psikologi anak

Document Sample
psikologi anak Powered By Docstoc
					                  Cara mendidik anak dan balita yang baik

Bayangkan bahwa anak-anak Anda 20-30 tahun yang akan datang memiliki sifat
penyantun terhadap Anda, sopan, senang membantu dan memperhatikan Anda
yang sudah mulai tua, serta menyayangi Anda sepenuhnya. Inginkah Anda
mendapatkan hal seindah ini?

Tentu saja hal ini perlu perjuangan dari kita semua di saat-saat sekarang ini! Tidak
ada hasil tanpa perjuangan dan pengorbanan. Semua berasal dari orang tua yang
bertanggung jawab terhadap anak-anaknya.

Bak pepatah, siapa menabur angin dia akan menuai badai. Tapi saya lebih senang
mengambil pepatah siapa menabur biji dia akan menuai di hari tua.

Maksud dari perumpamaan di atas adalah janganlah kita berpangku tangan
dengan kondisi kita saat ini. Jadilah orang tua yang aktif dan berperan dalam
pendidikan anak-anak Anda. Caranya? Ya, kita semua mesti belajar!

Pertama, sadarilah bahwa anak Anda adalah titipan Tuhan Yang Maka Kasih
kepada Anda. Jadi, perlakukanlah anak-anak Anda dengan penuh kasih. Sadarilah
bahwa "kenakalan" mereka pada banyak keadaan adalah karena mereka masih
polos, sedang belajar .. atau istilah dalam mobil baru : masih "indrayen" (masih uji
coba.. maaf kalau saya salah sebutkan kata ini, ya.)

Pecahnya gelas, pecahnya guci, kotornya pintu-pintu rumah Anda -- selama Anda
masih bisa menggantikan benda-benda itu, maka berilah pengertian yang baik
dan penuh sayang kepada mereka. Jangan berikan kata-kata kasar karena gelas
pecah sehingga mereka menjadi takut kepada Anda atau bahkan takut
beraktivitas sama sekali.

Biarkan mereka bereksplorasi. Biarkan mereka lepas bebas tentu dengan
pengawasan kita yang baik.

Saya sering menangani klien yang anak-anak mereka takut kepada orang tuanya,
sederhananya karena orang tuanya yang sangat mudah marah melepas emosi
meski karena pecahnya sebuah gelas kecil sekalipun.
Seperti yang kita ketahui, bahwa anak-anak kita itu masih putih polos bersih. Dan
sangat terserah kepada kedua orang tuanya untuk membentuk dan mendidik
mereka, apakah akan seperti orang baik, orang tidak peduli, orang kasar dan
sebagainya.

So, cara mendidik anak dan balita yang baik dan benar dimulai dari Anda! Sebagai
orang tuanya. Anda sering memberikan kecupan sayang dan pujian kepada
mereka, maka mereka pun akan terbiasa dengan pola sikap seperti itu kepada
Anda.

Bapak dan ibu pembaca yang budiman, sadarilah bahwa pola anak-anak Anda
adalah cerminan dari sikap orang tuanya 100%. Jadi, bila Anda ingin mendidik
anak dan balita Anda dengan baik, maka jadilah orang tua yang baik pula.

Jangan biasakan berbohong di depan anak. Bila ada telepon yang ingin Anda
hindari, jangan sampaikan bahwa Anda tidak ada di depan anak Anda. Sampaikan
dengan cara lain sehingga Anak Anda tidak tahu.

Bila Anda bertengkar dengan pasangan Anda, hindari bertengkar di hadapan
anak-anak Anda. Jauhkan suara lengkingan dan pekikan tinggi dari pendengaran
mereka. Jauhkan pandangan "sangar" Anda kepada pasangan Anda di hadapan
mereka. Saya sering melihat anak-anak klien saya cukup trauma dengan kondisi-
kondisi seperti ini.

Jadi sayangilah anak-anak Anda dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-
hari, ya. Mari kita bentuk generasi mendatang yang jauuuuh lebih baik daripada
kita. Setuju?

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:221
posted:12/25/2010
language:Indonesian
pages:2