Sertifikasi Sebagai Wujud Peraturan Profesi Belum Berjalan Optimal

Document Sample
Sertifikasi Sebagai Wujud Peraturan Profesi Belum Berjalan Optimal Powered By Docstoc
					“Sertifikasi Sebagai Wujud Peraturan Profesi Belum
                Berjalan Optimal”




                     DISUSUN
                      OLEH:

         HERYANI AGUSTIN       ( 06081003003)


         PENDIDIKAN EKONOMI AKUNTANSI
    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
             UNIVERSITAS SRIWIJAYA
             TAHUN AJARAN 2009/2010
A.PENDAHULUAN
       Di era globalisasi, tuntutan dan kebutuhan masyarakat akan dunia
pendidikan begitu besar. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan pada
dunia pendidikan karena dunia pendidikan dituntut untuk melakukan
perubahan dan menjawab berbagai permasalahan.
       Guru merupakan komponen paling menentukan                     dalam sistem
pendidikan      secara    keseluruhan     karena   guru     sangat    menentukan
keberhasilan peserta didik khususnya dalam proses belajar mengajar.
Guru harus mendapat perhatian, karena guru selalu menjadi sorotan
ketika berbicara masalah pendidikan. Guru mempunyai peran yang
penting di bidang pendidikan, yang bisa menunjang pembangunan
nasional, untuk itu perlu dilakukan pengembangan guru sebagai tenaga
profesional yang bermartabat dan mempunyai derajat di masyarakat.
       Dewasa ini, guru mulai mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Anggaran pendidikan sebesar 20 % dari APBN untuk dunia pendidikan
tentunya berpengaruh terhadap kesejahteraan guru. Guru mulai bangkit
dari keterpurukan ekonomi. Anggaran pendidikan sebesar 20 % dari
pemerintah menjadikan guru lebih sejahtera secara finansial, karena
dengan sertifikasi guru berhak atas insentif per bulan sebesar satu kali
gaji pokok terakhir saat guru disertifikasi. Melalui program-program
pemerintah untuk profesi guru,seperti “Sertifikasi Guru” membuat profesi
guru   diakui    dimata     masyarakat,     dan    hal    ini   berdampak   pada
kesejahteraan guru secara finansial dan juga menjadikan profesi guru
mempunyai martabat dimata masyarakat.
       Sertifikasi guru menjadikan profesi guru mulai dilirk oleh banyak
masyarakat, banyak orang tua yang mengarahkan putra-putri mereka
untuk melanjutkan pendidikan di bidang keguruan,karena profesi guru
dewasa ini mulai mendapatkan perhatian dari pemerintah dan profesi guru
sudah tidak dipandang sebelah mata oleh masyarakat, meskipun
sertifikasi guru belum berjalan optimal.
B.PEMBAHASAN
      Pada hakikatnya, sertifikasi guru dilakukan untuk mendapatkan
guru yang baik dan profesional, yang memiliki kompetensi untuk
menghadapi tuntutan masyarakat dan tuntutan zaman.             Sertifikasi
merupakan bagian dari peraturan profesi karena, memiliki ikatan profesi
yang kuat dan bukan sebatas kewenangan individu tetapi mempunyai
tanggung jawab atas kualitas jasa sosial yang unik dan essensial atas
pengembangan dari profesi. Serttifikasi merupakan pengembangan dari
profesi kependidikan
      Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005
tentang Guru dan Dosen, dikemukakan bahwa Sertifikasi adalah “proses
pemberian sertifikat pendidik untu guru dan dosen”. Sedangkan sertifikat
pendidik adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada
guru dan dosen sebagai tenaga profesional. Berdasarkan pengertian
tersebut, sertifikasi guru dapat diartikan sebagai suatu proses pemberian
pengakuan bahwa seseorang memiliki kompetensi untuk melaksanakan
pelayanan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu, setelah lululus uji
kompetensi yang diselenggarakan oleh lembaga sertifikasi.
      Sertifikasi guru merupakan amanat Undang-Undang Republik
Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS. Pasal 61
menyatakan bahwa sertifikat dapat berbentuk ijazah dan sertifikat
kompetensi, tetapi bukan sertifikat yang diperoleh melalui pertemuan
ilmiah seperti seminar, diskusi panel,lokakarya dan simposium. Namun
sertifikat kompetensi diperoleh dari peyelenggara pendidikan dan lembaga
pelatihan setelah uji kompetensi yang diselenggarakan oleh satuan
pendidikan yang terakreditasi atau lembaga sertifikasi.
      Sertifikasi merupakan hal yang harus dilakukan untuk memenuhi
kebutuhan peningkatan kompetensi profesional. Sertifikasi guru adalah uji
kompetensi calon guru atau guru yang ingin mendapatkan pengakuan dan
meningkatkan kompetensi guru. Sertifikasi juga berguna untuk menjadikan
guru mempunyai kompetensi agar profesi guru bisa memenuhi kebutuhan
akan pendidikan di era globalisasi. Derasnya arus globalisasi menuntut
guru untuk profesional dalam melakukan kewajiban dan tugasnya yaitu
mendidik,mengajar   serta   melatih   peserta   didik   untuk   mempunyai
kompetensi agar bisa berkompetisi dimasyarakat.


      Program sertifikasi guru yang dimulai sejak 2006 yang lalu masih
belum berjalan optimal. Hal ini dikarenakan banyak guru yang belum
memenuhi persyaratan untuk sertifikasi khususnya untuk mendapatkan
insentif yang dinilai masih menyulitkan. Ada beberapa indikator yang
harus dipenuhi guru agar bisa mengikuti program sertifikasi antara lain
guru harus mempunyai kemampuan akademis S-1 atau D-IV dan guru
harus mempunyai kompetensi pedagogik yaitu kemampuan untuk
mengelola peserta didik. Namun tidak semua guru yang sudah mengajar
mempunyai kemampuan akademis S-1 dan D-IV. Penyebabnya, dulu
untuk menjadi seorang guru calon guru tidak harus mempunyai
pendidikan S-1 atau D-IV, seseorang bisa menjadi guru walaupun tidak
mempunyai kompetensi akademis S-1 atau D-IV. Sedangkan syarat bagi
guru swasta adalah guru tersebut harus diangkat sebagai guru tetap dan
telah mengajar minimal lima tahun

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags: about, pajak
Stats:
views:42
posted:12/11/2010
language:Indonesian
pages:4
dewi jayani dewi jayani
About