Desain Kerja

					Untuk memenuhi kebutuhan
 karyawan dan organisasi

         SDM - Bab 5       1
              PEKERJAAN
     Dalam melaksanakan pekerjaan, individu
     melakukan tiga fungsi :
1.   Menerima informasi melalui organ sensor,
     penglihatan, pendengaran, dsb.
2.   Membuat keputusan atas dasar informasi
     yang diterrima dan yang disimpan dalam
     memorinya.
3.   Melakukan sesuatu sesuai dengan keputusan-
     nya dengan cara menjalankan tugas-
     tugas fisik dan mental

                     SDM - Bab 5                  2
                                                    Pengumpulan dan
  INPUT         PROSES            OUTPUT              Penyimpanan
                                                        informasi


                                                        Berpikir
                                       TUGAS
                                                        kreatif
                                       MENTAL


                                                      Pemecahan
                                                       masalah
              PEKERJAAN


                                                     Tugas seluruh
                                                        tubuh
                                           TUGAS
                                            FISIK
                                                        Tugas
                                                        motorik
Dervitsiotis, Kostas, 1998, 318
                                     SDM - Bab 5                     3
      Pentingnya Pendisainan Kerja:
   Pendisainan kerja merupakan sesuatu yang sangat
    penting bagi individu, dan perusahaan.
   Bagi individu, pendisainan kerja membentuk corak
    kehidupan sehari-hari.
   Bagi perusahaan, pendisainan kerja merupakan
    suatu bagian integral dan landasan
    struktural.
   Dalam menentukan kerja, pendisainan kerja
    mempengaruhi hampir setiap aspek dalam
    pengelolaan SDM.
                        SDM - Bab 5                4
               Pendisainan Kerja


   Pendisainan kerja (job design) merupakan
    proses yang ditentukan dan diciptakan oleh
    karakteristik dan kualitas kerja.
   Haruskah para karyawan perusahaan tekstil
    bekerja secara bergilir, atau apakah lebih
    baik untuk selalu menempatkan karyawan
    yang sama pada masing-masing shift?


                      SDM - Bab 5            5
      Tujuan dan Arti Penting Pendisainan Kerja

   Rancangan kerja dianggap semakin penting bagi perusahaan
    yang tengah mencari cara untuk menarik dan mengorgani-
    sasikan tenaga kerja dari berbagai kelompok umur, jenis
    kelamin, gaya hidup, dan kemampuannya.
   Strategi organisasi yang baru juga merangsang pembahasan
    mengenai cara terbaik untuk merancang kerja.
    Contoh, perusahaan seperti Xerox atau General Electric
    memberdayakan para karyawan pada unit kerjanya, dan
    mengorganisasikan kerja ke dalam tim.


                           SDM - Bab 5                   6
   Dalam mengimplementasikan strategi yang
    terfokus pada pelanggan (customer focused
    strategies), menyadari bahwa para ahli tehniknya
    perlu melakukan sejumlah tugas yang sama sekali
    berbeda sehingga mereka dapat berfungsi sebagai
    "duta bagi para pelanggan".




                        SDM - Bab 5                    7
Pendekatan pada Pendisainan Kerja
Pendekatan pendisainan kerja antara lain:
   Pendekatan mekanistik
    (mechanistic approach), didasarkan pada ilmu
    teknik mesin (mechanical engineering), juga
    disebut manajemen ilmiah.
   Pendekatan faktor manusia
    (human factors approach), didasarkan pada biologi
    dan psikologi.
   Pendekatan motivasi
    (motivational approach), didasarkan pada psikologi
    organisasi.
                       SDM - Bab 5                8
            Pendekatan Mekanistik
   Pendekatan mekanistik (pendekatan
    manajemen ilmiah), para perancang kerja
    (para ahli teknik industri) berusaha keras
    untuk merancang pekerjaan sehingga
    tugas-tugas dapat dilaksanakan seefisien
    mungkin (one man one job).
   Tugas ini sangat membantu mereka dalam
    melakukan penelitian tentang gerak dan
    waktu serta sistem pembayaran insetif.
   Sejumlah aspek pendekatan mekanistik
    masih digunakan hingga saat ini.
                      SDM - Bab 5                9
    Pendekatan Faktor Manusia (SDM)

   Pendekatan faktor manusia diperhitungkan
    dalam perencanaan kerja termasuk dimensi
    fisik dari tubuh manusia..
   Tujuan pendekatan faktor manusia adalah
    mendesain peralatan yang cocok dengan
    seluruh bagian tubuh fisik yang ada pada
    orang yang akan menggunakan peralatan
    tersebut.
   Pendekatan faktor manusia seringkali disebut
    dengan ergonomic (pengetahuan tentang
    pekerjaan untuk menghasilkan sesuatu yang
    maksimal).
                     SDM - Bab 5               10
           Pendekatan Motivasi Individu.

   Pendekatan motivasi dimulai dengan asumsi bahwa
    pekerjaan dapat didisain/dirancang untuk merangsang
    motivasi karyawan dan meningkatkan kepuasan.




                          SDM - Bab 5              11
   Ada 2 (dua) jenis pendekatan motivasi individu
    yang umum digunakan, yaitu:
      Individual Contemporary Approach.
       Dengan job enlargement manajemen
       memperluas lingkup kerja (job scope),
       sedangkan job enrichment berarti
       meningkatkan kedalaman pekerjaan (job
       depth).

       Team approach. Jika anggota tim
        bekerjasama dengan baik, keputusan dan
        perilaku tim menghasilkan keluaran (output)
        yang lebih besar

                         SDM - Bab 5                  12
             INDIVIDUAL CONTEMPORARY
                     APPROACH




                        KEDALAMAN PEKERJAAN
KARAKTERISTIK
INTI PEKERJAAN
1. Variasi skill                               JOB ENRICHMENT
2. Arti penting tugas
3. Identitas tugas
4. Otonomi
5. Umpan balik


                                                                JOB ENLARGEMENT
                                              PEKERJAAN


                                                     LINGKUP PEKERJAAN
                                                         (Jumlah seri pekerjaan)
                                               SDM - Bab 5                         13
    Perbandingan Pendekatan Pendisainan
                   Kerja.
  Pendekatan           Keuntungan                       Kerugian

Mekanistik       Menjamin prediktabilitas    Mungkin membosankan.
                 Menyediakan kejelasan       Mungkin mengakibatkan
                                             karyawan membolos, mogok
                                             kerja, atau pengunduran diri

Faktor Manusia   Koordinasi kerja            Untuk kerja tertentu terlalu
                 Mengatasi hambatan fisik    mahal biayanya
                 Membuat kerja lebih         Tidak praktis jika karakteristik
                 mudah diakses               struktural perusahaan tidak
                                             memungkinkan perubahan
                                             kerja
                               SDM - Bab 5                             14
Pendekatan          Keuntungan                         Kerugian
Motivasional Memenuhi kebutuhan           Tidak bisa dilakukan terhadap
Individu     akan tanggung jawab,         mereka yang memilih rutinitas
                                          kerja
             pertumbu-han, dan
             pengetahuan tentang          Menuntut memerlukan imbalan
                                          lebih tinggi
             hasil.
                                          Sulit diterapkan untuk kerja
             Menyediakan kesempa-         yang sulit diperkaya
             tan pertumbuhan.             Memerlukan sejumlah
             Mengurangi kejenuhan         perubahan SDM secara
                                          menyeluruh
             Meningkatkan kinerja.
             Meningkatkan semangat
             kerja




                            SDM - Bab 5                              15
Tim            Menyediakan interaksi    Tidak bisa dilakukan
Comtemporary   sosial                   terhadap karyawan yang
                                        memilih bekerja sendiri
Approach       Menyediakan variasi      Memerlukan pelatihan
               Mungin meningkatkan      ketrampilan antar personel
               pelayanan yang           Memerlukan waktu cukup
               diberikan                panjang untuk melakukan
               Mengurangi masalah       perubahan besar
                                        Memerlukan perubahan
               pembolosan karyawan
                                        besar dalam struktur
                                        organisasi dan dalam
                                        sistem SDM




                          SDM - Bab 5                            16
                Jam kerja yang dipadatkan
   Salah satu pilihan bagi karyawan yang ingin bekerja
    kurang dari lima hari dalam seminggu adalah jam kerja
    yang dipadatkan (compressed workweeks).
   Dengan memperpanjang waktu kerja dalam sehari
    melampaui batas standar delapan jam sehari, karyawan
    umumnya perlu waktu hanya tiga atau empat hari untuk
    menyamai jumlah jam kerja standar, 40 jam seminggu
   Jam kerja yang dipadatkan memungkinkan perusahaan
    lebih banyak memanfaatkan peralatannya sambil
    menekan jumlah karyawan yang mengundurkan diri
    (mengurangi turnover) dan ketidak hadiran karyawan.
                           SDM - Bab 5                 17
    Jadwal Kerja Paruh Waktu Permanen,
     Pembagian Kerja, dan Jadwal Kerja
                 Mendadak
   Bekerja paruh waktu berarti bekerja hanya
    sesaat, seperti karyawan administrasi yang
    bekerja sementara pada toko-toko eceran
    selama berlangsungnya liburan sekolah. Kini
    sejumlah perusahaan telah menetapkan posisi
    paruh waktu permanen.
   Perusahaan mungkin juga menggunakan jadwal
    kerja paruh waktu permanen untuk mengisi
    kekosongan hari yang terdiri dari dua shift
    untuk menggantikan hari kerja dipadatkan.

                      SDM - Bab 5             18
                Jadwal Kerja Standar

   Jadwal kerja standar memiliki keuntungan dan
    kerugian. Semula, karyawan boleh memilih
    jadwal yang diberikan. Namun kemudian jumlah
    hari kerja dalam seminggu (lima hari) dan
    jumlah jam dalam sehari (delapan jam) telah
    ditentukan.
   Karena pilihan dan kepentingan karyawan
    berubah setiap waktu, jadwal yang sebelumnya
    dianggap paling tepat bisa jadi kemudian tidak
    dapat dipakai lagi.

                       SDM - Bab 5               19

				
DOCUMENT INFO