Docstoc

contoh masalah sosial dan cara mengatasinya

Document Sample
contoh masalah sosial dan cara mengatasinya Powered By Docstoc
					Contoh Masalah Sosial dan Cara Mengatasinya


Konflik Israel-Palestina
       Konflik Israel-Palestina merupakan konflik yang mengarah pada
peperangan. Israel menyerang Palestina dengan rudal-rudal mereka dan mengirim
pasukan mereka ke perbatasan yang berhubungan lagsung dengan Palestina guna
menutup akses dunia terhadap Palestina.
       Konflik Israel-Palestina sudah menelan banyak korban dan kerugian
secara materiil terutama bagi rakyat Palestina, hal ini disebabkan karena Israel
mempunyai banyak pasukan militer dan mempunyai tekhnologi alat perang yang
jauh lebih canggih dibandingkan dengan Palestina yang hanya mengandalakan
Hamas dengan persenjataan yang sangat minim serta pemuda-pemuda Palestina
yang bermodalkan keberanian melempari tentara Israel dengan batu . Wanita dan
anak-anak yang tidak berdosa pun menjadi korban dalam peperangan ini. Ambisi
Israel untuk menguasai Palestina adalah salah satu penyebab terjadi peperangan.
       Banyak pihak yang terlibat dalam perang Israel-Palestina, salah satunya
adalah negara yang peduli rakyat Palestina. Tragedi Mavi Marmara masih
membekas di benak kita, dimana tentara Israel menembaki kapal Mavi Marmara
yang berisikan para sukarelawan dari berbagai dunia yang membawa bantuan
berupa bahan makanan dan lainnya guna membantu rakyat Palestina di Jalur Gaza
, tentara Israel juga menyerang sukarelawan yang ada di kapal sehingga
mengakibatkan beberapa sukarelawan kehilangan nyawa. Tragedi ini tentu saja
menyentak banyak orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
       Banyak upaya yang telah ditempuh dunia untuk menyelesaikan konflik
Israel-Palestina , salah satunya dengan melakukan genjatan senjata dari pihak
Israel dan melakukan perundingan-perundingan untuk menyelesaikan konflik
Israel-Palestina dengan melibatkan beberapa negara sebagai mediator.
Cara mengatasi Konflik Peperangan
   1. Genjatan senjata, adalah menagguhkan permusuhan/peperangan untuk
       sementara waktu tertentu, guna merawat korban luka dan mengubur
       korban yang meninggal dunia
   2. Arbitrasi , adalah perselisihan dihentikan oleh pihak ke-3 dan adanya
       persetujuan antara 2 pihak yang berseteru
   3. Konsiliasi, adalah usaha mempertemukan keinginan pihak yang berselisih
       untuk mencapai perdamaian
   4. Ajudication/Ajidukasi, adalah menyelesaikan perkara ke pengadilan
   5. Stalemate, yaitu pertentangan yang berhenti dengan sendirinya karena
       kekuatan yang sama
   6. Kompromi, adalah kedua pihak yang berseteru berusaha untuk mencari
       penyelesaian
   7. Integrasi, adalah menyatukan pendapat yang bertentangan antara 2 pihak
       yang berseteru sampai mendapatkan keputusan yang memuaskan semua
       pihak


Tawuran Antar Warga (Pemuda)
       Tawuran berbeda dengan perkelahian satu lawan satu. Perkelahian satu
lawan satu dianggap sebagai bentuk sportivitas dan keberanian sesorang dan tidak
mendatangkan akibat yang luas, sedangkan tawuran sebaliknya, tawuran di nilai
sebagai tindakan pengecut , karena di dalam tawuran terkadang di lakukan
serangan yang membabi buta, si pelaku tidak tahu siapa yang menjadi korban
tawuran dan tawuran cenderung membawa dampak luas ,seperti : rumah atau
pertokan di sekitar lokasi tawuran sering menjadi sasaran para pelaku tawuran.
       Baru-baru ini terjadi tawuran antar pemuda di Pati, Jawa Tengah.
Tepatnya terjadi pada tanggal 18 september 2010. Tawuran ini di picu oleh konser
dangdut yang    ada di desa Baturejo. Konser dangdut memang seakan sudah
menjadi acara tahunan di desa ini, sebelum atau sesudah lebaran pasti akan
diadakan konser dangdut. Kedatangan pemuda dari desa tentangga Baturejo yaitu
desa Wotan memicu amarah para pemuda yang ada di desa Baturejo.
       Dari konser, kericuhan berlanjut hingga memasuki perkampungan warga
di desa Baturejo. Para pemuda dari desa Wotan melempari rumah warga dengan
bom molotof sehingga menyebabkan 7 rumah rusak parah dan menyebabkan
kerugian materiil serta trauma bagi para penghuni rumah. Selain itu, para pemuda
juga mempersenjatai diri dengan senjata tajam , seperti ; parang, dan samurai
akibatnya 24 pemuda terluka dan di larikan ke rumah sakit terdekat.
       Dari kasus di atas dapat di simpulkan bahwa tawuran adalah tindakan yang
melanggar norma dan juga membawa kerugian tidak hanya bagi para pelaku
tawuran tetapi juga bagi masyarakat sekitar.


Cara Mengatasi
1. Preventiv, adalah usaha yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran,
   tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang,
   contohnya; memberikan nasehat untuk tidak melakukan tawuran
2. Represif, adalah tindakan mengembalikan keserasian yang pernah terganggu
   karena terjadinya pelanggaran
3. Persuasif, adalah melakukan pendekatan dan sosialisasi agar masyarakat
   mematuhi norma-norma yang ada
4. Koersif, adalah bersifat memaksa agar masyarakat mematuhi norma-norma
   yang berlaku. Koersif di tempuh apabila Persuasif tidak berhasil dilakukan
Contoh Masalah Sosial dan Cara Mengatasinya




                     DISUSUN
                     OLEH :


    Nama              : Heryani Agustin (06081003003)
    Fakultas/Prodi    : KIP/ Pendidikan Ekonomi Akuntansi
    Dosen Pengasuh    : Dra.Yulia Djahir,M.M




           UNIVERSITAS SRIWIJAYA
           TAHUN AJARAN 2010/2011
Tawuran Pelajar/Mahasiswa
        Perkelahian antar pelajar disebut sebagai tawuran antar pelajar, pada
umumnya hanya menjadi fenomena pada pelajar di daerah kawasan perkotaan.
Dewasa ini, tawuran seakan menjadi trend dan mode bahkan tradisi bagi para
pelajar baik bagi pelajar perkotaan ataupun pelajar yang jauh dari perkotaan.
Tawuran merupakan salah satu bentuk perilaku menyimpang.
        Tawuran berbeda dengan perkelahian satu lawan satu. Perkelahian satu
lawan satu dianggap sebagai bentuk sportivitas dan keberanian sesorang dan tidak
mendatangkan akibat yang luas, sedangkan tawuran sebaliknya, tawuran di nilai
sebagai tindakan pengecut , karena di dalam tawuran terkadang di lakukan
serangan yang membabi buta, si pelaku tidak tahu siapa yang menjadi korban
tawuran dan tawuran cenderung membawa dampak luas ,seperti : toko-toko di
sekitar lokasi tawuran tutup,untuk menghindariamuk pelajar yang bisa merusak
toko.
        Pada umumnya tawuran diawali oleh konflik yang terjadi antara siswa
dalam satu sekolah atau antar sekolah. Karena perasaan solidaritas antar siswa di
dalam sekolah masing-masing lalu perkelahian meluas dan menghasilkan konflik
antar siswa yang berlainan sekolah. Tawuran menjadi masalah yang serius karena,
peserta tawuran cenderung mengabaikan norma-norma yang ada, melibatkan
korban yang tidak bersalah, dan merusak benda-benda yang berada di dekatnya.
        Contohnya ; tawuran yang sering terjadi di Jakarta , bahkan anak Sekolah
Dasar sudah terlibat di dalamnya.


Kenakalan Remaja sebagai Akibat dari Perilaku Menyimpang


        Masa remaja adalah masa pencarian jati diri seseorang, dimana pada masa
ini seseorang akan mencari panutan yang akan ia contoh, oleh karena itu remaja
bersifat labil , tidak tegas dan terkesan plin-plan/ ragu-ragu dalam mengambil
keputusan. Modenrnisasi mengakibatkan tingkat kenakalan remaja meningkat
terutama di kota-kota besar.
       Remaja di kota-kota besar seringkali mengalami kekosongan jiwa oleh
karena, kebutuhan kasing sayang dan bimbingan orang tua kurang tidak terpenuhi
sama sekali. Pada keluarga-keluarga mampu, persoalaannya adalah para orang tua
sibuk dengan urusan-urusan di luar rumah dalam rangka mengejar karier atau
prestasi usaha. Pada keluarga kurang dan tidak mampu , kenakalan remaja muncul
karena beberapa hal, seperti ketidakmampuan untuk berekreasi, kondisi
perumahan    yang   tidak   memenuhi     syarat,   ketidakmampuan   orang   tua
menyekolahkan anak-anaknya. Karena , tidak adanya pengawasan terhadap
aktivitas anak di luar dan di dalam rumah, anak cenderung melakukan berbagai
penyimpangan, contohnya ; merokok, mengkonsumsi narkoba, tawuran hingga
seks bebas , dengan alasan mencari perhatian orang tua.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:25919
posted:12/11/2010
language:Malay
pages:6