Struktur Histologis Otot by sugiritama

VIEWS: 2,352 PAGES: 31

More Info
									O
T
O
T   dr I W SUGIRITAMA, M.Kes
    www.histologi.blogspot.com
Bagaimana tubuh bisa Bergerak ?,
jantung bisa Berdenyut ?,
dan usus bisa Berkontraksi ?
karena ada otot !!!.
                   OTOT

 Terdiri dari sel otot yg panjang, dan
  mempunyai ≥ contractile cytopalsmic
  filament dlm sitoplasmanya
 Sel otot panjang  muscle fiber


 Embriologis berasal dari mesoderm
JENIS OTOT
Ada tiga jenis otot
( berdasarkan Morfologi dan fungsi ) :
1. Otot polos (smooth muscle)
2. Otot lurik ( striated skeletal muscle /skeletal
    muscle)
3. Otot jantung (striated cardiac muscle)
ISTILAH KHUSUS PD SEL OTOT
 Cytoplasm      sarcoplasm

 Smooth E. R.  Sarcopalsmic reticulum


 Mitochondria  sarcosomes


 Cell membrane  sarcolemma/
  plasmalemma
OTOT LURIK
(STRIATED SKELETAL MUSCLE)

 Gambaran histologis ?


 Jaringan pembungkus otot ?


 Ultrastruktur ?


 Mekanisme kontraksi ?
GAMBARAN HISTOLOGIS OTOT
BERGARIS (skeletal muscle)
 Sel bentuk silindris, panjang > 4 cm, 10-100 µm, inti
    sel > satu, mrp gabungan myoblasts
   Sebagian besar sarkoplasma terisi oleh myofibril 
    gambaran garis gelap dan terang
   Inti oval terletak dipinggir sel.
   >> myoglobin  warna merah
   > glikogen (cadangan energi)
   Dgn mikroskop cahaya :
       Pita gelap = A bands
       Pita terang = I bands
       Z line = garis yang membagi I bands
       Area diantara 2 Z line = sarkomer unit kontraktil
GAMBARAN HISTOLOGIS OTOT
LURIK
                                 NUKLEUS
          NUKLEUS




          STRIATION




PENAMPANG LONGITUDINAL   PENAMPANG TRANSVERSAL
SARCOMERE




SARCOMERE = AREA DIANTARA 2 Z LINE
ULTRA STRUKTUR SEL OTOT LURIK
T tubules (t.Tubules) dan sarcoplasmic reticulum (s.R.)

                T tubules  invaginasi sarcolemma
                   kedalam myofibril pd A - I bands
                  Satu sarcomere punya 2 t tubules 
                   menghantarkan depolarisasi
                  Diantara pita A dan I S.R. Membentuk
                   anyaman & ada pelebaran terminal
                   cisterna (simpanan calcium)
                  2 SR + 1 T tubules membentuk triad
                  Triad memungkinkan penyebaran
                   depolarisari dgn cepat dan melepaskan
                   calsium pd S.R. Kontraksi otot
                  Mitokondria diantara myofibril
ULTRA STRUKTUR SEL OTOT LURIK
STRUKTUR & ORGANISASI
MYOFIBRIL




 Myofibril (unit kontraktil) disusun oleh thick dan thin myofilamen
  yang saling teranyam
 Thick filamen : myosin (heavy chain dan light chain)
 Thin filamen : actin (F-actin, tropomyosin, dan troponin)
MEKANISME KONTRAKSI OTOT
LURIK
MEKANISME KONTRAKSI OTOT




Saat kontraksi :
A Bands tidak berubah
I bands memendek
PERAN ATP PD KONTRAKSI
OTOT
JARINGAN PEMBUNGKUS OTOT

 Seluruh jaringan otot  epimysium
 Satu bundle  perimysium
 Satu sel otot  endomysium dan
 external lamina

Jaringan ikat pembungkus otot saling
  berhubungan dan berlanjut mjd tendon
  dan apponeuroses  dpt menyatukan dan
  menyalurkan kekuatan kontraksi sel otot
GAMBARAN HISTOLOGIS OTOT DAN
JARINGAN PEMBUNGKUSNYA
OTOT JANTUNG
 OTOT JANTUNG
 Dgn mikroskop  tampak bergaris

 Serabut otot tdk membentuk sinsitium
 Panjang sel 80 µm dan ø 15 µm
 Nukleus satu, bulat, letak ditengah
 Cardiac myoctes bercabang
 Pd potongan tranversal ukuran sel tidak sama
 Sambungan antar sel membentuk intercalated
  disc
GAMBARAN HISTOLOGIS OTOT
JANTUNG
           INTERCALATED DISC




 PERCABANGAN


               NUKLEUS




                                      NUKLEUS




POTONGAN LONGITUDINAL          POTONGAN TRANSVERSAL
INTERCALATED DISC






STRUKTUR KHUSUS PD SAMBUNGAN ANTAR SEL OTOT JANTUNG
   TRANSVERSAL =
        >>FASCIA ADHERENTES ~ Z LINE
        >> DESMOSOMES
   BAGIAN LATERAL = >> GAP JUNCTION  ALIRAN ION ANTAR SEL
ORGANELLA SEL OTOT
JANTUNG
 Struktur dan fungsi komponen kontraktil ~ otot
    bergaris
   S.R. Sedikit & tidak membentuk terminal cisterna
   T tubules lebih besar dan banyak
   Satu S.R. + T tubules  dyad
   Lokasi dyads dekat z line
   >> Mitokondria sbg penghasil energi
   >> Myoglobin
   >>> glikogen
ULTRASTRUKTUS SEL OTOT
JANTUNG
   Sel otot skelet   Sel otot jantung
MEKANISME KONTRAKSI OTOT
JANTUNG
 Kontraksi bersifat ritmik dan involunter
 Kontraksi ritmik diatur oleh pace maker
 Sumber utama calcium untuk memicu
  kontraksi dari cairan extra cell
 Fast sodium channels dan calcium-sodium
  channel (slow sodium channel) aksi
  potensial mudah terpicu
OTOT POLOS
  SEL OTOT POLOS
 Bentuk fusiform, panjang ± 0.2 mm, ø 5-6 µm
 Punya satu inti terletak ditengah
 Dibawah mikroskop cahaya tidak tampak bergaris
 Pembungkus sel ~ otot rangka
 Iron H-E Stain dense body & myofilamen <<
 Tersusun dlm lapisan sel ( bagian tebal sel berdampingan dgn
  ujung sel disebelahnya) potongan transversal ada yg berinti dan ada yg
  tidak
 Jenis otot polos :
      Multi unit
      Single unit ( gap junction)
GAMBARAN HISTOLOGIS
OTOT POLOS




PENAMPANG LONGOTUDINAL   PENAMPANG TRANSVERSAL
ULTRA STRUKTUR OTOT POLOS
 Bundel myofilament saling menyilang pd arah
  longitudinal  latticelike network

 Mitokondria, R.E.R dan badan Golgi yang
  berukuran besar pada ujung nukleus
MEKANISME KONTRAKSI OTOT
POLOS
 Kontraksi involunter, lambat, tetapi bisa bertahan
    dalam waktu lama disebabkan oleh susunan
    myofilamen yg khas pd otot polos
   Dense body ~ Z-disk
   Struktur myosin yg khas  banyak area perlekatan
    aktin dgn myosin kontraksi lebih lama
   Thin filamen tanpa troponin
   Kekuatan kontraksi diteruskan dari myofilamen
    dense body intermediate filamen sel memendek
Mekanisme Kontraksi Otot Polos
TABEL PERBANDINGAN ANTAR JENIS OTOT
        TERIMAKASIH

Untuk Mendapatkan Materi Kuliah
   Hitologi Yang Lebih Lengkap
             Kunjungi :
  www.histologi.blogspot.com

								
To top