Manfaat Teh by aghdrcyn

VIEWS: 3,146 PAGES: 21

									   1. TEH HITAM TURUNKAN KOLESTEROL
Siapa yang tidak tau Teh hitam, yang tak asing dijumpai dalam masyarakat Indonesia,
sebab menjadi minuman yang sehari- hari kita konsumsi. Indonesia dikenal sebagai
produsen teh hitam terbesar Kelima didunia .

Produksi teh dunia sebenarnya didominasi oleh teh hitam , sebanyak 78 persen, Produksi
teh hijau 20 persen, sedangkan teh oolong hanya dua persen saja.

Untuk pengolahan teh hijau tanpa fermentasi, sedangkan teh hitam menjalani fermentasi
penuh. Teh hijau baik untuk kesehatan karena mengandung katekin, teh hitam sebenarnya
lebih komplet karena selain antioksidan dalam katekin, juga mengandung theaflavin.

Meskipun katekinnya tidak sebanyak teh hijau, Proses pembuatan teh hitam menjadikan
antioksidan katekin berubah menjadi theaflavin. Theaflavin inilah yang menjadikan teh
hitam berwarna kemerahan dan berasa segar ketika diminum.

Kandungan theaflavin yang menjadikan teh hitam unggul. Theaflavin memiliki laju
penangkapan radikal bebas lebih tinggi dari Epigallo Catechin Gallate yang ditemukan
dalam teh hijau. Selain itu, theaflavin meningkatkan antioksidan alami dalam tubuh.
Theaflavin memiliki aktivitas antioksidan yang lebih kuat dibandingkan dengan vitamin E
dan C.

Konsumsi dua cangkir teh hitam amat bagus melindungi kesehatan jantung. Pasalnya, dua
cangkir sehari bisa membantu mengurangi penumpukan kolesterol sebanyak 40 persen.
Efek pengurangan kolesterol bisa mencapai 70 persen jika kita mengonsumsi delapan
cangkir teh hitam dalam sehari.

Teh hitam berjasa menghindarkan pembuluh darah dari penumpukan kolesterol karena
kandungan antioksidan di dalamnya yang menghambat oksidasi kolesterol jahat. Bila LDL
teroksidasi, penyumbatan pembuluh darah mudah terjadi.

Sekarang orang minum air putih karena menganggap air putih lebih sehat. Kalau minum air
putih, Anda hanya dapat air. Kalau minum teh hitam, Anda dapat air, katekin, dan
theaflavin.

Teh boleh diminum sebanyak orang mengonsumsi air putih. Orang bisa minum air putih
sebanyak delapan gelas sehari atau setara dua liter. Teh juga boleh diminum sebanyak itu.
Namun, tetap ada batasan tertentu dalam minum teh. Wanita hamil disarankan untuk tidak
minum teh kental banyak-banyak karena sifat teh yang mengikat zat gizi tertentu. Teh
dikenal mengikat zat besi, sehingga rentan menyebabbkan ibu hamil terkena anemia.

Minum teh adalah bagian dari gaya hidup sehat. “Seperti halnya orang jepang yang hidup
sehat secara holistic. Mereka setiap hari minum teh.

Penambahan gula pada minuman teh menuru, tidak akan merusak kandungan gizinya.”Satu
sendok teh gula setara dengan 60 kalori. Kadang kita tak cukup hanya satu sendok, malah
ada yang menambahkan tiga sendok sekaligus. Ini memang bukan masalah untuk orang
yang langsing, tetapi buat orang yang kelebihan berat badan, bakal jadi persoalan serius.

Mutu gizi teh, selain dari kualitas dan harga daun teh itu sendiri, juga lebih dipengaruhi
oleh cara penyeduhan. Masukkan teh kedalam air panas kemudian diaduk-aduk untuk
mempercepat perserapan katekin.

Terbaik memang mengonsumsi teh yang diseduh dan langsung diminum. Boleh juga
minum teh dalam kemasan, tetapi harus diperhatikan proses penyimpanannya. Sebaiknya
teh tidak terpapar sinar matahari.
   2. Manfaat Teh
Teh dan segala manfaatnya

Sejak dulu teh memang terkenal memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Dengan
meminum teh dapat membuat tubuh lebih relaks dalam menjalani aktivitas. Teh dapat
dikonsumsi dengan berbagai cara,diseduh dengan air panas atau ditambah dengan es, sama
nikmatnya. Bahkan ada jenis daun teh yang dapat dimakan.

Teh merupakan hasil pengolahan pucuk (daun muda) dari tanaman teh ( Camellia sinensis)
yang dipakai sebagai bahan minuman. Ada berbagai legenda asal mula teh, namun yang
terpopuler adalah legenda Kaisar Shen Nung dari provinsi Yunan-Cina pada tahun 2737
SM. Ketika sedang memasak air minumannya, dengan tidak sengaja sehelai daun yang
berasal dari ranting kering yang dipakainya sebagai kayu bakar, terbang dan tercelup ke
dalam ketel air. Air seduhan daun tersebut kemudian menghasilkan sebuah minuman baru
yang beraroma khas yang hingga kini dikenal sebagi teh.

Teh yang baik dihasilkan dari bagian pucuk (pecco) ditambah 2-3 helai daun muda, karena
pada daun muda tersebut kaya akan senyawa polifenol, kafein serta asam amino. Senyawa-
senyawa inilah yang akan mempengaruhi kualitas warna, aroma dan rasa dari teh.

Dasar utama pengolahan teh adalah pemanfaatan oksidasi senyawa polifenol yang ada di
dalam daun teh. Proses oksidasi ini lazim disebut fermentasi. Berdasarkan sifat
fermentasinya, dikenal empat macam jenis teh, yaitu:

   * Teh hitam (black tea)
    Teh hitam mudah dikenali di pasaran karena warnanya hitam dan paling luas
dikonsumsi. Dalam proses pengolahan diberi kesempatan penuh terjadi fermentasi
(mengalami perubahan kimiawi sempurna sehingga hampir semua kandungan tanin
terfermentasi menjadi theaflavin dan thearubigin) yang akan merubah warna daun teh dari
hijau menjadi kecoklatan dan dengan proses pengeringan berubah menjadi hitam.
   * Teh oolong
    Umumnya diproduksi dari tanaman teh yang tumbuh di daerah semi tropis. Prosesnya
sama seperti teh hitam, namun proses fermentasinya hanya sebagian (lebih singkat sekitar
30-70% dan perubahan berlangsung setengah sempurna sehingga masih mengandung
sebagian tanin dan beberapa senyawa turunannya) sehingga warna dan aromanya di antara
teh hitam dan teh hijau.
   * Teh hijau (green tea)
     Daun teh tidak diberi kesempatan fermentasi (hampir tidak mengalami proses
perubahan kimia). Biasanya pucuk teh diproses langsung dengan panas/steam untuk
menghentikan aktivitas enzim sehingga sama seperti raw leaf (daun teh awalnya), karena
itu selain warnanya masih hijau juga masih mengandung tanin yang relatif tinggi.
   * Teh putih (white tea)
     Merupakan jenis teh terbaik karena untuk mendapatkannya, hanya diambil dari satu
pucuk tiap satu pohon, yakni pucuk tertinggi dan utama. Kandungan antioksidan paling
tinggi. Dalam prosesnya, daun teh dibiarkan layu secara alami sehingga warnanya menjadi
putih.
Mutu teh merupakan kumpulan sifat yang dimiliki oleh teh, baik sifat fisik maupun
kimianya. Kedua sifat ini telah dimiliki sejak masih berupa pucuk teh maupun diperoleh
sebagai akibat teknik penanganan dan pengolahan yang dilakukan.

Kandungan senyawa kimia dalam daun teh terdiri dari tiga kelompok besar yang masing-
masing mempunyai manfaat bagi kesehatan, yakni:

1. Polifenol

Polifenol merupakan antioksidan jenis bioflavonoid yang 100 kali lebih efektif dari vitamin
C dan 25 kali dari vitamin E. Manfaatnya:

      * Menurunkan kadar kolesterol
      * Menurunkan tekanan dan kadar gula darah
      * Membantu kerja ginjal dan mencegah terjadinya batu empedu
      * Memperlancar pencernaan
      * Melarutkan lemak dan mencegah kolesterol jahat

2. Kafein

Unsur kafein dalam teh jumlahnya lebih sedikit dibandingkan kopi. Manfaatnya:

       * Bersifat sebagai mild stimulant pada sistem saraf pusat sehingga memperlancar
sirkulasi darah ke otak
       * Dengan minum teh secara teratur akan menaikkan tingkat ingatan, cognitive
performance, feeling of pleasant dan mood.

3. Essential oil

Teh juga mengandung protein yang dirasakan besar peranannya dalam pembentukan
aroma. Manfaatnya:

      * Melarutkan lemak
      * Memperlancar pencernaan dan peredaran darah

Ada berbagai manfaat teh terhadap kesehatan, diantaranya:
   * Menurunkan resiko penyakit kanker
    Berbagai studi menunjukkkan konsumsi teh berperan dalam menurunkan resiko
penyakit kanker. Senyawa polifenol dalam teh mampu memberikan perlindungan terhadap
zat karsinogenik. ECCG (epigallocatechin gallate) yang terdapat dalam teh hijau
merupakan senyawa aktif yang berperan dalam mencegah terjadinya kanker.
    Studi epidemiologis di Jepang menunjukkan penduduk yang mendiami daerah produsen
utama teh hijau sangat sedikit tingkat kematiannya akibat kanker. Studi di Iowa, Amerika
Serikat terhadap 35 ribu wanita pasca- menopause, melaporkan bahwa teh memiliki khasiat
melawan kanker. Hasil studi tersebut menyimpulkan bahwa mereka yang mengkonsumsi
minimal dua cangkir teh setiap harinya akan mengurangi resiko terhadap penyakit kanker
kandung kemih (40%) dan kanker saluran pencernaan (68%) bila dibandingkan mereka
yang tidak mengkonsumsi teh.

    Teh dapat mencegah dan menyembuhkan gangguan pada ginjal karena mampu
menetralisir radikal hidroksil yang menyebabkan gangguan metabolisme protein pada
ginjal.
   * Menurunkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskular
    Penyakit kardiovaskular antara lain terkait dengan kadar lipid (lemak) darah dan
tekanan darah. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa teh memiliki khasiat menurunkan
resiko penyakit kardiovaskular dengan menurunkan kadar tekanan
   3. Manfaat duet teh dan madu
Tak banyak yang menyadari tradisi minum teh yang biasa dilakukan orang Inggris jaman
dulu memiliki efek baik bagi kesehatan. Riset terbaru yang dirilis awal Maret memberikan
solusi bahwa mencampur teh hijau dan madu terbukti efektif menurunkan bakteri penyebab
penyakit (patogen) dalam daging yang kita konsumsi.

“Hasil riset yang kami lakukan menunjukkan campuran teh melati dan madu atau teh hijau
dan madu memiliki aktifitas mikrobial yang tinggi,” jelas pemimpin riset Daniel Fung,
profesor dari Kansas State University.

Studi dilakukan pada medium cair dengan menggunakan ekstrak teh dan madu yang
terbukti bisa mengurangi bakteri Listeria monocytogenes dan E. coli O157:H7. Listeria
adalah bakteri berbahaya yang ditemukan pada susu mentah, es krim, keju lunak, dan
daging ikan mentah/asap. Pada medium cair, komponen jadi mudah berinteraksi dengan
organisme.

Peneliti juga meneliti makanan padat, yang termasuk je nis medium yang sulit untuk
mencari reaksi komponen-komponen yang menghalangi perkembangan bakteri patogen.

Dalam riset tersebut, peneliti menggunakan irisan tipis daging dada kalkun, yang diberi
campuran teh melati dan madu kental, hasilnya tingkat bakteri Listeria monocytogenes
turun 10 sampai 20 persen, presentase yang sama juga ditemukan saat campuran teh dan
madu digunakan pada hot dog. Kadar pengurangan tertinggi ditemukan pada hot dog yang
mengandung sodium lactate, potassium lactate dan sodium diace tate.

“Dalam hot dog jenis itu campuran teh dan madu bisa menekan pertumbuhan patogen,
dibanding hot dog yang tak mengandung komponen tersebut,” papar Fung yang
menambahkan bahwa hot dog masih mengalami pengurangan patogen setelah 14 hari masa
pecobaan.

Demi alasan kesehatan Fung menganjurkan teh sebagai minuman yang wajib dikonsumsi
setiap hari, terlebih bagi mereka yang menyukai makan daging dan sayuran mentah untuk
selau menyertakan paduan teh dan madu saat mengolah makanan yang akan disantap
mentah.

“Biasakanlah untuk menggunakan teh dan madu saat mencuci daging mentah untuk
membuang komponen asing yang berbahaya bagi kesehatan. Dan akan lebih baik jika Anda
menggunakan bahan alami daripada menggunakan asam laktat,” tambah Fung, seperti
dilansir dari Newswise, Jumat (02/07). (newswise/rit)
sumber : http://www.kapanlagi.com/a/0000004071.html
    4. Manfaat Teh
Manfaat teh antara lain adalah sebagai antioksidan, memperbaiki sel-sel yang rusak,
menghaluskan kulit, melangsingkan tubuh, mencegah kanker, mencegah penyakit jantung,
mengurangi kolesterol dalam darah, melancarkan sirkulasi darah. Maka, tidak heran bila
minuman ini disebut-sebut sebagai minuman kaya manfaat.

Jenis Kelompok Teh

Perbedaan kelom pok dan penamaan teh dilakukan berdasarkan cara pemrosesan teh tersebut sebelum dan
setelah dipetik dari pohon, yaitu:

Teh Hitam / Black Tea
Teh ini dalam pengolahannya m elalui pr oses ferm entasi penuh. Sering juga dikenal dengan nama teh merah.

Teh Oolong / Oolong Tea
Teh ini dalam pengolahannya m elalui setengah pr oses ferm entasi. Merupakan m inuman fav orit di Cina dan India.

Teh Hijau / Green Tea
Teh ini dalam pengolahannya tidak m elalui pr oses ferm entasi. Set elah daun t eh dipetik langsung diolah. Mem iliki
khasiat yang paling baik. Ha sil penelitian m enunjukkan bahwa teh hijau m am pu m enurunkan risiko t erkena kanker.
Mulai populer di A sia y aitu Cina dan Jepang.


Teh Putih
Teh ini dalam pengolahannya tidak melalui pr oses oksida si. Saat di poh on, daun teh ju ga terlindung
dari sinar matahari agar tidak menghasilkan kl or ofil atau zat hijau daun. Kar ena dipr oduksi l ebih
sedikit, harganya lebih mahal.
   5. Zat dalam Secangkir Teh yang Bermanfaat
Karena itu selain sebagai minuman ringan, teh juga dapat digunakan sebagai terapi untuk
kesehatan. Jika kita meminum secangkir teh, maka kita setidaknya tahu apa saja zat terbaik
yang ada di dalam secangkir teh yang kita minum. Zat apa saja yang terdapat dalam teh
sehingga membuatnya dikenal sebagai minuman kaya manfaat? Berikut ini beberapa zat
utama yang bermanfaat yang terdapat di dalam secangkir teh.

Polifenol

Polifenol pada teh berupa katekin dan flavanol. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan
untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh juga ampuh mencegah berkembangnya sel
kanker dalam tubuh. Radikal bebas ada di tubuh kita karena lingkungan udara yang
tercemar polusi dan juga dari makanan yang kita makan.

Vitamin E

Dalam satu cangkir teh mengandung vitamin E sebanyak sekitar 100-200 IU yang
merupakan kebutuhan satu hari bagi tubuh manusia. Jumlah ini berfungsi menjaga
kesehatan jantung dan membuat kulit menjadi halus.

Vitamin C

Vitamin ini berfungsi sebagai imunitas atau daya tahan bagi tubuh manusia. Selain itu
vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang diperlukan untuk ketahanan tubuh
manusia terhadap penyakit.

Vitamin A

Vitamin A yang ada pada teh berbentuk betakaroten merupakan vitamin yang diperlukan
tubuh dapat tercukupi.
   6. Jenis Teh
Zat- zat yang terdapat dalam teh sangat mudah teroksidasi. Bila daun teh terkena sinar
matahari, maka proses oksidasi pun terjadi. Adapun jenis teh yang umumnya dikenal dalam
masyarakat adalah teh hijau, teh Oolong (misalnya teh Jawa Oolung/Ulung), teh hitam dan
teh putih. Teh hijau memiliki kandungan yang paling baik karena dalam proses
pembuatannya, teh jenis ini tidak dikeringkan dengan menggunakan sinar matahari tetapi
menggunakan teknik pengeringan secara khusus. Sedangkan teh jenis lainnya diproses
dengan cara fermentasi.
   7. Zat dalam Teh yang Kurang Baik
Selain manfaat teh, ada juga zat yang terkandung dalam teh yang berakibat kurang baik
untuk tubuh. Zat itu adalah kafein. Kafein pada teh (tehine) dapat menyebabkan proses
penyerapan makanan menjadi terhambat. Batas aman untuk mengkonsumsi kafein dalam
sehari adalah 750 mg/hari atau setara dengan 5 cangkir teh berukuran 200 ml.
   8. Patut Dihindari saat Minum Teh
Ada pula yang harus Anda perhatikan saat Anda minum teh agar zat yang berguna dalam
tubuh tidak hilang, antara lain:

      Jangan minum teh saat atau sesudah makan kerena zat yang terkandung dalam makanan
       dapat dicuri oleh zat stimulan teh.
      Jangan minum teh saat perut kosong sebab dapat meningkatkan produksi asam lambung.
      Hindari minum teh dicampur dengan gula karena menyebabkan zat-zat yang
       dikandungnya menjadi berkurang.
      Jangan minum teh yang sudah semalaman karena sudah banyak zat nya yang teroksidasi
       dan basi sehingga berdampak tidak baik untuk tubuh.
      Hindari minum teh saat hamil dan menyusui. Karena kafein dan zat stimulan pada teh bisa
       merangsang kontraksi rahim. Selain itu untuk ibu menyusui akan mengganggu produksi
       kelenjar penghasil susu ibu atau ASI.
   9. Cara Menyeduh Teh
Yang tidak kalah dalam proses pembuatannya adalah cara menyeduh teh. Untuk
menghindari kesalahan saat menyeduh teh, Anda harus memperhatikan cara menyeduh teh
apakah sudah benar atau belum. Karena kesalahan ini dapat menyebabkan teh tidak
memberikan manfaat bagi orang yang meminumnya. Untuk menyeduh teh, gunakan air
mendidih bersuhu 80 derajat celcius, jangan menggunakan air dengan yang suhunya lebih
tinggi dari 80 derajat karena dapat membuat kita kehilangan manfaat dari teh.

Selain itu, teh bisa dicampur dengan susu. Teh yang dicampur susu atau sering dikenal teh
susu bisa mengurangi efek stimulan dari teh karena kalsium susu akan mengikat zat-zat
stimulan pada teh.

Cara lain lagi adalah menambahkan lemon yang sering kita kenal dengan sebutan Lemon
Tea. Lemon akan memberikan perlindungan bagi pencernaan, karena asam sitrat dalam
lemon mencegah timbulnya kerak pada dinding usus.

Di seluruh dunia terdapat banyak sekali cara orang minum teh. Di Inggris, anggota
Kerajaan Inggris memiliki kebiasaan minum secangkir teh setiap sore. Di belahan dunia
lainnya kebiasaan minum teh juga dilakukan. Semua tergantung Anda dan kebiasaan di
budaya Anda. Namun jangan lupa memperhatikan beberapa petunjuk yang telah disebutkan
di atas saat meminum teh. Selamat menikmati secangkir teh!
    10.            27 Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan




Bila dibandingkan dengan jenis minu man lain, teh ternyata leb ih banyak manfaatnya. Minu man in i bisa
mencegah atau membantu penyembuhan penyakit ringan sejenis influenza hingga yang berat macam kan ker.
Jenis tehnya juga bisa dipilih menurut selera masing-masing.

Berikut ini adalah 27 macam manfaat teh hijau yang didasarkan pada berbagai hasil penelit ian.
1. Dapat mencegah dan menurunkan tekanan darah tinggi
2. Mencegah timbulnya kadar gula darah yang tinggi
3. Menurunkan kadar ko lesterol
4. Menurunkan resiko terkena berbagai penyakit hati
5. Menurunkan resiko terkena stroke
6. Membantu tubuh dalam melawan virus (seperti virus influen za)
7. Dapat menghambat penurunan fungsi syaraf
8. Memperbaiki fungsi kognitif
9. Bermanfaat bagi kesehatan gusi
10. Mencegah sesak nafas
11. Mengurangi stress
12. Menghilangkan kelelahan dan kelet ihan
13. Mampu mencegah timbulnya penyakit kanker
14. Mampu mengendalikan pertumbuhan tumor
15. Membantu penyembuhan penyakit kan ker
16. Membantu menurunkan berat badan
17. Mengurangi resiko t imbulnya radang sendi dan reumatik
18. Berfungsi sebagai anti radang tenggorokan
19. Mencegah osteoforosis
20. Mencegah timbulnya alerg i
21. Melindungi lever
22. Mencegah hepatitis
23. Membantu menghalangi penyebaran virus HIV
24. Mengurangi bahaya mero kok
25. Memperlambat penuaan
26. Baik dikonsumsi untuk penderita diabetes
27. Mampu mencegah keracunan makanan

banyak segali manfaat dari meminu m teh sudah harganya relatif mu rah, teh juga banyak menfaatnya bagi
tubuh kita. Sudah banyak buktinya kenapa kita t idak mencoba.

Sumber: www.nwipp-newspapers.com
   11.        8 Manfaat Minum Teh
Banyak alasan kenapa orang minum teh. Jika anda punya kebiasaan itu,teruskan saja. Ada 8
manfaat yang terkandung dalam satu cangkir teh. Apa saja ?

1. Antioksidan dalam teh dapat melindungi tubuh dari efek polusi dan penuaan dini

2. Mengandung sedikit kafein. 1/8 cangkir kopi mengandung 135 mg kafein, sementara 1
cangkir teh hanya mengandung 30-40 mg kafein sehingga tidak membuat sakit kepala atau
susah tidur

3. Mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Teh membuat peredaran darah
lancar dan bersih. Hasil studi di Belanda memperlihatkan, orang yang minum 2-3 cangkir
teh hitam perhari memiliki sedikit resiko serangan jantung daripada yang tidak pernah
minum teh.

4. Perkuat tulang. Ternyata bukan hanya kalsium susu yang membuat tulang anda kuat,
orang yang rutin minum teh memiliki massa tulang lebih padat.

5. Putihkan Gigi. Anggapan teh bisa membuat gigi nampak kusam rupanya tidak benar,
sebab ternyata teh mengandung fluoride untuk mengusir karang gigi. Lebih bagus lagi jika
seusai menggosok gigi, anda berkumur dengan teh tanpa gula.

6. Cegah Infeksi. Kandungan teh bisa memperkuat sistem kekebalan dan menangkal
serangan infeksi.

7. Atasi kanke r. Zat antioksidan bernama polyphenols yang ada dalam teh dapat
memerangi kanker.

8. Bebas kalori. Tanpa tambahan pemanis, gula atau susu, teh tetap bebas kalori.

Dengan begitu, teh bagus dikonsumsi bagi orang yang berdiet atau yang ingin
mempertahankan berat badan. Coba konsumsi teh hijau sekitar 4 cangkir per hari. Itu dapat
membakar lebih dari 80 kalori yang tertimbun di tubuh.
   12.           Apa Saja Manfaat Minum Teh Terhadap Tubuh
                         WHO telah mengadakan pemeriksaan terhadap kondisi baik
                         atau buruk minuman, dan terakhir berpendapat : bahwa teh
                         sebagai minuman yang paling baik bagi orang dewasa dan usia
                         lanjut. Daun teh mengandung protein, puluhan jenis vitamin
                         serta hampir 300 jenis komposisi, memiliki fungsi
                         menyelaraskan fisiologi, berperan sebagai pemeliharaan
                         kesehatan dari berbagai segi. Manfaat positif minum teh sangat
                         banyak, jika disimpulkan adalah :

                                   Teh bisa memberi dorongan semangat, memperkuat
       pikiran dan kemampuan mengingat.
      Teh dapat menghilangkan rasa lelah, mendorong metabolisme, serta memiliki
       fungsi memelihara jantung, pembuluh darah, usus lambung dan fungsi lainnya.
      Daun teh mengandung sejumlah kecil unsur mikronutrein yang bermanfaat terhadap
       tubuh.
      Daun teh memiliki efek mengekang tumor ganas, dan dapat secara nyata
       menghambat pertumbuhan sel kanker.
       Minum teh dapat menghambat sel menjadi tua, sehingga bisa memperpanjang
       umur. Efek penuaan dini daun teh adalah diatas 18 kali lipat vitamin E.
      Minum teh dapat memperlambat dan mencegah pembentukan lemak selaput dalam
       pembuluh darah, mencegah pengerasan pembuluh nadi, tekanan darah tinggi dan
       trombus otak.
      Minum teh dapat merangsang pusat saraf dan memperkuat fungsi gerakan.
      Minum teh dapat mencegah katarak ketuaan.
      Daun teh mengandung asam tanat yang dapat membunuh aneka macam bakteri,
       juga dapat mencegah dan menyembuhkan radang rongga mulut, radang
       kerongkongan, dan radang usus yang mudah terjadi pada musim panas, disentri dsb.
      Minum teh dapat melidungi fungsi pembuatan darah. Dalam daun teh mengandung
       zat proteksi radiasi, nonton TV sambil minum dapat mengurangi bahaya radiasi TV,
       sekaligus dapat melindungi pengelihatan.
      Mencegah kekeringan akibat matahari dan menurunkan suhu. Setelah 9 menit
       minum teh hangat, suhu kulit menurun 1-2 derajat celcius, sehingga orang merasa
       segar, sedangkan setelah minum minuman dingin suhu kulit menurun tidak jelas.

(erabaru.net)*
Manfaat Teh Basi Dan Khasiat The
Manfaat teh basi dan khasiat teh yang sering kita minum ternyata memiliki manfaat dan khasiat
yang luar biasa, bahkan teh basi sekalipun tetap memiliki manfaat dan khasiat jika dibuat masker
untuk menghaluskan kulit. Sebenarnya dalam artikel ini saya tidak mau membahas tentang
manfaat teh basi tapi berhubung sudah terlanjur, kita bahas sedikit tentang manfaat teh basi baik
sebagai masker untuk penghalus kulit wajah, maupun sebagai obat jerawat, teh basi juga bisa
bermanfaat untuk mengencangkan kulit wajah akibat proses penuaan.

Teh basi dimaksud disini yaitu ampas teh bekas membuat teh seperti teh tubruk ampasnya masih
bisa dimanfaatkan sebagai masker, Jika anda membuat teh tadi malam ampasnya masih bisa
digunakan dipagi hari (tidak basi-basi amat) karena itu perlu hati-hati karena hal yang basi
biasanya identik dengan bakteri…pastikan menggunakan ampas teh yang tidak terlalu lama.

Kenapa teh begitu berkhasiat ?
Teh bermanfaat sebagai antioksidan, memperbaiki sel-sel yang rusak, menghaluskan kulit,
mencegah penyakit jantung, mengurangi kolesterol dalam darah dan melancarkan sirkulasi darah.
Khasiat teh tersebut dihasilkan dari kandungan-kandungan/zat-zat yang ada dalam secangkir teh,
yaitu:

            1. Polifenol. Polifenol pada teh berupa katekin dan flafanol. Senyawa ini berfungsi
               sebagai antioksidan untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas
               yang ada dalam tubuh Anda disebabkan karena lingkungan udara yang telah
               tercemar polusi dan makanan yang Anda konsumsi. Selain itu, senyawa ini juga
               ampuh mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh.

            2. Vitamin E. Dalam satu cangkir teh terkandung vitamin E sekitar 100-200 IU
               merupakan kebutuhan satu hari bagi tubuh manusia. Jumlah ini berfungsi menjaga
               kesehatan jantung dan sekaligus membuat kulit Anda menjadi halus.

            3. Vitamin C. Vitamin ini berfungsi sebagai imunitas atau daya tahan bagi tubuh
               manusia terhadap penyakit.
            4. Vitamin A. Vitamin A yang ada pada teh berbentuk betakaroten

Disamping khasiat diatas ada hal yang perlu anda perhatikan dalam menkonsumsi teh yaitu :

    1. Jangan minum teh saat atau sesudah makan karena zat yang terkandung dalam makanan
       dapat dicuri oleh zat stimulan teh.
    2. Jangan minum teh saat perut kosong sebab dapat meningkatkan produksi asam lambung.
    3. Jangan minum teh yang dicampur dengan gula, karena rekasinya dapat mengurangi zat-zat
       yang terkandung dalam teh.
    4. Jangan minum teh yang sudah semalaman karena sudah banyak zat-zat dalam teh yang
       telah teroksidasi dan basi sehingga tidak baik untuk tubuh.
Manfaat Teh dan Bahaya Teh Celup
TEH UNTUK MENCEGAH PENYAKIT

Bagi sejumlah orang, meneguk teh merupakan ritual yang sulit ditinggalkan. Nyatanya,
selain menawarkan kenikmatan dan kesegaran, teh juga memberikan beragam khasiat bagi
kesehatan. Berikut penjelasan Ir. W.P. Winarto, Ketua Yayasan Pengembangan Tanaman
Obat Karya Sari.

HATI HATI DENGAN TEH CELUP

Buat yang pernah berkunjung ke pabrik kertas/pulp, mungkin tahu bahwa chlorine ini
adalah senyawa kimia yang sangat jahat dengan lingkungan dan manusia, khususnya dapat
menyerang syaraf dsb!

Dari kejauhan pabrik mudah dilihat jika ada asap berwarna kuning yang mengepul dari
pabrik, itu bukan asap biasa tapi chlorine gas. Makanya industri ini mendapat serangan
hebat dari LSM lingkungan karena hal di atas disamping juga masalah kehutanan.

Kertas terbuat dari bubur pulp yang berwarna coklat tua kehitaman. Agar serat berwarna
putih, diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis rinso/baycline) senyawa chlorine
yang kekuatan sangat keras sekali! Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau
anda mo uji bener apa tidaknya, silahkan coba nanti malam bawa tissue ke Studio East,
lihatlah tissue akan mengeluarkan cahaya saat kena sinar ultraviolet dari lampu disco!
Berarti masih mengandung chlorine tinggi.

Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan proses neutralization dgn biaya cukup
mahal agar terbebas dari chlorine dan dapet label kesehatan. Tissue atau kertas makanan
dari negera maju yang dapet label depkesnya tidak bakalan mengeluarkan cahaya tsb saat
kena UV. Kertas rokok samimawon, bahkan ada calsium carbonat agar daya bakarnya sama
dengan tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar.

Di Indonesia tidak ada yang kontrol, jadi harap berhati- hati. Pls protect your families!

Saran:
Kembali minum teh tubruk ala kampung lagi..! Pake saputangan „merah jambu‟ lagi biar
mesra! Merokok dengan daun atau cangklong lagi! Back to 60‟s style….he…he…he
Minumlah Teh, bukan Klorin… Anda gemar minum teh? Dan, sebagai manusia modern
Anda tentu suka segala sesuatu yang praktis, kan? Nah, Anda tentu sering minum teh
menggunakan teh celup. Selain karena suka rasa teh, mungkin Anda minum teh karena
yakin akan berbagai khasiat teh. Misalnya, teh merah untuk relaksasi, teh hitam untuk
pencernaan, atau teh hijau untuk melangsingkan tubuh. Namun, apa Anda terbiasa
mencelupkan kantong teh celup berlama-lama?
Mungkin, pikir Anda, semakin lama kantong teh dicelupkan dalam air panas, makin banyak
khasiat teh tertinggal dalam minuman teh… Padahal, yang terjadi justru sama sekali
berbeda! Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika Anda
mencelupkan kantong teh lebih dari 3 - 5 menit.

Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan dalam industri kertas. Fungsinya,
disinfektan kertas, hingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan lama. Selain itu,
kertas dengan klorin memang tampak lebih bersih. Karena disinfektan, klorin dalam jumlah
besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian mencurigai
kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada pria, bayi lahir
cacat, mental terbelakang, dan kanker.

Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih dari 5 menit. Atau,
kembali ke cara yang sedikit repot, gunakan daun teh.
http://anangku.blogspot.com/2006/08/hati- hati-dengan-teh-celup.html

HITAM DAN HIJAU

TEH yang kita konsumsi merupakan hasil olahan pucuk daun teh dan dedaunan yang masih
muda. Teh yang bernama Latin Camellia sinensis umumnya tumbuh di daerah subtropis.
Dataran Cina disebut-sebut sebagai negeri asal tanaman ini. Konon, di negeri itu, teh sudah
dikonsumsi sejak tahun 2700 SM.

Diperkirakan hingga sekarang, setelah dilakukan berbagai proses penyilangan tanaman teh,
sudah dihasilkan 1500 jenis teh di seluruh pelosok dunia. Dahulu yang dikenal hanya teh
Cina, kini populer juga teh Jepang, teh Indonesia, teh India dan sekitarnya, juga teh Afrika.
Secara lebih spesifik, sebenarnya teh digolongkan menjadi dua kategori, ya itu teh hitam
yang diolah melalui proses fermentasi serta teh hijau tanpa melalui proses fermentasi.

BERAGAM KHASIAT

DIPERKIRAKAN, teh mengandung setidaknya 450 senyawa organik yang bermanfaat bagi
tubuh. “Yang perlu diingat, fungsi teh bukanlah untuk mengobati penyakit tapi sekadar
mencegah,” kata Winarto.

Hasil penelitian yang disebarkan beberapa media massa mengatakan, teh mengandung
senyawa utama yaitu polifenol, vitamin B kompleks, C, E, dan K, serta unsur mineral
seperti fluor, mangan dan potasium. Selain itu, dikabarkan kandungan vitamin B dalam teh
10 kali lebih besar ketimbang dalam sayuran. Teh juga dianggap mengandung vitamin C
yang lebih tinggi dibandingkan jeruk, tomat ataupun apel. Apa betul begitu? “Saya kurang
tahu pasti mengenai perbandingan seperti itu. Yang jelas, banyak sekali zat dalam teh yang
bermanfaat.”

1. Menghambat pembentukan dan penumpukan kolesterol.
Zat Catechin dalam teh dinilai mampu mencegah atau mengurangi pembentukkan kolestrol
dalam darah. Selain itu, zat ini membantu pembuangan kolesterol lewat feses.

2. Mencegah tekanan darah tinggi.

Zat Epigallocatechin dan Epicatechin gallat dianggap mampu mencegah atau mengontrol
tekanan darah. Cara kerjanya yaitu dengan menghambat produksi enzim yang dapat
memacu tekanan darah.

3. Mencegah penyakit jantung.

Zat flavonoid dan mangan yang terkandung dalam teh dapat mencegah serangan radikal
bebas yang bisa menyebabkan serangan jantung.

4. Mengendalikan kadar gula dalam darah.
Kabar gembira buat penderita diabetes. Mangan dan polifenol juga membantu proses
pembentukan energi menjadi lancar sehingga dapat menjaga atau mengendalikan kadar
gula dalam darah.

5. Mencegah kanker.

Catechin, polifenol, dan flavonoid menghambat mutasi pada sel tubuh dan menetralkan
radikal bebas penyebab kanker lambung, paru-paru, kulit, usus, hati, payudara dan
sebagainya.

6. Merawat Gigi.

Fluor dan folifenol dalam teh membantu mencegah pelubangan pada gigi (karies),
memperkuat gigi, menghambat bakteri dalam mulut, dan mencegah plak gigi.

7. Menghindari keracunan.
Catechin adalah zat yang bersifat detoksifikasi. Ia membantu menetralkan racun atau
menghentikan pertumbuhan bakteri yang menyebabkan orang keracunan, entah itu akibat
makanan maupun logam berat.

8. Melangsingkan badan.

Kandungan serat pada teh menyebabkan sistem pencernaan dalam tubuh berlangsung
secara tidak berlarut- larut. Akibatnya, karbohidrat yang berhasil diserap tubuh menjadi
lebih sedikit yang akhirnya membantu upaya mengurangi bobot tubuh.

9. Meningkatkan daya tahan tubuh.
Vitamin C dan E dalam teh memperkuat daya tahan tubuh. Selain itu, kandungan teaninnya
menyegarkan tubuh dan pikiran karena merangsang sistem saraf sehingga aliran oksigen
lebih lancar. Alhasil, tubuh terasa relaks dan nyaman. Zat alkaloid dapat berperan dalam
meringankan migren. Serat di dalamnya juga dapat mengatasi diare.

10. Memperlambat penuaan

Teh mengandung senyawa polifenol dan antioksidan yang berfungsi memperlambat
penuaan dini. Kandungan antioksidan menyebabkan umur hidup sel tubuh menjadi lebih
panjang dan regenerasi sel berlangsung lebih lancar. Membasuh teh “basi” ke bagian muka
juga konon dapat membuat kulit halus, cerah, dan menyembuhkan luka jerawat. Jika diulas
ke rambut juga bisa mencegah uban.

11. Mencegah perdarahan
Kandungan vitamin K yang cukup tinggi pada teh berfungsi dalam pembekuan darah
sehingga dapat mencegah pendarahan. Jika terjatuh, luka bisa dibersihkan dengan air teh
yang pekat dan hangat.

ADA DAMPAKNYA

SELAIN berbagai manfaat yang bisa dipetik, ternyata teh juga dapat menimbulkan dampak
negatif, misalnya:

1. Insomnia

Perlu diingat teh juga mengandung zat sejenis “kafein”. Jika dikonsumsi secara berlebihan
dapat mengakibatkan insomnia, kecemasan, dan detak jantung yang tak teratur. Namun,
kandungan kafein pada teh masih lebih rendah dibandingkan kopi atau minuman bersoda.

2. Memicu mag

Orang tak boleh minum teh jika menderita mag kronis. Alih- alih sembuh justru dapat
memicu sakit karena teh dapat “menggerus” dinding usus. Teh boleh diminum jika
larutannya tidak pekat.

3. Anemia

Minum teh setelah makan tidak dianjurkan karena dapat menghambat penyerapan zat besi
dari sari makanan yang berbuntut anemia.

Terlepas dari dampak negatif yang mungkin saja timbul, sebuah studi menunjukkan teh
sama sekali tidak mempunyai efek samping yang terlalu merugikan. Oleh karena itu, tak
perlu khawatir bila kita memiliki kebiasaan minum teh kecuali ibu yang tengah hamil.
Lalu, bagaimana dengan teh celup? Memang ada kekhawatiran bahwa teh celup bisa
menimbulkan bahaya. Kenapa? Karena menggunakan kertas, benang, lem, dan staples.
Semuanya bersifat karsinogen atau mengandung bahan kimia. Beberapa penelitian
mengatakan, bahan yang digunakan dalam teh celup diduga dapat menyebabkan kanker.
“Memang perlu studi lebih jauh untuk meneliti bahan-bahan yang digunakan. Tapi menurut
saya efek negatif dari bahan-bahan yang digunakan tergolong sedikit.”

TIDAK DICAMPUR

UNTUK mendapatkan manfaat yang optimal, sebaiknya larutan teh tidak dicampur dengan
bahan lain, misalnya gula pasir. Asal tahu saja, gula pasir diolah dengan menggunakan
bahan kimia. “Kalaupun mau ditambah gula sebagai penambah selera, gunakan gula batu
karena lebih alami tanpa bahan kimia,” tambah Winarto.

Teh juga sebaiknya diminum tanpa es karena suhu es yang dingin justru dapat
menyebabkan kerusakan pada lambung. Sebaiknya seduhlah dengan air panas lalu
diseruput selagi masih hangat. Niscaya terasa segar menyejukkan.
Lalu, sebaiknya minum teh tidak dilakukan langsung setelah makan. Ambillah jeda sekitar
dua jam agar usus punya waktu untuk melakukan proses penyerapan makanan. Terutama
makanan yang mengandung zat besi yang penting dalam pembentukan sel darah merah.
Dalam sehari, cukuplah minum teh sebanyak dua gelas, pagi dan sore. Boleh juga disertai
makanan ringan. “Agar khasiatnya lebih terasa sebaiknya minum teh dibiasakan dari kecil,”
kata Winarto.

http://wilystra2007.multiply.com/reviews/item/3

								
To top