Manajemen Sumber Daya Manusia (PowerPoint)

Document Sample
Manajemen Sumber Daya Manusia (PowerPoint) Powered By Docstoc
					MANAJEMEN SUMBER
  DAYA MANUSIA



                   1
    SUMBER DAYA MANUSIA
Semua daya yang dimiliki oleh setiap individu
   Fisik – tampilan fisik (appearance)
   Mental :
   semangat,
   skill (keterampilan) dan kepiawaian
   moral dan kepribadian,
   kecerdasan,
   perilaku,
   pengalaman, dsb.
   Skill  Hard skill dan soft skill

                                                2
        CIPTA




 RASA




KARSA



                3
         KOGNITIF




         AFEKTIF
PSIKO-
MOTORI
  K




                    4
ORGANISASI UNGGGUL DALAM
        BERSAING


                  SDM YANG
                    BAIK




       STRATEGI
         YANG
        TELAK

                        SUASANA
                       ORGANISASI
                     YANG KONDUSIF




                                     5
   SDM SEBAGAI SARANA KEUNGGULAN
             BERSAING

Organisasi, bersaing secara efektif untuk
menghadapi masa yang akan datang
Persaingan yang terjadi sekarang dan masa yang
akan datang diatasi dengan persaingan di bidang
pengelolaan SDM.
Dilihat dari sudut pandang strategi, SDM haruslah
diperlakukan sebagai core competence.

                                                    6
SDM YANG BAIK

            PIAWAI




 MOTIVASI
  TINGGI



                     FLEKSIBEL




                                 7
 FUNGSI PENGELOLAAN SDM:
1. Perencanaan,
2. Pengadaan kebutuhan pekerja
   (karyawan),
3. Pelatihan dan pengembangan,
4. Penilaian kinerja, kompensasi, dan, dan
5. Hubungan indistrial (pemeliharaan)

  dengan tujuan untuk mencapai kepen-
  tingan individu (karyawan), konsumen ,
  dan perusahaan.
                   SDM - BAB 1               8
Menurut Noe (Human Resource Management,
2000) mendefinisikan MSDM sebagai:
kebijakan,
praktik, dan
sistem yang mempengaruhi perilaku, sikap,
dan prestasi karyawan.




                                            9
TANTANGAN PERUSAHAAN
Tantangan yang dihadapi oleh perusahaan
dalam dekade mendatang mengharuskan
perusahaan berkonsentrasi pada masalah SDM.

Tantangan tersebut adalah:
– the global Challenge,
– memenuhi kebutuhan stakeholder, dan
– sistem kerja yang semakin canggih




                                          10
 5 tantangan yang mengharuskan perusahaan
       mengembangkan kapabilitas baru
                (Dave Ulrich )
1. globalisasi,
2. profitabilitas melalui pertumbuhan,
3. teknologi,
4. intellectual capital, dan
5. perubahan (change, change, and more
   change).


                                            11
David B. Jemison menggambarkan secara
lebih tepat keterkaitan antara pengelolaan
SDM dengan strategi.




                                         12
Kontribusi administrative behavior terhadap
       manajemen stratejik adalah:

Studi organisasi dalam konteks berkaitan
dengan lingkungannnya.
Studi tindakan manajerial (managerial action)
dalam konteks organisasi.
Studi dan pengembangan metode untuk
memperbaiki kerjasama stratejik antara
kapabilitas organisasi dengan lingkungannya.




                  SDM - BAB 1                   13
 4 cara perusahaan dalam mencapai
 keprimaan (excellence):
1. HRD harus menjadi partner dengan manajer
   senior dan manajer lini
   dalam implementasi strategi (strategy execution),
   membantu menggerakkan planning dari ruang
   pertemuan ke pasar.
2. HRD harus ahli dalam pengorganisasian
   menyelesaikan pekerjaan, efisiensi administratif,
   untuk menjamin bahwa biaya-biaya terkurangi
   tanpa mengurangi kualitas.


                                                  14
3. HR harus menjadi suatu champion bagi
  pegawai
  secara bersemangat menampilkan perhatian
  mereka kepada senior management pada saat
  yang sama bekerja untuk meningkatkan
  kontribusi pegawai  komitmen karyawan
  terhadap organisasi dan kemampuan mereka
  menyajikan suatu hasil.
4. HR harus menjadi agen transformasi yang
  continuous
  membentuk proses dan budaya secara
  bersama-sama memperbaiki kapasitas
  organisasi untuk berubah.
                                              15
Untuk mencapai tujuan, sebuah organisasi
tidak hanya membutuhkan sumberdaya saja

3 sumberdaya yang diperlukan organisasi:
1. sumber daya manusia,
2. sumber daya keuangan,
3. sumber daya fisik.

   Ditambah kategori ke empat yaitu sumberdaya
   teknologi seperti paten dalam proses produksi
                                                   16
      Pergeseran dalam manajemen SDM

  FUNGSI TRADISIONIL SDM               MUNCULNYA PRAKTIK SDM



Berfokus pada administrasi          Berfokus pada strategi
Reaktif                             Proaktif
MSDM terpisah dan terisolasi dari   MSDM merupakan bagian kunci dari
misi perusahaan                     misi perusahaan
Berfokus pada produksi              Berfokus pada pelayanan
Fungsi organisasi berdasarkan       Proses dasar organisasi:
kewenangan secara garis vertikal     Umumnya berdasarkan tanggung
                                      jawab sosial.
                                     Tim korporat yang terdiri dari para
                                      ahli
Menganggap manusia sebagai          Menganggap manusia sebagai
biaya                               investasi (human capital)
                                                                            17
       Tekanan pada manajemen stratejik
   Fungsi SDM harus direncanakan, diorganisasi, dan
   dievaluasi dengan mendasarkan pada kontribusi SDM
   pada pencapaian tujuan perusahaan.
   Para profesionalis manajemen SDM membutuhkan
   kualifikasi tambahan, yaitu:
1. Business Capabilities :
    Profesional SDM membutuhkan bisnis perusahaan
    secara keseluruhan, konsekuensi-nya, mereka harus
    memahami aspek ekonomi dan keuangan.
2. State of the Art HRM Practices :
    Profesional SDM akan menjadi seorang ahli di bidang
    perilaku manusia.
3. Management of Change Process :
    Profesional SDM harus memiliki kemampuan dalam
    memahami dan mengelola setiap perubahan
    (organisasional) yang terjadi.
                                                          18
Kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki
            profesional SDM



                   Managing Change Processes:
                     Diagnosis, Influence, Con-
    Business           tracting, Problem sol-
   Capabilities:         ving, Relationship,        Human Resources:
                             Communi-              Staffing, Development,
     Financial,
                                cation           Appraisal, Reward, Organi-
     Strategic,
                                              zation Planning ,Communication
   Technological




                                                                               19
   MENGELOLA SDM
MENGHADAPI PERSAINGAN
      KE DEPAN



                        20
Kegiatan mengelola karyawan, kebijakan dan
praktek yang sekarang dapat digunakan
perusahaan,
Kegiatan mengelola kekuatan-kekuatan
perubahan (seperti tehnologi, restrukturisasi
bisnis, masalah hukum dan sosial) yang harus
ditelaah organisasi supaya dapat memosisikan
dirinya dalam menghadapi kedepan.



                                                21
Menggunakan SDM untuk bersaing dalam
menghadapi kedepan (abad 21).

 Jack Creighton dan Herb Kelleher :
 SDM berperan besar untuk unggul dalam
 persaingan
 Jack Welch, CEO GE Company:
 Satu-satunya cara kami untuk dapat
 berkompetisi adalah dengan menggunakan SDM
 (karyawan). Budaya perusahaan yang
 memotivasi, memberdayakan dan mendidik
 karyawan merupakan sesuatu yang dapat
 membuahkan hasil mengagumkan.

                                          22
Robert J Eaton, CEO, Chrysler Corp:

Kendala terbesar yang dihadapi perusahaan
dalam menghadapi persaingan global adalah
terbatasnya SDM dan bukan terbatas modal.

Floris A Maljers, CEO Unilever NV;

Bila anda memerhatikan sumber-sumber
keunggulan kompetitif/bersaing yang dapat
diperbaharui selama dekade terakhir, satu-
satunya yang bisa bertahan adalah kualitas
SDM yang bekerja di perusahaan.

                                             23
Kebutuhan akan bersaing dan untuk
keberhasilan organisasi.

   Perusahaan membutuhkan kemampuan
   karyawan dalam menghadapi kompetisi ke
   depan.
   Peneletian terakhir menunjukkan bahwa
   perusahaan yang mengelola SDM-nya secara
   efektif, memiliki:
   tingkat profitabilitas yang tinggi,
   penjualan tahunan per karyawan yang tinggi,
   nilai pasar yang tinggi,
   pertumbuhan laba per saham yang tinggi.
(Lester C. Thurow).

                                                 24
Manajemen SDM yang efektif dapat
memenuhi kebutuhan karyawan dalam
beberapa cara, antara lain, perusahaan
menyediakan keamanan kerja, lebih
banyak peluang pekerjaan/karier, dan gaji
yang lebih baik.




                                            25
Meraih keunggulan bersaing.
 Perusahaan yang ingin meraih keunggulan bersaing salah
 satunya bisa melalui pemanfaatan SDM yang inovatif dan
 mempunyai motivasi yang tinggi untuk berkembang.
 Jenis keunggulan kompetitif yang bisa bertahan lama
 adalah:
 (1) karyawan yang dipilih dengan pertimbangan
     kompetensi,
 (2) bermotivasi tinggi, dan
 (3) bertekad memberikan kepuasan konsumen.


                                                      26
                          STAKEHOLDER HRD
                            Organisasi:
                            •Produktivitas
                            •Laba
                            •Kelangsungan hidup
                                                     Pemegang saham-Investor:
Mitra Strategis:                                     •Return pemegang saham
•Pemasok, Joint Ventur,                              •Return atas penjualan
•Serikat pekerja                                     •Return atas aktiva
•Pelanggan                                           •Return atas investasi
                                   Human
                                 Resources
                                 Management
Masyarakat:                                          Pelanggan:
•Kepatuhan hukum                                     •Kualitas pelayanan
•Tanggung jawab sosial                               •Kualitas produk
•Praktik manajemen etis                              •Kecepatan dan respon
                            Karyawan:                •Biaya rendah
                            •Perlakuan adil          •Inovasi
                            •Kepuasan
                            •Pemberdayaan
                            •Kesehatan-keselamatan                           27
Konteks Pengelolaan SDM kedepan (di abad 21)

1. Arena global
   Cara mengelola SDM sangat beraneka ragam, karena pasar
   internasional semakin terbuka, perusahaan-perusahaan
   menemukan peluang pasar internasional, mereka harus
   mempelajari praktek-praktek SDM yang berbeda.

2. Keanekaragaman tenaga kerja
   Keanekaragaman menyediakan lingkungan yang lebih kaya,
   berbagai macam sudut pandang, dan produktivitas yang
   lebih besar. Dan yang tidak kalah penting, menjadikan
   tempat kerja menarik dan menyenangkan.

                                                        28
3. Kelompok dan kelompok kerja
   Pendekatan berdasarkan kelompok dapat meningkatkan
   inovasi, memperbaiki kualitas, dan memperpendek waktu
   yang dibutuhkan untuk mengubah ide menjadi produk yang
   tersedia di pasar.
   Proses pembentukan kelompok:
   1. Forming
   2. Storming
   3. Norming
   4. Working
   Dalam mengorganisasi kelompok, karyawan harus dipilih,
   dinilai, dikompensasi, dan dilatih dengan cara yang
   mencerminkan hubungan baik yang berkembang di antara
   karyawan yang bekerja bersama.

                         SDM - BAB 1                    29
Membedakan karakteristik bagi perusahaan
        yang sukses/berhasil

Yang membedakan perusahaan yang berhasil
dalam mencapai sasaran pengelolaan SDM
adalah kapasitas untuk memilih dan
melaksanakan kegiatan, kebijakan, dan praktek
SDM yang dikehendaki.

Hal ini diperlukan:
1. keahlian tehnikal dan
2. analisis yang sistematis.



                                                30
         Keahlian tehnikal;
Mengelola manusia secara efektif memerlukan
pengetahuan tehnikal yang tersedia dengan cara yang
sistematis dan penuh dengan pertimbangan.

Perusahaan dapat membedakan dengan perusahaan
lain dengan lebih kompeten secara tehnik dibandingkan
dengan lainnya. Karena adanya kondisi yang terus
berubah dan pengetahuan tehnikal telah diciptakan oleh
para pakar, kita tidak hanya mengharapkan bahwa
hanya pengetahuan saja yang menjadi dasar efektifnya
MSDM.

                                                      31
      Analisis sistematis
Perusahaan yang efektif mengambil
manfaat dari kebijakan dan praktik SDM
dengan secara sistematis.




                                         32
 4 karakteristik pendekatan sistimatis
1. Mencakup pertimbangan bagaimana praktek
  khusus dalam mengelola karyawan dapat
  mempengaruhi sikap dan perilaku karyawan
  dalam bekerja di berbagai jabatan.
  ▓ Kebijakan dan praktek SDM yang konsisten serta
    terkoordinasi dengan lainnya, dapat dikomunikasi-kan
    dalam pesan yang sama kepada semua karyawan.
  ▓ Sistem penilaian kinerja yang mengevaluasi karyawan
    atas dasar pencapaian sasaran kerja, dan yang
    dipadukan dengan sistem kompensasi yang memberikan
    penghargaan karyawan atas dasar yang sama akan
    memberikan kepuasan kerja yang tinggi.
                                                     33
2. Memerhatikan keunikan karakteristik perusahaan, seperti:
   ▓ sejarah perusahaan,

   ▓ sasaran manajemen puncak,

   ▓ strategi yang ingin digunakan,

   ▓ budaya perusahaan,

   ▓ ukuran dan struktur perusahaan,

   ▓ teknologi yang digunakan.

3. Pendekatan sistematis memerhatikan aspek lingkungan
   yang terus-menerus berubah.



                                                              34
4. Agar efektif, praktek SDM harus peka terhadap
   perubahan ekonomi secara umum dan perubahan
   pasar kerja pada khususnya, tindakan pesaing dan
   mitra strategis, serta aspek legal dan peraturan.

5. Oleh karena itu, pihak manajemen harus
   mempertimbangkan unsur internal dan eksternal
   ketika memilih bagaimana mengelola SDM suatu
   perusahaan, dan tidak bisa memilih satu cara
   terbaik untuk diterapkan di semua perusahaan.

                                                       35
4. Proses trial and error harus dikendalikan dengan
   informasi dan data dari awal sampai akhir.

  Informasi dan data dikumpulkan sebelum perubahan
  dilakukan dan digunakan untuk memutuskan perubahan
  apa yang harus dilakukan, pengawasan berlanjut selama
  proses perubahan agar memudahkan penyesuaian, dan
  setelah perubahan dilakukan, datanya digunakan untuk
  menilai akibat yang telah diprakirakan dan yang tidak
  diprakirakan.
  Dengan kata lain, pendekatan sistematis memastikan
  bahwa organisasi dan karyawan belajar dari kesalahan
  dan keberhasilan.

                                                      36
37
 Sistem
 Kumpulan elemen yang saling berinteraksi yang
 digerakkan untuk mencapai tujuan.
 Sistem sosial
1. Terdiri atas orang-orang
2. Hubungan antarelemen terstruktur
3. Dilengkapi dengan sanksi


                                                 38
  INDIVIDU




ANGGOTA ORGANISASI INFORMAL




ANGGOTA ORGANISASI FORMAL

                              39
           KEBUTUHAN   KEPRIBADIAN   PERILAKU

INDIVIDU




                                                40
           KELOMPOK
                       NORMA   MAKSUD   PERILAKU
            INFORMAL
INDIVIDU




                                              41
           BIROKRASI
           • Struktur
             organisasi
                            HARAPAN   PERILAKU
           • Hirarkhi
INDIVIDU   • Spesialisasi
           • Sistem &
             prosedur
           • Aturan &
             Peraturan




                                                 42
                                     LINGKUNGAN LUAR ORGANISASI



            KEBUTUHAN                    KEPRIBADIAN




            KELOMPOK          KAIDAH                   PERILAKU
 INDIVIDU                                   MAKSUD
             INFORMAL        (NORMA)                    SOSIAL


                        • Struktur
                          organisasi
            BIROKRASI   • Hirarkhi         HARAPAN
                        • Spesialisasi
                        • Aturan &
                          Peraturan
              LINGKUNGAN DALAM ORGANISASI

LINGKUNGAN LUAR ORGANISASI
                                                             43

				
DOCUMENT INFO