Tips cara merawat notebook agar lebih awet

Document Sample
Tips cara merawat notebook agar lebih awet Powered By Docstoc
					                                                                                     Apr 22, '08 12:23 PM
    Tips cara merawat notebook agar lebih awet                                                for everyone




                                          Notebook sekarang ini menjadi barang yang
kelihatannya sudah “wajib” dimiliki terutama untuk para pebisnis dan mahasiswa. Popularitas
notebook belakangan ini meningkat apalagi harga yang sekarang lebih terjangkau dibanding 2
tahun terakhir. Dengan dana 5-6 juta-an, kita sudah bisa memiliki notebook dengan spesifikasi
yang cukup memadai, sekedar untuk penggunaan program seperti word, excell, powerpoint &
aplikasi corel Draw dan photoshop juga bisa (*asal tambah memory-nya) meskipun ngak cepet-
cepet amat. Biasanya NB tsb juga sudah ada yang dipaket dengan cardreader, webcam dan
pastinya CDRW atau DVDRW. Merek terkenal seperti HP, Acer, Toshiba banyak tersedia di level
ini. Atau kalau mau nyari yang rada kencengan, tambah dikit dananya bisa dapet yg sudah pake
core duo meski tanpa windows, atau cari yang BM saja (*kalau ingin plus windows ori, tapi resiko
tanggung sendiri !    ).
Namun entah karena penjualannya sudah kebanyakan atau memang ngak care, umumnya
konsumen ngak dikasih tau (klo ngak cerewet) tentang tips cara menggunakan dan merawat
notebook/laptop agar lebih awet. Hanya sekedar ingin berbagi sedikit yang saya tahu, ada
beberapa hal yang perlu diketahui oleh pengguna :

TIPS MERAWAT NOTEBOOK/LAPTOP :
1. Jika kita tidak pake UPS, lebih baik baterai laptop tidak dilepas.

  Notebook lebih rentan terhadap loncatan arus yang tiba-tiba seperti bila terjadi
  konsleting, mati listrik mendadak dll dibandingkan dengan komputer desktop.
  Umumnya banyak kasus kerusakan motherboard karena hal ini, dengan kondisi
  laptop layarnya ngeblank, mati total dll.

  Tapi hati2 juga kalau baterai tetap terpasang, usahakan tdk over charge terlalu
  lama karena selain bikin baterai cepat ngedrop juga bisa mengakibatkan NB jadi
  overheat dan ini fatal sekali karena bisa memicu kerusakan pada motherboard
  (harganya sktr 1,5-2 jt) serta memicu panas pada harddisk.
  (kayak yg repot banget ya punya laptop hehe.. makanya mending beli UPS!)

2. Pastikan arus masuk dari kabel adaptor ke notebook, setelah kabel power
   (yang ke listrik AC) tersambung terlebih dulu

  SKEMA : kabel power adaptor masuk dulu ke listrik AC, baru ke laptop

  Kelihatannya sepele, namun kerusakan seperti pada point 1 juga bisa terjadi
  karena hal ini. Umumnya pada saat kita masukan kabel power ke listrik dirumah,
  kita tidak memperhatikan munculnya percikan api, sementara kabel adaptor
  sudah disambungkan ke laptop, hal inilah yang kadang memicu timbulnya
  kerusakan motherboard. Dibeberapa merek ada yang mengakibatkan
  laptop terus me-restart padahal sudah di shutdown (jika batere terpasang),
  atau meminta password factory default (beberapa kasus terjadi di merk toshiba,
  biaya reset password saja hingga 500 ribu!! ) dll.

3. Hati-hati terhadap cara pemakaian baterai notebook/laptop

 Jangan serem dulu !!…hanya sekedar berhati-hati karena harga baterai original
 lumayan mahal (+ Rp 1 jt – 1,5 jt). Baterai notebook terbuat dari Lithium Ion
 dimana penggunaannya tidak boleh sampai habis sekali dan tidak boleh over
 charge (bisa mengakibatkan cepat ngedrop selain dapat mengakibatkan laptop
  jadi overheat). Baiknya baterai di-charge jika mendekati 10%-20% dan bila sudah
 penuh cabut saja kabel adaptor yang terhubung ke notebook.

 Bila notebook tidak dipakai untuk jangka waktu yang lama maka sebaiknya
 baterainya dilepas dulu. Namun perlu diperhatikan ada beberapa kasus baterai
 yang tidak dipakai sama sekali (karena ingin awet dibiarkan hingga 6 bulan tidak
 dipakai) malah jadi rusak. Sekedar tambahan info yang saya dapatkan, baterai
 Lithium Ion adalah liquid tidak seperti lithium polimer (*contoh baterai HP) yang
 merupakan baterai kering, sehingga bila tidak dipakai lama, baterai akan menjadi
 kering/beku.

Lakukan kalibrasi baterai notebook
 Agar kondisi baterai tetap bagus dan display indikatornya akurat sesekali lakukan
 kalibrasi 1-2 bulan sekali (jangan terlalu sering) yaitu dengan cara charge baterai
 hingga penuh dimana kondisi laptop dimatikan. Kemudian nyalakan laptop, tapi
 pada posisi safe mode (tekan tombol F8 begitu dinyalakan), dan biarkan
 laptop terus menyala hingga baterainya habis (mati dengan sendirinya). Tips ini
 dapat dilakukan juga untuk mengecek baterai notebook bila kita ingin
 memastikan apakah baterai benar-benar ngedrop atau tidak.

 baca juga : Cara menggunakan baterai laptop yg benar disini

4. Jangan simpan laptop diatas kasur atau bantal

 Jaga kelancaran sirklulasi udara pada notebook/laptop, lihat bagian bawah
 notebook anda. umumnya pada merek yang beredar, kipas selalu ditempatkan
 di bagian bawah. Jadi bisa dibayangkan jika notebook disimpan diatas kasur
 atau bantal, akan menghalangi sirkulasi udara masuk dan keluar guna
 mendinginkan suhu laptop, hal ini dapat berakibat fatal (*serius!), notebook
 jadi overheat yg mengakibatkan motherboard + processornya bisa terbakar.

5. Gunakan protector untuk layar LCD & keyboard notebook

 Bila kita termasuk orang yg agak sedikit kurang hati-hati (baca jorok). sebaiknya
 sekalian lindungi layar LCD notebook dengan screen protector untuk menjaga
 dari goresan2 karena ini tidak bisa diperbaiki. Lindungi juga keyboard misal dari
 tumpahan kopi, percikan air, tangan yang berminyak (tombol keyboard jadi hilang
 hurufnya dan terlihat mengkilap dibeberapa bagian -- ganti keyboard sekitar
 400 ribu tergantung merk laptopnya)

 Bila tidak sengaja keyboard kita ketumpahan air, segera balikan laptop (dengan
 posisi agar air dapat jatuh keluar), matikan arus listrik yang masuk ke laptop dan
 lepaskan baterainya (jika sebelumnya terpasang), keringkan dengan hairdryer &
 pastikan kondisi komponennya telah kering bila laptop akan dinyalakan kembali.
 (Bila anda ragu2 minta bantuan saja ke service centernya)

6. Hati-hati ! jangan menaruh beban di atas layar monitor
  Layar notebook merupakan bagian yg cukup rawan karena merupakan liquid,
  maka mekipun pada posisi notebook tertutup, hindari adanya beban yg bisa
  menekan layar seperti buku, adaptor dll yang biasanya tanpa sadar kita lakukan
  terutama saat laptop di simpan dalam tas. Hal inilah yg dapat menyebabkan
  layar LCD muncul garis2, titik2 warna yg mencolok, bercak seperti jamuran
  karena adanya dead pixel pada LCD.

7. Hati2 klo pake modem speedy ato kabel LAN di laptop

  Maksudnya adalah bila kita pengguna speedy yg menggunakan koneksi dr
  modem via kabel LAN, yg perlu diperhatikan adalah :

  a. Jangan menggunakan dudukan laptop yg bisa diputar dsb, usahakan
  posisi NB tidak berubah posisi saat menggunakan LAN, hal ini untuk
  menghindarkan goyahnya posisi port LAN di notebook akibat pergeseran
  kabel yg sedang terpasang di laptop.

  b. Bila kondisi pemasangan kabel LAN di NB sering di lepas pasang, perlu
  HATI2 !!, karena umumnya tanpa kita sadari, seringnya di lepas pasang tsb
  lama kelamaan posisi ujung kabel RJ 45 (kabel LAN) tdk terpasang/terkunci
  sempurna di NB kita (tdk ada suara klik,posisi agak mengendur/mudah lepas)
  Dan bila kita terus paksakan kondisi tsb, secara otomatis cara pasangnya
  juga lama kelamaan jadi tdk benar (akan dipaksakan), hal inilah yg akan
  mengakibatkan rusaknya port LAN card yg ada di Notebook.

  Nah disini repotnya, klo port LAN NB-nya rusak, masih mending klo bisa

  diservice biasa...nah klo mesti ganti MB-nya   (biasanya service center akan
  menyarankan untuk replace system board = yg artinya : ganti mainboardnya!!
  bisa kena 1-1,5jt)

  Untuk menghindarinya : paling gampang, tuker posisi ujung kabel yg biasa
  kita pake untuk NB dengan yg biasa terpasang pada modem, bila dirasa ujung
  kabel jadi agak susah terpasang di NB. Tapi yg paling bagus ya..mending ganti
  ujung kabel LAN-nya, paling mahal cmn 5 rb perak.


Semoga dapat bermanfaat…


Tags: tips merawat laptop, kerusakan notebook, cara merawat laptop
Next: Multiply ID ... Akhirnya !!
reply share



15 CommentsChronological Reverse Threaded
       reply
       danus18 wrote on May 9, '08
       ...terimakasih sudah mampir, klo ada yang ingin mengkoreksi atau sedikit berbagi ilmu
       ..silahkan..
       reply
       syamsurijal wrote on Jun 7, '08
       Wah...jangan2 laptopku tiba2 mati gara2 baterainya ya??? Kondisinya masih bagus,
       cuma kadang2 langsung mati...! Salam ummy n keluarga
reply
danus18 wrote on Jun 7, '08, edited on Jun 7, '08
bisa juga ummy, klo pake powernya dengan baterai saja. Sekedar info rata2 laptop
menggunakan baterai 6 Cell Li Ion dgn lama pemakaian sktr 1-1,5 jam (klo dipake
skalian dengerin musik, nonton dvd dll -/+ 45 menit).
Coba langkah2 pengecekan berikut :
1. Cek berapa cell baterai yg kita pakai 4 cell atau 6 cell, kemudian hitung waktu
pakainya (untuk info tipe baterai bisa browsing ke website vendornya atau tanya ke toko
yg jual).
2. Coba lihat indikator baterainya (lihat di sebelah kanan bawah layar laptop kita ada
gambar baterai atau logo kabel power) bila posisi penuh (*100%), ummy cabut kabel
powernya, perhatikan apakah angkanya langsung turun drastis? bila seperti itu artinya
ada indikasi baterainya ngedrop.
3. Bila terindikasi baterai kita bermasalah, coba dulu lakukan kalibrasi baterai untuk
memastikannya (lihat petunjuk pada blog diatas point 3)
3. Terakhir, kalau masih garansi coba cek toko yg jual atau ke service centernya (tp
penting sekali ummy tau tipe baterainya dulu, bukannya su'udzon, tidak semua service
center punya kebijakan yg lunak tentang kerusakan seperti ini).

Demikian ummy, semoga bisa membantu...
reply
syamsurijal wrote on Jul 2, '08
Assalamualaikum..Mas, alhamdulillah laptopku udah baikan, setelah di service.
Ternyata..debunya tebell buanget. Masalah baterei emang udah minus, tapi masih
berfungsi dg baik...! Hampir aja kujual, tapi setelah dipertimbangkan..mending bawa ke
tukang service...& Alhamdulillah ...
reply
danus18 wrote on Jul 3, '08
syukurlah klo sudah bener lagi... lagian ummi sbetulnya klo kita cuman pake program
office saja, ga usah ganti NB-nya tinggal upgrade saja memory-nya biar cepetan dikit
daripada dijual sakit hati hehehe...
reply
tieefa wrote on Oct 14, '08
Assalamualaykum...
permisi... maw nanya ... laptop yang tiba2 mati listrik bisa ngerusak laptopnya ya?kalu
cuman sesekali gapapa?soalnya barusan mati gara2 batere udah maw abis n kabelnya
ternyata terlepas dari stop kontak ... takut banget kalu laptopnya
rusak...huhuhuuh...terima kasih!
reply
danus18 wrote on Oct 17, '08
Walaikumsalam.. Sebetulnya yg ingin saya ingatkan adalah hati2 saat menggunakan
laptop bila tdk pake batere plus ga pake UPS pula, terutama saat terjadi arus listrik yg
tdk stabil ato konsleting, laptop bisa ng-blank krn motherboardnya rusak... klo sesekali
sih gpp ya (*pengalaman juga hehe..).. klo diliat, ini laptop kehabisan daya dari batere
ya? biar ga kelupaan ngecharge, aktifkan fungsi alarm (control panel/performance &
maintenance/power option/alarm) & jangan sampai keseringan overcharge nanti selain
batere cepet ngedrop, NB-nya juga bisa jadi overheat.
reply
yudhimbi wrote on Nov 17, '08
wah tip2 nya kayaknya ok juga secara gw pake laptop jabrah banget
pakenya..hehehe...makanya laptop gw rusak..gw ada masalah nih sama layar laptop gw
mati tapi HD nya masih nyala, kira apanya yah rusak dan biaya perbaikan kira2 berapa
yah?
tolong beri pencerahan yah...thanks
reply
danus18 wrote on Nov 19, '08
Mesti di cek dulu bos!!.. cuman biasanya klo kasus LCD blank, dg kondisi mati total ato
HDDnya masih nyala-pun, kebanyakan yg kena motherboard-nya (harga MB=sktr 1-1,5
jt, tergantung dollar juga - klo di service center umumnya sistim perbaikannya dg
replace per bagian, bukan diganti per komponen yg rusak). Mungkin lebih murah pake
jasa tukang service NB biasa, cuman yah perbaikannya dgn sistim kanibal (mengambil
dr komponen MB lain, sukur2 sama tipenya) dan tentunya resiko ditanggung sendiri....
semoga sedikit membantu.
reply
6000oz wrote on Dec 1, '08
gmana kalo pas gak ketemu spare part nya Pak...
bisa dilisting kali, merk laptop nya disini... siapa tau aja ada ...
http://laptoprusakdanmati.oggix.org/2008/11/28/laptop-rusak-dan-mati-total/

yhx
reply
danus18 wrote on Dec 1, '08
Wah bagus tuh idenya... buat temen2 yg sedang hunting sparepart NB, siapa tau aja
nemu di site tsb.
reply
cahayahidayah wrote on Dec 15, '08
artikel yang bermanfaat..
saya minta izin copas ya om TFS :)
reply
danus18 wrote on Dec 15, '08
Silahkan... wah sy belum pantes dipanggil om hehe... panggil nama saja. thanks sudah
nyasar2 kesini
reply
sendygaput wrote on Jan 4
mas danus mo nany donk, apakah boleh memakai adaptor dari notebook dg merek2 yg
berbeda??
soalny adaptor sy tiba2 rusak dan gak mau nyetrum.. knp ya??
     reply
danus18 wrote on Jan 4
sendygaput said
apakah boleh memakai adaptor dari notebook dg merek2 yg berbeda??
Meski tidak dianjurkan memakai adaptor dari merk yang berbeda, sebetulnya bisa saja.
Cuman sendy harus mengecek spek yang tertera di adaptor (bagian bawah) samakan
range voltage output dan besar ampere antara adaptor yg rusak tsb dengan yg mau
dibeli.

Selain itu coba cari tau reputasi merk adaptor yg akan dibeli tsb dan lihat testimoni dari
pelanggannya, merk macam Targus mungkin lebih save kalau dipakai.

Hanya info saja, bila membeli dari merk yg ga jelas, resikonya adalah arus yang masuk
tidak stabil dimana lama kelamaan pada suatu saat akan menyebabkan konsleting &
merusak motherboard (IC Power). Jadi pertimbangkan dengan membeli adaptor harga
300-400rb tapi jika MB-nya rusak kita harus mengganti dgn biaya sekitar 1,5-2 juta
(kecuali ke tukang service biasa & pake sparepart kanibal, jadi malah nambah masalah
nantinya :) ). Atau mending beli adptr ori yg mungkin sekarang harganya kisaran 700rb-
an ??

Soal adaptor tiba2 rusak, ada banyak kemungkinan : bisa karena jatuh atau pada saat
memasukan jack kabel power ke listrik ada lonjatan bunga api yg mengakibatkan
konsleting atau memang komponennya jelek (bila masih garansi coba cek diservice
centernya)

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Stats:
views:299
posted:12/16/2010
language:Indonesian
pages:6