PENYUSUNAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

Document Sample
PENYUSUNAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) Powered By Docstoc
					         PENYUSUNAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
                 KEGIATAN INFRASTRUKTUR

1. MANFAAT RAB

  Kegiatan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) kegiatan/prasarana
  merupakan tahap yang cukup penting dari keseluruhan rangkaian kegiatan
  P2KP dan dalam pelaksanaannya harus memperhatikan proses/langkah-
  langkah kegiatannya, agar hasil yang diperoleh paling mendekati nilai biaya
  pada saat pelaksanaan kegiatan (realistis) serta sesuai dengan ketentuan
  P2KP dan dapat dipertanggunjawabkan.

  Guna RAB ádalah :
    Untuk mengetahui berapa besar rencana biaya yang diperlukan untuk
    menyelesiakan kegiatan sebelum kegiatan tersebut dilaksanakan;
    Mengetahui jumlah/volume kebutuhan tenaga kerja, bahan dan alat yang
    diperlukan untuk menyelesaikan kegiatan;
    Sebagai pedoman pada saat pelaksanaan kegiatan pembangunan
    prasarana, khususnya pada saat melakukan pengadaan tenaga kerja,
    bahan dan alat, baik menyangkut jumlah, jenis, maupun harga satuannya
    masing-masing.
    Hal yang perlu dipahami disini bahwa RAB sifatnya adalah suatu
    perkiraan/rencana, artinya bahwa nilai volume maupun harga satuan tiap
    jenis tenaga/bahan/alat yang paling menentukan dalam penyelesiaan
    pekerjaan ádalah nilai kebutuhan nyata (realisasi) dilapangan. Dan
    seharusnya nilai realisasi ini sama atau tidak berbeda jauh dengan RAB
    yang dibuat sebelumnya;
    Untuk memenuhi salah satu persyaratan yang harus dibuat didalam
    dokumen proposal usulan pelaksanaan kegiatan KSM/Panitia.

2. HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM PENYUSUNAN RAB

  1. RAB disusun oleh KSM/Panitia, yaitu Ketua Panitia dibantu oleh anggota
     KSM yang mampu dan memahami cara pembuatan RAB;
  2. RAB harus disusun secara teliti dan benar sehingga diperoleh nilai RAB
     yang seimbang dengan biaya pelaksanaan pembangunan prasarana
     yang telah direncanakan (RAB realistis). Atau dengan kata lain bahwa
     RAB yang disusun tidak berlebihan atau kekurangan;
  3. RAB bersifat terbuka, artinya siapaun masyarakat bpleh mengetahui isi
     RAB;
  4. Dana untuk kegiatan prasarana (dana BLM) tidak dapat digunakan untuk
     membiayai ganti rugi. Masalah ganti rugi harus diselesaikan oleh
     masyarakat sendiri;

Suplemen Penyusunan RAB                                                 Hal. 1
  5. Apabila terjadi kekurangan dana pada tahap pelaksanaan pembangunan
     prasarana maka harus diusahakan/ditambah dengan swadaya
     masyarakat;
  6. Dan sebaliknya apabila terdapat kelebihan dana maka harus digunakan
     hanya pada paket kegiatan tersebut dengan cara menambah volume
     atau menyempurnakan parasarana yang dibangun tersebut;

3. PERSIAPAN YANG HARUS DILAKUKAN SEBELUM PENYUSUNAN
   RAB :

       Melakukan rembug/musyawarah ”Kesanggupan Swadaya Masyarakat”.
       Pada kegiatan ini termasuk menyepakati Daftar Swadaya Masyarakat
       sebagai lampiran Berita Acara Rembug; berkaitan dengan Swadaya
       masyarakat ini, sangat disarankan agar masyarakat yang ingin
       memberikan swadaya dalam bentuk uang dapat diarahkan untuk
       memberikan swadaya dalam bentuk material/alat yang diperlukan.
       Memastikan bahwa tidak ada masalah ganti rugi, berkaitan dengan
       tanah/tanaman milik masyarakat yang terkena lokasi kegiatan. Sebagai
       buktinya maka harus dibuat surat Hibah dari pemilinya;
       Membuat/menyiapkan gambar-gambar prasarana yang akan dibangun,
       sesuai hasil desain dan data-data hasil survey teknik sebelumnya;
       Menyiapkan formulir-formulir perhitungan RAB yang diperlukan.

4. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PENYUSUNAN RAB :

  1. Lakukan Survey Harga Bahan/Material, Upah Tenaga Kerja, Peralatan,
     minimal 3 toko/pemasok setempat. Kemudian akukan Rembug/
     musyawarah ”Kesepakatan Harga Satuan” hasil survey;
  2. Buat Perhitungan Volume/kuantitas Pekerjaan;
  3. Lakukan Perhitungan RAB.
  Ketiga tahapan kegiatan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :


4.1. SURVEY (Harga Satuan & Calon                     Tenaga     Kerja)    dan
     KESEPAKATANA HARGA SATUAN

      Survey ini mempunyai maksud dan tujuan untuk memperoleh informasi
      yang benar dan pasti, baik menyangkut kuantitas, kualitas maupun harga
      satuan dasar dari setiap jenis bahan/material, tenaga kerja dan peralatan
      yang akan dipergunakan sebagai acuan harga dalam perhitungan RAB
      kegiatan. Selain harga satuan tersebut, tim survey juga harus melakukan
      survey/pengecekan dan inventarisasi calon tenaga kerja yang akan ikut
      melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur, baik untuk sumber

Suplemen Penyusunan RAB                                                   Hal. 2
      dana Swadaya maupun sumber dana BLM. (gunakan formulir survey
      tenaga kerja : RAB-1, TK-1A dan TK-1B, terlampir).

      Kegiatan Survey Harga harus dilakukan oleh Tim Survey yang dipilih
      secara terbuka dari anggota KSM/Panitia yang dipercaya dan minimal
      berjumlah 3 (tiga) orang.

        Prinsip umumnya adalah :

        1. Bahwa Prasarana yang dibangun merupakan prioritas kebutuhkan masyarakat
           yang direncanakan, dilaksanakan dan diawasi serta dimanfaatkan sendiri oleh
           masyarakat maka sedapat mungkin kegiatannya dilaksanakan secara
           swadaya/gotong royong;
        2. Namun bila kegiatan tidak dapat seluruhnya dilaksanakan dengan swadaya
           masyarakat, maka kegiatan pembangunan prasarana tersebut dapat
           menggunakan dana bantuan program P2KP/BLM, terutama untuk pengadaan
           Bahan/Alat Konstruksi.
        3. Harga-harga satuan (Upah/Bahan/Alat) yang digunakan harus disepakati oleh
           KSM/Panitia berdasarkan hasil Survey minimal dari 3 Toko/Pemasok
           setempat/terdekat.

      Beberapa ketentuan penting yang harus diperhatikan dalam rangka
      kesepakatan harga satuan hasil survey adalah :
     1. Apabila kegiatan tidak dapat dilaksanakan secara gotong royong
        maka untuk Harga Upah Tenaga Kerja, paling tinggi sama dengan
        upah standar dari Instnasi Pemerintah Setempat atau UMR yang
        berlaku untuk desa/kelurahan bersangkutan.
     2. Sedangkan Bahan/Alat, pada prinsipnya dipilih bahan yang berkualitas
        baik sesuai spesifikasi teknis, dengan harga yang termurah/terendah
        diantara minimal 3 Toko/Pemasok setempat yang di Survey;
     3. Diprioritaskan menggunakan Tenaga Kerja/bahan/Alat setempat yang
        tetap memenuhi kualitas teknis yang dipersyaratkan;
     4. Harga Satuan Dasar Bahan/Alat yang dipilih harus sudah merupakan
        harga sampai dilokasi proyek (on site);
     5. Sebagai pembanding Harga Satuan hasil survey, maka digunakan
        Harga satuan Kabupaten yang dikeluarkan oleh Instansi terkait.
        Apabila terdapat Harga Satuan Bahan/Alat Terpilih yang lebih besar
        dari Harga Satuan Kabupaten maka Harga Satuan Terpilih tersebut
        harus dibuatkan Justifikasi/perincian alasannya.
     6. Apabila dalam 1 (satu) kelurahan/desa terdapat lebih dari 1 (satu)
        kegiatan/prasarana maka harga satuan dasar (bahan/upah/alat) yang
        digunakan haruslah satu/tidak berbeda-beda. Apabila terdapat harga
        satuan dasar (bahan/upah/alat) yang berbeda maka harus dilampiri
        dengan analisa/justifikasinya;
Suplemen Penyusunan RAB                                                             Hal. 3
      Selanjutnya lebih rinci mengenai bagaimana langkah-langkah dan
      tatacara pelaksanaan Survey dan Kesepakatan harga satuan hasil
      survey dapat dilihat pada panduan tatacara Pemilihan & Kesepakatan
      Harga Satuan Upah/Bahan/Alat, terlampir.

4.2. PERHITUNGAN VOLUME/KUANTITAS PEKERJAAN

      Yang harus dipersiapkan :
         Gambar Rencana Detail yang sudah mencantumkan semua ukuran
         prasarana dan spesifikasi (jenis/kualitas dari material/alat) yang
         harus dipenuhi serta didukung dengan data-data hasil survey teknis
         yang telah dibuat sebelumnya.
         Formulir perhitungan Kuantitas Pekerjaan (Form : RAB 2 & 2A).

      Langkah – langkah Perhitungan Volume Pekerjaan :

      1.    Buat daftar inventarisasi jenis-jenis (item) kegiatan yang akan
            dilaksanakan untuk mewujudkan bangunan prasarana sebagaimana
            yang direncanakan. Daftar item pekerjaan tersebut harus sudah
            mencantumkan satuan pengukurannya. Satuan pengukuran
            pekerjaan tersebut harus mengacu pada satuan pengukuran untuk
            pembayaran pekerjaan tersebut. Sebagai contoh misalnya :

                              Item Pekerjaan                      Satuan
           1. Pekerjaan Penyiapan Tanah Dasar/Badan Jalan           M2
           2. Penimbunan Badan Jalan                                M3
           3. Lapis Pondasi Bawah Kelas C (Sirtu)                   M3
           4. Galian Parit                                          M3
           5. Pekerjaan Beton                                       M2
           6. Pekerjaan Saluran Ps. Batu Kali                       M3
           Dst......

            Urutan jenis-jenis atau item pekerjaan tersebut hendaknya dibuat
            sesuai urutan pelaksanaan pekerjaan dilapangan.

      2.    Lakukan perhitungan kuantitas/volume tiap jenis/item pekerjaan.

            Volume pekerjaan yang dimaksudkan disini adalah banyaknya
            pekerjaan yang harus dibuat (rencana) menurut satuan pengukuran
            pekerjaannya.
            Ketentuan perhitungan volume tiap item pekerjaan adalah :
              Volume harus sesuai dengan satuan pengukuran pekerjaannya
              atau dengan kata lain bahwa setiap item pekerjaan yang satuan
Suplemen Penyusunan RAB                                                       Hal. 4
                  pengukurannya berbeda mempunyai cara perhitungan volume
                  pekerjaan yang berbeda pula.
                  Misalnya ;
                  Volume pekerjaan penyiapan badan jalan yang diukur dalam
                  satuan meterpersegi (m2) = panjang tanah dasar yang akan
                  disiapkan x lebar yang harus disiapkan;
                  Berbeda dengan
                  Volume Penimbunan Badan Jalan yang diukur dalam satuan
                  meterkubik (m3) = panjang timbunan x lebar x tinggi (atau tebal)
                  timbunan.
                  Sedangkan ukuran (panjang, lebar, tinggi/tebal) harus sesuai
                  dengan yang direncanakan (sesuai ukuran pada gambar).

            Agar diperoleh ketelitian dan memudahkan perhitungan volume
            pekerjaan maka sebaiknya perhitungan dilakukan per item pekerjaan
            sesuai urutan item pekerjaan pada daftar yang telah dibuat
            sebelumnya. Cara melakukan perhitungan dapat dibuat format
            sederhana sebagai berikut :

                        Tabel 1. Contoh perhitungan Volume Pekerjaan
                         Uraian                     Sketsa dan
            No                        Satuan                         Volume
                       Pekerjaan                   Perhitungan
                                                             T= 20cm
             1.      Lapis Pondasi       M3        L= 2m
                                                                          80
                     Bawah Kelas C
                     (Sirtu)                     P (panjang)= 200m

                                                Vol. = P x L x T
                                                    = 200 x 2 x 0,2
                                                    = 80
            Dst.
           Contoh Format dapat dilihat pada Form RAB 2A terlampir.

            Karena Perhitungan Volume Pekerjaan tersebut akan merupakan
            acuan untuk dapat dipergunakan sebagai dasar dari pelaksanaan
            pembangunan prasarana maka perhitungan volume tersebut harus
            cukup sederhana dan jelas sehingga mudah dipahami oleh
            masyarakat.

      3.    Buat Rekapitulasi Daftar Kuantitas/Volume seluruh pekerjaan.

            Daftar   Rekapitulasi  Kuantitas    ini  berupa    tabel   yang
            menggambarkan/memuat volume dan satuan tiap jenis pekerjaan
            secara keseluruhan proyek/kegiatan (Contoh formulir dapat dilihat
Suplemen Penyusunan RAB                                                        Hal. 5
          pada Form-RAB-2, terlampir). Cara pengerjaannya adalah dengan
          cara memindahkan atau menyalin kembali hasil perhitungan volume
          tiap item pekerjaan (dari formulir 3A) sebelumnya.
          Perbedaannya dengan tabel 3A (perhitungan volume tiap item
          pekerjaan) adalah bahwa pada tabel 3 (rekapitulasi Volume
          pekerjaan) kolom Sketsa dan cara perhitungan volume
          sebagaimana pada tabel 3A ditiadakan.

      Hasil perhitungan Volume/Kuantitas setiap item pekerjaan ini harus
      diverifikasi oleh oleh UPL dan faskel, khususnya faskel bidang teknik.


  4.3. PERHITUNGAN RAB PEKERJAAN

      Rencana Anggaran Biaya (RAB) kegiatan/paket pekerjaaan adalah
      merupakan anggaran biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan
      seluruh kegiatan pembangunan prasarana sesuai dengan rencana
      (gambar & RKS).

      Sesuai ketentuan P2KP untuk pemanfaatan dana Bantuan Langsung
      Masyarakat (BLM) maka pembiayaan kegiatan/paket prasarana yang
      akan dibangun oleh masyarakat melalui wadah KSM/Panitia berasal dari
      dana Swadaya masyarakat dan dana BLM/P2KP.

      Oleh karena itu maka nilai RAB kegiatan/paket prasarana harus
      merupakan gabungan perhitungan biaya dari kedua sumber dana
      tersebut. Atau dengan kata lain bahwa didalam perhitungan RAB
      Kegiatan/Prasarana, sudah harus dengan jelas memperlihatkan
      besarnya komponen dana swadaya dan komponen dana P2KP/BLM.

       Perbedaan     utama     perhitungan RAB      P2KP     dengan   Proyek-proyek
       Konstruksi/Pekerjaan Sipil Umum adalah terletak pada prosesnya, yaitu P2KP
       menghitung RAB dari kebutuhan Tenaga Kerja, Material/Bahan dan Alat atau tidak
       menghitung Analisa Harga Satuan Pekerjaan sebagaimana yang dilakukan pada
       proyek-proyek Sipil Umum.

      Dengan demikian maka didalam perhitungan RAB kegiatan/paket
      prasarana P2KP harus menghitung besarnya RAB Swadaya masyarakat
      dan besarnya RAB BLM/P2KP.

      Untuk memudahkan proses perhitungan RAB kegiatan/paket prasarana
      maka dapat mengacu pada tahap-tahap berikut :

      1. Siapkan Daftar Harga Satuan Upah/Bahan/alat yang telah disepakati;
Suplemen Penyusunan RAB                                                         Hal. 6
      2. Siapkan Daftar Hasil Kesepakatan Kesanggupan Keswadayaan
         Masyarakat;
      3. Hitung Volume Kebutuhan Bahan/Material, Hari Kerja Tenaga Kerja
         dan Peralatan yang diperlukan (Swadaya dan BLM/P2KP);
      4. Hitung RAB Pekerjaan (dana Swadaya dan BLM/P2KP)

      Perhitungan volume dan RAB pada tahap (3) dan (4) tersebut dapat
      dijelaskan sebagai berikut :

      1.    Perhitungan Volume Kebutuhan Bahan/Material, Tenaga Kerja
            dan Peralatan.

            Perhitungan Volume kebutuhan Tenaga kerja, bahan dan peralatan
            disini mencakup 3 tahapan, yaitu :
            a. Perhitungan Volume Kebutuhan Total Pekerjaan Proyek;
            b. Perhitungan Volume Kebutuhan Swadaya masyarakat;
            c. Perhitungan Volume Kebutuhan BLM/P2KP;

            Masing-masing tahapan dapat diuraikan sebagai berikut :

            a. Perhitungan Volume Total Kebutuhan Proyek

            Sebagai dasar perhitungan Volume Kebutuhan Bahan, Tenaga
            kerja dan peralatan yang akan digunakan untuk menyelesaikan
            seluruh kegiatan pembangunan prasarana adalah Hasil
            Perhitungan Kuantitas/Volume tiap item Pekerjaan sebelumnya
            (lihat Langkah 2).

            Langkah – langkah Perhitungan Volume Kebutuhan Tenaga
            Kerja, Bahan dan Alat untuk seluruh kegiatan proyek :

            1. Hitung kebutuhan tenaga kerja/bahan/alat tiap jenis pekerjaan.
               Lakukan perhitungan ini sampai semua jenis (item) pekerjaan
               selesai. Sebagai dasar acuan jenis-jenis pekerjaan dapat
               mengacu pada Daftar Kuantitas Pekerjaan yang telah dibuat
               sebelumnya.
            2. Buat Rekapitulasi Kebutuhan total Tenaga kerja, bahan dan alat
               yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh proyek.

            Masing-masing langkah dapat dijelaskan sebagai berikut :

            1. Perhitungan kebutuhan tenaga kerja/bahan/alat tiap jenis
               pekerjaan. Cara pelaksanaannya adalah :


Suplemen Penyusunan RAB                                                 Hal. 7
               a. Setiap item pekerjaan, perlu diidentifikasi/ditentukan semua
                    jenis/macam dari :
                      Tenaga Kerja yang diperlukan, misalnya Mandor/ketua
                      kelompok, Tukang, Pekerja;
                      Material/bahan yang dibutuhkan, misalnya pasir, semen,
                      besi, dll;
                      Peralatan Kerja yang dibutuhkan, misalnya beton molen,
                      mesin gilas, alat bantu (cangkul, linggis, dll) dll;
               b. Kemudian harus ditentukan/diketahui besarnya kebutuhan
                  dasar untuk menyelesaikan satu satuan pengukuran
                  pekerjaan tersebut atau biasa disebut koefisien dari setiap
                  jenis/macam Tenaga Kerja, Material/bahan, Peralatan Kerja.
               c. Hasil identifikasi dan koefisien masing-masing tenaga kerja,
                  bahan dan alat dicatat untuk masing-masing item pekerjaaan
                  yang ada.
               d. Berdasarkan data hasil poin a,b, Lakukan perhitungan
                  kebutuhan untuk semua jenis/item kegiatan selesai. Sebagai
                  dasar acuan jenis-jenis pekerjaan dapat mengacu pada
                  Daftar Kuantitas Pekerjaan yang telah dibuat sebelumnya.
               e. Prinsip dasar perhitungan Volume kebutuhan ini adalah :
                  koefisien tiap jenis kebutuhan dikali volume tiap jenis
                  pekerjaan. Dengan demikian maka kebutuhan untuk masing-
                  masing jenis/macam dari Tenaga Kerja, Bahan, Alat, dapat
                  dihitung dengan rumus umum berikut :

                    Volume TK    =   Koefisien TK   x   Volume Pekerjaan


                      Volume     =    Koefisien     x   Volume Pekerjaan
                      Bahan            Bahan

                      Volume     =    Koefisien     x   Volume Pekerjaan
                       Alat             Alat

                   Untuk memudahkan proses perhitungan dapat dibuat
                   menggunakan suatu formulir seperti formulir RAB-3A,
                   terlampir.

                  Beberapa hal yang perlu dipahami berkaitan dengan
                  penggunaan koefisien :

                      Koefisien selalu dinyatakan dalam bentuk angka, bisa
                      angkanya bulat (1, 2, dst) atau angka pecahan (ada angka
                      dibelakang koma seperti 0,003 atau 0,03, dst);


Suplemen Penyusunan RAB                                                    Hal. 8
                      Angka koefisien dapat berbeda-beda untuk tiap jenis
                      tenaga kerja, bahan, alat serta untuk tiap jenis pekerjaan;
                      Angka koefisien biasanya diperoleh dari hasil pengujian
                      yang dilakukan khusus untuk itu (meskipun juga ada yang
                      bisa dihitung sendiri), sehingga didalam penyusunan RAB
                      umumnya koefisien mengacu pada referensi/sumber yang
                      diterbitkan secara resmi seperti Analisa BOW, Analisa SNI,
                      Analisa K, informasi yang diterbitkan oleh pemerintah,
                      dinas/sektor terkait di daerah;

                   Sebagai dasar acuan dari kedua kegiatan tersebut, yaitu
                   untuk mengidentifikasi dan mendapatkan kebutuhan dasar
                   yang diperlukan untuk menyelesaikan satu satuan
                   pengukuran pekerjaan (koefisien), maka harus mengacu
                   pada Pedoman Teknis/spesifikasi pekerjaan yang diterbitkan
                   oleh P2KP, tetapi jika tidak terdapat hal tersebut maka dapat
                   mengacu pada sumber resmi yang diterbitkan.


            2. Buat Rekapitulasi Kebutuhan total Tenaga kerja, bahan dan alat
               yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh proyek.

               Prinsip perhitungannya adalah Jumlah total masing-masing
               kebutuhan tiap jenis/macam dari Tenaga Kerja, Bahan dan Alat
               yang dibutuhkan pada tiap jenis pekerjaan dijumlahkan untuk
               seluruh jenis pekerjaan yang ada;

               Hasil perhitungan ini dibuat dalam satu daftar Rekapitulasi
               Kebutuhan Tenaga Kerja, Bahan dan Alat. Daftar ini dapat
               dibuat seperti contoh formulir RAB-3B, terlampir.


            Pengertian KOEFISIEN :

               Yang dimaksud dengan koefisien tenaga kerja atau biasa
               disebut produktivitas tenaga kerja disini adalah banyaknya
               volume pekerjaan yang mampu dikerjakan/diselesaikan oleh
               seorang tenaga kerja dalam satu satuan waktu tertentu atau
               banyaknya tenaga kerja yang diperlukan untuk menyelesaikan
               satu satuan pengukuran pekerjaan dalam satu satuan waktu
               tertentu. Satuan yang digunakan adalah Hari Orang Kerja
               (HOK). Satu HOK biasanya sama dengan 7 atau 8 jam kerja.



Suplemen Penyusunan RAB                                                     Hal. 9
                Sebagai contoh, misalnya untuk pekerjaan 1 M3 pasangan
                pondasi batu kali adukan 1semen : 4 pasir, maka koefisien
                tenaga kerja adalah :
                     0,18 untuk Mandor/Kepala Kelompok
                     0, 12 untuk Kepala Tukang Batu
                     1,20 untuk Tukang Batu
                     3,60 untuk Pekerja
                Pengertiannya adalah 0,18 mandor + 0,12 kepala tukang + 1,2
                tukang + 3,6 pekerja, bekerja bersama dalam 1 hari dapat
                menyelesiakan 1 m3 pasangan pondasi batu kali.

                Yang dimaksud dengan koefisien bahan/material disini adalah
                banyaknya/jumlah bahan/material yang dibutuhkan untuk
                menyelesaikan satu satuan pengukuran pekerjaan. Satuan yang
                digunakan adalah sama dengan satuan pengukuran bahan,
                misalnya pasir dinyakatakan dalam m3, semen dinyatakan
                dalam zak, dst.

                Sebagai contoh, misalnya untuk pekerjaan 1 M3 pasangan
                pondasi batu kali adukan 1semen : 4 pasir, maka koefisien
                bahan :
                     1,20 M3 untuk batu kali
                     0,522 M3 untuk pasir pasangan
                     2,86 untuk zak semen


                Yang dimaksud dengan koefisien alat/peralatan atau biasa
                disebut juga produktivitas peralatan adalah banyaknya volume
                pekerjaan yang mampu dihasilkan oleh suatu peralatan dalam
                satu satuan waktu tertentu atau banyaknya suatu peralatan yang
                diperlukan untuk melaksanakan/menyelesiakan pekerjaan dalam
                satu satuan waktu tertentu. Satuan yang digunakan adalah jam
                atau hari untuk peralatan besar/berat seperti excavator, mesin
                gilas, dll sedangkan untuk peralatan bantu seperti cangkul,
                pacul, linggis, dll dinyatakan dalam satuan buah atau set.

                Sebagai contoh, misalnya untuk pemadatan pekerjaan lapis
                pondasi sirtu per m3 dengan menggunakan alat mesin gilas,
                maka koefisien alat mesin gilas adalah 0,083 er m3.




Suplemen Penyusunan RAB                                                  Hal. 10
             b. Perhitungan Volume Swadaya Masyarakat

                Swadaya masyarakat untuk pelaksanaan kegiatan mengacu
                pada hasil rembug/musyawarah Kesanggupan Keswadayaan
                Masyarakat yang telah disepakati sebelumnya.

                Perhitungan Volume tiap bentuk dari swadaya yang      diberikan
                oleh masyarakat pada tahap ini hanya dilakukan        terhadap
                komponen swadaya masyarakat           yang secara     langsung
                berkaitan dengan konstruksi, yaitu berupa komponen    : Tenaga
                Kerja, Bahan/Matrial Bangunan dan Peralatan Kerja.

                Selanjutnya dengan mengacu pada Daftar Hasil kesepakatan
                Kesanggupan Keswadayaan Masyarakat, maka dapat dilakukan
                perhitungan volume swadaya masyarakat.

                Cara perhitungan volume swadaya ini pada dasarnya hanya
                membuat rekapitulasi volume swadaya dengan menjumlahkan
                volume tiap macam bentuk swadaya yang sama, misalnya
                Tenaga Kerja Mandor, bahan semen, alat cangkul, dll. yang ada
                pada daftar Swadaya masyarakat.
                Khusus untuk tiap jenis tenaga kerja (kepala kelompok/mandor,
                tukang, pekerja) maka perlu diperhatikan bahwa satuannya
                harus dibuat dalam HOK, yaitu jumlah hari kerja dikali jumlah
                jam kerja perhari. Jam Kerja perhari biasanya 7 atau 8 jam
                (dipilih sesuai jam kerja setempat).

                Untuk   memudahkan       proses    perhitungannya        dapat
                menggunakan formulir Perhitungan Rekapitulasi           Volume
                Swadaya Masyarakat (formulir RAB-3C).

                Hasil akhir dari seluruh kegiatan perhitungan swadaya ini adalah
                diperolehnya gambaran besarnya rencana swadaya masyarakat
                yang akan diberikan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan
                prasarana, khususnya pada komponen kegiatan konstruksi yaitu
                tenaga kerja, Bahan dan Peralatan.


             c. Perhitungan Volume Kebutuhan BLM/P2KP

                Dasar perhitungan kebutuhan tenaga kerja, bahan dan peralatan
                untuk sumber dana BLM/P2KP adalah dilakukan dengan cara
                Kebutuhan Total Proyek dikurangi dengan Kebutuhan swadaya


Suplemen Penyusunan RAB                                                   Hal. 11
                masyarakat untuk masing-masing komponen tenaga kerja,
                bahan dan alat yang sesuai.

                Proses perhitungannya dapat menggunakan formulir seperti
                contoh formulir RAB-3, terlampir. Dan penyajian hasil
                perhitungan ini sekaligus dirangkum dalam Rekapitulasi
                Kebutuhan Tenaga Kerja/Bahan/Alat dari sumber dana swadaya
                dan sumber dana BLM/P2KP (formulir RAB-3).

             Hasil akhir kegiatan perhitungan volume kebutuhan tenaga kerja,
             bahan dan alat ini akan diperoleh gambaran :
             1. Rekapitulasi dan rincian Volume kebutuhan Bahan, Tenaga
                kerja dan Peralatan yang akan digunakan dari seluruh item
                pekerjaan pembangunan prasarana (Form RAB-3B).
             2. Rekapitulasi dan rincian Volume/kuantitas kebutuhan Bahan,
                Tenaga kerja dan Peralatan dari swadaya masyarakat untuk
                pembangunan prasarana (Form RAB-3C).
             3. Rekapitulasi dan Rincian Volume/kuantitas kebutuhan Bahan,
                Tenaga kerja dan Peralatan, baik untuk porsi sumber dana
                swadaya maupun porsi sumber dana BLM/P2KP form RAB 3);


      2.     Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB)

             Perhitungan RAB disini adalah mencakup perhitungan RAB
             Prasarana yang dirinci untuk masing-masing sumber dana
             swadaya dan sumber dana BLM/P2KP.

             Adapun proses perhitungan RAB mencakup 3 langkah, yaitu :
             a. Perhitungan RAB Swadaya Masyarakat;
             b. Perhitungan RAB BLM/P2KP;
             c. Rekapitulasi RAB (Swadaya dan BLM/P2KP);

             Prinsip dasar perhitungan RAB adalah

                    RAB     =     VOLUME     x      HARGA SATUAN



             Perlu diperhatikan:
             Apabila satu KSM/Panitia mempunyai kegiatan prasarana lebih dari
             satu jenis maka RAB Swadaya maupun RAB BLM, harus dibuat
             secara terpisah masing masing untuk tiap jenis kegiatan.
             Contohnya adalah kegiatan pembangunan MCK dan Pembuatan


Suplemen Penyusunan RAB                                                  Hal. 12
             Gorong-gorong, maka RAB Swadaya atau BLM harus dibuat
             masing-masing untuk MCK dan Gorong-gorong.

             Masing-masing langkah tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

             a. Perhitungan RAB Swadaya Masyarakat

             Swadaya masyarakat untuk pelaksanaan kegiatan pembangunan
             prasarana mengacu pada daftar Kesanggupan Kesawadayaan
             Masyarakat yang telah dipersiapkan sebelumnya. Penting untuk
             diperhatikan bahwa nilai total swadaya ini harus diupayakan
             sebesar-besarnya, minimum sebesar 30% dari total alokasi dana
             BLM kegiatan/prasarana tersebut.

             Jenis dan nilai dari swadaya yang diberikan oleh masyarakat pada
             dasarnya tidak dibatasi, namun demikian sesuai dengan kebijakan
             dan mekanisme P2KP maka komponen keswadayaan masyarakat
             yang dapat diperhitungkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB)
             pelaksanaan kegiatan pembangunan prasarana, hanyalah
             difokuskan pada 6 bentuk/komponen, yaitu : Dana Tunai, Tenaga
             Kerja, Bahan/Matrial Bangunan, Peralatan Kerja, Tanah/Tanaman
             Produktif yang terkena lokasi kegiatan dan Konsumsi.

             Prinsip dasar perhitungan RAB ini adalah bahwa RAB Kegiatan
             diperoleh dengan cara menjumlahkan biaya dari setiap komponen
             swadaya masyarakat. Sedangkan besarnya biaya setiap komponen
             adalah Volume setiap komponen dikali harga satuannya.

             Selanjutnya dengan mengacu pada Daftar Hasil kesepakatan
             Kesanggupan Keswadayaan Masyarakat, maka dapat dilakukan
             perhitungan keswadayaan masyarakat baik volume/kuantitas dari
             setiap bentuk maupun besarnya nilai/biaya swadaya tersebut. Cara
             perhitungan dapat menggunakan formulir Perhitungan RAB
             Swadaya Masyarakat (formulir RAB-4A).

             Hasil akhir dari perhitungan swadaya ini adalah diperolehnya
             gambaran besarnya nilai rencana swadaya masyarakat yang akan
             diberikan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan prasarana,
             meliputi :
             1. Volume/kuantitas dari setiap bentuk swadaya;
             2. Besarnya nilai/biaya swadaya;

             Penjelasan perhitungan swadaya masyarakat sebagai berikut :


Suplemen Penyusunan RAB                                                  Hal. 13
                                Tabel 2. Penjelasan Cara Perhitungan RAB Swadaya Masyarakat

                                                                                  Harga Satuan       Nilai/Biaya
No      Bentuk Swadaya                   Satuan                Volume
                                                                                       (Rp)             (Rp.)
1.   Tenaga              Kerja            HOK             Jumlah Org TK         Sesuai Nilai Upah Jum. HOK x Upah
     (Mandor/K.Klp,                                       dikali jumlah hari    harian setempat perhari
     Tukang,Pekerja, dlll)                                kerja         yang    atau untuk tk. Kota
                                                          diberikan untuk       dapat     memakai
                                                          tiap jenis TK.        UMR perhari
                                                          (sesuai jumlah yg
                                                          telah disepakati
                                                          KSM)
2.   Bahan Bangunan                Sesuai satuan jenis    Sesuai      jumlah    Sesuai        Harga     Jumlah Volume x
     (Pasir, Batu, Semen,dll)      bahan (m2,m3,zak,      yang          telah   satuan dasar tiap       Harga     Satuan
                                           dll)           disepakati KSM        jenis         bahan     Dasar Bahan
                                                          untuk tiap jenis      termasuk       biaya
                                                          Bahan                 transportnya
                                                                                sampai dilokasi.
3.   Alat/Peralatan     Kerja      Sesuai satuan jenis    Sesuai    jumlah      Sesuai          Nilai   Jumlah Volume x
     (pacul, pengaduk semen,        Alat (bh, zak, dll)   yang        telah     pembelian/              Harga Satuan Alat
     ember beton, dll)                                    disepakati KSM        pembuatan/ sewa,
                                                          untuk tiap jenis      untuk tiap jenis
                                                          Alat                  Alat
4.   Dana Tunai                          Rupiah                   -             Sesuai       jumlah     Jumlah total dana
                                                                                dana yang telah         yang         telah
                                                                                disanggupi              disanggupi
                                                                                masyarakat              masyarakat


             Suplemen Penyusunan RAB                                                                        Hal. 14
                                                                      Harga Satuan          Nilai/Biaya
No      Bentuk Swadaya                 Satuan        Volume
                                                                          (Rp)                 (Rp.)
5.   Tanah/Tanaman      yang
     terkena proyek:
     a. Tanah                            M2       Luas tanah yang   Sesuai NJOP (Nilai Jumlah Volume x
                                                   terkena proyek   Obyek      Pajak) Harga      Satuan
                                                                    setempat           Tanah


     b. Tanaman                   Batang/Pohon    Jumlah tanaman    Sesuai      nilai Jumlah Volume x
        Produktif                                   yang terkena    Tanaman dilokasi Harga      Satuan
                                                       proyek       setempat          Tanah


6.   Konsumsi                          Ls/paket          -          Sesuai          Nilai Total Nilai semua
                                                                    pembelian/            jenis Konsumsi
                                                                    pembuatan untuk
                                                                    tiap jenis konsumsi

Khusus untuk besarnya harga Upah tenaga Kerja, harga satuan bahan dan Peralatan yang
digunakan mengacu pada harga satuan yang telah disepakati (sesuai dengan harga satuan yang
digunakan pada perhitungan RAB BLM).




             Suplemen Penyusunan RAB                                                         Hal. 15
             b. Perhitungan RAB BLM/P2KP

             Sebagai dasar perhitungan RAB kegiatan dari sumber dana
             BLM/P2KP adalah jumlah kebutuhan tenaga kerja, material/bahan,
             peralatan untuk BLM dan ditambah biaya administrasi proyek yang
             diperlukan. Komponen biaya administrasi disini harus dihitung
             secara proporsional sesuai dengan kebutuhan kegiatan dan hanya
             untuk biaya yang mencakup biaya administrasi KSM/Panitia selama
             pelaksanaan konstruksi, yaitu mencakup :
                Papan Nama Proyek (hanya untuk jasa penulisan termasuk
                kuas/cat);
                Pelaporan (Mingguan/Bulanan/Pertanggungjawaban)          :    jasa
                pengetikan, sewa /rental selama pembuatan laporan;
                Photo copy (dokumen proposal, copy/penggandaan laporan
                Mingguan/Bulanan/Pertanggungjawaban, dll);
                Pengadaan ATK (Kertas, Pensil, Pulpen, Map/sejenisnya, dll)
                Dokumentasi/photo-photo kegiatan (0%, 50%, 100%), hanya
                untuk pembelian roll film dan cuci cetak;
                Administrasi seperti Materai secukupnya;

             (catatan : tidak boleh untuk membeli            alat-alat   seperti
             komputer/mesin ketik, camera/photo, dll)

             Prinsip dasar perhitungan RAB BLM ini pada dasarnya sama
             dengan perhitungan RAB Swadaya, yaitu merupakan penjumlahan
             biaya dari setiap komponennya, yaitu komponen biaya tenaga
             kerja, bahan dan peralatan serta biaya administrasi. Sedangkan
             acuan harga satuan yang digunakan adalah harga satuan hasil
             kesepakatan dari hasil survey minimal 3 toko setempat,

             Untuk memudahkan proses dan cara perhitungan dapat
             menggunakan formulir Perhitungan RAB BLM/P2KP (formulir RAB-
             4B).


             Penjelasan perhitungan BLM/P2KP sebagai berikut :




Suplemen Penyusunan RAB                                                      Hal. 16
                                   Tabel. 3. Penjelasan Cara Perhitungan RAB BLM/P2KP

                                                                                  Harga Satuan          Nilai/Biaya
No      Komponen Biaya                Satuan                Volume
                                                                                      (Rp)                 (Rp.)
1.   Tenaga              Kerja           HOK          Jumlah Org TK dikali Sesuai Nilai Upah Jum. HOK x Upah
     (Mandor/K.Klp,                                   jumlah hari kerja yang harian setempat.      perhari
     Tukang,Pekerja, dlll)                            yang diperlukan untuk
                                                      menyelesaikan
                                                      pekerjaan (untuk tiap
                                                      jenis TK.)
2.   Material/Bahan                 Sesuai satuan     Sesuai            jumlah Sesuai      Harga Jumlah Volume x
     Bangunan                        jenis bahan      kebutuhan          bahan satuan dasar tiap Harga Satuan Dasar
     (Pasir, Batu, Semen,dll)      (m2,m3,zak, dll) yang diperlukan untuk jenis            bahan Bahan
                                                      menyelesaikan            termasuk     biaya
                                                      pekerjaan (untuk tiap transportnya
                                                      jenis Bahan)             sampai dilokasi.
3.   Alat/Peralatan     Kerja       Sesuai satuan     Sesuai            jumlah Sesuai        Nilai Jumlah Volume x
     (pacul,        pengaduk     jenis Alat (bh, zak, kebutuhan peralatan pembelian/               Harga Satuan Alat
     semen, ember beton, dll)             dll)        kerja yang diperlukan pembuatan/ sewa,
                                                      untuk menyelesaikan untuk tiap jenis
                                                      pekerjaan (untuk tiap Alat
                                                      jenis Peralatan kerja)
4.   Biaya Administrasi:              Lampsum             Dihitung sesuai           Lampsum           Dihitung sesuai
     a. Biaya ATK                                      kebutuhan pekerjaan                         kebutuhan dan dirinci
     b. Biaya Pelaporan                                   dan dirinci untuk                        untuk masing-masing
                                                          masing-masing                               komponennya
                                                             komponen


             Suplemen Penyusunan RAB                                                                   Hal. 17
             b. Rekapitulasi RAB (Swadaya dan BLM/P2KP)

             Rekapitulasi RAB ini pada dasarnya hanya merupakan
             penggabungan dari masing-masing RAB Swadaya dan RAB
             BLM/P2KP      kedalam     satu    format. Sedangkan    prinsip
             perhitungannya adalah dengan cara menjumlahkan hasil
             perhitungan masing-masing biaya tiap komponen yang sesuai dari
             swadaya dengan BLM, misalnya tenaga kerja swadaya dengan
             tenaga kerja BLM, dan seterusnya.

             Untuk memudahkan proses dan cara perhitungan dapat
             menggunakan formulir REKAPITULASI RAB BLM/P2KP (formulir
             RAB-4)

         Semua dokumen RAB ini harus di verifikasi oleh UPL dan Faskel,
         terutama faskel teknik.




Suplemen Penyusunan RAB                                               Hal. 18
Suplemen Penyusunan RAB   Hal. 19
                                    RAB 1




Suplemen Penyusunan RAB   Hal. 20
                          TK-1A




Suplemen Penyusunan RAB       Hal. 21
                    CARA PENGERJAAN FORMULIR TK-1A

           Judul Kolom               Penjelasan Cara Pengerjaan
    No. Urut                   Isi nomor urut calon Tenaga Kerja dari
                               didaftarkan dari

    Nama calon tenaga kerja    Diisi nama calon tenaga kerja yang akan
                               memberikan swadaya (tidak dibayar)

    Umur                       Diisi dengan umur tiap calon tenaga kerja

    Alamat                     Diisi dengan alamat masing-masing calon
                               tenaga kerja

    Tandatangan                Diisi Tanda tangan calon tenaga kerja
                               bersangkutan

    Kotak kecil Kolom L, P, M, • Kotak kolom L (laki-laki), P (perempuan)
    KM                           dipilih yang sesuai dengan jenis kelamin
                                 calon tenaga kerja bersangkutan;
                               • Kotak kolom M (Mampu), KM (Kurang
                                 Mampu) dipilih yang sesuai dengan
                                 kemampuan secara ekonomi dari calon
                                 tenaga kerja bersangkutan
                               •




Suplemen Penyusunan RAB                                                Hal. 22
                          TK-1B




Suplemen Penyusunan RAB      Hal. 23
                      CARA PENGERJAAN FORMULIR TK-1B

           Judul Kolom               Penjelasan Cara Pengerjaan
    No. Urut                   Isi nomor urut calon Tenaga Kerja yang
                               didaftarkan

    Nama calon tenaga kerja    Diisi nama calon tenaga kerja yang akan
                               dibayar;

    Umur                       Diisi dengan umur tiap calon tenaga kerja

    Alamat                     Diisi dengan alamat masing-masing calon
                               tenaga kerja

    Tandatangan                Diisi Tanda tangan calon tenaga kerja
                               bersangkutan

    Kotak kecil Kolom L, P, M, • Kotak     kolom    L    (laki-laki), P
    KM                           (perempuan) dipilih yang sesuai
                                 dengan jenis kelamin calon tenaga
                                 kerja bersangkutan;
                               • Kotak kolom M (Mampu), KM (Kurang
                                 Mampu) dipilih yang sesuai dengan
                                 kemampuan secara ekonomi dari
                                 calon tenaga kerja bersangkutan




Suplemen Penyusunan RAB                                                Hal. 24
                          RAB 2A




Suplemen Penyusunan RAB       Hal. 25
                CARA PENGERJAAN FORMULIR RAB-2A

          Judul Kolom              Penjelasan Cara Pengerjaan
    No. Urut                Isi nomor urut jenis pekerjaan yang akan
                            dihitung volumenya;

    Uraian Pekerjaan        Diisi nama jenis pekerjaan

    Satuan                  Diisi dengan satuan      pengukuran    jenis
                            pekerjaan yang sesuai;

    Sketsa dan Perhitungan Diisi dengan sketsa/gambar sederhana
    Volume Pekerjaan       pekerjaan yang dilengkapi dengan ukuran
                           panjang, lebar, tinggi/tebalnya. Kemudian
                           tuliskan   dibawah       sketsa   tersebut
                           perhitungan volume pekerjaan sampai
                           didapatkan nilainya;

    Kuantitas/Volume        Diisi Nilai atau besarnya Volume jenis
                            pekerjaan (pindahkan nilai yang didapat dari
                            perhitungan pada kolom sketsa dan
                            perhitungan volume pekerjaan;




Suplemen Penyusunan RAB                                               Hal. 26
                          RAB 2




Suplemen Penyusunan RAB      Hal. 27
                CARA PENGERJAAN FORMULIR RAB-2


            Judul Kolom           Penjelasan Cara Pengerjaan

     No. Urut               Isi nomor urut jenis pekerjaan yang akan
                            dihitung volumenya;

     Uraian Pekerjaan       Diisi nama jenis pekerjaan (sesuai formulir
                            RAB-2A)

     Satuan                 Diisi dengan satuan pengukuran jenis
                            pekerjaan yang sesuai (sesuai formulir
                            RAB-2A);

     Kuantitas/Volume       Diisi dengan nilai     volume pekerjaan
                            (sesuai formulir RAB-2A);




Suplemen Penyusunan RAB                                             Hal. 28
                          RAB 3A




Suplemen Penyusunan RAB            Hal. 29
                CARA PENGERJAAN FORMULIR RAB-3A


           Judul Kolom              Penjelasan Cara Pengerjaan

    No. Urut                  Kosongkan (pada formulir sudah ada)

    Uraian                    Tuliskan hasil identifikasi tiap jenis tenaga
                              kerja, Bahan dan peralatan masing-masing
                              yang sesuai;

    Satuan                    Diisi dengan satuan pengukuran jenis
                              pekerjaan yang sesuai (HOK untuk Tenaga
                              Kerja dan untuk satuan bahan/alat adalah
                              yang sesuai)

    Volume           persatuan Diisi dengan nilai     Volume persatuan
    pekerjaan (Koefisien)      pekerjaan (Koefisien);

    Jumlah/Volume Kebutuhan Diisi dengan nilai Volume/kebutuhan untuk
                            masing-masing Tenaga Kerja, Bahan dan
                            Alat. Caranya Tuliskan hasil Perkalian
                            antara angka Koefisien dengan Volume
                            Item/jenis Pekerjaan;




Suplemen Penyusunan RAB                                                 Hal. 30
                          RAB 3B




Suplemen Penyusunan RAB            Hal. 31
                          CARA PENGERJAAN FORMULIR RAB-3B


            Judul Kolom                Penjelasan Cara Pengerjaan
   No. Urut                      Kosongkan (pada formulir sudah ada)

   Uraian                        Tuliskan hasil identifikasi tiap jenis tenaga
                                 kerja, Bahan dan peralatan masing-
                                 masing yang diperlukan.

   Satuan                        Diisi dengan satuan pengukuran jenis
                                 pekerjaan yang sesuai (HOK untuk
                                 Tenaga Kerja dan untuk satuan
                                 bahan/alat adalah yang sesuai) (Salin
                                 Kolom Satuan/Kolom 3 pada Formulir
                                 RAB-3B)

   Jumlah/Volume Kebutuhan       Diisi dengan nilai     Volume/kebutuhan
                                 untuk masing-masing Tenaga Kerja,
                                 Bahan dan Alat untuk seluruh jenis
                                 kegiatan. Caranya Jumlahkan masing-
                                 masing jenis kebutuhan perkegiatan yang
                                 sama yang telah dihitung sesuai formulir
                                 RAB3A, (gunakan kertas cakaran untuk
                                 menjumlahkan)      kemudian     hasilnya
                                 Tuliskan pada kolom ini;




Suplemen Penyusunan RAB                                                    Hal. 32
                          RAB 3C




Suplemen Penyusunan RAB       Hal. 33
                           CARA PENGERJAAN FORMULIR RAB - 3C


           Judul Kolom                     Penjelasan Cara Pengerjaan
   No. Urut (kolom 1)                Kosongkan (pada formulir sudah ada)

   Komponen/Bentuk Swadaya           Tuliskan hasil tiap jenis tenaga kerja,
   (kolom 3)                         Bahan dan peralatan yang berasal dari
                                     swadaya masyarakat. Data diambil sesuai
                                     dengan Daftar Swadaya Masyarakat;

   Satuan (kolom 4)                  Diisi dengan satuan pengukuran jenis
                                     pekerjaan yang sesuai (HOK untuk
                                     Tenaga Kerja dan untuk satuan
                                     bahan/alat adalah yang sesuai)

   Jumlah/Volume          Kebutuhan Diisi dengan nilai     Volume/kebutuhan
   (kolom 5)                        untuk masing-masing Tenaga Kerja,
                                    Bahan dan Alat untuk seluruh jenis
                                    kegiatan dari swadaya. Sumber data yang
                                    dipedomani      adalah    Daftar   Hasil
                                    Kesanggupan Keswadayaan;




Suplemen Penyusunan RAB                                                    Hal. 34
                          RAB 3




Suplemen Penyusunan RAB           Hal. 35
                CARA PENGERJAAN FORMULIR RAB-3


          Judul Kolom             Penjelasan Cara Pengerjaan
  No. Urut (kolom 1)        Kosongkan (pada formulir sudah ada)

  Uraian (kolom 2)          Tuliskan hasil identifikasi tiap jenis tenaga
                            kerja, Bahan dan peralatan masing-masing
                            yang      diperlukan.       (Salin      Kolom
                            Uraian/Kolom 2 pada Formulir RAB-3B);

  Satuan (kolom 3)          Diisi dengan satuan pengukuran jenis
                            komponen yang sesuai (HOK untuk
                            Tenaga Kerja dan untuk satuan bahan/alat
                            adalah yang sesuai) (Salin Kolom
                            Satuan/Kolom 3 pada Formulir RAB-3B)

  Total (kolom 4)           Diisi dengan nilai total kebutuhan masing-
                            masing Tenaga kerja, Bahan dan Alat.
                            (Salin nilai Kolom Jumlah Volume/Kolom 4
                            pada Formulir RAB-3B)

  Swadaya (kolom 5)         Diisi dengan nilai total kebutuhan masing-
                            masing Tenaga kerja, Bahan dan Alat yang
                            berasal dari swadaya (Salin nilai Kolom
                            Volume/Kolom 4 pada Formulir RAB-3C)

  BLM (Kolom 6)             Diisi dengan nilai Volume/kebutuhan untuk
                            masing-masing Tenaga Kerja, Bahan dan
                            Alat untuk untuk sumber dana BLM.
                            Caranya Nilai pada Total (kolom 4)
                            dikurangi dengan nilai Swadaya (kolom 5)
                            untuk masing-masing komponen;




Suplemen Penyusunan RAB                                               Hal. 36
                          RAB 4A




Suplemen Penyusunan RAB            Hal. 37
              CARA PENGERJAAN FORMULIR RAB-4A :

Judul Kolom                    Penjelasan Cara Pengerjaan
No.       Urut Kosongkan (pada formulir sudah ada)
(Kolom 1)
Uraian (Kolom Tuliskan hasil identifikasi tiap jenis tenaga kerja, Bahan dan
2)             peralatan masing-masing yang diperlukan.
               1. Untuk Tenaga Kerja, bahan dan Alat, Salin Kolom
                   Uraian/Kolom 2 pada Formulir RAB-3C);
               2. Untuk Dana Tunai, Tanah/Tanaman dan Konsumsi harus
                   berpedoman      pada      Daftar     Hasil   Kesanggupan
                   Keswadayaan;
Satuan (kolom Diisi dengan satuan pengukuran jenis komponen yang sesuai
3)             (HOK untuk Tenaga Kerja dan untuk satuan bahan/alat adalah
               yang sesuai)
Volume    dari Diisi dengan nilai total kebutuhan masing-masing Tenaga
Swadaya        kerja, Bahan dan Alat dari swadaya.
(Kolom 4)      1. Untuk Tenaga Kerja, bahan dan Alat, Salin Kolom
                   Volume/Kolom 4 pada Formulir RAB-3);
               2. Untuk Dana Tunai, Tanah/Tanaman dan Konsumsi harus
                   berpedoman      pada      Daftar     Hasil   Kesanggupan
                   Keswadayaan;
Harga Satuan Diisi dengan harga satuan masing-masing komponen. Nilai
(kolom 5)      Harga Satuan yang dipakai berpedoman pada Hasil
               Kesepakatn Harga Satuan Hasil Survey, sedangkan untuk
               Hraga satuan Tanah/Tanaman, Konsumsi harus menggunakan
               harga yang berlaku sesuai desa/kelurahan setempat.
Jumlah Biaya Diisi dengan nilai jumlah biaya masing-masing komponen
(Kolom 6)      swadaya. Caranya Nilai pada Volume Swadaya (kolom 4) dikali
               dengan nilai Harga Satuan masing-masing (Kolom 5);

Baris :        Diisi dengan nilai total biaya semua komponen Swadaya.
Jumlah Total Caranya Jumlahkan Nilai pada Subjumlah Tenaga Kerja
Biaya Swadaya (subtotal 1) + subtotal Bahan (subtotal 2) + subtotal Alat
               (subtotal 3) + subtotal Dana Tunai (subtotal 4) + subtotal
               Tanah/Tanaman (subtotal 5) + subtotal Konsumsi (subtotal 6)
               yang ada pada kolom jumlah biaya (kolom 6).
Baris : Jumlah Diisi dengan nilai total biaya semua komponen Tenaga kerja.
Biaya Upah     Caranya Salin Nilai pada Subtotal Tenaga Kerja (subtotal 1)
               kolom jumlah biaya (kolom 6).
Baris : Jumlah Diisi dengan nilai total HOK tenaga Kerja. Caranya jumlahkan
HOK            semua nilai HOK yang ada pada Kolom Volume (kolom 4);
Konstruksi     Perhatikan, Nilai HOK disini bukan nilai uangnya tetapi
               volumenya (satuannya HOK).

 Suplemen Penyusunan RAB                                               Hal. 38
                          RAB 4B




Suplemen Penyusunan RAB            Hal. 39
                   CARA PENGERJAAN FORMULIR RAB-4B :
    Judul
                                Penjelasan Cara Pengerjaan
   Kolom
No. Urut        Kosongkan (pada formulir sudah ada)
Uraian          Tuliskan hasil identifikasi tiap jenis tenaga kerja, Bahan dan
                peralatan masing-masing yang diperlukan.
                1. Untuk Tenaga Kerja, bahan dan Alat, Salin Kolom
                    Uraian/Kolom 2 pada Formulir RAB-3);
                2. Untuk Biaya Administrasi harus dirinci jenis administrasi
                    yang boleh didanai dari BLM.
Satuan          Diisi dengan satuan pengukuran jenis komponen yang sesuai
                (HOK untuk Tenaga Kerja dan untuk satuan bahan/alat adalah
                yang sesuai)
Volume dari     Diisi dengan nilai total kebutuhan masing-masing Tenaga
BLM/P2KP        kerja, Bahan dan Alat dari BLM.
                1. Untuk Tenaga Kerja, bahan dan Alat, Salin Kolom
                    Volume/Kolom 6 pada Formulir RAB-3);
                2. Untuk Volume Administrasi dapat ditaksir sesuai dengan
                    kebutuhan selama pelaksanaan pembangunan. Apabila
                    menggunakan satuan Lumpsum (Ls) maka Volume ini
                    ditulis angka satu;
Harga Satuan    Diisi dengan harga satuan masing-masing komponen. Nilai
(kolom 5)       Harga Satuan yang dipakai berpedoman pada Hasil
                Kesepakatn Harga Satuan Hasil Survey, sedangkan untuk
                Harga satuan Administrasi sesuai dengan harga tiap jenis
                komponen yang berlaku setempat atau bila menggunakan
                satuan lumpsum (Ls) maka harga satuan ditaksir untuk total
                biaya yang dibutuhkan untuk masing-masing komponen
                tersebut.
Jumlah Biaya    Diisi dengan nilai jumlah biaya masing-masing komponen
(Kolom 6)       BLM. Caranya Nilai pada Volume BLM (kolom 4) dikali dengan
                nilai Harga Satuan masing-masing (Kolom 5);
Baris      :    Diisi dengan nilai total biaya semua komponen BLM. Caranya
Jumlah Total    Jumlahkan Nilai pada subtotal Tenaga Kerja (subtotal 1) +
Biaya BLM       subtotal Bahan (subtotal 2) + subtotal Alat (subtotal 3) +
                subtotal Administrasi (subtotal 4) yang ada pada kolom jumlah
                biaya (kolom 6).
Baris      :    Diisi dengan nilai total biaya semua komponen Tenaga Kerja.
Jumlah Biaya    Caranya Salin Nilai pada Subtotal Tenaga Kerja (subtotal 1);
Upah
Baris :      Diisi dengan nilai total HOK tenaga Kerja. Caranya jumlahkan
Jumlah HOK semua nilai HOK yang ada pada Kolom Volume (kolom 4).
Konstruksi   Perhatikan, Nilai HOK ini bukan nilai uangnya tetapi volumenya
             (satuannya HOK).

 Suplemen Penyusunan RAB                                                  Hal. 40
RAB-4




        41
              CARA PENGERJAAN FORMULIR RAB-4

                   Penjelasan Umum Penggunaan Formulir
1. Jumlah Kolom yang akan dibuat disini sangat tergantung pada jumlah RAB
   kegiatan yang dibuat (sesuai jumlah No. RAB atau jumlah formulir RAB-
   4A/4B yang dibuat);
2. Apabila jumlah No. RAB (sesuai Formulir RAB-4A/4B) hanya ada satu
   maka pada formulir ini, yaitu kolom tujuh (7) s/d kolom empat belas (14)
   supaya dihilangkan (tidak perlu ada) sehingga formulir ini hanya terdiri dari
   kolom satu (1) s/d kolom enam (6).
3. Sedangkjan bila jumlah RAB yang dibuat lebih dari dua maka jumlah kolom
   (7), (8), (9) dan (10) harus ditambah lagi sesuai jumlah RAB yang dibuat
   tersebut.
4. Kotak yang dihitamkan tidak perlu diisi.
Judul Kolom                      Penjelasan Cara Pengerjaan
No.       Urut    Kosongkan (pada formulir sudah ada)
(kolom 1)
Uraian (Kolom     Kosongkan (pada formulir sudah ada)
2)
Dari Swadaya    Diisi dengan nilai      hasil total biaya semua komponen
(Kolom 3)       Swadaya sesuai No. RAB 1 (Formulir RAB-4A). Caranya
(sesuai   No.   Salin nilai Formulir RAB-4A atau No. RAB.1A) yang sesuai
RAB)            masing-masing untuk Nilai pada Subjumlah Tenaga Kerja
                (subtotal 1) + subtotal Bahan (subtotal 2) + subtotal Alat
                (subtotal 3) + subtotal Dana Tunai (subtotal 4) + + subtotal
                Tanah/Tanaman (subtotal 5) + subtotal Konsumsi (subtotal
                6).
Dari            Diisi dengan nilai hasil total biaya semua komponen BLM
BLM/P2KP        sesuai No. RAB 1 (Formulir RAB-4B). Caranya salin nilai
(Kolom 4)       Formulir RAB-4B atau No. RAB.1) yang sesuai masing-
(sesuai     No. masing untuk Nilai pada subtotal Tenaga Kerja (subtotal 1) +
RAB)            subtotal Bahan (subtotal 2) + subtotal Alat (subtotal 3) +
                subtotal Administrasi (subtotal 4).
Total (Kolom 5) Diisi dengan nilai penjumlahan biaya masing-masing
                komponen BLM dan Swadaya. Caranya Nilai Swadaya
                (kolom 3) ditambah dengan nilai BLM/P2KP (kolom 4) untuk
                masing-masing jenis uraian yang ada.
Bobot (Kolom Diisi dengan nilai bobot masing-masing komponen biaya
6)              pada kegiatan tersebut, yaitu masing-masing nilai biaya tiap
                komponen dibagi dengan jumlah total biaya dari semua
                komponen pada kegiatan tersebut, kemudian dikali dengan
                100. (Dikalikan dengan angka 100 karena satuan bobot adal

   Suplemen Penyusunan RAB                                                 Hal. 42
                   prosen/per seratus).
                   Caranya untuk masing-masing komponen, yaitu nilai biaya
                   pada kolom (5) dibagi dengan jumlah total biaya (jumlah A s/d
                   G) yang ada pada kolom (5), kemudian nilai tersebut di kali
                   100.
                   Perhitungan bobot ini benar, apabila semua bobot dari tiap
                   komponen dijumlahkan (A s/d G) hasilnya sama dengan 100,
                   jika tidak sama dengan 100 maka ulangi/cek lagi hitungan
                   yang ada.
Baris : Jumlah     Diisi dengan nilai biaya komponen Tenaga kerja masing-
Biaya Upah         masing Swadaya, BLM dan Total. Caranya Salin Nilai pada
                   nomor/baris A (Tenaga Kerja) untuk masing-masing swadaya
                   (kolom 3) dan BLM (kolom 4).
                   Untuk nilai total (kolom 5) diisi dengan menjumlahkan nilai
                   kedua nilai kolom 3 dan kolom 4 tersebut. Sedangkan Nilai
                   Bobot didapat dengan cara nilai biaya tadi dibagi jumlah biaya
                   (A s/d G) lalu dikali 100;
Baris : Jumlah     Diisi dengan nilai total HOK tenaga Kerja. Caranya salin nilai
HOK                total HOK pada:
Konstruksi         1. Formulir RAB 4A untuk swadaya,
                   2. Formulir RAB 4B untuk BLM/P2KP
                   3. Sedangkan untuk totalnya : jumlahkan nilai no.1 dan no. 2
                       diatas;
                   Perhatikan, Nilai HOK ini bukan nilai uangnya/bentuk Rupiah
                   tetapi volumenya (satuannya HOK).
Baris : Jumlah     Diisi dengan jumlah nilai Biaya Tenaga kerja, Bahan, Alat,
Biaya              Administrasi dari Swadaya dan BLM/P2KP. Caranya
Konstruksi         jumlahkan nilai Biaya Tenaga kerja, Bahan, Alat, Administrasi
                   yang ada pada kolom total (4).
Kolom (7), (8),    Prinsip pengisian sama dengan pengisian kolom kolom (3)
(9) dan (10)       s/d kolom (6) tetapi mengacu pada No. RAB.2 (bila ada).
Kolom      (11),   Prinsip pengisian adalah :
(12), (13) dan      1. Untuk Biaya Swadaya (kolom 11) didapat dengan cara
(14)                   menjumlahkan semua biaya swadaya yang ada pada
                       setiap RAB/No. RAB (nilai kolom 3 + nilai kolom 7);
                    2. Biaya BLM/P2KP (kolom 12) didapat dengan cara
                       menjumlahkan semua biaya BLM/P2KP yang ada pada
                       setiap RAB/No. RAB (nilai kolom 4 + nilai kolom 8);
                    3. Total (kolom 13) didapat dengan cara menjumlahkan
                       biaya Swadaya (nilai kolom 13) dan biaya BLM/P2KP
                       (nilai kolom 14);
                    4. Diisi dengan nilai bobot masing-masing komponen biaya,
                       yaitu     masing-masing nilai biaya tiap komponen dibagi
                       dengan jumlah total biaya dari semua komponen tersebut,

   Suplemen Penyusunan RAB                                                  Hal. 43
                   kemudian dikali dengan 100. Caranya untuk masing-
                   masing komponen, yaitu nilai biaya pada kolom (13)
                   dibagi dengan jumlah total biaya (jumlah A s/d G) pada
                   kolom (13) baris H kemudian nilai tersebut di kali 100.
                   Perhitungan bobot ini benar, apabila semua bobot dari tiap
                   komponen (kolom 14) dijumlahkan hasilnya sama dengan
                   100, jika tidak sama dengan 100 maka ulangi/cek lagi
                   hitungan yang ada.




Suplemen Penyusunan RAB                                                 Hal. 44
Suplemen Penyusunan RAB   Hal. 45
                         TATACARA
      PEMILIHAN HARGA SATUAN BERDASARKAN HASIL SURVEY

 Yang dimaksudkan dengan harga satuan upah/bahan/alat disini adalah
 harga per satu satuan pengukuran upah tenaga kerja (misalnya harga Upah
 Tukang per hari (HOK) Rp. 50.000, Pekerja per hari Rp. 45.000, dll) atau
 bahan bangunan (misalnya harga Semen per Zak Rp. 37.000,-, harga pasir
 beton per kubik Rp. 95.000, atau alat/peralatan konstruksi (misalnya biaya
 sewa alat buldózer per jam Rp. 15.000, dan seterusnya).
    Prinsip umumnya adalah :

      Bahwa Prasarana yang dibangun merupakan prioritas kebutuhkan
      masyarakat yang direncanakan, dilaksanakan dan diawasi serta
      dimanfaatkan sendiri oleh masyarakat maka sedapat mungkin
      kegiatannya dilaksanakan secara swadaya/gotong royong;
      Namun bila kegiatan tidak dapat seluruhnya dilaksanakan dengan
      swadaya masyarakat, maka kegiatan pembangunan prasarana tersebut
      dapat menggunakan dana bantuan program P2KP/BLM, terutama
      untuk pengadaan Bahan/Alat Konstruksi.
      Harga-harga satuan (Upah/Bahan/Alat) yang digunakan harus
      disepakati oleh KSM/Panitia berdasarkan hasil Survey minimal dari 3
      Toko/Pemasok setempat/terdekat


 Untuk harga upah, mengacu pada harga upah yang ditetapkan oleh instansi
 pemerintah terkait atau Upah Minimum Regional (UMR)/setempat,.
 Sedangkan untuk harga satuan bahan/alat dapat dinyatakan oleh instansi
 pemerintah terkait atau toko/pemasok,

 KSM/Panitia selaku pelaksana kegiatan infrastruktur dalam program P2KP,
 membutuhkan harga satuan upah/bahan/alat, terutama untuk : a).
 Menyusunan Rencana Anggaran Biaya Kegiatan (penyusunan usulan
 proposal pelaksanaan kegiatan) dan         b). Melaksanakan Pengadaan
 (pembelian/sewa)      Bahan/Alat pada saat pelaksanaan kegiatan
 pembangunan infrastruktur. Sedangkan untuk memperoleh berapa besar
 harga satuan tiap jenis tenaga kerja/bahan/alat maka KSM/Panitia harus
 melakukan survey harga, minimal pada 3 toko/pemasok setempat/terdekat.

 Pada kenyataannya dilapangan, diantara toko/pemasok yang satu dengan
 yang lain, besarnya harga satuan bahan/alat tersebut dapat berbeda-beda.
 Namun demikian secara umum, harga satuan bahan/alat tersebut dapat
 dikelompokan sebagai (a). harga bahan/alat sampai dilokasi proyek, atau
 (b). harga dilokasi pemasok/toko (harga dasar).


Suplemen Penyusunan RAB                                             Hal. 46
 Mengingat adanya perbedaan-perbedaan harga ditiap toko/pemasok (harga
 sampai di lokasi kegiatan atau harga di toko/Pemasok), maka pihak
 KSM/panitia didalam menyusun harga-harga satuan harus benar-benar
 sudah memastikan bahwa harga satuan yang dibuat/digunakan adalah
 harga sampai dilokasi (sudah termasuk ongkos transportasi bahan/alat
 sampai dilokasi kegiatan). Apabila pihak KSM/Panitia menemui adanya
 harga satuan hanya dilokasi toko/pemasok (bahan/alat tidak diantar) maka
 untuk membuat harga satuan harus terlebih dahulu menghitung biaya
 pengangkutan/transport material sesuai kondisi lapangan. Besarnya biaya
 transport per satuan bahan/alat dapat diperoleh langsung ditoko
 bersangkutan (apabila toko yang mengantar) atau sesuai harga
 pengangkutan bahan/alat yang berlaku secara umum didesa/kelurahan
 setempat/terdekat. Selanjutnya Harga satuan Bahan/Alat dapat dihitung
 dengan menjumlahkan harga satuan (yang dinyatakan oleh toko tanpa
 diantar) ditambah semua biaya/ongkos tarnsportasi material tersebut.
 Secara sederhana perhitungannya dapat menggunakan rumus :

  H ARG A S AT U AN         Harga Satuan B ahan /Alat yang              Biaya Satuan
    B AH AN /AL AT
                      =
                            dinyatakan oleh Toko /pem asok
                          tanpa diantar (H arga Sa tuan Dasar)
                                                                 +      Transportasi
                                                                     B ahan/Alat sam p ai
         (Rp)
                                                                           dilokasi



 Sesuai dengan prinsip-prinsip P2KP, khususnya untuk meningkatkan
 adanya proses transparansi dan akuntabilitas, maka pihak KSM/Panitia
 untuk dapat menggunakan harga-harga tersebut sebagai pedoman dalam
 pengadaan bahan/alat, terlebih dahulu harus melakukan survey minimal
 pada 3 toko/pemasok setempat/terdekat dan selanjutnya harga-harga hasil
 survey tersebut harus disepakati secara bersama-sama oleh KSM/Panitia.

 Sesuai dengan kebutuhan penggunaan harga satuan Upah/Bahan/Alat,
 maka waktu pelaksanaan kegiatan Survey Harga dan Kesepakatan Harga
 Satuan harus dilakukan/dibuat oleh pihak KSM/Panitia pada :
 1. Tahap Perencanaan, yaitu sebelum Penyusunan RAB Kegiatan untuk
    mendukung Penyusunan RAB pada Usulan Proposal Pelaksanaan
    Kegiatan;
 2. Tahap Pelaksanaan Konstruksi, yaitu tiap Awal Bulan selama tahap
    Pelaksanaan Kegiatan Konstruksi,

 Tatacara pelaksanaan Survey Harga Satuan Upah/Bahan/Alat sampai
 dengan kesepakatan Harga Satuan, diuraikan pada table 1. Selanjutnya
 harga satuan yang telah disepakati tersebut menjadi pedoman Harga
 Penyusunan RAB dan Pengadaan Bahan/Alat.



Suplemen Penyusunan RAB                                                             Hal. 47
                Tabel 1. TATACARA SURVEY & PENETAPAN HARGA SATUAN BAHAN/ALAT

                                               Penangung
                                                            Output/Hasil Yang
No.                 Uraian                       jawab                                 Metode Pelaksanaan
                                                                Dicapai
                                               Pelaksana
1     Ketua KSM       membentuk        Tim    Ketua         Terbentuknya   Tim Tim Survey dipilih secara terbuka
      Survey                                  KSM/Panitia   Survey               dari anggota KSM/Panitia minimal
                                                                                 3 orang yang dipercaya untuk
                                                                                 melakukan Survey Harga Satuan
                                                                                 Upah/Bahan/Alat.
2     Pelaksanaan      Survey       Harga Ketua        Tim Formulir isian Data 1. Tim Survey harus melakukan
      Satuan.                             Survey           Harga        Satuan      Survey,     minimal    pada    3
                                                           Bahan/Alat     Hasil     toko/pemasok           setempat/
                                                           Survey (formulir ter-    terdekat;
                                                           isi)                  2. Tim Survey Harga secara
                                                                                    langsung             mendatangi
                                                                                    toko/pemasok material atau
                                                                                    penyewa alat;
                                                                                 3. Melakukan tanya jawab terkait
                                                                                    harga satuan dasar, biaya
                                                                                    transportasi sampai diproyek,
                                                                                    jumlah stok material yang ada,
                                                                                    tatacara pembayaran, nama
                                                                                    yang ditemui dan keterangan
                                                                                    lain   yang     perlu.   Seluruh
                                                                                    informasi tersebut dicatat pada
                                                                                    formulir survey harga.
                                                                                 4. Setelah kegiatan selesai maka
                                                                                    Tim ini wajib membuat laporan
                    Suplemen Penyusunan RAB                                               Hal. 48
                                              Penangung
                                                               Output/Hasil Yang
No.                 Uraian                      jawab                                       Metode Pelaksanaan
                                                                   Dicapai
                                              Pelaksana
                                                                                         Hasil Survey Harga sebagai
                                                                                         bahan laporan pada saat Rapat
                                                                                         Kesepakatan/Penetapan Harga
                                                                                         satuan. Laporan dalam bentuk
                                                                                         formulir Isian seperti Contoh
                                                                                         terlampir;
3     Penyampaian     Undangan Rapat          Ketua            Surat    Undangan       Peserta yang diundang :
      Penetapan       Harga    Satuan         KSM/Panitia      diterima/diketahui     Semua anggota KSM/Panitia;
      Bahan/Alat                                               peserta                BKM; UPL; Kepala Desa/Lurah;
                                                                                      Tokoh Masy dan relawan (bila
                                                                                      perlu) serta Faskel.
4     Rapat Penetapan Harga Satuan            Ketua             1. Daftar     Hadir   1. Peserta diminta mengisi Daftar
      berdasarkan Hasil Survey.               KSM/Panitia          Peserta;              Hadir terlebih dahulu;
                                              difasilitasi oleh 2. BA         Hasil   2. Acara dibuka oleh Ketua
      Ketentuan      Penetapan      Harga     UPL/Relawan/         Kesepakat             KSM/Panitia;
      Satuan :                                Faskel               Harga    Satuan    3. Penjelasan Maksud, Tujuan,
      1. Apabila kegiatan tidak dapat                              Bahan/ Alat;          Hasil Yang Ingin Dicapai serta
         dilaksanakan    secara    gotong                                                tatacara Rapat/forum;
         royong maka untuk Harga Upah                                                 4. Penyampaian Laporan Hasil
         Tenaga Kerja, paling tinggi sama                                                Survey Harga oleh Tim Survey
         dengan upah standar dari                                                     5. Pembahasan Harga Satuan
         Instnasi Pemerintah Setempat                                                    (menyepakati       nilai/besarnya
         atau UMR yang berlaku untuk                                                     harga      satuan    tiap    jenis
         desa/kelurahan bersangkutan.                                                    bahan/alat      dan      membuat
      2. Sedangkan Bahan/Alat, pada                                                      justifikasi bila perlu). Proses
         prinsipnya dipilih bahan yang                                                   pembahasan dipandu oleh UPL

                    Suplemen Penyusunan RAB                                                    Hal. 49
                                                  Penangung
                                                              Output/Hasil Yang
No.                   Uraian                        jawab                               Metode Pelaksanaan
                                                                  Dicapai
                                                  Pelaksana
         berkualitas baik sesuai spesifikasi                                         dan Faskel. Untuk memudahkan
         teknis, dengan harga yang                                                   proses pembahasan sebaiknya
         termurah/terendah             diantara                                      Data Hasil Survey dari Tim
         minimal        3      Toko/Pemasok                                          Survey     dibagikan      kepada
         setempat yang di Survey;                                                    semua peserta.
      3. Diprioritaskan         menggunakan                                       6. Pembacaan Hasil Kesepakatan;
         Tenaga              Kerja/bahan/Alat                                     7. Penyusunan          BA      Hasil
         setempat yang tetap memenuhi                                                Kesepakatan Harga Satuan
         kualitas          teknis         yang                                       Bahan/Alat       untuk      bulan
         dipersyaratkan;                                                             bersangkutan      (contoh    form
      4. Harga Satuan Dasar Bahan/Alat                                               berita acara terlampir);
         yang      dipilih    harus      sudah                                    8. Penutup oleh Ketua KSM;
         merupakan harga                sampai
         dilokasi proyek (on site);
      5. Sebagai      pembanding         Harga
         Satuan hasil survey, maka
         digunakan         Harga        satuan
         Kabupaten yang dikeluarkan oleh
         Instansi terkait. Apabila terdapat
         Harga Satuan Bahan/Alat Terpilih
         yang lebih besar dari Harga
         Satuan Kabupaten maka Harga
         Satuan Terpilih tersebut harus
         dibuatkan        Justifikasi/perincian
         alasannya.


                      Suplemen Penyusunan RAB                                              Hal. 50
                          RAB-1A




Suplemen Penyusunan RAB      Hal. 51
                          RAB-1B




Suplemen Penyusunan RAB        Hal. 52
                                                      BERITA ACARA

                           PENETAPAN HARGA SATUAN UPAH/BAHAN/ALAT
                                 UNTUK PELAKSANAAN KEGIATAN

                                         KSM/Panitia : ..........................................
                                             BULAN : ..........................................


     Pada hari ini ........... tanggal ................ bulan ..................... tahun ................, bertempat
di ........................................................................................................., telah dilaksanakan
rapat Penetapan Harga Satuan Upah/Bahan/Alat yang akan dipergunakan untuk pekerjaan
................................................................................................
Rapat dibuka pada pukul ..............., oleh Ketua/Sekretaris*) KSM/Panitia, yang dihadiri oleh
:

                                                                         Jumlah
   No                  Peserta Yang Hadir                                                            Keterangan
                                                                          (Org)
    1     Ketua, Pengurus dan seluruh
          Anggota KSM/Panitia
    2     Wakil BKM
    3     Wakil UPL
    4     Relawan
    5     Wakil Pemerintah Desa/Kelurahan
    6     Tokoh Masyarakat (Tomas)
    7     Fasilitator Kelurahan/KMW
    8     Dst.... (bila ada)
    Daftar Hadir seluruh Peserta Terlampir.

    Adapun rangkaian acara dalam rapat ini adalah sebagai berikut :

                                                                                                    Penanggungjawab/
  No                                     Agenda Acara
                                                                                                        Fasilitator
    1      Pembukaan
    2      Penjelasan Maksud, Tujuan, Hasil Yang Ingin Dicapai
           serta tatacara Rapat/forum;
    3      Penyampaian Laporan Hasil Survey Harga
    4      Pembahasan Harga Satuan (menyepakati nilai/besarnya
           harga satuan tiap jenis bahan/alat dan membuat
           justifikasi bila perlu).
    5      Pembacaan Hasil Kesepakatan;
    6      Penyusunan BA Hasil Kesepakatan Harga Satuan
           Bahan/Alat untuk bulan ini;
    7      Penutup


  Suplemen Penyusunan RAB                                                                                            Hal. 53
  Kesimpulan yang telah dicapai dalam pertemuan ini adalah disepakatinya
  HARGA      SATUAN       UPAH/BAHAN/ALAT      secara     bersama-sama
  sebagaimana terlampir, berdasarkan hasil Survey Harga yang telah
  dilaksanakan oleh Tim Survey KSM/Panitia.

  Demikian Berita Acara Kesepakatan ini dibuat dan ditandatangani oleh
  wakil peserta masing-masing untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.


                                                             Dibuat/Disepakati Oleh :
                                                             KSM/Panitia                                   :
                                                             ....................................
                                                        Nama                 : ..........................
                                                        Jabatan              : Ketua
                                                        Tanda                : KSM/Panitia
                                                        Tangan                   ..........................



                                            Mengetahui :
              Wakil BKM :                             Wakil Pemerintah Kel/Desa :
      ....................................               .......................................
Nama                : ............................. Nama                  : ..........................
Jabatan             : Koordinator BKM               Jabatan               : Lurah/Kades
Tanda               : ............................. Tanda                 : ..........................
Tangan                                              Tangan


                      Diperiksa & Diverifikasi Oleh :
     Faskel,                                      UPL,
Nama         : ............................. Nama      : ..........................
Jabatan      : ............................. Jabatan   : ..........................
Tanda        : ............................. Tanda     : ..........................
Tangan                                       Tangan




Suplemen Penyusunan RAB                                                                             Hal. 54
                                    RAB 1




Suplemen Penyusunan RAB   Hal. 55

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:41036
posted:12/27/2010
language:Malay
pages:55