Docstoc

METODE PROMKES

Document Sample
METODE  PROMKES Powered By Docstoc
					        TIM IKD II
STIKES KENDEDES MALANG
          2010
  Faktor – faktor yg Mempengaruhi
     Proses Belajar_ J. Guilbert
                               Alat-alat bantu
     Metode


      Input         Proses         Output
(subyek belajar)    Belajar
                               (hasil belajar)



                              Bahan Belajar
Fasilitas belajar
A. Metode Pendidikan Kesehatan

1. Metode Pendidikan Individual
   (Perorangan)
2. Metode Pendidikan Kelompok
3. Metode Pendidikan Massa
      1. Metode Pendidikan Individual
      (Perorangan)
Tujuan :
- Membina perilaku baru
- Membina seseorang yg mulai tertarik kepada
  suatu perubahan perilaku atau inovasi.
- Contohnya pada ibu hamil yang tertarik imunisasi
  TT

Dasar Pendekatan Individual :
- Setiap orang mempunyai masalah atau alasan yg
   berbeda-beda.
  Bentuk Pendekatan Metode Pendidikan
   Individual (Perorangan) :
1. Bimbingan & Penyuluhan
  (Guidence & Counceling)
  - kontak antara klien dg petugas lebih intensif
  - setiap mslh klien dpt diteliti & dibantu
     penyelesaiannya
  - Klien dengan suka rela dengan kesadaran akan
      menerima perilaku baru
2. Interview (Wawancara)
    - Wawancara antara petugas
   kesehatan dengan klin untuk menggali
   informasi apakah ia tertarik terhadap
   perubahan perilaku terbaru dengan
   kesaadaran
   Metode Pendidikan Kelompok
Dalam memilih metode pendidikan kelompok, perlu
    diperhatikan haal-hal sebagai berikut :
- Besarnya kelompok sasaran
- Tingkat pendidikan formal

Berdasarkan besarnya kelompok dibedakan menjadi
   dua :
1. Kelompok Besar
2. Kelompok Kecil
             Kelompok Besar
•   Kelompok besar adalah apabila peserta lebih
    dari 15 orang

• Metode yg tepat untuk kelompok besar :
1. Ceramah
2. Seminar
                 1. Ceramah
• Metode ini baik untuk sasaran yg berpendididkan
  tinggi dan rendah
• Hal-hal yg perlu diperhatikan dlm menggunakan metode
  ceramah :
    Persiapan   Persiapan diri :
                1. Mempelajari materi dg sistematika yg
                     baik, disusun dlm diagram atau skema
                2. Mempersiapkan alat-alat bantu
                     pengajaran
    Pelaksanaan 1.   Sikap dan penampilan yang
                     meyakinkan, tidak boleh bersikap ragu-
                     ragu & gelisah
                2.   Suara hendaknya cukup keras dan jelas
                3.   Pandangan harus tertuju ke seluruh
                     peserta ceramah
                4.   Berdiri di depan, tidak boleh duduk
                5.   Mengggunakan alat bantu semaksimal
                     mungkin
                  Seminar

• Metode ini hanya cocok untuk sasaran
  kelompok besar dengan pendidikan
  menengah keatas
• Seminar adalah suatu penyajian dari satu ahli
  atau beberapa ahli tentang suatu topik yang
  dianggap penting dan biaasanya dianggap
  hangat dimasyarakat.
                Kelompok KECIL

Termasuk kriteria kelompok kecil apabila peserta
  kurang dari 15 orang
Metode yang cocok untuk kelompok kecil
  antara lain :
1. Diskusi Kelompok
2. Curah Pendapat (Brain Storming)
3. Bola Salju ( Snow Ball )
4. Kelompok-kelompok kecil (Buzz Group)
5. Memainkan peran ( Role Play )
6. Permainan Simulasi ( Simulation Game )
         Diskusi Kelompok
Formasi duduk peserta diatur sedemikian rupa
 yang membuat nyaman untu bebas
 berpartisipasi dalam diskusi
Pemimpin diskusi harus berada dalam taraf
 yang sama, sehingga tiap anggota kelompok
 bebas dan terbuka dalam mengeluarkan
 pendapat
Untuk memulai diskusi harus memberikan
 pancingan-pancingan berupa pertanyaan atau
 kasus sehubungan topik yang akan dibahas
Pemimpin diskusi harus mengatur dan
 mengarahkan sehingga diskusi menjadi hidup
  Curah Pendapat (Brain Storming)

Metode ini merupakan modifikasi metode
 diskusi kelompok
Bedanya pada permulaannya pemimpin
 kelompok memancing dengan satu masalah dan
 kemudian tiap peserta memberikan jawaban-
 jawaban atau tanggapan (curah pendapat)
Tanggapan atau jawaban ditampung dan ditulis
 dalam flipchart atau papan tulis
Sebelum semua peserta mencurahkan
 pendapatnya, tidak boleh diberi komentar oleh
 siapapun.
        Bola Salju ( Snow Ball )

• Kelompok dibagi dalam pasaangan-
  pasangan (1 pasang 2 orang), kemudian
  dilontarkan suatu pertanyaan atau
  masalah.
• Setelah 5 menit tiap 2 pasang bergabung
  menjadi satu, mereka tetap
  mendiskusikan masalah tersebut dan
  mencari kesimpulannya
Kelompok-kelompok kecil (Buzz Group)

  • Kelompok dibagi menjadi kelompok-
    kelompok kecil (buzz group)
  • Masing-masing diberi permasalahan
    yang sama atau tidak sama untuk
    didiskusikan
 Memainkan peran ( Role Play )

• Metode ini menunjuk anggota
  kelompok untuk menjadi peran
  dan memainkan peran tersebut,
  misalnya sebagai dokter
  puskesmas, bidan, perawat, dll.
• Mereka memperagakan peran
  masing-masing
      Permainan Simulasi
      ( Simulation Game )

• Metode ini merupakan gabungan
  antara role play dengan diskusi
  kelompok
• Pesan kesehatan disajikan dlm
  bentuk permainan monopoli, dll
• Beberapa orang menjadi pemain
  dan sebagian lagi berperan sebagai
  nara sumber
    METODE PENDIDIKAN MASSA

- Metode pendidikan massa tepat untuk
  mengkomunikasikan pesan-pesan kesehatan
  yang ditujukan kepada masyarakat.
- Sasaran besifat umum, dalam arti tidak
  membedakan golongan umur, jenis kelamin,
  pekerjaan, status sosek, tingkat pendidikan, dll
- Pesan yang disampaikaan harus bisa ditangkap
  massa tersebut
- Pendekatan ini untuk menumbuhkan kesadaran
  belum mencapai perubahan perilaku
  JENIS METODE PENDIDIKAN MASSA

1. Ceramah Umum ( Public Speaking )
2. Pidato atau diskusi ttg kesehatan melalui TV,
   radio
3. Simulasi
4. Acara Televisi, sinetron
5. Tulisan di majalah atau koran, dlm bentuk
   artikel atau konsultasi
6. Billboard yang dipasang dipinggir jalaan,
   spanduk, poster, dll

				
DOCUMENT INFO