Analisis Kesalahan Berbahasa - PDF

Document Sample
Analisis Kesalahan Berbahasa - PDF Powered By Docstoc
					ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM SURAT UNDANGAN
     YANG DITULIS SISWA KELAS VI SDN TANJUNG III
       KECAMATAN BENDO KABUPATEN MAGETAN
               TAHUN PELAJARAN 2006 / 2007




                            SKRIPSI




   Diajukan kepada IKIP PGRI Madiun untuk Memenuhi Salah Satu
      Persyaratan dalam Menyelesaikan Program Sarjana Strata 1
               Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia




                             OLEH
                        MAHMULLAH
                       NPM 05.311.240/P




                                i
  PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
                 FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
                               IKIP PGRI MADIUN
                                    APRIL 2007
Skripsi oleh Mahmullah ini telah diperiksa dan disetujui untuk diuji.




Madiun, 9 April 2007

Pembimbing I,




Drs. V. Teguh Suharto, M.Pd.
NIP. 131846601




Madiun, 9 April 2007

Pembimbing II,




Panji Kuncoro Hadi, S.S.
NIY. 130.152




                                          ii
iii
Skripsi oleh Mahmullah ini telah dipertahankan di depan panitia penguji pada hari

Selasa, tanggal 26 Juni 2007.



Panitia Penguji




Drs. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd.               Ketua
NIDY. 070680301299




Hj. Yuentie Sova Puspidalia, S.Pd., M.Pd.          Sekretaris
NIY. 130.140




Drs. V. Teguh Suharto, M.Pd.                       Anggota
NIP. 131846601




Panji Kuncoro Hadi, S.S.                           Anggota
NIY. 130.152




                                       iv
Mengetahui,                                 Mengesahkan,
Kaprodi PBSI                                Dekan FPBS




Hj. Yuentie Sova Puspidalia, S.Pd., M.Pd.   Drs. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd.
NIY. 130.140                                NIDY. 070680301299




                                      v
                                    ABSTRAK



Mahmullah. 2007. Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Surat Undangan yang
            Ditulis Siswa Kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo,
            Kabupaten Magetan, Tahun Pelajaran 2006/2007. Pendidikan Bahasa
            dan Sastra Indonesia, FPBS, IKIP PGRI Madiun. Pembimbing (I)
            Drs. V. Teguh Suharto, M.Pd. (II) Panji Kuncoro Hadi, S.S.

Kata Kunci : Analisis Kesalahan Berbahasa, Surat Undangan

         Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kesalahan
berbahasa dalam surat undangan yang ditulis siswa Kelas VI SDN Tanjung III,
Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, tahun pelajaran 2006/2007.
         Penelitian ini meneliti seluruh populasi. Oleh karena itu, penelitian ini
disebut penelitian total sampling. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VI
SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, tahun pelajaran
2006/2007 yang berjumlah 15 siswa.
         Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Selanjutnya,
pengumpulan data yang digunakan adalah teknis tes. Setelah data terkumpul,
kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dengan rumus
prosentase.
         Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kesalahan penggunaan huruf
kapital dalam karangan yang ditulis siswa sebanyak 49 kesalahan. 2) Kesalahan
penggunaan tanda baca dalam karangan yang ditulis siswa sebanyak 82 kesalahan. 3)
Kesalahan penggunaan kata depan dalam karangan yang ditulis siswa sebanyak 42
kesalahan. 4) Kesalahan penggunaan pilihan dan kepaduan kata dalam karangan
yang ditulis siswa sebanyak 35 kesalahan.




                                         vi
                               MOTTO




Dalam menjalani hidup, pandanglah ke
depan, tetapi jangan enggan menengok
ke belakang
Awali segala sesuatu dengan niat dan
doa, karena tanpa keduanya tak akan
sempurna
Cintailah dirimu sendiri sebelum kamu
mencintai orang lain




                                        Skripsi ini kupersembahkan kepada :
                                        Suami dan anak-anakku yang kucintai,
                                        karena selama ini dengan sabar dan
                                        ikhlas   mendorong     dan    memberi
                                        semangat dalam menjalani hari-hariku
                                        dikala suka maupun duka


                                  vii
                              KATA PENGANTAR



        Puji syukur alhamdulillah penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena

atas rahmat dan petunjuk-Nya, penelitian yang berjudul "Kemampuan Menggunakan

Preposisi Pada Kalimat Siswa Kelas VI SDN Tanjung III 3, Kecamatan Bendo,

Kabupaten Magetan, Tahun 2006/2007" dapat penulis laksanakan dan penulis

laporkan hasilnya dalam bentuk skripsi ini.

        Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penyusunan skripsi ini dapat

diselesaikan karena adanya bimbingan, bantuan, dan dukungan dari berbagai pihak.

Oleh sebab itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada :

1. Bapak Drs. Parji, M.Pd., Rektor IKIP PGRI Madiun.

2. Bapak Drs. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd., Dekan FPBS IKIP PGRI

   Madiun.

3. Ibu Yuentie Sova Puspidalia, S.Pd., M.Pd., Kaprodi PBSI FPBS IKIP PGRI

   Madiun.

4. Bapak Drs. V. Teguh Suharto, M.Pd., Pembimbing I

5. Bapak Panji Kuncoro Hadi, S.S., Pembimbing II.

6. Ibu Martini, Kepala SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan

   yang telah mengizinkan penulis untuk melaksanakan penelitian di sekolah yang

   dipimpinnya.

7. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu.




                                         viii
       Penulis juga menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Karena

itulah, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi

kesempurnaan skripsi ini.

       Penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pengajaran sastra

Indonesia, terutama dalam pengajaran preposisi dalam kalimat.



                                                       Madiun, 14 April 2007

                                                                Penulis,




                                        ix
                                                   DAFTAR ISI

                                                                                                              Halaman

HALAMAN JUDUL ........................................................................................               i

LEMBAR PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING ....................................                                            ii

LEMBAR PENGESAHAN PANITIA PENGUJI SKRIPSI ...........................                                              iii

ABSTRAK .......................................................................................................    iv

MOTTO DAN KATA PERSEMBAHAN ......................................................                                   v

KATA PENGANTAR .....................................................................................               vi

DAFTAR ISI ....................................................................................................   viii

DAFTAR TABEL ............................................................................................          xi

DAFTAR GAMBAR .......................................................................................             xii

DAFTAR LAMPIRAN ....................................................................................               xi

BAB I            PENDAHULUAN .........................................................................              1

                A. Latar Belakang Masalah ..........................................................                1

                B. Identifikasi Masalah ................................................................            3

                C. Batasan Masalah .......................................................................          4

                D. Rumusan Masalah ...................................................................              4

                E. Tujuan Penelitian ......................................................................         4

                F. Kegunaan Penelitian .................................................................            5

BAB II           KAJIAN PUSTAKA ......................................................................              7

                A. Kajian Pustaka .........................................................................         7

                     1. Pengertian Menulis..............................................................            7

                     2. Fungsi Menulis ....................................................................         8



                                                            x
              3. Tujuan Menulis ..................................................................         9

              4. Klasifikasi Tulisan .............................................................        10

          B. Surat

              1. Arti dan Fungsi Surat .........................................................          11

              2. Syarat-syarat Surat yang Baik ............................................               13

          C. Wujud, Jenis, Bentuk, dan Bahasa Surat .................................                     15

              1. Wujud Surat .......................................................................      15

              2. Jenis Surat ..........................................................................   16

              3. Bentuk Surat .......................................................................     18

              4. Bahasa Surat .......................................................................     20

          D. Surat Undangan .......................................................................       26

              1. Pengertian Undangan ..........................................................           26

              2. Karakteristik Bahasa pada Surat Undangan .......................                         27

              3. Contoh-contoh Surat Undangan .........................................                   27

BAB III   METODE PENELITIAN ..............................................................                29

          A. Tempat dan Waktu Penelitian .................................................                29

          B. Metode Penelitian dan Desain ..................................................              29

          C. Populasi, Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel ..............                               30

          D. Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian .........................                          31

          E. Analisis Data ...........................................................................    32

BAB IV    HASIL PENELITIAN ...................................................................            34

          A. Deskripsi Data .........................................................................     34

          B. Analisis Data ...........................................................................    44



                                                    xi
BAB V          PENUTUP .....................................................................................       63

               A. Simpulan ..................................................................................      63

               B. Saran ........................................................................................   63

DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................              65

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN .......................................................                                66

LAMPIRAN-LAMPIRAN ...............................................................................                  67

DAFTAR RIWAYAT HIDUP .........................................................................                     77




                                                           xii
                                    DAFTAR TABEL



                                                                                    Halaman

Tabel 1 Persentase buah kesalahan Penggunaan Huruf Kapital ...........                   34

Tabel 2 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Menggunakan Huruf

          Kapital Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa ..................             35

Tabel 3 Persentase buah kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik ......                     36

Tabel 4 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Pengunaan Tanda

          Baca Titik Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa .............               37

Tabel 5 Persentase buah kesalahan Penggunaan Tanda Baca Koma ....                        38

Tabel 6 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Pengunaan Tanda

          Baca Koma Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa ...........                  38

Tabel 7 Persentase buah kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik Dua                        40

Tabel 8 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Pengunaan Tanda

          Baca Titik Dua Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa .....                   40

Tabel 9 Persentase buah kesalahan Penggunaan Pilihan Kata ..............                 41

Tabel 10 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Pengunaan Pilihan

          Kata Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa .......................           42

Tabel 11 Persentase buah kesalahan Penggunaan Kalimat ......................             43

Tabel 12 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Pengunaan Kalimat

          Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa ...............................        43




                                             xiii
                                  DAFTAR GAMBAR



                                                                                      Halaman

Gambar 1   Histogram      Analisis     Kesalahan       Menggunakan          Huruf

           Kapital Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa ..............                  35

Gambar 2   Histogram Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca

           Titik Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa ..................                37

Gambar 3   Histogram Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca

           Koma Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa ................                   39

Gambar 4   Histogram Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca

           Titik Dua Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa ..........                    41

Gambar 5   Histogram Analisis Kesalahan Penggunaan Pilihan Kata

           Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa ..........................              42

Gambar 6   Histogram Analisis Kesalahan Pengunaan Kalimat Dalam

           Surat Undangan yang ditulis siswa ......................................        44




                                             xiv
                                  DAFTAR LAMPIRAN



                                                                                                      Halaman

Lampiran 1   Daftar Nama Responden siswa Kelas VI SDN Tanjung

             III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Tahun

             Pelajaran 2006/2007 .......................................................                   67

Lampiran 2   Soal .................................................................................        68

Lampiran 3   Nomor          Responden            dan       Skor       Analisis         Tingkat

             Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital dalam Surat

             Undangan yang Ditulis Siswa Kelas VI SDN Tanjung

             III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan Tahun

             Pelajaran 2006/2007 .......................................................                   69

Lampiran 4   Nomor          Responden            dan       Skor       Analisis         Tingkat

             Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik dalam Surat

             Undangan yang Ditulis Siswa Kelas VI SDN Tanjung

             III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan Tahun

             Pelajaran 2006/2007 .......................................................                   70

Lampiran 5   Nomor          Responden            dan       Skor       Analisis         Tingkat

             Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Koma dalam Surat

             Undangan yang Ditulis Siswa Kelas VI SDN Tanjung

             III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan Tahun

             Pelajaran 2006/2007 .......................................................                   71




                                                    xv
Lampiran 6    Nomor         Responden           dan       Skor       Analisis        Tingkat

              Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik Dua dalam

              Surat Undangan yang Ditulis Siswa Kelas VI SDN

              Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan

              Tahun Pelajaran 2006/2007 ............................................               72

Lampiran 7    Nomor         Responden           dan       Skor       Analisis        Tingkat

              Kesalahan Pada Pilihan Kata dalam Surat Undangan

              yang Ditulis Siswa Kelas VI SDN Tanjung III,

              Kecamatan           Bendo,         Kabupaten           Magetan           Tahun

              Pelajaran 2006/2007 .......................................................          73

Lampiran 8    Nomor         Responden           dan       Skor       Analisis        Tingkat

              Kesalahan Penggunaan Kalimat dalam Surat Undangan

              yang Ditulis Siswa Kelas VI SDN Tanjung III,

              Kecamatan           Bendo,         Kabupaten           Magetan           Tahun

              Pelajaran 2006/2007 .......................................................          74

Lampiran 9    Surat Permohonan Ijin Penelitian dari IKIP PGRI

              Madiun ...........................................................................   75

Lampiran 10   Surat Keterangan dari Sekolah .......................................                76




                                                  xvi
                                      BAB I

                                PENDAHULUAN



A. Latar Belakang Masalah

          Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial,

   dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam

   mempelajari semua bidang studi. Pembelajaran bahasa diharapkan membantu

   peserta didik mengenal dirinya, budayanya, dan budaya orang lain,

   mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat yang

   menggunakan bahasa tersebut, dan menemukan serta menggunakan kemampuan

   analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya.

          Karena perannya yang sentral itulah, pembelajaran bahasa Indonesia

   diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi

   dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis,

   serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia.

          Standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diberikan di

   sekolah dasar merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang

   menggambarkan penguasaan pengetahuan, keterampilan berbahasa, dan sikap

   positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Standar kompetensi ini merupakan

   dasar bagi peserta didik untuk memahami dan merespon situasi lokal, regional,

   nasional, dan global (Direktorat Pembinaan TK/SD, 2006:317).

          Dalam rangka merealisir standar kompetensi di atas, salah satu tujuan

   pengajaran bahasa Indonesia di sekolah adalah siswa dapat berkomunikasi secara




                                        17
efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun

tulis (Direktorat Pembinaan TK/SD, 2006:317). Dengan bahasa, diharapkan

siswa dapat berkomunikasi dengan baik dan benar sesuai kaidah. Bentuk

komunikasi itu berupa lisan maupun tulis dengan bahasa Indonesia yang sesuai

dengan ejaan yang disempurnakan.

       Salah satu bentuk komunikasi efektif melalui media tulis adalah dengan

korespondensi atau surat-menyurat. Dengan korespondensi, siswa dapat

mengungkapkan pikiran dan perasaannya secara tidak langsung melalui tulisan

kepada pihak lain. Bahkan, pikiran yang tidak dapat dikomunikasikan dengan

lisan, akan lebih efektif dan mudah bila direfleksikan dalam bahasa tulis. Atau

sebaliknya, ada beberapa pokok pikiran yang tidak dapat diungkapkan dalam

bentuk tulis, namun akan lebih efektif bila disampaikan dengan bahasa lisan.

       Permasalahan yang muncul adalah bila si penulis tidak memahami

kaidah-kaidah cara penulisan yang baik dan benar sesuai dengan ketentuan

penulisan dalam bahasa Indonesia, maka ia akan membuat kesalahan. Kesalahan

itu dapat berupa dalam susunan kalimat, penggunaan kata, pokok pikiran,

pemakaian tanda baca, titik, koma, dan sebagainya. Sementara itu, penulis tidak

menyadari bahwa penggunaan bahasa dan susunan kata yang dipilih dalam

menulis surat tidak sesuai dengan kaidah baku dalam bahasa Indonesia.

Kesalahan kebahasaan itu akan mengganggu komunikasi karena pembaca surat

akan menjadi salah paham.

       Berbagai upaya pembinaan telah ditempuh agar siswa dan masyarakat

dapat memperbaiki keadaan, namun berbagai hambatan selalu ditemukan.




                                     18
   Hambatan yang dihadapi di lapangan di antaranya ialah faktor sumber daya

   manusia pembina. Guru yang mengajar di tingkat pendidikan dasar (sekolah

   dasar) rata-rata berlatar belakang pendidikan guru kelas (lulusan SPG) yang

   kurang menguasai/mendalami kebahasaan. Belum ada pembagian atau

   spesifikasi guru, seperti guru bahasa Indonesia, guru Matematika, atau guru Ilmu

   Pengetahuan Alam dengan latar belakang pendidikan sesuai dengan jurusan yang

   dibutuhkan dari masing-masing mata pelajaran.

          Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik melakukan penelitian

   mengenai “Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Surat Undangan yang Ditulis

   Siswa Kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan,

   Tahun Pelajaran 2006/2007”. Hal itu dilakukan peneliti karena merupakan

   masalah yang cukup penting untuk dikaji sebagai pertimbangan dalam

   pembinaan bahasa.

B. Identifikasi Masalah

          Berdasarkan latar belakang masalah di atas, identifikasi masalah dalam

   penelitian ini sebagai berikut.

   1. Terbatasnya kemampuan siswa dalam menulis surat undangan dengan ejaan

       yang disempurnakan.

   2. Kurangnya keterampilan siswa dalam menulis terutama penulisan surat

       undangan.

   3. Kurangnya kesadaran siswa terhadap kesalahan berbahasa yang dilakukan

       dalam menulis surat undangan.




                                       19
   4. Kurangnya keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran bahasa Indonesia di

       sekolah.

   5. Kurangnya guru memberikan dorongan kepada siswa untuk aktif menulis

       terutama menulis surat undangan kepada siswa selama dalam proses belajar

       mengajar di sekolah.

   6. Terbatasnya buku dan bacaan di sekolah yang berkaitan dengan cara menulis

       surat undangan yang baik menurut tatabahasa dan ejaan yang benar.

C. Batasan Masalah

   1. Topik masalah dibatasi pada kesalahan bahasa pada surat undangan buatan

       siswa.

   2. Subjek penelitian ialah siswa kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo,

       Kabupaten Magetan, tahun pelajaran 2006/2007.

D. Rumusan Masalah

          Berdasarkan latar belakang masalah, identifikasi masalah maka rumusan

   masalah dalam penelitian adalah bagaimanakah bentuk kesalahan berbahasa

   dalam surat undangan yang ditulis siswa Kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan

   Bendo, Kabupaten Magetan, tahun pelajaran 2006/2007.

E. Tujuan Penelitian

          Setelah   permasalahan    dirumuskan,    langkah   berikutnya    adalah

   menentukan tujuan yang akan dicapai. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk

   mengetahui bentuk-bentuk kesalahan berbahasa dalam surat undangan yang

   ditulis siswa Kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan,

   tahun pelajaran 2006/2007”




                                      20
F. Kegunaan Penelitian

   1. Kegunaan Praktis

              Kegunaan praktis yang diperoleh dalam penelitian ini adalah

      diperolehnya paparan secara objektif tentang bentuk kesalahan berbahasa

      dalam surat undangan yang ditulis siswa kelas VI SDN Tanjung III,

      Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan dan upaya guru dalam memperbaiki

      kesalahan tersebut.

   2. Kegunaan Teoretis

              Kegunaan teoretis yang diperoleh dalam penelitian ini adalah

      sebagai berikut.

      a. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada

          kepala sekolah di tempat penelitian ini dilaksanakan guna memberikan

          masukan dalam mengambil kebijakan di sekolah.

      b. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada guru

          yang bersangkutan bahwa dalam mengajarkan bahasa Indonesia

          hendaknya memperhatikan penggunaan bahasa sesuai dengan ejaan yang

          disempurnakan.

      c. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi dorongan kepada siswa

          untuk selalu mengasah kemampuannya dalam menulis dengan

          memperhatikan cara penulisan yang benar.

      d. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi kepada orang

          tua siswa bahwa dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, diperlukan

          perhatian dan motivasi dari orang tua.




                                       21
e. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi kepada

   Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia bahwa dalam

   pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dipengaruhi banyak faktor, di

   antaranya faktor metode dan media yang digunakan.




                              22
                                    BAB II

                                KAJIAN TEORI



G. Menulis

   1. Pengertian Menulis

              Menurut Henry Guntur Tarigan (1992:21) menulis ialah menurunkan

      atau melukiskan lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu

      bahasa yang dipahami oleh seseorang sehingga orang-orang lain dapat

      membaca     lambang-lambang        grafik    tersebut.     Menulis   merupakan

      keterampilan   berbahasa    (writing    skills)    yang    dipergunakan   untuk

      berkomunikasi secara tidak langsung, tidak secara tatap muka dengan orang

      lain.

              Kemudian menurut Morsey (dalam Henry Guntur Tarigan, 1991:4)

      menulis    dipergunakan    orang      terpelajar   untuk     mencatat/merekam,

      meyakinkan, melaporkan/memberitahukan, dan mempengaruhi; dan maksud

      serta tujuan seperti itu hanya dapat dicapai dengan baik oleh orang-orang

      yang dapat menyusun pikirannya dan mengutarakannya dengan jelas.

      Kejelasan tersebut tergantung pada pikiran, organisasi, pemakaian kata-kata,

      dan struktur kalimat. Penulis harus menguasai prinsip-prinsip menulis dan

      berpikir, yang akan menolongnya mencapai maksud dan tujuannya. Yang

      terpenting di antara prinsip-prinsip itu adalah penemuan, susunan, dan gaya.




                                       23
2. Fungsi Menulis

          Pada prinsipnya, fungsi utama dari tulisan adalah sebagai alat

   komunikasi yang tidak langsung (Henry Guntur Tarigan, 1991:22).

   Mengingat fungsi di atas maka seorang penulis dituntut mampu berpikir

   secara kritis, merasakan dan menikmati hubungan-hubungan kalimat,

   memperdalam persepsi, membuat susunan dan gaya bahasa yang menarik

   sesuai dengan alur yang dikehendaki.

          Penulis yang baik adalah penulis yang dapat memanfaatkan situasi

   yang tepat dalam merangkai tulisannya, meliputi

   a. maksud dan tujuan penulis (perubahan yang diharapkannya akan terjadi

      pada diri pembaca),

   b. pembaca atau pemirsa (apakah pembaca itu orang tua, kenalan, atau

      teman penulis),

   c. waktu     dan     kesempatan        (keadaan-keadaan   yang   melibatkan

      berlangsungnya suatu kejadian tertentu, waktu, tempat, dan situasi yang

      menuntut perhatian langsung, masalah yang memerlukan pemecahan,

      pertanyaan yang menuntut jawaban, dan sebagainya) (D’angelo dalam

      Henry Guntur Tarigan, 1991:22).

          Dengan demikian, penulis akan mendapatkan respons atau jawaban

   yang diharapkan penulis dari pembaca. Respon atau umpan balik dari

   pembaca, baik negatif maupun positif, menunjukkan keberhasilan penulis

   dalam menuangkan tulisannya.




                                     24
3. Tujuan Menulis

          Tujuan penulisan sesuatu tulisan menurut Hugo Hartig (dalam Henry

   Guntur Tarigan, 1991:24) sebagai berikut

   a. Tujuan penugasan (assignment purpose)

              Tujuan penugasan ini sebenarnya tidak mempunyai tujuan sama

       sekali. Penulis menulis sesuatu karena ditugaskan, bukan atas kemauan

       sendiri. Misalnya, para siswa yang diberi tugas merangkumkan buku,

       sekretaris yang ditugaskan membuat laporan, notulen rapat).

   b. Tujuan altruistik (altruistic purpose)

              Penulis    bertujuan    untuk     menyengkan    para   pembaca,

       menghindarkan kedukaan para pembaca, ingin menolong para pembaca

       memahami, menghargai perasaan dan penalarannya, ingin membuat

       hidup para pembaca lebih mudah dan lebih menyenangkan dengan

       karyanya itu. Seseorang tidak akan dapat menulis secara tepat guna

       kalau dia percaya, baik secara sadar maupun secara tidak sadar bahwa

       pembaca atau penikmat karyanya itu adalah lawan atau musuh. Tujuan

       altruistik adalah kunci keterbacaan sesuatu tulisan.

   c. Tujuan persuasif (persuasive purpose)

              Tulisan yang bertujuan meyakinkan para pembaca akan

       kebenaran gagasan yang diutarakan.

   d. Tujuan informasional, tujuan penerangan (informational purpose)

              Tulisan yang bertujuan memberi informasi atau keterangan/

       penerangan kepada para pembaca.




                                     25
   e. Tujuan pernyataan diri (self expressive purpose)

               Tulisan yang bertujuan memperkenalkan atau menyatakan diri

        penulis kepada para pembaca.

   f.   Tujuan kreatif (creative purpose)

               Tujuan ini erat berhubungan dengan tujuan pernyataan diri.

        Tujuan yang bertujuan mencapai nilai-nilai artistik, nilai-nilai kesenian.

   g. Tujuan pemecahan masalah (problem-sovling purpose)

               Dalam tulisan seperti ini penulis ingin memecahkan masalah

        yang dihadapi.

4. Klasifikasi Tulisan

           Menurut Weaver (dalam Henry Guntur Tarigan, 1991:27) membagi

   tulisan berdasarkan bentuknya sebagai berikut.

   a. Eksposisi, yang mencakup sebagai berikut.

        1) Definisi

        2) Analisis

   b. Deskripsi, yang mencakup sebagai berikut.

        1) Deskripsi ekspositori

        2) Deskripsi literer

   c. Narrasi, yang mencakup sebagai berikut.

        1) Urutan waktu

        2) Motif

        3) Konflik


                                      26
           4) Titik pandangan

           5) Pusat minat

      d. Argumentasi, yang mencakup sebagai berikut.

           1) Induksi

           2) Deduksi

             Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa kegiatan menulis

      membutuhkan keterampilan yang selalu diasah untuk memperoleh

      kemampuan yang optimal. Semakin sering seorang penulis berlatih maka

      semakin terasah keterampilan menulisnya.

H. Surat

   1. Arti dan Fungsi Surat

             Menurut Soedjito dan Solchan TW (1993:1) surat adalah jenis

      karangan (komposisi) paparan. Di dalam paparan pengarang mengemukakan

      maksud dan tujuannya, menjelaskan apa yang dipikirkan dan dirasakannya.

      Demikian pula di dalam surat.

             Ditinjau dari ujud penuturannya, surat adalah percakapan yang

      tertulis (Soedjito dan Solchan TW, 1993:1). Jadi, sejenis dengan ragam

      percakapan (dialog) seperti yang biasa dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

             Diinjau dari fungsinya, surat adalah suatu alat atau sarana

      komunikasi tulis (Soetjito dan Solchan TW, 1993:1). Surat dipandang

      sebagai alat komunikasi tulis yang paling efisien, efektif, ekonomis, dan




                                       27
praktis. Dibandingkan dengan alat komunikasi lisan, surat mempunyai

kelebihan-kelebihan. Apa yang dikomunikasikan kepada pihak lain secara

tertulis. Misalnya, berupa pengumuman, pemberitahuan, keterangan, dan

sebagainya akan sampai pada alamat yang sesuai dengan sumber aslinya.

Tidak demikian halnya jika disampaikan secara lisan. Dengan cara tersebut

sering dialami perubahan-perubahan, terutama tentang isinya, mungkin

ditambah atau dikurangi, meskipun mungkin tidak disadari.

       Peranan surat lebih jelas lagi, terutama dalam surat resmi, misalnya

surat perjanian, surat sewa-menyewa rumah, surat jual-beli, surat wasiat, dan

surat-surat resmi lainnya. Surat-surat tersebut, selain resmi sifatnya, juga

mempunyai kekuatan hukum yang dapat digunakan sebagai alat bukti

tertulis, suatu bukti nyata yang sah, hitam di atas putih.

       Surat-surat dalam arsip lama dapat dipakai sebagai bahan penelitian

untuk mengetahui bagaimana keadaan atau kegiatan pada masa yang lalu.

Dalam hal ini, surat berfungsi sebagai alat bukti historis. Surat-surat yang

telah diarsipkan itu dipakai sebagai alat pengingat.

       Surat itu dapat juga mencerminkan corak, keadaan mentalitas, jiwa,

dan nilai pejabat/kantor yang bersangkutan. Oleh sebab itu, dalam menyusun

surat hendaklah selalu berhati-hati dan berpikir secara cermat agar tidak

menimbulkan kesan yang tidak menyenangkan. Dalam hal ini surat berfungsi

sebagai duta organisasi.




                                   28
             Surat resmi yang berisi ketentuan-ketentuan cara-cara melaksanakan

   peraturan-peraturan. Misalnya, surat keputusan atau instruksi, dapat dipakai

   sebagai pedoman kerja oleh lembaga/pejabat yang bersangkutan.

             Dari uraian di atas, dapat diketahui bahwa bahwa surat-surat resmi

   berfungsi sebagai

   a. alat komunikasi,

   b. alat bukti tertulis,

   c. alat bukti historis,

   d. alat pengingat,

   e. duta organisasi, dan

   f.   pedoman kerja.

             Surat yang dikirimkan oleh pihak pertama kepada pihak kedua, ada

   kalanya perlu dibalas. Kegiatan berkomunikasi balas-membalas yang

   dilakukan oleh pihak pertama kepada pihak kedua dengan alat surat disebut

   surat-menyurat (korespondensi). Hubungan surat-menyurat itu mungkin

   terjadi     antara    orang-orang        atau   pejabat-pejabat   dalam   satu

   kantor/organisasi/perusahaan (korespondensi intern), mungkin juga terjadi

   antara orang-orang/pejabat-pejabat suatu kantor dengan pihak luar

   (korespondensi ektern)

2. Syarat-syarat Surat yang Baik

             Menurut Soedjito dan Solchan TW (1993:2) syarat surat yang baik

   haruslah memenuhi syarat-syarat penyusunan sebagai berikut.

   a. Surat harus disusun dengan teknik penyusunan surat yang benar, yaitu




                                       29
    1) penyusunan letak bagian-bagian surat (bentuk) yang tepat sesuai

        dengan aturan atau pedoman yang telah ditentukan;

    2) pengetikan yang betul, jelas, bersih, dan rapi;

    3) pemakaian kertas yang sesuai dengan

        a) ukuran kertas (kwarto, folio, A4)

        b) jenis kertas (HVS untuk lembar asli dan kertas tembus

              (doorslag) untuk tembusan, dan

        c) warna kertas (putih HVS untuk lembar asli, kuning kertas

              tembus untuk perbal, biru muda kertas tembus untuk tembusan

              intern, dan merah muda HVS untuk surat rahasia).

b. Isi surat harus dinyatakan secara ringkas, jelas, dan eksplisit.

    Hal itu menguntungkan kedua pihak, yaitu

    1) penerima dapat memahami isinya dengan tepat dan tidak ragu-ragu;

        dan

    2) pengirim      memperoleh        jawaban   secara    cepat      apa   yang

        dikehendakinya.

c. Bahasa yang digunakan haruslah bahasa yang benar/baku sesuai dengan

    kaidah bahasa Indonesia, baik tentang ejaan, pemilihan kata, bentuk

    kata, maupun kalimatnya. Selain itu, bahasa surat haruslah efektif.

    Untuk itu, bahasa surat haruslah logis, wajar, hemat, cermat, sopan, dan

    menarik. Sedapat mungkin dihindari pemakaian kata-kata asing yang

    sudah ada padanannya dalam bahasa Indonesia, juga harus dihindari

    gaya yang keasing-asingan atau kedaerah-daerahan.




                                  30
              Di samping ketiga syarat di atas, ada hal penting lainnya yang perlu

       diperhatikan sehubungan dengan menyusun surat yang baik, yaitu

       a. memahami kedudukan masalah yang dikemukakan,

       b. memahami peraturan-peraturan yang berkaitan dengan masalah itu,

       c. mengetahui posisi dan bidang tugasnya, dan

       d. hal-hal lainnya yang berkaitan dengan ketatausahaan.

              Dalam praktek menyusun surat resmi masih terdapat ketidakcermatan

       mengenai syarat-syarat tersebut di atas, yaitu menyangkut ejaan, tanda baca,

       struktur kalimat, dan sebagainya.

C. Wujud, Jenis, Bentuk, dan Bahasa Surat

   1. Wujud Surat

              Menurut Soedjito dan Solchan TW (1993:13) surat yang dikirimkan

       dapat berwujud.

       a. Kartu pos

                  Kartu pos ialah wujud surat terbuka yang terbuat dari karton

           berukuran 10x15 cm. Kartu pos dipergunakan untuk menyampaikan

           berita pendek yang isinya dapat diketahui orang lain.

       b. Warkat pos

                  Warkat pos ialah wujud surat tertutup yang terbuat dari sehelai

           kertas yang telah dicetak, dapat dilipat seperti amplop. Warkat pos

           dipergunakan untuk menyampaikan berita agak panjang yang isinya tak

           dapat diketahui orang lain.




                                           31
   c. Surat bersampul

              Surat bersampul ialah wujud surat yang memakai sampul. Surat

       bersampul dipergunakan untuk menyampaikan berita yang isinya tidak

       dapat diketahui orang lain, mengirimkan berita yang lebih panjang

       daripada warkat pos, dan lebih menghormati pihak yang dikirimi surat.

   d. Memo dan nota

              Memo dan nota ialah surat yang dipergunakan dalam surat-

       menyurat intern kantor/perusahaan.

   e. Telegram

              Telegram atau surat kawat ialah surat yang dipergunakan untuk

       mengirimkan berita dalam waktu singkat.

2. Jenis Surat

          Menurut    Soedjito     dan    Solchan     TW     (1993:13)   surat   yang

   dibuat/dikirimkan dapat dibedakan atas tiga jenis, yaitu

   a. Surat pribadi/perseorangan

              Surat pribadi/perseorangan ialah surat yang dikirimkan oleh

       keluarga/sahabat/teman     dan        sebagainya   kepada   keluarga/kenalan/

       sahabat/teman. Oleh karena sifatnya peribadi, dalam surat pribadi terasa

       hubungan santai dan mesra/intim, kadang-kadang diselingi senda gurau

       yang mengasyikkan.

   b. Surat resmi/dinas/jabatan

              Surat resmi/dinas/jabatan ialah surat yang dikirimkan oleh kantor

       pemerintah/swasta kepada kantor pemerintah, atau dikirimkan oleh




                                        32
perseorangan kepada kantor pemerintah dan sebaliknya. Oleh karena

sifatnya resmi, terdapat hubungan yang bersifat lugas dan seperlunya

saja.

        Macam-macam surat resmi di antaranya ialah

1) pengumuman,

2) surat edara,

3) surat permohonan,

4) surat laporan,

5) surat pengantar,

6) surat keputusan,

7) surat instruksi,

8) surat tugas,

9) surat kuasa,

10) surat lamaran pekerjaan,

11) surat undangan,

12) surat perjanjian, dan

13) nota dinas.

        Surat perjanjian, surat sewa-menyewa rumah/tanah, surat jual-

beli, surat wasiat, akta, dan yang sejenis dengan itu biasanya tidak

disebut surat dinas, tetapi surat resmi. Surat-surat semacam ini dapat

digunakan sebagai bukti dalam pengadilan.




                               33
   c. Surat niaga/dagang

               Surat niaga/dagang ialah surat yang berhubungan dengan

      masalah perniagaan/perdagangan. Surat niaga/dagang bersifat resmi.

               Macam-macam surat niaga/dagang di antaranya ialah

      1) surat permintaan penawaran,

      2) surat penawaran jasa,

      3) surat pesanan, penerimaan pesanan, pengiriman barang, faktur, surat

          pengantar, dan pengepakan,

      4) surat tuntutan (claim),

      5) kredit dan penagihan, dan

      6) periklanan.

3. Bentuk Surat

          Menurut Soedjito dan Solchan TW (1993:15) bentuk surat ialah

   susunan letak bagian-bagian surat. Variasi susunan bagian-bagiannya

   menyebabkan timbulnya bermacam-macam bentuk surat. Dalam menulis

   surat hendaknya dipilih bentuk yang tepat untuk memperoleh efisiensi kerja

   yang maksimal.

          Dalam surat-menyurat resmi ada lima bentuk surat, yaitu bentuk

   a. lurus penuh,

   b. lurus,

   c. setengah lurus,

   d. lekuk

   e. Indonesia.




                                   34
       Bentuk surat di atas berlaku untuk semua jenis surat, baik surat resmi

maupun surat tidak resmi.

       Bentuk surat dapat dilihat pada gambar berikut

a. Gambar bagian-bagian surat bentuk lurus penuh




b. Gambar bagian-bagian surat bentuk lurus




c. Gambar bagian-bagian surat bentuk setengah lurus




                                35
   d. Gambar bagian-bagian surat bentuk lekuk




   e. Gambar bagian-bagian surat bentuk Indonesia




4. Bahasa Surat

   a. Bahasa Baku

             Menurut Soedjito dan Solchan TW (1993:15) bahasa baku ialah

      bahasa yang diakui benar menurut kaidah yang sudah dilazimkan.

      Penggunaan bahasa baku dapat membawa wibawa seseorang dan

      dipandang sebagai lambang status sosial yang tinggi. Itulah sebabnya

      surat resmi haruslah menggunakan bahasa baku. Bahasa baku dapat

      dikenali dari 1) ejaan, 2) pemakaian kata, 3) bentuk kata, dan 4) kalimat.

             Pemakaian bahasa baku dapat diuraikan sebagai berikut.




                                   36
1) Pemakaian Ejaan

   Misalnya

         Senen, seharusnya Senin

         kemaren, seharusnya kemarin

         s/d, seharusnya s.d.

         P.T., seharusnya PT

2) Pemakaian Kata

   Misalnya

         cuma, seharusnya hanya

         makanya, seharusnya karena itu

         kenapa, seharusnya mengapa

         bilang, seharusnya mengatakan

3) Bentuk Kata

   Misalnya

         merubah, seharusnya mengubah

         mentaati, seharusnya menaati

         mentik, seharusnya mengetik

         ke-Indonesiaan, seharusnya keindonesiaan

         mensahkan, seharusnya mengesahkan

4) Kalimat

   Misalnya

         Surat Saudara kami sudah terima dengan baik, seharusnya

         Surat Saudara sudah kami terima dengan baik




                          37
                Masalah itu sudah diketahui oleh kita, seharusnya Masalah

                itu sudah kita ketahui

                Atas kehadirannya, kami ucapkan terima kasih, seharusnya

                Atas kehadiran Saudara/Bapak, kami ucapkan terima kasih

b. Bahasa Efektif

          Menurut Menurut Soedjito dan Solchan TW (1993:18) bahasa

   efektif ialah bahasa yang secara tepat dapat mencapai sasarannya.

   Bahasa efektif dapat dikenali dari pemakaian bahasa yang 1) sederhana/

   wajar, 2) ringkas, 3) jelas, 4) sopan, dan 5) menarik.

          Pemakaian bahasa efektif dapat diuraikan sebagai berikut.

   1) Sederhana

                Sederhana berarti bersahaja, lugas, mudah, tidak berbelit-

       belit, baik dan tentang pemakaian kata-katanya maupun kalimat-

       kalimatnya. Untuk itu hendaklah dipakai kata-kata yang biasa dan

       lazim.

                Misalnya

                Dengan ini kami beritahukan kepada Saudara bahwa PPL
       mahasiswa S1 dilaksanakan dari tanggal 6 Februari s.d. 17 Juni
       2007.
                Sehubungan     itu,    bersama   ini   kami   kirimkan   daftar
       mahasiswa yang akan berpraktek di sekolah Saudara. Para
       mahasiswa dengan diantar dosen pembimbing akan datang ke
       sekolah Saudara pada tanggal 6 Februari 2007. Mereka melakukan
       observasi dari tanggal 6 s.d. 11 Februari dan berpraktek dari tanggal
       13 Februari s.d. 17 Juni 2007.




                                  38
             Kami memohon dengan hormat Saudara bersedia menerima
   dan membimbing mereka sebaik-baiknya.
             Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan
   terima kasih.


             Dalam surat resmi sebaiknya tidak digunakan kata-

   kata/ungkapan berikut ini

   a) Sudi apalah kiranya Saudara dapat meluangkan waktu sejenak

       untuk menghadiri rapat itu.

   b) Kami sangat menghaturkan beribu-ribu terima kasih atas

       kehadiran Bapak.

2) Ringkas

             Kalimat ringkas umumnya lebih tegas dan mudah dipahami,

   sedangkan kalimat yang panjang biasanya lemah dan kabur serta

   tidak cepat dipahami maksudnya.

             Misalnya

             Setelah Saudara bubuhkan tanda tangan di tempat yang telah

   disediakan, kami harapkan dari Saudara dalam waktu yang tidak

   terlalu lama tanda terima itu sudah sampai di meja kami.

             Dapat dibandingkan dengan kalimat

             Setelah Saudara tanda tangani, kami harapkan selambat-

   lambatnya pada tanggal 5 Februari tanda terima itu sudah kami

   terima.

             Suatu gagasan yang sudah lazim dinyatakan dengan bentuk

   ringkas tidak perlu dikatakan dengan uraian yang panjang.


                             39
           Misalnya

           Bentuk Ringkas                   Bentuk Uraian

           disetujui                        mendapatkan persetujuan

           memutuskan                       mengambil keputusan

           diperbaiki                       mengadakan perbaikan

           Di     samping   bentuk     uraian,   bentuk   mubazir   harus

   dihindarkan.

           Misalnya

           Mubazir                          Hemat

           berdasarkan pada usul itu        berdasarkan usul itu

           menyadari akan tugasnya          menyadari tugasnya

           Pada contoh di atas terdapat pemakaian kata depan yang

   mubazir.

3) Jelas

           Jelas berarti tidak samar-samar, tidak meragukan, tidak

   mendua makna, atau tidak menimbulkan salah paham.

           Misalnya

           Samar-samar                       Jelas

           Meskipun dia sakit,               Meskipun sakit, Toto tetap
           Toto tetap masuk                  masuk sekolah
           sekolah


                Dia dan Toto dalam kalimat di atas samakah atau dua

       orangkah?




                              40
                Mendua Makna              Jelas

                Saya tidak menyetujui dan Saya menolak dan tidak
                menolak usul itu.         menyetujui usul itu.


                                          Saya       tidak      menyetujui
                                          dan     tidak      menolak   usul
                                          itu.
4) Sopan

             Sopan berarti hormat dengan takzim, tertib menurut adat

   yang baik, atau baik kelakuannya. Dalam surat-menyurat resmi

   bahasa sopan itu dapat dicapai dengan beberapa cara sebagai berikut

   a) menggunakan kata-kata yang sopan/halus,

   b) menggunakan kata sapaan atau kata ganti, atau

   c) menggunakan kata-kata resmi (bukan kata sehari-hari).

   Misalnya

   Saudara terpaksa dipecat          ... diberhentikan ...

   Surat Anda sudah kami terima      Surat Saudara ...
                                     Surat Bapak ...
                                     Surat Ibu ...

5) Menarik

             Menarik berarti dapat membangkitkan perhatian, tidak

   membosankan dan dapat mengesankan pada angan-angan pembaca.

   Dalam surat menyurat resmi untuk menarik perhatian dapat

   digunakan, 1) kalimat bervariasi, 2) paragraf induktif, dan 3) gaya

   bahasa.




                              41
a) Kalimat Bervariasi

   Misalnya

   Kami mengharapkan bantuan Saudara untuk mengirimkan tanda

   terima yang terlampir ini, sesudah buku-buku itu saudara terima.

   Data tersebut sangat kami perlukan sebagai alat kontrol apakah

   buku itu sudah diterima oleh yang berhak.

b) Paragraf Induktif

          Paragraf induktif ialah paragraf yang kalimat utamanya

   pada akhir paragraf. Paragraf itu menyebutkan kalimat-kalimat

   penjelas (rincian), kemudian mencapai klimaks pada kalimat

   utamanya yang berisi ide pokok. Paragraf induktif cocok

   digunakan untuk surat-surat permohonan atau surat lamaran

   pekerjaan.

c) Gaya Bahasa

          Gaya bahasa yang sering digunakan dalam surat-

   menyurat resmi ialah gaya pelembut (eufimisme). Gaya

   pelembut itu berupa ungkapan yang halus/sopan untuk

   menggantikan        ungkapan   yang    dirasakan   kasar,   tidak

   menyenangkan, atau menyinggung perasaan.

   Misalnya

   Dengan sangat menyesal                ... kami kembalikan
   lamaran Saudara kami tolak


   Putra Bapak memang agak               ... kurang pandai




                         42
                  bodoh dan malas                      ... kurang rajin


D. Surat Undangan

   1. Pengertian Undangan

             Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1995:990) pengertian

      undangan adalah hal (perbuatan, cara) mengundang; panggilan (supaya

      datang). Kemudian pengertian surat undangan adalah surat untuk

      mengundang dan pengundang adalah orang mengundang.

   2. Karakteristik Bahasa pada Surat Undangan

             Pada prinsipnya, bahasa yang digunakan dalam surat undangan

      adalah bahasa yang mudah dipahami oleh penerima surat. Agar surat mudah

      dipahami,   penulis   surat   undangan   harus   memperhatikan      beberapa

      karakteristik bahasa, bila menggunakan

      d. bahasa baku, artinya bahasa yang diakui benar menurut kaidah yang

         sudah dilazimkan. Penggunaan bahasa baku dalam surat undangan

         mencerminkan wibawa pengirimnya.

      e. bahasa efektif, yaitu bahasa yang secara tepat dapat mencapai

         sasarannya. Bahasa efektif sederhana, wajar, ringkas, jelas, sopan, dan

         menarik (Soedjito dan Solchan TW, 1993:15).

   3. Contoh-contoh Surat Undangan

      a. Contoh 1

      DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
      FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
      IKIP PGRI MADIUN




                                      43
Nomor    : 1262/PT28.7/C 07                               22 Januari 2007
Lamp.    : -
Hal      : Ujian Skripsi


Kepada   : Yth. Para Mahasiswa
           Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
           FPBS IKIP PGRI Madiun
           Madiun


           Dengan ini mengharap kehadiran Saudara pada Ujian Skripsi,
           yang akan kami selenggarakan pada


           hari            : Sabtu
           tanggal         : 30 Januari 2007
           jam             : 10.00 WIB
           tempat          : ruang P8 FPBS IKIP PGRI Madiun
           acara           : ujian skripsi


           Mengingat pentingnya ujian ini, kami harapkan 10 menit
           sebelum acara dimulai, Saudara sudah berada di tempat.


           Atas perhatian dan kehadiran Saudara, kami ucapkan terima
           kasih.


                                             Dekan,




                                             Drs. MUHAMAD ISA, M.Si.
           TEMBUSAN                          NIP. 130078311
           1. Rektor IKIP PGRI Madiun



                               44
                2. Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia

b. Contoh 2

                  DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
                FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
                             IKIP PGRI MADIUN


Nomor       : 212/PBSI/FPBS/II/2007                          21 Januari 2007
Lamp.       : -
Hal         : Permohonan Pinjam Ruang


Yth. Bapak Rektor
IKIP PGRI Madiun
di Madiun


Dengan hormat,


        Sehubungan dengan pelaksanaan ujian skripsi bagi mahasiswa
program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Angkatan VI, maka
dengan ini kami mengajukan permohonan pinjam ruang Pasca Sarjana untuk
kegiatan tersebut di atas besuk pada :
hari, tanggal      : Sabtu, 10 Februari 2007
waktu              : pukul 08.00 WIB


        Demikian permohonan kami atas perhatian dan terkabulnya
permohonan ini kami ucapkan terima kasih.



                                                  Hormat kami,
                                                  MAHMULLAH
                                                  Ketua Program Studi




                                  45
                                                      BAB III

                                         METODE PENELITIAN



I.   Tempat dan Waktu Penelitian

     1. Tempat Penelitian

     Tempat penelitian ini di SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten

     Magetan. Dipilihnya tempat tersebut sebagai tempat penelitian karena beberapa

     pertimbangan, sebagai berikut.

           a. Di tempat tersebut hingga sekarang ini belum ada penelitian dengan

                 masalah yang sama seperti yang dilakukan peneliti.

           b. Peneliti sudah banyak mengenal situasi dan kondisi tempat penelitian

                 sehingga hal itu menguntungkan bagi peneliti.

           c. Dari segi kepraktisannya juga menguntungkan peneliti, sebab secara

                 kebetulan tempat tersebut berdekatan dengan tempat tinggal peneliti.

           d. Secara ekonomis juga menguntungkan peneliti, karena peneliti tidak

                 terlalu banyak mengeluarkan biaya, waktu, dan tenaga dalam penelitian.

     2. Waktu Penelitian

     Waktu yang disediakan dalam penelitian ini adalah selama empat bulan, yakni

     mulai bulan Pebruari 2007 sampai dengan bulan April 2007.

B. Metode Penelitian dan Desain
     Telah diuraikan dalam bab pendahuluan bahwa tujuan penelitian ini adalah memperoleh paparan yang objektif mengenai
     analisis kesalahan berbahasa dalam surat undangan yang ditulis siswa kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo,
     Kabupaten Magetan.




                                                          46
  Sejalan dengan tujuan penelitian di atas, Suharsimi Arikunto (2002:309) menyatakan bahwa penelitian deskriptif
  merupakan penelitian untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala
  menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan.

  Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Karena penelitian ini mempunyai tujuan memperoleh data
  secara sahih, cermat, akurat, dan lengkap. Dari data yang terkumpul kemudian diperiksa, diklasifikasikan, dianalisis, dan
  dideskripsikan. Hasil analisisnya merupakan deskripsi bentuk kesalahan berbahasa dalam surat undangan yang ditulis
  siswa Kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, tahun pelajaran 2006/2007.

  Pemilihan metode deskriptif dalam penelitian ini selain mendeskripsikan data secara representatif dan objektif terhadap
  fenomena yang diperoleh, juga menganalisis dan menginterpretasikan data. Penggunaan metode deskriptif diharapkan
  dapat memberikan kemungkinan kepada peneliti untuk dapat menyusun suatu paparan objektif mengenai analisis
  kesalahan berbahasa dalam surat undangan yang ditulis siswa kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten
  Magetan.


C. Populasi, Sampel, Teknik Pengambilan Sampel

   1. Populasi

                      Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VI SDN

        Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan tahun pelajaran

        2006/2007. Adapun siswa-siswi kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan

        Bendo, Kabupaten Magetan berjumlah 15 orang.

   2. Sampel

  Oleh karena karena keterbatasan waktu, dana, dan tenaga, penelitian ini dibatasi

  dalam hal jumlah subjek penelitian. Jadi penelitian ini termasuk penelitian

  populasi, yaitu menggunakan sebagian dari populasi sebagai subjek penelitian.

  Mengingat jumlah populasinya tidak melebihi 100, seluruh populasi peneliti

  jadikan sampel atau total sampling.

   3. Teknik Pengambilan Sampel

  Dalam menentukan sampel, peneliti menggunakan teknik purposive sampling,

  yaitu peneliti menentukan sendiri sampel yang akan diteliti sesuai dengan

  kebutuhan peneliti (Nana Sudjana, 2001:96).




                                                          47
D. Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian

   1. Pengumpulan Data

       a. Teknik Pengumpulan Data

                   Jenis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data yang

           diperoleh dengan menggunakan teknik dokumentsi. Teknik dokumentsi

           adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan,

           transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, legger,

           agenda, dan sebagainya (Suharsimi Arikunto, 2002:206).

                   instrumen tes. Tes yang dipilih adalah tes subjektif berupa isian

           atau uraian. Selanjutnya, data tersebut dipergunakan sebagai bahan

           untuk memaparkan bentuk kesalahan berbahasa dalam surat undangan

           yang ditulis siswa kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo,

           Kabupaten Magetan.

       b. Prosedur Pengumpulan Data

                   Pengumpulan data diperoleh dengan jalan mengumpulkan surat

           undangan yang sudah ditulis siswa. Pelaksanaan pengumpulan data

           dilakukan peneliti setelah mendapat izin dari kepala sekolah.

                   Adapun prosedur pelaksanaan pengumpulan data adalah (1)

           mengumpulkan surat undangan siswa, (2) membaca teliti surat

           undangan, (3) mengklasifikasi jenis kesalahan, (4) menganalisis jenis

           kesalahan.

   2. Instrumen Penelitian

   Dalam instrumen penelitian menggunakan lembar tabulasi data yang berupa

   kolom-kolom. Bentuk lembar tabulasi data sebagai berikut :




                                        48
         No                Jenis Kesalahan                    Data Kesalahan
          1   Penggunaan huruf kapital
          2   Penggunaan tanda baca titik
          3   Penggunaan tanda baca koma
          4   Penggunaan tanda baca titik dua
          5   Penggunaan tanda pilihan kata
          6   Penggunaan kalimat


E. Analisis Data

          Analisis data menggunakan teknik analisis isi/content analysis. Analisis

   isi ialah teknik penelitian untuk keperluan mendeskripsikan secara objektif,

   sistematis, dan kuantitaif tentang manifestasi komunikasi (Berelson, dalam Lexy

   J. Moloeng, 2004:163). Kemudian definisi lain dari analisis isi adalah teknik apa

   pun yang digunakan untuk menarik kesimpulan melalui usaha menemukan

   karakteristik pesan, dan dilakukan secara objektif dan sistematis (Holsti, dalam

   Lexy J. Moloeng, 2004:163).

          Dari definisi di atas dapat diartikan bahwa teknik ini menekankan pada

   karakteristik pesan yang ada pada subjek penelitian dan dilakukan secara

   sistamtis dan objektif. Dalam kaitannya dengan permasalahan dalam penelitian

   ini yaitu kesalahan berbahasa dalam surat undangan yang ditulis siswa, peneliti

   menekankan pada kategori kesalahan pada penggunaan huruf kapital,

   penggunaan tanda baca titik, penggunaan tanda baca koma, penggunaan tanda

   baca titik dua, penggunaan tanda pilihan kata dan penggunaan kalimat.




                                        49
                                         BAB IV

                                HASIL PENELITIAN



J. Deskripsi Data

   Hasil penelitian yang dapat dilaporkan dan dideksripsikan penulis setelah

   melalui perhitungan adalah sebagai berikut.

   1. Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital pada Bagian-Bagian Surat Undangan

          Dari semua buah kesalahan penggunaan huruf kapital yang dilakukan

   siswa kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan dalam

   menulis surat undangan dapat ditunjukkan dalam tabel berikut.


       Tabel 1      Persentase buah kesalahan Penggunaan Huruf Kapital


                                                      Frekuensi
         No           Bentuk buah kesalahan             buah           Persentase
                                                      kesalahan
          1      Kepala surat                              7              22%
          2      Nama bulan                                3               9%
          3      Nomor dan hal                             3               9%
          4      Alamat                                    4              13%
          5      Salam pembuka                             3               9%
          6      Pembuka dan isi                           5              16%
          7      Penutup                                   4              13%
          8      Salam penutup                             3               9%
                                Jumlah                    32             100%


          Dengan bantuan komputer menggunakan program Microsoft Excel 2003,

   nilai-nilai yang didapatkan yaitu: n sebanyak 15; Mean (Mn) sebesar 7,867; nilai



                                           50
maksimum sebesar 10,00; nilai minimum sebesar 5,0; Simpangan Baku (SD)

sebesar 1,246; Modus (Mo) sebesar 7,00; Median (Me) sebesar 8,0; dan Poligon

condong kanan (0,696). Perhitungan dapat dilihat pada Lampiran 3.

       Berdasarkan data tersebut dibuat tabel distribusi frekuensi analisis

kesalahan dalam penulisan surat undangan yang ditulis siswa.

    Tabel 2 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Menggunakan Huruf
            Kapital Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa

                     Nilai                    Frekuensi
                       5                          1
                       6                          0
                       7                          5
                       8                          4
                       9                          4
                       10                         1
                       n                          15


Berdasarkan tabel 1 tersebut, dibuat grafik histogram sebagai berikut.




                                      51
     6


                                  5
     5


                                            4         4
     4



     3



     2


              1                                                  1
     1


                        0
     0
              5         6         7         8         9         10




    Keterangan : Mn: 7,867; Max:10,00; Min:5,00; SD:1,245; Mo:7,00;
                    Me:8,00; Poligon condong kanan (0,696)

    Gambar 1        Histogram Analisis Kesalahan Menggunakan Huruf Kapital
                    Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa
2. Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik pada Bagian-Bagian Surat

    Undangan

         Dari semua buah kesalahan penggunaan tanda baca titik yang dilakukan

siswa kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan dalam

menulis surat undangan secara kuantitatif dapat ditunjukkan dalam tabel berikut.


    Tabel 3       Persentase buah kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik


                                                    Frekuensi
         No         Bentuk buah kesalahan             buah           Persentase
                                                    kesalahan




                                      52
       1    Kepala surat                                  6              23%
       2    Nama bulan                                    1               4%
       3    Nomor dan hal                                 4              15%
       4    Alamat                                        2               8%
       5    Salam pembuka                                 5              19%
       6    Pembuka dan isi                               3              12%
       7    Penutup                                       3              12%
       8    Salam penutup                                 2               8%
                            Jumlah                        26             100%


       Dengan bantuan komputer menggunakan program Microsoft Excel 2003,

nilai-nilai yang didapatkan yaitu: n sebanyak 15; Mean (Mn) sebesar 8,267; nilai

maksimum sebesar 10,00; nilai minimum sebesar 6,0; Simpangan Baku (SD)

sebesar 1,163; Modus (Mo) sebesar 9,00; Median (Me) sebesar 9,0; dan Poligon

condong kiri (-0,631). Perhitungan dapat dilihat pada Lampiran 4.

       Berdasarkan data tersebut dibuat tabel distribusi frekuensi analisis

kesalahan dalam penulisan surat undangan yang ditulis siswa.

    Tabel 4 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Pengunaan Tanda Baca
            Titik Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa

                      Nilai                   Frekuensi
                       6                          2
                       7                          1
                       8                          4
                       9                          7
                       10                         1
                       n                          15


Berdasarkan tabel 2 tersebut, dibuat grafik histogram sebagai berikut.



                                      53
     8

                                             7
     7


     6


     5

                                  4
     4


     3

              2
     2

                        1                               1
     1


     0
              6         7         8          9          10




    Keterangan : Mn:8,267;      Max:10,00;       Min:6,00;   SD:1,163;   Mo:9,00;
                    Me:9,00; Poligon condong kiri (-0,631)

    Gambar 2        Histogram Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik
                    Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa


3. Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Koma pada Bagian-Bagian Surat

    Undangan

         Dari semua buah kesalahan penggunaan tanda baca koma yang dilakukan

siswa kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan dalam

menulis surat undangan secara kuantitatif dapat ditunjukkan dalam tabel berikut.


    Tabel 5       Persentase buah kesalahan Penggunaan Tanda Baca Koma


         No         Bentuk buah kesalahan             Frekuensi      Persentase
                                                        buah



                                      54
                                                       kesalahan
       1    Salam pembuka                                 7              27%
       2    Pembuka dan isi                               6              23%
       3    Penutup                                       5              19%
       4    Salam penutup                                 8              31%
            Jumlah                                        26             100%


       Dengan bantuan komputer menggunakan program Microsoft Excel 2003,

nilai-nilai yang didapatkan yaitu: n sebanyak 15; Mean (Mn) sebesar 8,267; nilai

maksimum sebesar 10,00; nilai minimum sebesar 6,0; Simpangan Baku (SD)

sebesar 0,961; Modus (Mo) sebesar 8,00; Median (Me) sebesar 8,0; dan Poligon

condong kanan (0,277). Perhitungan dapat dilihat pada Lampiran 5.

       Berdasarkan data tersebut dibuat tabel distribusi frekuensi analisis

kesalahan dalam penulisan surat undangan yang ditulis siswa.

    Tabel 6 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Pengunaan Tanda Baca
            Koma Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa

                      Nilai                   Frekuensi
                       6                          1
                       7                          1
                       8                          7
                       9                          5
                       10                         1
                       N                          15


Berdasarkan tabel 3 tersebut, dibuat grafik histogram sebagai berikut.




                                      55
     8

                                             7
     7


     6


     5

                                 4
     4


     3

             2
     2

                       1                                1
     1


     0
             6         7         8           9          10




    Keterangan : Mn:8,267;      Max:10,00;       Min:6,00;   SD:0,961;   Mo:8,00;
                   Me:8,00; Poligon condong kanan (0,277)

    Gambar 3       Histogram Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Koma
                   Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa


4. Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik Dua pada Bagian-bagian Surat

    Undangan

         Dari semua buah kesalahan penggunaan tanda baca titik dua yang

dilakukan siswa kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten

Magetan dalam menulis surat undangan secara kuantitatif dapat ditunjukkan

dalam tabel berikut.




                                     56
    Tabel 7      Persentase buah kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik Dua


                                                       Frekuensi
      No           Bentuk buah kesalahan                 buah         Persentase
                                                       kesalahan
       1      Nomor dan hal                               8              29%
       2      Alamat                                      9              32%
       3      Pembuka dan isi                             11             39%
              Jumlah                                      28             100%


       Dengan bantuan komputer menggunakan program Microsoft Excel 2003,

nilai-nilai yang didapatkan yaitu: n sebanyak 15; Mean (Mn) sebesar 8,133; nilai

maksimum sebesar 10,00; nilai minimum sebesar 6,0; Simpangan Baku (SD)

sebesar 1,125; Modus (Mo) sebesar 9,00; Median (Me) sebesar 8,0; dan Poligon

condong kiri (-0,770). Perhitungan dapat dilihat pada Lampiran 6.

       Berdasarkan data tersebut dibuat tabel distribusi frekuensi analisis

kesalahan dalam penulisan surat undangan yang ditulis siswa.

    Tabel 8 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Pengunaan Tanda Baca
            Titik Dua Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa

                       Nilai                  Frekuensi
                        6                         1
                        7                         4
                        8                         3
                        9                         6
                        10                        1
                        n                         15


Berdasarkan tabel 4 tersebut, dibuat grafik histogram sebagai berikut.




                                      57
     7


                                              6
     6



     5


                        4
     4


                                  3
     3



     2


              1                                          1
     1



     0
              6         7         8           9          10




    Keterangan : Mn:8,133;       Max:10,00;       Min:6,00;       SD:1,125;   Mo:9,00;
                    Me:8,00; Poligon condong kanan (0,277)

    Gambar 4        Histogram Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik
                    Dua Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa


5. Kesalahan Penggunaan Pilihan Kata pada Bagian-bagian Surat Undangan

         Dari semua buah kesalahan penggunaan pilihan kata yang dilakukan

siswa kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan dalam

menulis surat undangan secara kuantitatif dapat ditunjukkan dalam tabel berikut.


    Tabel 9       Persentase buah kesalahan Penggunaan Pilihan Kata


                                                       Frekuensi
         No         Bentuk buah kesalahan                buah             Persentase
                                                       kesalahan
         1    Pembuka dan isi                                 8               47%



                                      58
       2    Penutup surat                                 9              53%
       3    Jumlah                                        17             100%


       Dengan bantuan komputer menggunakan program Microsoft Excel 2003,

nilai- nilai yang didapatkan yaitu: n sebanyak 15; Mean (Mn) sebesar 8,867; nilai

maksimum sebesar 10,00; nilai minimum sebesar 8,0; Simpangan Baku (SD)

sebesar 0,834; Modus (Mo) sebesar 8,00; Median (Me) sebesar 9,0; dan Poligon

condong kanan (1,039). Perhitungan dapat dilihat pada Lampiran 7.

       Berdasarkan data tersebut dibuat tabel distribusi frekuensi analisis

kesalahan dalam penulisan surat undangan yang ditulis siswa.

    Tabel 10 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Pengunaan Pilihan Kata
             Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa

                     Nilai                    Frekuensi
                       8                          6
                       9                          5
                       10                         4
                       n                          15


Berdasarkan tabel 4 tersebut, dibuat grafik histogram sebagai berikut.




                                      59
     7

                                              6

     6


     5

                          4

     4

                                     3

     3


     2

               1                                        1

     1


     0
               6          7          8        9        10




    Ket       erangan :        Mn:8,867; Max:10,00; Min:8,00; SD:0,834; Mo:8,00;
                     Me:9,00; Poligon condong kanan (1,039)

    Gambar 5         Histogram Analisis Kesalahan Penggunaan Pilihan Kata
                     Dalam Surat Undangan yang ditulis siswa


6. Kesalahan Penggunaan Kalimat pada Bagian-bagian Surat Undangan

         Dari semua buah kesalahan penggunaan kalimat yang dilakukan siswa

kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan dalam

menulis surat undangan secara kuantitatif dapat ditunjukkan dalam tabel berikut.


    Tabel 11       Persentase buah kesalahan Penggunaan Kalimat


                                                      Frekuensi
         No          Bentuk buah kesalahan              buah        Persentase
                                                      kesalahan
         1     Pembuka surat                                6          40%
         2     Penutup surat                                9          60%
         3     Jumlah                                       15        100%




                                         60
       Dengan bantuan komputer menggunakan program Microsoft Excel 2003,

nilai- nilai yang didapatkan yaitu: n sebanyak 15; Mean (Mn) sebesar 8,933; nilai

maksimum sebesar 10,00; nilai minimum sebesar 8,0; Simpangan Baku (SD)

sebesar 0,704; Modus (Mo) sebesar 9,00; Median (Me) sebesar 9,0; dan Poligon

condong kiri (0,095). Perhitungan dapat dilihat pada Lampiran 8.

       Berdasarkan data tersebut dibuat tabel distribusi frekuensi analisis

kesalahan dalam penulisan surat undangan yang ditulis siswa.

    Tabel 12 Distribusi Frekuensi Analisis Kesalahan Pengunaan Kalimat Dalam
             Surat Undangan yang ditulis siswa

                     Nilai                    Frekuensi
                       8                          6
                       9                          5
                       10                         4
                       n                          15


Berdasarkan tabel 4 tersebut, dibuat grafik histogram sebagai berikut.




                                      61
       9

                                          8
       8


       7


       6

                   5
       5


       4

                                                               3
       3


       2


       1


       0
                   8                      9                    10




       Keterangan : Mn:8,933;      Max:10,00;    Min:8,00;     SD:0,704;   Mo:9,00;
                       Me:9,00; Poligon condong kiri (-,095)

       Gambar 6        Histogram Analisis Kesalahan Pengunaan Kalimat Dalam
                       Surat Undangan yang ditulis siswa



K. Analisis Data

   Setelah data terkumpul dan dipaparkan pada subbab di atas, kemudian dianalisis

   buah kesalahannya sebagai berikut.

   1. Kesalahan Ejaan dan Tanda Baca

              Kesalahan ejaan dan tanda baca meliputi hal-hal sebagai berikut.

       a. Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital pada Bagian-bagian Surat

           Undangan




                                         62
       Dalam Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan

dinyatakan bahwa huruf besar sebagai huruf pertama semua unsur nama

lembaga pemerintah, organisasi, singkatan, sapaan, nama bulan, nama

orang, awal kalimat, dan sebagainya.

       Terdapat tiga puluh dua buah kesalahan penulisan huruf kapital

sebagai berikut :

1) Kesalahan huruf kapital pada kepala surat

             Ditemukan tujuh buah kesalahan. buah kesalahan tersebut

    ialah semua huruf pada kepala surat seharusnya ditulis dengan huruf

    kapital namun siswa menulisnya dengan huruf kecil.

    Contoh

                             palang merah remaja
                          SD negeri tanjung III bendo


    Seharusnya dalam penulisan kepala surat yang bersifat resmi, seperti

    surat undangan resmi menggunakan huruf kapital.

    Pembetulan

                Palang Merah Remaja SDN Tanjung III Bendo
                           Jalan Raya Desa Tanjung
                               Magetan 63384


2) Kesalahan huruf kapital pada nama bulan

             Ditemukan tiga buah kesalahan. Huruf pertama nama bulan

    yang seharusnya ditulis dengan huruf besar namun siswa menulis

    dengan huruf kecil.




                              63
   Contoh

   20 maret 2007


   Juga terjadi variasi buah kesalahan seperti menuliskan huruf kapital

   pada huruf di tengah kata nama bulan.

   20 mAret 2007

   Seharusnya     dalam   penulisan   huruf   pertama    nama    bulan

   menggunakan huruf besar yang dinyatakan dalam Pedoman Umum

   Ejaan Yang Disempurnakan. Selain itu di tengah kata Maret tidak

   boleh terdapat huruf kapital.

   Pembetulan

   20 Maret 2007

3) Kesalahan penggunaan huruf kapital pada huruf pertama kata nomor

   dan hal atau perihal

            Dalam menulis nomor dan perihal ada tiga siswa melakukan

   buah kesalahan. Huruf pertama nomor dan hal yang seharusnya

   ditulis dengan huruf kapital, namun siswa menulis dengan huruf

   kecil.

   Contoh

   no : 01/PMR/2007
   hal : Undangan


   Seharusnya dalam penulisan nomor dan hal ditulis dan diawali huruf

   besar, kode yang ada di nomor surat itu juga ditulis dengan huruf




                            64
besar. Untuk hal dalam surat harus diikuti tanda titik dua disertai

pokok surat yang diawali dengan huruf besar.

Pembetulan

No : 01/PMR/2007
Hal : Undangan




                        65
4) Kesalahan penggunaan huruf kapital pada alamat surat

            Terdapat empat buah kesalahan dalam penggunaan huruf

   kapital pada alamat surat. Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa

   Indonesia yang Disempurnakan dinyatakan bahwa huruf kapital

   sebagai huruf pertama semua unsur nama lembaga pemerintahan,

   organisasi, singkatan, sapaan, dan jabatan, namun siswa menulis

   dengan huruf kecil.

   Contoh

   Yth. Bapak kepala SD negeri tanjung III
   di tanjung


   Seharusnya untuk menyatakan Yang terhormat cukup dituliskan Yth.

   dengan huruf awal kapital disertai tanda titik, kata sapaan dan

   jabatan diawali huruf kapital.

   Pembetulan

   Yth. Bapak Kepala
   SD Negeri Tanjung III
   di Tanjung


5) Kesalahan penggunaan huruf kapital pada salam pembuka

            Dalam menulis salam pembuka ditemukan lima siswa

   melakukan buah kesalahan. Huruf pertama pada salam pembuka

   yang seharusnya ditulis dengan huruf besar. Siswa menulis dengan

   huruf kecil, dan huruf pertama kata hormat pada ungkapan salam




                            66
pembuka itu ditulis dnegan huruf kecil, namun siswa menulis

dengan huruf besar.




                      67
   Contoh

   dengan Hormat


   Seharusnya huruf pertama kata dengan pada ungkapan salam itu

   ditulis dengan huruf besar. Huruf besar pertama kata hormat pada

   ungkapan salam itu ditulis dengan huruf kecil.

   Pembetulan

   Dengan hormat,


6) Kesalahan penggunaan huruf kapital pada salam pembuka dan isi

            Terdapat 5 buah kesalahan penggunaan huruf kapital pada

   pembuka dan isi. buah kesalahan tersebut ialah bahwa huruf kapital

   dipakai di awal kalimat, huruf pertama sapaan, nama hari, nama

   bulan, singkatan, namun siswa menggunakan huruf kecil. Sedangkan

   kata hari, tanggal, pukul, tempat dalam isi surat menggunakan huruf

   kecil, namun siswa menulis dengan huruf besar.

   Contoh.

   dengan ini kami mohon kehadiran bapak sekaligus mohon bapak
   berkenan memberi pidato pengarahan pada
   Hari/Tanggal      : Kamis, 15 Maret 2007
   Pukul             : 09.00 s.d. 12.00
   Tempat            : SD Negeri Tanjung III


   Seharusnya huruf kapital digunakcm di awal kalimat, sapaan, nama

   hari, nama bulan, dan singkatan, sedangkan kata hari, tanggal,

   pukul, tempat pada isi surat menggunakan huruf kecil.



                           68
   Pembetulan.


            Dengan ini kami mohon kehadiran bapak sekaligus mohon
   bapak berkenan memberi pidato pengarahan pada
   hari/Tanggal      : Kamis, 15 Maret 2007
   pukul             : 09.00 s.d. 12.00
   tempat            : SD Negeri Tanjung III


7) Kesalahan penggunaan huruf kapital pada penutup

            Terdapat 4 buah kesalahan penggunaan huruf kapital pada

   penutup. Empat buah kesalahan tersebut ialah bahwa huruf kapital

   dipakai di awal kalimat, huruf pertama sapaan, nama hari, nama

   bulan, singkatan, namun siswa menggunakan huruf kecil. Sedangkan

   kata hari, tanggal, pukul, tempat dalam isi surat menggunakan huruf

   kecil, namun siswa menulis dengan huruf besar.

   Contoh.

   atas perhatian bapak, kami mengucapkan terima kasih.


   Seharusnya awal kalimat, sapaan menggunakan huruf besar.

   Pembetulan.


   Atas perhatian Bapak, kami mengucapkan terima kasih.


8) Kesalahan penggunaan huruf kapital pada salam penutup

            Terdapat 3 buah kesalahan penggunaan huruf kapital pada

   pembuka dan isi. Tiga buah kesalahan tersebut ialah bahwa huruf

   kapital dipakai di awal kalimat, huruf pertamia sapaan, nama hari,



                           69
       nama bulan, singkatan, namun siswa menggunakan huruf kecil.

       Sedangkan kata hari, tanggal, pukul, tempat dalam isi surat

       menggunakan huruf kecil, namun siswa menulis dengan huruf besar.

       Contoh.

       hormat kami,
       santi
       Seharusnya pertama kata hormat nama orang ditulis dengan huruf

       besar.

       Pembetulan.


       Hormat kami,
       Santi


b. Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik pada Bagian-bagian Surat

           Dalam     Pedoman    Umum      Ejaan   Bahasa    Indonesia    yang

   Disempurnakan      dinyatakan      bahwa    singkatan    resmi    lembaga

   pemerintahan dan badan atau organisasi yang terdiri atas huruf awal kata

   ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti dengan tanda baca titik.

           Terdapat 26 buah kesalahan penggunaan tanda baca titik, sebagai

   berikut :

   1) Kesalahan penggunaan tanda baca titik pada kepala surat

                Dalam menulis kepala suat terdapat 6 siswa melakukan

       kesalahan penggunaan tanda baca titik, seharusnya tanda baca titik

       tidak digunakan pada kepala surat, namun siswa menggunakan tanda

       baca titik.




                                 70
Contoh.

                   P.M.R. SD Negeri Tanjung III.
                         Kecamatan Bendo.
                          Magetan 63384.


Seharusnya singkatan resmi badan atau organisasi tidak diikuti tanda

baca titik. Tanda baca titik tidak digunakan pada akhir kepala surat.

Pembetulan




                         71
                        PMR SD Negeri Tanjung III
                             Kecamatan Bendo
                              Magetan 63384


2) Kesalahan penggunaan tanda baca titik pada penulisan tanggal surat

             Terdapat 1 kesalahan penggunaan tanda baca titik pada

   tanggal penulisan surat. Kesalahan tersebut ialah bahwa tanda baca

   titik tidak digunakan di belakang tanggal surat atau di akhir

   penulisan tanggal surat, namun siswa menggunakan tanda baca titik

   di akhir penulisan tanggal surat.

   Contoh.

   17 Maret 2007.


   Seharusnya tanda baca titik tidak digunakan di belakang atau di

   akhir penulisan tanggal surat.

   Pembetulan


   17 Maret 2007


3) Kesalahan penggunaan tanda baca titik pada penulisan nomor dan

   perihal

             Terdapat 4 kesalahan penggunaan tanda baca titik pada

   penulisan nomor dan hal. Kesalahan tersebut ialah bahwa tanda baca

   titik tidak digunakan di akhir penulisan nomor dan perihal, namun

   siswa mengakhiri dengan tanga baca titik.

   Contoh.



                            72
   No       : 01/pmr/III/2007.
   Hal : undangan.


   Seharusnya tanda baca titik tidak di akhir nomor dan perihal dalam

   surat.

   Pembetulan


   No       : 01/PMR/III/2007
   Hal : Undangan


4) Kesalahan penggunaan tanda baca titik pada penulisan alamat

             Terdapat 2 kesalahan penggunaan tanda baca titik pada

   penulisan alamat. Kesalahan tersebut ialah bahwa menulis alamat

   tidak di akhiri dengan tanda baca titik, namun siswa menggunakan

   tanda baca titik, di akhir alamat.

   Contoh.

   Yth: Bapak kepala
   SD Negeri Tanjung III.


   Seharusnya di belakang singkatan Yth. digunakan tanda baca titik

   bukan titik dua. Tanda baca titik dua tidak digunakan di akhir

   alamat.

   Pembetulan


   Yth. Bapak Kepala
   SD Negeri Tanjung III




                                 73
5) Kesalahan penggunaan tanda baca titik pada penulisan salam

   pembuka

            Dalam menulis salam pembuka terdapat 5 siswa melakukan

   kesalahan penggunaan tanda baca titik pada salam pembuka,

   seharusnya menulis salam pembuka tidak diakhiri dengan titik,

   namun siswa mengakhirinya dengan tanda baca titik.

   Contoh.

   Dengan Hormat.


   Seharusnya tanda baca titik tidak digunakan di belakang salam

   pembuka.

   Pembetulan


   Dengan hormat,


6) Kesalahan penggunaan tanda baca titik pada penulisan pembuka dan

   isi surat

            Dalam menulis pembuka dan isi surat terdapat 5 siswa

   melakukan kesalahan penggunaan tanda baca titik. Kesalahan

   tersebut ialah bahwa tanda baca titik tidak digunakan di belakang

   singkatan nama resmi lembaga pemerintahan, namun siswa

   menggunakannya.

   Contoh.

   Dengan ini kami mohon bapak, sekaligus bapak berkenan memberi
   pidato




                           74
   Hari          : Sabtu, tanggal 24 maret 2007.
   Pukul         : 08.00 s.d. 12.00.
   tempat        : SD negeri Tanjung III.


   Seharusnya tanda baca titik digunakan pada akhir kalimat, tanda

   baca titik tidak digunakan di belakang singkatan nama resmi

   lembaga pemerintah dan tanda baca titik tidak digunakan pada frasa.

   Pembetulan


             Dengan ini kami mohon bapak, sekaligus bapak berkenan
   memberi pidato pengarahan pada
   hari          : Sabtu, tanggal 24 maret 2007
   pukul         : 08.00 s.d. 12.00
   tempat        : SD Negeri Tanjung III


7) Kesalahan penggunaan tanda baca titik pada penutup surat

   Dalam menulis penurutup surat terdapat 3 siswa yang melakukan

   kesalahan penggunaan tanda baca titik. Tanda baca titik digunakan

   pada akhir kalimat bukan pada klausa, namun siswa menggunakan

   tanda baca titik pada klausa.

   Contoh.

   atas perhatian bapak. kami mengucapkan banyak-banyak terima
   kasih.


   Pembetulan.


   Atas perhatian Bapak, kami mengucapkan banyak-banyak terima
   kasih.



                             75
   8) Kesalahan penggunaan tanda baca titik pada salam penutup dan

       nama terang

                Terdapat 3 kesalahan penggunaan tanda baca titik pada

       salam penutup dan nama terang. Kesalahan tersebut ialah bahwa

       salam penutup dan nama terang tidak diakhiri dengan tanda baca

       titik, namun siswa mengakhiri dengan tanda baca titik.

       Contoh.

       Hormat kami.
       Santi.


       Seharusnya tanda baca titik tidak digunakan di belakang salam

       penutup dan nama terang.

       Pembetulan.


       Hormat kami,
       Santi


c. Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Koma pada Bagian-bagian Surat

   Undangan

          Dalam      Pedoman   Umum     Ejaan   Bahasa    Indonesia   yang

   Disempurnakan tanda baca koma digunakan di antara nama dan alamat,

   tempat dan tanggal yang ditulis berurutan.

          Terdapat 26 kesalahan penggunaan tanda baca koma sebagai

   berikut.

   1) Kesalahan penggunaan tanda baca koma pada salam pembuka


                                76
            Dalam menulis salam pembuka ditemukan 7 kesalahan

   penggunaan tanda baca koma, seharusnya salam pembuka diakhiri

   dengan tanda baca koma, namun siswa tidak menggunakan tanda

   baa koma di akhir salam pembuka.

   Contoh.

   Dengan hormat


   Seharusnya tanda baca koma digunakan di belakang salam pembuka.

   Pembetulan.


   Dengan hormat,


2) Kesalahan penggunaan tanda baca koma pada pembuka dan isi

            Terdapat 6 kesalahan penggunaan tanda baca koma.

   Kesalahan tersebut ialah tanda baca koma seharusnya digunakan

   dibelakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat yang

   terdapat pada awal kalimat dan di belakang nama hari yang diikuti

   tanggal, namun siswa menggunakan tanda baca titik.

   Contoh.

   Dengan ini kami. Mengundang bapak sekaligus. Bapak memberikan
   pidato pengarahan. Pada :
   hari/Tanggal     : Kamis, 15 Maret 2007
   pukul            : 09.00 s.d. 12.00
   tempat           : SD Negeri Tanjung III




                          77
   Seharusnya tanda baca koma digunakan di belakang kata atau

   ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat

   dan nama hari yang diikuti tanggal.

   Pembetulan.
   Dengan ini kami mengundang Bapak, sekaligus Bapak memberikan
   pidato pengarahan pada
   hari/Tanggal      : Kamis, 15 Maret 2007
   pukul             : 09.00 s.d. 12.00
   tempat            : SD Negeri Tanjung III


3) Kesalahan penggunaan tanda baca koma pada penutup surat

            Dalam menulis penutup surat, terdapat 5 siswa melakukan

   kesalahan penggunaan tanda baca koma, seharusnya tanda baca

   koma digunakan untuk menghindari salah baca di belakang

   keterangan yang terdapat pada awal kalimat, namun siswa tidak

   tepat dalam penggunaan tanda baca koma tersebut.

   Contoh.

   Atas kehadiran dan kesediaan, Bapak memberi pidato pengarahan.
   Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih.


   Seharusnya tanda baca koma diletakkan di belakang kalima ...

   pidato pengarahan sehingga kalimat tersebut mudah dimengerti.

   Pembetulan.

   Atas kehadiran dan kesediaan Bapak memberi pidato pengarahan,
   kami mengucapkan terima kasih.


4) Kesalahan penggunaan tanda baca koma pada salam penutup.


                            78
              Terdapat 8 kesalahan penggunaan tanda baca koma pada

       salam penutup. Kesalahan tersebut ialah bahwa tanda baca koma

       seharusnya digunakan pada akhir salam penutup, namun siswa tidak

       menggunakannya.

       Contoh.

       Hormat kami


       Seharusnya tanda baca koma digunakan pada akhir salam penutup.

       Pembetulan.

       Hormat kami,


d. Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik Dua pada Bagian-bagian Surat

   Undangan

          Dalam      Pedoman   Umum   Ejaan   Bahasa   Indonesia     yang

   Disempurnakan tanda baca titik dua digunakan sesudah kata atau

   ungkapan yang memerlukan pemerian.

          Terdapat 28 kesalahan penggunaan tanda baca titik dua dengan

   rincian sebagai berikut.

   1) Kesalahan penggunaan tanda baca titik dua pada nomor dan hal

              Seharusnya tanda baca titik dua (:) digunakan di belakang

       nomor dan hal, namun siswa menggunakan tanda baca titik.

       Contoh.

       No. 01/pmr/III/2007
       Hal. Undangan




                               79
   Seharusnya tanda baca titik dua digunakan di belakang kata nomor

   dan hal.

   Pembetulan.


   No    : 01/PMR/III/2007
   Hal : Undangan


2) Kesalahan penggunaan tanda baca titik dua pada alamat

          Dalam menulis alama terdapat 9 siswa melakukan kesalahan

   penggunaan tanda baca titik dua. Tanda baca titik dua tidak

   digunakan di belakang singkatan.

   Contoh.

   Yth: Bapak Kepala
   SD Negeri Tanjung III.
   Seharusnya tanda baca titik dua tidak digunakan di belakang

   singkatan.

   Pembetulan.

   Yth. Bapak Kepala
   SD Negeri Tanjung III


3) Kesalahan penggunaan tanda baca titik dua pada pembuka dan isi

          Terdapat 11 kesalahan penggunaan tanda baca titik dua pada

   pembuka dan isi surat. Kesalahan tersebut ialah bahwa tanda baca

   titik dua seharusnya digunakan sesudah kata atau ungkapan yang

   memerlukan pemerian, namun siswa tidak menggunakannya.

   Contoh.



                             80
           Dengan ini kami mengundang Bapak, sekaligus Bapak memberikan
           pidato pengarahan pada
           hari, Kamis
           tanggal, 15 Maret 2007
           pukul, 09.00 s.d. 12.00
           tempat, SD Negeri Tanjung III


           Seharusnya tanda baca titik dua digunakan sesudah kata atau

           ungkapan yang memerlukan pemerian.

           Pembetulan.

           Dengan ini kami mengundang Bapak, sekaligus memberi pidato
           pengarahan pada
           hari           : Kamis
           tanggal        : 15 Maret 2007
           pukul : 09.00 s.d. 12.00
           tempat         : SD Negeri Tanjung III


2. Kesalahan Penggunaan Pilihan Kata pada Bagian-bagian Surat Undangan

          Dalam memilih kata yang dipergunakan untuk menyusun kalimat

   harus baku dan tepat. Kata-kata baku dapat lebih mendukung keresmian

   surat, mengingat bahasa surat undangan termasuk ragam resmi. Ketepatan

   berkaitan dengan pilihan bentuk dan makna.

          Dari 15 surat yang ditulis siswa, terdapat 17 kesalahan penggunaan

   pilihan kata (diksi)

   a. Kesalahan penggunaan pilihan kata pada pembuka dan isi surat

               Dari 15 surat terdapat 8 kesalahan penggunaan pilihan kata pada

       pembuka dan isi surat. Kesalahan tersebut ialah bahwa pilihan kata



                                      81
   dalam surat undangan diutamakan kebakuan, ketepatan memilih bentuk

   kata dan maknanya, namun siswa masih terpengaruh dengan bahasa

   pertama (bahasa Jawa).

   Contoh.

   Bersama ini kami ...
   Hari/tanggal :         Senen, 12 Maret 2007
                          Rabo, 15 Maret 2007
                          Kemis, 16 Maret 2007


   Seharusnya kata bersama ini, digunakan apabila ada yang diikutsertakan

   dalam surat tersebut. Adapun kata Senen, Rabo, Kemis, seharusnya tidak

   digunakan dalam surat resmi.

   Pembetulan.

   Dengan ini kami ...
   hari/tanggal : Senin, 12 Maret 2007
                    Rabu, 15 Maret 2007
                    Kamis, 16 Maret 2007


b. Kesalahan penggunaan pilihan kata pada penutup surat

            Dalam menulis penutup surat undangan terdapat 9 kesalahan.

   Penggunaan kata periksa yang biasa dipakai orang dalam bahasa

   penutup surat tersebut, tampaknya pengaruh dari bahasa Jawa, bukan

   kata baku. Seharusnya tidak digunakan dalam surat dinas (surat

   undangan), namun siswa menggunakan kata periksa dalam penutup

   surat.

   Contoh.



                                 82
       Sekian harap menjadikan periksa adanya. Dan terima kasih.


       Pembetulan.

       Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih.


3. Kesalahan Penggunaan Kalimat pada Bagian-bagian Surat Undangan

          Dari 15 surat terdapat 15 kesalahan penggunaan kalimat pada bagian-

   bagian surat undangan kesalahan tersebut ialah bahwa kalimat dalam surat

   resmi harus jelas dan singkat, namun siswa dalam menyusun kalimat

   berbelit-belit sehingga sulit dipahami.

   a. Kesalahan penggunaan kalimat pada pembuka surat undangan

                  Dalam menulis pembuka surat terdapat 6 kesalahan penggunaan

       kalimat. Kalimat dalam surat resmi seharusnya singkat dan jelas, kalimat

       surat tidak berbelit-belit, sehingga mudah dipahami.

       Contoh.

       Dengan ini kami mengundang Bapap Kepala SD Negeri Tanjung III
       agar mau hadir dalam pertemuan dan memberikan pengarahan dengan
       sebaik-baiknya kepad apara peserta kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah
       pada ...


       Seharusnya kalimat dalam surat resmi singkat dan jelas, tidak berbelit-

       belit sehingga mudah dipahami.

       Pembetulan.

       Dengan ini kami mohon kehadiran Bapak, sekaligus Bapak berkenan
       memberi pidato pengarahan dalam kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah
       pada ...




                                     83
        b. Kesalahan penggunaan kalimat pada penutup surat undangan

                   Dalam menulis penutup surat terdapat 12 kesalahan penggunaan

            kalimat, seharusnya dalam menyusun kaliamt surat resmi tidak berlebih-

            lebihan.

            Contoh.

            Atas perhatiannya, saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih dan
            mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kesalahan.


            Seharusnya kalimat dalam surat resmi singkat dan jelas, tidak berlebih-

            lebihan.

            Pembetulan.

            Atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam surat undangan yang ditulis siswa

kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan terdapat

kesalahan ejaan dan tanda baca sebagai berikut.

1. Kesalahan penggunaan huruf kapital.

2. Kesalahan penggunaan tanda baca titik.

3. Kesalahan penggunaan tanda baca koma.

4. Kesalahan penggunaan tanda baca titik dua.

5. Kesalahan penggunaan tanda pilihan kata.

6. Kesalahan penggunaan kalimat.




                                         84
                                      BAB V

                           SIMPULAN DAN SARAN



A. Simpulan

           Berdasarkan pembahasan pada bab IV, bentuk-bentuk kesalahan

   berbahasa dalam surat undangan yang ditulis siswa kelas VI SDN Tanjung III,

   Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Tahun Pelajaran 2006/2007 dapat

   disimpulkan sebagai berikut.

   1. Kesalahan penggunaan huruf kapital dalam surat undangan yang ditulis oleh

       siswa sebanyak 32 kesalahan.

   2. Kesalahan penggunaan tanda baca titik dalam surat undangan yang ditulis

       oleh siswa sebanyak 26 kesalahan.

   3. Kesalahan penggunaan tanda baca koma dalam surat undangan yang ditulis

       oleh siswa sebanyak 26 kesalahan.

   4. Kesalahan penggunaan tanda baca titik dua dalam surat undangan yang

       ditulis oleh siswa sebanyak 28 kesalahan.

   5. Kesalahan penggunaan tanda pilihan kata dalam surat undangan yang ditulis

       oleh siswa sebanyak 17 kesalahan.

   6. Kesalahan penggunaan kalimat dalam surat undangan yang ditulis oleh siswa

       sebanyak 15 kesalahan.

B. Saran

           Setelah melihat hasil penelitian tentang analisis kesalahan berbahasa

   dalam surat undangan yang ditulis siswa, perlu penulis sarankan hal-hal sebagai

   berikut.



                                       85
1. Hendaknya guru mata pelajaran bahasa Indonesia sering memberikan latihan

   dalam penulisan surat agar siswa terampil dalam penulisan surat.

2. Hendaknya guru mata pelajaran bahasa Indonesia memberikan motivasi

   kepada siswa untuk giat menulis.

3. Hendaknya guru dalam menyampaikan materi pelajaran memperhatikan

   metode pengajaran yang sesuai dengan tuntutan dalam pokok bahasan, agar

   tujuan pembelajaran dapat tercapai.




                                      86
                               DAFTAR PUSTAKA




Abdul Chaer. 1990. Penggunaan Preposisi dan Konjungsi Bahasa Indonesia. Flores
       : Penerbit Nusa Indah

_____ . 1994. Linguistik Umum. Jakarta : PT. Rineka Cipta

Burhan Nurgiyantoro. 1988. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra.
           Yogyakarta : BPFE IKIP Yogyakarta

Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
       Jakarta : Depdiknas

Gorys Keraf. 1991. Tatabahasa Indonesia. Flores : Penerbit Nusa Indah

Henry Guntur Tarigan. 1986. Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa.
       Bandung : Penerbit Angkasa

M. Ramlan. 1987. Ilmu Bahasa Indonesia : Sintaksis. Edisi Revisi. Jogyakarta : C.V.
       Karyono

Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Departemen Pendidikan dan
       Kebudayaan. 1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta : PT. Balai
       Pustaka

_____ . 1996 Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan.
       Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Sudjito & Solchan TW. 1993. Surat Menyurat Resmi Bahasa Indonesia. Bandung :
       PT. Remaja Rosdakarya

Yatim Riyanto. 2001. Metode Penelitian Pendidikan. Surabaya : Penerbit SIC




                                        87
88
                      PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN




Yang bertanda tangan di bawah ini :

       Nama                     : Mahmullah

       NPM                      : 05.311.240/P

       Program Studi            : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

       Fakultas                 : Pendidikan Bahasa Indonesia.

Menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang saya tulis ini benar-benar

merupakan hasil karya saya sendiri, bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau

pikiran orang lain yang saya akui sebagai hasil tulisan atau pikiran saya sendiri.

Apabila di kemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan skripsi ini plagiat, saya

bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut.




                                                 Madiun, 4 April 2007

                                               Yang membuat pernyataan,




                                                      Mahmullah




                                          89
LAMPIRAN 1


                 DAFTAR NAMA RESPONDEN
      SISWA KELAS 6 SDN KINANDANG KECAMATAN BENDO
       KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2006/2007


No            Nama Siswa / Responden         Jenis Kelamin

 1

 2

 3

 4

 5

 6

 7

 8

 9

10

11

12

13

14




                              90
15


Sumber : Buku Leger Kelas VI SDN Tanjung III, Kecamatan Bendo, Kabupaten
         Magetan




                                  91
LAMPIRAN 2


                                         SOAL




Perintah :

       Buatlah surat undangan resmi dari sekolah dengan mencantumkan kop surat,

nomo dan perihal surat, tanggal surat, tujuan surat, isi surat dan pengirim surat.

       Ketentuan pembuatannya sebagai berikut.

1. Surat berupa surat undangan dari sekolah.

2. Lama pengerjaan surat 40 menit.

3. Tulislah nama dan nomor absen di pojok kanan atas.

       Agar dalam penulisan surat tidak mengalami kesulitan, buatlah kerangkanya

terlebih dahulu.



                                Selamat mengerjakan !




                                           92
LAMPIRAN 3


      NOMOR RESPONDEN DAN SKOR ANALISIS TINGKAT KESALAHAN
      PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DALAM SURAT UNDANGAN YANG
      DITULIS SISWA KELAS VI SDN TANJUNG III, KECAMATAN BENDO,
            KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2006/2007


                     Tingkat Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital pada
 No                  Nomor
       Kep. Nama                       Salam      Pembuka             Salam    Jumlah     Nilai
Resp                  dan    Alamat                         Penutup
       Surat Bulan                    Pembuka     dan Isi             Penutup Kesalahan
                      Hal
 1      1     0        1       0         1           0         0        0         3        7
 2      0     0        0       0         0           1         0        0         1        9
 3      1     0        1       0         0           0         1        0         3        7
 4      0     0        0       0         0           1         0        0         1        9
 5      1     1        0       1         0           0         0        0         3        7
 6      0     0        0       0         0           0         1        1         2        8
 7      1     0        1       0         0           1         0        0         3        7
 8      0     0        0       0         0           0         1        0         1        9
 9      0     1        0       1         0           0         0        1         3        7
 10     1     0        0       0         0           1         0        0         2        8
 11     0     0        0       0         0           0         0        0         0        10
 12     1     0        0       1         1           1         1        0         5        5
 13     0     0        0       1         0           0         0        0         1        9
 14     1     0        0       0         0           0         0        1         2        8
 15     0     1        0       0         1           0         0        0         2        8
Jml     7     3        3       4         3           5         4        3        32       118
                                                   Mean                                   7.867
                                                   Max                                    10.00
                                                   Min                                    5.00
                                                   SD                                     1.246
                                                   Mo                                     7.00




                                             93
                                           Median                         8.00
                                           Kecondongan grafik             0.696

Penghitungan dengan menggunakan bantuan komputer program Ms. Excel 2003


Keterangan :
Bila tidak ada kesalahan nilai 10
Bila 1 kesalahan nilai 9
Bila 2 kesalahan nilai 8
Bila 3 kesalahan nilai 7
Bila 4 kesalahan nilai 6
Bila 5 kesalahan nilai 5
Bila kesalahan lebih dari 5 nilai 4




                                      94
LAMPIRAN 4


      NOMOR RESPONDEN DAN SKOR ANALISIS TINGKAT KESALAHAN
 PENGGUNAAN TANDA BACA TITIK DALAM SURAT UNDANGAN YANG
      DITULIS SISWA KELAS VI SDN TANJUNG III, KECAMATAN BENDO,
            KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2006/2007


                     Tingkat Kesalahan Penggunaan Tanda Bada Titik pada
 No                  Nomor
       Kep. Nama                       Salam      Pembuka             Salam    Jumlah     Nilai
Resp                   dan   Alamat                         Penutup
       Surat Bulan                    Pembuka     dan Isi             Penutup Kesalahan
                       Hal
 1      0     0         1      0         1           0           0      0         2        8
 2      0     0         0      0         0           1           0      0         1        9
 3      1     0         1      0         0           0           1      0         3        7
 4      0     0         0      0         0           1           0      0         1        9
 5      1     0         0      0         1           0           0      0         2        8
 6      0     0         1      0         0           0           0      0         1        9
 7      1     0         1      0         0           0           0      0         2        8
 8      0     0         0      0         0           0           1      0         1        9
 9      0     1         0      1         1           0           0      1         4        6
 10     1     0         0      0         0           0           0      0         1        9
 11     0     0         0      0         0           0           0      0         0        10
 12     1     0         0      0         1           1           1      0         4        6
 13     0     0         0      1         0           0           0      0         1        9
 14     1     0         0      0         0           0           0      1         2        8
 15     0     0         0      0         1           0           0      0         1        9
Jml     6     1         4      2         5           3           3      2        26       124
                                                            Mean                          8.267
                                                            Max                           10.00
                                                            Min                           6.00
                                                            SD                            1.163
                                                            Mo                            9.00




                                             95
                                                Median                    9.00
                                                Kecondongan grafik        -0.631
Penghitungan dengan menggunakan bantuan komputer program Ms. Excel 2003


Keterangan :
Bila tidak ada kesalahan      : nilai 10
Bila 1 kesalahan              : nilai 9
Bila 2 kesalahan              : nilai 8
Bila 3 kesalahan              : nilai 7
Bila 4 kesalahan              : nilai 6
Bila 5 kesalahan              : nilai 5
Bila kesalahan lebih dari 5   : nilai 4




                                           96
LAMPIRAN 5


      NOMOR RESPONDEN DAN SKOR ANALISIS TINGKAT KESALAHAN
PENGGUNAAN TANDA BACA KOMA DALAM SURAT UNDANGAN YANG
      DITULIS SISWA KELAS VI SDN TANJUNG III, KECAMATAN BENDO,
            KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2006/2007


                 Analisa Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Koma pada
  No Resp       Salam    Pembuka                    Salam    Jumlah
                                     Penutup                            Nilai
               Pembuka     dan Isi               Penutup    Kesalahan
       1          1          0             0          1        2         8
       2          0          1             0          0        1         9
       3          1          0             1          0        2         8
       4          0          1             0          1        2         8
       5          1          0             0          0        1         9
       6          1          1             1          0        3         7
       7          0          1             0          0        1         9
       8          0          1             1          0        2         8
       9          1          0             0          1        2         8
      10          0          0             0          1        1         9
      11          0          0             0          0        0         10
      12          1          1             1          1        4         6
      13          0          0             0          1        1         9
      14          0          0             1          1        2         8
      15          1          0             0          1        2         8
Jml               7          6             5          8        26       124
                                               Mean                     8.267
                                               Max                      10.00
                                               Min                      6.00
                                               SD                       0.961
                                               Mo                       8.00
                                               Median                   8.00




                                      97
                                                Kecondongan grafik   0.277
Penghitungan dengan menggunakan bantuan komputer program Ms. Excel 2003


Keterangan :
Bila tidak ada kesalahan      : nilai 10
Bila 1 kesalahan              : nilai 9
Bila 2 kesalahan              : nilai 8
Bila 3 kesalahan              : nilai 7
Bila 4 kesalahan              : nilai 6
Bila 5 kesalahan              : nilai 5
Bila kesalahan lebih dari 5   : nilai 4




                                           98
LAMPIRAN 6


      NOMOR RESPONDEN DAN SKOR ANALISIS TINGKAT KESALAHAN
 PENGGUNAAN TANDA BACA TITIK DUA DALAM SURAT UNDANGAN
      YANG DITULIS SISWA KELAS VI SDN TANJUNG III, KECAMATAN
                                    BENDO,
          KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2006/2007


           Analisa Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Titik Dua pada
No Resp    Nomor dan                   Pembuka dan      Jumlah      Nilai
                           Alamat
              Hal                            Isi       Kesalahan
      1        1              1              1             3         7
      2        0              1              0             1         9
      3        1              0              1             2         8
      4        0              1              1             2         8
      5        1              0              0             1         9
      6        1              1              2             4         6
      7        1              1              1             3         7
      8        0              1              1             2         8
      9        1              0              0             1         9
  10           0              0              0             0         10
  11           0              1              0             1         9
  12           1              1              1             3         7
  13           0              1              0             1         9
  14           0              0              1             1         9
  15           1              0              2             3         7
Jml            8              9              11           28        122
                                      Mean                          8.133
                                      Max                           10.00
                                      Min                           6.00




                                      99
                                            SD                      1.125
                                            Mo                      9.00
                                            Median                  8.00
                                            Kecondongan grafik      -0.770
Penghitungan dengan menggunakan bantuan komputer program Ms. Excel 2003


Keterangan :
Bila tidak ada kesalahan      : nilai 10
Bila 1 kesalahan              : nilai 9
Bila 2 kesalahan              : nilai 8
Bila 3 kesalahan              : nilai 7
Bila 4 kesalahan              : nilai 6
Bila 5 kesalahan              : nilai 5
Bila kesalahan lebih dari 5   : nilai 4




                                           100
LAMPIRAN 7


NOMOR RESPONDEN DAN SKOR ANALISIS TINGKAT KESALAHAN PADA
      PILIHAN KATA DALAM SURAT UNDANGAN YANG DITULIS SISWA
            KELAS VI SDN TANJUNG III, KECAMATAN BENDO,
           KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2006/2007


                      Analisis Kesalahan Pilihan Kata pada
No Resp                                                Jumlah     Nilai
            Pembuka dan Isi      Penutup Surat
                                                      Kesalahan
      1           1                    1                     2     8
      2           0                    0                     0     10
      3           0                    1                     1     9
      4           1                    1                     2     8
      5           0                    0                     0     10
      6           1                    1                     2     8
      7           1                    0                     1     9
      8           1                    1                     2     8
      9           0                    0                     0     10
      10          0                    0                     0     10
      11          1                    0                     1     9
      12          1                    1                     2     8
      13          1                    0                     1     9
      14          0                    1                     1     9
      15          0                    2                     2     8
Jml               8                    9                     17   133
                                           Mean                   8.867
                                           Max                    10.00
                                           Min                    8.00
                                           SD                     0.834




                                       101
                                            Mo                     8.00
                                            Median                 9.00
                                            Kecondongan grafik     1.039
Penghitungan dengan menggunakan bantuan komputer program Ms. Excel 2003


Keterangan :
Bila tidak ada kesalahan      : nilai 10
Bila 1 kesalahan              : nilai 9
Bila 2 kesalahan              : nilai 8
Bila 3 kesalahan              : nilai 7
Bila 4 kesalahan              : nilai 6
Bila 5 kesalahan              : nilai 5
Bila kesalahan lebih dari 5   : nilai 4




                                           102
LAMPIRAN 8


      NOMOR RESPONDEN DAN SKOR ANALISIS TINGKAT KESALAHAN
 PENGGUNAAN KALIMAT DALAM SURAT UNDANGAN YANG DITULIS
           SISWA KELAS VI SDN TANJUNG III, KECAMATAN BENDO,
            KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2006/2007


                   Analisis Kesalahan Penggunaan Kalimat pada
 No Resp                                               Jumlah    Nilai
               Pembuka Surat     Penutup Surat
                                                     Kesalahan
      1             0                  1                 1        9
      2             0                  0                 0        10
      3             0                  1                 1        9
      4             1                  1                 2        8
      5             0                  0                 0        10
      6             1                  1                 2        8
      7             1                  1                 2        8
      8             1                  0                 1        9
      9             0                  0                 0        10
      10            1                  0                 1        9
      11            1                  0                 1        9
      12            0                  1                 1        9
      13            1                  0                 1        9
      14            0                  1                 1        9
      15            0                  2                 2        8
Jml                 7                  9                 16      134
                                       Mean                      8.933
                                       Max                       10.00
                                       Min                       8.00
                                       SD                        0.704




                                      103
                                            Mo                      9.00
                                            Median                  9.00
                                            Kecondongan grafik     -0.095
Penghitungan dengan menggunakan bantuan komputer program Ms. Excel 2003


Keterangan :
Bila tidak ada kesalahan      : nilai 10
Bila 1 kesalahan              : nilai 9
Bila 2 kesalahan              : nilai 8
Bila 3 kesalahan              : nilai 7
Bila 4 kesalahan              : nilai 6
Bila 5 kesalahan              : nilai 5
Bila kesalahan lebih dari 5   : nilai 4




                                           104
              PEMERINTAH KABUPATEN MAGETAN

                      DINAS PENDIDIKAN
             SEKOLAH DASAR NEGERI TANJUNG 3
                      Alamat : Desa Tanjung Telp. 7708662
                            KECAMATAN BENDO
                                                            KODE POS : 63384


Nomor      : 212/34/04/2007
Lampiran   : -
Hal        : Undangan


Yth. Wali Murid Kelas VI


Dengan hormat,
Dengan ini mengharap kehadiran Wali Murid Kelas VI pada acara pengambilan
rapot, yang akan diselenggarakan pada


hari         : Rabu
tanggal      : 25 April 2007
jam          : 10.00 WIB
tempat       : SDN Tanjung 3


Mengingat pentingnya acara ini, kami harapkan 10 menit sebelum acara dimulai,
Bapak/Ibu sudah berada di tempat.



                                               Hormat kami,


                                               ARIJO BIMO P.B.
                                               Siswa kelas VI




                                        105

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:6141
posted:1/7/2011
language:Indonesian
pages:105