Docstoc

INVESTASI JANGKA PANJANG - PowerPoint

Document Sample
INVESTASI JANGKA PANJANG - PowerPoint Powered By Docstoc
					TUJUAN : mahasiswa dapat :
1.Menjelaskan pengertian obligasi dan menyebutkan jenis-
jenis obligasi
2.Menghitung dan mencatat transaksi pembelian obligasi
3.Menghitung dan mencatat amortisasi agio/disagio obligasi
4.Menghitung dan menjelaskan penjualan dan pelunasan
obligasi sebelum jatuh tempo
5.Menghitung dan mencatat transaksi pertukaran obligasi
6.Menyajikan investasi obligasi dalam neraca
PENGERTIAN OBLIGASI
  Obligasi adalah surat pinjaman berupa suatu janji tertulis
    untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal
    tertentu
  Jenis-jenis obligasi :
 1. Berdasarkan tanggal jatuh temponya :
    a. Obligasi biasa, obligasi yang jatuh temponya satu
    tanggal
    b. Obligasi Berseri, obligasi yang jatuh temponya
    berurutan
       dalam periode tertentu
 2. Berdasarkan jaminan
    a. Obligasi yang dijamin, yaitu obligasi yang memberikan
       jaminan pada investor untuk dapat mengklaim jaminan
       itu,bila debitur tidak memenuhi kewajibannya.
       Jaminan umumnya barang tidak bergerak
   b. Obligasi yang tidak dijamin
   Obligasi ini biasanya dikeluarkan oleh perusahaan-
   perusahaan yang kuat           diharapkan dapat
   mengembalikan hutang-hutangnya.
3. Berdasarkan Bentuknya :
   a. Obligasi atas nama dan
   b. Obligasi kupon

TUJUAN INVESTASI OBLGASI
 Untuk mendapatkan bunga secara teratur dalam
 prosentase tertentu dari nilai nominal obligasi.
MENCATAT TRANSAKSI PEMBELIAN OBLIGASI
 Obligasi yang dibeli dicatat sebesar harga perolehan
 Kalau pembelian obligasi dilakukan tidak pada tanggal
  pembayaran bunga, maka akan timbul bunga berjalan.
  Bunga berjalan ini harus diperhitungkan dalam jumlah
  pembayarannya, tetapi bukan merupakan harga perolehan
  obligasi, dan dicatat pada perkiraan “ Penadapatan Bunga”
 CONTOH :
 PT. Abadi pada tanggal 1 Juni 2002 membeli obligasi PT.
  Sinar nominal Rp. 10.000.000 bunga 12%, dengan harga
  beli Rp. 10.500.000 Biaya pembelian Rp. 25.000
  Bunga obligasi dibayar tiap tanggal 1 April dan 1 Oktober
 Jurnal yang dibuat PT. Abadi untuk mencatat pembelian
  dan penerimaan bunga adalah :
 1 Juni 2002 Investasi dalam obligasi Rp. 10.525.000
               Pendapatan bunga       Rp. 200.000
                     Kas                  Rp. 10.725.000
 1 Okt 2002 Kas                       Rp. 600.000
               Pendapatan bunga      Rp. 600.000
 Agio dan Disagio obligasi :
    Apabila harga perolehan obligasi tidak sama dengan
    nilai nominalnya, maka selisihnya akan meninmbulkan
    agio atau disagio obligasi
1. Agio Oblgasi adalah selisih harga perolehan obligasi
    diatas nilai nominal obligasi
2. Disagio obligasi adalah selisih harga perolehan obligasi
    dibawah nilai nominal obligasi
Amortisasi agio dan disagio obligasi
 Pembeli obligasi ( Investor) pada tanggal jatuh tempo
  obligasi akan menerima kembali sebesar nilai nominalnya.
 Hal ini mempunyai arti:
  Apabila H. Perolehan > Nilai Nominal (agio)
  Keuntungan
  Apabila H. Perolehan < Nilai nominal (disagio)
  Kerugian

 Keuntungan atau kerugian yang timbul dalam pembelian
   obligasi ini akan diamortisir (dibebankan) selama tanggal
   pembelian sampai tanggal jatuh tempo obligasi dan
   dibebankan dalam perkiraan “ Pendapatan Bunga”
Contoh
 Pada tanggal 1 April 2000 Pt. Sinar membeli obligasi PT Sinar sbb:
  Nilai nominal          : Rp. 10.000.000
  Bunga                          : 12 %, jatuh tempo 1/1 dan 1/7
  Jatuh tempo obligasi : 31 Desemner 2002
  Harga beli                     : Rp. 9.600.000
  Ongkos pembelian               : Rp. 70.000
  Pelunasan obl oleh perush.Yang mengeluarkan : 31/12/2002
 Ayat jurnal untuk mencatat transaksi dari 1/4/2000 sd 31/12/2002
  sbb :
 1 April 2000 : Pembelian obligasi
        Inv. dalam obligasi      Rp. 9.670.000
        Pendapatan bunga         Rp. 300.000
                Kas                              Rp. 9.970.000
* 1 Juli 2000 : Penerimaan bunga ( 6 bulan )
        Kas                     Rp. 600.000
                Pendapatan bunga               Rp. 600.000
 31 Desember 2000 :
  a. Penyesuaian bunga 6 bl
        Piutang bunga           Rp. 600.000
                Pendapatan bunga                Rp. 600.000
  b. Amortisasi disagio ( 9 bl @ Rp. 10.000/bl )
        Inv. Dalam obligasi            Rp. 90.000
                Pendapatan bunga               Rp. 90.000
 1 Januari 2001 :
  a. Penyesuaian kembali
        Pendapatan bunga        Rp. 600.000
                Piutang bunga                   Rp. 600.000
  b. Penerimaan bunga 6 bl
        Kas                     Rp. 600.000
                Pendapatan bunga                Rp. 600.000
* 1 Juli 2001 : Penerimaan bunga 6 bl
        Kas            Rp. Rp. 600.000
               Pendapatan bunga              Rp. 600.000
 31 Desember 2002
a. Penyesuaian bunga 6 bl
        Piutang bunga          Rp. 600.000
               Pendapatan bunga              Rp. 600.000
b. Amortisasi disagio ( 12 bl @ Rp. 10.000/bl)
        Inv. Dalam obligasi          Rp. 120.000
               Pendapatan bunga                    Rp. 120.000
 2002, Dalam th. 2002 jurnal sama dengan tahun 2001
 31 Des 2002 : Pelunasan obligasi oleh perusahaan yg
   mengeluarkan obligasi :
   Kas                 Rp. 10.000.000
               Invest. Dalam obligasi              Rp.
   10.000.000
Perhitungan :
a. Harga Beli                             Rp. 9.600.000
   Ongkos pembelian                       Rp.    70.000
   Harga perolehan                        Rp .9.670.000
 Bunga berjalan 3 bulan ( 1/1 – 1/4) =
        10.000.000 x 3 x 12               Rp.    300.000
                12 x 100
         Jumlah yang dibayar              Rp. 9.970.000

b. Disagio obligasi = Rp. 10.000.000 – Rp. 9.670.000
                    = Rp. 330.000
   Lama pemilikan obligasi : 1/4’2000 – 31/12’ 2002= 33 bulan
   Amortisasi tiap bula = 330.000 = Rp. 10.000
                              33

c. Bunga 6 bulan =10.000.000 x 6 x 12     = Rp. 600.000
                        12 x 100
CONTOH 2 :
 Pada tanggal 1 April 2000 PT. Matahari membeli obligasi
  sbb :
  Nilai Nominal             Rp. 10.000.000
  Bunga Obligasi            Rp. 12% jatuh tempo 1/3 dan 1/9
  Jatuh tempo obligasi      31 Desember 2002
  Harga beli                Rp. 10.300.000
  Ongkos pembelian          Rp. 30.000
  Pelunasan obligasi        31 Desember 2002

 Ayat jurnal untuk mencatat transaksi dari 1 april 2000
  sampai 31 Desember 2002 adalah sbb :
                            jurnal
 1 April 2000 : pembelian obligasi
   Inv. Dalam obligasi       Rp. 10.330.000
   Pendapatan bunga          Rp. 100.000
        Kas                          Rp. 10.430.000
 1 Sept 2000 : Penerimaan bunga 6 bl
   Kas                       Rp. 600.000
        Pendapatan bunga             Rp. 600.000
 31 Des 2000
a. Penyesuaian ( bunga 4 bl)
   Piutang bunga             Rp. 400.000
        Pendapatan bunga                     Rp. 400.000
b. Amortisasi agio ( 9 bl @ Rp. 10.000)
   Pendapatan bunga          Rp. 90.000
        Investasi dalam obligasi            Rp. 90.000
* 1 januari 2001 Penyesuaian kembali

  Pendapatan bunga         Rp. 400.000
       Piutang bunga                     Rp. 400.000
 1 Maret 2001 : Penerimaan bunga 6 bl
  Kas                      Rp. 600.000
       Pendapatan bunga                  Rp. 600.000
 1 Sept 2001 Penerimaan bunga 6 bl
  Kas                      Rp. 600.000
       Pendapatan bunga                  Rp. 600.000
 31 Des 2001
A. Penyesuaian ( mencatat bunga 4 bl )
  Piutang bunga            Rp. 400.000
       Pendapatan bunga                  Rp. 400.000
B. Amortisasi Agio ( 12 bl @ Rp. 10.000

  Pendapatan bunga          Rp. 120.000
      Investasi dalam obligasi                   Rp. 120.000
 Tahun 2002, ayat jurnal sama dengan tahun 2001
 Pada saat pelunasan obligasi tanggal 31 Desember 2002
  dibuat ayat jurnal sbb :
  Kas                       Rp. 10.000.000
      Investasi dalam obligasi            Rp.10.000.000
Perhitungan :

a. Harga Beli                       Rp. 10.300.000
   Ongkos pembelian                 Rp.     30.000
   Harga perolehan                  Rp .10.330.000
 Bunga berjalan 1 bulan ( 1/3 – 1/4) =
       10.000.000 x 1 x 12          Rp. 100.000
              12 x 100
        Jumlah yang dibayar        Rp. 10.430.000

b. Disagio obligasi = Rp. 10.330.000 – Rp. 10.000.000
                 = Rp. 330.000
   Lama pemilikan obligasi : 1/4’2000 – 31/12’ 2002= 33 bulan
   Amortisasi tiap bula = 330.000 = Rp. 10.000
                         33
Pembelian obligasi dengan menukar aktiva lain selain kas

 Kalau obligasi dibeli dengan menukar aktiva lain maka
  harga pasar obligasi atau harga pasar aktiva yang
  ditukar harus dicari.
 Kalau harga pasar obligasi dan harga pasar aktiva
  diketahui, maka yang diakui sebagai harga perolehan
  investasi obligasi adalah harga pasar aktiva yang
  ditukarkan.
 Kalau hanya salah satu harga pasar yang diketahui,
  maka harga pasar tersebut yang diakui sebagai harga
  perolehan investasi obligasi
Penjualan obligasi sebelum tanggal jatuh tempo

 Kadang-kadang investasi obligasi dijual kepada pihak lain
   sebelum tanggal jatuh temponya. Penjualan ini akan
   menimbulkan laba/rugi kalau ada selisih harga antara
   harga jual dan nilai buku obligasi, yaitu :
1. Harga jual obligasi lebih tnggi dari nilai bukunya akan
   diperoleh laba
2. Harga jual obligasi lebih rendah dari nilai bukunya akan
   diderita rugi

 Nilai buku obligasi dihitung sbb :
  Harga perolehan obligasi ditambah dengan amortisasi
  disagio atau harga perolehan obligasi dikurangi amortisasi
  agio.
Contoh :
 Misal ,Pada tanggal 1 Mei obligasi yang dibeli pada contoh
    2 diatas, dijual dengan harga Rp. 10.450.000. Ongkos
    penjualan Rp. 50.000
   Laba-rugi penjualan dihitung sbb :
   Harga perolehan obligasi                   Rp. 10.330.000
         Amortisasi agio’00= 9 x 10.000 = 90.000
                          ‘01= 12 x 10.000 = 120.000
                          ‘02= 4 x 10.000 = 40.000
                                               Rp. 250.000
                        Nilai buku obligasi Rp. 10.080.000
   Harga jual                                 Rp. 10.450.000
   Ongkos penjualan                           Rp.     50.000
                 Penjualan bersih              Rp. 10.400.000
Penjualan bersih                         Rp. 10.400.000
 Bunga berjalan 2 bl ( 1/3 – 1/5) =
 10.000.00 x 2 x 12                     Rp.    200.000
         12 x 100
   Yang diterima                         Rp. 10.600.000
   Nilai buku obligasi     Rp. 10.080.000
   Harga Jual              Rp. 10.400.000
   Laba penjualan obligasi Rp. 320.000

 Ayat jurnal yang dibuat ;
A. Mencatat amortisasi agio ( 4 bl )
  Pendapatan bunga         Rp. 40.000
      Investasi dalam obligasi                  Rp. 40.000
Penjualan bersih                          Rp. 10.400.000
 B. Mencatat penjualan dan penerimaan bunga
   Kas                 Rp. 10.600.000
        Investasi dalam obligasi            Rp. 10.080.000
        Pendapatan bunga                    Rp. 200.000
        Laba penjualan obligaso             Rp. 320.000
 PERTUKARAN OBLIGASI
 Contoh :
 PT. Aneka memiliki obligasi PT. Abadi, nominal Rp. 1.000.000,
 Bunga 12% dibayarkan tiap 1/3 dan 1/9. Setiap obligasi yang
   bernilai nominal Rp. 1.000.000 dapat ditukarkan dengan 10
   lembar saham biasa nominal Rp. 100.000.
 Pada tanggal 1 April 2002 PT. Aneka menukarkan obligasi Rp.
   1000.000 dengan 10 lembar saham biasa. Pada tanggal
   tersebut harga pasar saham biasa Rp. 120.000/lembar
Nilai buku obligasi tanggal 1 april 2002 sebesar Rp. 1.024.000
 Ayat jurnal untuk mencatat transaksi tersebut adalah :
A. Mencatat pertukaran obligasi dengan saham
  Investasi saham            Rp. 1.200.000
       Investasi dalam saham               Rp. 1.024.000
       Laba pertukaran obligasi            Rp. 176.000
B. Mencatat penerimaan bunga berjalan
  Kas                        Rp. 10.000
       Pendapatan bunga                    Rp. 10.000
Peritungan ;
Harga pasar saham = 10 x Rp. 120.000       = Rp. 1.200.000
Nilai buku obligasi                        = Rp. 1.024.000
       laba pertukaran                     = Rp. 176.000
Bunga berjalan 1 bl ( 1/3 – ¼ )
PENYAJIAN INVESTASI OBLIGASI DALAM NERACA
 Investasi Jangka Panjang dilaporkan dalam kelompok “
  Investasi dan pencatatannya di dalam neracadidasarkan
  pada harga perolehannya
 Harga pasar yang diketahui pada tanggal neraca,
  dicantumkan dalam neraca hanya sebagai catatan saja.
 Penyajiannya dalam neraca sam dengan investasi dalam
  saham

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:5568
posted:12/8/2010
language:Indonesian
pages:23