2.535.575.945                191.096.482
    Perbaikan dan pemeliharaan peralatan kantor                      1.500.230.556                346.761.819
    Perjalanan dinas                                                 1.067.154.532                919.934.208
    Asuransi                                                           612.212.198                676.528.417
    Representasi                                                       547.753.447                712.045.218
    Tenaga ahli                                                        428.094.688                160.510.445
    Penyusutan                                                         416.341.984                433.534.576
    Listrik, telepon, fax dan PTT                                      340.307.467                279.462.200
    PBB dan perijinan lainnya                                          318.530.281                 41.759.350
    Iuran langganan                                                    137.378.000                110.225.000
    Alat tulis dan perlengkapan kantor                                  87.298.924                105.885.471
    Kendaraan                                                           54.021.743                 53.212.955
    Pendidikan dan perpustakaan                                         24.972.013                 48.775.645
    Sumbangan                                                           16.149.900                 25.949.600
    Lain-lain                                                        1.049.987.585                152.219.576
                        Sub-jumlah                                  14.018.662.994              8.342.273.245

                 Jumlah beban usaha                                 23.087.592.084             15.877.989.880




                                                     26
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

26. PROGRAM IMBALAN PASCA KERJA

  Perusahaan dan anak perusahaan menghitung dan membukukan estimasi imbalan pasca
  kerja sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No.13/2003 tanggal 25 Maret
  2003. Tidak ada pendanaan yang dilakukan sehubungan dengan program imbalan pasca
  kerja tersebut.

  Asumsi utama yang digunakan untuk menghitung estimasi biaya dan kewajiban tersebut
  oleh PT Binaputera Jaga Hikmah, aktuaris independent, adalah sebagai berikut:

  Umur pensiun normal     : 55 tahun
  Kenaikan gaji           : 5 % s.d. 10% per tahun
  Tingkat diskonto        : 10 % per tahun

27. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN ISTIMEWA

  Sifat Transaksi Hubungan Istimewa
  Sifat hubungan dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sebagai
  berikut:
  a. Perusahaan yang sebagian pengurus/manajemen sama dengan Perusahaan yaitu
      PT Setia Sapta, PT Mesindo Agung dan PT Sibalec.
  b. Perusahaan memiliki 33,81% saham pada PT Tembaga Mulia Semanan Tbk dan 10%
      saham pada PT Furukawa Supreme Optical Cable.
  c. Nihon Decoluxe Co. Ltd. Jepang merupakan pemegang saham PT Supreme
      Decoluxe, anak perusahaan.
  d. Terdapat pengurus di PT Kabelindo Murni Tbk yang mempunyai hubungan keluarga
      dekat dengan pengurus Perusahaan.


  Transaksi Hubungan Istimewa

  Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan dan anak perusahaan juga mengadakan transaksi
  tertentu dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Transaksi-transaksi
  tersebut meliputi antara lain:

  a. Penjualan barang jadi tahun 2008 dan 2007 kepada perusahaan yang mempunyai
     hubungan istimewa tersebut masing-masing berjumlah 34,21% dan 43,33% dari
     jumlah penjualan masing-masing tahun dan menurut pendapat manajemen, penjualan
     telah dilakukan dengan tingkat harga dan syarat-syarat normal sebagaimana halnya
     bila dilakukan kepada pihak ketiga.

     Pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007 piutang yang timbul atas penjualan tersebut
     disajikan dalam piutang usaha pada pihak yang mempunyai hubungan istimewa.
     (catatan 5)

  b. Pembelian bahan baku tahun 2008 dan 2007 dari perusahaan yang mempunyai
     hubungan istimewa berjumlah 81,37% dan 79,77% dari jumlah pembelian masing-
     masing tahun dan menurut pendapat manajemen pembelian telah dilakukan dengan
                                         27
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007
     tingkat harga dan syarat-syarat normal sebagaimana halnya bila dilakukan dengan
     pihak ketiga.

     Pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007 hutang yang timbul atas pembelian tersebut
     disajikan dalam hutang usaha pada pihak yang mempunyai hubungan istimewa.
     (catatan 5)


28. IKATAN DAN KEWAJIBAN KONTIJENSI
  Ikatan
  Perusahaan telah menutup kontrak penjualan untuk penyediaan kabel listrik dan telepon.
  Pada tanggal 31 Desember 2007 beberapa kontrak penjualan yang akan dilaksanakan
  pada periode berikutnya adalah sebagai berikut:

                              Keterangan                         US Dolar
               Dubai Cable Company (Private) Limited              42.895.142,00
               Dubai Electricity & Water Authority                23.332.552,99
               Saudi Cable Company                                 5.397.228,00
               PT Rekayasa Industri                                1.785.333,18
               Lain-lain                                             878.393,53

                              Keterangan                          Rupiah
               PT Setia Sapta                                 41.661.546.007,31
               PT Sibalec Powel Cable                         21.655.808.784,00
               PT Sinar Surabaya Sakti                        14.498.963.828,58
               PT Sibalec                                     11.513.389.467,58
               PT PLN (Persero)                                7.358.400.000,00
               PT Tutulan Sukma                                2.595.200.000,00
               PT Duta Engineering                             5.060.000.000,00
               Lain-lain                                         273.659.027,74


  Kewajiban Kontijensi
  Dalam rangka pemenuhan isi kontrak penjualannya, Perusahaan telah menyerahkan bank
  garansi & surety bond sebagai jaminan. Pada tanggal 31 Desember 2007, jumlah garansi
  yang masih berlaku adalah sebesar Rp 4.271.230.673 dan US$ 6.249.425,84 yang
  ditujukan untuk proyek PLN, Telkom, Ekspor dan proyek swasta dengan masa garansi
  berkisar antara 2 bulan sampai 2 tahun.




                                           28
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007
29. INFORMASI SEGMEN USAHA
    Penjualan konsolidasi Perusahaan dalam tahun 2008 mengalami kenaikan sebesar
    Rp 156.985.408.768 atau 34,28% dibandingkan dengan penjualan konsolidasi tahun 2007
    yang disebabkan oleh meningkatnya            penjualan dalam      negeri sebesar
    Rp 142.932.721.978 atau 36,28% dan penjualan ekspor sebesar Rp 14.052.686.790 atau
    21,98%.

                                                               2008                    2007
                                                                Rp                      Rp

     Informasi menurut daerah geografis:
      Penjualan bersih
        Ekspor                                             77.993.560.786             63.940.873.996
        Domestik                                          536.913.747.583            393.981.025.606
                       Jumlah                             614.907.308.369            457.921.899.602

    Informasi mengenai jenis produk yang dijual untuk tahun 2008 dan 2007 adalah sebagai
    berikut:
                                            2008

                             Kabel           Insulation               Melamine          Konsolidasi

Laporan laba rugi
Penjualan                  591.568.865.061     8.953.364.826        14.385.078.482       614.907.308.369
Harga pokok penj         (545.519.565.388)   (8.350.137.689)      (13.142.545.013)     (567.012.248.090)
Laba kotor penj             46.049.299.673       603.227.137         1.242.533.469         47.895.060.279
Beban usaha                              -                 -                     -      (23.087.592.084)
Laba usaha                               -                 -                     -         24.807.468.195
Pendapatan bunga                         -                 -                     -          2.100.793.456
Biaya bunga                              -                 -                     -        (7.278.878.156)
Laba (rugi) valas                        -                 -                     -        (1.834.555.234)
Laba(rugi) penj aktiva                   -                 -                     -             -
Laba (rugi) persh                        -                 -                     -        (4.315.780.236)
asosiasi
Pendapatan (beban)                       -                 -                     -
lain-lain                                                                                (1.542.913.328)
Laba sebelum pajak                       -                 -                     -        10.605.949.750
Beban pajak bersih                       -                 -                     -       (4.583.975.120)
Laba sebelum hak
minoritas atas laba
bersih          anak
perusahaan                               -                 -                     -         6.021.974.630
Hak minoritas atas
laba bersih anak
perusahaan                               -                 -                     -           493.588.107
Laba bersih                              -                 -                     -         6.515.562.737


NERACA
Aktiva yang tidak
dapat dialokasikan                       -                 -                     -     1.329.002.976.415
Kewajiban       yang
tidak           dapat
dialokasikan                             -                 -                     -      976.932.684.846


                                              29
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

                                                2007

                              Kabel            Melamine         Insulation          Konsolidasi

Laporan laba rugi
Penjualan                   442.682.122.489     8.622.430.697     6.617.346.416     457.921.899.602
Harga pokok penj          (399.706.380.952)   (7.809.323.968)   (6.079.509.195)   (413.595.214.115)
Laba kotor penj              42.975.741.537       813.106.729       537.837.221       44.326.685.487
Beban usaha                               -                 -                 -    (15.877.989.880)
Laba usaha                                -                 -                 -       28.448.695.607
Pendapatan bunga                          -                 -                 -          896.734.793
Biaya bunga                               -                 -                 -      (3.089.453.438)
Laba (rugi) valas                         -                 -                 -        (277.046.731)
Laba (rugi) penj aktiva                   -                 -                 -                    -
Laba (rugi) persh                         -                 -                 -
asosiasi                                                                            (3.113.654.012)
Pendapatan (beban)                        -                 -                 -
lain-lain                                                                           (7.720.982.929)
Laba sebelum pajak                        -                 -                 -      15.144.293.290
Beban pajak bersih                        -                 -                 -     (5.888.314.602)
Laba sebelum hak
minoritas atas laba
bersih            anak
perusahaan                                -                 -                 -       9.255.978.688
Hak minoritas atas
laba (rugi) bersih
anak perusahaan                           -                 -                 -        (155.704.520
Laba bersih                               -                 -                 -       9.100.274.168


NERACA
Aktiva yang tidak
dapat dialokasikan
                                          -                 -                 -    757.668.722.567
Kewajiban yang tidak
dapat dialokasikan
                                          -                 -                 -    439.896.981.536




30. AKTIVA DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING

    Pada tanggal 31 Maret 2008 dan 2007, Perusahaan dan anak perusahaan mempunyai
    aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing ( US$ ) sebagai berikut:




                                                30
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007

                       2008                            US$              Equivalent Rp
   AKTIVA
   Kas dan setara kas                                  1.428.272,86        13.164.390.950
   Investasi sementara – bersih                          423.590,00         3.904.229.030
   Piutang usaha pada :
    Pihak ketiga                                      14.567.708,32       134.270.567.585
    Pihak yang mempunyai hubungan istimewa               101.997,55           940.111.418
                      Jumlah aktiva                   16.521.568,73       152.279.298.983



   KEWAJIBAN
   Hutang usaha pada :
    Pihak ketiga                                         918.751,15         8.468.129.350
    Pihak yang mempunyai hubungan istimewa            18.479.780,56       170.328.137.421
                    Jumlah kewajiban                  19.398.531,71       178.796.266.771

   JUMLAH BERSIH                                       2.876.962,98        26.516.967.788


                       2007                            US$             Equivalent Rp
   AKTIVA
   Kas dan setara kas                                  1.050.615,54       9.579.697.055
   Investasi sementara – bersih                        4.951.720,00      45.149.782.960
   Piutang usaha pada :
    Pihak ketiga                                       4.895.992,13      44.132.962.732
    Pihak yang mempunyai hubungan istimewa               125.918,29       1.148.903.679
                      Jumlah aktiva                   11.024.245,96     100.011.346.426

   KEWAJIBAN
   Hutang usaha pada :
    Pihak ketiga                                       1.207.157,94      11.006.866.164
    Pihak yang mempunyai hubungan istimewa               150.564,46       1.372.846.746
                    Jumlah kewajiban                   1.357.722,40      12.379.712.910

   JUMLAH BERSIH                                       9.666.523,56      87.631.633.516


  Untuk mengurangi risiko dari fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang Dolar
  Amerika Serikat, pembelian bahan baku utama berupa tembaga, aluminium dan PVC
  yang dipasok oleh pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan dibeli dalam mata
  uang Dolar Amerika Serikat serta digunakan untuk memenuhi permintaan dalam negeri
  telah dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah.

31. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) BARU

  Dewan Standar Akuntansi Keuangan Institut Akuntan Publik Indonesia telah merevisi dan
  menerbitkan beberapa Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) sebagai berikut :
   PSAK 13 (Revisi 2007), Properti Investasi. Efektif untuk laporan keuangan yang
    mencakup periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2008.



                                             31
PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk (PT SUCACO Tbk)
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
31 MARET 2008 DAN 2007
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2008 DAN 2007
     PSAK 16 (Revisi 2007), Asset Tetap. Efektif untuk laporan keuangan yang mencakup
      periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2008.

     PSAK 30 (Revisi 2007), Sewa. Efektif untuk laporan keuangan yang mencakup
      periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2008.

  Perusahaan sedang mengevaluasi dampak yang timbul dari standar akuntansi tersebut
  terhadap laporan keuangan Perusahaan.


32. INFORMASI LAINNYA

  Pada tanggal 28 Juni 2007 Perusahaan memperoleh salinan penetapan Komisi Pengawas
  Persaingan Usaha No. 16/KPPU-L/2006 dan laporan hasil pemeriksaan pendahuluan
  mengenai pemeriksaan lanjutan tentang dugaan pelanggaran terhadap undang-undang no.
  5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
  dimana Perusahaan dan beberapa perusahaan kabel lainnya diindikasikan telah melanggar
  Pasal 5 dan Pasal 22 undang-undang no. 5 tahun 1999.

  Melalui kuasa hukumnya, ONGKO SIDHARTA & PARTNERS, Perusahaan mengajukan
  upaya hukum keberatan atas Keputusan Perkara No. 16/KPPU-L/2006 kepada Pengadilan
  Negeri Jakarta Pusat yang tercatat dalam register perkara No. 01/KPPU/2007/PN.Jkt. Pst.
  Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini dibuat belum terdapat perkembangan lain
  atas hal tersebut di atas.



                             --------------------------------------




                                              32

				
DOCUMENT INFO
Lingjuan Ma Lingjuan Ma MS
About work for China Compulsory Certification. Some of the documents come from Internet, if you hold the copyright please contact me by huangcaijin@sohu.com