ekonomi makro dan mikro Nama Ernawati Nim 0902070249 Smt Unit III F Prodi FKIP

Shared by: wandii
Categories
Tags
-
Stats
views:
1320
posted:
12/9/2010
language:
Indonesian
pages:
5
Document Sample
scope of work template
							Nama            : Ernawati
Nim             : 0902070249
Smt/Unit        : III/F
Prodi           : FKIP Geografi




1. Sebutkan dan jelaskan pengertian ekonomi micro dan macro beserta contohnya


Jawaban
        Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di dalam
memenuhi kebutuhannya yang relatif tidak terbatas dengan menggunakan sumber
daya yang terbatas dan masing-masing sumber daya mempunyai alternatif
penggunaan (opportunity cost).
Secara garis besar ilmu ekonomi dapat dipisahkan menjadi dua yaitu ilmu ekonomi
mikro dan ilmu ekonomi makro.


1. Ekonomi Makro
Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat
(keseluruhan). Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional,
kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang beredar, laju inflasi,
pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran internasional.
Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :
       Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan
        ekonomi. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut
        full employment. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum
        dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau
        terdapat pengangguran/belum berada pada posisi kesempatan kerja penuh.
       Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di
        bidang moneter. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang
        berarti terjadi inflasi. Sebaliknya terjadi deflasi.
       Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan
        tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara
        pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat
        trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung
        memburuk.


2. Ekonomi Mikro
Sementara ilmu ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup
kecil misalnya perusahaan, rumah tangga.
Dalam ekonomi mikro ini dipelajari tentang bagaimana individu menggunakan
sumber daya yang dimilikinya sehingga tercapai tingkat kepuasan yang optimum.
Secara teori, tiap individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi yang
optimum bersama dengan individu-individu lain akan menciptakan keseimbangan
dalam skala makro dengan asumsi ceteris paribus.
Perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro
Dilihat dari   Ekonomi Mikro                       Ekonomi Makro
Harga          Harga ialah nilai dari suatu        Harga adalah nilai dari
               komoditas (barang tertentu saja)    komoditas secara agregat
                                                   (keseluruhan)
Unit analisis Pembahasan tentang kegiatan          Pembahasan tentang kegiatan
               ekonomi secara individual.          ekonomisecara keseluruhan.
               Contohnya permintaan dan dan        Contohnya pendapatan nasional,
               penawaran, perilaku konsumen,       pertumbu8han ekonomi, inflasi,
               perilaku produsen, pasar,           pengangguran, investasi dan
               penerimaan, biaya dan laba atau     kebijakan ekonomi.
               rugi perusahaan
Tujuan         Lebih memfokuskan pada analisis     Lebih memfokuskan pada
analisis       tentang cara mengalokasikan         analisis tentang pengaruh
               sumber daya agar dapat dicapai      kegiatan ekonomi terhadap
               kombinasi yang tepat.               perekonomian secara
                                                   keseluruhan
Masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi
   1. Masalah kemiskinan
        Upaua penanggulangan kemiskinan dapat dilakukan melalui berbagai cara,
        misalnya program IDT (Inpres Desa Tertinggal), KUK (Kredit Usaha Kecil),
       KMKP (Kredit Modal Kerja Permanen) PKT (Program Kawasan Terpadu),
       GN-OTA dan program wajib belajar.
   2. Masalah Keterbelangkangan
       Masalah yang dihadapi adalah rerndahnya tingkat pendapatan dan
       pemerataannya, rendahnya pelayanan kesehatan, kurang terpeliharanya
       fasilitas umum, rendahnya tingkat disiplin masyarakat, renddahnya tingkat
       keterampilan, rendahnya tingkat pendidikan formal, kurangnya modal,
       produktivitas kerja, lemahnya manajemen usaha. Untuk mengatasi masalah ini
       pemerintah berupaya meningkatkan kualitas SDM, pertukranan ahli, transper
       teknologi dari Negara maju.
   3. Masalah pengangguran dan kesempatan kerja
       Masalah pengangguran timbul karena terjadinya ketimpangan antara jumlah
       angkatan kerja dan kesempatan kerja yang tersedia. Untuk mengatasi masalah
       ini pemerintah melakukan pelatihan bagi tenaga kerja sehingga tenaga kerja
       memeiliki keahlian sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia, pembukaan
       investasi baru, terutama yang bersifat padat karya, pemberian informasi yang
       cepat mengenai lapangan kerja
   4. Masalah kekurangan modal
       Kekurangan modal adalah suatu cirri penting setiap Negara yang memulai
       proses pembangunan. Kekurangan modal disebabkan tingkat pendapatan
       masyarakat yang rendah yang menyebabkan tabungan dan tingkat
       pembentukan modal sedikit. Cara mengatasinya memlaui peningkatan kualitas
       SDM atau peningkatan investasi menjadi lebih produktif.


Peran dan Fungsi Pemerintah di Bidang Ekonomi
1. Fungsi stabilisasi, yaitu fungsi pemerintah dalam menciptakan kestabilan
   ekonomi, sosial politik, hokum, pertahanan dan keamanan.
2. Fungsi alokasi, yaitu fungsi pemerintah sebagai penyedia barang dan jasa public,
   seperti pembangunan jalan raya, gedung sekolah, penyediaan fasilitas penerangan,
   dan telepon.
3. Fungsi distribusi, yaitu fungsi pemerintah dalam pemerataan atau distribusi
   pendapatan masyarakat.
2. Sebut dan jelaskan pengertian Pasar bebas beserta contohya


Jawaban.
Pasar bebas adalah pasar ideal, di mana seluruh keputusan ekonomi dan aksi oleh
individu yang berhubungan dengan uang, barang, dan jasa adalah sukarela, dan oleh
karena itu tanpa maling.
Ekonomi pasar bebas adalah ekonomi di mana pasar relatif bebas.
Pasar bebas diadvokasikan oleh pengusul ekonomi liberalisme.
Contohnya
Pasar menjadi tempat pertemuan, tempat ngrumpi, menjadi pusat informasi selain
tentu saja mempunyai fungsi pokok yakni menjadi tempat interaksi antara si penjual
dan si pembeli. Maka tidak mengherankan kalau pasar menjadi ajang lobby politik,
juga untuk mengetahui perkembangan apa yang sedang terjadi di daerah lain.


4. Apa Fungsi dari pasar beserta contohnya
Jawaban
Pasar adalah suatu tempat dimana pembeli dan penjual bertemu untuk membeli atau
menjual barang dan jasa atau faktor-faktor produksi.
Bila kita berada dalam suatu pasar, maka kita akan dapati berbagai penjual dan
pembeli dengan berbagai jenis barang yang diperjualbelikan. Bila kita perhatikan,
maka akan ada beberapa pertanyaan yang timbul:
- Darimana asal barang-barang yang dijual, siapa yang memproduksi, bagaimana cara
memproduksi, serta faktor-faktor apa yang mempengaruhi produksi tersebut.
- Siapa yang menjadi pembeli barang-barang itu, apa yang mendorong mereka
melakukan pembelian, dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi pembelian tersebut.
- Bagaimana cara menentukan harga sehingga disetujui oleh penjual dan pembeli, atau
dengan kata lain apa sebabnya suatu harga dapat terjadi/disepakati oleh penjual dan
pembeli barang tersebut.
Pasar mempunyai lima fungsi, dan mengandung pertanyaan-pertanyaan yang harus
dijawab    oleh   setiap     sistem   ekonomi.   Kelima   fungsi   tersebut   adalah:
1. Pasar menetapkan nilai.
Fungsi ini memecahkan masalah penentuan apa yang harus dihasilkan oleh suatu
perekonomian. Hal ini menunjukan bahwa produsen cenderung menghasilkan barang-
barang yang lebih diinginkan masyarakat dibanding dengan yang tidak diinginkan
sehingga pergerakan kekuatan permintaan dan penawaran dapat menentukan tingkat
harga di pasar.


2. Pasar mengorganisir produksi
Fungsi ini memecahkan masalah bagaimana cara menghasilkan barang. Produen di
dalam memproduksi barang selalu berusaha menggunakan faktor produksi seefisien
mungkin, sehingga bila terjadi kenaikan harga faktor produksi di pasar, maka
produsen akan melakukan berbagai tindakan agar biaya produksi yang dikeluarkan
tidak membengkak dengan cara melakukan penghematan atau mungkin mengganti
faktor produksi yang mahal dengan faktor produksi lain yang lebih hemat.
3. Pasar mendistribusikan barang
Fungsi ini memecahkan masalah untuk siapa barang tersebut dihasilkan. Pola
distribusi penghasilan bersama-sama dengan tingkat harga barang di pasar akan
menentukan        pola   distribusi     barang      dalam     suatu     masyarakat.
4. Pasar berfungsi menyelenggarakan penjataan, dimana penjataan adalah inti dari
adanya harga.
Jumlah produksi yang tersedia dalam masyarakat untuk jangka waktu tertentu terbatas
jumlahnya, sehingga harus dilakukan pembagian untuk mencukupi kebutuhan yang
ada. Olehnya itu, barang yang jumlahnya relatif sedikit di dalam suatu perekonomian,
harganya reatif lebih tinggi dibanding dengan barang yang jumlahnya relatif lebih
banyak dan melimpah. Tingginya tingkat harga barang akan membatasi konsumsi
seseorang sehingga diharapkan suatu barang tidak akan didominasi oleh satu
kelompok      konsumen     tetapi     semua      konsumen   dapat     menikmatinya.
5. Pasar mempertahankan dan mempersiapkan keperluan di masa yang akan datang.
Tabungan dan invetasi semuanya dapat terjadi di pasar, dan keduanya usaha untuk
mempertahankan dan mencapai kemajuan perekonomian yang bersangkutan.
tan.

						
Related docs