TUGAS PERBAIKAN NILAI KIMIA by ErasDerius

VIEWS: 252 PAGES: 11

More Info
									: Apsi   Derius Erasmus
Daftar isi

> Pembagian Reaksi
> Pembagian Kesetimbangan
> Pengertian Kesetimbangan Homogen & Heterogen
> 4 kemungkinan dalam kesetimbangan
> Aksi-Aksi yang ada dalam kesetimbangan
> 6 Proses Kesetimbangan Dalam Industri.
                Reaksi Kimia

     Reaksi Kimia dibagi menajadi dua yaitu :


      Irreversibel                 Reversibel
Yaitu suatu reaksi di mana   Yaitu suatu reaksi di mana
  zat-zat hasil reaksinya      zat-zat hasil reaksinya
  (preduk) tidak dapat         (preduk) dapa terurai
  terurai kembali menjadi      kembali menjadi zat
  zat preaksi (reaktan).       preaksi (reaktan).
                    Kesetimbangan
Kesetimbangan, yaitu keadaan reaksi di mana laju reaksi maju sama dengan
                            laju reaksi balik.


         Kesetimbangan dibagi menajadi dua yaitu :

            Fisika                                     Kimia
 Pada kesetimbangan fisika                 Kesetimbangan kimia ada dua
   tidak ada perubahan                       macam, yaitu Homogen
   susunan kimia tetapi                      dan Heterogen.
   yang berubah hanya
   fasenya saja
   A. Kesetimbangan Homogen
 Kesetimbangan homogen adalah
kesetimbangan yang fase zat-zatnya
             sama.

                Contoh :
      2CO(g) + O2(g)  2CO2(g)
  HCl(aq) + H2O(aq)  H3O+(aq) + Cl(aq)
   B. Kesetimbangan Heterogen
 Kesetimbangan homogen adalah
kesetimbangan yang fase zat-zatnya
            tidak sama.

              Contoh :
     2BrO2  2BrO(aq) + O2(g)
     CO2(g) + H2O(g)  H2CO3(aq)
      NaCl(s)  Na+(aq) + Cl(aq)
      4 Kemungkinan Pada Reaksi
 Kesetimbangan, yaitu sebagai berikut.

1. V1 > V2 sehingga K > 1 disbut reaksi bergerser ke
   kanan, yang berarti dalam jangka waktu yang
   sama lebih bayak zat A dan zat B yang hilang
   akibat bereaksi membentuk zat C dan zat D.

2. V1 < V2 sehingga K < 1 disebut reaksi bergeser ke
   kiri atau kesetimbangan bergeser ke kiri yang
   berarti kebalikan dari keadaan V1 > V2.
3. V1 = V2 sehingga K = 1 disbut reaksi dalam
  keadaan setimbang yang berarti dalam jangka
  waktu yang sama, jumlah mol zat A dan zat B
  yang hilang akibat bereaksi menghasilkan zat
  C dan zat D.
4. V2 = 0 sehingga K = tak terhingga, yang
  artinya reaksi berkesudahan zat A dan zat B
  habis bereaksi.
  Aksi-aksi yang dapat menggeser
   kesetimbangan, yaitu sebagai
              berikut.
1. Mengubah Konsentrasi Salah Satu Zat.
   [ jika salah satu konsentrasi zat diperbesar,
   maka reaksi akan bergeser dari arah zat
   tersebut, jika salah satu konsentrasi zat
   diperkecil, reaksi akan bergeser ke arah
   tersebut. ]
2. Mengubah Suhu
[ Jika suhu dinaikan bergeser ke arah reaksi
endoterm, sedangkan jika suhu diturunkan maka
reaksi akan bergeser ke arah reaksi eksoterm. ]

3. Mengubah Tekanan Atau Volume Gas.
Jika tekanan diperbesar (volume diperkecil),
 maka sistem akan bergeser ke arah reaksi
 dengan jumlah mol yang lebih kecil.
Jika tekanan diperkecil (volume diperbesar),
 maka sistem akan bergeser ke arah reaksi
 dengan jumlah mol yang lebih besar.
  6 Proses kesetimbangan dalam
             industri
 Proses Haber-Bosch
Proses Kontak
Proses Ostwald
Proses Kamar Timbal
Pembakaran Batu Kapur
Pembuatan Logam dari bijih logam.

								
To top