Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

PENGARUH IPA DAN TEKNOLOGI TERHADAP TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI

VIEWS: 8,966 PAGES: 12

									PENGARUH IPA DAN TEKNOLOGI TERHADAP TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI
          TERMASUK DAMPAK POSITIF DAN DAMPAK NEGATIF




                             MAKALAH


                           Disusun Oleh :

                   1.   Tanharudin              0911148
                   2.   Bilmadi                 0911140
                   3.   Edi Arhansyah           0911197
                   4.   Desrianto               0911199
                   5.   Piker Charles           0911139
                   6.   Gunarto                 0911141


                          KELAS         : 3.J




       SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE)
           LEMBAH DEMPO PAGARALAM
                      2010
                                         BAB 1

                                    PENDAHULUAN



Latar Belakang

       Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science),
merupakan pengetahuan yang mengkaji mengenai gejala-gejala dalam alam semesta,
termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar
hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang essensial saja.

         Pada pembahasan kali ini kami akan membahas Ilmu Alamiah Dasar secara lebih
spesisfik lagi, yaitu pembahasan mengenai Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi.
Seseorang menggunakan teknologi karena ia memiliki akal. Dengan akalnya ia ingin keluar
dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman, mudah, nyaman dan sebagainya.
Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya dan akalnya
untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya.

       Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup
besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat-perangakat mesin, seperti
computer, kendaraan, handphone, dan lain sebagainya.

         Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu
memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat
manusia. Meskipun ada dampak negatifnya atau kelemahan dari kemajuan IPTEK. Namun
hal ini seolah diabaikan oleh manusia, faktanya tidak dipungkiri lagi IPTEK dikembangkan
setiap waktu.
                                        BAB II

                                    Permasalahan




       Berdasarkan pada latar belakang yang telah dibuat pada Bab I Pendahuluan
sebelumnya dapat dirumuskan permasalahan yang ditemukan.

1. Apa itu Ilmu Pengetahuan Alam, manfaat, serta dampaknya?

2. Bagaimana sejarah perkembangan manusia dan pengembangan teknologi?

3. Benarkah Ilmu Pengetahuan Alam sebagai dasar pengembangan teknologi ?



Metode Pemecahan Masalah

      Dalam penulisan metode ini penulis menggunakan metode deskriptif, yaitu
menggambarkan permasalahan yang di bahas pada bab pembahasan.
                                          BAB III

                                     PEMBAHASAN



A. Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi bagi Kehidupan Manusia

       Nana Syaodih S. (1997: 67) menyatakan bahwa sebenarnya sejak dahulu teknologi
sudah ada atau manusia sudah menggunakan teknologi. Kalau manusia pada zaman dulu
memecahkan kemiri dengan batu atau memetik buah dengan galah, sesungguhnya mereka
sudah menggunakan teknologi, yaitu teknologi sederhana.

         Terkait dengan teknologi, Anglin mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-
ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem untuk
memecahkan masalah. Ahli lain, Kast & Rosenweig menyatakan Technology is the art of
utilizing scientific knowledge. Sedangkan Iskandar Alisyahbana (1980:1) merumuskan lebih
jelas dan lengkap tentang definisi teknologi yaitu cara melakukan sesuatu untuk memenuhi
kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga seakan-akan memperpanjang,
memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca indera, dan otak manusia.

        Menurut Iskandar Alisyahbana (1980) Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan
tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih
sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah
“teknologi belum digunakan. Istilah “teknologi” berasal dari “techne “ atau cara dan
“logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan
tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu
untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan
memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan
otak manusia.

        Sedangkan menurut Jaques Ellul (1967: 1967 xxv) memberi arti teknologi sebagai”
keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap
bidang kegiatan manusia”Pengertian teknologi secara umum adalah:

• proses yang meningkatkan nilai tambah

• produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja

• Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu dikembamngkan dan digunakan

         Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan
ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan.
Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia.
Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas
manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat
yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun
demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi
lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.

       Karena itu pada makalah ini kami membuat dampak-dampak positif dan negatif
dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia Dari beberapa pengertian di atas
nampak bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari adanya teknologi. Artinya, bahwa
teknologi merupakan keseluruhan cara yang secara rasional mengarah pada ciri efisiensi
dalam setiap kegiatan manusia.

       Perkembangan teknologi terjadi bila seseorang menggunakan alat dan akalnya
untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. Sebagai contoh dapat dikemukakan
pendapat pakar teknologi dunia terhadap pengembangan teknologi.

         Menurut B.J. Habiebie (1983: 14) ada delapan wahana transformasi yang menjadi
prioritas pengembangan teknologi, terutama teknologi industri, yaitu :(1) pesawat terbang,
(2) maritim dan perkapalan, (3) alat transportasi, (4) elektronika dan komunikasi, (5) energi,
(6) rekayasa , (7) alat-alat dan mesin-mesin pertanian, dan (8) pertahanan dan keamanan.



B.      Ilmu Pengetahuan Alam sebagai dasar Pengembangan Teknologi

        Ilmu dalam bidang IPA dan pemanfaatannya dapat kita bedakan dalam IPA dasar
atau murni, IPA terapan, dan teknologi. IPA dasar, IPA terapan, dan teknologi mengkaji
bahan pokok yang sama, yaitu alam. Perbedaan ketiganya terletak pada aspek yang
dikajinya. Menurut Amor et al. (1988) ilmuwan IPA dasar mencoba untuk memahami
bagaimana alam bekerja. Sedangkan ilmuwan IPA terapan mencoba mencari cara untuk
mengendalikan cara alam bekerja. Ahli teknologi memanfaatkan penemuan IPA dasar dan
IPA terapan untuk membuat alat guna mengendalikan cara alam bekerja. Menurut White &
Frederiksen (2000) IPA dapat dipandang sebagai proses untuk membentuk hukum, model,
dan teori yang memungkinkan orang untuk memprediksi, menjelaskan, dan mengendalikan
tingkah laku alam.

          Konsep-konsep IPA dasar terbentuk dari keingintahuan mengenai sesuatu yang
belum diketahui orang, keingintahuan itu menuntun ke arah mencari prinsip atau teori
yang dapat diperoleh dari hasil pengkajian, yaitu melalui percobaan. Pengkajian ini
merupakan pengkajian yang tidak bermaksud untuk mencari kondisi atau proses optimal
yang diharapkan, melainkan hanya untuk memenuhi penjelasan dari objek (benda dan
energi) dan peristiwa alam. Konsep-konsep IPA dasar merupakan konsep-konsep IPA
mengenai kondisi, interaksi, dan peristiwa dari kondisi yang normal (biologi) atau ideal
(fisika). Dalam konsep-konsep IPA dasar, seringkali ada variabel (parameter), yang dalam
kenyataannya berpengaruh, tidak dimasukkan ke dalam konsep-konsepnya. Konsep-konsep
itu sengaja disusun secara ideal atau normal agar berlaku umum, yang berarti dapat
digunakan kapan saja dan dimana saja. Keberlakuan umum konsep-konsep tersebut luas,
sehingga berfungsi sebagai konsep-konsep dasar bagi IPA terapan dan teknologi. Para
ilmuwan menempatkan IPA dasar sebagai ilmu dasar bagi ilmu-ilmu terapan dan teknologi.
        Teknologi dapat dibentuk dari IPA, tetapi dapat juga terbentuk tanpa IPA. Teknologi
tanpa IPA dapat diibaratkan sebagai mobil yang mesinnya hidup dan bergerak maju, tetapi
tanpa sopir. Betapa berbahayanya mobil itu, karena dapat menabrak apa saja yang ada di
depannya. Jika ada sopir di dalam mobil itu, sopir akan mengendalikan mobil, sehingga
mobil itu aman dan bermanfaat bagi manusia, sopir itulah IPA. Jadi, IPA ada dalam
teknologi dan mengendalikan teknologi, sehingga teknologi aman dan bermanfaat bagi
manusia. Prinsip-prinsip dan teori-teori IPA dasar dan pengendalian alam dari IPA terapan
digunakan dalam teknologi untuk menyusun objek-objek, membuat konstruksi di alam, dan
membuat alat untuk mengendalikan cara alam bekerja.

         Teknologi meliputi teknik menyusun objek, serta membuat konstruksi alam dan
alat, sedangkan IPA mengenai properti (kondisi, kandungan dan sifat objek), interaksi, dan
perubahan objek. Konstruksi alam dan alat mengatur bentuk, ukuran ruang, ukuran objek,Â
pergerakan dan interaksi objek. Objek dengan properti dan interaksinya diatur oleh
konstruksi atau alat, sehingga menimbulkan peristiwa yang diharapkan oleh perancang
teknologi.

        Dalam biologi, teknologi juga dapat diartikan sebagai teknik mengendalikan
organisme dan sel-sel untuk menghasilkan sesuatu, misalnya mengendalikan jamur atau
bakteri. Istilah engineering dalam bahasa Inggris menunjukkan teknologi. Contohnya Soil
and Water Conservation Engineering dapat diterjemahkan dengan Teknologi (Teknik)
Konservasi Tanah dan Air. Dalam Biologi, penggunaan istilah engineering dan technology
berbeda. Membuat tape disebut biotechnology, tetapi membuat alat pacu jantung untuk
dipasang pada tubuh manusia disebut bioengineering.

        Konsep teknologi menggunakan konsep IPA dasar dan terapan, contohnya adalah
merancang cara untuk membuat tanah berpori-pori, agar tanah dapat menyimpan banyak
air kohesi, misalnya dengan membenamkan kompos atau bahan organik yang lain ke dalam
tanah dengan menggunakan teknik dan perhitungan tertentu.

        Sains dan Teknologi telah melekat erat ke dalam setiap gaya hidup dan kehidupan
modern, bahkan begitu pentingnya bagi pelajar ataupun mahasiswa, dan menjadi tuntutan
dalam kehidupan professional kita, maka belajar sains dan mengembangan ketrampilan
sains dan teknologi pada saat ini adalah sangat penting dan menjadi keniscayaan.

       Pentingnya terampil berkomunikasi dapat dibuktikan secara sepintas melalui
berbagai surat kabar harian/koran. Kebanyakan lowongan pekerjaan untuk posisi-posisi
penting selalu mempersyaratkan penguasaan teknologi. Bahkan saat ini begitu terasa
pentingnya bagi para pelajar Indonesia bertepatan dengan usaha-usaha pemerintah untuk
meningkatkan investasi asing di Indonesia.

      Pengetahuan dan keterampilan ilmu sains dan teknologi memungkinkan kita dapat
memasuki berbagai bidang profesi, namun demikian tanpa dibarengi dengan
pengembangan kreativitas pribadi maka keterampilan itu sendiri menjadi tidak berarti dan
tidak menjamin dengan sendirinya masa depan yang cerah atau adanya pengembangan
karir pribadi yang pasti.

        Sebagaimana kita ketahui negara-negara Asia pernah mengalami masa kejayaan di
bidang sains dan teknologi. Justru ketika negara Barat mengalami apa yang disebut dengan
“abad kegelapan”. Islam punya peranan penting di bidang tersebut . Sayang, itu adalah
masa silam. Kolonialisme membuat sains dan teknologi diambil alih oleh Barat, dan
menjadikan negara terjajah termasuk Indonesia hanya sebagai negara “satelit”.Sebuah kilas
balik dari sisi sejarah dan filosofi ini semoga mampu membuat kita menguraikan kembali
kesuksesan yang pernah kita ukir di masa lampau. Dan berpikir, bahwa saat ini pun kita
harus kembali merebut sejarah itu. Berikut bagian pertama dari 2 (dua) tulisan.

Di bagian penutup dari buku “Aborted Creativity: Science and Creativity in the

Third World,” Susantha Goonatilake menyimpulkan bahwa:

“The major carriers of science in the Third World, the universities and the research
institutes, …, produce a large number of scientists as well as … impressive output….
This science, though important practically, is of mediocre creativity;
it has failed to produce any significant originality in thinking.”
         Dalam buku tersebut dimuat berbagai hasil studi terhadap perkembangan sains
dan teknologi di negara-negara berkembang baik di Asia, Afrika maupun Amerika Latin
pada periode pra-kolonial, kolonial dan pasca-kolonial. Istilah “aborted creativity”
digunakan untuk menegaskan adanya pola umum dalam perkembangan pengetahuan di
Dunia Ketiga, dimana kreativitas yang pernah tumbuh berkembang di masa pra-kolonial,
mengalami marjinalisasi, tekanan-tekanan, sehingga akhirnya tidak mampu meraih tahap
perkembangan yang lebih tinggi.

        kemajuan sains dan teknologi dapat dipercepat melalui koordinasi riset secara
nasional dan dukungan pemerintah secara terorganisasi. Meluasnya peranan sains dan
teknologi dalam pemerintahan dimotivasi utamanya oleh keinginan negara-negara dalam
bersaing dengan negara lainya.



C. Sejarah Peradaban Manusia dan Perkembangan Teknologi

        Pada pembahasan Sejarah Peradaban manusia kami akan memaparkan sejarah
peradaban manusia pada tahun Masehi sekaligus alur peradaban manusia yang di prediksi
akan terjadi dimasa yang akan datang secara kronologisnya, sebagai berikut :

2050 Perjalanan ke luar angkasa secara komersial dimulai;

2021-Mobil terbang akan mulai diperkenalkan;

2020-SETI (Search for Extra Terrestrial Intelligence) yang beroperasi sejak 1960
memperkirakan akan bisa berkomunikasi dengan alien;
2010-NASA akan memperkenalkan wahana piring terbang (daya tampung 12 orang).
Menuju

ke bulan hanya 6 jam;

2004- Penemuan fosil Homo floresiensis di Pulau Flores, Indonesia;

1996-Agama Kristen tidak pernah menentang teori evolusi Darwin. Dalam tahun 1996

Paus Paul II sendiri secara RESMI telah mengakui teori evolusi sebagai more than a
hypothesis . Bahkan agama Kristen (St Augustine) telah mendahului Darwin dengan teori
evolusinya, sekalipun dalam bentuk yang masih primitif

1858- Teori Darwin;

500 – 1500 Zaman Kegelapan (Dark Age) di Eropa;



Perkembangan Teknologi

         Perkembangan Teknologi mengakibatkan perubahan signifikan terhadap seluruh
aspek kehidupan manusia. Perkembangan teknologi informasi meliputi perkembangan
infrastruktur teknologi, khususnya dalam bidang teknologi informasi, seperti adanya
hardware, software, teknologi penyimpanan data (storage), dan teknologi komunikasi
(Laudon, 2006: 174). Perkembangan teknologi tidak hanya mempengaruhi dunia bisnis,
tetapi juga bidang-bidang lain, seperti kesehatan,pendidikan, pemerintahan, dan lain-lain.
Tahun 1650 sampai dengan 1955 dinyatakan oleh Alvin Toffler sebagai era industri. Era ini
dimulai dengan terjadinya revolusi industri, yaitu sejak ditemukannya mesin-mesin industri.
Tenaga kerja manusia di dalam pabrik mulai diganti dengan mesin. Namun seiring dengan
bergulirnya waktu, saat ini kita berada pada zaman Teknologi dan Informasi. Sebagai
contoh, kini telah di temukan alat elektronik anti bakteri pda mesin cuci, lemari es dan
pendingin ruangan yaitu dengan menggunakan teknologi nano.

         Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan
ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.
Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk
memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan,
serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi
masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah
dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun manusia tiudak bisa menipu diri sendiri akan
kenyataan bahwa teknologi mendatangkan berbagai efek negatif bagi manusia.

        Oleh karena itu untuk mencegah atau mengurangi akibat negatif kemajuan
teknologi, pemerintah di suatu negara harus membuat peraturan-peraturan atau melalui
suatu konvensi internasional yang harus dipatuhi oleh pengguna teknologi.
Adapun cara untuk melengkapi kecerdasan Generasi Bangsa saat ini dan Untuk melengkapi
kecerdasan iptek para pelajar, diperlukan pula penyelarasan pengajaran iptek dengan
pengajaran imtaq. Sehingga terbentuklah manusia-manusia cerdas dan bermoral yang
dapat menghasilkan berbagai teknologi yang bermanfaat bagi umat manusia.Diantaranya
adalah:

(1) learning to know, yaitu para Generasi akan dapat memahami dan menghayati
bagaimana suatu pengetahuan dapat diperoleh dari fenomena yang terdapat dalam
lingkungannya. Dengan pendekatan ini diharapkan akan lahir generasi yang memiliki
kepercayaan bahwa manusia sebagai kalifah Tuhan di bumi diberi kemampuan untuk
mengelola dan mendayagunakan alam bagi kemajuan taraf hidup manusia,

(2) learning to do, yaitu menerapkan suatu upaya agar para generasi menghayati proses
belajar dengan melakukan sesuatu yang bermakna,

(3) learning to be, yaitu proses pembelajaran yang memungkinkan lahirnya manusia
terdidik yang mandiri, dan

(4) learning to live together, yaitu pendekatan melalui penerapan paradigma ilmu
pengetahuan, seperti pendekatan menemukan dan pendekatan menyelidik akan
memungkinkan para generasi menemukan kebahagiaan dalam belajar



B. Manfaat dan Dampak dari Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi

       Pada satu sisi, perkembangan dunia iptek yang demikian mengagumkan itu
memang telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia.
Tidak diragukan lagi kemajuan IPTEK telah diakui dan dirasakan memberikan banyak
kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.

        Namun, pada sisi lain, pesatnya kemajuan iptek ternyata juga cukup banyak
membawa pengaruh negatif. Semakin kuatnya gejala "dehumanisasi", tergerusnya nilai-
nilai kemanusiaan dewasa ini, merupakan salah satu oleh-oleh yang dibawa kemajuan iptek
tersebut. Bahkan, sampai tataran tertentu, dampak negatif dari peradaban yang tinggi itu
dapat melahirkan kecenderungan pengingkaran manusia sebagai homo-religousus atau
makhluk teomorfis. Tak hanya itu iptek juga bisa mendatangkan malapetaka dan
kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia
terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia.

        Perbudakan dan penjajahan di North America, Asia dan Afrika hanya
memungkinkan melalui dukungan iptek. Perkembangan iptek di Eropa Barat membuahkan
revolusi industri yang menindas kelas pekerja dan yang melahirkan komunisme. Produksi
weapons of mass destruction, baik kimia, biologi ataupun nuklir tentu saja tidak bisa
dipisahkan dari iptek; belum lagi menyebut kerusakan ekosistem alam akibat dari kemajuan
iptek.Berikut adalah manfaat dan dampak negatif dari Ilmu Pengetahuan Alam dan
Teknologi :
A. Bidang Transportasi

Dampak Positif

        Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi, Produktifitas dunia industri semakin
meningkat Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia
industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Karena
dengan teknologi transportasi yang semakin maju, semakin mempercepat perpindahan
barang dan jasa dari satu daerah kedaerah lainnya, dari suatu negara ke negara lain, dari
suatu benua kebenua lain. Misalnya dengan menggunakan kereta api, kapal laut, Pesawat
terbang dll.

Dampak negatif

        Perkembangan teknologi transportasi yang maju tersebut digunakan oleh pihak-
pihak yang tidak bertanggung jawab untuk berbuat kejahatan.



B. Bidang Informasi dan komunikasi

Dampak Positif

a.Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi
   bagian manapun melalui internet

b.Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya
   dengan melalui handphone

c.Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah.



Dampak Negatif

a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)

b. Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa
   disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu

c. Kerahasiaan alat tes semakin terancam. Melalui internet kita dapat memperoleh
   informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi
   secara langsung dari internet.

d. Kecemasan teknologi. Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer.
   Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam
   komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi.
                                          BAB IV

                                        PENUTUP



KESIMPULAN

        Guna mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dalam memasuki era
kesejagadan, yang salah satunya ditandai dengan sarat muatan teknologi, salah satu
komponen pendidikan yang perlu dikembangkan adalah kurikulum yang berbasis
pendidikan teknologi di jenjang pendidikan dasar. Bahan kajian ini merupakan materi
pembelajaran yang mengacu pada bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di mana
peserta didik diberi kesempatan untuk membahas masalah teknologi dan kemasyarakatan,
memahami dan menangani produk-produk teknologi, membuat peralatan-peralatan
teknologi sederhana melalui kegiatan merancang dan membuat, dan memahami teknologi
dan lingkungan.

        Kemampuan-kemampuan seperti memecahkan masalah, berpikir secara alternatif,
menilai sendiri hasil karyanya dapat dibelajarkan melalui pendidikan teknologi. Untuk itu,
maka pembelajaran pendidikan teknologi perlu didasarkan pada empat pilar proses
pembelajaran, yaitu: learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live
together. Untuk melengkapi kecerdasan iptek para pelajar, diperlukan pula penyelarasan
pengajaran iptek dengan pengajaran imtaq. Sehingga terbentuklah manusia-manusia
cerdas dan bermoral yang dapat menghasilkan berbagai teknologi yang bermanfaat bagi
umat manusia

        Bagi masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion. Pengembangan
iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan
memuja iptek sebagai liberator yang akan membebaskan mereka dari kungkungan
kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan, kebahagian dan
imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah
dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek
mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern
yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek
terhadap kehidupan umat manusia

        Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan,
tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan
kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif.
Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral
kemanusiaan,oleh karena itu iptek tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun
solusi dari masalah-masalah kemanusiaan
                                   Daftar Pustaka



Jasin, Maskuri. 2000. Ilmu Alamiah Dasar, Untuk Perguruan Tinggi Non Eksakta dan Umum.
       Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Karso, dkk 1993/1994. Materi Pokok Dasar–dasar Pendidikan MIPA. Jakarta: Departemen
      Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat

http://alambudsos.wordpress.com

http://ejournal.unud.ac.id

http://www.nano.lipi.go.id

								
To top