Mengelola Manajemen Sumber Daya Manusia by Iyandri_TilukWahyono

VIEWS: 769 PAGES: 17

									Menetapkan Kebijakan
dan Prosedur yang Adil
   di Tempat Kerja


         SDM - Bab 3     1
           Mengelola karyawan dengan adil

   Pada prinsipnya adalah menyeimbangkan hak dan
    kewajiban manajemen serta karyawan.
   Manajer, profesional SDM, dan semua karyawan
    memainkan peranan penting dalam memastikan bahwa
    sumber daya manusia dikelola dengan adil.
   Secara bersama-sama mereka menetapkan kebijakan
    kerja, prosedur dan tindakan yang dilakukan sehingga
    keputusan penting masalah karyawan dibuat dengan
    seadil-adilnya, menghormati hak dan kewajiban karyawan
    dan pengusaha, serta dengan sebanyak mungkin informasi
    yang bisa di dapat.
                           SDM - Bab 3                   2
    Pandangan sosial mengenai keadilan

   Konsep keadilan memiliki banyak konotasi
    sehingga dalam pelaksanaannya banyak
    menghadapi tantangan yang cukup berat.
   Selain itu, pandangan masyarakat mengenai
    keadilan secara konstan terus mengalami
    perubahan, sehingga perusahaan harus selalu
    berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan
    tersebut.




                       SDM - Bab 3                3
                   Kemitraan dalam Mengelola Karyawan dengan Adil
Manajer Lini                    Profesional SDM                  Karyawan
Menetapkan kebijakan            Memastikan bahwa manajer         Menghormati hak-hak
mengenai karyawan untuk hal-    lini menetapkan kebijakan        karyawan lainnya.
hal yang berkaitan dengan       yang sesuai dengan               Bekerja sama dengan
masalah yang timbul di tempat   pertimbangan hukum.              profesional SDM dalam
kerja.                          Mengembangkan kebijakan,         menetapkan kebijakan,
Menunjukkan perhatian ter-      prosedur, dan praktek yang       prosedur, dan praktek untuk
hadap proses yang sedang        mendukung serta konsisten        menangani isu pekerjaan.
berlangsung dan perlakuan       dengan perilaku adil dan etis.   Menerima tanggung jawab
yang adil.                      Membantu memelihara hak-         untuk berlaku adil dan etis
Bersikap proaktif dalam         hak serta kewajiban              terhadap perusahaan yang
memahami pendapat kar-yawan     karyawan dan pengusaha           mempekerjakannya
mengenai keadilan.              secara seimbang.




                                          SDM - Bab 3                                          4
                  Keadilan Distributif

   Promosi lebih diinginkan dibandingkan dengan tidak
    dipromosikan dan ditransfer jauh lebih menguntungkan
    dibanding dengan diberhentikan. Dalam kasus lain,
    seorang yang bukan perokok akan memandang peraturan
    larangan merokok adalah peraturan yang adil dibanding
    seorang perokok.
   Dalam keadilan distributif, sudut pandang kita mengenai
    keadilan didapat dari perbandingan antara hasil yang
    kita peroleh dengan hasil yang diperoleh orang lain.
    Situasi yang kita hadapai juga dibandingkan dengan situasi
    yang dihadapi orang lain
                            SDM - Bab 3                      5
Output A Output B
                   Tidak adil
 Input A   Input B

Output A Output B
                   Tidak adil
 Input A   Input B

Output A Output B
                   Adil
 Input A   Input B

                SDM - Bab 3       6
   Gaji yang adil (fair pay). bagaimana menilai apakah
    seorang karyawan digaji secara adil , berikut ini ada dua
    hal: pertama, dari tingkat gaji yang diterimanya dan, kedua
    berdasarkan perubahan gaji yang diterimanya (denga
    adanya kenaikan gaji).

   Secara umum, karyawan menilai bahwa sistem penggajian
    itu adil bila mereka menerima gaji yang besarnya sama
    dengan nilai pekerjaan yang mereka lakukan.

    Demikian juga bila kenaikan yang diterima berhubungan
    dengan tingkat prestasi mereka. Inilah yang diilustrasikan
    contoh diatas, yaitu kedilan distributif dilihat dalam konteks
    equity (persamaan),
                              SDM - Bab 3                            7
                    Keadilan Prosedural
    Penelitian menunjukkan bahwa pada masyarakat yang sudah
    maju suatu prosedur dikatakan adil bila :
   Informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan adalah informasi
    yang tepat dan akurat.
   Dasar pengambilan keputusan dijelaskan sejelas-jelasnya.
   Semua pihak yang terlibat secara hukum diberikan kesempatan untuk
    memberikan masukan dalam pengambilan keputusan.
   Pihak yang lemah dijaga dari kemungkinan tindakan sewenang-wenang
    pihak yang lebih kuat.
   Semua pihak yang terlibat memiliki akses terbuka dan kesempatan yang
    sama terhadap sistem tersebut.
   Sistem yang digunakan relatif stabil dan konsisten.
   Sistem tersebut haruslah cukup fleksibel dan responsif terhadap perubahan
    kondisi dan situasi tertentu.


                                   SDM - Bab 3                              8
      Reaksi terhadap perlakuan adil dan tidak adil
     Bila karyawan merasa bahwa ia telah diperlakukan dengan tidak
     adil, maka mereka bereaksi dengan berbagai macam cara:
a.   Mengundurkan diri dari perusahaan dan melupakan kejadian yang
     dialami.
b.   Tetap bergabung dengan perusahaan dan menerima keadaan tersebut
     dengan pasrah.
c.   Tetap bergabung dengan perusahaan namun melakukan tindakan yang
     negatif untuk memprotes perlakuan perusahaan (datang terlambat atau
     pulang lebih cepat, tidak menghadiri pertemuan yang berhubungan
     dengan pekerjaan secara langsung atau perilaku lainnya).
d.   Mengadukan kejadian yang menimpa Anda kepada seseorang
     diperusahaan tersebut (dengan rekan kerja, supervisor, atau ke bagian
     hubungan karyawan).
e.   Mengadukan keluhan Anda pada pihak-pihak yang berkepentingan,
     seperti; (Depnaker, P4D, P4P, pengadilan, menulis di koran, dan
     sebagainya).
                                   SDM - Bab 3                           9
       Mengundurkan diri dari
           perusahaan

   Untuk mereka yang berprestasi baik
    dikantornya, berhenti dan mencari pekerjaan
    di perusahaan lain mungkin merupakan
    alternatif terbaik.
   Namun dari sudut pandang organisasi
    alternatif ini berdampak kurang baik. Dari
    sudut pandang masyarakat, tindakan ini
    cenderung menurunkan produktivitas.



                      SDM - Bab 3                 10
    Tetap bergabung dengan perusahaan dan
          menerima situasi yang terjadi.
   Alternatif ini mungkin baik bagi perusahaan namun
    jarang terjadi karena tidak ada karyawan yang mau
    menerima perlakuan tidak adil dari perusahaan.

   Karyawan pada umumnya ingin memiliki hubungan yang
    seimbang dengan perusahaannya. Bila yang terjadi
    adalah kasus yang dapat diajukan kemeja sidang, maka
    karyawan dapat saja menuntutnya. Namun, perasaan
    tidak diperlakukan denga adil juga dapat terjadi pada
    keputusan manajemen yang bersifat legal (tidak
    melanggar hukum).

                           SDM - Bab 3                  11
       Mengelola untuk menjamin keadilan

   Manajer menggunakan berbagai prosedur, kebijakan, dan
    tindakan untuk menegakkan keadilan.
   Hubungan antar pribadi karyawan dan manajemen
    perusahaan juga akan mempengaruhi pengelolaan
    keadilan. Kadang-kadang tidak dapat dihindari bahwa
    suatu keputusan atau prosedur dirasa karyawan tidak adil.
   Supervisor dan manajer yang sensitif terhadap situasi ini
    menyatakan bahwa hal ini dapat mengurangi pengaruh
    buruk bagi perilaku karyawan di tempat kerja.

                            SDM - Bab 3                         12
                Prosedur pengaduan

   Prosedur pengaduan formal merupakan salah satu
    cara untuk merangsang karyawan mengadukan
    permasalahannya dan mencari penyelesaianya
    dengan konstruktif.

   Dalam perusahaan yang memililki serikat pekerja,
    kehadiran prosedur ini telah diterima luas semenjak
    tahun 1950. Hampir semua karyawan yang
    tergabung dalam serikat pekerja, baik sipil maupun
    swasta, dilindungi oleh peraturan atau kesepakatan
    kerja bersama.
                          SDM - Bab 3                     13
Kewajiban manajer untuk menjamin keadilan di
               tempat kerja

   Kewajiban untuk memelihara keadilan di tempat kerja
    adalah tanggung jawab yang kompleks.
   Agar berhasil, manajer bersikap konsisten mengenai hak
    dan tanggung jawab karyawan dan perusahaan.
   Gagal dalam melakukan ini berarti perusahaan mengalami
    kerugian besar.




                           SDM - Bab 3                   14
                   Keadilan dan Etika

   Apabila kita menekankan bahwa perusahaan harus berbuat
    adil terhadap karyawan, maka dari pihak karyawan juga
    dituntut untuk hal yang sama terhadap perusahaan. Kondisi
    yang kedua inilah yang kita sebut etika.
   Keadilan dan etika tergantung dari saling menghormati dan
    saling peduli antara karyawan dan perusahaan.




                            SDM - Bab 3                    15
kewajiban karyawan dijelaskan dalam
         kebijakan berikut:

“Kebijakan kadang berbenturan dengan
kepentingan yang dilaksanakan oleh perusahaan
untuk menjamin perilaku bisnis yang beretika
dan standard integritas yang tinggi.

Umumnya, kebijakan seperti ini menjelaskan
bahwa kepentingan perusahaan adalah
karyawannya, dalam hal ini perusahaan
menaruh perhatian penuh pada semua transaksi
bisnis yang dilakukannya”.


                   SDM - Bab 3                  16
   Jadi, apa yang adil tidak ditentukan oleh lingkungan luar,
    namun oleh organisasi yang bersangkutan.

   Manajer mengetahui tentang kebijakan perusahaan
    tersebut dan harus memutuskan apakah mereka dapat
    mematuhi kebijakan yang ada.

   Manajer perlu selalu peka terhadap tuntutan karyawan
    mengenai tentang perlakuan adil di tempat kerja.




                             SDM - Bab 3                     17

								
To top