TEORI KOGNITIF DAN SPIRITUAL

Document Sample
TEORI KOGNITIF DAN SPIRITUAL Powered By Docstoc
					TEORI KOGNITIF (Piaget)
DAN SPIRITUAL (Fowler)




                          1
      TEORI KOGNITIF
Perkembangan kognitif pada anak
menurut Piaget (dalam Wong, 1999)
dibagi ke dalam empat tahap, yaitu tahap
sensorimotor, praoperasional, bedah
konkret, dan tahap bedah formal.




                                       2
  Tahap Perkembangan Kognitif
1. Tahap sensorimotor (0-2 tahun)
* anak mulai mampu mengasimilasi dan
  mangakomodasi informasi dengan cara melihat,
  mendengara dan menyentuh.
* Terdapat keingintahuan yang besar dari apa
  yang dilihat, didengar dan disentuh.
* Anak mulai menyadari naluri ‘sebab dan akibat’
  dan memecahkan masalah secara coba-coba
* Mereka juga menyadari tentang keberadaan
  suatu objek sekalipun objek tersebut sudah tidak
  terlihat lagi
                                                 3
  Tahap Perkembangan Kognitif
2. Tahap praoprasional (2-7 tahun)
• anak blum mampu mengoperasikan apa yang
  dipikirkan melalui tindakan
• anak menunjukkan kecenderungan egosentris,
  misalnya dangan memilih sesuatu yang
  berukuran lebih besar walaupun isinya lebih
  sedikit.
• Pada masa ini pikiran anak bersifat transduktif
• Pikiran yang kedua adalah pikiran animisme

                                                    4
  Tahap Perkembangan Kognitif
3. Tahap benda konkret (7-11 tahun)
• anak sudah memandang dunianya secara
  realistis
• jalan pikiran sudah mulai logis
• sifat egosentris sudah mulai hilang
• anak sudah mempunuyai pekertian tentang
  keterbatasan diri sendiri
• Sifat pikiran sudah mempunyai dua pandangan
• Pikiran anak sudah mulai bersifat induktif
                                                5
 Tahap Perkembangan Kognitif
4. Tahap bedah formal (11-15 tahun)
• anak sudah mengalami perkembangan
  pikiran
• mampu membentuk gambaran mental
• menyelesaikan aktifitas dalam berpikir
• mampu menduga dan memperkirakan
  dengan pemikiran yang abstrak

                                           6
             Teori spiritual
• James Fowler (1993, 2000) mengemukakan
  bahwa antara kebutuhan kognitif dan emosional
  tidak dapat dipisahkan dalam perkembangan
  spiritual.
• Spritual tidak dapat berkembang lebih cepat dari
  kemampuan intelektual dan tergantung pada
  perkembangan kepribadian.
• Perkembangan spiritual Fowler meliputi
  ketidaksadaran, kebutuhan, kemampuan
  seseorang, dan perkembangan kognitif
                                                 7
    Fowler melihat ada 6 fase
     perkembangan spiritual
1. Intuitive-projective faith
• Fase ini minimal terjadi setelah usia 4
   tahun
• Pada fase ini manusia hanya fokus pada
   kualitas secara permukaan saja
• Konsep Tuhan direfleksikan sebagai
   sesuatu yang gaib

                                            8
Fase perkembangan spiritual
2. Mythical-literal faith (5-6 tahun)
• Pembuktian kebenaran bukan berasal dari
  pengalaman aktual yang dialami sendiri,
  tapi berasal dari sesuatu yang dianggap
  lebih ahli, seperti guru, orang tua, buku,
  dan tradisi
• Kepercayaan di fase ini mengarah pada
  sesuatu yang konkrit dan tergantung dari
  kredibilitas orang yang bercerita
                                           9
Fase perkembangan spiritual
3. Poetic-conventional faith (12-13 tahun)
• Kepercayaan tergantung pada konsensus
  dari opini orang lain yang lebih ahli
• Individu mulai percaya pada penilaian
  mereka sendiri




                                         10
Fase perkembangan spiritual
4. Individuating-reflective faith (18-19 th)
• remaja tidak dapat menemukan area
  pengalaman baru karena tergantung pada orang
  lain di kelompoknya yang belum tentu dapat
  menyelesaikan masalah
• mengambil tanggungjawab atas
  kepercayaannya, perilaku, komitmen, dan gaya
  hidupnya
• individu pada tahap ini tetap masih
  membutuhkan figure yang bisa diteladani
                                             11
Fase perkembangan spiritual
5. Paradoxical-consolidation faith (min 30
  th)
• Individu mulai bisa memahami dan
  mengintegrasikan elemen spiritual seperti
  simbolisasi, ritual, dan kepercayaan
• Individu juga menganggap bahwa semua
  orang termasuk dalam kelompok yang
  universal dan memiliki rasa kekeluargaan
  terhadap semua orang
                                          12
Fase perkembangan spiritual
6. Universalizing faith (min 40 th)
• Pada tahap ini keputusan yang diambil
  didasarkan pada suasana hati, prinsip,
  dan etika yang dipilih kepada aturan-
  atuaran yang umum di masyarakat.
• Fowler menganggap bahwa sangat sedikit
  orang yang mampu mencapai fase ini


                                       13
Thanks…


          14

				
DOCUMENT INFO