Rumus Matematika SD

Document Sample
Rumus Matematika SD Powered By Docstoc
					Rumus Matematika SD Kelas 5: Mudah dan Cepat
Posted on Februari 24, 2010 by apiqquantum| 150 Komentar
Beberapa hari terakhir ini banyak pengunjung blog APIQ menggunakan kata kunci,


“rumus matematika SD kelas 5.”


Ada apa dengan rumus matematika SD kelas 5?


Tampaknya banyak persoalan untuk kelas 5 SD. Berikut adalah beberapa saran Paman APIQ untum membantu anak-anak
belajar rumus matematika kelas 5 SD.


1. Gunakan nalar untuk menghitung FPB KPK.
Meski terdapat banyak metode menghitung FPB KPK seperti pohon faktor atau metode sisir atau metode tegak lurus dari
APIQ, pemahaman nalar adalah yang terpenting.


Contoh tentukan KPK dari: 12, 30, 40


Langsung saja jawabannya dengan nalar adalah 120. Karena 120 dapat dibagi oleh 12, 30, atau pun 40. (Selesai).


2. Hitung cepat pecahan campuran.


Pisahkan bilangan bulat dengan bilangan pecahannya. (Jangan disatukan dulu).




17 + 12 = 29
1/2 + 1/3 = 5/6




Jadi, 29


3. Perbandingan aljabar sederhana.


Contoh:
Perbandingan banyaknya pohon jambu dan pohon mangga adalah 3 : 5. Jika pohon jambu adalah 51 pohon maka banyaknya
pohon mangga adalah….


Jawab:


3a : 5a
51 : ???
85.


Betul, banyaknya pohon mangga adalah 85 pohon.


Bagaimana menurut Anda?


Salam hangat…



Rumus Cepat Matematika Hebat, Dahsyat, dan Bermanfaat
Posted on Desember 2, 2010 by apiqquantum| Tinggalkan komentar
Tulisan saya ini tentang rumus cepat matematika berhubungan dengan tulisan saya sebelumnya yang bertema sama. Saya
yakin rumus cepat matematika sangat bermanfaat bila digunakan dengan tepat. Penggunaan salah tempat dapat berakibat
gawat.


Tentu saja pemikiran semacam ini wajar. Pisau dapur tentu bermanfaat. Tetapi salah penggunaan pisau dapat gawat
menyebabkan kecelakaan. Begitu juga internet pasti bermanfaat untuk pembelajaran. Penyalahgunaan internet juga dapat
berakibat fatal.


Adakah tokoh yang memanfaatkan rumus cepat matematika?


Ada! Bahkan saya menilai inovasi matematika hampir selalu memunculkan rumus cepat yang baru lagi.


Paman APIQ misalnya saat ini sedang mendalami rumus cepat tentang gradien. Perlu kita ingatkan di sini bahwa Paman
APIQ memegang paradigma matematika kreatif. Indikator utama kreatif adalah banyak cara untuk memandang dan
menyelesaikan suatu persoalan.


Rumus cepat memang kadang hanya beda tipis dengan rumus sesat. Sesuai namanya, rumus sesat memang menyesatkan.
Tetapi rumus cepat memang cepat, hebat, dan bermanfaat.


Keunggulan utama rumus cepat, menurut Paman APIQ, adalah bersifat intuitif dan dapat diterapkan secara signifikan.


Contoh soal:
Tentukan gradien dari persamaan garis 3x + 4y = 12.


Tentu bila kita gunakan rumus umum y = mx + n maka kita perlu beberapa langkah proses perhitungannya. Akhirnya kita
akan menemukan gradien m = -3/4.


3x + 4y = 12
4y = -3x + 12
y = -3/4 x + 3


m = -3/4 (Selesai).
Tetapi kita sudah memiliki rumus baku yang cepat bahwa ax + by = ab memiliki gradien m = -a/b = -3/4.


Bahkan siswa-siswa yang sudah mengenal konsep gradien = tan = tanjakan langsung terbayang, paham secara intuitif, m = -
3/4 (Selesai).


Gradien = tan bukanlah rumus hafalan belaka tetapi rumus pemahaman konsep.


Contoh lagi misalnya rumus cepat perkalian 11. Tampaknya perkalian 11 sederhana tetapi mengagumkan. Anak-anak sangat
menyukai perkalian 11. Ternyata perkalian 11 sangat bermanfaat bagi anak-anak dan berguna untuk belajar konsep deret
Fibonacci.


Tahukah kalian bahwa jumlah 10 suku deret Fibonacci = perkalian 11 dari suku ke-7?


Contoh lagi tentang Transformasi Laplace.


Tahukah kalian tentang ahli matematika dunia yang bernama Laplace?


Laplace menciptakan rumus cepat berhitung diferensial dan integral yang hebat. Diferensial hanya menjadi proses perkalian
sedangkan integral hanya menjadi proses pembagian.


Rumus cepat Laplace ini sering kita kenal sebagai transformasi Laplace.


Bagaimana menurut Anda?


Salam hangat…
…

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: senior1
Stats:
views:6354
posted:12/8/2010
language:Indonesian
pages:3