Blockgrant Proposal Pengajuan Bantuan BAB I - DOC

Document Sample
Blockgrant Proposal Pengajuan Bantuan BAB I - DOC Powered By Docstoc
					                                    BAB I
                                 PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
       Usia dini merupakan masa emas perkembangan. Pada masa itu terjadi
  lonjakan luar biasa pada perkembangan anak yang terjadi pada periode
  berikutnya. Para ahkki menyebutnya sebagai usia emas perkembangan (golden
  age).   Untuk     melejitkan   potensi     perkembangan       tersebut,    setiap   anak
  membutuhkan asupan gizi seimbang, perlindungan kesehatan, asuhan penuh
  kasih   sayang,    dan   ransangan       pendidikan    yang   sesuai      dengan    tahap
  perkembangan dan kemampuan masing-masing anak. Pemberian rangsangan
  pendidikan dapt dilakukan sejak anak masih dalam kandungan. Rangsangan
  pendidikan ini hendaknya dilakukan secara bertahap, berulang, konsisten dan
  tuntas, sehingga memiliki daya ubah (manfaat) bagi anak.

       Seiring    bertambahnya     usia,     anak-anak     membutuhkan         rangsangan
  pendidikan yang lebih lengkap, sehingga memerlukan tambahan layanan
  pendidikan di luar rumah yang dilakukan oleh lingkungan maupun lembaga
  pendidikan anak usia dini (PAUD). Rangsangan pendidikan yang dilakukan di
  rumah (home base) dan yang dilakukan di luar rumah (center base) hendaknya
  selaras dan saling mendukung, sehingga diperoleh manfaat yang optimal.

       Ransangan pendidikan di luar rumah sudah dapat dimulai setelah anak
  berusia 6 bulan bahkan usia 3 bulan. Sayangnya layanan anak seusia ini
  keberadaannya terbatas. Kalaupun ada, belum tentu terjangkau oleh masyarakat,
  baik dari sisi jarak maupun biayanya. Keberadaan Pos PAUD sebagai salah satu
  bentuk Satuan PAUD Sejenis (SPS) dimaksudkan untuk menjembatani kebutuhan
  tersebut.

       Dalam pelaksanaannya Pos PAUD dapat diintegrasikan dengan berbagai
  program layanan anak usia dini yang telah ada di masyarakat seperti : Posyandu,
  Bina Keluarga Balita (BKB), Taman Pendidikan Al-Qur’an, Pelayanan Anak Kristen
  (PAK), Bina Iman Anak atau layanan terkait lainnya. Program SPS diperuntukkan
  bagi masyarakat yang belum siap mengikutsertakan anaknya dalam layanan



                                                                                          1
  PAUD yang lebih intensif, baik karena alasan kerepotan mengantar, biaya
  maupun faktor lainnya.
      Undang-undang (UU) No 22 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  menyebutkan bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah “suatu upaya
  pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun yang
  dilakukan   melalui   pemberian   rangsangan   pendidikan   untuk   membantu
  pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan
  dalam memasuki pendidikan lebih lanjut” (pasal 1, butir 14). Disebutkan lebih
  lanjut dalam pasal 28 UU tersebut antara lain bahwa PAUD diselenggarakan
  sebelum jenjang pendidikan dasar, dan PAUD dapat diselenggarakan dalam jalur
  pendidikan formal, non formal dan informal. Program Satuan PAUD sejenis
  merupakan salah satu jenjang pendidikan pada jalur non formal.

      Berdasarkan kebutuhan tersebut, Ditjen PNFI melalui BP-PNFI Regional I
  Medan mendukung optimalisasi tugas dan fungsi lembaga BPKB/BPPLS, P2PLS
  dan SKB sebagai lembaga pengembang model/inovasi program Program Satuan
  PAUD sejenis yang sesuai dengan kondisi dan potensi daerah masing-masing,
  dengan mengalokasikan dana dalam bentuk Blockgrant.

        Guna menyebarluaskan informasi tentang pengalokasian dana blockgrant
  kepada UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB. BP-PNFI memandang perlu
  menyusun pedoman penyaluran dan pemanfaatan dana blockgrant.

B. Tujuan

  1. Tujuan Umum

     Mengoptimalkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi UPTD BPKB/BPPLS,
     P2PLS dan SKB dalam upaya menghasilkan inovasi-inovasi dan pengembangan
     model program Satuan PAUD Sejenis

  2. Tujuan Khusus

     a. Sebagai acuan bagi UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB dalam menyusun
        proposal pengajuan dana bantuan langsung (Blockgrant) dalam rangka
        inovasi/pengembangan model Program Satuan PAUD sejenis tingkat
        propinsi dan kabupaten/Kota



                                                                              2
     b. Sebagai alat identifikasi, seleksi dan penetapan lembaga BPKB/BPPLS dan
           SKB yang akan menerima bantuan langsung (blockgrant) sehingga
           pelaksanaannya sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.

C. Dasar

  1. Undang-undang Dasar 1945

  2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

  3. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

  4. Undang-undang Nomor 4 Tahun 1974 tentang Kesejahteraan Anak

  5. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2005 tentang Pemerintahan Daerah;

  6. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional
     Pendidikan;

  7. Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2003 tentang Pengelolaan Keuangan
     Negara Berbasis Kinerja;

  8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 tahun2010 tentang Standar
     Pendidikan Anak Usia Dini.

  9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 31 tahun 2007 tentang
     Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal dan
     Informal

  10. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 tahun 2007 tanggal 25 Juli
     2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengembangan Pendidikan
     Nonformal dan Informal;

  11. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Balai Pengembangan Pendidikan
     Nonformal dan Informal (BP-PNFI) Regional I Medan tahun Anggaran 2010



D. Manfaat

  Pedoman ini diharapkan bermanfaat, bagi:

  1. UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB dalam menyusun proposal dan mengelola
     dana blockgrant dalam mendukung perluasan layanan program Program
     Satuan PAUD sejenis.



                                                                              3
  2. Tim penilai proposal dana blockgrant BP-PNFI Regional I dalam menentukan
     alokasi dan besar anggaran pada masing-masing UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS
     dan SKB.

  3. Tim monitoring dan evaluasi           dalam melakukan pemantauan dan evaluasi
     pelaksanaan pemanfaatan dana blockgrant penyelenggaraan rintisan program
     Program Satuan PAUD sejenis.

  4. Pemangku kepentingan lainnya dalam membantu meningkatkan efektivitas
     pemanfaatan dana blockgrant pada UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB.



E. Kriteria UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB Penerima Block Grant

  1. Persyaratan Administrasi

     Lembaga yang mengajukan proposal untuk dapat terpilih sebagai penyelenggara
     Program Satuan PAUD sejenis, diwajibkan untuk melengkapi proposalnya dengan
     berbagai dokumen administratif pendukung dan dokumen administrasi
     operasional manajemen sesuai dengan yang dipersyaratkan antara lain:

     a. Surat ijin operasional dari Dinas Pendidikan Propinsi untuk UPTD BPKB/BPPLS,
        P2PLS dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk UPTD SKB yang telah
        dimiliki dan Surat Ijin Operasional lainnya yang diperoleh dari instansi
        terkait.

     b. Surat Rekomendasi dari Dinas Pendidikan Propinsi untuk UPTD BPKB/BPPLS
        P2PLS dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk UPTD SKB bagi Lembaga
        (Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Wanita, Perguruan Tinggi, dll) yang
        menyelenggarakan Program Satuan PAUD sejenis tahun 2010.

     c. Surat      perjanjian    kerjasama      dengan   mitra   kerja   guna   menunjang
        kelancaran pelaksanaan kegiatan Program Satuan PAUD sejenis

     d. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Rekening Lembaga (bukan
        rekening pribadi)

     e. Menyampaikan            proposal   ke     BP-PNFI   Regional     I   Medan   atas
        rekomendasi Dinas Pendidikan Provinsi untuk UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS
        dan Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk UPTD SKB.


                                                                                        4
2. Persyaratan Teknis

  a. Memiliki pengalaman menjalin hubungan kemitraan dengan HIMPAUDI,
     Forum PAUD maupun lembaga–lembaga yang peduli terhadap PAUD

  b. Memiliki jumlah anak usia 0-6 tahun yang belum terlayani minimal 25 anak

  c. Memiliki jumlah pendidik dengan rasio 1: 7

  d. Memperoleh dukungan dari orangtua, masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh
     agama dan pamong desa/kelurahan

  e. Tersedia tempat yang layak, seperti ruangan dalam dengan luas minimal 40
     m2 dan halaman bermain dengan luas minimal 60 m2

  f. Tersedia sanitasi dasar yang mencakup air bersih dan kakus/WC

  g. Memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik

  h. Memiliki “Keranjang PAUD” tempat Alat Permainan edukatif (APE)       yang
     cukup memadai yang dapat dimanfaatkan oleh anak, dan mendukung
     tahapan perkembangan usia anak, seperti :

      1. APE untuk kelompok Pengasuhan bersama (usia 3-30 bulan) lebih
        difokuskan untuk pengembangan sensorimotor anak, yaitu APE yang
        merangsang panca indera dan gerak anak serta aman untuk dibanting,
        dipukul, digigit, dilempar atau ditendang.

      2. APE untuk kelompok Anak (usia 31-48 bulan)

      3. APE untuk kelompok Anak (usia 49-60 bulan)

      4. APE untuk kelompok Anak (usia 61-72 bulan)

      5. APE untuk Bermain Balok dan Bahan Alam

      6. APE Kreatif dan sederhana yang dibuat sendiri

  i. Memiliki pengelola Program Satuan PAUD sejenis yang dapat menjamin
     kelancaran kegiatan administrasi seperti : Buku Induk Anak, Buku Data
     Pengelola dan Pendididk, Daftar Hadir Pengelola dan Pendidik, Buku Rencana
     Kegiatan, Daftar Hadir anak per Kelompok, Buku Catatan Perkembangan
     anak, Buku/Kartu Penerimaan Iuran Anak, Buku Inventaris, Buku Kas dan
     Buku Tamu




                                                                                5
j. Memiliki kantor/sekretariat, alamat, dan struktur organisasi dan alur
   organisasi yang jelas dan operasional yang dilengkapi dengan uraian tugas
   untuk masing-masing pelaku manajemen.




                                                                           6
                                      BAB II
                    SASARAN DAN PEMANFAATAN DANA
A. Sasaran
  Yang menjadi sasaran dari Program Satuan PAUD Sejenis, yakni anak usia 0-6
  tahun yang belum terlayani dengan jumlah minimal 25 anak.
B. Bantuan Langsung

             Bantuan langsung ini merupakan dana bantuan yang diberikan pada UPTD
  BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB yang dinilai layak dan memiliki potensi untuk
  mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi daerah dalam
  rangka menjadi percontohan dan pusat rujukan bagi lembaga PAUD nonformal
  lainnya

  1.   Jenis Kegiatan Yang Didanai
                 Jenis Kegiatan                Sasaran     Satuan      Jumlah (Rp)
                                                            (Rp)
       Subsidi inovasi/pengembangan            947 anak   500.000,-/   473.500.000,-
       model Satuan PAUD Sejenis                            anak


  Dana bantuan yang diberikan pada UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB, hanya
  dapat mengajukan maksimal 3 proposal pada 3 kelompok program Satuan PAUD
  Sejenis.



  2. Pemanfaatan Dana Bantuan
       Sesuai dengan kebijakan Direktur Jenderal Pendidikan Non-Formal dan
       Informal bahwa Pemanfaatan dana BLOCKGRANT ditujukan untuk :
        No                         Pemanfaatan                          Prosentase
         1     Penyiapan tempat/Kegiatan                                   10 %
         2.    Pengadaan APE dan administrasi kelompok                      40%
         3.    Peningkatan Kualitas Pendidik                                30%
         4.    Pengembangan bahan belajar lokal dan operasional             20%
               pembelajaran




                                                                                       7
      Semua pengeluaran dana yang bersumber dari dana bantuan langsung
harus dibuktikan dengan kuitansi yang berisi tanda tangan penerima, jumlah yang
dibayarkan dalam angka maupun huruf (belanja honor dan perjalanan) .Untuk
belanja barang dan belanja bahan dalam kuitansi harus dicantumkan jenis
barang/jasa, jumlah dan harga pembelian.

      Dana blockgrant disalurkan langsung sekaligus (100%) kepada UPTD
BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB melalui transfer ke rekening Bank BRI atas nama
rekening   instansi/lembaga      dan   bukan   rekening   pribadi.   Pengelolaan
selanjutnya diserahkan kepada Bendaharawan UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB
yang bersangkutan atau staf yang ditugaskan untuk menjadi bendaharawan dana
blockgrant 2010.




                                                                               8
                                    BAB III
       PROSEDUR PENYUSUNAN DAN PENGAJUAN PROPOSAL
A. Penyusunan Proposal
       Landasan utama dalam penetapan penerima dana blockgrant adalah hasil
penilaian proposal yang diajukan oleh UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB serta hasil
visitasi lapangan terhadap konsistensi antara lain proposal dan kondisi nyata di
lapangan. Oleh karena itu diwajibkan untuk menyusun dan menyampaikan proposal
yang berisi penjelasan/uraian yang jelas dan rinci tentang rencana pelaksanaan
program Satuan PAUD Sejenis        yang akan diselenggarakan. Penyusunan proposal
hendaknya berpedoman pada sistematika penulisan sebagai berikut:

   1. Halaman Judul
   Halaman judul memuat :
      Sampul depan/cover berwarna kuning tua dengan tampilan yang menarik
       dapat dilengkapi dengan foto-foto dari Program Satuan PAUD sejenis terkait
      Kegiatan Program Satuan PAUD sejenis yang akan dilaksanakan dan
       dilengkapi dengan sasaran dan lokasi kegiatan
      Proposal diajukan kepada siapa dan untuk tujuan apa
      Nama dan alamat lembaga (lengkap dengan kode pos, nomor telepon dan bila
       ada sertakan nomor fax)

2. Halaman Rekomendasi
   Berupa surat rekomendasi yang menjelaskan bahwa proposal yang diajukan layak
   dipertimbangkan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan dana program
   Satuan PAUD Sejenis
   Surat rekomendasi:
      Diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi untuk UPTD BPKB/BPPLS dan
       P2PLS
      Diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/kota untuk UPTD SKB
      Dikeluarkan oleh Kasubdin PLS
      Diketahui/disetujui oleh instansi lain yang terkait




                                                                                    9
3. Kata Pengantar
   Kata pengantar memuat:
      Motivasi yang mendorong lembaga untuk melaksanakan program Satuan
       PAUD Sejenis
      Ucapan        terima      kasih      kepada        pihak-pihak         yang       membantu   rencana
       pelaksanaan program Satuan PAUD Sejenis
      Harapan-harapan

4. Daftar Isi
   Daftar isi memuat seluruh sistematika dari mulai Halaman Judul sampai lampiran-
   lampiran yang ada dalam proposal


                                                      DAFTAR ISI


       KATA PENGANTAR.............................................................. i
       DAFTAR ISI.........................................................................ii
       BAB I PENDAHULUAN...........................................................1
       A.     Latar Belakang ............................................................1
       B.     dst ...............................................................................
       BAB II ..................................................................................
       BAB....
       PENUTUP .............................................................................
       LAMPIRAN



5. Bab I Pendahuluan

   Pada Bab Pendahuluan memuat latar belakang, tujuan, hasil yang akan dicapai
   dan indikator hasil yang terkait dengan perencanaan dan pelaksanaan dari
   program Satuan PAUD Sejenis

   a. Latar Belakang
       Jelaskan permasalahan yang berkaitan dengan data kuantitatif jumlah anak
       usia 0-6 tahun yang belum terlayani program Satuan PAUD Sejenis dan
       kondisi faktual layanan Program Satuan PAUD sejenis saat ini berikut



                                                                                                         10
     permasalahan yang terjadi, potensi yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi
     permasalahan-permasalahan tersebut secara faktual yang dilengkapi dengan
     data kuantitatif dan kualitatif. Penjelasan tersebut dimulai dari tingkat
     Kabupaten/kota sampai dengan tingkat kecamatan dan desa dimana program
     akan dilaksanakan.

  b. Dasar
     a. Undang-undang no. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
     b.       ....................................................
     c.       ..............................dst

  c. Tujuan
     Memuat uraian singkat tentang tujuan umum dan tujuan khusus yang hendak
     dicapai melalui program Satuan PAUD Sejenis
         Tujuan Umum
          Berupa uraian secara umum tentang tujuan yang hendak dicapai bagi
          kepentingan peserta didik, masyarakat sekitar, lembaga penyelenggara
          dan pemerintah daerah.
         Tujuan Khusus
          Berupa uraian secara khusus yang bersifat operasional dan terukur tentang
          tujuan yang hendak dicapai bagi kepentingan peserta didik, masyarakat
          sekitar, lembaga penyelenggara dan pemerintah daerah.

  d. Hasil yang akan dicapai
     Memuat uraian singkat tentang:
         Berapa banyak peserta didik yang sudah terlayani melalui program
          Program Satuan PAUD sejenis
         Program Satuan PAUD sejenis sesuai dengan kondisi daerah setempat
         Berapa besar keterlibatan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan
          program Satuan PAUD Sejenis

6. Bab II Kegiatan Penyelenggaraan

  Berisi uraian tentang Rencana Penyelenggaraan Program Satuan PAUD Sejenis
  meliputi:

  a. Gambaran Umum Program


                                                                                 11
   Jelaskan tentang gambaran umum dan tahapan-tahapan seluruh kegiatan
   rintisan Program Satuan PAUD sejenis

b. Organisasi Pelaksana
   Jelaskan bagaimana organisasi pelaksana berikut uraian tugas setiap
   komponen/unsur (Penanggungjawab dan kepanitiaan di UPTD BPKB/BPPLS,
   P2PLS dan SKB ) Program Satuan PAUD sejenis

c. Jadwal Kegiatan
   Jadwal kegiatan disajikan dalam bentuk matrik meliputi tahapan kegiatan :
   a. Persiapan
   b. Pelaksanaan
   c. Pasca program/pendampingan

   Jadwal kegiatan diuraikan secara jelas dan rinci lengkap dengan tanggal,
   bulan dan tahun bagi setiap kegiatan yang dikerjakan pada masing-masing
   tahapan.

d. Peserta Didik
   Jelaskan secara rinci jumlah dan karakteristik peserta didik yang akan
   dibelajarkan dalam penyelenggaraan rintisan program Program Satuan PAUD
   sejenis.

e. Pendidik
   Jelaskan secara rinci jumlah dan karakteristik     tenaga    pendidik dalam
   penyelenggaraan Satuan PAUD Sejenis . Kualifikasi tenaga pendidik harus
   sesuai dengan bidang yang diajarkan dan rasio tenaga pendidik harus sesuai
   dengan jumlah peserta didik.

f. Mitra Kerja
   Jelaskan secara rinci dan lampirkan profil mitra kerja, pengalaman kerjasama
   sebelumnya, bentuk kerjasama, dan dokumen kerjasama. Kemitraan dalam
   kegiatan harus relevan dengan pendidikan anak usia dini.

g. Sarana dan Prasarana
   Uraikan tentang ketersediaan sarana dan prasarana yang dimiliki untuk
   mendukung terhadap penyelenggaraan rintisan program Program Satuan
   PAUD sejenis seperti: ruang bermain di dalam dan di luar , APE dalam dan



                                                                               12
     APE Luar, ruang perpustakaan, ruang tunggu orang tua, ruang guru, ruang
     pengelola dan sarana penyimpanan APE, kamar mandi yang dilengkapi
     dengan kakus, dan memiliki sarana ibadah khusus untuk Program Satuan
     PAUD Sejenis Keagamaan.

  h. Manajemen Mutu Penyelenggaraan
     Jelaskan strategi berikut langkah - langkah yang akan ditempuh guna
     meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam rangka menjamin mutu proses
     dan hasil penyelenggaraan serta mencegah terjadinya penyimpangan
     penggunaan dana maupun waktu penyelenggaraan program.

  i. Rencana Penggunaan Dana
     a. Alokasi penggunaan dana mengacu pada point pemanfaatan dana
     b. Uraikan   secara     jelas   dan   rinci   rencana   anggaran   biaya   (RAB)
        penyelenggaraan program rintisan program Program Satuan PAUD sejenis
        dalam bentuk matrik.

7. Bab III Kegiatan Pembelajaran

  Berisi uraian tentang kegiatan pemilihan tema dan strategi pembelajaran.

  a. Kurikukulum Pembelajaran

     Jelaskan secara rinci kurikulum yang digunakan sebagai pedoman dalam
     menyusun menu-menu pembelajaran dan jabarkan dalam lampiran
  b. Rencana pembelajaran
     Uraikan secara rinci dalam bentuk SKH/SKM ataupun rencana bulanan dan
     tahunan tema-tema yang digunakan yang dapat menjamin pencapaian
     indikator kemampuan anak.

  c. Strategi Pembelajaran
     Uraikan secara rinci strategi/model pembelajaran, alat dan proses evaluasi
     pemanfaatan, hasil pembelajaran, alat dan proses evaluasi pemanfaatan, hasil
     pembelajaran.

  d. Sarana dan Prasarana Bermain Anak
     Uraikan secara rinci tentang kapasitas dan fasilitas yang mendukung terhadap
     pembelajaran anak usia dini seperti ketersediaan tempat, APE dalam dan luar.
     Jelaskan pula tentang asal usul APE tersebut, (misalnya apakah berasal dari


                                                                                   13
     Milik Lembaga Penyelenggara atau Pembelian dengan Dana Program Satuan PAUD
     Sejenis .

  e. Hasil yang akan dicapai dan dampak yang diharapkan
     Jelaskan hasil akhir yang akan dicapai dalam proses pembelajaran secara
     kuantitatif dan kualitatif tentang:
     a. Perkembangan peserta didik
     b. Penyelenggaraan program Program Satuan PAUD sejenis
     c. Dampak bagi Lembaga, peserta didik, pendidik, orang tua peserta didik
         dan masyarakat

  f. Jadwal Pembelajaran
     Sajikan secara rinci tahapan kegiatan pembelajaran sejak awal sampai dengan
     akhir program. Sajian jadwal ini antara lain berkenaan dengan waktu, tema, dan
     tempat belajar.

8. Bab IV Penutup

  Berisi uraian singkat tentang seluruh rangkaian kegiatan yang direncanakan,
  dilengkapi dengan kesimpulan dan saran-saran.

9. Lampiran

  a) Surat ijin operasional pendidikan.
  b) Status hukum lembaga.
  c) Data peserta didik/warga belajar yang di ketahui lurah/kepala desa.
  d) Curriculum Vitae pendidik dan tenaga kependidikan.
  e) Data mitra kerja dan MOU.
  f) Foto-foto dokumentasi yang diperlukan.
  g) Nomor Rekening Lembaga dari BRI dan NPWP
  h) Dan Iain-lain yang dianggap perlu.


  B. Mekanisme Pengajuan Proposal
  Proposal yang telah ditandatangani oleh kepala BPKB/BPPLS, P2PLL dan SKB, di
  lengkapi dengan surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Propinsi atau
  Kabupaten/kota di tujukan kepada Balai Pengembangan Pendidikan Non Formal
  dan Informal (BP-PNFI) Regional I Jl. Kenanga Raya No. 64 Tanjung Sari Medan


                                                                                14
sebanyak rangkap 3 (tiga) asli. Proposal harus sudah sampai di BP-PNFI Regional
I paling lambat tanggal 22 Maret 2010 yang dialamatkan kepada kepala BP-
PNFI Regional I Jln. Kenanga Raya No : 64 Tanjung Sari Medan telp :
061-8213254 atau sebelum tanggal tersebut apabila kuota sudah terpenuhi
berdasarkan hasil penilaian Tim seleksi dan penilai proposal yang sudah masuk.




                                                                                 15
                                  BAB IV
 PENILAIAN PROPOSAL DAN PENETAPAN LEMBAGA PENERIMA
                            DANA BLOCKGRANT


A. Proses Seleksi

  1. Seluruh proposal yang masuk dari UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB akan
     dilakukan seleksi secara kompetetif.

  2. Seleksi dilakukan melalui pentahapan sebagai berikut: (1) administrasi, (2)
     substansi dan tahapan penyelenggaraan program, (3) visitasi lapangan.

  3. Seleksi administrasi meliputi, (1) ijin lembaga Program Satuan PAUD sejenis,
     (2) surat keterangan dari Dinas Pendidikan Propinsi untuk UPTD BPKB/BPPLS,
     P2PLS dan Kabupaten/Kota untuk UPTD SKB.

  4. Seleksi substansi dan tahapan program meliputi, (1) muatan isi, sasaran dan
     komponen lainya sesuai yang tertuang dalam pokok-pokok kebijakan
     pendidikan anak usia dini dan (2) tahapan kegiatan mulai dari persiapan,
     pelaksanaan, pengorganisasian, dan pengendalian untuk mencapai hasil yang
     optimal, efektif dan mempunyai dampak langsung dengan peningkatan
     kualitas hidup masyarakat, (3) kelengkapan legalitas, (4) pengalaman kegiatan
     pemberdayaan masyarakat, (5) sarana prasarana termasuk APE dalam
     maupun luar, (6) sumber daya manusia (7), sumber daya pendukung lainnya,
     dan (8) jaringan kemitraan dengan lembaga terkait.

  5. Visitasi lapangan untuk melihat kesiapan dan kesesuaian dalam proposal dan
     lapangan

  6. Hasil seleksi akhir dari Tim Seleksi di BP-PNFI Regional I Medan dilaporkan
     dan ditetapkan oleh Kepala BP-PNFI Regional I Medan, dengan tembusan
     kepada Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal.

  7. Tim Seleksi

     Tim seleksi melakukan penilaian terhadap proposal penyelenggaraan Satuan
     PAUD Sejenis yang telah di dekonsentrasikan di UPTD BPKB/BPPLS dan SKB,
     dengan ketentuan sebagai berikut.



                                                                                16
   a. Unsur Anggota Tim Seleksi

      Tim Seleksi adalah Pamong Belajar Bidang Kajian PAUD yang ditetapkan
      oleh Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal
      (BP-PNFI) Regional I .

   b. Persyaratan Administratif Anggota Tim Seleksi

      Setiap anggota Tim Seleksi diwajibkan untuk menyerahkan:

      1) Surat tugas dari instansi atau organisasi yang mengirimkan

      2) Surat kesanggupan untuk melaksanakan tugas yang dipercayakan oleh
         tim secara jujur, obyektif, bersungguh-sungguh dan bertanggungjawab

   c. Tugas Tim Seleksi

      Tim seleksi bertugas untuk melakukan :

      1) Penerimaan proposal yang diajukan oleh UPTD BPKB/BPPLS dan SKB.

      2) Registrasi, klasifikasi dan kodifikasi proposal

      3) Pemeriksaan kelengkapan administrasi proposal.

      4) Penilaian isi proposal.

      5) Visitasi lapangan terhadap UPTD BPKB/BPPLS dan SKB.

      6) Penyusunan peringkat hasil dari setiap penilaian yang dilakukan
         terhadap Lembaga yang mengajukan proposal.

   d. Kewajiban, Tanggung Jawab, dan Sanksi Tim Seleksi

      Tim seleksi berkewajiban untuk melaporkan hasil kerja Tim kepada Kepala
      BP-PNFI Regional I dan bertanggung jawab atas kebenaran data dan
      informasi tentang UPTD BPKB/BPPLS dan SKB yang diajukan untuk
      ditetapkan sebagai penerima Dana Program rintisan Penyelenggaraan
      Program Satuan PAUD sejenis.

8. Prosedur Pembentukan dan Mekanisme Kerja Tim Seleksi

   a. Prosedur Pembentukan Tim Seleksi

      Tim Seleksi dibentuk melalui prosedur sebagai berikut:

      1) Kepala BP-PNFI Regional I Medan menjaring calon Tim Seleksi.




                                                                           17
   2) Kepala BP-PNFI Regional I Medan           menerbitkan Surat Keputusan
      tentang susunan, tugas dan wewenang Tim Seleksi dan mengirimkan
      tembusannya kepada Direktur Jenderal PNFI.

b. Kegiatan Administratif Tim Seleksi

   Tim Seleksi melakukan:

   1) Registrasi, klasifikasi dan kodifikasi terhadap proposal yang diterima.

   2) Seleksi administratif terhadap proposal sesuai dengan persyaratan yang
      ditentukan.

c. Mekanisme Penilaian Proposal

   Mekanisme penilaian proposal dilakukan sebagai berikut:

   1) Tim Seleksi melakukan penilaian proposal dengan mempergunakan
      instrumen penilaian yang telah ditetapkan oleh Kepala BPPNFI Regional
      I

   2) Tim Seleksi melakukan penilaian teknis terhadap setiap proposal yang
      telah lolos seleksi administratif.

   3) Tim Seleksi menentukan batas nilai terendah untuk lolos seleksi teknis.

   4) Setiap proposal dinilai oleh sekurang-kurangnya dua orang anggota tim
      Seleksi.

   5) Hasil penilaian proposal disusun dalam daftar peringkat dari nilai
      tertinggi sampai nilai terendah.

   6) Tim Seleksi melakukan visitasi lapangan untuk mengecek kesesuaian
      antara isi proposal dengan kenyataan di lapangan terhadap lembaga
      yang nilai proposalnya berada di atas batas nilai terendah untuk lolos
      seleksi (Minimum Passing Grade). Visitasi lapangan dilakukan oleh 2
      (dua) orang anggota Tim Seleksi.

   7) Tim Seleksi menetapkan daftar nominasi penerima Dana Program
      penyelenggaraan Satuan PAUD Sejenis           berdasarkan hasil penilaian
      administratif, penilaian teknis, dan visitasi lapangan.

   8) Penetapan akhir penerima program Program penyelenggaraan Satuan
      PAUD Sejenis dalam rapat pleno Tim Penilai.



                                                                                18
      9) Tim Seleksi melaporkan dan menyampaikan hasil seleksi kepada Kepala
         BPPNFI Regional I Medan untuk ditetapkan sebagai lembaga yang
         menyelenggarakan Satuan PAUD Sejenis                 Program, sesuai dengan
         sasaran dan anggaran yang tersedia dalam DIPA.

      10)Isi laporan terdiri dari:

            Daftar proposal yang diterima yang telah diklasifikasi berdasarkan
             UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS atau SKB Kabupaten/Kota

            Daftar proposal yang telah lolos seleksi administrasi

            Daftar nilai rata-rata hasil penilaian proposal, disusun menurut
             peringkat

            Daftar UPTD BPKB/BPPLS dan SKB yang divisitasi lapangan

            Daftar nilai rata-rata hasil visitasi lapangan

            Daftar nilai rata-rata hasil penilaian proposal

            Hasil visitasi lapangan

            Laporan disajikan dalam bentuk berita acara dan ditandatangani oleh
             seluruh anggota Tim Seleksi.

9. Penetapan Lembaga

   a. Kepala BP-PNFI Regional I Medan menerbitkan Surat Keputusan tentang
      penetapan Penyelenggara Program Satuan PAUD Sejenis sesuai dengan
      sasaran dalam DIPA dan daftar nominasi penerima dana blockgrant hasil
      seleksi yang dilakukan oleh Tim Seleksi

   b. Penandatanganan SK dilakukan setelah daftar nama warga belajar yang
      akan dibelajarkan ditandatangani oleh Ketua Penyelenggara dan diketahui
      oleh Kepala Desa dan Camat setempat.

   c. Pelaporan Hasil Seleksi Dan Penetapan Lembaga Penyelenggara

      Kepala BP-PNFI Regional I menyampaikan laporan hasil seleksi dan
      penetapan Dana Penyelenggara Satuan PAUD Sejenis               kepada Direktur
      Jenderal Pendidikan Non formal dan Informal.

10. Peran dan Kewajiban Lembaga Penyelenggara/Penerima Program




                                                                                  19
a. Menandatangani     dan   melaksanakan   semua   ketentuan   dalam   akad
   kerjasama yang dikeluarkan oleh Kepala BP-PNFI Regional I Medan

b. Menyampaikan laporan bulanan, triwulan dan laporan akhir pelaksanaan
   kegiatan blockgrant secara tertulis




                                                                         20
                                    BAB V
           PELAKSANAAN MODEL HASIL PENGEMBANGAN


A. Pemantauan dan Pembinaan

        Pemantauan      merupakan      rangkaian   kegiatan    untuk   mengetahui
  perkembangan program, ketepatan penerimaan dana blockgrant, ketepatan
  waktu penyaluran dana blockgrant, dan ketepatan pemanfaatan dana blockgrant
  sesuai dengan proposal yang telah disetujui oleh Kepala BP-PNFI Regional I
  Medan. Hasil pemantauan diharapkan dapat mengidentifikasi dan mengantisipasi
  sedini mungkin masalah atau penyimpangan yang terjadi. Aspek yang menjadi
  sasaran pemantauan mencakup kegiatan teknis dan administratif.

        Pemantauan      memiliki   fungsi   pengawasan   dan   pembinaan   artinya
  pemantauan tidak hanya mencari masalah dan penyimpangan akan tetapi juga
  memberikan alternatif solusi untuk mengatasi berbagai masalah dan peningkatan
  kualitas program selanjutnya.

         Pemantauan dilakukan secara internal dan eksternal. Pemantauan
  dilakukan secara internal dilakukan oleh Kepala UPTD BPKB/BPPLS dan SKB, hasil
  pemantauan dilaporkan kepada Kepala BP-PNFI Regional I Medan dengan
  tembusan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten. Sedangkan
  pemantauan eksternal dilakukan oleh petugas BP-PNFI Regional I Medan, hasil
  pemantauannya disampaikan kepada BP-PNFI Regional I dengan tembusan
  kepada Ditjen PNFI.

        Pemantauan dilaksanakan secara terpadu antara berbagai pihak dan
  tingkatan dengan substansi yang berbeda yang dilakukan oleh:

  1. Kepala UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS dan SKB, melaksanakan pemantauan
     internal mulai perencanaan program hingga pelaksanaan. Hal ini dimaksudkan
     untuk memastikan bahwa program yang dilaksanakan dapat mengoptimalkan
     tupoksi lembaga ybs.

  2. BP-PNFI melaksanakan pemantauan dan pengendalian terutama ditujukan
     untuk memastikan bahwa dana blockgrant dimanfaatkan sesuai dengan



                                                                               21
        proposal yang telah disetujui dan untuk memastikan bahwa pelaksanaan
        program yang dibiayai dari dana blockgrant berjalan sesuai dengan rencana
        dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

B. Evaluasi

     Evaluasi penggunaan dana blockgrant          dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu
     evaluasi tengah tahunan dan tahunan. Hasil evaluasi digunakan untuk
     memperbaiki dan meningkatkan program Program Satuan PAUD sejenis dan
     sebagai masukan untuk bahan pertimbangan pemberian dana blockgrant tahun
     berikutnya.

C. Pelaporan

     Pelaporan yang dilakukan oleh UPTD BPKB/BPPLS atau SKB terkait dengan
     laporan akuntabilitas kinerja dari kegiatan yang sedang dan sudah dilakukan,
     meliputi :
     Pelaporan dilakukan minimal sebanyak 3 kali yakni 2 kali laporan kegiatan dan 1
     kali laporan akhir dengan ketentuan sebagai berikut :
     1. Laporan Awal
        Laporan kegiatan awal disusun di sampaikan kepada BP-PNFI Regional I
        Medan paling lambat 7 hari setelah kelompok                belajar diresmikan dengan
        memuat isi seperti pada Format sebagai berikut :


No                KETERANGAN                                      URAIAN
A     KELEMBAGAAN
      1. Nama lembaga                  ................................................................
      2. Alamat (lengkap)              .................................................................
      3. Penjab Program                .................................................................
      4. No Telp/HP                    .................................................................
      5. Ketua Penyelenggara           .................................................................
      6. No Telp/HP                    .................................................................
B     PROGRAM KEGIATAN
      A.    PROGRAM                    .....................................................................
      1. Tgl di resmikan               .....................................................................
      2. Rencana penyel. Program       .......................s/d....................................
      3. Lokasi Program                .....................................................................



                                                                                                           22
 II. PENDANAAN                      .....................................................................
 1. Jumlah dana yang di             .....................................................................
     terima                         .....................................................................
 2. Tanggal penerimaan              .....................................................................
 3. Melalui Bank/No. Rekening
 4. Jumlah dana yang telah di       .....................................................................
     tarik dari rekening (Rp)       a. ...............................................................
 5. Tanggal Penarikan               b. ...............................................................
 6. Pemanfaat dana yang di          c. ...............................................................
     tarik
                                                           Penjab/ Ketua


                                                           .......................


2.    Laporan Pertengahan bulanan.
     Laporan pertengahan bulan di susun di sampaikan kepada BP-PNFI Regional I
     Medan paling lambat 3 bulan program pembelajaran berlangsung dengan
     memuat:
     a. Latar belakang program
     b. Perkembangan dan pencapaian pelaksanaan program Satuan PAUD Sejenis
     c. Kendala yang dihadapi dan cara pemecahannya yang sudah dilakukan
     d. Upaya pengembangan penyelenggaraan maupun kerjasama dengan pihak
        lain
     e. Daya serap anggaran pada saat pelaporan
     f. Kesimpulan dan Rekomendasi
3. Laporan Akhir
     Laporan akhir kegiatan disusun dan di sampaikan kepada BP-PNFI Regional I
     Medan paling lambat 14 hari setelah akhir pelaksanaan program. Inti laporan
     akhir yang disampaikan seperti sistematika :


     SISTIMATIKA PELAPORAN
     Halaman judul
     Kata Pengantar
     Daftar Isi
     Daftar tabel




                                                                                                      23
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang (berisi minimal keterkaitan kebijakan pemerintah dengan
   permasalahan       yang   dihadapi       dalam   penyelenggaraan     pendidikan
   keaksaraan serta solusi pemecahannya)
B. Tujuan      Penyelengaraan     (berisi   harapan   yang   ingin    dicapai    dari
   penyelenggaraan dan pemanfaatan dana BG Satuan PAUD Sejenis)
C. Rencana Kegiatan Penyelenggaraan (berisi rancangan kegiatan dan
   pencapaian hasil yang diharapkan)
BAB II MODEL PENYELENGGARAAN SATUAN PAUD SEJENIS
A. Proses Penitipan Anak (menggambarkan kegiatan setiap tahapan dan
   memberikan        gambaran   mengenai      kegiatan   model   perlakuan      yang
   diberlakukan kepada anak didik)
B. Tempat dan waktu (minimal menggambarkan tempat yang digunakan
   dalam kegiatan jadwal kegiatan dan lokasi penyelenggaraannya)
C. Tingkat pencapaian hasil belajar (memaparkan kemampuan anak dan
   kepuasan orang tuanya dalam membelajarkan di Satuan PAUD Sejenis
   tersebut)
D. Tingkat/Daya Serap anggaran (menggambarkan daya serap anggaran oleh
   setiap kelompok belajar yang dilengkapi dengan bukti fisik pengeluaran
   keuangan
E. Faktor Pendorong dan Penghambat (memafarkan faktor esensial yang
   perlu guna peningkatan penyelenggaraan program baik intern maupun
   ektern)
F. Permasalahan yang dialami (memaparkan permasalahan dari setiap
   tahapan yang dilalui)
G. Upaya     untuk    mengatasi        permasalahan      (Menggambarkan         upaya
   pemecahan masalah terkait dengan poin F)


BAB III KESIMPULAN DAN SARAN/REKOMENDASI
A. Kesimpulan
B. Saran/Rekomendasi

Lampiran-lampiran :



                                                                                   24
   1.    Daftar nama Pengasuh dan pengelola by name, by adress
   2.    Daftar orang tua dan anak yang memanfaatkan Satuan PAUD Sejenis
   3.    Jadwal kegiatan dan dokumentasi yang relevan
   4.    Rincian Penggunaan dana beserta bukti-bukti pengeluaran
   5.    Stuktur tim penyelengaraan
   6.    Foto Kegiatan pembelajaran


Hal lain yang perlu diperhatikan dalam penggunaan dana adalah tentang
pengelolaan administrasi keuangan, yakni :

a. Pembelian barang

   1) Kuitansi pembelian barang

         Setiap pembelian barang harus disertai bukti pembelian berupa kuitansi :

          a) dibubuhi stempel perusahaan/toko

          b) dilampiri faktur/nota pembelian

          c) ditandatangani oleh penanggungjawab kegiatan (di balik kuitansi
             pembelian)

   2) Materai pada kuitansi

         a) Materai Rp. 6.000,- untuk pembelian di atas Rp.1.000.000,-

         b) Materai Rp. 3.000,- untuk pembelian senilai Rp. 500.000,- s.d. Rp.
            999.999,-

   3) Pajak Pembelian Barang (PPn dan PPh)

         Pembelian barang di atas Rp. 1.000.000,- dikenai pajak :

         a) PPn sebesar 100/110 x (nominal) x 10 %

         b) PPh sebesar 100/110 x (nominal) x 1,5 %

b. Honorarium

   1. Setiap pembayaran honorarium harus dilengkapi dengan bukti daftar hadir.

   2. Pajak PPh pasal 21 (UU no. 17 tahun 2000) sebesar 15 % dipungut untuk:

        a) Honorarium yang diberikan lepada tenaga berstatus PNS golongan II/d
           ke atas

        b) Honorarium yang diberikan kepada tenaga berstatus non PNS untuk
           kelebihan uang honorarium di atas Rp. 240.000,- per bulan



                                                                                25
c. Penyetoran Pajak

  Lembaga penyelenggara kegiatan berkewajiban untuk :

  1. Menyetorkan hasil pungutan pajak kepada kas negara

  2. Melampirkan semua foto copy bukti setor pajak dalam laporan akhir
     pelaksanaan kegiatan.




                                                                    26
                                 BAB VI
 INDIKATOR KEBERHASILAN DAN PENGENDALIAN MUTU


   Program Program Satuan PAUD sejenis dikatakan berhasil apabila :
   1. Lebih dari 80 %anak yang masuk Program Satuan PAUD sejenis meningkat
       kecerdasannya
   2. Tingkat kehadiran anak lebih dari 80 %
   3. Jumlah anak yang masuk Program Satuan PAUD sejenis semakin
       bertambah
   4. Lebih dari 80 % orang tua membayar iuran secara tepat waktu atau
       adanya kontribusi dalam bentuk lain


Untuk mengendalikan pelaksanaan pemanfaatan dana oleh UPTD BPKB/BPPLS
atau SKB perlu diadakan pemantauan, pembinaan,evaluasi serta pelaporan
terhadap pelaksanan kegiatan.
1. Pemantauan
  Penyelenggaraan Program PNF dan pemanfaatan dana oleh BPKB perlu
  dipantau dan dibina agar dapat mencapai tujuan yang direncanakan.
  Pemantauan dan pembinaan dilakukan dalam rangka memastikan kualitas
  penyelenggaraan program dan pemanfaatan dana block grant sesuai dengan
  proposal yang diajukan. Melalui pemantauan diharapkan dapat mengidentifikasi
  dan mengantisipasi sedini mungkin hambatan atau masalah yang terjadi.
  Sasaran pemantauan mencakup aspek kegiatan teknis dan administratif.
  a.   Petugas Pemantau dan Pembinaan
       Petugas pemantau dapat terdiri dari unsur-unsur :
       1) Direktorat terkait Ditjen PLS
       2) BPPNFI Regional I
       3) Kepala BPKB sebagai penanggung jawab langsung
       4) Dinas pendidikan propinsi
       5) Petugas BPKB yang ditunjuk




                                                                            27
  b. Pelaksanaan Pemantauan dan Pembinaan
      Pelaksanaan pemantauan dan pembinaan dapat dilakukan dengan
      berbagai cara seperti menganalisis laporan, melakukan pertemuan,
      kunjungan lapangan ke lokasi. Pemantauan dan pembinaan dilaksanakan
      secara terjadwal maupun sewaktu-waktu pada saat diperlukan.


2. Evaluasi
   Evaluasi dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mengetahui tingkat
   keberhasilan program, kelemahan yang perlu diperbaiki, kekuatan yang perlu
   dikembangkan, dan hal-hal yang perlu ditindaklanjuti untuk meningkatkan
   keberhasilan   program.   Evaluasi   selama   kegiatan   berlangsung   sudah
   terintregasi dalam kegiatan pemantauan sedangkan evaluasi hasil program
   dilaksanakan setelah selesai penyelenggaraan program atau di akhir tahun.




                                                                               28
                                BAB VII
                               PENUTUP

      Dengan diterbitkannya pedoman blockgrant UPTD BPKB/BPPLS, P2PLS dan
SKB diharapkan dapat memperlancar penyaluran, pengelolaan dan pemanfaatan
dana blockgrant secara efektif dan efisien sehingga dapat mewujudkan lembaga PNF
tahun 2010 yang bermutu dan profesional.

      Jika dalam pelaksanaannya memerlukan perubahan-perubahan terhadap
program/kegiatan yang telah diusulkan dalam proposal, dimungkinkan untuk
mengadakan adendum, sepanjang perubahan tersebut bersifat prinsip atau
dipandang sangat perlu dalam upaya mewujudkan lembaga PNF yang berkualitas
dan profesional.
      Hal-hal yang belum diatur dalam pedoman ini dan/atau apabila ada kebijakan
lain dari pimpinan dalam pelaksanaan pemanfaatan dana.

      Semoga pedoman ini bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam
mengoptimalkan penyelenggaraan program Program Satuan PAUD sejenis.




                                                                              29
                                KATA PENGANTAR




    Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas petunjuk-Nya sehingga
pedoman    penyaluran   dana    batuan   langsung   Bloch   Grant   subsidi   Inovasi/
pengembangan Program Satuan PAUD sejenis (SATUAN PAUD SEJENIS) dapat
diselesaikan.

     Mengingat masih banyak anak usia dini yang belum terlayani pada kelompok
usia 0-6 tahun maka     Program Satuan PAUD sejenis      yang ada dilapangan perlu
tindakan konkrit yang bersifat kreatif dan inovatif untuk mencapai hasil yang optimal
dalam sebuah penyelengaraan Satuan PAUD Sejenis.         Pada tahun 2010 BP-PNFI
Regional I selaku perpanjangan     Direktorat jenderal Pendidikan Non Formal dan
Informal akan menyalurkan dana subsidi/Inovasi Pengembangan Program Satuan
PAUD Sejenis ke 947 anak.
     Atas dasar itulah perlu disusun pedoman penyaluran dana subsidi Inovasi
Program Satuan PAUD Sejenis yang dapat digunakan sebagai acuan pihak-pihak
terkait dalam penyusunan proposal dan penyelenggaraan program bila mendapat
persetujuan berdasarkan hasil seleksi dan penilaian proposal yang di ajukan


    Demikian pedoman subsidi Inovasi Program Satuan PAUD Sejenis ini disusun
dengan harapan dapat dijadikan acuan dan dapat digunakan oleh pihak-pihak yang
membutuhkan. Akhirnya diucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu dan memberikan masukan dalam penyusunan pedoman ini.


                                               Medan,       Januari 2010
                                               Kepala BPPNFI Regional 1




                                               Drs. Kastum, M. Pd
                                               NIP. 196403051993031001




                                                                                   30
                                                   DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR .................................................................................              i
DAFTAR ISI ..........................................................................................        ii
BAB I       PENDAHULUAN ..........................................................................          1
        A. Latar Belakang............................................................................       1
        B. Tujuan ......................................................................................    2
        C. Dasar ........................................................................................   3
        D. Manfaat ....................................................................................     3
        E. Kriteria UPTD BPKB/BPPLS dan SKB
           Penerima Blockgrant ...................................................................          4
BAB II       SASARAN DAN PEMANTAUAN DANA ..........................................                         7
        A. Sasaran .....................................................................................    7
        B. Bantuan Langsung .....................................................................           7
BAB III PROPOSAL PENYUSUNAN DAN PENGAJUAN PROPOSAL ...............                                          9
        A. Penyusunan Proposal ..................................................................           9
        B. Mekanisme Pengajuan Proposal ...................................................                 14
BAB IV PENILAIAN PROPOSAL DAN PENETAPAN LEMBAGA PENERIMA DANA
            BLOCKGRANT ............................................................................         16
        A. Proses Seleksi .............................................................................     16
BAB V PELAKSANAAN MODEL HASIL PENGEMBANGAN ............................                                     21
        A. Pemantauan dan Pembinaan .......................................................                 21
        B. Evaluasi ....................................................................................    22
        C. Pelaporan ...................................................................................    22
BAB VI INDIKATOR KEBERHASILAN DAN PENGENDALIAN MUTU ..............                                          27
        A. Pemantauan ..............................................................................        27
        B. Evaluasi......................................................................................   28
BAB V PENUTUP .....................................................................................         29


Lampiran :
         Format Laporan Bulanan Pemanfaatan Dana Blockgrant
          2010



                                                                                                                  31
   Format Masalah/Kendala Yang Dihadapi Dalam Pemanfaatan
    Dana Blockgrant
   Sistematika Laporan Akhir




                                                             32

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:2278
posted:1/7/2011
language:Indonesian
pages:32
Description: Blockgrant Proposal Pengajuan Bantuan document sample