Docstoc

sumber hukum islam

Document Sample
sumber hukum islam Powered By Docstoc
					Sumber Hukum Islam,As
  Sunnah dan Ijtihad
         Oleh:
        Abdul Aziz
        611100061
       D3-TT-34-02
         A. Sumber Hukum Islam
   1. Pengertian Hukum dan Sumber Hukum Islam
   Hukum menurut pengertian bahasa berarti menetapkan sesuatu atau tidak
    menetapkannya.Misalnya,menetapkan sifat panas pada api dan
    menetapkan sifat dingin pada es atau tidak menetapkannya.Menurut istilah
    ahli usul fikih,hukum adalah khitab atau perintah Allah SWT,yang menuntut
    mukalaf (orang yang sesudah balig dan berakal sehat) untuk memilih antara
    mengerjakan dan tidak mengerjakan,atau menjadikan sesuatu sebagai
    sebab,syarat atau penghalang bagi adanya yang lain,sah,batal,rakhsah
    (kemudahan),dan azimah.Menurut istilah ahli fikih,hukum adalah akibat
    yang ditimbulkan oleh tuntutan syariat,berupa al-wujub,al-mandub,al-
    hurmah,al-karahah dan al-ibadah.Sedangkan perbuatan yang dituntut itu
    disebut wajib,sunnah (mandub),haram,makruh,dan mubah.Maksud sumber
    hukum adalah segala sesuatu yang melahirkan atau menimbulkan aturan
    yang mempunyai kekuatan,yang bersifat mengikat,yang apabila dilanggar
    akan menimbulkan sanksi yang tegas dan nyata.Dengan demikian sumber
    hukum Islam adalah segala sesuatu yang dijadikan dasar,acuan,atau
    pedoman syariat Islam.Dasar hukum ijtihad adalah Hadis Nabi Muhammad
    SAW yang diriwayatkan oleh Turmuzi dan Abu Daud yang mengungkapkan
    dialog Nabi SAW dengan Mu’az bin Jabal,ketika Mu’az akan ditugaskan
    sebagai Gubernur Yaman.
AL QUR’AN
    2. Pengertian,Kedudukan,dan
          Fungsi Al-Qur’an
• A. Pengertian
• Secara harfiah,Al-Qur’an berasal dari bahasa
  Arab yang artinya bacaan atau himpunan.Al-
  Qur’an berarti bacaan,karena merupakan kitab
  yang wajib dibaca dan dipelajari,dan berarti
  himpunan karena merupakan himpunan firman-
  firman Allah SWT (wahyu).Menurut istilah,Al-
  Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang berisi
  firman-firman Allah SWT yang diwahyukan
  dalam bahasa Arab kepada rasul/nabi terakhir
  Nabi Muhammad SAW,yang membacanya
  adalah ibadah.
   Menurut para ahli, secara garis besar Al
    quran memuat soal-soal yang berkenaan
    dengan :
   Aqidah
   Syariah, terdiri ibadah dan muamalah
   Akhlak
   Kisah-kisah umat terdahulu
   Berita-berita ttg jaman yg akan datang
   Prinsip-prinsip ilmu pengetahuan
        C. Kedudukan
Al-Qur’an sebagai kitab Allah SWT
menempati posisi sebagai sumber
pertama dan utama dari seluruh
ajaran Islam,baik yang mengatur
hubungan manusia dengan dirinya
sendiri,hubungan manusia dengan
Allah SWT,hubungan manusia
dengan sesamanya,dan hubungan
manusia dengan alam.
              d. Fungsi

   Al-Qur’an berfungsi sebagai petunjuk
    atau pedoman bagi umat manusia
    dalam mencapai kebahagiaan hidup di
    dunia dan di akhirat.
AS SUNNAH/AL
     HADITS
    3. Pengertian,Kedudukan,dan
           Fungsi Hadits
   A. Pengertian
   Perkataan hadits berasal dari bahasa Arab yang artinya
    baru,tidak lama,ucapan,pembicaraan,dan cerita.Menurut
    istilah ahli hadis yang dimaksud dengan hadis adalah
    segala berita yang bersumber dari Nabi Muhammad
    SAW,berupa ucapan,perbuatan,dan takrir (persetujuan
    Nabi SAW) serta penjelasan sifat-sifat Nabi SAW.
b. Jenis/Macam Hadist
   Dilihat dari kualitas pribadi perawinya :
   sahih adl hadits yg diriwayatkan oleh perawi yg
    adil, orang yg senantiasa berkata benar dan
    menjauhi perbuatan terlarang, mempunyai
    ketelitian yg sempurna, sanad (mata rantai yg
    menghubungkan)bersambung samapi kepada
    Nabi Muhammad, tdk mempunyai cacat dan tdk
    pula berbeda dgn periwayatan orang-orang yg
    terpercaya.
 hasan adalah hadits yg diriwayatkan oleh
  perawi yg adil namun krg teliti, sanadnya
  bersambung sampai kepada Nabi, dan
  tidak pula cacat.
 3. da’if atau lemah yi hadits yg tidak
  memenuhi persyaratan sepertihalnya
  hadits sahih dan hasan.
                b. Kedudukan
• Para ulama Islam berpendapat bahwa hadis menempati
  kedudukan pada tingkat kedua sebagai sumber hukum
  Islam setelah Al-Qur’an.Mereka beralasan kepada dalil-
  dalil Al-Qur’an surah Ali-’Imran,3:132,surah Al-
  Ahzab,33:36 dan Al-Hasyr,59:7,serta hadis riwayat
  Turmuzi dan Abu Daud yang berisi dialog antara
  Rasulullah SAW dengan sahabatnya Mu’az bin Jabal
  tentang sumber hukum Islam.
                   c. Fungsi
   Fungsi atau peranan hadis (sunah) di
    samping Al-Qur’anul Karim adalah:1)
    Mempertegas atau memperkuat hukum-
    hukum yang telah disebutkan dalam Al-
    Qur’an (bayan at-taqriri atau at-ta’kid).2)
    Menjelaskan,menafsirkan,dan merinci
    ayat-ayat Al-Qur’an yang masih umum
    dan samar (bayan at-tafsir).3)
    Mewujudkan suatu hukum atau ajaran
    yang tidak tercantum dalam Al-Qur’an
    (bayan at-tasyri;namun pada prinsipnya
    tidak bertentangan dengan Al-Qur’an.
IJTIHAD
      4. Pengertian,Kedudukan,dan
              Fungsi Ijtihad
   A. Pengertian
   Menurut pengertian kebahasaan kata ijtihad
    berasal dari bahasa Arab,yang kata kerjanya
    “jahada”,yang artinya berusaha dengan
    sungguh-sungguh.
        b. Kedudukan

 Ijtihad menempati kedudukan sebagai
  sumber hukum Islam setelah Al-Qur’an
  dan Hadis.Dalilnya adalah Al-Qur’an dan
  Hadis.Allah SWT berfirman:Artinya:”Dan
  dari mana saja kamu keluar maka
  palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil
  Haram dan di mana saja kamu (sekalian)
  berada maka palingkanlah wajahmu ke
  arahnya.”(Q.S.Al-Baqarah,2:150)
           C.Metode Berijtihad
   Qiyas = berarti menetapkan sst hukum thd
    sesuatu hal yg tdk diterangkan oleh Quran
    dan Sunnah, dgn dianalogikan kpd hukum
    sesuatu yg sdh diterangkan hukumnya oleh
    Quran dan Sunnah, krn ada sebab yg sama.
   Cth : Surat Al Isra: 23, ssorg tdk blh berkata
    uf/cis kpd orang tuanya, krn menyakiti orang
    tua. Oleh karenanya memuluk, menyakiti dll
    thd orang tua jg tdk boleh.
 Ijma’=konsensus=ijtihad kolektif yi
  persepakatan ulama-ulama Islam dlm
  menentukan sst masalah ijtihadiyah.
 Istihsan yi menetapkan sesuatu hukum
  thd sesuatu persoalan ijtihadiyah atas
  dasar prinsip-prinsip umum ajaran Islam
  seperti keadilan, kasih sayang dan lain-
  lain
               c. Fungsi

   Fungsi ijtihad ialah untuk menetapkan
    hukum sesuatu,yang tidak ditemukan
    dalil hukumnya secara pasti di dalam
    Al-Qur’an dan Hadis.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: islam, religion
Stats:
views:559
posted:1/5/2011
language:Indonesian
pages:19
Description: islamic law