Docstoc

IMPOE

Document Sample
IMPOE Powered By Docstoc
					                                                                               1 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                          Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                    09-2009


    A. PENDAHULUAN


    Fungsi Dokumen
    Dokumen ini merupakan gambaran apa dan bagaimana proses tahap pengembangan
    Sistem Informasi IMPOE (Instruksi Manajemen Palm Oil Enterprise) untuk perusahaan
    Perkebunan Kelapa sawit .


    Latar Belakang
    Era ekonomi informasi seperti sekarang ini akan mengubah cara orang bekerja, baik
    dalam bidang Pertanian, jasa, bidang perdagangan, bidang kesehatan, maupun dunia
    pendidikan. Hal itu ditandai dengan semakin mudahnya orang mendapatkan informasi
    melalui pelayanan informasi yang semakin cepat disajikan. Kecepatan menyajikan
    informasi yang tepat dan akurat menjadi alat bantu bagi manajemen dalam membuat
    keputusan dan meningkatkan kinerja perusahaan.         Tantangan paling berat adalah
    kesiapan tiap perusahaan untuk menyiapkan rencana dan strategi untuk menghadapi
    persaingan yang lebih global.


    Peran sistem informasi Pengelolaan perkebunan dalam perusahaan yang bergerak
    dalam bidang Pertanian sangat penting untuk mengetahui informasi yang menyangkut
    posisi Produksi Kelapa sawit, Peningkatan Produksi, Pengendalian Biaya, Efisiensi kerja,
    dengan memberikan informasi secara cepat sehingga diharapkan sistem informasi
    pengelolan perkebunan bermanfaat bagi sejumlah pemakai (manajemen, kreditur,
    pemerintah, pemegang saham dll) sebagai dasar pengambilan keputusan. Berdasarkan
    pemikiran diatas Penyusun sangat tertarik untuk membuat software aplikasi sistem
    informasi     pengelolaan perkebunan dengan perancangan sistem aplikasi layanan
    informasi cepat, tepat dan akurat bagi setiap penggunanya.


    B. Maksud dan Tujuan


    Maksud :
             Membuat Sistem Informasi IMPOE (Instruksi Manajemen Palm Oil Enterprise)
             sehingga        nantinya dapat diimplementasikan sebagai pendukung Sistem
             Manajemen Pengelolaan Perkebunan yang memberikan informasi secara
             cepat, akurat dan terintegrasi dalam sistem kerja perusahaan Unit Kebun.


    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                             2 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                       Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                 09-2009




    Tujuan :
                 Mewujudkan kinerja manajemen perusahaan yang dapat bekerja lebih
                  cepat, efisien, dan profesional.
                 Membantu manajemen dalam pengambilan keputusan secara cepat,
                  tepat, dan akurat.
                 Memudahkan operasional dalam menyajikan data – data / laporan ke
                  manajemen.
                 Mengintegrasikan seluruh proses kerja yang berkaitan dengan bagian
                  keuangan.
                 Sebagai sumber informasi terpadu sehingga dapat Meningkatkan efisiensi
                  dan efektifitas kerja setiap karyawan dan perusahaan.
                 Membarikan pantauan terhadap hasil Perkembangan Tanaman baik
                  tanaman yang belum menghasilkan dan tanaman menghasilkan sehingga
                  diharapkan nantinya pengontrolan terhadap taksiran produksi tanaman
                  dapat diperkirakan lebih efisien dan cepat.
                 Memberikan pengontrolan terhadap Pendistribusian Data Informasi yang
                  diberikan.
                 Hak akses yang berkepentingan dalam menjamin keutuhan fungsional setiap
                  unit yang terkait.


    C. SUMMARY
    Penyusun
             Penyusun, merupakan pembuat sistem informasi aplikasi Software yang mandiri
    dan tidak terikat oleh lembaga manapun dengan berorientasi pada pengembangan
    perangkat lunak untuk pemanfaatan teknologi informasi Perkebunan.




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                       3 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                  Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                           09-2009




    D. SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN PERKEBUNAN IMPOE
             Perancangan dan Pembuatan sistem pengelolaan perkebunan kelapa sawit
    ditekankan pada peningkatan informasi produksi perkebunan kelapa sawit dengan
    pendekatan        sistem    berbasi   pengetahuan     dengan   dengan     landasan     Standard
    Operasional Perkebunan (SOP) yang ditetapkan.
    Bentuk sistem berbasis pengetahuan yaitu sistem pakar (expert sistem). Sistem pakar
    terdiri dari empat bagian utama yaitu ;
        1. User Interface (Hubungan Pemakai)
             Memungkinkan pemakai untuk berinteraksi dengan sistem pakar
        2. Knowledge base (Berdasarkan Pengetahuan)
             Menggunakan aturan-aturan untuk mengekpresikan logika masalah yang
             pemecahannya            dibantu   oleh   sistem   pakar   /   menyimpan       akumulasi
             pengetahuan dari masalah tertentu yang akan diselesaikan.
        3. Inference engine (Kesimpulan Mesin)
             Menggunakan penalaran yang serupa dengan manusia dalam mengolah isi
             dari knowledge base/ menyediakan kemampuan penalaran yang menafsirkan
             isi knowledge.
        4. development engine. (Pengembangan Mesin)
             Terdiri dari bahasa pemrograman yang disebut cangkang sistem pakar (Expert
             sistem shell).


       User Interface
             Memungkinkan manajer untuk memasukkan instruksi dan informasi ke dalam
    sistem pakar dan menerima informasi dari sistem pakar. Instruksi tersebut menentukan
    parameter yang mengarahkan sistem pakar melalui proses penalaran. Informasi itu
    berbentuk nilai yang diberikan pada variable tertentu.


    Input Sistem Pakar
             User Interface sistem pakar dirancang untuk mempermudah dialog dua arah
    diantara sistem dan pemakai. Sistem menampilkan informasi dilayar, dan pemakai
    memasukkan          informasi     dengan   menggunkan      keyboard,    mouse.    Sistem       awal
    menampilkan teknik Tanya-jawab dan pengisian formulir. Kemudian muncul bahasa
    perintah dan menu seperti yang digunakan dalam spreadsheet dan sistem manajemen



    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                              4 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                        Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                  09-2009


    database (DBMS). Sebagian sistem akan menggunakan custom interface yang
    disesuaikan dengan masalah yang sedang dipecahkan.


    Output Sistem Pakar
             Sistem pakar dirancang untuk menyarankan pemecahan, pemecahan ini
    dilengkapi dengan penjelasan. Ada dua jenis dalam penjelasannya yaitu.
        1. Penjelasan atas pertanyaan :
             Manajer mungkin akan menginginkan penjelasan sementara sistem pakar
             melakukan penalarannya. Mungkin sistem pakar akan meminta manajer untuk
             memasukkan sejumlah informasi. Manajer menanyakan mengapa informasi itu
             diperlukan dan sistem pakar menyediakan penjelasannya.
        2. Penjelasan atas penyelesaian masalah
             Setelah sistem pakar memberikan suatu pemecahan masalah, manajer dapat
             meminta penyelesaian mengenai bagaimana itu dicapai. Sistem pakar akan
             menampilkan tiap langkah-langkah penalaran yang menuju pada penyelesaian.


             Walaupun kemungkinan cara kerja didalam sistem pakar rumit, user interface-
    nya sangat memudahkan pemakai. Manajer yang terbiasa berinteraksi dengan
    computer tidak akan menemui kesulitan menggunakan sistem pakar.


       Knowledge Base
             Knowledge Base memuat fakta-fakta yang menjelaskan area masalah, dan juga
    teknik-teknik menerangkan masalah yang menjelaskan bagaimana fakta-fakta tersebut
    sesuai satu dengan yang lainnya dalam urutan logis, istilah problem domain digunakan
    untuk menjelaskan are masalah.


    Aturan
             Teknik menerangkan masalah (Knowledge representation technique) yang
    popular adalah dengan menggunakan aturan. Aturan menentukan apa yang harus
    dilakukan dalam situasi tertentu dan terdiri dari dua bagian : suatu kondisi mungkin
    benar, mungkin tidak dan tindakan yang harus diambil jika kondisinya benar.




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                              5 dari 35
  Project
  IMPOE
                          INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                       Independent
Perkebunan                          ENTERPRISE                                                  09-2009


    Jaringan Aturan
               Aturan     dari   suatu    perangkat      aturan   tidak   terkait    secara   fisik,   namun
    berhubungan logisnya dapat digambarkan dengan diagram hierarki. Aturan pada
    bagian bawah hierarki atas untuk menghasilkan kesimpulan.
    Tingkat atas mungkin terdiri dari satu kesimpulan tunggal seperti pada table dibawah
    menunjukkan bahwa masalah tersebut hanya memiliki satu solusi. Istilah variable sasaran
    (goal variable) digunakan untuk menjelaskan solusi itu, yang dapat berupa nilai
    perhitungan, obyek tertentu, tindakan yang harus diambil atau rekomendasi lainya.
    Misalnya jika sistem pakar akan menasehati manajer tingkat puncak apakah akan
    memasuki area Replanting (Penanaman Kembali) baru, satu nilai Yes atau No akan
    diberikan pada variable tunggal yaitu Replanting Decision (Keputusan untuk masuk
    Penanaman Kembali)
               Hierarki tingkat atas mungkn pula meliputi kesimpulan berganda. Menunjukkan
    kemungkinan lebih dari satu solusi. Sontohnya adalah sistem pakar yang membuat
    rekomendasi mengenai strategi terbaik yang perlu diikuti untuk menghadapi kegiatan
    persaingan yang meningkat. Sistem ini mungkin memilih diantara berbagai kemungkinan
    strategi    seperti     meningkatkan      kualitas    produksi   ataupun        meningkatkan          kinerja
    perusahaan, dengan pengontrolan yang ketat terhadap aktivitas perusahaan.



                                           Kesimpulan



                          Kesimpulan                      Kesimpulan




                    Bukti                  Bukti            Bukti                   Bukti



                    Bukti                          Bukti              Bukti             Bukti




                                 Contoh gambar arus definisi
                Menerangkan kemungkinan aturan menghasilkan satu kesimpulan akhir


    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                        6 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                 Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                            09-2009


    Masalah Pemilihan Aturan
             Kesulitan utama menggunakan aturan untuk menggambarkan pengetahuan
    adalah memilih aturan-aturan itu secara efisien dari knowledge base. Sangat sering,
    hanya satu subset dari seluruh perangkat aturan yang diperlukan untuk menyelesaikan
    masalah. Seperti dibahwa ini aturan-aturan sederhana                  3 kantor kedinasan yang
    memiliki identifikasi berdasarkan aturan yang ada dibawahnya yang mengarah pada
    kesimpulan aturan parameter yang sesuai.


                                        Contoh sederhana
                gambaran Siklus aturan yang menghasilkan satu dari kesimpulan akhir

                                                Unit Usaha



              Dinas Tanaman                Dinas Tata Usaha                   Dinas Teknik


                     Dan                            Dan                           Dan



               Adminstrasi                   Adminstrasi                       Adminstrasi
                 Kebun                       Tata Usaha                          Teknik



                 Pembukuan                Payroll               Akunting                 SDM


                      Dan                 Dan                       Dan                  Dan




                   Afdeling                                         Pajak               Pabrik



             Keterangan
                                                                               Tindakan
                          Aturan                          Kondisi            (kesimpulan




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                   7 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                             Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                       09-2009


       Inference Engine

             Inference engine merupakan bagian dari sistem pakar yang melakukan
    penalaran dengan menggunakan isi knowledge base berdasarkan urutan tertentu.
    Selama konsultasi inference engine menguji aturan-aturan dari knowledge base satu
    demi satu dan saat kondisi aturan itu benar tindakan tertentu akan diambil. Dalam
    terminology sistem pakar, aturan itu dilaksanakan saat tindakan itu diambil.
    Ada dua metode untuk mengju aturan yaitu penalaran mahu dan penalaran mundur.

    Penalaran maju :
             Dalam penalaran maju adalah aturan-aturan diuji satu demi satu dalam urutan
    tertentu, urutan ini mungkin berupa urutan pemasukan aturan ke dalam perangkat
    aturan atau dapat juga urutan lain yang ditentukan oleh peakai. Setiap saat aturan
    diujikan, sistem pakar berusaha mengevaluisi apakah kondisi itu benar atau salah.


        1. Evaluasi Aturan
             Jika kondisinya betul, aturan itu dilaksanakan dan aturan berikutnya diuji, saat
             kondisinya salah, aturan itu tidak dilaksanakan atau aturan berikutnya diuji.
             Suatu aturan mungkin tidak dievaluasi sebagai betul atau salah, mungkin
             kondisinya mencakup satu atau beberapa variable dengan nilai yang tidak
             diketahui. Dalam, hal itu kondisi aturannya tidak diketahui. Jika kondisi aturan
             tidak diketahui, aturan tidak dilaksanakan dan aturan berikutnya diuji.
        2. Proses Penalaran Berulang (Iterative)
             Proses pengujian aturan satu demi satu berlanjut sampai satu putaran lengkap
             melalui seluruh perangkat aturan. Biasanya diperlukan lebih dari satu putaran
             unutk memberikan suatu nilai pada variable sasaran. Mungkin informasi yang
             diperlukan untuk mengevaluasi satu aturan dihasilkan oleh aturan lain yang diuji
             kemudian. Putaran ini berlanjut selama masih mungkin untuk dilaksanakan
             aturan. Ketika tidak ada aturan lagi aturan yang dilaksanakan proses penalaran
             berhenti.




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                                  8 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                            Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                                       09-2009




                                          Contoh Proses Penalaran Maju

                             Aturan 1
                               jika A
                               maka B                     Aturan 7

                             Aturan 2              jika B atau D
                                                      maka K
                              jika C                                          Aturan 10
                              maka D
                                                                      jika K atau L
                             Aturan 3               Aturan 8             maka N
                               jika M                jika E
                               maka E                maka L
                                                                                          jika N atau O
                             Aturan 4
                                                                                             maka P
                               jika K
                               maka F
                                                           Aturan 9
                             Aturan 5                                     Aturan 11
                              jika G                jika (F dan H)        jika M
                              maka H                     atau J           maka O
                                                       maka M
                             Aturan 6
                               jika I
                               maka J




    Penalaran Mundur
             Menggunakan penalaran mundur (reverse reasioning), inference engine memilih
    suatu aturan dan menganggapnya sebagai masalah yang harus diselesaikan, dengan
    menggunakan perangkat aturan yang sama seperti penalaran maju, namun karena
    masalahnya karena aturan itu memberikan nilai pada variable sasaran lain, inference
    engeine mencoba mengevaluasi aturan yang memiliki hubungan sehingga harus
    dievaluasi, dan inference engine kemudian memilih salah satu dari submasalah untuk
    dievaluasi dan submasalah yang terpilih menjadi masalah baru.




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                        9 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                            09-2009


                                          Contoh sederhana
                                  Gambaran alur logika penalaran mundur


                                 4
                              Aturan 1
                               Jika A
                                                3
                               Maka B
                                             Aturan 7
                                              Jika B
                                             Atau D               2
                              Aturan 2       Maka K
                               Jika C                           Aturan 10
                               Maka D                           Jika K
                                                 5              Atau L        1
                                                                Maka N
                              Aturan 3       Aturan 8                       Aturan 12
                               Jika M         Jika E
                                                                             Jika N
                               Maka E        Maka L
                                                                  6          Atau O
                                           Aturan 9             Aturan 11    Maka P
                                           Jika (F dan H)       Jika M
                                               Atau J           Maka O
                                              Maka M

                              Aturan 4                      7
                        8      Jika K
                               Maka F

                              Aturan 5
                        9      Jika G
                               Maka H

                              Aturan 6
                               Jika I
                               Maka J



    Membandingkan penalaran maju dan mundur
             Penalaran mundur bergerak lebih cepat dari penalaran maju karena penalaran
    mundur tidak harus mempertimbangkan semua aturan dan tidak membuat beberapa
    putaran melalui perangkat aturan.
    Penalaran mundur sangat sesuai apabila :
        1. Terdapat variable sasaran berganda
        2. Terdapat banyak aturan
        3. semua atau hampir semua aturan tidak harus diuji dalam proses mencapai
             pemecahan.




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                   10 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                              Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                        09-2009


    Untuk itu mungkin nantinya dalam pengelolaan perkebunan ini beberapa inference
    engine dirancang untuk melakukan penalaran maju maupun penalaran mundur, dalam
    kasus kasus tertentu kemungkinan pemakai menentukan mana yang akan digunakan.


    Penanganan Inference Engine Menangani Ketidak pastian
             Kemungkinan tidak ada 100 persen yakin mengenai informasi yang disediakan
    untuk sistem pakar, namun ketidakpastian itu dapat diterapkan pada seluruh aturan
    atau kondisi aturan, misalkan dari aturan tak pasti, pengembangan sistem mungkin tidak
    tahu secara pasti bahwa suatu aturan mengenai status keuangan pembiayaan
    pemupukan berpengaruh kepada kualitas pupuk dan mempengaruhi pada tingkat
    produksi panen, tetapi ada 80 persen kemungkinan bahwa hal itu benar, misalnya dari
    kondisi tak pasti , manajer kebun menggunakan sistem pakar untuk memproyeksikan
    ramalan produksi panen mungkin hanya 80 persen yakin bahwa jika semua subsistem
    mendekati kebenaran mutlak, seperti pemupuk, pemeliharan, pengangkutan,tidak
    terjadi pencurian, keakuratan data yang diperoleh dan lain-lain.
             Sistem pakar menggunakan factor kepastian untuk menangani beberapa
    derajat ketidak pastian, Faktor kepastian menyerupai probabilitas dan berkisar antara 0
    (nol) yang menggambarkan ketidakpastian penuh sampai 100 yang menggambarkan
    kepastian penuh.
             Mengikuti ungkapan bahwa               kekuatan suatu rantai tidak melebihi kaitan
    terlemahnya,       penggunaan         sistem   pakar   memperingatkan   pemakainya     bahwa
    kesimpulannya kurang dari 100 persen pasti.
             Misalkan, asumsikan bahwa empat aturan mengarah ke satu kesimpulan dan
    tiga diantaranya dapat dievaluasi dengan kepastian 100 persen, namun aturan
    keempat memiliki faKtor kepastian 80 persen, yang berarti bahwa kepastian tindakan
    tersebut adalah 80 persen.
             Penggunaan sistem pakar untuk menelusuri suatu aturan ketidak pastian
    sepanjang proses penalaran dan menunjukkan bahwa derajat kepastian bagi variable
    sasaran pada akhir informasi yang diberikan.


       Development Engine
             Komponen utama keempat dari system pakar adalah Development Engine,
    yang digunakan untuk membuat system pakar, pada dasarnya proses ini melibatkan
    pembuatan perangkat aturan seperti bahasa pemrograman atau shell Program.



    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                            11 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                       Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                                 09-2009


    Disini penyusun menggunakan menggunakan Visual Basic 6.0, Visual Basic Net, SQL
    Server, Microsoft Acces dan Crystall Report. Metode pengembangan


    Keuntungan dan kerugian system pakar

             Sama halnya pada semua aplikasi computer, system pakar menawarkan
    beberapa keuntungan , tapi ada juga kerugiannya, keuntungannya dapat dinikmati
    manajer dan perusahaan.


       Kuntungan system pakar bagi pimpinan
        Pimpinan menggunakan system pakar dengan tujuan memperbaiki pengambilan
        keputusan, perbaikan itu muncul dari kemampuan
        1. Menyediakan banyak waktu untuk mengewaluasi hasil keputusan
             Manajer dapat memperoleh masukan dari system pakar secara lebih cepat,
             sehingga lebih banyak waktu yang tersedia untuk menimbang kemungkinan
             hasil sebelum tindakan dilakukan.
        2. Membuat keputusan lebih konsisten
             Komputer tidak merasakan hari baik atau hari buruk seperti manajer manusia,
             namun setelah penalaran deprogram dalam computer, manajer tahu proses
             solusi yang sama akan diikuti untuk setiap masalah.


       Keuntungan Sistem Pakar bagi Perusahaan
        1. Kinerja perusahaan yang lebih baik.
             Karena       manjer      perusahaan       memiliki    kemampuan       yang     luas    dalam
             memecahkan           masalah    melalui     penggunaan     system     pakar,     mekanisme
             pengendalian perusahaan meningkat, perusahaan lebih mampu memenuhi
             tujuannya
        2. Mempertahankan Pengendalian atas Pengetahuan Perusahaan.
             Sistem pakar memberikan kesempatan untuk membuat pengetahuan pegawai
             yang     berpengalaman         tersedia    untuk     pegawai   yang   baru dan kurang
             berpengalaman serta menyimpan pengetahuan itu dalam perusahaan lebih
             lama walaupun setelah karyawan itu berhenti.




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                               12 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                           Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                    09-2009


       Kerugian Sistem Pakar
    Dua karakteristik system pakar membatasi kemampuanya sebagai alat pemecah
    masalah baik bisinis atau proses produksi pada perusahaan yaitu :
        1. Sistem pakar tidak dapat menangani pengetahuan yang tidak konsisten, dalam
             arti ini merupakan kerugian yang nyata karena dalam bisnis ataupun proses
             ketepatan waktu pengerjaan hanya sedikit yang tetap sepanjang waktu karena
             berubah-ubahnya kinerja manusia.
        2. System pakar tidak dapat menerapkan penilaian dan intuisi yang merupakan
             unsur penting saat memecahkan masalah semi-terstruktur atau tidak terstruktur.




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                               13 dari 35
  Project
  IMPOE
                          INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                        Independent
Perkebunan                          ENTERPRISE                                                  09-2009


    E. Perancangan Sistem dan Modul


                            Model Siklus Sistem Informasi Pembuatan Budget


                      BUDGET                                   SOP



                   RAB Tahunan                      RKAP                  Peta Kerja/Lahan


                                                                                              Laporan
                   RAB Bulanan                      RKO                   Rencana Harian
                                                                                             Manajemen


                                                                              Payroll

                                          PABI             DPU




                                                     PB                         AU




                          Model Perancangan Sistem Informasi Accounting Umum

                                 SubSistem Input                       SubSistem Output



                                 Sistem Informasi                              SubSistem
                                     Akuntansi                                 Peramalan
                                                            DATABASE




               Sumber
               Internal
                                  Sistem Audit                                Subsistem         Laporan
                                     Internal                               Manajemen Dana

         Sumber
         Lingkungan
                                    SubSistem                                  SubSistem
                                     Intelejen                                Pengendalian
                                    Keuangan




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                                              14 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                                         Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                                                   09-2009


                    Model Sistem Informasi Pengelolaan Produktivitas Perkebunan

                           SubSistem                                         SubSistem
                             Input                                            Output

                         Sistem Informasi
                                                                           Pengorganisasian
                           Lahan Kebun
         Sumber
         Internal




                                                       DATABASE
                                                                            Kegiatan Kerja
                       Subsistem Penelitian
                             Tanaman                                                               Laporan Produktivitas

       Sumber                                                               Tenaga Kerja
       Lingkungan
                            SubSistem
                        Pengawasan Kebun                                   Kebutuhan Biaya




          Standar Operasional Prosedur Manual Siklus Informasi Manajemen di Afdeling

                                          DAFTAR HARIAN                             SURAT
                                           PENGUMPULAN                          PENGANTAR TBS
                                            TBS (PB-24)                            ( PB-25)


         BUKU
        MANDOR
         PB-73


                                                                    IKHTISAR
         BUKU                      DAFTAR                         PENGUMPULAN
        ASISTEN                    LEMBUR                         TBS (PB-26-01)
         AU-29                      AU-20
                                                                                                                       PERMINTAAN
                                                                                              PERHITUNGAN              PELAKSANAAN
                                                                                               PEKERJAAN                ANGGARAN
       PEMBANTU                   DAFTAR                           BUKU PREMI                  BORONGAN                  BELANJA
         KLKH                      UPAH                               PB-11                      AU-79                     PB-75
         AA-2                     AU-26.02

                                                 JURNAL – AU 6             JURNAL – AU 6


                                              JURNAL – AU 6                                      BUKTI                       SURAT
                              KLKH
                              PB-10                                                           PENGELUARAN                  PERJANJIAN
                                                                                                KAS/BANK                     KERJA
                                                                                                  AU-12                       (SPK)
     BON PERMINTAAN                    JURNAL – AU 6
           DAN
      PENGELUARAN
         BARANG                                        NERACA PERCOBAAN
          AU-58                                              PB-71



                                                     LAPORAN MANAGEMENT
                                                             (LM)




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                                             15 dari 35
  Project
  IMPOE
                                INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                              Independent
Perkebunan                                ENTERPRISE                                                          09-2009


                            SIKLUS LAPORAN PERENCANAAN DAN ANGGARAN
                               SESUAI DENGAN ADMINISTRASI AFDELING
                                    PADA ARUS LAPORAN TANAMAN

                                                                                          Laporan Pembantu
            Rencana Kerja                Rencana Harian
                                                                            Peta Kerja (AA.8)
       RAB Tahunan             Rencana Kerja Harian (AA.1)                  Buku Inventaris Tanaman (AA.12)
       RAB Bulanan             Taksiran Harian ( AA-17)                     Buku Pengantar Bon (AA.13)
       Pengendalian Biaya      Rencana Pemupukan (AA.7)                     Diary (AA.14)
       RAB ( AA-13 )           Peta Kerja ( AA.8)                           Barchart Pemeliharaan Utk Askep (AA.19)
                                                                            Barchart Pemupukan (AA.20)
                          Tenaga Kerja                                      Sensus Genoderma (AA.26.1)
                                                                            Surat Perintah Penumbangan Pembedahan
          Buku Strekte (AA.22)                                              (AA.26.2)
          Buruh Berhenti/Lari/Meninggal ( AA.23)                           Pelaksanaan Pembongkaran Pembedahan
          Perubahan Penduduk (AA.24)                                        (AA.26.3)
          PHK (AA.25.1)                                                    Lap Blok Sensus Ganoderma (AA.26.4)
          Buku Catu (AA.27)
          Buku Cuti (AA.28)
          Buku Daftar Penduduk (AA.29)
          Buku Sakit,Haid dan Hamil (AA.30)
          GAR 13-23




           Buku Mandor                     Buku Pembantu     KLKH
              PB.73                         KLKH (AA.2)      PB 10


           Buku Asisten                                       AU.20
             AU.29                                            PB11                                 Laporan Management
                                                             PB.11.A                                Daftar Biaya Persemaian (
                                                              AU.58                                   LM.65)
       Panen & Pengangkutan                                                                         Statistika Produksi (LM.76)
                                                                                                    Daftar Biaya Kegiatan Bulanan
          (PB 24)                                                                                    Panen (LM.78)
          (PB.25)                                                                                  Daftar Biaya Pengangkutan
          ( PB.26)                                                                                   Bulanan ke Pabrik (LM.80)
          ( PPB.27)                                                                                Daftar Biaya Pemel Jalan
                                                                                                      (LM.81)
                                                                                                    Daftar Biaya Kegiatan
    Pemeriksaan dan Evaluasi                                                                          Penyisipan, Penyiangan,
                                                                                                      Pemupukan dan lalang (LM.82)
    (AA)21-Hal 2)                                                                                  Laporan Keadaan MEkania
    (AA.21)                                                                                          (LM.84)
                                                                                                    Daftar Kegiatan Hama (LM.85)
                                                                                                    Laporan Hama Penyakit (LM.86)
                                                                                                    Laporan Serangan Tikus
      (PB.10A)                                                                                       (LM.87)
      (AA.6)                                                                                       Laporan Peracunan Tikus
                                                                         Jurnal Upah                  (LM.88)
      (AA.5)                                                               (U-7)
      (AA.4)                                                                                       Laporan Pemupukan (LM.89)
                                                                          (DiKTU)
      (AA.3)                                                                                       Laporan TBM (LM.90)
                                                                                                    Lap Keaadaan lalang (LM.83)
                                                                                                    Lap Pembibitan (LM.92)
                                                                       Neraca Percobaan             Lap Pemakaian Bibit (LM.95)
                                                                           (PB.71)                  Dan Lm Lainnya




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                                           16 dari 35
        Project
        IMPOE
                                INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                              Independent
      Perkebunan                          ENTERPRISE                                                        09-2009


                                CONTOH REQUIREMENT PROSES MANUAL
                              STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL AFDELING
                                      BUDIDAYA KELAPA SAWIT

           Keterangan:
           1 Bentuk Isian Data
           2 Dikerjakan Oleh
           3 Limit/Waktu Pengerjaan
           4

           Keterangan untuk mengisi Level/Kategori Pada Tabel.
           *1 : Rencana Kegiatan Anggaran Afdeling
           *2 : Tenaga Kerja
           *3 : Rencana Harian
           *4 : Rencana Kerja
           *5 : Panen dan Pengangkutan
           *6 : Pemeriksaan dan Evaluasi
           *7 : Buku Premi Panen Kelapa Sawit
           *8 : Pemeliharaan
           *9 : Laporan Pembantu
           *10 : Jurnal Upah dan Neraca Percobaan
           *11 : LM Untuk Kantor Direksi
           *12 : LM Untuk Kebun
           *13 :

      Model
No                   Nama Data                                              Penjelasan                                        Level
     /Blangko
     AA16       RKAP Satu               1 : Formulir      2 : Pembantu Kerani           3 : tgl 4/bln
                Tahun/R.A.B.B           Membuat Rencana kerja produksi satu tahun dan rencana produksi lima tahun terakhir
                                        untuk menentukan produksi tahunan.
                                           Produksi satu tahun dibahas terlebih dahulu oleh Askep dan disetujui oleh
                                            Adminstratur.
                                           Norma Standard pekerjaan atau rekening-rekening pekerjaan telah ditentukan
                                            oleh bahagian Tanaman Rek 04.01.
                                           Hari kerja satu tahun (kalender) dan tariff US, tariff bahan dan lain-lain dari
                                            bahagian keuangan via kantor KTU
                                           Sebelum pengeceran fhisik ke objek-objek pekerjaan terlebih dahulu membuat
                                            peta satu tahun per jenis pekerjaan-pekerjaan pemeliharaan untuk menentukan
1                                           pembuatan barchard pemeliharaan agar menempatkan pekerjaan tidak
                                            menyimpang
                                           Membuat pendukung per jenis pekerjaan volume fhisik Ha, US, Meter dan lain-
                                            lain
                                           Tenaga tersedia di afdeling untuk mengerjakan RKAP terlebih dahulu di
                                            fokuskan pertama ke rekening social dan rekening panen dan sisanya ke rekening
                                            pemeliharaan 601.02.00. s/d 99.
                                           Direkening Pemeliharaan 601.02.00 s/d 99, apabila ada tindakan kekurangan US
                                            dapat diborongkan, lemburkan dan di premikan sesuai dengan objek-objek
                                            pekerjaan yang dapat disetujui untuk hal tersebut.
                                           Setelah afdeling menuangkan semua jenis pekerjaan dan produksi ke formulir
                                            AA 16 (Fhisik) atau dikirimkan kekantor Askep untuk direkapitulasi semua



           Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                                                17 dari 35
        Project
        IMPOE
                                  INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                                Independent
      Perkebunan                            ENTERPRISE                                                           09-2009


                                              afdeling untuk mendapatkan biaya kebun dan harga pokok.
                                             Merekap fhisik satu tahun persub rekening.
                 RKAP Bulanan             1 : Formulir     2 : Krani/Asisten           3 : Jan, Febr, Maret Total Trw I
                                             Membuat rencana produksi bulanan/indek dari afdeling dikirim ke Askep untuk
                                              dibahas oleh Askep dan disetujui oleh Administratur.
                                             Hari kerja perbulan/tariff US per bulan/bahan-bahan dari bagian keuangan Via
                                              KTU (sesuai RKAP satu tahun)
                                             Membuat Barchard pemeliharaan perbulan, untuk menentukan fhisik ke tempat
                                              objek-objek pekerjaan pemeliharaan agar supaya tidak menyimpang dari objek
                                              pekerjaan yang telah ditentukan
2
                                             Membuat kebutuhan pupuk per bulan diambil dari rekomendasi pupuk tahun
                                              sebelumnya.
                                             Menuangkan fhisik per bulan per sub rekening kedalam formulis yang trelah
                                              dikirm ke bagian KTU.
                                             Membuat PAB borongan per bulan per jenis pekerjaan yang diajukan kekurangan
                                              tenaga.


     AA1         Rencana Kerja Harian     1 Formulir        2 Asisten                     3: 14.00 – 14.30
                                             Disusun Oleh Asisten afdeling berdasarkan rencana kerja bulanan.
3
                                             Pekerjaan dimulai dari kepala pusingan.
                                             Tenaga disusun atau dibagi sesuai kebutuhan per sub rekening
                 Mandor I                    Melaksanakan tugas sesuai instruksi Asisten afdeling
4                                            Mengawasi seluruh kegiatan yang ada di afdeling
                                             Mandor I bertanggung jawab kepada Asisten afdeling.
                 Mandor-mandor/            Bekerja sesuai job yang tentukan
                 Kepala kerja              Mempertanggung jawabkan bidang tugas yang telah ditetapkan
                                           Mandor-mandor atau kepala kerja bertanggung jawab kepada Mandor I/Asisten
5
                                            Afdeling
                                           Mengerjakan buku mandor
                                           Mengisi laporan kerja harian dikantor
     PB73        Buku Mandor              1: Buku           2 Mandor                      3 T.H jam 06.30-07.30
                                           Buku mandor diisi dengan teratur dan rapi oleh mandor
6
                                           Nomor kebun, nama karyawan dan uraian perkejaan karyawan harus jelas.
                                           Buku mandor diparaf asisten setiap hari.
     AA8         Peta Kerja               1 Formulir        2 Pembantu Kerani             3 14.00-15.00
7                                          Peta kerja disi atau diarsir oleh mandor sesuai realisasi kondisi pekerjaan lapangan
                                            setiap hari.
     AA2         Buku Pembantu            1 Buku            2 Mandor I/Kerani             3 14.30 – 16.00
9                KLKH                      Diisi oleh krani berdasarkan buku mandor sesuai hasil realisasi yang dilihat
                                            dilapangan, kemudian diperiksa oleh Asisten kebenarannya dan ditanda tangani.
     AU.29       Buku Asisten             1                 2                             3
                                           Buku Asisten diisi oleh kerani sesuai isi buku mandor
                                           Pengisian harus jelas/terang (nomor kebun dan nama), kemudian diparaf oleh
10
                                            Asisten setiap hari.
                                           Buku Asisten ditutup setiap akhir bulan ditanda tangani Asisten dan Askep.
                                           Buku Asisten dibuat rangkap 2, asli untuk KTU, Copy untuk Arsip Afdeling.
     PB10        Kumpulan Laporan         1 Formulir        2 Kerani                      3 T.H. s/d tgl 2
                 Kerja Harian (KLKH)       KLKH disusun dari nomor rekening terendah (terkecil)
                                           Pengisian KLKH berdasarkan dari pembantu KLKH (AA2)
                                           Harus diisi rencana dan relalisasi setiap blok
                                           KLKH dibuat rangkap 2, asli untuk KTU, Copy untuk Afdeling.
11
                                           KLKH ditutup pada akhir bulan ditanda tangani Asisten dan Askep
                                           Penyusunan KLKH : LK (Tinta Hitam), WT (Tinta Merah), Hasil (Tinda Biru)
                                           Daftar lembur diisi oleh kerani sesuai bidang tugas atau pekerjaan yang
                                            dilemburkan
                                           Daftar lembur diperiksa atau diparaf oleh asisten setiap hari



             Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                                           18 dari 35
        Project
        IMPOE
                                  INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                            Independent
      Perkebunan                            ENTERPRISE                                                       09-2009


                                            Daftar lembur selesai ditutup, ditanda tangani karyawan dikirim ke kantor
                                              Askep/KTU
     PB.11A       Daftar Premi Panen       1 Formulir        2 Kerani                      3 jam 08.30-09.30
                                            Dibuat Berdasarkan dari :
                                              B.24 – Daftar Pengumpulan Buah
12
                                              B.25 – Surat Pengantar Buah
                                              B.26 – Ikhitsar Harian Pengumpulan buah
                                            Premi panen karyawan dan BHL di pisah.
                  Daftar Buku Gaji         1                 2                             3
                                            Buku Gaji dibuat oleh KTU
13                                          Dasar dari : 1. Buku Asisten, 2. Daftar Lembur, 3. Daftar Premi
                                            Daftar gaji ditanda tangani oleh Karyawan
                                            Selesai ditanda tangani, daftar gaji dikembalikan ke kantor KTU
                  Pemborong                1 Formulir
                                            Pekerjaan pemborong merupakan pihak ketiga dalam menyelesaikan pekerjaan
                                            Pekerjaan tersebut akibat kekurangan tenaga karyawan sendiri.
                                            Pekerjaan borongan sesuai SPK dari Perusahaan
14                                          Pembayaran borongan didukung oleh
     AA.6                                       1. STP Mingguan                    2 Mdr I/Krani     3 Tiap Senin
     AA.5                                       2. STP Bulanan                     2 Mdr I/Krani     3 Akhir Bulan
     AA.4                                       3. Afrekening                      2 Mdr I/Krani     3 Akhir Bulan
     AA.3                                       4. Berita Acara       1 Buku 2 Mdr I/Krani 3 Akhir Bln Tgl 3/bln
     AA.18        Barchard                 1 Formulir        2 Krani                       3 Akhir Bulan
                  Pemeliharaan              Buku Pemborong
                                            Barchard terdiri dari :
                                                1. Barchard dinding (bentuk lebar dan digantung diruangan kantor afdeling)
15
                                                2. Barchard di jilid
                                                3. Barchard dinding dan barchard jilid isinya sama
                                                4. Barchard jilid dibuat 3 set.
                                                5. barchard diisi dari realisasi pekerjaan KLKH (PB.10)
     AA.7         Rencana Pemupukan        1 Formulir        2 Pembantu Kerani             3 Pembantu Kerani
                  Harian                   Uraian :
16


     AA.9         Permintaan               1 Formulir      2 Pembantuk Kerani         3 06.00-06.30
                  Pengangkutan             Uraian :
17



     AA.12        Buku Inventaris Alat     1 Buku          2 Keluar-masuk gudang      3 Pembantu Kerani
                  Pertanian                Uraian :
18



     AA.13        Buku Pengantar Bon       1 Buku          2 Pembantu Krani           3 Saat Bon Barang
                                           Uraian :
19



     AA.14        Dairy                    1 Buku          2 Pembantu Krani           3 Jam 10.00 -11.00
                                           Uraian :
20




              Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                               19 dari 35
        Project
        IMPOE
                                  INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                Independent
      Perkebunan                            ENTERPRISE                                            09-2009



     AA.15       Pengendalian RAB         1 Buku       2 Pembantu Krani    3 Tgl 10/Bln
                                          Uraian :
21



     AA.17       Taksiran Hasil Harian    1 Formulir   2 Kerani Produksi   3 Tiap Kamis
                                          Uraian :
22



     AA.21(1)    Pemeriksaan              1 Formulir   2 Kap Kontrol       3 Jam 07.00 – 14.00
                 Pemotongan Buah          Uraian :
23



     AA.21(2)    Rekapitulasi             1 Formulir   2 Kap Kontrol       3 Tiap Tgl 1
                 Pemeriksaan Potong       Uraian :
                 buah
24



     AA.22       Strekte                  1 Buku       2 Krani             3 Jam 12.00-13.00
                                          Uraian :
25



     AA.23       Perkiraan Upah           1 Formulir   2 Krani             3 Jam 12.00-13.00
                 Berhenti                 Uraian :
26



     AA.24       Perubahan Penduduk       1 Formulir   2 Kerani            3 Jam 12.00-13.00
                                          Uraian :
27



     AA.25       Pemutusan Hubungan       1 Formulir   2 Kerani            3 Jam 12.00-13.00
                 kerja                    Uraian :
28



     AA.26(1)    Sensus Ganoderm          1 Formulir   2 Pembantu Krani    3 Jam 06.00-11.30
                 a                        Uraian :
29



     AA.26(2)    Surat Perintah           1 Formulir   2 Pembantu Krani    3 Jam 06.00-11.30
                 Penumbangan              Uraian :
30




             Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                                  20 dari 35
        Project
        IMPOE
                                  INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                 Independent
      Perkebunan                            ENTERPRISE                                             09-2009




     AA.26(3)    Pelaksanaan              1 Formulir   2 Pembantu Krani    3 Jam 06.00-11.30
                 Penumbangan              Uraian :
31



     AA.26(4)    Luas Blok Sensus         1 Formulir   2 Pembantu Krani    3 Jam 06.00-11.30
                 Ganoderma                Uraian :
31



     AA.26(5)    Laporan Rotasi           1 Formulir   2 Pembantu Krani    3 1 x 3 bln/tgl 3
                 Ganoderma                Uraian :
31



     AA.26(6)    Tabel Serangan           1 Formulir   2 Pembantu Krani    3 1 x 4 bln/tgl 4
                 Ganoderma                Uraian :
32



     AA.26(7)    Barchard Ganoderma       1 Barchard   2 Pembantu Krani    3 1x 1 thn
                                          Uraian :
33



     AA.27       Buku Catu                1 Buku       2 Krani            3 Tiap Tgl 10/25, Jam 10.00-11.00
                                          Uraian :
34



     AA.28       Buku Cuti                1 Buku       2 Krani             3 Setiap Cuti, Jam 06.30-07.00
                                          Uraian :
35



     AA.29       Buku Daftar Penduduk     1 Buku       2 Krani             3 Setiap Perobahan
                                          Uraian :
36



     AA.30       Buku sakit, Haid,        1 Buku       2 P.K.P             3 Jam 06.30-07.30
                 Hamil                    Uraian :
37



     AA.31       Buku Asspol              1 Buku       2 Pembantu Krani    3 Jam 14.00
38                                        Uraian :




             Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                               21 dari 35
        Project
        IMPOE
                                   INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                Independent
      Perkebunan                             ENTERPRISE                                         09-2009




     AA.37       Laporan Mingguan         1 Formulir   2 Pembantu Krani   3 Tiap Sabtu
                 Hama                     Uraian :
39



     AU.18       Daftar Hadir             1 Formulir   2 yg dikantor      3 Tiap hari
                                          Uraian :

40



     AU 21       Permohonan Cuti          1 Formulir   2 Krani            3 Saat Cuti
                                          Uraian :
41



     AU 21       Buku Asisten             1 Buku       2 Krani            3 T.H. s/d tgl 1 jam 07.30-08.30
                                          Uraian :
42



     AU.58.02    Surat Pengantar          1 Formulir   2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                 Barang                   Uraian :
43



     AU.58       Bon Permintaan           1 Formulir   2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                 Barang                   Uraian :
44



     AU.53A      Bon Permintaan dan       1 Formulir   2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                 pengembalian barang      Uraian :
45



     AU.79       Bon Penerimaan           1 Formulir   2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                 Kembali Barang           Uraian :
46



     AU.81       Surat Pengantar          1 Formulir   2 Krani            3 Kelur/ masuk
                 Barang                   Uraian :

47




             Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                                  22 dari 35
         Project
         IMPOE
                                   INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                   Independent
       Perkebunan                            ENTERPRISE                                            09-2009


      GAR 13       Laporan Tenaga Kerja     1 Formulir   2 Krani            3 Tiap akhir Bln s/d Tgl 5
                                            Uraian :
48



      GAR 14       Laporan Hasil Per        1 Formulir   2 Krani            3 Tiap akhir bln s/d Tgl 5
                   Person                   Uraian :
49


      Gar 15       Laporan Aplikasi         1 Formulir   2 Krani            3 Tiap akhir bln s/d tgl 5
                   Tenaga Kerja             Uraian :
50



      GAR 16       Laporan Peng????         1 Formulir   2 Krani            3 Tiap akhir bln s/d tgl 5
                   Tenaga Kerja             Uraian :
51



      GAR 17       Laporan                  1 Formulir   2 Krani            3 Tiap akhir bln s/d tgl 5
                   Kependudukan             Uraian :
52



      GAR 22       Laporan Perumahan        1 Formulir   2 Krani            3 Tiap akhir bln s/d tgl 5
                                            Uraian :
53



      GAR 23       Laporan Pendidikan       1 formulir   2 Krani            3 Tiap akhir bln s/d tgl 5
                                            Uraian :
54



      PB 10.A      KLKH                     1 Formulir   2 krani            3 T.H s/d tgl 2
                                            Uraian :
55


      PB.11B       Buku Premi               1 Formulir   2 Krani            3
                   Pemeliharaan             Uraian :
556



      PB.24        Daftar Pengumpulan       1 Formulir   2 Krani Produksi   3 jam 06.00-08.30
                   Buah                     Uraian :

57




               Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                              23 dari 35
        Project
        IMPOE
                                   INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                               Independent
      Perkebunan                             ENTERPRISE                                          09-2009


     PB.25       Surat Pengantar Buah     1 Formulir   2 Krani Produksi   3 Tiap antar
                                          Uraian :
58



     PB.26       Lhk Harian               1 Formulir   2 Krani Produksi   3 Jam 06.00-08.30
                 Pengumpulan buah         Uraian :
59



     PB.27       Buku Produksi            1 Buku       2 Krani Produksi   3 T.H jam 13.00-14.00
                 Lapangan                 Uraian :
60



     PB.16       Memo Permintaan          1 Formulir   2 Pembantu Krani   3 Saat dibon
                 Barang                   Uraian :
61



     PB.74       P.A.B Tanaman            1 Formulir   2 Krani            3 Tgl 4/bln
                                          Uraian :
62



     LM.65       Daftar Biaya             1 Formulir   2 Krani            3 Tgl 1 s/d 5
                 Persemaian               Uraian :
63



     LM.76       Statistik Hasil          1 Formulir   2 Krani Produksi   3 Tgl 1s/d 5
                                          Uraian :
64



     LM.78       Daftar Biaya Panen       1 Formulir   2                  3
                                          Uraian :
65



     LM.81       Daftar Biaya             1 Formulir   2                  3
                 Pemeliharaan Jalan       Uraian :
66



     LM.82       Daftar Biaya Tanaman     1 Formulir   2 Krani            3
                 Menghasilkan (TM)        Uraian :
67




             Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                         24 dari 35
        Project
        IMPOE
                                 INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL            Independent
      Perkebunan                           ENTERPRISE                     09-2009



     LM.83       Pemberantasan Lalang     1 Formulir   2 Krani   3
                                          Uraian :
68



     LM.84       Laporan Keadaan          1 Formulir   2 Krani   3
                 Mekania                  Uraian :
69



     LM.85       Laporan Keadaan          1 Formulir   2 Krani   3
                 Hama Ulat                Uraian :
70



     LM.86       Keadaan Hama             1 Formulir   2 Krani   3
                 Penyeakit                Uraian :
71



     LM.87       Laporan Serangan         1 Formulir   2 Krani   3
                 Tikus                    Uraian :
72



     LM.88       Laporan Peracunan        1 Formulir   2 Krani   3
                 Tikus                    Uraian :
73



     LM.89       Laporan Pemupukan        1 Formulir   2 Krani   3
                                          Uraian :
74



     LM.90       Daftar Biaya             1 Formulir   2 Krani   3
                 TBM,TB..                 Uraian :
75



     LM.90       Laporan Pembibitan       1 Formulir   2 Krani   3
                 ??????                   Uraian :
76


     LM.92       Laporan Pemakaian        1 Formulir   2 Krani   3
                 Bibit                    Uraian :
77




             Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                         25 dari 35
        Project
        IMPOE
                                 INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL            Independent
      Perkebunan                           ENTERPRISE                     09-2009



     LM.100      Laporan KEsimpulan       1 Formulir   2 Krani   3
                 Aspol                    Uraian :
78



     LM.80       Daftar Biaya             1 Formulir   2 Krani   3
                 Pengangkut               Uraian :
79



     LB.05       Laporan Mingguan         1 Formulir   2 Krani   3
                 Bibit                    Uraian :
80



                 Laporan Cuaca            1 Formulir   2 Krani   3
                                          Uraian :
82



                 Laporan Curah Hujan      1 Formulir   2 Krani   3
                                          Uraian :
83



                 Laporan Bahan Kimia      1 Formulir   2 Krani   3
                                          Uraian :
84



                 Laporan Alat Pompa       1 Formulir   2 Krani   3
                 Pert                     Uraian :
85



                 Basis Brong              1 Formulir   2 Krani   3
                                          Uraian :
86



                 Ancak Panen              1 Formulir   2 Krani   3
                                          Uraian :
87


                 Buku Pupuk               1 Formulir   2 Krani   3
                                          Uraian :
88




             Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                                 26 dari 35
         Project
         IMPOE
                                      INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                               Independent
       Perkebunan                               ENTERPRISE                                        09-2009


                   Panjar Gaji 70%          1 Formulir   2 Krani            3
                                            Uraian :
89


                   Perincian Lembur         1 Formulir   2 Krani            3
                                            Uraian :
90


                   Rekapitulasi Premi       1 Formulir   2 Krani            3
                   lembur                   Uraian :
91


                   Buku Pembantu            1 Formulir   2 Krani            3
                   Rekapitulasi L/P         Uraian :
92


                   Buku Pengobatan          1 Formulir   2 Krani            3
                                            Uraian :
93


      M.2          Memo                     1 Formulir   2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                            Uraian :
94


      M.1.15       Perkiraan pemborong      1 Formulir   2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                   Laporan Stock Bibit      Uraian :
95                 Keadaan posisi bibit


                                            1            2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                            Uraian
96


                                            1            2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                            Uraian
97


                                            1            2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                            Uraian
98


                                            1            2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                            Uraian
99


                                            1            2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                            Uraian
100




               Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                       27 dari 35
        Project
        IMPOE
                              INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                             Independent
      Perkebunan                        ENTERPRISE                                      09-2009



                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
101


                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
102


                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
103


                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
104


                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
105

                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
106

                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
107

                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
108

                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
109

                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
110

                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
111

                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
112

                                       1       2 Pembantu Krani   3 Saat diminta
                                       Uraian
113




          Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                   28 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                              Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                        09-2009


          Contoh Tabel Standar Operasional Prosedur hubungan relasi Budidaya Sawit
         berdasarkan No Rekening Dengan Model/Blangko Data yang ada pada Afdeling

               No       Rekg    Nama Data                                 Model/Blangko
                         601.
                          01    Tanaman TM
                          00    Gaji dan Biaya Sosial Karyawan Non Staf
                          20    Pemeliharaan Jalan
                          22    Pemeliharaan Saluran air
                          24    Pemeliharaan Teras Bahan
                          28    Perlengkapan


                        Jumlah :

                           30   Buat Lobang Sisipan
                           31   Bibit dan Pengangkutan
                           32   Menyisip
                           38   Bahan dan Perlengkapan


                        Jumlah :

                           40   Garuk piringan BT
                           41   Garuk piringan BL
                           42   Khemis piringan
                           43   Wiping lalang
                           44   Dongkelan BT
                           45   Dongkelan BL
                           46   Babat gawangan BT
                           47   Babat gawangan BL bahan
                           48   Perlengkapan


                        Jumlah :

                           50   Hama dan penyakit
                           54   Ganuderma
                           58   Bahan perlengkapan


                        Jumlah :

                           61   Buat SPB/SPK
                           62   Pengangkutan
                           63   Mempupuk Bahan dan
                           68   Perlengkapan
                           69   Lain-lain


                        Jumlah :



    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                        29 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                    Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                             09-2009




                           90   Tunas
                           92   Analisa Daun
                           93   Memperbaiki no LSU ??
                           94   Pemeliharaan piringan
                           95   Inventaris Pohon
                           97   Jaga Areal
                           98   Bahan dan Perlengkapan
                           99   Lain-lain


                        Jumlah :




                         602.
                          02    Panen dan Pengangkutan Produksi (KG)
                          00    Pegawai non staf
                          01    Pemanen
                          03    Premi Mandor
                          04    Premi Karyawan
                          07    Pemeliharaan TPH bahan dan
                          08    Perlengkapan
                          09    Lain-lain



                        Jumlah :




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                                                    30 dari 35
          Project
          IMPOE
                                 INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                                      Independent
        Perkebunan                         ENTERPRISE                                                09-2009


                   CONTOH REKOMENDASI REQUIREMENT PENDUKUNG PEMBUATAN
                              SISTEM APLIKASI DATABASE IMPOE

Silahkan isi pada kotak dibawah ini ! (Kasus atau kesulitan apa saja yang anda ketahui untuk menyelesaikan pekerjaan, dan sertakan
kode blanko dan no Regk sehingga butuh waktu lama untuk proses pengerjaannya. )
     1. Pengisian kasus disesuaikan dengan blanko formulir serta sebab akibat terhadap kasus yang dihadapi.
     2. Kasus Pemantauan dan peninjauan terhadap penyelesaian laporan baik kecepatan dan keakuratan data dalam pembuatan
          laporan akhir pekerjaan sebagai ukuran diperlukannya Sistem Informasi IMPOE bagi para pimpinan secara khusus dan
          perusahaan secara umum.
     3. Sertakan Blangko/Formulir dan bentuk laporan yang diinginkan untuk diimplementasikan IMPOE.
     4. Tabel Requirement dibawah ini dapat diperbanyak sesuai dengan rekomendasi requirement yang diperlukan pihak terkait.
                                                     TABEL REQUIREMENT
                                                                                                                           Tanda
No                Nama Kasus                                                  Uraian
                                                                                                                              V
                                                                                                                         S   J   JT




             Ket

             Beri tanda V pada kata kata : S  Sering , J  Jarang , JT  Jarang Terjadi
             Trimakasih…




             Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                   Gambar : PERENCANAAN MODUL-MODUL YANG AKAN DIBUAT

                                         STOK GUDANG
                                            PRODUK

                                         PENGOLAHAN                                                         PEMBUKUAN & NOTA
                                           LIMBAH                     ADMINISTRASI KEBUN
                                                                                                                PAYROLL
                                           PABRIK                                            STOK BARANG
                                                                      BUDGET & VERIFIKASI                         EAP
                                           BENGKEL
                                            MOTOR                                             STOK PUPUK
                                                                           GUDANG                                AKTIVA
                                           BENGKEL                                            STOK OBAT
                                            LISTRIK                                           TANAMAN
                                                                                                               KEUANGAN
                                                                          ARSIP & POS
                                                                                             STOK LAINNYA
                                            SIPIL                                                              AKUNTANSI
                                                                         SOSIAL /UMUM
                          DINAS TEKNIK
                                                                          SERVICE &              SUPIR      PETUGAS UMUM
                                                                         MAINTENANCE
                          DINAS TATA                                                         PEMELIHARAAN
UNIT KEBUN
                            USAHA                                                             EMPLASMENT       GURU
                                                                           SECURITY
                             DINAS
                           TANAMAN                                                             LAINNYA      RUMAH SAKIT
                                                                             SDM
                                                                                                              LAINNYA
                                                                            PAJAK
             PEMBIBITAN              AFDELING
                                                                                            INV BANGUNAN
                                                                          INVENTARIS
                                  TENAGA KERJA                                               INV BARANG
                                                                          PEMBORONG
                                   PEMBIAYAAN

                                     INVENTARIS
                                      TANAMAN




                               TBM                  TM             PANEN/PRODUKSI




                                                    JADWAL KERJA


                                                      PETA KERJA


                                                      TOPOGRAFI


                                                    PEMELIHARAAN
            ASPEK ACUAN PEMBUATAN SISTEM BERDASARKAN
                   STANDAR MANAJEMEN MUTU (ISO)

ISO mencakup :
   A. Kebijaksanaan mutu
      Seluruh maksud dan tujuan organisasi yang berkaitan dengan mutu, yang secara
      formal dinyatakan oleh pimpinan puncak ( Direktur/Komisaris).
   B. Manajemen mutu (Quality Management)
      Sistem mutu dan struktur organisasi
      Untuk mengantisipasi persaingan, aspek mutu perlu selalu dievaluasi dan
      direncanakan (perbaikan dan peningkatan) melalui penerapan fungsi-fungsi
      manajemen mutu.
      Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management) : bukan hanya fungsi
      produksi yang mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap mutu, tanggung
      jawab terhadap mutu tidak cukup dibebankan kepada bagian tertentu saja, tetapi
      sudah menjadi tanggung jawab seluruh individu diperusahaan.
      Manajemen mutu : semua aktifitas dari keseluruhan fungsi manajemen yang
      menetapkan kebijakan mutu, tujuan dan tanggung jawab perusahaan, serta
      melaksanakannya dengan cara seperti perencanaan mutu, pengendalian mutu,
      pemastian mutu dan peningkatan mutu didalam sistem mutu.
      Manajemen mutu merupakan kegiatan dan sistem mutu merupakan wadahnya ???
   C. Sistem mutu
      Struktur organisasi, tanggung jawab, prosedur, proses dan sumberdaya untuk
      menerapkan manajemen mutu.
   D. Pengendalian mutu
      Quality Control adalah pengendalian yang dilakukan selama proses produksi
      bagian quality control memiliki otonomi penuh terlepas dari proses produksi
   E. Jaminan mutu
      Seluruh perencanaan dan kegiatan sistematis yang memadai bahwa barang atau
      jasa memenuhi persyaratan mutu
      Pemastian mutu/Quality Assurance : Untuk memastikan proses dan mutu produk
      melalui pelaksanaan Audit operasi; pelatihan; analisis kinerja teknis; dan petunjuk
      operasi untuk peningkatan mutu
      Quality Assurance bekerja sama dengan bagian lain yang bertanggung jawab
      penuh terhadap mutu kinerja masing-masing bagian

Pengertian mutu :
Gambaran dan karakteristik menyeluruh dari barang/jasa yang menunjukkan
kemampuannya dalam memuaskan konsumen sesuai dengan kebutuhan yang ditentukan
    Memenuhi persyaratan konsumen
    Sesuai dengan kegunaan
    Memuaskan konsumen pada biaya kompetitif
    Resultante dari karakteristik produk dan jasa pemasaran, rekayasa, pembuatan dan
       pemeliharaan yang membuat produk dan jasa yang digunakan memenuhi harapan
       konsumen
                                                                            33 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                       Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                 09-2009


    Tujuan Audit Mutu :
    Dampak globalisasi
        Produk Bermutu
        Prasyaratan yang dituntut pasar
        Batas antar Negara tidak ada
        Dituntut kesamaan standar terhadap mutu


                                          RANKAIAN SISTEM MUTU


                       KONSUMEN                                     PRODUSEN



            PEMASARAN DAN RISET PASAR                    DESAIN/SPESIFIKASI REKAYASA
            PRODUK                                        DAN PENGEMBANGAN
            PURNA JUAL                                   PENGADAAN
            BANTUAN TEKNIK DAN                           PERENCANAAN DAN
             PERAWATAN PROSES                              PENGEMBANGAN
            PEMASANGAN DAN OPERASI                       PRODUKSI
            PENJUALAN DAN DISTRIBUSI                     INSPEKSI, PENGETESAN DAN
                                                           PENGUJIAN
                                                          PENGEMASAN DAN
                                                           PENYIMPANAN


    Pada Awalnya ISO 9000 sebagai tuntutan pasar ternyata memberikan nilai tambah yaitu
       1. Peningkatan Produktifitas
       2. Peningkatan Efisiensi
       3. Penurunan Biaya
       4. Peningkatan Kepuasan Pelanggan

    Seri Standar ISO 9000 terdiri dari tanggung jawab manajemen terhadap mutu sampai
    dengan hal-hal teknis yang menyangkut :
        1. Pembelian bahan baku
        2. Perencanaan mutu
        3. Pengendalian proses
        4. Pengujian produk akhir
        5. Pelayanan konsumen
        6. Dll




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                           34 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                      Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                09-2009




    Tabel Seri ISO 9000
             ISO 9001                     20 Klausul
             ISO 9002                     19 Klausul   Kontraktual
             ISO 9003                     16 Klausul

    ISO 9000 diperlukan perusahaan karena peningkatan bisnis perlu dilandasi oleh sistem
    yang konsisten dan efisien.
    ISO 9000 adalah nomor acuan pada suatu Seri Standard Internasional yang menjabarkan
    tentang “ Sistem Manajemen Mutu”.

    Dalam penerapan ISO 9000, ada 2 kategori yaitu Kontraktual dan Non Kontraktual

        1. Kontraktual
           Kondisi dimana perusahaan bermaksud menerapkan Standard Sistem Manajemen
           Mutu dengan tujuan untuk memenuhi permintaan konsumen perusahaan
           membutuhkan bukti dan pengakuan pihak ketiga yaitu sertifikasi dari badan
           sertifikasi.
        2. Non Kontraktual
           Kondisi dimana perusahaan bermaksud menerapkan Standard Sistem Manajemen
           Mutu Intern Perusahaan. Perusahaan tidak memerlukan pengakuan dari pihak lain
           dalam penerapan ISO 9000
           Acuan standard adalah ISO 9004

    Manfaat Penerapan ISO 9000 bagi perusahaan :
      1. Aspek Konsistensi Pelaksanaan dan Pengawasan
              a. Memberikan pendekatan praktik yang sistematis untuk manajemen mutu.
              b. Memastikan konsistensi untuk memelihara produk atau jasa menerapkan.
              c. Menetapkan kerangka kerja untuk proses peningkatan mutu lebih lanjut
                 dengan membakukan proses guna memastikan konsistensi dan mampu
                 menelusuri serta meningkatkan hubungan antar fungsi yang
                 mempengaruhi mutu.
      2. Aspek Pengendalian dan Pencegahan
              a. Mempengaruhi atau menentukan secara jelas tanggung jawab dan
                 wewenang dari personel kunci yang mempengaruhi mutu.
              b. Mendokumentasikan prosedur secara baik dalam menjalankan operasi dan
                 proses bisnis penyedia jasa pabrik atau industri.
              c. Menerapkan sistem dokumentasi yang efektif melalui mekanisme Audit
                 Mutu Internal dan tinjauan manajemen yang kontinyu.
      3. Aspek Pertumbuhan dan Pengembangan perusahaan
              a. Sebagai Sarana Pemasaran
              b. Dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen
              c. Dapat meningkatkan citra dan daya saing perusahaan
              d. Dapat meningkatkan produktifitas mutu produk atau jasa



    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom
                                                                               35 dari 35
  Project
  IMPOE
                        INTRUKSI MANAJEMEN PALM OIL                          Independent
Perkebunan                        ENTERPRISE                                    09-2009


                  e. Dapat memberikan pelatihan yang sistematik kepada staf melalui prosedur
                     dan instruksi yang baik
                  f. Mengantisipasi tuntutan konsumen atas mutu produk dan tingkat
                     persaingan bersama.
                  g. Sebagai pondasi dasar yang baik untuk mengembangan mutu selanjutnya
                     menuju manajemen mutu terpadu (Total Quality Manajemen).

    Klausul pada ISO 9000 ada 20 Klausul dalam 4 kategori yaitu :
       1. Peranan Manajemen
              a. Tanggung Jawab Manajemen
              b. Sistem Mutu
              c. Tindakan Koreksi dan Pencegahan
              d. Audit Mutu Internal
              e. Pelatihan
       2. Pengendalian Proses
              a. Pengendalian Perancangan dan Perencanaan
              b. Pengendalian dokumen dan data
              c. Identifikasi dan mampu telusuri produk
              d. Pengendalian proses
              e. Penanganan, Penyimpanan, pengemasan, pengawetan dan penyerahan.
              f. Pelayanan
       3. Verifikasi
              a. Inspeksi dan pengujian
              b. Pengendalian alat inspeksi, ukur dan pengujian
              c. Status inspeksi dan uji
              d. Pengendalian produk yang tidak sesuai
              e. Pengendalian mutu
              f. Teknik Statistik
       4. Berhubungan dengan pihak luar
              a. Tinjauan kontrak
              b. Pembelian
              c. Pengendalian produk pasokan konsumen




    Penyusun IMPOE : Weiyand Seno.S.Kom

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:332
posted:12/29/2010
language:Indonesian
pages:35