Docstoc

Teori Model Keperawatan

Document Sample
Teori Model Keperawatan Powered By Docstoc
					TEORI MODEL KEPERAWATAN
DOROTHEA E. OREM




   SRI LESTARI, S.Kep. NS
    STIKES KENDEDES
        Malang 2010
LATAR BELAKANG
 Mengembangkan self care model.
 Tahun 1980 menerima penghargaan The
  Catholic University of America’s Alumni utk teori
  keperawatan.
TEORI KEPERAWATAN UMUM OREM
   Menurut Orem focus keperawatan adalah
    kebutuhan individu untuk self care action dan
    melakukan tindakan pencegahan dan
    mengaturnya guna mempertahankan kesehatan
    dan kehidupannya, menghindari penyakit atau
    luka dan menanggulangi efeknya.
TEORI UMUM KEPERAWATAN
 Teori Self Care
 Teori Self Care Defisit

 Teori Sistem Keperawatan
 TEORI SELF CARE
 Self   Care
     Praktek aktivitas yg dimulai individu dan
      melakukannya dalam kepentingan mereka guna
      mempertahankan kehidupan,kesehatan dan keadaan
      sehat.
 Self   Care Agency
     Kemampuan manusia dimana kemampuan tersebut
      digunakan untuk lebih membuat menarik tindakan self
      care.
 Therapeutic    self Care Demand/Self Care
 Requisites
     Keseluruhan tindakan self care yang dilakukan untuk
      jangka waktu tertentu dlm memenuhi self care yang
      diperlukan dengan menggunakan metode yang valid.
SELF CARE REQUISITES
 Universal
     Berhubungan dengan proses kehidupan dan
      memelihara integritas dan fungsi manusia
 Developmental       self care requisites
     Ekspresi spesifik dari universal self care requisites
      yg dikhususkan utk perkembangan/merupakan
      kebutuhan baru dari suatu kondisi/berhubungan
      dgn suatu kejadian
 Health    deviation self care requisites
     Dibutuhkan dalam kondisi sakit, terluka, atau
      terkena penyakit
UNIVERSAL SELF CARE REQUISITES
1.   Cukup udara
2.   Cukup air atau cairan
3.   Cukup makanan
4.   Proses eliminasi
5.   Keseimbangan antara aktivitas dan istirahat
6.   keseimbangan antara kesunyian dan interaksi sosial
7.   Mencegah bahaya terhadap kehidupan manusia,
     fungsi dan keadaan sehat
8.   Meningkatkan fungsi dan perkembangan individu
     dalam kelompok sosial sesuai dengan potensi,
     keterbatasan dan keinginan untuk normal.
TEORI SELF CARE DEFISIT
   Merupakan inti dari teori umum keperawatan
    orem karena menggambarkan kapan
    keperawatan diperlukan.
   Keperawatan diberikan bila kemampuan kurang
    dari kebutuhan atau kemampuan seimbang
    dengan kebutuhan tetapi diprediksikan pada
    masa yang akan datang akan terjadi defisit
    kemampuan sehingga kebutuhan lebih besar
    dari pada kemampuan
LIMA METODE BANTUAN
1.   Bertindak untuk orang lain
2.   Membimbing orang lain
3.   Memberikan dukungan baik fisik maupun
     psikis
4.   Menciptakan lingkungan yang dapat
     meningkatkan perkembangan personal dalam
     memenuhi kebutuhan kini dan yang akan
     datang
5.   Mengajar orang lain
LIMA AREA AKTIVITAS UNTUK PRAKTEK
KEPERAWATAN

1.   Membina dan memelihara hubungan dgn
     individu, keluarga, kelompok sampai pasien
     mampu utk merawat dirinya.
2.   Menentukan kapan dapat dibantu
3.   Memberikan respon terhadap permintaan,
     keinginan, dan kebutuhan klien utk bantuan
     klien
4.   Memberikan dan mengatur bantuan langsung
5.   Koordinasi dan integrasi keperawatan dengan
     pasien ttg ADL, sosial dan pendidikan.
Klien
                   Self care
               R                R
  Self care
                                    Therapeu
  capabiliti
                                     tic Self
   es (self            R
                                       care
    care               <             demand
   agency)


           R                    R
                    Nursing
                   capabiliti
 Perawat
                      es
                                    R:
                   (nursing         relationship
                    Agency)         <: deficit
                                    relationship
TEORI SISTEM KEPERAWATAN
 Sistem keperawatan didesain oleh perawat,
  didasarkan pada kebutuhan self care dan
  kemampuan pasien untuk melakukan aktivitas
  self care.
 Orem mengidentifikasikan tiga klasifikasi sistem
  keperawatan untuk menemukan self care
  requisites klien, yaitu:
     Sistem            Tindakan perawat              Tindakan klien
  keperawatan
The Wholly         •Melakukan therapeutic self   •Yang mengalami
Compensatory       care klien                    keterbatasan:
system             •Dukungan dan melindungi      melakukan therapeutic
                   klien                         self care klien
                   •Kompensasi
                   ketidakmampuan pasien
                   dalam self care

The partly         •Melakukan beberapa           •Regulasi self care
compensatory       pengukuran self care klien    agency
system             •Mengkompensasi               •Melakukan beberapa
                   kekurangan self care klien    pengukuran self care
                   •Membantu pasien jika         •Menerima perawatan
                   dibutuhkan                    dan pendampingan dari
                   •Regulasi self care agency    perawat

The Supportive-    •Meregulasi latihan dan       •Melakukan self care
educative system   perkembangan self care        •Meregulasi latihan dan
                   agency                        perkembangan self care
                                                 agency
DESAIN DAN ELEMEN SISTEM
KEPERAWATAN

   Lingkup tanggung jawab keperawatan dalam
    situasi asuhan keperawatan

   Peran umum dan spesifik perawat dan pasien

   Alasan-alasan hubungan perawat dan klien

   Jenis tindakan yang dilakukan dan pola bantuan
    dalam mengatur kemampuan self care utk
    memenuhi Therapeutic self care demand
TEORI OREM DAN EMPAT KONSEP UTAMA
   Keadaan manusia dibedakan dengan makhluk
    hidup lain karena kapasitasnya untuk
    menggambarkan dirinya sendiri dan
    lingkungannya, melambangkan pengalaman
    mereka dan menggunakan lambang kreasi (ide
    dan kata) dalam berfikir, berkomunikasi dan
    petunjuk utk melakukan sesuatu dan membuat
    sesuatu yang bermanfaat bagi mereka sendiri
    dan orang lain.
     Proses                         Proses Keperawatan Orem
  Keperawatan
1. Pengkajian        Step 1:                     Perawat mengumpulkan data
2. Diagnosa          Diagnosa dan prescription   yaitu:
   keperawatan       menentukan alasan           1. Status kesehatan klien
3. Perencanaan       keperawatan dibutuhkan.     2. Penilaian dokter tentang
   dengan rasional   Analisa dan interpretasi        kesehatan pasien
   yang ilmiah       membuat penilaian           3. Penilaian pasien tentang
4. Implementasi      berkenaan dengan                kesehatannya
5. Evaluasi          keperawatan                 4. Tujuan kesehatan di dalam
                                                     konteks riwayat hidup,
                                                     kebiasaan dan status
                                                     kesehatan
                                                 5. Kebutuhan pasien untuk self
                                                     care
                                                 6. Kapasitas pasien untuk
                                                     melakukan self care
                     Step 2:                     Sistem Keperawatan:
                     Menemukan sistem            1. Wholly compensatory system
                     keperawatan dan             2. Partly compensatory system
                     merencanakan                3. Supportive educative system
                     keperawatannya

                     Step 3:                     Perawat dan pasien bersama-
                     Produksi dan manajemen      sama melakukan evaluasi
                     dari sistem keperawatan
‘TRIMS’

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1481
posted:12/23/2010
language:Indonesian
pages:17