Docstoc

ANALISIS KALSIUM

Document Sample
ANALISIS KALSIUM Powered By Docstoc
					                                 ANALISIS KALSIUM


Dasar Teori dan tinjauan pustaka
Keberadaan kalsium dalam suplai air berasal dari batuan gypsum, dolomite dan
limestone. Kadar kalsium bervariasi mulai dari nol sampai beberapa ratus mg/L,
bergantung pari sumber dan kondisi airnya. Kalsium karbonat dalam konsentrasi
kecil dapat mencegah korosi pada pipa besi dengan membentuk lapisan pelindung
yang melapisi pipa tersebut. Sebagian besar kekeruhan air dikarenakan
konsentrasi kalsium. Beberapa metode yang digunakan untuk mengurangi kadar
kalsium dan materi pengeruh lainnya antara lain elektrodialisis, reverse osmosis,
atau pertukaran ion.


Pengawetan sample
Ion Ca2+ tidak hilang selama pengawetan hanya dapat mengendap sebagai
CaCo3, kalau pH terlalu tinggi lebih dari 9. Kalau sampel harus disimpan lebih
dari 2 hari lebih baik diasamkan sampai pH ≤ 5 dahulu atau diasamkan 1 jam
sebelum analisa supaya endapan CaCo3 dan larutan lain terlarut kembali.


Metode penyerapan atom sering digunakan untuk menentukan kadar kalsium.
Titrasi EDTA (ethylenediaminetetracetic) digunakan untuk aplikasi kontrol dan
rutin.
Alat dan Bahan
Bahan : 1. NaOH, 1N
         2. Sodium Hidroksida, 1N


Alat : 1. Indikator Murexide (ammonium Purpurate)
         2. Indikator Eriochrome blue black R
         3. Titran standar EDTA, 0,01 M
         4. Karet penghisap
         5. Labu takar 1 liter
         6. Botol plastik 1 liter
      7. Erlenmeyer 500 ml dan 250 ml
      8. Corong
      9. Gelas ukur 100 ml
      10. Pembakar bunsen atau pemanas listrik lengkap
      11. Buret 25 ml atau 50 ml
      12. Pipet 100 ml, 50 ml, 25 ml, 20 ml, 2 ml, dan 1 ml
      13. Bekker 100 ml bentuk tinggi
      14. Mortir
      15. Botol tutup kaca


Cara Kerja
   1. Pretreatment pada sampel air polutan dan air buangan.
      Titrasi dilakukan segera setelah penambahan alkali dan indicator, hal ini
      disebabkan karena kadar pH yang tinggi yang digunakan dalam prosedur.
      Sample yang digunakan bervolume 50.0 ml atau mendekati 50 ml agar
      kadar kalsium di dalamnya berkisar antara 5-10 mg.
      Dalam analisa kesadahan air bila kadar alkaliniti lebih dari 300 mg/l
      CaCO3 maka harus diasamkan sampai pH ± 3. Atau dinetralisir dengan
      asam, lalu dididihkan selama 1 menit dan didinginkan sebelum titrasi
      dimulai.
   2. Sebelum titrasi dimulai tambahkan pula 2,0 ml larutan NaOH 1 N atau
      jumlah lain yang cukup untuk mengubah pH sampel menjadi 12-13
      kemudian dicek dengan kertas pH.
   3. Tambahkan 0,1-0,2 g indikator campuran dengan menggunakan ujung
      sendok reagen.
   4. Titrasikan dengan larutan EDTA tetes demi tetes, diaduk terus dengan
      menggunakan pengaduk magnetis sampai titik ekuivalensi tercapai di saat
      warna larutan sampel berubah. Bila memakai indikator Murexid
      campuran, perlu penambahan sedikit indikator, sesudah titik ekuivalensi
      tercapai untuk mencek apakah warna sudah tidak berubah lagi.
       Perubahan warna indikator adalah sebagai berikut :
              Calcon : Bila bergabung dengan Ca2+ berwarna merah, lepas dari
               Ca2+ warna berubah selama tambahan EDTA menjadi ungu
               dahulu kemudian biru tanpa sisa merah atau ungu.
              Murexid : Bila digabung dengan Ca2+ berwarna merah muda,
               lepas dari Ca2+ warna berubah menjadi ungu
    5. Untuk mendapatkan hasil yang teliti, maka harus dibuat duplikat untuk
       setiap analisa.


Perhitungan
                                                Ax1000,9 xf
Konsentrasi Ca2+ sebagai mg CaCo3 per liter =
                                                    B
                                         Ax400,8 xf
Atau : konsentrasi Ca2+ sebagai mg/l =
                                            B
Dimana : A = ml titran EDTA yang digunakan ,
         B = ml sampel (sebelum diencerkan)
         f = faktor perbedaan antara kadar larutan EDTA 0,01 M menurut
       standardisasi dengan CaCO3 (f ≤1).
       Juga berlaku : 5 O mg /l sebagai CaCO3 ≡ 1 mek Ca2+/l


                             DAFTAR PUSTAKA


Standard Methods for The Examination of water and Wastewater. APHA,
AWWA, WPCF, Washington, 15 th ed., 1980.
.
Alaerts, G. 1987. Metode Penelitian Air. Usaha Nasional : Surabaya.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:2025
posted:12/31/2010
language:Indonesian
pages:3