Docstoc

perbedaan agama (PDF)

Document Sample
perbedaan agama (PDF) Powered By Docstoc
					                             KATA PENGANTAR
Puji serta syukur merupakan kewajiban mutlak Manusia sebagai mahluk ciptaan allah yang di
anugrahi berbagai macam kenikmatan. Dan sudah menjadi kewajiban Allah untuk
melipatgandakan nikmat tersebut baik di dunia maupun diakhirat.
       Agama meruapakan hal yang sangat substansial bagi manusia yang mempunyai akal dan
pikiran yang sehat karena agama merupakan sebuah kebutuhan fitrah manusia. Namun kebenaran
sebuah agampun menjadi masalah yang substansial manakah agama yang benar dan
bagaimanakah cara cara agama yang benr itu, sdengan pemikiran tersebut penulis berusah
menyelesaikan makalah perbedaan agama-agama yang ada di Indonesia.
       Penulis sadari pasti makalah ini banyak sekali kekurangannya untuk itu penulis
mengharapkan kritik dan saran terutama dari dosen mata kuliah seminar agama Islam dan dari
pembaca pada umumnya.
       Terimakasih kepada semua phak yang telah membantu mendukung dalam penyelesaian
makalah ini semoga amal ibadah kita diterima disisi Allah SWT.
                                           Bab II
                                     PENDAHULUAN


         Sudah merupakan fitrah manusia memerlukan sebuah pegangan, pedoman dan prinsip
hidup yang bersifat transendensi. Manusia secara fitrah membutuhkan sesuatu yang ada di luar
batas kemanusiaanya, yaitu ketuhanan. Beragama adalah hal yang sangat prinsip bagi manusia
sadar.
         Pada dasarnya tujuan manusia bergama adalah untuk menyerahkan dan untuk
mengabdikan diri kepada zat yang maha tinggi pencipta dan pengatur alam semesta ini. Sehingga
dengan kesadaran tersebut bahwa di atas sana ada sebuah kekuasaan yang sangat dahsyat di luar
batas kemampuan manusia maupun mahluk lain. Dengnan kesadaran tersebut maka timbullah
diuka bumi ini berbagai macam agama dan aliran kepercayaan yang meyakini adanya kekuasaan
maha dahsyat tersebut.
         Permasalahannya adalah apakah memang agama itu benar atau hanya sebuah legitimasi
kekuasaan manusia tertentu saja. Bagaimanakah agama yang benar itu dan bagaimana cara-cara
dan mekanisme aplikasi agama yang itu. Itu adalah hal terpenting bagi manusia karena mengingat
akan adanya berbagai kepercayaan dan agam di dunia yang dianut oleh manusia.




         .
                                           BAB III
                                     PEMBAHASAN
Perbedaan Prinsipil Agama
       Agama terkategorikan menjadi dua macam agama yang pertama adalah agama ardhi dan
yang kedua adalah agama samawi. Agama ardhi dikatakan sebagai agama bumi dan agama
samawi dikatakan sebagai agama langit adapun perbedaannya adalah
Agama Ardhi
       Agama ardhi adalah agama yang berasal atau yang dihasilkan oleh pemikiran manusia
berdasarkan sebuah penulusuran filosofis dan melalui sebuah analisis terhadap hakikat penciptaan
manusia dan alam semesta yang maha luas ini. Berdasarkan ketakjuban yang luar biasa maka
timbullah kesadaran akan adanya sebuah kekuasaan yang maha tinggi yaitukekuasaan tuhan yang
maha esa.
       Setelah adanya sebuah kesadaran yang maha tinggi tersebut maka dengan jalan fikiran
manusia yang sudah diliputi kebersihan hati dan keagungan jiwa, timbullah sebuah pemikiran
metafisika untuk membentuk sebuah formasi kehidupan yang transendensi dengan pola-pola yang
mengacu pada kebaikan manusia dan alam semesta, maka terbentuklah sebuah pedoman dan
acuan hidup yang dinamakan agama.
       Agama ardhi secara umum bisa dikatakan sebagai agama yang bersifat animisme dan
dinamisme karena dalam mekanisme spiritualismenya melalui penggunaan simbol sebagai media
untuk memanifestasikan adanya Tuhan, seperti hahlnya agama Hindu, Budha, kong fu che, dan
sintho, agama-agama tersebut dalam mekanisme penyampaian pesannya terhadap yang maha
Kuasa dengan melalui media simbolis yang bersifat kebendaan, Hindu dan budha
memanifestasikan Tuhan Penguasa dengan membuat patung sebagai media simbolis sebagai
Tuhan, sintho memanifestasikan-Nya dengan eksistensi matahari sebagai media simbolis Tuhan.
Begitupun dengan kong fu che (kong hu cu). Memanifestasikannya dengan wujud gambaran para
leluhur. Semuanya dimanifestasikan dengan sifat kebendaan.


Agama Samawi
       Agama samawi adalah agama yang bukan hasil pamikiran manusia baik hasil tahanus
manusia maupun hasil sebuah konsensus. Agama samawi adalah agama yang berasal dari luar
sana, langsung dari kekuasaan maha tinggi, penguasa alam semesta ini.
       Agama samawi ini tidak serta merta diturunkan oleh sang penguasa kepada dunia secara
langsung, tapi dengan melalui tahapan. melalui sebuah perantara yang dalam mekanismenya
melalui wahyu kepada manusia terpilih (sebagai wakil Tuhan) melalui seleksi transendensi. wakil
Tuhan adalah manusia biasa yang mempunyai kelebihan dan menjadi manusia terbaik didunia ini
berdasarkan persepsi Tuhan.
       Agama samawi tidak memanifestasikan wujud Tuhan dengan media simbolis yang
bersifat kebendaan, karena teologi agama samawi mengajarkan bahwa wujud Tuhan tidak
mungkin serupa ataupun menyerupai wujud mahluk apapun sebagai ciptaannya, Tuhan tidak bisa
dimanifestasikan dalam bentuk apapun sehinggatidak mungkin bisa disimbolkan dengan bentuk
apapun karena tidak mungkinTuhan sama dengan mahluknya. Adanya Tuhan hanya sebatas
keyakinan yang maha tinggi bahwa adanya alam semesta ini sebagai refleksi adanya Tuhan.


AGAMA-AGAMA YANG ADA DI DUNIA
I. AGAMA MAJUSI
       Lahir di negeri Persia padazaman dulu,dianut oleh bangsa Persia dan umumya bangsa arya
Persia, agam inimengajarkan kepercayaan adanya dua Tuhan yang maha kuasa yaitu Tuhan
cahaya dan Tuhan Gelap. Tuhan cahayamereka namakan dengan nama AHURAMAZDA, yaitu
Tuhan kebaikan. Tuhan Gelap mereka namakan dengan nama AHRIMAN, yaitu Tuhan
Kejahatan.
       Timbulnya kepercayaan ini karena karena manusia bangsa Persia menganalisa adanya dua
hal didalam ala mini yaitu senang dan susah, hidup dan mati, sehat dan sakit,bangun dan runtuh.,
terang dan gelap, dan sebagaiaya
Aliran Penganut Majusi
1. Zoroaster
   Didirikan oleh Zaradusyta, 523 SM pada masa pemerintahan maharaja Darius I, ia berdiam di
negeri Balkh, pengjarannya didirikan diatas faham majusi lama, tetapi dilakukan perombakan dan
perubahan besar, mulai dari dasar kepercayaan sampai pada amalnya. Sehingga Zaraoster
dianggap sebagai agama dan sekaligus Zaradusyta dianggap seolah-olah Nabi bagi mereka.
   Pengajaran Zoroaster pada intinya mengajarkan (1)kepercayaan adanya Tuhan yang satu yaitu
Ahuramazda, (2) kepada akhirat, (3)kapada roh pengaruh kebaikan dan roh pengaruh kejahatan,
(4)kepada hari kiamat, (5)mengajarkan cara hidup yang baik dan (6) ajaran tentang akhlak.
Adapun inti dari pengajaran Zoroaster adalah Huhata (pikiran yang baik), Hakhata ( perkataan
yang baik) dan Huharsta (perbuatan yang baik)
   Zoroaster berkembang dan mengalami kemajuan mulai dari zaman Kisra Darius I sampai
kepada Maharaja Darius III (336-330 SM). Ketika Iskandar zulkarnain menaklukan negeri Persia
(330 SM), agama Zoroaster dimusnahkan dan kitab Avesta dilarang dibaca.
2. Aliran Manu
   Majusi aliran manu didirikan oleh Mani, lahir 216 M, agama ini menyebar di Persia, asia dan
eropa. Ajarannya Mani adalah gabungan dari ajaran Zoroaster dan ajaran Nasrani. Ia mengatakan
bahwa dia, Zaradusyta dan Isa Al’masih adalah Nabi-nabi utusan Allah kepada manusia.
   Inti ajaran manu adalah tentang baik dan buruk, melarang perkawinan supaya manusia tidak
berketurunan dan kejahatan akan berakhir, hidup zuhud, serta beribadat sembahyang dan puasa.
   Aliran ini mengalami kemajuan dan perkembangan pada masa Maharaja Hurmuz dari dinasti
sasania. setelah digantikan oleh Bahram yang tidak menyukainya. Mani ditangkap dan dibunuh.
3. Mazdak
   Aliran Majusi yang sangat aneh didirikan oleh Mazdak, lahir 487 M di negeri Naisabur
Persia. Dasar kepercayaannya menurut faham Majusi Kuno (Tsanwiyah) yaitu percaya kepada
Dua tuhan; Tuhan cahaya dan tuhan Gelap. Mazdak mengajarkan tentang persamaan hak milik
dan tidak menyukai perselisihan dan perbantahan, harta dan wanita adalah milik bersama.
Mazdak dan pengikutnya memaksa kaum hartawan dan raja Kubaz; pemerintah Naisabur untuk
mengikuti ajarannya. Kubaj menangkapdan membunuh Mazdak dan pengikutnya.
4. Tsanwiyah
   Agama Tsanwiyah menganut faham adanya dua Tuhan yaitu Ahuramazda dan Ahriman.
Pengajar agama ini tidak diketahui. Ajaran agama ini umumnya menggunakan api sebagai
lambang Tuhan dan ada pula yang menggunakan patung berhala.
5. Dishaniyah
suatu aliran majusi yang lahir diluar negeri Persi, didirikan oleh seorang bangsa Siryani (sirya),
bernama Bardaisan atau ibnu Dishan. Ajarannya merupakan perpaduan antara dua unsur yaitu
ajaran Majusi Tsanwiyahdan ajaran Nasrani. Perbedaan ajarannya dengan ajaran Majusi yang
lain adalah tidak mempercayai adanya akhirat. Ajaran ini berkembangsampai datangnya Islam.
6. Zindik
   zindik bukan merupakan aliran Majusi, namun penganutnya dari orang-orang Majusi. Faham
Zindik (mulhid) tidak percaya adanya Tuhan, yang ada adalah kekuasaan waktu, segala sesuatu
terjadi dengan sendirinya, dunia tidak akan pernah berakhir untuk selama-lamanya, Faham Zindik
berkembang menjadi Atheisme yang timbul dari kalangan Shopistis yunani dan orang mesir kuno


II. AGAMA SHABIAH
   Shabiah berasal dari kata shaba’a atau shaba artinya membelok atau melepaskan diri dari
ikatan. Penganutnya di sebut Shabiin karena mereka membelok dari ajaran para Nabi. Aliran ini
mengajarkan kepercayaan adanya Roh. Roh yang dimaksud ada dua macam. Pertama Ruh yaitu
suatu golongan mahluk Tuhan tertinggi yang maha suci zat dan sifatnya, mereka tidak dapat
dijangkau oleh panca indra, lepas dari sifat-sifat dan pengaruh benda, tidak terikat oleh ruang dan
waktu. Kedua adalah Rauh, artinya kesentosaan, keadilan, kebahagiaan, rahmat dan nikmat. Rauh
adalah sifat dari ruh dan Rauh juga sebagai haluan dan tujan dari cita-cita tertinggi penganutnya.
   Agama Shabiah mengajarkan tentang kepercayaan kepada Tuhan yang maha kuasa, maha
bijaksana dan maha suci dari pengaruh dan sifat-sifat alam, manusia tidak bisa langsung
menghadap ke hadirat-Nya kecuali melalui perantara orang-orang yang amat dekat dengan-Nya
yaitu Roh-Roh yang suci pula dari pengaruh jisim dan benda. Roh-Roh tersebut dijadikan Tuhan
untuk selalu bertugas memuji Tuhan, selalu taat dan tidak pernah mendurhakai perintah Tuhan.
Ajaran Shabiah
   Agama ini mengajarkan tentang kebersihan akhlak dan ibadat oleh karena itu manusia wajib
membersihkan diri dari kotoran syahwat melepaskan akhlak dari ikatan nafsu angkara murka ,
sehingga bisa mencapai suatu taraf tertinggi sesuai dengan kesucian roh. Adapun ajaran-ajaran
kebersihan dan ibadat menurut agama shabiah adalah.menahan hawa nafsu, berdoa, mendirikan
sembahyang, mengeluarkan harta (infaq dan derma), berpuasa berkurban, membersihkan badan
dan memakai wangi-wangian, dan memakai azimat.
Tentang Nabi-Nabi
   Penganut Shabiah tidak mempercayai adanya Nabi dan Rosul, antara nabi dan manusia biasa
sama saja. Mereka tidak mempunyai kelebihan otomatis tidak wajib untuk ditaati. Orang Shabiah
berpendapat tidak ada yang harus ditaati ajarannya hanyalah pada roh-roh itu. Namun teori
mereka bersifat faradoks, mereka tidak mempercayai adanya Nabi dan Rosul tetapi mereka
mempercayai Nabi Sits dan Idris. Shabiah asalnya agama tauhid yang dibawa oleh Nabi-nabi dan
kemudian berubah, Yang asalnya beriman kepada Allah, malaikat, Rosul, Kitab, hari kiamat dan
takdir. Kemudian dibelokan menjadi percaya kepada roh-roh.


AGAMA YAHUDI
       Yahudi asalnya bukan nama sebuah agama namun nama sebuah bangsa , yaitu bangsa
Yahudi yang juga disebut bangsa Israil atau Ibrani (Hebrew). Kemudian agama yang mereka anut
mereka bangsakan kepada nama bangsa mereka.
Asal Usul Agama Yahudi
       Bangsa Israil berasal dari bangsa Ibrani keturunan Nabi Ibrahim as. Putra beliau Nabi
Ishak mempunyai dua belas keturunan, dari dua belas itu kemudian berkembang secara pesat
menjadi sebuah bangsa besar. Nabi Ishak disebut Israil yang artinya hamba yang amat taat,
sehingga dari nama ini anak cucunya disebut Bani Israil. Diantara putra Ya’qub yang paling
banyak keturunannya dan terkemuka adalah Yahuda. Keturunan Nabi Ishak kemudian melahirkan
Nabi musa yang dibesarkan oleh Raja Fira’un, namun kemudian Ia menjerumuskannya kedalam
laut merah. Nabi Musa dengan Taurat menuntun bangsa Israil kejalan yang benar, namun bangsa
Israil adalah bangsa yang sangat durhaka dan selalu membangkang berkali-kali mereka
mengingkari ajaran Musa dan saudaranya Harun. Tatkala dalam perjalanan kenegeri nenek
moyang mereka Ya’qub, Musa dan Harun wafat disebuah tempat yang bernama Kan’an
(Palestina) mereka tetap mengingkari meskipun mereka diwarisi kitab pedoman yang tidak akan
pernah mereka tersesat jika mereka berpegang teguh kepada kitab tersebut yaitu Taurat.
Ajaran Agama Israil
       Ajaran agama Israil terakumulasi dalam kitab Taurat, didalamnya tercantum sepuluh
ajaran yang disebut wasiat sepuluh “ ten commandements” yaitu (1) Jangan menyembah selain
Allah,(2) jangan menyembah berhala,(3) memuliakan hari Sabtu,(4) memuliakan ayah dan ibu,(5)
Jangan membunuh sesama manusia,(6) jangan berzina,(7) jangan mencuri,(8) jangan bersaksi
palsu, (9) jangan mengingini istri dan hak milik orang lain.
Ibadat Dan Upacara Agama
Dalam agama Yahudi terdapat berbagai ibadat dan upacara agama yaitu sembahyang dan doa,
puasa, qorban ( qorban pengampunan, kebaktian, penyucian dan hasil ternak), memberikan hasil
pertanian, berkhitan, upacara paskah, pantekosta (upacar hari ke 50), pencucian ( hari sabtu, bulan
ketujuh dan tahun ketujuh). dan sebagainya.
Hukum-Hukum Dalam Agama Israil
       Agama Israil mempunyai hukum dan peraturan diantaranya Penjagaan keimanan; syirik
dan bertenung diancam dengan dilontar dengan batu sampai mati. Ahlak: laki-laki dilarang
memakai pakaian perempuan dan begitu sebaliknya. Masyarakat; membayar upah sebelum
matahari terbenam, jujur, tidak boleh riba, tidak boleh menggeser tanah milik orang lain.
Perkawinan; anak perempuan harus kawin dengan yang se-suku dengan ayahnya, janda mati
harus menikah dengan laki-laki saudara kandung suaminya, boleh cerai dan tidak boleh kembali,
boleh poligami.
Yahudi Setelah Musa
       Setelah Musa mangkat kemudian diganti oleh Yusya yang kemudian menggerakan bangsa
Israil turun dari gurun Sinai dan berhasil menduduki tanah kan’an dan membaginya menjadi dua
belas daerah sebanyak suku mereka. Setelah Yusya kemudian diganti oleh Thalut, setelah Thalut
mangkat kemudian Dawud naik menjadi Raja sekaligus nabi dan rosul bagi bangsa Israil dan
beliau membangun pelestina sebagai ibukota negeri Israil.
       Setelah Daud mangkat kemudian diganti oleh putranya Sulaiman yang kemudian menjadi
Nabi dan Rosul yang cerdas, adil dan bijaksana. Pengaruh kekuasaan Sulaiman meliputi
pinggiran sungai furat sampai ke laut merah. Setelah Sulaiman bangsa Israil terpecah menjadi dua
karena perbedaan pengganti beliau. Yaitu Rahbeam putra nabi Sulaiman dan yerobeam turunan
suku Efraim untuk jadi raja.
Kehancuran Negara Israil Dan Yahuda Serta Musnahnya Taurat
       Tahun 721 SM bangsa israil diserang bangsa Assiria negeri Israil dihancurkan, ribuan
terbunuh dan dan orang-orang pentingnya mereka buang ke assiria dan tahun 606 bangsa yahuda
diserang oleh tentara babilonia, kota Yerussalem mereka duduki dan para pemimpinnya mereka
buang ke Babilonia. Raja Yahuda yang terakhir mencoba mearebut kembali negeri mereka namun
malah hancur, baitul muqodas, taurat, tabut Musa dihancurkan.
       Sepulang dari buangan di Babilonia bangsa Yahuda berada dibawah kekuasaan kerajaan
Persia. Pada tahun 330 SM Persia dikalahkan oleh Iskandar agung dari masedonia dan Yahuda
bertuan kepada bangsa Yunani. Pada tahun 301 SM bangsa yahuda menjadi jajahan bangsa mesir.
Pada tahun 199 SM yahuda kembali menjadi jajahan Assiria dan pada tahun 142 SM mereka
merdeka dari bangsa Assiria. Namun pada tahun 63 SM kembali manjadi jajahan bangsa
Romawi. Romawi berkuasa di palestina sampai tahun 640 M sampai mereka diusir oleh tentara
Islam dan Palestina resmi ditangan Umar bin Khattab. Tahun1918 Inggris membebaskan yahudi
dari kekuasaan Islam dan pada tahun 1948 Inggris menyerahkan kekuasaannya dinegeri palestina
kepada bangsa yahudi dan sejak saat itu Amerika dan Inggris menyuburkan bangsa yahudi.
Analisa terhadap taurat sekarang dan perjanjian lama.
       Kitab taurat diimani oleh tiga agama Yahudi, Nasrani dan Islam, hanya terdapat
perbedaan beberapa pandangan.menurut Yahudi Taurat adalah kumpulan dari lima naskah (asfar)
yang ditulis langsung oleah Musa yaitu kitab kejadian, keluaran, imamat orang lewi, bilangan dan
kitab ulangan. Sedang menurut Nasrani taurat adalah kumpulan semua kitab-kitab, surat-surat,
kisah-kisah dan wasiat-wasiat Nabi-nabi bani Israil dari nabi Musa sampai Isa Al’masih. Dan
menurut orang Islam ialah kitab yang diturunkan kepada Nabi Musa yang gunanya menjadi
pedoman dan tuntunan bagi bangsa Israil.
Perobahan taurat dari aslinya
       Kitab taurat yang asli dihancurkan pada waktu Nebukadnezar menghancurkan palestina,
selam 70 tahun para lewi banyak meninggal di pembuangan, dan Ezra bin seraya yag dititah raja
raja Persia menuliskan kembali Taurat hanya menuliskan sebatas yang bisa diingat, tidak
berpedoman pada naskah asli. Sehingga tidak menjamin keorisinalannya. Sehingga Taurat yang
ada sekarang sudah banyak sekali perubahan.
       Mengenai salinan kitab taurat itu orang yahudi mutlak mambenarkannya, orang Kristen
pun mengakui kebenarannya namun kenyataannya mereka banyak menyangkalnya melalui
perbuatan. Sedangkan Islam mempercayai Taurat yang asli dan Taurat yang sekarang Islam tidak
membenarkan begitu saja dan tidak membohongkan begitu saja. Mana yang sesuai dengan agama
samawi dibenarkan dan apa yang tidak sesuai dengan agama samawi tidak dibenarkan.


AGAMA KRISTEN
       Kata nasrani artinya orang yang dibangsakan kepada bangsa Nazaret. Orang Nasrani
(nashara) adalah orang-orang yang mengikuti nabi Isa yang lahir di Nazaret. Agama Nasrani
dibawa oleh nabi Isa as kepada bagsa yahudi namun karena ia mengajarkan untuk membenci
kemegahan dan harta dan menyayangi musuh, ajaran nabi Isa di tolak oleh bangsa Yahudi.
       Ajaran nabi Isa adalah ajaran tauhid yang suci namun setelah nabi isa tiada ajarannya
banyak diselewengkan menjadi agama musyrik, mirip dengan agama berhala menjadi trinitas ;
bertuhan tiga yaitu menjadikan Nabi Isa dan Ruhul Kudus disamping Allah SWT.
       Isa dinamakan al’Masih yang artinya yang disiram kepalanya, ini karena sebelum Isa
menjadi Nabi disiram terlebih dahulu kepalanya oleh nabi Yahya yang kemudian disebut sebagai
pembaptis. Adapun kata kristus berasal dari bahasa latin yang artinya juru selamat atau penebus,
munculnya kata kristus ini setelah munculnya faham trinitas. Sebutan terhadap nabi Isa ini sesuai
dengan ajaran Saul (paulus) yang telah menyesatkan ajaran nasrani dari dalam.
       Nabi Isa diutus dengan membawa kitab Inzil yang artinya kabar gembira, orangkristen
sekarang menamakan Inzil dengan “ perjanjian lama” atau “wasiat baru” dan inzil asli sampai
saat ini tidak terdapat.. kitab wasiat baru yang masih diakui adalah Inzil Mathius, markus, Lukas
dan Izil yahya dan inzil yang tidak diakui adalah Inzil Petrus, Kopty, ibrani, Barnaba dan surat-
surat Barnaba. Kitab-kitab yang tidak diakui adalah kitab yang masih memegang korisinilan
agama Nasrani terutama kitab Inzil Barnaba.
Ajaran Paulus
Yang merombak agama masehi asli menjadi agama Kristen yang berbentuk trinitas adalah paulus
yang inti ajarannya adalah (1) agama Kristen adalah agama untuk semua bangsa, (2) Tuhan itu
tiga (trinitas) yaitu Allah, Almasih dan Ruhul Kudus, (3) Almasih adalah anak Tuhan yang
diserupakan manusia sebagai penebus dosa seluruh manusia, (4) Almasih telah naik kelangit dan
berada disamping ayahnya
       Pokok-Pokok keyakinan Kristen adalah (1) Tuhan yang Tiga, (2) Almasih adalah anak
Tuhan, dan ( 3) Tuhan bapak menyerahkan kepada Tuhan anak akan pertimbangan dosa
manusia.karena ia lebih dekat dan lebih mengenal manusia.
Upacara-Upacara Kristen
Upacara-upacara dalam agama kristen adalah (1) membaptiskan bayi yang baru lahir untukl
menghapuskan dosa warisan, (2) Missa suci dengan santapan roti kering dan anggur karena
dianggap roti kering akan menjadi tulang dan anggur akan menjadi darahnya, (3) pengakuan
kesalahan yang disertai pengampuan, (4) hadirnya pendeta menjelangkematian seseorang untuk
menggosok panca indera dan tulang orang itu dengan minyak, (5) hahdirnya pendeta pada waktu
perkawinan.
Perbedaan Katolik dan Protestan
1. Protestan membebaskan penganutnya untuk memahami Injil meskipun sampai mengenai
   keyakinan, sedangkan Katholik melarangnya.
2. khahtolik menganggap bahwa paulus dan pendeta adalah orang suci bisa di ibadahi dan bisa
   menebus dosa, sedangkan Protestan menentanganya.
3. Katholik mengorganisir pengikutnya untuk patuh kepada paus, sedangkan Protestan tidak.
4. Katholik melarang pendeta-pendetanya untuk kawin, sedangkan protestan tidak melarangnya.
5. Protestan menolak anggapan terhadap anggur dan roti kering.
6. Dalam penjamuan orang biasa dan pendeta menurut katholik berbeda, sedangkan menurut
   Protestan sama.
Hari besar kristen
       Hari-hari besar Kristen adalah hari Natal (25 Desember), hari wafat Almasih (31 Maret),
hari paskah (2/3 April), naiknya Almasih (11 Mei) dan Pantekosa (50 hari setelah paskah).


Agama Hindu (brahma)
Hindu adalah nama sebuah bangsa percampuran bangsa Arya dan bangsa India. Tuhan dalam
agama Hindu disebut Brahma yang bersifat esa, maha Kuasa, Azali, tidak berawal dan tidak
berakhir
Pensiunan

Pensiunan

Pensiunan

Pensiunan




Mohamad Ijudin
2109020066


Mohamad Ijudin
2109020066


Mohamad Ijudin
2109020066


Mohamad Ijudin

Mohamad Ijudin

Mohamad Ijudin

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1133
posted:12/11/2010
language:Indonesian
pages:13