Docstoc

Pembagian Isim dalam Bahasa Arab

Document Sample
Pembagian Isim dalam Bahasa Arab Powered By Docstoc
					                                BAB 1
                                KATA

   Kata dalam bahasa Arab dibagi menjadi tiga bagian, yaitu :
isim, fi'il dan huruf. Untuk membedakan ketiga bagian tersebut
dapat dilihat dari cakupannya jika dipadankan dengan bahasa Indo-
nesia dan dengan melihat ciri-ciri khasnya.

A. Isim
Cakupannya jika dipadankan dengan bahasa Indonesia meliputi:
1. Kata benda
2. Kata sifat
3. Kata keterangan
4. Kata bilangan
5. Kata ganti
6. Kata tunjuk
7. Kata benda abstrak

Adapun ciri-ciri khas isim adalah :
                                    ‫ﺍ ﻬﺪ ﺍ ﻜﺘ ﺏ‬
· Diawali dengan Al (‫ .)ﺍﻝ‬Contoh :  ‫ﺎ‬ِ ْ‫ﻯ، ﹶﻟﹾ‬  ‫ﹶﻟﹾ‬
                                    ‫ﻛﺘ ﺏ ﻫﺪ‬
· Diakhiri dengan tanwin. Contoh : ‫ﻯ‬  ،  ‫ﺎ‬ِ
· Diawali salah huruf jar.
                                ‫ﻋﻠ ﺇﻟ ﻙ ﻝ ﺏ ﻓ ﺭﺏ ﻋ ﻣ‬
  Huruf jar tersebut adalah : ‫، ِﻦ‬‫ﻦ‬ ،   ،‫، ِ، ِ، ِﻰ‬ ،‫ﹶﻰ، ِﹶﻰ‬
            ‫ﺏ ﺍ ﻢ ﺑ ﻢ‬
   Contoh : ِ ‫ ِ = ِﺴ‬‫ِ + ِﺳ‬
                                            ‫ﻳ ﺍﺩﻡ ﻳ ﺍﺩﻡ‬
· Diawali diawali oleh huruf nida. Contoh :   ‫ﺎ ﹶ‬ =   ‫ﺎ + ﹶ‬
· Disandarkan (diidlofatkan) kepada kata benda lainnya, keban-
  yakan untuk menunjukkan pemilikan.
           ‫ﷲ ﺭﺳ ﻝ‬               ‫ﺭﺳ ﻝ‬
  Contoh : ‫ ﹸ‬‫ﻮ‬  ِ ‫ ﹲ + ﺍﷲ ِ = ﺍ‬‫ﻮ‬ 

B. Fi'il
    Fi'il identik dengan kata kerja dalam bahasa Indonesia. Akan
tetapi fi'il ini sangat tergantung kepada waktu pelaksanaannya
seperti kata kerja dalam bahasa Inggris.


                                    2
Ciri khas dari fi'il adalah :
             ‫ﻗ‬               ‫ﻗ ﺃ ﻠﺢ‬
· Diawali ‫ . ﹶﺪ‬Contoh :  ‫ ﹶﻓﹾﹶ‬‫ﹶﺪ‬
                                                           ‫ﻧ ﺒﺪ‬
· Diawali salah satu huruf mudlori' (‫ .)ﻥ، ﺃ، ﺕ، ﻱ‬Contoh :  ‫ﻌ‬
          ‫ﺱ‬      ‫ﺳﻑ‬               ‫ﺳﻴﻘ ﻝ ﺳ ﻑ ﺗ ﻠﻤ ﻥ‬
· Diawali  atau  ‫ﻮ‬ . Contoh : ‫ ﹶ‬‫ﻮ‬ ‫ﹶ‬‫ﻌ‬  ‫ﻮ‬ ،‫ ﹸ‬‫ ﹸﻮ‬
                                              ‫ﺭﺑﺤ‬
· Diakhiri dengan Ta' taknis (‫ .)ﺕ‬Contoh : ‫ﺖ‬ ِ
                             ‫ﺕ ﺕ ﺗ ﺕ ﺗﻤ ﺗﻦ‬
· Diakhiri dengan Ta' fa'il (  ،‫ﺎ‬  ، ،‫ﻢ‬ ،ِ ، ). Contoh :
    ‫ﺖ‬‫ﻤ‬‫ﻌ‬‫ﺃﹶﻧ‬
                              ‫ﻧ‬             ‫ﺍﺰﻨ‬
· Diakhiri dengan Naa fa'il (‫ﺎ‬). Contoh : ‫ﺎ‬‫ﻟﹾ‬ ‫ﹶﻧ‬

C. Huruf
   Huruf sama dengan kata tugas atau kata bantu dalam bahasa
Indonesia, karena mempunyai tugas menyempurnakan arti dari
kalimat. Huruf tidak mempunyai ciri khusus dan harus dihafal.

                 ‫ﺏ‬ ،‫ﻠﹶﻰ‬‫، ﺇِﻟﹶﻰ، ﻋ‬‫، ﻓِﻲ، ﺏِ، ﻝﹶ، ﻝِ، ﻙ‬‫ﻦ‬‫، ﻋ‬‫= ﻣِﻦ‬
                   ‫ﺭ‬                                                                    ‫ﺮ‬
                                                                                         ‫ ﺟ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                              ‫، ﻻﹶ‬‫ﻞﹾ، ﻟﹶﻜِﻦ‬‫، ﺑ‬‫، ﺃﹶﻡ‬‫، ﺃﹶﻭ‬ ‫، ﹸ‬‫، ﻑ‬‫= ﻭ‬
                                                            ‫ﺛﻢ‬                      ٍ‫ﻄﹾﻒ‬‫ ﻋ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                                                      ‫، ﻝﹶ، ﺃﹶ ﱠ، ﺇِ ﱠ‬‫= ﻗﹶﺪ‬
                                                      ‫ﻥ ﻥ‬                           ٍ‫ﺪ‬‫ﻛِﻴ‬‫ﻮ‬‫ ﺗ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                                                                 ‫ﻞﹾ‬‫= ﺃﹶ، ﻫ‬       ٍ‫ﺎﻡ‬‫ﺘِﻔﹾﻬ‬‫ ﺇِﺳ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                                                           ‫= ﺇِﻥﹾ، ﺇﺫﹶﺍ، ﻟﹶﻮ‬        ٍ‫ﻁ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                                                                 ‫= ﺇﺫﹾ، ﺃﹶﻻﹶ‬         ٍ‫ﻪ‬‫ﺒِﻴ‬‫ﻨ‬‫ ﺗ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                                                                      ‫ﻞ‬
                                                                      ‫ ﱠ‬‫= ﻟﹶﻌ‬      ‫ ﺗﺮﺟﻲ‬ ‫ﺮ‬‫ﺣ‬ ‫ﻑ‬
                                                                     ‫ﺖ‬‫= ﻟﹶﻴ‬                  ‫ﻑ‬
                                                                                        ‫ ﲤﲎ‬ ‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                                                       ِ‫ﺎ، ﻟﹶﻜ‬ ‫ﻰ، ﺃﹶ‬‫= ﺣ‬
                                                      ‫ﺘ ﻣ ﻦ‬                      ٍ‫ﺍﻙ‬‫ﺭ‬‫ﺘِﺪ‬‫ ﺇِﺳ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                                                                      ‫= ﺇِ ﱠ‬
                                                                      ‫ﻻ‬            ‫ﻰ‬‫ﺘِﺜﹾﻨ‬‫ ﺇِﺷ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                                                                 ‫ﺎ، ﻻﹶ‬‫= ﻣ‬             ٍ‫ﻔﹾﻲ‬‫ ﻧ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                                                   ‫، ﺇﺫﹶﻥﹾ، ﻛﹶﻲ‬‫= ﺃﹶﻥﹾ، ﻟﹶﻦ‬        ٍ‫ﺐ‬‫ﺼ‬‫ ﻧ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                              (ِ‫ﺮ‬‫ ﺍﻟﹾﺄﹶﻣ‬ ‫ﻲِ(، ﻝِ )ﻻﹶ‬‫ﻬ‬‫ﺎ، ﻻﹶ )ﻧ‬ ‫، ﻟﹶ‬‫= ﻟﹶﻢ‬
                                         ‫ﻡ‬                       ‫ﻤ‬                    ٍ‫ﻡ‬‫ﺰ‬‫ ﺟ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬


                                               3
Latihan 1
    Kita menggunakan Al-Qur'an sebagai media latihan. Caranya,
buka Al-Qur'an dimulai dari surat Al-Fatihah, kemudian dibaca per
ayat, setelah itu dipisahkan setiap kata yang ada di dalamnya sam-
bil disebutkan sebagai 'apa' (isim, fi'il atau huruf yang disesuai-
kan dengan ciri-cirinya). Terakhir diterjemahkan setiap kata terse-
but. Setiap latihan minimal dilakukan tiga hari berturut-turut, setiap
hari minimal 4 ayat dan tidak boleh melanjutkan ke bab berikutnya
sebelum hafal betul bab sebelumnya.

       "SELAMAT BELAJAR & KEEP ISTIQOMAH"
Contoh :
                                                  ‫ﺮ‬           ‫ﺸ‬                   ‫ﻋ‬
                                            ِ‫ﻢ‬‫ﺟِﻴ‬ ‫ﻄﹶﺎﻥِ ﺍﻟ‬‫ﻴ‬ ‫ ﺍﻟ‬‫ﺫﹸ ﺑِﺎﷲِ ﻣِﻦ‬‫ﻮ‬ ‫ﺃﹶ‬

                       Aku berlindung =                        ‫ ﹲ‬‫= ﻓِﻌ‬
                                                               ‫ﻞ‬             ‫ﻋﺫ‬
                                                                             ‫ ﹸ‬‫ﻮ‬ ‫ﺃﹶ‬
                               Dengan =                 ‫ﺮ‬‫ ﺟ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫= ﺣ‬            ِ‫ﺏ‬
                                 Allah =                       ‫ﻢ‬
                                                                ‫= ﺇِﺳ‬           ِ‫ﺍﷲ‬
                                   Dari =               ‫ﺮ‬‫ ﺟ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫= ﺣ‬           ‫ﻣِﻦ‬
                              Syaithan =                       ‫ﻢ‬                ‫ﺸ‬
                                                                ‫ﻄﹶﺎﻥِ = ﺇِﺳ‬‫ﻴ‬ ‫ﺍﻟ‬
                        Yang terkutuk =                         ‫ﻢِ = ﺇِﺳ‬‫ﺟِﻴ‬ ‫ﺍﻟ‬
                                                               ‫ﻢ‬                   ‫ﺮ‬




                                  4
                                 BAB 2
                             PEMBAGIAN ISIM

A. Berdasarkan Jenisnya
                                       ‫ﻢ‬
                                        ‫ﺍﻹِﺳ‬

                    ‫ ﹲ‬‫ﺆ‬
                    ‫ﻣ ﻧﺚ‬                                     ‫ﻛﺮ‬
                                                              ‫ﺬﹶ ﱠ‬‫ﻣ‬

        ‫ﻟﹶﻔﹾﻈِﻲ‬                ‫ﻘِﻰ‬‫ﻘِﻴ‬‫ﺣ‬         ‫ﻟﹶﻔﹾﻈِﻲ‬                ‫ﻘِﻰ‬‫ﻘِﻴ‬‫ﺣ‬
    Isim berdasarkan jenisnya dibagi menjadi dua bagian yaitu isim
mudzakkar (laki-laki) dan isim muannats (perempuan), masing-
masing bagian tersebut ada yang faktanya berjenis kelamin laki-
laki (hakiki) dan perempuan (hakiki) dan ada yang hanya lafadznya
saja, sedangkan faktanya sama sekali tidak diketahui jenis kelamin-
nya (benda). Mudzakkar hakiki dan muannats hakiki sangat mudah
dibedakan dan tidak memerlukan ciri-ciri khusus, sedangkan yang
lafdzi untuk membedakannya diperlukan ciri-ciri serta cakupannya.
Ciri muannats lafdzi:
                                           ‫ﻨ ﻓﺬﺓ ﳌ ﺭﺳﺔ‬
· Diakhiri dengan ta' marbuthoh .Contoh: ‫ ﹸ‬  ‫ﺎِ ﹶ ﹸ ، ﺍ ﹶﺪ‬‫ﺍﻟ‬
Cakupan muannats lafdzi meliputi :
· Alat tubuh yang berpasangan
             ‫ﻋ ﻦ ﻳﺪ ﺃﺫﻥ ﺭ ﻞ‬
    Contoh: ‫ ﹲ‬‫ ، ﹸ ﹸ ﹲ ، ِﺟ‬  ،  ‫ﻴ‬
· Benda yang tidak dapat dihitung
          ‫ﺳﺤ ﺏ ﺭ ﺢ ﻨ ﺭ‬
  Contoh:  ‫ﺎ‬‫ ، ﺍﻟ‬ ‫ ، ِﻳ‬ ‫ﺎ‬ 
· Oleh orang Arab digolongkan muannats (sima'i)
          ‫ﻨ ﺲ ﺴﻤ ﺀ ﺳ ﻕ ﻃﺮ ﻖ ﺩ ﺭ ﻗﻤﺮ ﺳ ﺶ ﺍ ﺽ‬
  Contoh:  ‫ ، ﹶﺭ‬ ‫ﻤ‬ ،   ‫ ، ﹶ‬ ‫ﺍ‬ ،  ‫ ، ﹶ ِﻳ‬ ‫ﻮ‬ ، ُ ‫ﺎ‬  ‫ ، ﺍﻟ‬ ‫ﻔﹾ‬‫ﺍﻟ‬
· Seluruh benda yang jumlahnya lebih dari dua satuan (jamak).
              ‫ﻛﻞ ﺟ ﻊ ﻣﺆﻧﺚ‬
  Kaidahnya : ‫ ﹲ‬  ٍ ‫ﻤ‬ ‫( ﹸ ﱡ‬setiap jamak adalah muannats)
             ‫ﺍ ﻮﺏ‬
    Contoh :  ‫ﺍ‬ ‫ =ﹶﺑ‬pintu-pintu               ‫ﺍﻓِ ﹸ‬‫ﻮ‬‫ = ﻧ‬jendela-jendela
                                                 ‫ﺬ‬
  Bila tidak terdapat ciri muannats dan tidak tercakup dalam isim
muannats seperti di atas, maka isim tersebut adalah mudzakkar.


                                             5
B. Berdasarkan Jumlah Bendanya

                                                ‫ﺍﻹﺳﻢ‬


                    ‫ﻣ ﻧﺚ‬
                    ‫ ﹲ‬‫ﺆ‬                                                  ‫ﻣ ﻛﺮ‬
                                                                             ‫ﺬﹶ ﱠ‬

    ‫ﻊ ﻤﻧ ﺴ‬
ِ‫ﻠِﻢ‬ ‫ﺚِ ﺍﻟ‬‫ﺆ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫ﻤ‬‫ﻰ ﺟ‬‫ﺜﹶ‬  ‫ﻔﹾﺮ‬ ِ‫ﺮ‬‫ﻜﹾﺴِﻴ‬‫ ﺍﻟ‬ ‫ﻤ‬‫ﻠِﻢِ ﺟ‬ ‫ﺬﹶ ﱠﺮِ ﺍﻟ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫ﻤ‬‫ﻰ ﺟ‬‫ﺜﹶ‬  ‫ﻔﹾﺮ‬
                            ‫ﻣ ﺩ ﻣﻨ‬               ‫ﻊ ﺘ‬            ‫ﻊ ﻤﻛ ﺴ‬                   ‫ﻣ ﺩ ﻣﻨ‬

    Berdasarkan jumlah bendanya isim dibagi menjadi tiga, yaitu
isim mufrod, isim mutsanna dan isim jamak. Isim mufrod adalah
isim yang jumlah bendanya satu satuan (satu biji, satu helai, satu
pohon dan sebagainya), biasanya ditandai dengan dhommah,
fathah, kasroh. Isim mutsanna adalah isim yang jumlah bendanya
dua satuan. Tanda khas yang mudah diketahui dari isim ini adalah
               ‫ـﻥ‬               ‫ـﻦ‬                        ‫ﺗﻥ‬
akhirannya ِ ‫ َﺎ‬atau ِ ‫ َﻴ‬untuk mudzakkar dan ِ ‫ﺎ‬ atau ِ ‫ﻴ‬ untuk ‫ﺗﻦ‬
muannats. Isim jamak adalah isim yang jumlah bendanya lebih
dari dua satuan. Isim jamak ini dibagi 3, yaitu jamak mudzakkar
       ‫ﺟ ﻊ ﻤﺬﻛﺮ ﺴﻠﻢ‬                                       ‫ﺟ ﻊ ﻤﺆﻧﺚ ﺴﻠﻢ‬
salim (ِ ِ ‫ ﹶ ﱠ ِ ﺍﻟ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫ﻤ‬ ), jamak muannats salim (ِ ِ ‫ ِ ﺍﻟ‬  ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫ﻤ‬ )
                    ‫ﺟ ﻊ ﺘ ﺴﺮ‬
dan jamak taksir (ِ ‫ﻜﹾ ِﻴ‬‫ ﺍﻟ‬ ‫ﻤ‬ ).
    Isim jamak mudzakkar salim berasal dari isim mudzakkar
mufrod dan rangkaian hurufnya tidak ada yang diubah hanya
           ‫ـﻥ‬             ‫ِﻦ‬
ditambah (‫ ﹶ‬‫ ) ُﻮ‬atau ( ‫ )ـﻴ‬di akhirnya.
          ‫ﻣ ﻠﻤ ﻥ‬         ‫ﻣ ﻠﻤ ﻦ‬                  ‫ﻣ ﻠﻢ‬
Contoh : ‫ ﹶ‬‫ﻮ‬ ِ‫ﺴ‬ atau  ‫ِ ِﻴ‬‫ﺴ‬ berasal dari  ِ‫ﺴ‬
   Isim jamak muannats salim berasal dari isim muannats mufrod
dan rangkaian hurufnya tidak ada yang dirubah hanya ta' mar-
buthoh di akhir kata yang menjadi ciri isim muannats dipisahkan
                                                   ‫ـﺕ‬
dulu dengan menambah alif mati menjadi  ‫ َﺎ‬atau ٍ ‫. َﺎ‬ ‫ـﺕ‬
          ‫ﻣ ﻠﻤ ﺕ‬        ‫ﻣ ﻠﻤ ﺕ‬                 ‫ﻣ ﻠﻤﺔ‬
Contoh :  ‫ﺎ‬ ِ‫ﺴ‬ atau ٍ ‫ﺎ‬ ِ‫ﺴ‬ berasal dari ‫ ﹲ‬ ِ‫ﺴ‬
    Isim jamak taksir dapat berasal dari isim mudzakkar mufrod
atau isim muannats mufrodah, akan tetapi rangkaian hurufnya
terjadi pemecahan baik ditambah atau dikurangi. Isim ini tidak


                                                  6
memiliki aturan dan tanda khas, sehingga harus dihafal.
         ‫ﻮﺏ‬                     ‫ﻧﻮ ﻓﺬ ﺑ ﺏ‬                   ‫ﻧ ﻓﺬﺓ‬
Contoh :  ‫ﺍ‬ ‫ َﺍﺑ‬berasal dari  ‫ﺎ‬ ‫ﺍِ ﹸ ؛‬  berasal dari ‫ﺎِ ﹶ ﹲ‬

Latihan 2
   Lanjutkan latihan dari Bab 1, yaitu bedakan isim, fi'il dan huruf,
apabila yang ditemukan isim, tentukan isim apa!
                              ‫ﺘﻢ ﷲ ﻋﻠ ﻗﻠ ﺑﻬ‬
Contoh : (٧ : ‫ ..... )ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ‬‫ِ ِﻢ‬‫ﹶﻰ ﹸﹸﻮ‬ ُ ‫ ﺍ‬ ‫ﺧ‬
                        Menutup =                                      ‫= ﻓﻌﻞ‬               
                                                                                       ‫ﻢ‬‫ﺧﺘ‬
                            Allah =                        ‫= ﺍﺳﻢ ﺍﳌﺬﻛﺮ ﺍﳌﻔﺮﺩ‬              ‫ﷲ‬
                                                                                          ُ‫ﺍ‬
                             Atas =                               ‫= ﺣﺮﻑ ﺟﺮ‬              ‫ﻠﹶﻰ‬‫ﻋ‬
                        Hati-hati =                   ‫= ﺍﺳﻢ ﻣﺆﻧﺚ ﲨﻊ ﺍﻟﺘﻜﺴﲑ‬           ِ‫ﺏ‬‫ﹸﹸﻮ‬‫ﻗﻠ‬
                          Mereka =                               ‫= ﺍﺳﻢ ﺿﻤﲑ‬               ‫ﻫِﻢ‬

C. Berdasarkan Terdefinisi (Khusus) atau Tidak Terdefinisi
   (Umum)

                                                                      ‫ﻨ ﺓ‬
                                                                      ‫ ﹸ‬‫ﻜِﺮ‬‫ﺍﻟ‬
                                           “‫ﺍﻭﻟﻪ ”ﺍﻝ‬                                 ‫ﺍﻹﺳﻢ‬
                                                   ‫ﻢ‬
                                           ٍ‫ﺮ‬‫ ﺿﻤِﻴ‬ ‫ﺍِﺳ‬              ‫ﺔ‬
                                                                       ‫ﺮِﻓﹶ ﹸ‬‫ﺍﳌﹶﻌ‬
                                      ِ‫ﺓ‬‫ﺎﺭ‬‫ ﺍﻹِﺷ‬ ‫ﺍِﺳ‬‫ﻢ‬
                                         
                                   ِ‫ﻝ‬‫ﺻﻮ‬‫ﻮ‬‫ ﺍﻟﹾﻤ‬ ‫ﺍِﺳ‬ ‫ﻢ‬
                                                       ‫ﻢ‬
                                             ِ‫ﻠﹶﻢ‬‫ ﺍﻟﹾﻌ‬ ‫ﺍِﺳ‬
                                                 ‫ﻢ ﻤ‬
                                      ‫ﻯ‬‫ﺎﺩ‬‫ﻨ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫ﺍِﺳ‬
                                              ‫ﻢ ﺿ‬
                                       ِ‫ﺎﻓﹶﺔ‬ ِ‫ ﺍﻹ‬ ‫ﺍِﺳ‬
    Berdasarkan umum dan khususnya isim dibagi menjadi dua,
yaitu isim nakiroh (umum) dan isim ma'rifat (khusus).
                                               ‫ـ‬      ‫ـ‬ ‫ـ‬
    Isim nakiroh ditandai adanya tanwin ( ٌ ‫.) ًـ ، ـ ٍ ، ـ‬
         ‫ﻫﺪ ﻛﺘ ﺏ‬
Contoh :  ‫ﺎ‬ِ ، ‫ﻯ‬ 


                                           7
     Isim ma'rifat mencakup tujuh jenis, yaitu :
1.                                             ‫ﻜﺘ ﺏ‬        ‫ﳍﺪ‬
     Isim yang diawali dengan Al (‫ )ﺍﻝ‬Contoh :  ‫ﺎ‬ِ ‫ﻯ ، ﺍﻟ‬ ‫ﺍ ﹸ‬
2.   Isim dhomir (kata ganti)
3.   Isim isyaroh (kata tunjuk)
4.   Isim maushul (kata sambung)
5.   Isim alam (nama)
6.   Isim munada (yang dipanggil)
7.   Isim idhofat (yang disandarkan)

Masing-masing jenis isim tersebut, akan dibahas berikut ini.
a. Isim Dhomir (‫)ﺍﺳﻢ ﺍﻟﻀﻤﲑ‬
    Kata ganti ini digolongkan ke dalam isim ma'rifat karena
fungsinya untuk menggantikan isim tertentu.
    Berdasarkan penampakkannya dalam tulisan, isim dhomir di-
bagi dua, yaitu isim dhomir bariz (tampak dalam tulisan) dan isim
dhomir mustatir (tidak tampak dalam tulisan). Pada bab ini hanya
dibahas isim dhomir bariz, sedangkan isim dhomir mustatir dibahas
setelah membahas kalimat sempurna.
    Isim dhomir bariz dibagi lagi menjadi 2 yaitu isim dhomir bariz
                                                       ‫ﻟﻜ‬    ‫ﻝ ﻛ‬
muttashil (tersambung dengan kata lain), seperti : ‫ = ﹶ ﹸﻢ‬‫ﹶ + ﹸﻢ‬
      ‫ﺭﺑﻬ‬      ‫ﺭﺏ ﻫ‬
dan ‫ﻢ‬  = ‫ﻢ‬ +   dan isim dhomir bariz munfashil (berdiri
                   ‫ ﻫﻮ‬ ‫ﺍ‬
sendiri) seperti :   ، ‫ﺖ‬‫ﹶﻧ‬
 1. Isim dhomir bariz muttashil
    Jumlahnya ada 14 sesuai dengan pronomia personalia yaitu :
    a. Untuk orang ke-III
                                   ‫ﻪ‬        ‫ﻪ‬
       - Tunggal laki-Iaki (ghoib)  ‫ ـ‬atau ِ ‫ـ‬
                                          ‫ﻬ‬
         - Tunggal perempuan (ghoibah) : ‫ﺎ‬ ‫ـ‬
         - Dua orang laki-laki/perempuan (ghoibaini/ghoibataini) :
              ‫ﻬ‬
           ‫ﺎ‬‫ﻤ‬ ‫ ـ‬atau ‫ﺎ‬‫ـﻬِﻤ‬
                                           ‫ﻫ‬        ‫ﻫ‬
         - Jamak laki-Iaki (ghoibiina) : ‫ﻢ‬ atau ‫ِﻢ‬
                                         ‫ﻫﻦ‬       ‫ﻫﻦ‬
         - Jamak perempuan (ghoibaati) :   atau  ِ
                                 ‫ﻪ‬      ‫ﻫﻤ‬      ‫ﻫﻦ ﻫ‬
         Huruf ha dibaca dhomah ( ‫ﺎ ، ـ‬  ، ‫ﻢ‬ ،   ) jika di


                                     8
                                            ‫ﺭﺑﻬ ﺭﺳ ﻟﻪ‬
      depannya dhomah atau fathah, contoh :  ‫ﹸ‬‫ﻮ‬  ،‫ﻢ‬  dan
                                     ‫ﻪ‬      ‫ﻫﻦ ﻫ ﻫﻤ‬
      sebagainya. Dan dibaca kasroh (ِ ‫ﺎ ، ـ‬ ِ ، ‫ ، ِﻢ‬ ِ ) jika di
                                    ‫ـ‬             ‫ﺭﺳ ﻟﻪ‬        ‫ﻋﻠ ﻬ‬
      depannya kasroh atau aiy ( ‫ ,) َـﻲ‬contoh : ِ ِ‫ﻮ‬  ، ‫ ِﻢ‬‫ﹶﻴ‬ ,
                                       ‫ﻣ‬         ‫ﻣﻪ‬
      kecuali jika bersambung dengan ‫ ِﻦ‬menjadi  ‫ِﻨ‬
   b. Untuk orang ke-II
                                        ‫ﻙ‬
      - Tunggal laki-Iaki (mukhothob) : 
                                          ‫ﻙ‬
      - Tunggal perempuan (mukhothobah) : ِ
      - Dua orang laki-Iaki (mukhothobaini) dan perempuan
                             ‫ﻛﻤ‬
        (mukhothobataini) : ‫ﺎ‬ ‫ﹸ‬
                                            ‫ﻛ‬
      - Jamak laki-Iaki (mukhothobiina) : ‫ﹸﻢ‬
                                          ‫ﻛﻦ‬
      - Jamak perempuan (mukhothobaati) :  ‫ﹸ‬
   c. Untuk orang ke-I
      - Tunggal (mutakallim) : ‫ﻱ‬
                                 ‫ﻧ‬
      - Jamak (mutakallimina) : ‫ﺎ‬

2. Isim dhomir bariz munfashil.
   Isim dhomir ini dibagi menjadi dua bagian yaitu pada tempat
   rofa' dan pada tempat nashob.

   Kata ganti tertulis yang berdiri sendiri pada tempat rofa'
     ‫ﻤ ﺮ ﺒ ﺭﺯ ﻤ ﻔﺼﻞ ﻓ ﻣﺤﻞ ﺭ ﻊ‬ ‫ﺍ ﻢ‬
   ( ٍ ‫ﻓﹾ‬ ‫ ﱢ‬  ‫ ﹶ ِ ِ ِﻲ‬‫ﻨ‬ ‫ﺎ ِ ِ ﺍﻟﹾ‬‫ ِ ﺍﻟﹾ‬‫ ﺍﻟﻀ ِﻴ‬ ‫: )ِﺳ‬
   a. Untuk orang ke-III
         - Tunggal laki-laki (ghoib) :                  ‫ﻫﻮ‬
                                      ‫ﻫﻲ‬
      - Tunggal perempuan (ghoibah) :  ِ
                                                               ‫ﻫﻤ‬
      - Dua laki-laki (ghoibaini) & perempuan (ghoibataini) : ‫ﺎ‬ 
                                        ‫ﻫ‬
      - Jamak laki-laki (ghoibiina) : ‫ﻢ‬
                                       ‫ﻫﻦ‬
      - Jamak perempuan (ghoibaati) :  
   b. Untuk orang ke-II
                                       ‫ﺍﺖ‬
      - Tunggal laki-laki (mukhotob) :  ‫ﹶﻧ‬


                                 9
                                      ‫ﺍﺖ‬
   - Tunggal perempuan (mukhotobah) : ِ ‫ﹶﻧ‬
   - Dua laki-laki-laki (mukhotobaini)          &   perempuan
                         ‫ﺍ ﺘﻤ‬
     (mukhotobataini) : ‫ﺎ‬ ‫ﹶﻧ‬
                                    ‫ﺍﺘ‬
   - Jamak laki-laki (ghoibina) : ‫ﻢ‬‫ﹶﻧ‬
                                      ‫ﺍ ﺘﻦ‬
   - Jamak perempuan (mukhotobaati) :  ‫ﹶﻧ‬
c. Untuk orang ke-I
                             ‫ﺍﻧ‬
   - Tunggal (mutakallim) : ‫ﺎ‬‫ﹶ‬
                              ‫ﻧ ﻦ‬
   - Jamak (mutakallimiina) :  ‫ﺤ‬

Kata ganti tertulis yang berdiri sendiri pada tempat nashob
  ‫ﻤ ﺮ ﺒ ﺭﺯ ﻤ ﻔﺼﻞ ﻓ ﻣﺤﻞ ﻧ ﺐ‬ ‫ﺍ ﻢ‬
( ٍ ‫ﺼ‬ ‫ ﱢ‬  ‫ ﹶ ِ ِ ِﻲ‬‫ﻨ‬ ‫ﺎ ِ ِ ﺍﻟﹾ‬‫ ِ ﺍﻟﹾ‬‫ ﺍﻟﻀ ِﻴ‬ ‫: )ِﺳ‬
a. Untuk orang ke-III
    - Tunggal laki-laki :  ‫ﺎ‬ِ       ‫ﺍﻳ ﻩ‬
                          ‫ﺍﻳ ﻫ‬
   - Tunggal perempuan : ‫ﺎ‬ ‫ﺎ‬ِ
                                          ‫ﺍﻳ ﻫﻤ‬
   - Dua orang laki-laki dan perempuan : ‫ﺎ‬  ‫ﺎ‬ِ
                         ‫ﺍﻳ ﻫ‬
   - Jamak laki-laki : ‫ﻢ‬ ‫ﺎ‬ِ
                          ‫ﺍﻳ ﻫﻦ‬
   - Jamak perempuan :   ‫ﺎ‬ِ
b. Untuk orang ke-II
                         ‫ﺍﻳ ﻙ‬
   - Tunggal laki-laki :  ‫ﺎ‬ِ
                         ‫ﺍﻳ ﻙ‬
   - Tunggal perempuan : ِ ‫ﺎ‬ِ
                                          ‫ﺍﻳ ﻛﻤ‬
   - Dua orang laki-laki dan perempuan : ‫ﺎ‬ ‫ﺎ ﹸ‬ِ
                         ‫ﺍﻳ ﻛ‬
   - Jamak laki-laki : ‫ﺎ ﹸﻢ‬ِ
                       ‫ﺍﻳ ﻛﻦ‬
   - Jamak perempuan :  ‫ﺎ ﹸ‬ِ
c. Untuk orang ke-I
               ‫ﺍﻳ ﻱ‬
   - Tunggal :  ‫ﺎ‬ِ
              ‫ﺍﻳ ﻧ‬
   - Jamak : ‫ﺎ‬‫ﺎ‬ِ




                                 10
Latihan 3
   Lanjutkan latihan ke-2, dengan menambah kata ma'rifat atau
nakiroh pada isim yang ditemui serta menyebut secara lengkap
nama isim dhomir.
                               ‫ﺍﻻ ﺇﻧﻬ ﻫﻢ ﺴﻔﻬ ﺀ‬
   Contoh : ( ۱۳: ‫ﺎ ُ ....) ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ‬ ‫ ﹶ‬ ‫ ﺍﻟ‬  ‫ﻢ‬ ِ ‫ﹶ ﹶ‬
               Ketahuilah =                                                                 ٍ‫ﻪ‬‫ﺒِﻴ‬‫ﻨ‬‫ ﺗ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫= ﺣ‬            ‫ﺍﹶﻻﹶ‬
        Sesungguhnya =                                                                    ٍ‫ﺪ‬‫ﻛِﻴ‬‫ﻮ‬‫ ﺗ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫= ﺣ‬               ‫ﺇِ ﱠ‬
                                                                                                                            ‫ﻥ‬
                      Mereka =                                 ‫ﻐ‬          ‫ﻤﺘ‬                           ‫ﻢ‬
                                                      ‫ﻦ‬‫ﺎِﺋﺒِﻴ‬ ‫ﺼِﻞِ ﻟِﻠﹾ‬ ‫ﺎﺭِﺯِ ﺍﻟﹾ‬‫ﺮِ ﺍﻟﹾﺒ‬‫ ﺍﻟﻀﻤِﻴ‬ ‫= ﺍِﺳ‬           ‫ﻢ‬ ‫ﻫ‬
                      Mereka =                    ‫ﻞ‬                        ‫ﻤ‬                           ‫ﻢ‬
                                           ٍ‫ﻓﹾﻊ‬‫ ﱢ ﺭ‬‫ﺤ‬‫ﻔﹶﺼِﻞِ ﻓِﻲ ﻣ‬‫ﻨ‬ ‫ﺎﺭِﺯِ ﺍﻟﹾ‬‫ﺮِ ﺍﻟﹾﺒ‬‫ ﺍﻟﻀﻤِﻴ‬ ‫= ﺍِﺳ‬                  ‫ﻢ‬‫ﻫ‬
Orang-orang bodoh =                                                         ‫ﻊ ﺘ‬                   ‫ﻢ ﻤﻧ‬
                                                     ِ‫ﺮِﻓﹶﺔ‬‫ﻌ‬‫ﺮِ ﺍﻟﹾﻤ‬‫ﻜﹾﺴِﻴ‬‫ ﺍﻟ‬ ‫ﻤ‬‫ﺚِ ﺟ‬‫ﺆ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫= ﺍِﺳ‬         ُ ‫ﺎ‬‫ﻔﹶﻬ‬ ‫ﺍﻟ‬
                                                                                                                  ‫ﺴ ﺀ‬

                 ‫ﺍ ﻢ ﻻﺷ ﺭﺓ‬
b. Isim isyaroh (ِ  ‫ﺎ‬ ِ ‫ ﺍ‬ ‫)ِﺳ‬
                   ‫ﺬﹶﺍ‬‫= ﻫ‬   ‫ﳌ ﺩ‬
                              ‫ﺍ ﹸﻔﹾﺮ‬
               ِ‫ﺬﹶﺍﻥ‬‫= ﻫ‬         ‫ﳌﻨ‬
                             ‫ﻰ‬‫ﺍ ﹸﺜﹶ‬                ‫ﻛ‬
                                                  ‫ﺍﳌﺬﹶ ﱠﺮ‬
              ُ ‫ﻻ‬ ‫= ﻫ‬
              ‫ﺆ ﹶﺀ‬           ‫ﹶﻊ‬
                              ‫ﺍﳉﻤ‬
                  ِ‫ﺬِﻩ‬‫= ﻫ‬   ‫ ﹸ‬‫ﺩ‬‫ﺍ ﹸﻔﹾﺮ‬
                             ‫ﳌ ﺓ‬                                             ‫ﺐ‬‫ﺍﻟﻘﹶﺮِﻳ‬
      ِ‫ﻦ‬‫ﻴ‬‫ﺘ‬‫ﺎﻥِ/ﻫ‬‫ﺘ‬‫= ﻫ‬         ‫ﳌﻨ‬
                             ‫ﻰ‬‫ﺍ ﹸﺜﹶ‬                ‫ﳌﻧ‬
                                                  ‫ﺚﹸ‬‫ﺍ ﹸﺆ‬
              ُ ‫ﻻ‬ ‫= ﻫ‬
              ‫ﺆ ﹶﺀ‬            ‫ﺍﳉﻤ‬
                             ‫ﹶﻊ‬
                ‫= ﺫﹶﻟِﻚ‬            ‫ﳌ‬
                             ‫ﺩ‬‫ﺍ ﹸﻔﹾﺮ‬                                                                                 ‫ﻢ‬
                                                                                                   ِ‫ﻢ‬‫ﺓِ ﻟِﻺِﺳ‬‫ﺎﺭ‬‫ ﺍﻹِﺷ‬ ‫ﺍِﺳ‬
       ‫ﻜ‬
  ‫ﺎ‬‫/ﺫﹶﻟِ ﹸﻤ‬‫= ﺫﹶﺍﻧِﻚ‬            ‫ﳌﻨ‬
                             ‫ﻰ‬‫ﺍ ﹸﺜﹶ‬                ‫ﳌﻛ‬
                                                  ‫ﺍ ﹸﺬﹶ ﱠﺮ‬
      ‫ﻜ‬
  ‫/ﺫﹶﻟِ ﹸﻢ‬‫= ﹸﻭﻟﺌِﻚ‬    ‫ﺍ‬    ‫ﹶﻊ‬
                              ‫ﺍﳉﻤ‬
                 ‫= ﺗِﻠﹾﻚ‬    ‫ﳌ ﺓ‬
                             ‫ ﹸ‬‫ﺩ‬‫ﺍ ﹸﻔﹾﺮ‬                                     ‫ﺪ‬‫ﻌِﻴ‬‫ﺍﻟﺒ‬
        ‫ﻜ‬
    ‫ﺎ‬‫/ﺗِﻠﹾ ﹸﻤ‬‫ﺎﻧِﻚ‬‫= ﺗ‬          ‫ﳌﻨ‬
                             ‫ﻰ‬‫ﺍ ﹸﺜﹶ‬                ‫ﳌﻧ‬
                                                  ‫ﺚﹸ‬‫ﺍ ﹸﺆ‬
      ‫ﻜ‬
   ‫/ﺗِﻠﹾ ﹸﻢ‬‫= ﹸﻭﻟﺌِﻚ‬   ‫ﺍ‬    ‫ﹶﻊ‬
                              ‫ﺍﳉﻤ‬

   Kata tunjuk digolongkan ke dalam isim ma'rifat karena
fungsinya untuk menunjuk isim-isim tertentu.
   Kata tunjuk ini berbeda sesuai dengan Ietak isim yang ditunjuk

                                                           11
serta jenis dan jumlahnya. Perbedaan kata tunjuk ini antara isim
                                                     ‫ﻫ‬
dekat (qorib) dengan jauh (ba'id) yaitu ha tanbih ( ‫ـ‬ ) di awal untuk
                                                        ‫ﻛﻤ ﻙ‬
qorib dan adanya dhomir mukhotob di akhir untuk ba'id (  ،‫ﺎ‬ ‫ﹸ‬
       ‫ﻛ‬
atau ‫ .) ﹸﻢ‬Selain isim isyaroh ada yang dikaitkan dengan letak, jenis
dan jumlahnya, ada juga isim isyaroh yang dikaitkan dengan le-
                        ‫ ﻫﻨ ﻟﻚ‬ ‫ﻫﻨ ﻫﻨ‬
taknya saja. Seperti :  ِ‫ﺎ‬ ، ‫ﺎﻙ‬ ، ‫ﺎ‬

                 ‫ﺍ ﻢ ﻤﺻﻝ‬
c. Isim Maushul (ِ ‫ﻮ‬ ‫ﻮ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫)ِﺳ‬
                      ‫ﻟ‬
                ‫= ﺍﱠﺬِﻱ‬      ‫ﺍ ﹸﻔﹾﺮ‬
                             ‫ﳌ ﺩ‬
          ‫ﻠ‬         ‫ﻠ‬
   ِ‫ﻦ‬‫= ﺍﻟﱠﺬﹶﺍﻥِ/ﺍﻟﱠﺬﹶﻳ‬          ‫ﳌﻨ‬
                             ‫ﻰ‬‫ﺍ ﹸﺜﹶ‬       ‫ﳌ ﻛﺮ‬
                                            ‫ﺍ ﹸﺬﹶ ﱠ‬
    ‫/ﺍﻻﻭﱃ‬‫ﻦ‬‫= ﺍﱠﺬِﻳ‬   ‫ﻟ‬      ‫ﹶﻊ‬
                              ‫ﺍﳉﻤ‬
                      ‫ﻟ‬
                  ‫= ﺍﱠﺘِﻲ‬   ‫ ﹸ‬‫ﺩ‬‫ﺍ ﹸﻔﹾﺮ‬
                             ‫ﳌ ﺓ‬                               ‫ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻮﺻﻮﻝ ﻟﻺﺳﻢ‬
           ‫ﻠ ﻠ‬
     ‫ﻦ‬‫ﺎﻥِ/ﺍﻟﱠﺘِﻴ‬‫= ﺍﻟﱠﺘ‬        ‫ﳌﻨ‬
                             ‫ﻰ‬‫ﺍ ﹸﺜﹶ‬       ‫ ﹸ‬‫ﺍ ﹸﺆ‬
                                           ‫ﳌ ﻧﺚ‬
           ‫ﻠ ﻠ‬
    ‫= ﺍﻟﱠﺎﺗِﻰ/ﺍﻟﱠﺎﺋِﻰ‬         ‫ﺍﳉﻤ‬
                             ‫ﹶﻊ‬
    Isim maushul ini digolongkan ke dalam isim ma'rifat karena
fungsinya untuk mengkhususkan suatu isim tertentu dengan kali-
mat yang ada sesudahnya.
    Selain isim maushul yang digunakan untuk menghubungkan
isim berdasarkan jenis dan jumlahnya, ada pula isim maushul yang
sifatnya umum (tidak dilihat mudzakkar atau muannats-nya) yang
                                                   ‫ﻣ‬
digunakan untuk yang berakal atau tidak. Yaitu ‫ﺎ‬ (apa-apa, apa
                                                ‫ ﻝ ﻟﻐ ﺮ ﺍ ﻌ ﻗ ﻞ‬ ‫ﺍ ﻢ ﳌ‬
saja) digunakan untuk isim yang tidak berakal ( ِ ِ‫ﺎ‬ ‫ ِ ِﻟﹾ‬‫ﻴ‬ ِ ِ ‫ﺻﻮ‬‫ ﺍ ﹶﻮ‬ ‫)ِﺳ‬
      ‫ﻣ‬
dan ‫ﻦ‬ (siapa saja/barang siapa) digunakan untuk isim yang berakal
 ‫ ﻝ ﻟ ﻌ ﻗﻞ‬ ‫ﺍ ﻢ ﳌ‬
(ِ ِ‫ﺎ‬ ‫ ِ ِﻠﹾ‬‫ﺻﻮ‬‫ ﺍ ﹶﻮ‬ ‫.)ِﺳ‬

              ‫ﺍ ﻢ ﻌﻠﻢ‬
d. Isim Alam (ِ ‫ ﹶ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫)ِﺳ‬
   Isim alam adalah isim yang digunakan untuk nama tertentu
tanpa membutuhkan penjelasan. Isim ini ma'rifat karena setiap
nama menunjukkan isim tertentu. Pada bagian ini akan


                                                   12
dikhususkan pada kata yang digunakan untuk nama manusia. yang
dibagi menjadi 3 golongan, yaitu :
                                    ‫ﻋ ﺋﺸﺔ ﻋﻤﺮ‬
 a. Isim khos (nama asli), contoh :    ،‫ ﹸ‬ ِ‫ﺎ‬
            ‫ﻛ ﻴﺔ‬
 b. Kunyah (‫ ﹲ‬‫ : ) ﹸﻨ‬julukan, adalah nama yang diawali dengan kata :
     ‫ ، ﺍﹶ‬ ‫ ، ﹸ‬ ‫ ﺍِﺑ‬dan  ‫ ,ﺑِﻨ‬contoh : ٍ‫ﻔﹾﺺ‬‫ ﺣ‬‫ﻮ‬‫ ﺍﻟﹾﺨ ﱠﺎﺏِ ، ﺍﹶ‬ ‫ ﺍﻟﹾﻤﺆﻣﻨﲔ ، ﺍِﺑ‬ ‫ ﹸ‬dll.
    ‫ﻦ ﺍﻡ ﺏ‬                  ‫ﺖ‬                         ‫ﺑ‬        ‫ﻄ‬ ‫ﻦ‬                     ‫ﺍﻡ‬
                ‫ﻟﻘﺐ‬
 c. Laqob ( ‫ : )ﹶ ﹶ‬gelar, diberikan khusus kepada orang-orang yang
    mempunyai kelebihan dalam suatu perkara.
             ‫ﺼﺪ ﻖ ﺮﺷ ﺪ ﺭ ﻕ‬
    Contoh :  ‫ﻭ‬ ‫، ﺍﻟﻔﹶﺎ‬ ‫ ِﻴ‬ ‫ ،ﺍﻟ‬ ‫ﻳ‬  ‫ ﺍﻟ‬dan lain-lain.

                 ‫ﺍ ﻢ ﻤﻨ ﺩ‬
e. Isim Munada (‫ﻯ‬ ‫ﺎ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫)ِﺳ‬
   Adalah isim yang berada setelah huruf nida. Isim ini menjadi
ma'rifat karena setiap objek yang diseru. pasti telah tertentu dan
diketahui oleh si penyeru. Huruf nida terdiri dari huruf nida untuk
dekat, untuk jauh dan untuk dekat dan jauh.

                          (hah) ‫= ﺃ، ﺃﻱ‬                                  ِ‫ﺐ‬‫ﻟِﻠﹾﻘﹶﺮِﻳ‬
                      (hai) ‫= ﺃ، ﺃﻱ، ﻫﻴﺎ‬                                   ِ‫ﺪ‬‫ﻌِﻴ‬‫ﻟِﻠﹾﺒ‬     ِ‫ﺍﺀ‬‫ ﻧِﺪ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫ﺣ‬
                                         ‫ﺎ‬‫= ﻳ‬         ِ‫ﺪ‬‫ﻌِﻴ‬‫ ﺍﻟﹾﺒ‬‫ﺐِ ﺍﹶﻭ‬‫ﻟِﻠﹾﻘﹶﺮِﻳ‬

Pembagian isim munada
                                  ‫ﻣ ﻢ‬
                                   ِ‫ﻠ‬‫ﺴ‬ ‫ﺎ‬‫= ﻳ‬                           ‫ﳌ ﺩ‬
                                                                           ‫ﺍ ﹸﻔﹾﺮ‬
                                      ‫ﺳ‬
                            ِ‫ﻝﹶ ﺍﷲ‬‫ﻮ‬ ‫ﺎ ﺭ‬‫= ﻳ‬                               ‫ﻣﻀ‬
                                                                         ‫ﺎﻓﹰﺎ‬                 ‫ﻢ ﻤ‬
                                                                                          ‫ﻯ‬‫ﺎﺩ‬‫ﻨ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫ﺍِﺳ‬
                                ‫ﷲ ﻬ‬
                              ‫ﻢ‬ ‫ﺎ ﺍ ُ/ﺍﻟﻠ‬‫= ﻳ‬                         ‫ﻆ‬
                                                                 ِ‫ﻟﹶﻔﹾ ﹸ ﺍﻟﹾﺠﻠﹶﻠﹶﺔ‬

   Isim munada dibagi lima, yaitu : mufrod alam, nakiroh
maqsudah, mudhofan, sibhul mudhof, nakiroh ghoiru maqsudah
dan khusus lafdzul jalalah. Pada bagian ini hanya dibahas tiga jenis
isim munada yang banyak dijumpai dalam Al-Qur'an atau bacaan
sehari-hari, yaitu isim munada mufrod (satu kata), munada
mudhofan dan isim munada khusus lafdzul jalalah.




                                                  13
 - Isim munada mufrod
   Yaitu isim munada yang terdiri dari satu kata bentuknya
   nakiroh, akan tetapi tidak boleh pakai tanwin setelah diawali
   huruf nida. Tanda akhirnya tetap rofa (salah satu tandanya
                        ‫ﻳ ﻣ ﻠﻢ‬
   dhommah). Contoh :  ِ‫ﺴ‬ ‫ﺎ‬
 - Isim munada mudhofan
   Isim munada yang berbentuk idhofah (disandarkan). Tanda
   akhir untuk kata yang disandarkan adalah nashob (salah satunya
                      ‫ﻳ ﺭﺳ ﻝ ﷲ‬
   fathah). Contoh : ِ ‫ ﹶ ﺍ‬‫ﻮ‬  ‫ﺎ‬. Kadang-kadang huruf nida dapat
                                            ‫ﻳ ﺭﺑﻨ‬           ‫ﺭﺑﻨ‬
    dibuang jika berbentuk do'a, seperti : ‫ﺎ‬ ‫ﺎ‬ menjadi ‫ﺎ‬
                                       ‫ﺍﷲ‬
 - Isim munada khusus lafdzul jalalah (ُ ‫)ﹶ‬
   Sebenarnya termasuk isim munada mufrod, akan tetapi isim
                                                           ‫ﻳ ﺍﷲ‬
   munada ini ada pengkhususan yaitu : bentuknya ma'rifat ُ ‫ﺎ ﹶ‬
   dan huruf nida bisa diganti dengan huruf mim yang bertasydid
                               ‫ﺍ ﻠﻬ ﻢ‬
   ditarik di akhirnya yaitu :   ‫ﹶﻟﹼ‬

Catatan :
   Apabila isim munada mufrod dalam bentuk ma'rifat baik
dengan ‫ ﺍﻝ‬ataupun isim maushul, maka setelah ‫ ﻳﺎ‬tidak dapat
langsung tersambung dengan isim tersebut, tetapi harus diselingi
               ‫ﺍﻳﻬ‬                              ‫ﺍﻳﺘﻬ‬
dengan lafadz ‫ﺎ‬ ‫( ﹶ‬untuk isim mudzakkar) dan ‫ﺎ‬ ‫( ﹶ‬untuk isim
                    ‫ﻳ ﺍﻳﺘﻬ ﻨ ﺲ ﻳ ﺍﻳﻬ ﻟﺬ ﻦ‬
muannats). Contoh :  ‫ﺎ ﺍﱠ ِﻳ‬ ‫ﺎ ﹶ‬ ، ‫ﻔﹾ‬‫ﺎ ﺍﻟ‬ ‫ﺎﹶ‬

                                            ‫ﺍ ﻢ ﻹﺿ ﻓﺔ‬
e. Isim Idhofat (kata yang disandarkan) (ِ ‫ﺎ ﹶ‬ ِ ‫ ﺍﹾ‬ ‫)ِﺳ‬
    Penyandaran (idhofat) ini hanya terjadi antara dua isim (tidak
fiil dan tidak juga huruf) Isim yang pertama yang disandarkan
                  ‫ﻣﻀ ﻑ‬
disebut mudhof ( ‫ﺎ‬  ) sedangkan isim yang disandari disebut
                ‫ﻣﻀ ﻑ ﺇﻟ ﻪ‬
mudhof ilaihi (ِ ‫ ِﹶﻴ‬ ‫ﺎ‬  ), yang merupakan isim ma'rifat adalah isim
yang menjadi mudhof, sedangkan yang menjadi mudhof ilaihi
dapat ma'rifat dapat pula nakiroh tergantung bentuknya. Yang perlu
dipahami bahwa mudhof ilaihi itu tidak boleh kata sifat, dan


                                         14
bentuknya tetap majrur (salah satu tandanya kasroh).
   Sedang ketentuan untuk mudhof adalah :
- Tidak boleh ada ‫ﺍﻝ‬
- Tidak boleh tanwin
- Apabila isim mutsanna dan jamak mudzakkar salim, nun yang
  berada di akhirnya dibuang.
          ‫ﺭﺳ ﻝ ﷲ ﷲ ﺭﺳ ﻝ‬
  Contoh: ‫ ﹲ‬‫ﻮ‬  + ُ ‫ ﹸ ﺍ ِ = ﺍ‬‫ﻮ‬ 
                       ِ‫ﻦ‬‫ﻳ‬‫ﺍﻟِﺪ‬‫ﻪِ = ﻩِ + ﻭ‬‫ﻳ‬‫ﺍﻟِﺪ‬‫ﻭ‬
        ‫ﻦ‬‫ﻨِﻴ‬‫ﻞﹶ + ﺑ‬‫ﺍِﺋﻴ‬‫ﺮ‬‫ﻞﹶ = ﺍِﺳ‬‫ﺍِﺋﻴ‬‫ﺮ‬‫ ﺍِﺳ‬‫ﻨِﻲ‬‫ﺑ‬

Latihan 4.
   Lanjutkan seperti latihan ke-3, disebutkan secara lengkap nama
isim isyaroh, isim maushul, isim munada, isim idhofat.
                             ‫ﻬ‬               ‫ﻭ‬                  ‫ﻟ‬        ‫ﺍ‬
            (١٦ : ‫ﻯ )ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ‬‫ﺪ‬ ‫ﺍ ﺍﻟﻀﻠﹶﺎﻟﹶﺔﹶ ﺑِﺎﻟﹾ‬ ‫ﺮ‬‫ﺘ‬‫ ﺍﺷ‬‫ﻦ‬‫ ﺍﱠﺬِﻳ‬‫ﹸﻭﻟﺌِﻚ‬
                         ‫ ﻊ‬ ‫ﺍ ﻢ ﻹﺷ ﺭﺓ ﻟ ِ ﻢ ﺒﻌ ﺪ ﻤﺬﻛﺮ‬
        Mereka itu = ِ ‫ ﹶ ﱠ ِ ﺍﻟﹾﺠﻤ‬ ‫ ِ ﺍﻟﹾ‬‫ ِﻴ‬‫ ِ ﺍﻟﹾ‬‫ ﹸ ِﻼﺳ‬ ‫ﺎ‬ ِ ‫ ﺍﹾ‬ ‫= ِﺳ‬                                     ‫ﹸﻭﻟﺌِﻚ‬  ‫ﺍ‬
  Orang-orang yang =                 ‫ ﻝِ ِ ﻤ ﻛ‬ ‫ﻢ‬
                             ِ‫ﻊ‬‫ﺬﹶ ﱠﺮِ ﺍﻟﹾﺠﻤ‬ ‫ﻢِ ﺍﻟﹾ‬‫ ُ ﻟِﻼﺳ‬‫ﺻﻮ‬‫ ﺍﹾﳌﹶﻮ‬ ‫= ﺍِﺳ‬                                              ‫ﻟ‬
                                                                                                                     ‫ﻦ‬‫ﺍﱠﺬِﻳ‬
      Mereka telah =                                                        ‫ ﹲ‬‫= ﻓِﻌ‬
                                                                            ‫ﻞ‬                                        ‫ﻭ‬
                                                                                                                   ‫ﺍ‬ ‫ﺮ‬‫ﺘ‬‫ﺍﺷ‬
               membeli
              Kesesatan =                                                         ‫ﻢ ﻤﻧ ﻤ‬
                                                           ِ‫ﺮِﻓﹶﺔ‬‫ﻌ‬‫ﺓِ ﺍﻟﹾﻤ‬‫ﺩ‬‫ﻔﹾﺮ‬ ‫ﺚِ ﺍﻟﹾ‬‫ﺆ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫= ﺍِﺳ‬               
                                                                                                                  ‫ﺍﻟﻀﻠﹶﺎﻟﹶﺔﹶ‬
                  Dengan =                                                                 ‫ﺮ‬‫ ﺟ‬‫ﻑ‬‫ﺮ‬‫= ﺣ‬                   ِ‫ﺏ‬
                Petunjuk =                                                        ‫ﻢ ﻤﻛ ﻤ‬
                                                              ِ‫ﺮِﻓﹶﺔ‬‫ﻌ‬‫ﺩِ ﺍﻟﹾﻤ‬‫ﻔﹾﺮ‬ ‫ﺬﹶ ﱠﺮِ ﺍﻟﹾ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫= ﺍِﺳ‬       ‫ﻯ‬‫ﺪ‬ ‫ﺍﻟﹾ‬ ‫ﻬ‬


D. Berdasarkan Huruf Akhir dan Sakal (tanda) Akhirnya
                                                                   ِ‫ ﺍﻻﹶﺧ‬ ‫ﺤِﻴ‬‫ﺍﻟﺼ‬
                                                                  ‫ﺢ ﺮ‬
                                            ‫ﻮ‬ ‫ﺍﳌﹶﻘﹾ‬
                                           ‫ﺼﺭ‬                         ‫ﳌ ﻞ ﺮ‬
                                                                       ِ‫ ﹸ ﺍﻻﹶﺧ‬‫ﺘ‬‫ﺍ ﹸﻌ‬                        ‫ﻢ‬
                                                                                                                ‫ﺍﻻِﺳ‬
                                            ‫ ﹸﻮ‬‫ﺍﳌﹶﻨ‬
                                           ‫ﻘﺹ‬
                                                                 
                                                           ِ‫ﺔ‬‫ﺴ‬‫ﺎﺀِ ﺍﻟﹾﺨﻤ‬‫ﻤ‬‫ ﺍﻻﹶﺳ‬‫ﻣِﻦ‬
                                                                             ‫ﺮ ﻤ‬
                                                                   ‫ﺮِﻑ‬‫ﺼ‬‫ﻨ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫ﻏﹶﻴ‬


                                                          15
    Berdasarkan huruf akhir dan sakal akhirnya isim dibagi 4 jenis,
yaitu isim shohih akhir, isim mu'tal akhir, asmaul khomsah dan
isim ghoiru munshorif.
a) Isim shohih akhir ini sudah dibahas pada bab-bab sebelumnya,
    terdiri dari isim mufrod, mutsanna, jamak taksir, jamak
    mudzakkar salim dan jamak muannats salim.
b) Isim mu'tal akhir artinya isim yang huruf akhirnya berupa huruf
    illat yaitu alif mati atau ya' mati ( ‫ ﻯ‬atau ‫ .)ﻱ‬Jika akhirnya alif
                               ‫ﻻ ﻢ ﳌﺼﺭ‬                         ‫ﻫﺪ‬     ‫ﻣﺳ‬
    mati disebut isim maqshur ( ‫ﻮ‬ ‫ ﺍ ﹶﻘﹾ‬ ‫ )ﺍ ِﺳ‬seperti : ‫ﻯ‬  ، ‫ﻰ‬ ‫ﻮ‬
                                                     ‫ﻻ ﻢ ﳌﻘ ﺹ‬
    dan jika akhirnya ya' mati disebut isim manqus (  ‫ ﹸﻮ‬‫ ﺍ ﹶﻨ‬ ‫)ﺍ ِﺳ‬
               ‫ﻘﺿ‬          ‫ﳍﺩ‬
   seperti : ‫ ، ﺍﻟ ﹶﺎ ِﻲ‬‫ﺍ ﹶﺎ ِﻱ‬
c) Asmaul khomsah (isim yang lima) adalah isim yang jumlahnya
                         ‫ﺍﺏ ﺍﺥ ﺣﻢ ﻑ ﺫ‬
   lima buah, yaitu : ‫ ، ﹸ‬ ،   ،  ‫ ، ﹶ‬ ‫.ﹶ‬
   Kelimanya memiliki kesamaan bentuk yaitu diakhiri dengan
                                  ‫ ﺫ ﻣ ﻝ‬ ‫ ﻓ‬ ‫ﺍﺑ ﻙ ﺍﺧ ﻙ ﺣﻤ‬
   wawu jika rofa' seperti : ٍ ‫ﺎ‬ ‫ﻙ ، ﹸﻭ‬‫ﻙ ، ﹸﻮ‬‫ﻮ‬  ،  ‫ﻮ‬ ‫ ، ﹶ‬ ‫ﻮ‬‫ﹶ‬
                                         ‫ﺍﺑ ﻙ ﺍﺧ ﻙ ﺣﻤ ﻙ ﻓ ﻙ ﺫ ﻣ ﻝ‬
    Diakhiri alif jika nashob, seperti : ٍ ‫ﺎ‬ ‫ ، ﹶﺍ‬ ‫ ، ﹶﺎ‬ ‫ﺎ‬  ،  ‫ﺎ‬ ‫ ، ﹶ‬ ‫ﺎ‬‫ﹶ‬
                                              ‫ﺍﺑ ﻚ ﺍ ِ ﻚ ﺣﻤ ﻚ ﻓ ﻚ ﺫ ﻤ ﻝ‬
   Diakhiri ya' jika majrur, seperti : ٍ ‫ﺎ‬ ‫ ، ِﻳ‬ ‫ ، ِﻴ‬ ‫ ِﻴ‬ ،  ‫ ، ﹶﺧﻴ‬ ‫ﹶِﻴ‬
d) Isim ghoiru munshorif (isim yang tidak menerima tanwin).
   Ada beberapa isim yang tidak ber ‫ ﺍﻝ‬dan bukan sebagai mudhof,
   akan tetapi tidak dapat menerima tanwin. Isim semacam ini
   disebut isim ghoiru munshorif. Yang termasuk isim ghoiru
   munshorif adalah :
   1. Sebagian besar nama orang yang bukan bentukan dari kata
                      ‫ﻓ ِﻤﺔ ﻋ ﻤ ﻥ ﻋﻤﺮ‬
      lain, seperti :    ، ‫ﺎ ﹸ‬ ‫ﺜﹾ‬ ، ‫ ﹸ‬ ‫ ﹶﺎﻃ‬dll.
    2. Shighot muntahal jumuk (‫ ,)ﺻﻐﺔ ﻣﻨﺘﻬﻰ ﺍﳉﻤﻮﻉ‬bentuk jamak
                         ‫ﻣﻔ ﻋﻞ‬        ‫ﻣﻔ ﻋ ﻞ‬                 ‫ﻣﺴ ﺟﺪ‬
        yang sama dengan ‫ ﹶﺎ ِ ﹸ‬ dan ‫ ﹸ‬‫ ﹶﺎ ِﻴ‬ , seperti :  ِ ‫ﺎ‬ 
    3. Mengandung alif ta'nits mamdudah (‫)ﺍﻟﻒ ﺍﻟﺘﺄﻧﻴﺚ ﺍﳌﻤﺪﻭﺩﺓ‬
                  ‫ﺻ ﺮﺀ ﺳ ﺩﺉ ﺣ ﺮﺀ‬
        seperti : ُ ‫ﺍ‬ ‫ﻤ‬ ،  ‫ﺍ‬ ‫ﻮ‬ ، ُ ‫ﺍ‬ ‫ﺤ‬




                                           16
‫.5 ‪Latihan‬‬
   ‫‪Lanjutkan latihan ke-4 dengan menambahkan nama shahih‬‬
‫‪akhir, isim maqshur, isim manqush, asmaul khamsah dalam isim‬‬
‫.‪ghoiru munsharif‬‬
                            ‫ﻤﺘ‬            ‫ِﻫ‬
                      ‫ﺫﻟِﻚ‪ ‬ﺍﻟﹾﻜِﺘ‪‬ﺎﺏ‪ ‬ﻻﹶ ﺭ‪‬ﻳ‪‬ﺐ‪ ‬ﻓِﻴ‪‬ﻪ ‪‬ﺪ‪‬ﻯ ﻟِﻠﹾ ‪‬ﻘِﻴ‪‬ﻦ‪‬‬
                          ‫ﺍ ﻢ ﻹﺷ ﺭﺓ ﻟ ِ ﻢ ﺒﻌ ﺪ ﻤﺬﻛﺮ ﻤ ﺮﺩ‬
               ‫= ِﺳ‪  ‬ﺍﹾ ِ ‪‬ﺎ ‪ ‬ﹸ ِﻼﺳ‪ ِ ‬ﺍﻟﹾ‪ِ ‬ﻴ‪ ِ ‬ﺍﻟﹾ ‪ ‬ﹶ ﱠ ِ ﺍﻟﹾ ‪‬ﻔﹾ ‪Ini = ِ ‬‬               ‫ﺫﻟِﻚ‪‬‬
                        ‫ﺍ ﻢ ﻤﺬﻛﺮ ﻤ ﺮﺩ ﻤ ﺮﻓﺔ ﺻﺤ ﺢ ﻻﺧﺮ‬
 ‫= ِﺳ‪  ‬ﺍﻟﹾ ‪ ‬ﹶ ﱠ ِ ﺍﻟﹾ ‪‬ﻔﹾ ‪ ِ ‬ﺍﻟﹾ ‪‬ﻌ‪ِ ‬ﹶ ِ ‪ِ ‬ﻴ‪  ‬ﺍ ﹶ ِ ِ = ‪Orang-orang yang‬‬            ‫ﺏ‬
                                                                                            ‫ﺍﻟﹾﻜِﺘ‪‬ﺎ ‪‬‬
        ‫= ‪Tidak ada‬‬                                                          ‫ﻑ ﻨ‬
                                                                       ‫= ﺣ‪‬ﺮ‪  ‬ﺍﻟ‪‬ﻔﹾﻲِ‬              ‫ﻻﹶ‬
                          ‫ﺍ ﻢ ﻤﺬﻛﺮ ﻤ ﺮﺩ ﻨﻜﺮﺓ ﺻﺤ ﺢ ﻻﺧﺮ‬
         ‫= ِﺳ‪  ‬ﺍﻟﹾ ‪ ‬ﹶ ﱠ ِ ﺍﻟﹾ ‪‬ﻔﹾ ‪ ِ ‬ﺍﻟﹾ‪ِ  ِ  ِ ‬ﻴ‪  ‬ﺍ ﹶ ِ ِ = ‪Keraguan‬‬                  ‫ﺭ‪‬ﻳ‪‬ﺐ‪‬‬
         ‫= ‪Di dalam‬‬                                                       ‫= ﺣ‪‬ﺮ‪‬ﻑ‪ ‬ﺟ‪‬ﺮ‪‬‬            ‫ﻓِﻲ‪‬‬
              ‫= ‪Nya‬‬                         ‫ﻐ‬           ‫ﻤﺘ‬                    ‫ﻢ ‪‬‬
                                     ‫= ﺍِﺳ‪  ‬ﺍﻟﻀﻤِﻴ‪‬ﺮِ ﺍﻟﹾﺒ‪‬ﺎﺭِﺯِ ﺍﻟﹾ ‪‬ﺼِﻞِ ﻟِﻠﹾ ‪‬ﺎِﺋﺐِ‬              ‫ﻩِ‬
                  ‫ﺍ ﻢ ﻤﺬﻛﺮ ﻤ ﺮﺩ ﻨﻜﺮﺓ ﻭﻫﻮ ﺍ ﻢ ﻤ ﺼ ﺭ‬
        ‫= ِﺳ‪  ‬ﺍﻟﹾ ‪ ‬ﹶ ﱠ ِ ﺍﻟﹾ ‪‬ﻔﹾ ‪ ِ ‬ﺍﻟﹾ‪ِ    ِ  ِ ‬ﺳ‪  ‬ﺍﻟﹾ ‪‬ﻘﹾ ‪‬ﻮ‪Petunjuk =ِ ‬‬         ‫‪‬ﺪ‪‬ﻯ‬    ‫ﻫ‬
             ‫= ‪Bagi‬‬                                                       ‫= ﺣ‪‬ﺮ‪‬ﻑ‪ ‬ﺟ‪‬ﺮ‪‬‬               ‫ﻝِ‬
 ‫= ‪Orang-orang yang‬‬                                    ‫ﻢ ‪ ‬ﻤﻛ ﺴ‬
                                    ‫= ﺍِﺳ‪  ‬ﺍﻟﹾﺠﻤ‪‬ﻊِ ﺍﻟﹾ ‪‬ﺬﹶ ﱠﺮِ ﺍﻟ ‪‬ﺎﻟِﻢِ ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﻌ‪‬ﺮِﻓﹶﺔِ‬         ‫ﻤﺘ‬
                                                                                            ‫ﺍﻟﹾ ‪‬ﻘِﻴ‪‬ﻦ‪‬‬
               ‫‪bertaqwa‬‬




                                                ‫71‬
                          ‫3 ‪B‬‬
                      ‫‪PEMBAGIAN FI'IL‬‬

‫.‪A. Berdasarkan Waktu Pelaksanaannya‬‬
                                      ‫ﺖ‬
                          ‫ﻭ‪‬ﻗﹾ ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﺎﺽِ‬                       ‫ﻣ‪‬ﺎﺿﻰِ‬
                            ‫ِ‬         ‫ﺖ‬
                            ‫ﻭ‪‬ﻗﹾ ‪ ‬ﺍﻟﹾﺤ‪‬ﺎﻝ‬                    ‫‪‬ﻀ‪‬ﺎﺭِ ‪‬‬
                                                              ‫ﻣ ﻉ‬                       ‫ﻓِﻌ‪ ‬ﹲ‬
                                                                                        ‫ﻞ‬
                                ‫ﺖ ﻤ‬
                      ‫ﻭ‪‬ﻗﹾ ‪ ‬ﺍﻟﹾ ‪‬ﺴ‪‬ﺘ‪‬ﻘﹾﺒ‪‬ﻞِ‬
                               ‫ﺖ ﻤ‬
                    ‫ﻭ‪‬ﻗﹾ ‪ ‬ﺍﻟﹾ ‪‬ﺴ‪‬ﺘ‪‬ﻘﹾﺒ‪‬ﻞِ‬                         ‫ﺃﹶﻣ‪‬ﺮٍ‬

                 ‫ﻞ ﺿ‬
‫.‪) Kata Kerja Lampau‬ﻓِﻌ‪ ‬ﹲ ﻣ‪‬ﺎ ِﻰ( ‪a. Fi'il Madli‬‬

                                                    ‫ﻛﹶﺎﻥﹶ‬        ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺐ‪‬‬           ‫ﻫ‬
                                                                                ‫‪‬ﻮ‪‬‬
                    ‫ﺍﻟﻒ ﺍﺛﻨﲔ‬                         ‫ﻛﹶﺎﻧ‪‬ﺎ‬       ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪‬ﺎ‬     ‫‪‬ﻤ‪‬ﺎ‬‫ﻫ‬
                  ‫ﻭﺍﻭ ﺍﳉﻤﺎﻋﺔ‬                       ‫ﻧ‬
                                                ‫ﻛﹶﺎ‪‬ﻮ‪‬ﺍ‬             ‫ﺒ‬
                                                                 ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﻮ‪‬ﺍ‬        ‫ﻫ‬
                                                                               ‫‪‬ﻢ‪‬‬
             ‫ﺗﺎﺀ ﺗﺄﻧﺚ ﺍﻟﺴﺎﻛﻨﺔ‬                   ‫ﻛﹶﺎﻧ‪‬ﺖ‪‬‬         ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪‬ﺖ‪‬‬      ‫ﻫِﻲ‪‬‬
             ‫ﺗﺎﺀ ﺗﺄﻧﺚ ﺍﻟﺴﺎﻛﻨﺔ‬                    ‫ﻛﹶﺎﻧ‪‬ﺘ‪‬ﺎ‬        ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪‬ﺘ‪‬ﺎ‬       ‫ﻫ‬
                                                                              ‫‪‬ﻤ‪‬ﺎ‬
                  ‫ﻧﻮﻥ ﺍﻟﻨﺴﻮﺓ‬                         ‫ﹸ‪‬‬
                                                     ‫ﻛﻦ‬          ‫‪‬‬
                                                                 ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪‬ﻦ‬        ‫ﻫ‬
                                                                              ‫‪‬ﻦ‪‬‬
                   ‫ﺗﺎﺀ ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬                       ‫ﻛ‬
                                                ‫ﹸﻨ‪‬ﺖ‪‬‬           ‫‪‬‬
                                                                ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪‬ﺖ‬      ‫ﺍﹶﻧ‪‬ﺖ‪‬‬
                   ‫ﺗﺎﺀ ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬                      ‫ﻛﺘ‬
                                                ‫ﹸﻨ‪‬ﻤ‪‬ﺎ‬           ‫ﺘ‬
                                                               ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪‬ﻤ‪‬ﺎ‬       ‫ﺘ‬
                                                                             ‫ﺍﹶﻧ‪‬ﻤ‪‬ﺎ‬
                   ‫ﺗﺎﺀ ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬                      ‫ﻛﺘ‬
                                                 ‫ﹸﻨ‪‬ﻢ‪‬‬           ‫ﺘ‬
                                                                ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪‬ﻢ‪‬‬       ‫ﺘ‬
                                                                              ‫ﺍﹶﻧ‪‬ﻢ‪‬‬
                   ‫ﺗﺎﺀ ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬                       ‫ﻛ‬
                                                ‫ﹸﻨ‪‬ﺖِ‬           ‫ِ‬
                                                                ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪‬ﺖ‬      ‫ﺍﹶﻧ‪‬ﺖِ‬
                   ‫ﺗﺎﺀ ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬                      ‫ﻛﺘ‬
                                                ‫ﹸﻨ‪‬ﻤ‪‬ﺎ‬           ‫ﺘ‬
                                                               ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪‬ﻤ‪‬ﺎ‬       ‫ﺘ‬
                                                                             ‫ﺍﹶﻧ‪‬ﻤ‪‬ﺎ‬
                   ‫ﺗﺎﺀ ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬                    ‫ﻛ ﺘﻦ‬
                                                 ‫ﹸﻨ‪ ‬‬         ‫ﺘﻦ‬
                                                                ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪ ‬‬       ‫ﺘ‬
                                                                              ‫ﺍﹶﻧ‪‬ﻦ‪‬‬
                   ‫ﺗﺎﺀ ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬                   ‫ﻛﺖ‬
                                                ‫ﹸﻨ‪ ‬‬           ‫ﺖ‬
                                                                ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪ ‬‬        ‫ﺍﹶﻧ‪‬ﺎ‬
                   ‫ﻧﺎﺀ ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬                         ‫ﻛﻨ‬
                                                     ‫ﹸ‪‬ﺎ‬         ‫ﻛﹶﺘ‪‬ﺒ‪‬ﻨ‪‬ﺎ‬   ‫ﻧ‪‬ﺤ‪‬ﻦ‪‬‬



                                               ‫81‬
    Kata kerja yang digunakan untuk menyatakan pekerjaan yang
telah selesai atau memastikan suatu janji yang akan terjadi (khusus
janji Allah). Untuk membedakan fi'il ini dengan fi'il lainnya dapat
dilihat dari tanda atau huruf akhirnya yaitu :
                                     ‫ﻛﺘﺐ‬
 - Diakhiri dengan fathah seperti :  ‫ﹶ‬
                                ‫ﻛﺘﺒ‬
 - Diakhiri dengan alif mati : ‫ﺎ‬‫ﹶ‬
                                  ‫ﻛﺘﺒ‬
 - Diakluri dengan wawu mati : ‫ﺍ‬‫ﻮ‬‫ﹶ‬
                                          ‫ﻛﺘﺒ‬
 - Diakhiri dengan ta ta'nits sakinah : ‫ﺖ‬‫ﹶ‬
                              ‫ﻛﺘ ﺘ ﻛﺘ ﺖ ﺗ ﺗﻦ ﺗﻤ ﺕ ﺕ ﺕ‬
 - Diakhiri dengan ta' fa'il (ِ ،  ،  ، ‫ﺎ‬  ،   ، ‫ﻢ‬) :  ‫ﺒ‬‫ ، ﹶ‬‫ﻢ‬‫ﺒ‬‫ﹶ‬
                                 ‫ﻛﺘ ﻨ ﻧ‬
 - Diakhiri dengan na' fa'il (‫ﺎ‬) : ‫ﺎ‬‫ﺒ‬‫ﹶ‬
    Lebih jelasnya fi'il madli ini terdiri dari 14 jenis sesuai dengan
subyeknya (fa'ilnya).
    Yang menjadi patokan dari ke-14 fi'il ini adalah fi'il madhi
                    ‫ﻛﺘﺐ ﻫﻮ‬
dengan dhomir   ( ‫ ) ﹶ‬huruf pertama dinamakan fa' fi'il, huruf
kedua disebut 'ain fi'il dan huruf ketiga disebut lam fi'il, hal ini
                        ‫ﻓﻌﻞ‬
diambil dari lafadz ( ‫ ﹶ‬ ‫.)ﹶ‬
    Huruf tambahan di akhir menunjukkan jenis subyeknya bertu-
rut-turut : alif itsnain (alif menunjukkan dua), wawu jama'ah (huruf
wawu menunjukkan jamak), ta' ta'nits sakinah (huruf ta' yang
menunjuk wanita dan huruf tersebut mati/disukun), nun niswah
(huruf nun menunjukkan wanita banyak), ta' fa'il (huruf ta' yang
menunjukkan subyeknya), na' fa'il (huruf na' yang menunjukkan
subyeknya).

                  ‫ﻓ ﻞ ﻣ ﻀ ﺭﻉ‬
b. Fi'il Mudlore ( ِ ‫ﺎ‬  ‫ ﹲ‬‫ )ِﻌ‬Kata Kerja Sekarang/Akan
    Datang.
    Fi'il mudlore adalah kata kerja yang digunakan untuk
menunjukkan pekerjaan yang sedang berlangsung atau akan
datang. Untuk membedakan bahwa kata tersebut menunjukkan
sedang atau akan, biasanya untuk fi'il mudlore akan datang diawali
                 ‫ﺱ‬                       ‫ﺳﻑ‬
oleh sin tanfis ( ) atau saufa taswif (  ‫ﻮ‬ ) yang berarti akan, atau
di akhir kalimatnya dibubuhi dengan keterangan waktu yang berarti



                                      19
                       ‫ﹶﺪ‬              ‫ﺑ ﺪ ﻗﻠ ﻞ‬
akan datang seperti ‫ﺍ‬ ‫( ﻏ‬besok), ٍ ‫ ﹶِﻴ‬ ‫ﻌ‬ (sebentar lagi) dan
sebagainya.
   Kata kerja ini sangat spesifik dan sangat mudah dibedakan
dengan kata kerja lainnya karena pasti diawali oleh salah satu huruf
                                                   ‫ﺍﻧ ﺖ‬
mudloro'ah yaitu (‫ )ﺍ ، ﻥ ، ﻱ ، ﺕ‬bisa disingkat  ‫ﻴ‬‫ ﹶ‬dan diakhiri
dengan :
                                  ‫ﻧ ﺒﺪ‬
 - Dhomah/fathah/sukun (mati) :  ‫ﻌ‬
   ‫ﺎﻥ‬         ‫ﻟ ﻳﻜﺬﺑ ﻳﻜﺬﺑ ﻥ ـ‬
 - ِ ‫ ـﹶ‬atau ‫ﺎ ِ : َﺎ‬‫ ﹶ ﱢ‬ ، ‫ﺎ‬‫ ﹶ ﱢ‬ ‫ﹶﻦ‬
   ‫ـﻥ‬            ‫ﻟ ﻳ ﻣﻨ ﻳ ﻣﻨ ﻥ ـ‬
 - ‫ ﹶ‬‫ ُﻮ‬atau ‫ﺍ‬‫ ﹶ : ُﻮ‬‫ﻮ‬ِ ‫ﺆ‬ ، ‫ﺍ‬‫ﻮ‬ِ ‫ﺆ‬ ‫ﹶﻦ‬
   Seperti fi'il madli, fi'il mudlore juga dibagi 14 sesuai fa'ilnya :

                                                    ‫ﺘﺐ‬
                                                     ‫ﻜﹾ‬‫ﻳ‬               ‫ﻮ‬‫ﻫ‬
                   ‫ﺍﻟﻒ ﺍﺛﻨﲔ‬                                ‫ﺘ‬
                                                   ِ‫ﺎﻥ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﻳ‬         ‫ﺎ‬‫ﻤ‬   ‫ﻫ‬
                   ‫ﻭﺍﻭ ﺍﳉﻤﻊ‬                   ‫ﻥﹶ‬‫ﻮ‬‫ﻜﹾ‬‫ﻳ‬  ‫ﺘﺒ‬             ‫ﻢ‬ ‫ﻫ‬
                                                     ‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬
                                                    ‫ﺘﺐ‬                 ‫ﻫِﻲ‬
                   ‫ﺍﻟﻒ ﺍﺛﻨﲔ‬                                ‫ﺘ‬
                                                  ِ‫ﺎﻥ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬          ‫ﺎ‬‫ﻤ‬   ‫ﻫ‬
                  ‫ﻧﻮﻥ ﺍﻟﻨﺴﻮﺓ‬                               ‫ﺘ‬
                                                       ‫ﻦ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﻳ‬        ‫ﻦ‬  ‫ﻫ‬
                                                    ‫ﺘﺐ‬
                                                     ‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬         ‫ﺖ‬‫ﺍﹶﻧ‬
                    ‫ﺍﻟﻒ ﺍﺛﻨﲔ‬                   ِ‫ﺎﻥ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬  ‫ﺘ‬        ‫ﺎ‬‫ﻤ‬‫ﺍﹶﻧ‬‫ﺘ‬
                    ‫ﻭﺍﻭ ﺍﳉﻤﻊ‬                 ِ‫ﻥ‬‫ﻮ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬  ‫ﺘﺒ‬                 ‫ﺘ‬
                                                                      ‫ﻢ‬‫ﺍﹶﻧ‬
                          ‫ﺀ‬
                  ‫ﺎ ُ ﺍﳌﺨﺎﻃﺒﺔ‬‫ﻳ‬                 ‫ﻦ‬‫ﺒِﻴ‬‫َﺗﻜﹾ‬‫ﺘ‬         ِ‫ﺖ‬‫ﺍﹶﻧ‬
                    ‫ﺍﻟﻒ ﺍﺛﻨﲔ‬                     ِ‫ﺎﻥ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬‫ﺘ‬        ‫ﺎ‬‫ﻤ‬‫ﺍﹶﻧ‬‫ﺘ‬
                  ‫ﻧﻮﻥ ﺍﻟﻨﺴﻮﺓ‬                               ‫ﺘ‬
                                                      ‫ﻦ‬‫ﺒ‬‫َﺗﻜﹾ‬       ‫ﺘﻦ‬
                                                                       ‫ﺍﹶﻧ‬
                                                           ‫ﺘ‬
                                                     ‫ﺐ‬‫ﺍﹶﻛﹾ‬               ‫ﺎ‬‫ﺍﹶﻧ‬
                                                    ‫ﺐ‬‫ﻜﹾ‬‫ﻧ‬‫ﺘ‬       ‫ﻦ‬‫ﺤ‬‫ﻧ‬
   Huruf asli dan fi'il disini adalah kaf, ta', dan ba'.




                                            20
                  ‫ﻓﻞﺍﺮ‬
c. Fi'il Amar (ٍ ‫ ﹸ ﹶﻣ‬‫ )ِﻌ‬Kata Perintah.
    Digunakan untuk memerintah orang ke-II (yang diajak bicara)
untuk pekerjaan yang belum dikerjakan. Karena pelakunya yang
akan mengerjakan perintah hanya orang kedua, maka fi'il ini hanya
terdiri dari 6 jenis.
                               ‫ﺍ ﺘ‬
                         ‫ﺒِﻲ‬‫ﹸﻛﹾ‬        ِ
                                         ‫ﺖ‬‫ﺍﹶﻧ‬        ‫ﺐ‬‫ﹸﻛﹾ‬‫ﺍ ﺘ‬     
                                                                    ‫ﺖ‬‫ﺍﹶﻧ‬
                               ‫ﺍ ﺘ‬
                            ‫ﺎ‬‫ﺒ‬‫ﹸﻛﹾ‬         ‫ﺘ‬
                                         ‫ﺎ‬‫ﻤ‬‫ﺍﹶﻧ‬           ‫ﺍ ﺘ‬
                                                         ‫ﺎ‬‫ﺒ‬‫ﹸﻛﹾ‬       ‫ﺘ‬
                                                                    ‫ﺎ‬‫ﻤ‬‫ﺍﹶﻧ‬
                               ‫ﺍ ﺘ‬
                          ‫ﻦ‬‫ﺒ‬‫ﹸﻛﹾ‬        ‫ﺘﻦ‬
                                           ‫ﺍﹶﻧ‬          ‫ﺍ ﺘﺒ‬
                                                       ‫ﺍ‬‫ﻮ‬‫ﹸﻛﹾ‬        ‫ﺘ‬
                                                                     ‫ﻢ‬‫ﺍﹶﻧ‬
   Fi'il amar ini hasil transformasi dari fi'il mudhore, maka tidak
memiliki ciri khusus, tetapi cara membuat fi'il amar dari fi'il mu-
dlore akan dibahas pada bab khusus.

Latihan 6.
   Seperti latihan sebelumnya, namun jika menemukan fi'il dise-
butkan Jenis fi'il apa.
Contoh :
                                 ‫ﻘﻝ ﻨ‬                  ‫ﻨ‬
                   (۷ : ‫ﺎ )ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ‬‫ ﹸ ﺃﻣ‬‫ ﹸﻮ‬‫ ﻳ‬‫ﻦ‬‫ﺎﺱِ ﻣ‬‫ ﺍﻟ‬‫ﻣِﻦ‬‫ﻭ‬
  Orang yang                =                                   ‫ﻢ‬
                                        ِ‫ﺎﻗِﻞ‬‫ﻝِ ﻟِﻠﹾﻌ‬‫ﺻﻮ‬‫ﻮ‬‫ ﺍﻟﹾﻤ‬ ‫= ﺍِﺳ‬         ‫ﻦ‬‫ﻣ‬
  Berkata                   =                                 ‫ﻞﻣ‬
                                                       ٍ‫ﺎﺭِﻉ‬‫ﻀ‬ ‫ ﹸ‬‫= ﻓِﻌ‬            ‫ﻘ‬
                                                                               ‫ﻝﹸ‬‫ ﹸﻮ‬‫ﻳ‬
  Kami telah beriman        =                              ٍ‫ﺎﺽ‬‫ﻞﹸ ﻣ‬‫= ﻓِﻌ‬          ‫ﻨ‬
                                                                                 ‫ﺎ‬‫ﺃﻣ‬

B. Pembagian Fi'il Berdasarkan Ada Tidaknya Subyek.
   Kata kerja aktif telah dibahas di depan, tinggal mengulas kata
kerja pasif. Fi'il amar tidak mungkin pasif karena setiap perintah
pasti ada yang diperintahkan.
                                ‫ﻣﻌﻠﻮﻡ‬
                                ‫ﳎﻬﻮﻝ‬                       ‫ﻣﺎﺿﻰ‬
                                                                                     ‫ﻓﻌﻞ‬
                                ‫ﻣﻌﻠﻮﻡ‬                    ‫ﻣﻀﺎﺭﻉ‬
                                ‫ﳎﻬﻮﻝ‬

                                        21
   Kata kerja aktif telah dibahas di depan, tinggal mengulas kata
kerja pasif. Fi'il amar tidak mungkin pasif karena setiap perintah
pasti ada yang diperintahkan.
   Kata kerja pasif merupakan hasil dari perubahan tanda (syakal)
kata kerja aktif sedangkan susunan hurufnya tetap. Berikut ini da-
pat dilihat cara membuat fi'il majhul (pasif) dari fi'il ma'lum (aktif).
1) Fi'il madhi majhul
   - Huruf pertama dhommah
   - Huruf sebelum akhir kasroh
   - Huruf akhir tetap.
   Contoh :
                                   ‫ﻓﻌﻞ ﳎﻬﻮﻝ‬                       ‫ﻓﻌﻞ ﻣﻌﻠﻮﻡ‬
                                         ‫ﹸﺘِﺐ‬ ‫ﻛ‬                       ‫ﺐ‬‫ﻛﹶﺘ‬
                                                ‫ﻧ‬
                                            ‫ﺰِﻝﹶ‬                         ‫ﹶ‬
                                                                          ‫ﻝ‬‫ﺰ‬‫ﻧ‬
                                                ‫ﺍ‬
                                      ‫ﻔِﺮ‬‫ﻐ‬‫ﺘ‬‫ﹸﺳ‬                    
                                                                     ‫ﻔﹶﺮ‬‫ﻐ‬‫ﺘ‬‫ﺍِﺳ‬

2) Fi'il mudlore majhul
   - Huruf mudlore dhomah
   - Huruf asli sebelum akhir fathah
   - Huruf akhir tetap (sama dengan ma'lum).
   Contoh :
                           ‫ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﳎﻬﻮﻝ‬                ‫ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﻣﻌﻠﻮﻡ‬
                                      ‫ﺐ‬‫ﻜﹾﺘ‬ ‫ﻳ‬                     ‫ﻜﹾ‬‫ﻳ‬
                                                                   ‫ﺘﺐ‬
                                        ‫ﻳ ﺮ‬
                                    ‫ﻥﹶ‬‫ﻭ‬ ‫ﺄﹾﻣ‬                   ‫ﻣﺮ ﹶ‬
                                                                  ‫ﻥ‬‫ﻭ‬  ‫ﺄﹾ‬‫ﻳ‬

C. Pembagian Fi'il Mudlore
    Berdasarkan pada huruf dan tanda akhirnya fi'il mudlore dibagi
menjadi 4 bagian, yaitu : fi'il shohih akhir, fi'il mu'tal akhir, af'alul
khomsah dan mudlore mabni dengan sukun.
    Fi'il mudlore digolongkan ke dalam fi'il shohih akhir apabila
fa'ilnya (subyeknya) dan huruf akhirnya bukan wawu mati, alif
mati atau ya mati. Tanda pada huruf akhir fi'il shohih akhir ini
adalah : dhommah, fathah atau sukun.
    Fi'il mudlore yang digolongkan ke dalam fi'il mu'tal akhir apa-


                                    22
bila subyek dan huruf akhirnya wawu mati, alif mati atau ya' mati.
Ketiga huruf ini disebut huruf illat (penyakit).
     Fi'il mudlore digolongkan ke dalam af'alul khomsah apabila
fi'il-fi'il tersebut bertemu dengan alif itsnain, wawu jamak dan ya'
mukhotobah serta dicirikan dengan adanya huruf nun di akhirnya.
Dinamakan af'alul khomsah karena fi'ilnya berjumlah lima buah,
meskipun sebenarnya ada 7 buah, tetapi ada 3 buah fi'il yang ben-
tuknya sama sehingga digolongkan satu jenis, yaitu untuk dhomir
muannats, mudzakkar dan muannats.
     Digolongkan fi'il mudlore mabni dengan sukun karena huruf
akhir dari fi'il tersebut tandanya tidak akan berubah meskipun ke-
masukan huruf nashob atau huruf jazm karena niswah yang me-
nempel pada fi'il tersebut tidak pernah terlepas.
          ‫ﻜﹾ‬‫ﻳ‬
         ‫ﺘﺐ‬                 ‫ﻮ‬‫ﻫ‬
            ‫ﺘ‬
         ‫ﺐ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬           ‫ﻫِﻲ‬
            ‫ﺘ‬
         ‫ﺐ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬          ‫ﺖ‬‫ﺍﹶﻧ‬                 ‫ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻻﺧﺮ‬
            ‫ﺘ‬
          ‫ﺐ‬‫ﺍﹶﻛﹾ‬             ‫ﺎ‬‫ﺍﹶﻧ‬
            ‫ﺘ‬
         ‫ﺐ‬‫ﻜﹾ‬‫ﻧ‬         ‫ﻦ‬‫ﺤ‬‫ﻧ‬
                                                                 ‫ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ‬
                ‫ﻋ‬
             ‫ﻮ‬ ‫ﺪ‬‫ﻳ‬
         ‫ﻰ‬‫ﺸ‬‫ﺨ‬‫ﻳ‬              ‫، ﻱ‬‫، ﻯ‬‫ﻣﻌﺘﻞ ﺍﻻﺧﺮ )ﺣﺮﻑ ﻋﻠﺔ = ﻭ‬
          ِ ‫ﺘ‬
          ‫ﺎﻥ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﻳ‬       ‫ﺎ‬‫ﻤ‬  ‫ﻫ‬
                 ‫ﺘ‬
          ِ‫ﺎﻥ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬           ‫ﺘ‬
                         ‫ﺎ‬‫ﻤ‬‫ﺍﹶﻧ‬
         ‫ﺘﺒ ﹶ‬
        ‫ﻥ‬‫ﻮ‬‫ﻜﹾ‬‫ﻳ‬           ‫ﻢ‬ ‫ﻫ‬              ‫ﻣﻦ ﺍﻻﻓﻌﺎﻝ ﺍﳋﻤﺴﺔ‬
               ‫ﺘﺒ‬
        ‫ﻥﹶ‬‫ﻮ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬             ‫ﺘ‬
                           ‫ﻢ‬‫ﺍﹶﻧ‬
                 ‫ﺘ‬
           ‫ﻦ‬‫ﺒِﻴ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬   ِ‫ﺖ‬‫ﺍﹶﻧ‬
             ‫ﺘ‬
            ‫ﻦ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﻳ‬        ‫ﻫﻦ‬
                                              ‫ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ‬
                 ‫ﺘ‬
            ‫ﻦ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬          ‫ﺘ‬
                          ‫ﻦ‬‫ﺍﹶﻧ‬
   Dengan mengetahui pembagian fi'il mudlore seperti di atas kita


                                         23
dapat mengetahui pula berbagai perubahan tanda yang berkaitan
dengan fi'il-fi'il tersebut yang akan dibahas pada bab selanjutnya.

D. Cara membuat fi'il amar dari fi'il mudlore :
   Seperti telah dikemukakan di depan bahwa fi'il amar tidak
mempunyai ciri yang khas, dikarenakan fi'il tersebut merupakan
hasil transformasi (perubahan) dari fi'il mudlore.
   Adapun cara membuat fi'il amar dan fi'il mudlore dapat disimak
seperti berikut :
            ‫ﻓﻌﻞ ﺍﻣﺮ‬         ‫ﺿﻤﲑ‬              ‫ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ‬
  ‫ﻠِﺲ‬‫ ، ﺍِﺟ‬‫ﺐ‬‫ﹸﻛﹾ‬  ‫ﺍ ﺘ‬     ‫ﺖ‬‫ﺍﹶﻧ‬       ِ‫ﺠﻠ‬‫ ، ﺗ‬‫ﺐ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬
                                         ‫ﺲ‬               ‫ﺘ‬       ‫۱. ﻓﻌﻞ ﺻﺤﻴﺢ / ﻣﻌﺘﻞ‬
                   ‫ﺍﻉ‬
       ‫ ، ﻗﹶﺎﺗِﻞﹾ‬ ‫ﹸﺩ‬                     ‫ﻋ ﺗ ﻞ‬
                                           ‫ﻘﹶﺎﺗِ ﹸ‬ ، ‫ﻮ‬ ‫ﺪ‬‫ﺗ‬
                     ‫ﺍ ﺘ‬
                  ‫ﺎ‬‫ﺒ‬‫ﹸﻛﹾ‬        ‫ﺘ‬
                             ‫ﺎ‬‫ﻤ‬‫ﺍﹶﻧ‬                ِ ‫ﺘ‬
                                                     ‫ﺎﻥ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬
                    ‫ﺍ ﺘﺒ‬
               ‫ﺍ‬‫ﻮ‬‫ﹸﻛﹾ‬          ‫ﺘ‬
                               ‫ﻢ‬‫ﺍﹶﻧ‬                   ‫ﺘﺒ‬
                                                    ‫ﻥﹶ‬‫ﻮ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬           
                                                                   ِ‫ﺔ‬‫ﺴ‬‫ﺎﻝِ ﺍﻟﹾﺨﻤ‬‫ ﺍﹶﻓﹾﻌ‬‫۲. ﻣِﻦ‬
                     ‫ﺍ ﺘ‬
               ‫ﺒِﻲ‬‫ﹸﻛﹾ‬      ِ‫ﺖ‬‫ﺍﹶﻧ‬                   ‫ﺘ‬
                                                     ‫ﻦ‬‫ﺒِﻴ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬
                     ‫ﺍ ﺘ‬
                  ‫ﺎ‬‫ﺒ‬‫ﹸﻛﹾ‬        ‫ﺘ‬
                             ‫ﺎ‬‫ﻤ‬‫ﺍﹶﻧ‬                ِ ‫ﺘ‬
                                                     ‫ﺎﻥ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬
                     ‫ﺍ ﺘ‬
                ‫ﻦ‬‫ﺒ‬‫ﹸﻛﹾ‬         ‫ﺘ‬
                              ‫ﻦ‬‫ﺍﹶﻧ‬                     ‫ﺘ‬
                                                      ‫ﻦ‬‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬‫ﺗ‬    ‫۳. ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ‬
1. Awalan
   - Buang huruf mudlore
   - Bila huruf sesudahnya mati datangkan di depannya hamzah
     washol (‫)ﺃ‬
   - Bila huruf sesudahnya hidup tidak ditambah apa-apa
   - Jika huruf 'ain fi'il dhommah, hamzah washol diberi tanda
     dhommah
   - Jika huruf 'ain fi'il fathah/kasroh hamzah washol diberi tanda
     kasroh.
2. Akhiran
   - Jika berasal dari fi'il shohih, ganti dhommah dengan sukun
   - Jika berasal dari fi'il mu'tal, buang huruf illat
   - Jika berasal dan af'alul khomsah, buang huruf nun, jika
     sebelum nun ada wawu mati, tambah alif fariqoh
   - Jika dari fi'il mabni, tetap (tidak ditambah tidak dikurangi)



                                               24
  ‫: ‪Contoh‬‬
                            ‫ﺇِﻫ‪‬ﺪِ‬           ‫۲‬          ‫ﺇِﻫ‪‬ﺪِﻯ‬              ‫ﺗ‪‬ﻬ‪‬ﺪِﻯ ۱‬
                           ‫ﺍ ‪‬ﻠ‬
                        ‫ﹸﺩ‪‬ﺧﹸﻮ‪‬ﺍ‬             ‫۲‬           ‫ﺍ ‪‬ﻠ‬
                                                     ‫ﹸﺩ‪‬ﺧﹸﻮ‪‬ﻥﹶ‬                     ‫‪‬ﻠ‬
                                                                             ‫ﺗ‪‬ﺪ‪‬ﺧﹸﻮ‪‬ﻥﹶ ۱‬
‫.7 ‪Latihan‬‬
                                        ‫ﺍ‬
                         ‫ﺑِﻤ‪‬ﺎ ﹸﻧ‪‬ﺰِﻝﹶ ﺍِﻟﹶﻴ‪‬ﻚ‪‬‬
             ‫= ‪Dengan‬‬                                            ‫= ﺣ‪‬ﺮ‪‬ﻑ‪ ‬ﺟ‪ ‬‬
                                                                 ‫ﺮ‬                     ‫ﺏِ‬
      ‫= ‪Apa-apa yang‬‬                                           ‫‪‬‬        ‫ﻢ‬
                                       ‫= ﺍِﺳ‪  ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﻮ‪‬ﺻﻮ‪‬ﻝِ ﻟِﻐ‪‬ﻴ‪‬ﺮِ ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﺎﻗِﻞِ‬        ‫ﻣ‪‬ﺎ‬
        ‫= ‪Diturunkan‬‬                                ‫ﻞﻣ ﻉ ﻬ‬
                                               ‫= ﻓِﻌ‪ ‬ﹲ ‪‬ﻀ‪‬ﺎﺭِ ‪ ‬ﻣ‪‬ﺠ‪ ‬ﻮ‪‬ﻻﹰ‬                ‫ﺍ‬
                                                                                     ‫ﹸﻧ‪‬ﺰِﻝﹶ‬
             ‫= ‪Kepada‬‬                                            ‫ﺮ‬
                                                                 ‫= ﺣ‪‬ﺮ‪‬ﻑ‪ ‬ﺟ‪ ‬‬         ‫ﺍِﻟﹶﻰ‬
                ‫= ‪Mu‬‬       ‫ﻤﺨ ﹶ‬             ‫ﻤﺘ‬                      ‫ﻢ ‪‬‬
                         ‫= ﺍِﺳ‪  ‬ﺍﻟﻀﻤِﻴ‪‬ﺮِ ﺍﻟﹾﺒ‪‬ﺎﺭِﺯِ ﺍﻟﹾ ‪‬ﺼِﻞِ ﻟِﻠﹾ ‪ ‬ﺎﻃﺐِ‬           ‫ﻙ‪‬‬




                                     ‫52‬
                         BAB 4
                         ‫ﺓ‬             ‫ﺠ ﺔ‬
                         ‫ ﹸ‬‫ﺪ‬‫ﻔِﻴ‬‫ﻠﹶ ﹸ ﺍﻟﹾﻤ‬‫ﻤ‬ ‫ﺍﹶﻟﹾ‬
                    KALIMAT SEMPURNA

   Kalimat sempurna adalah susunan kata yang mengandung
pengertian tertentu yang dapat dipahami oleh lawan bicara. Susu-
nan kata yang paling sederhana dan memenuhi persyaratan dalam
definisi ini 3, yaitu : ‫ ﺍﺳﻢ + ﻓﻌﻞ؛ ﺍﺳﻢ + ﺍﺳﻢ‬dan ‫ , ﻓﻌﻞ + ﺍﺳﻢ‬sedangkan
huruf fungsinya hanya sebagai penyempurna makna kalimat terse-
but. Susunan kalimat yang diawali isim (‫ )ﺍﺳﻢ‬dengan kata lain isim
                                                    ‫ ﻠﺔ ِ ﻤﻴﺔ‬ ‫ﺍ‬
sebagai pokok pembicaraan disebut jumlah ismiyyah ( ‫ ﹸ‬ِ ‫ﹶ ﹸ ﺍﻟﹾﺈﺳ‬‫,)ﹶﻟﹾﺠﻤ‬
sedangkan yang diawali oleh fi'il disebut dengan jumlah fi'liyyah
 ‫ ﻠﺔ ﻔ ﻠﻴﺔ‬ ‫ﺍ‬
(‫ ﹸ‬ِ‫ﹶ ﹸ ﺍﻟﹾ ِﻌ‬‫.)ﹶﻟﹾﺠﻤ‬

                    ‫ ﻠﺔ ِ ﻤﻴﺔ‬ ‫ﺍ‬
A. Jumlah Ismiyyah (‫ ﹸ‬ِ ‫ﹶ ﹸ ﺍﻟﹾﺈﺳ‬‫)ﹶﻟﹾﺠﻤ‬
a. Susunan ‫ﺍﺳﻢ + ﺍﺳﻢ‬
a) Apabila tidak didahului dengan huruf jar, inna dan saudaranya
   (‫ﺎ‬‫ )ﺇﻥ ﻭ ﺃﺧﻮﺍ‬dan kaana dan saudaranya (‫ﺎ‬‫ )ﻛﺎﻥ ﻭ ﺃﺧﻮﺍ‬maka isim
                                                  ‫ﻣ ﺘﺪ ﺀ‬
   pertama (pokok pembicaraan) disebut mubtada' ( ٌ ‫ﺍ‬ ‫ﺒ‬ ) dan isim
   berikutnya yang menerangkan mubtada' disebut khobar mub-
          ‫ﺧﺒﺮ ﻤ ﺘﺪ ﺀ‬
   tada' (ِ ‫ﺍ‬ ‫ﺒ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬  ).
                                               ‫ﻋﻠﻲ ﻗ ِﻢ‬
   Contoh : ‫ ، ﻋﻠﻲ = ﻣﺒﺘﺪﺍﺀ ؛ ﻗﺎﺋﻢ = ﺧﱪ ﺍﳌﺒﺘﺪﺍﺀ‬ ‫ ﹶﺎﺋ‬ ِ
   Perbedaan antara mubtada' dan khobarnya adalah biasanya
   mubtada itu isim ma'rifat sedangkan khobarnya dalam bentuk
   nakiroh.
b) Apabila susunan tersebut diawali dengan huruf jar, maka huruf
   jar dengan isim sesudahnya menduduki jabatan khobar yang
   dikedepankan (‫ ,)ﺧﱪ ﺍﳌﻘﺪﻡ‬sedangkan isim berikutnya yang
   dikebelakangkan (‫ )ﻣﺒﺘﺪﺍﺀ ﺍﳌﺄﺧﺮ‬justru yang menjadi pokok
   pembicaraan.


                                      26
                            ‫ﻋﻠﻲ‬               ‫ﺒﺖ‬          ‫ﻓ ﺒ ﺖ ﻋﻠﻲ ﻓ‬
    Contoh : ‫ = ﻣﺒﺘﺪﺍﺀ ﺍﳌﺄﺧﺮ‬ ِ ‫ ِ = ﺧﱪ ﺍﳌﻘﺪﻡ ؛‬‫ﻴ‬‫ ، ِﻰ + ﺍﻟﹾ‬ ِ ِ ‫ﻴ‬‫ِﻰ ﺍﻟﹾ‬
c) Apabila diawali oleh inna dan saudaranya ( ‫ﺎ‬‫ )ﺇﻥ ﻭ ﺃﺧﻮﺍ‬yaitu :
        ‫ﻞ‬               ‫ﻥ ﻥ ﻥ ﻦ‬
    ‫ ﱠ، ﻻﹶ‬‫، ﻟﹶﻌ‬‫ﺖ‬‫، ﻟﹶﻴ‬ ِ‫ ﺇِ ﱠ، ﺃﹶ ﱠ، ﻛﹶﺄﹶ ﱠ، ﻟﹶﻜ‬yang semuanya adalah huruf, maka
    isim yang pertama disebut dengan isim inna dan saudaranya
    (‫ﺎ‬‫ )ﺍﺳﻢ ﺇﻥ ﻭ ﺃﺧﻮﺍ‬dan isim yang menerangkan isim inna disebut
    khobar inna dan saudaranya (‫ﺎ‬‫.)ﺧﱪ ﺇﻥ ﻭ ﺃﺧﻮﺍ‬
                                                 ‫ﺇﻥ ﻣﺤﻤﺪ ﺭﺳ ﻝ‬
    Contoh : ‫ ﹲ ، ﺇﻥ + ﳏﻤﺪﺍ = ﺇﺳﻢ ﺇﻥ ؛ ﺭﺳﻮﻝ = ﺧﱪ ﺇﻥ‬‫ﻮ‬  ‫ﺍ‬    ‫ِ ﱠ‬
d) Apabila diawali dengan kana dan saudaranya ( ‫ﺎ‬‫ )ﻙﺍﻥ ﻭ ﺃﺧﻮﺍ‬yaitu
   yang semuanya adalah fi'il, maka isim yang pertama disebut
   isim kana dan saudaranya (‫ﺎ‬‫ )ﺍﺳﻢ ﻛﺎﻥ ﻭ ﺃﺧﻮﺍ‬dan isim berikutnya
    disebut khobar kana & saudaranya (‫ﺎ‬‫.)ﺧﱪ ﻛﺎﻥ ﻭ ﺃﺧﻮﺍ‬
                                                    ‫ﻛ ﻥ ﷲ ﻋﻠ ﻤ‬
    Contoh : ‫ﺎ ، ﻛﺎﻥ + ﺍﷲ = ﺍﺳﻢ ﻛﺎﻥ ؛ ﻋﻠﻴﻤﺎ = ﺧﱪ ﻛﺎﻥ‬ ‫ِﻴ‬ ُ ‫ﹶﺎ ﹶ ﺍ‬

b. Susunan ‫ﺍﺳﻢ + ﻓﻌﻞ‬
      Susunan ini digolongkan jumlah isimiyyah karena yang menjadi
topik pembicaraan adalah isim, sedangkan khobarnya berupa kali-
mat lagi (karena setiap kata kerja ( ‫ )ﻓﻌﻞ‬aktif memerlukan subyek).
Sehingga jika di depannya tidak ada huruf jar, inna dan saudaranya,
kaana dan saudaranya, maka isim ini disebut mubtada' ( ٌ ‫ﺍ‬ ‫ﺒ‬ )‫ﻣ ﺘﺪ ﺀ‬
sedangkan fi'il bertindak sebagai khobar dalam bentuk kalimat
 ‫ ﻠﺔ‬ ‫ﺧﺒﺮ‬
(ِ ‫ﹶ‬‫ ﺍﻟﹾﺠﻤ‬  ), di mana kata ganti yang menjadi subyek yang terdapat
dalam fi'il tersebut akan kembali ke mubtada'nya.
                                             ‫ﷲ ﻳ ﺘ ﺰﺀ ﺑﻬ‬
Contoh : ‫ ، ﺍﷲ = ﻣﺒﺘﺪﺍﺀ ؛ ﻳﺴﺘﻬﺰﺀ = ﺧﱪ ﺍﳉﻤﻠﺔ‬‫ ِ ُ ِ ِﻢ‬‫ﻬ‬‫ﺴ‬ ُ ‫ﺍ‬



                     ‫ﺍ ﺠ ﻠﺔ ﻔ ﻠﻴﺔ‬
B. Jumlah Fi'liyyah (‫ ﹸ‬ِ ‫ ﹶ ﹸ ﺍﻟﹾ ِﻌ‬‫ﻤ‬ ‫)ﹶﻟﹾ‬
   Susunannya hanya satu yaitu : ‫ ﻓﻌﻞ + ﺍﺳﻢ‬hanya saja fi'il terbagi
dua yaitu fi'il ma'lum (kata kerja aktif) dan fi'il majhul (kata kerja
pasif) seperti yang telah dipaparkan di muka.


                                          27
    Apabila fi'ilnya ma'lum, maka isim yang sesudahnya disebut
       ‫ﻓ ﻋﻞ‬
fa'il (‫ )ﹶﺎ ِ ﹲ‬atau subyek, sedangkan jika fi'ilnya majhul maka isim
                                                    ‫ﻧ ِﺐ ﻔ ﻋﻞ‬
yang datang sesudahnya disebut pengganti fa'il (ِ ِ ‫ ﺍﻟﹾ ﹶﺎ‬ ‫ﺎﺋ‬). Antara
fa'il dan naibul fa'il untuk tiap fi'il bentuknya sama. Untuk itu yang
akan dibedakan hanya fa'il.

- Fail (Subyek)
1. Fa'il Fi'il Madhi
    Fa'il dan fi'il madhi adalah dhomir baariz ( ‫ )ﺿﻤﲑ ﺑﺎﺭﺯ‬yaitu alif
itsnain, wawu jamak, nun niswah, ta' fa'il dan na' fa'il, kecuali un-
              ‫ﻫﻮ‬      ‫ﻛﺘﺒ ﻫﻲ‬       ‫ﻛﺘﺐ‬
tuk dhomir   dan  ِ (‫ﺖ‬‫ ﹶ‬dan  ‫ ) ﹶ‬fa'ilnya dapat berupa isim
dhohir (mufrod, mutsana atau jamak) atau isim dhomir mustatir
                                                    ‫ﻫﻮ‬      ‫ﻫﻲ‬
jawaz (‫ )ﺍﺳﻢ ﺿﻤﲑ ﻣﺴﺘﺘﺮ ﺟﻮﺍﺯﺍ‬yang dikira-kirakan ke   atau  ِ .
Contoh :
                                                                 ‫ﺮ‬            ‫ﻥﻟ‬
                                                              ‫ﺍ‬‫ﻭ‬ ‫ ﻛﹶﻔﹶ‬‫ﻦ‬‫ﺇِ ﱠ ﺍﱠﺬِﻳ‬
                                                     ‫= ﺣﺮﻑ ﺗﻮﻛﻴﺪ‬                 ‫ﺇﻥ‬
                       ‫= ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻮﺻﻮﻝ ﻻﺳﻢ ﺍﳉﻤﻊ ﺍﳌﺬﻛﺮ ﻭ ﻫﻮ ﺍﺳﻢ ﺇﻥ‬               ‫ﺍﻟﺬﻳﻦ‬
                      ‫ﻛﻔﺮﻭﺍ = ﻓﻌﻞ ﻣﺎﺽ ﻣﻌﻠﻮﻡ ﻭ ﻓﺎﻋﻠﻪ ﺿﻤﲑ ﺑﺎﺭﺯ ﻭﺍﻭ ﺍﳉﻤﺎﻋﺔ‬
 ‫ﺻﻠﻰ ﺍﷲ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ؛ ﺳﻠﻢ = ﻓﻌﻞ ﻣﺎﺽ ﻣﻌﻠﻮﻡ ﻭ ﻓﺎﻋﻠﻪ ﺿﻤﲑ ﻣﺴﺘﺘﺮ ﺟﻮﺍﺯﺍ ﺗﻘﺪﻳﺮﻩ ﻫﻮ‬

2. Fa'il Fi'il Mudlore
   Fa'il fi'il mudlore adalah dhomir mustatir wujuban (kata ganti
yang harus tersembunyi) yang dikira-kirakan kepada dhomir bariz
munfashil untuk tempat rofa' ( ..،‫ ,)ﻫﻮ، ﳘﺎ، ﻫﻢ، ﺍﻧﺖ‬kecuali untuk
dhomir ‫ ﻫﻮ‬dan ‫ ﺗﻜﺘﺐ( ﻫﻲ‬dan ‫ )ﻳﻜﺘﺐ‬fa'ilnya dapat berupa isim dhohir
atau isim dhomir mustatir jawaz (yang dikira-kirakan ke dhomir ‫ﻫﻮ‬
atau ‫.)ﻫﻲ‬
Contoh :
                                                                ‫ﻳ ﻨ‬ ‫ﻟ‬
‫ﻥﹶ ؛ ﻳﺆﻣﻨﻮﻥ = ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﻣﻌﻠﻮﻡ ﻭﻓﺎﻋﻠﻪ ﺿﻤﲑ ﻣﺴﺘﺘﺮ ﻭﺟﻮﺑﺎ ﺗﻘﺪﻳﺮﻩ ﻫﻢ‬‫ﻮ‬ِ‫ﻣ‬‫ﺆ‬ ‫ﻦ‬‫ﺍﱠﺬِﻳ‬



                                        28
2. Fa'il Fi'il Amar
    Fa'il dari fi'il amar adalah dhomir bariz seperti fi'il madhi yaitu :
alif itsnain, wawu jamak, ya' mukhotobah dan nun niswah, kecuali
                          ‫ﺍ ﺘ‬
untuk dhomir : ‫( ﺍﻧﺖ‬‫ﺐ‬‫ )ﹸﻛﹾ‬fa'ilnya adalah dhomir mustatir wujuban
yang dikira-kirakan kepada ‫. ﺍﻧﺖ‬
Contoh :
                                                                       ‫ﻗ ﻫ ﷲ ﺪ‬
                                                                    ‫ ؛‬ ‫ ﺍ ُ ﺍﹶﺣ‬‫ﻮ‬ ‫- ﹸﻞﹾ‬
                    ‫= ﻓﻌﻞ ﺍﻣﺮ ﻭ ﻓﺎﻋﻠﻪ ﺿﻤﲑ ﻣﺴﺘﺘﺮ ﻭﺟﻮﺑﺎ ﺗﻘﺪﻳﺮﻩ ﺍﻧﺖ‬                              ‫ﻗﻞ‬
                                      ‫ﺴ ﻓﺔ‬                   ‫ﻠ‬ ‫ﻨ‬                ‫ﻳ ﻟ‬
                                    ‫ﻠﹾﻢِ ﻛﹶﺎﱠ ﹲ ؛‬ ‫ﺍ ﻓِﻰ ﺍﻟ‬‫ﺧﹸﻮ‬‫ﺍ ﺍﺩ‬‫ﻮ‬‫ ﺍﻣ‬‫ﻦ‬‫ﺎ ﺍﱠﺬِﻳ‬‫ﻬ‬‫ﺎ ﺃﹶ‬‫- ﻳ‬
                            ‫ﺍﺩﺧﻠﻮﺍ = ﻓﻌﻞ ﺍﻣﺮ ﻭﻓﺎﻋﻠﻪ ﺿﻤﲑ ﺑﺎﺭﺯ ﻭﺍﻭ ﺍﳉﻤﺎﻋﺔ‬

Latihan 8.
   Lanjutkan latihan sebelumnya, kemudian ditambahkan kedudu-
kan setiap kata-kata tersebut pada kalimat yang dibaca.
Contoh :
                                                                           ‫ﻬ ﻨ‬
                                                                      ٍ‫ﺎﺕ‬‫ ﺟ‬‫ﻢ‬ ‫۱. ﺇِﻥﱠ ﻟﹶ‬
      Sesungguhnya =                                     ‫= ﺣﺮﻑ ﺍﻟﺘﻮﻛﻴﺪ‬                    ‫ﺇﻥ‬
                 Bagi =                                      ‫= ﺣﺮﻑ ﺟﺮ‬                     ‫ﻝ‬
              Mereka =                ‫= ﺍﺳﻢ ﺍﻟﻀﻤﲑ ﺍﻟﺒﺎﺭﺯ ﺍﳌﺘﺼﻞ ﻟﻠﻐﺎﺋﺒﲔ‬                   ‫ﻫﻢ‬
        Bagi mereka =                                     ‫= ﺧﱪ ﺇﻥ ﻣﻘﺪﻡ‬                   ‫ﳍﻢ‬
       Syurga-surga =                                    ‫ﺟﻨﺎﺕ = ﺍﺳﻢ ﺇﻥ ﻣﺆﺧﺮ‬
                                                                         ‫ﷲ ﻨ‬
                                                                 ‫ﺭِﻫِﻢ‬‫ﻮ‬ِ‫ ﺍ ُ ﺑ‬‫ﺐ‬‫۲. ﺫﹶﻫ‬
    Menghilangkan =                                    ‫= ﻓﻌﻞ ﻣﺎﺽ ﻣﻌﻠﻮﻡ‬               ‫ﺫﻫﺐ‬
                Allah =                                             ‫= ﻓﺎﻋﻞ‬               ‫ﺍﷲ‬
           Terhadap =                                        ‫= ﺣﺮﻑ ﺟﺮ‬                    ‫ﺏ‬
              Cahaya =                         ‫= ﺍﺳﻢ ﺍﳌﺬﻛﺮ ﺍﳌﻔﺮﺩ ﺍﳌﻌﺮﻓﺔ‬                 ‫ﻧﻮﺭ‬
             Mereka =                 ‫= ﺍﺳﻢ ﺍﻟﻀﻤﲑ ﺍﻟﻴﺎﺭﺯ ﺍﳌﺘﺼﻞ ﻟﻠﻐﺎﺋﺒﲔ‬                   ‫ﻫﻢ‬



                                        29
                           BAB 5
                       MABNI DAN MU'ROB


   Kata-kata dalam bahasa Arab ada yang berubah sakal (tanda)
akhirnya sesuai dengan jabatan kata tersebut dalam kalimat atau
adanya pengaruh dari huruf tertentu, dan ada yang tetap, tidak ter-
pengaruh oleh jabatan atau huruf-huruf tertentu. Kata-kata yang
                                       ‫ﻣ ﺮﺏ‬
berubah ini disebut kata yang mu'rob (   ‫ﻌ‬ ) sedangkan kata-kata
                                     ‫ﻣ ﻨﻲ‬
yang tetap disebut kata yang mabni (  ِ‫ﺒ‬ ).

A. MABNI
   Kata yang mabni adalah seluruh fi'il madhi, seluruh fi'il amar,
seluruh huruf, sebagian isim dan sebagian kecil fi'il mudlore.
a. Mabninya fi'il madhi
       ‫ﱂ ﻳﺘﺼﻞ ﺑﺄﺧﺮﻩ ﺷﻴﺊ‬
  ‫ﻳﺘﺼﻞ ﺑﺘﺎﺀ ﺍﻟﺘﺄﻧﻴﺚ ﺍﻟﺴﺎﻛﻨﺔ‬             ‫ﺍﻟﻔﺘﺢ‬
          ‫ﻳﺘﺼﻞ ﺑﺄﻟﻒ ﺍﺛﻨﲔ‬
        ‫ﻳﺘﺼﻞ ﺑﻮﺍﻭ ﺍﳉﻤﺎﻋﺔ‬                ‫ﺍﻟﻀﻢ‬                  ‫ﻓﻌﻞ ﻣﺎﺽ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ‬
         ‫ﻳﺘﺼﻞ ﺑﻨﻮﻥ ﺍﻟﻨﺴﻮﺓ‬
          ‫ﻳﺘﺼﻞ ﺑﺘﺎﺀ ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬           ‫ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ‬
          ‫ﻳﺘﺼﻞ ﺑﻨﺎﺀ ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬
    Fi'il madhi tetap ditandai fathah ( ‫ )ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻔﺘﺢ‬jika tidak
                           ‫ﻛﺘﺐ‬
bersambung dengan apa-apa ( ‫ ,) ﹶ‬atau jika bersambung dengan
               ‫ﻛﺘﺒ‬                              ‫ﻛﺘﺒ‬
alif itsnain (‫ﺎ‬‫ ) ﹶ‬dan ta' ta'nits sakinah (‫ﺖ‬‫ .) ﹶ‬Fi'il madhi tetap
ditandai dhommah (‫ )ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻀﻢ‬jika bersambung dengan wawu
          ‫ﻛﺘﺒ‬
jamak (‫ﺍ‬‫ﻮ‬‫ ) ﹶ‬dan tetap ditandai sukun (‫ )ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ‬jika bertemu
                   ‫ﻛﺘ ﻦ‬                 ‫ﻛﺘ ﺖ‬                     ‫ﻛﺘ ﻨ‬
dengan nun niswah ( ‫ﺒ‬‫ ,) ﹶ‬ta' fa'il ( ‫ﺒ‬‫ ) ﹶ‬dan na' fa'il (‫ﺎ‬‫ﺒ‬‫.) ﹶ‬



                                        30
b. Mabninya fi'il amar
   Fi'il amar tetap ditandai dengan sukun (‫ )ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ‬jika tidak
                             ‫ﺃ ﺘ‬
bersambung dengan apa-apa (‫ﺐ‬‫ )ﹸﻛﹾ‬atau jika bersambung dengan
            ‫ﺃ ﺘﻦ‬
nun niswah ( ‫ﺒ‬‫ ,)ﹸﻛﹾ‬dan mabni dengan membuang huruf illat
                                                                ‫ﺃﻉ‬
(‫ )ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺣﺬﻑ ﺍﳊﺮﻑ ﺍﻟﻌﻠﺔ‬jika berasal dari fi'il mu'tal akhir (  ‫)ﹸﺩ‬
(ikuti cara pembuatan fi'il amar). Mabni dengan membuang nun
                                                                ‫ﺃ ﺘﺒ‬
(‫ )ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺣﺬﻑ ﺍﻟﻨﻮﻥ‬jika bersambung dengan alif itsnain ( ‫ﺎ‬‫,)ﹸﻛﹾ‬
               ‫ﺃ ﺘﺒ‬                         ‫ﺃ ﺘﺒ‬
wawu jamak (‫ﺍ‬‫ﻮ‬‫ )ﹸﻛﹾ‬dan ya' mukhotobah (‫ِﻲ‬‫ ,)ﹸﻛﹾ‬serta mabni dengan
fathah (‫ )ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻔﺘﺢ‬apabila perintah ini bermaksud ditegaskan
                                         ‫ﻥ‬                     ‫ﺃ ﺘﺒ‬
dengan menambah nun taukid di akhirnya ( ‫ ﱠ‬dan ‫ )ﻥﹾ‬seperti : ‫ﻦ‬‫ﹸﻛﹾ‬
     ‫ﺃ ﺘﺒﻦ‬
atau  ‫. ﹸﻛﹾ‬

     ‫ﱂ ﻳﺘﺼﻞ ﺑﺄﺧﺮﻩ ﺷﻴﺊ‬
       ‫ﻳﺘﺼﻞ ﺑﻨﻮﻥ ﺍﻟﻨﺴﻮﺓ‬            ‫ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ‬
        ‫ﻳﺘﺼﻞ ﲝﺮﻑ ﺍﻟﻌﻠﺔ‬    ‫ﺣﺬﻑ ﺣﺮﻑ ﺍﻟﻌﻠﺔ‬                ‫ﻓﻌﻞ ﺍﻣﺮ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ‬
         ‫ﻳﺘﺼﻞ ﺑﺄﻟﻒ ﺍﺛﻨﲔ‬
      ‫ﻳﺘﺼﻞ ﺑﻮﺍﻭ ﺍﳉﻤﺎﻋﺔ‬         ‫ﺣﺬﻑ ﺍﻟﻨﻮﻥ‬
      ‫ﻳﺘﺼﻞ ﺑﻴﺎﺀ ﺍﳌﺨﺎﻃﺒﺔ‬
      ‫ﻳﺘﺼﻞ ﺑﻨﻮﻥ ﺍﻟﺘﻮﻛﻴﺪ‬             ‫ﺍﻟﻔﺘﺢ‬


c. Mabninya huruf
   Seluruh huruf mabni dengan sakal huruf akhirnya. Seperti (  ) ‫ﻭ‬
adalah huruf athof yang tetap ditandai dengan fathah. Adapun be-
berapa huruf jar kadang-kadang seperti berubah tanda akhinya
          ‫ﻣ‬         ‫ﻣﻦ‬         ‫ﻋ‬         ‫ﻋﻦ‬
seperti ‫ ِﻦ‬menjadi  ِ atau ‫ﻦ‬ menjadi ِ  sebenarnya itu berlaku
dalam bacaan saja, dikarenakan ada dua tanda sukun yang berhada-
pan sehingga harus ada salah satu yang dihidupkan.


                                  31
            ‫ﻭ ﻣﻦ ﻨ ﺱ‬         ‫ﻣ‬        ‫ﻣﻦ‬
   Contoh : ِ ‫ﺎ‬‫ ﺍﻟ‬ ِ  – ‫ ِﻦ‬dibaca  ِ hanya untuk menyambungkan
                                        ‫ﻣ‬
dua tanda setelah ‫ ﻥ‬dengan (‫ .)ﺍﻝ‬Jadi ‫ ِﻦ‬sebenarnya tetap ditandai
dengan sukun (‫.)ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ‬

d. Mabninya sebagian kecil isim.
    Dari sekian banyak isim ada sebagian jenis isim yang tandanya
tetap (‫ ,)ﻣﺒﲏ‬isim-isim ini biasanya bentuknya hampir menyerupai
huruf dan dikarenakan hukum asal dari isim itu adalah berubah-
ubah (‫ ,)ﻣﻌﺮﺏ‬maka isim-isim yang mabni ini harus disebutkan pada
tempat apa sebenarnya dia (jika seandainya dia isim-isim yang
berubah-ubah) (‫.)ﰱ ﳏﻞ‬
1. Isim-isim yang mabni adalah :
2. Isim dhomir (kata ganti)
3. Isim isyaroh (kata tunjuk)
4. Isim mausluil (kata sambung)
                                          ‫ﺍ ﺲ ﻣﺬ ﺣﻦ ﺣﺚ‬
5. Beberapa keterangan (‫ )ﻇﺮﻑ‬seperti : ‫ ﹸ‬‫ﻴ‬ ، ‫ ﹸ، ِﻴ‬‫ﻨ‬ ،ِ ‫ ﹶﻣ‬serta
   ‫ﻞﹶ‬‫ ﻗﹶﺒ‬dan ‫ﺪ‬‫ﻌ‬‫ ﺑ‬apabila tidak diidhofatkan.

e. Mabninya fi'il mudlore
                           ‫۱. ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ ﺇﺫﺍ ﻳﺘﺼﻞ ﺑﻨﻮﻥ ﺍﻟﻨﺴﻮﺓ‬
      ‫ﻓﻌﻞ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻷﺧﺮ‬
        ‫ﻓﻌﻞ ﻣﻌﺘﻞ ﺍﻷﺧﺮ‬       ‫ﺍﻟﻔﺘﺢ‬
     ‫ﻣﻦ ﺍﻻﻓﻌﺎﻝ ﺍﳋﻤﺴﺔ‬
   ‫ﺍﻟﱴ ﺗﺘﺼﻞ ﺑﺄﻟﻒ ﺇﺛﻨﲔ‬
     ‫ﻣﻦ ﺍﻻﻓﻌﺎﻝ ﺍﳋﻤﺴﺔ‬        ‫ﺍﻟﻀﻢ‬        ‫۲. ﺇﺫﺍ ﺑﻨﻮﻥ ﺍﻟﺘﻮﻛﻴﺪ ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ‬
 ‫ﺍﻟﱴ ﺗﺘﺼﻞ ﺑﻮﺍﻭ ﺍﳉﻤﺎﻋﺔ‬
 ‫ﻣﻦ ﺍﻻﻓﻌﺎﻝ ﺍﳋﻤﺴﺔ ﺍﻟﱴ‬       ‫ﺍﻟﻜﺴﺮ‬
     ‫ﺗﺘﺼﻞ ﺑﻴﺎﺀ ﺍﳌﺨﺎﻃﺒﺔ‬


                                      32
  Dalam bab pembagian fi'il mudlore telah dibedakan apabila fi'il
mudlore bersambung dengan nun niswah (‫ ,)ﻧﻮﻥ ﺍﻟﻨﺴﻮﺓ‬tandanya tetap
              ‫ﻳ ﺘﻦ‬          ‫ﺗ ﺘﻦ‬
dengan sukun ( ‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬ atau  ‫ﺒ‬‫ﻜﹾ‬) dan fi'il mudlore yang lainnya dapat
juga mabni apabila bersambung dengan nun taukid ( ‫.)ﻧﻮﻥ ﺍﻟﺘﻮﻛﻴﺪ‬
Bila yang bersambung dengan nun taukid, fi'il shohih akhir, mu'tal
akhir dan af'alul khomsah yang bersambung dengan alif itsnain
                                                ‫ﻳ ﺘﺒ ﻥ ﻳ ﻋﻮﻥ ﻳ ﺘﺒﻦ‬
maka mabninya dengan fathah, seperti :  ‫ﻜﹾ‬ ، ‫ ﱠ‬  ‫ﺪ‬ ، ‫ﺎ ﱠ‬‫ﻜﹾ‬. Dan
bila af'alul khomsah yang bersambung dengan wawu jamak, maka
                                     ‫ﺗ ﻛﺒﻦ‬            ‫ﺗ ﻛﺒ ﻥ‬
mabni dengan dhommah, seperti  ‫ ﹶ‬‫ﺮ‬ asalnya ‫ ﹶ‬‫ﻮ‬‫ ﹶ‬‫ﺮ‬ dan apabila
af'alul khomsah yang bersambung dengan ya' mukhathabah mabni
                       ‫ﺗ ﺘﺒﻦ‬           ‫ﺗ ﺘﺒ ﻦ‬
dengan kasrah, seperti  ِ‫ﻜﹾ‬ asalnya  ‫ِﻴ‬‫ﻜﹾ‬.

Latihan 9.
    Lengkapi latihan-latihan sebelumnya dengan menyebutkan
tanda-tanda mabninya, bagi kata-kata yang tergolong mabni.
Contoh :

                                                                  ‫ﻜﻢ‬                ‫ﻟ‬
                                    ( : ‫ﺎ )ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ‬‫ﺷ‬‫ ﻓِﺮ‬‫ﺽ‬‫ ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‬ ‫ﻞﹶ ﻟﹶ ﹸ‬‫ﻌ‬‫ ﺟ‬‫ﺍﱠﺬِﻱ‬
                    ‫ﺍﻟﺬﻱ = ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻮﺻﻮﻝ ﻻﺳﻢ ﺍﳌﺬﻛﺮ ﺍﳌﻔﺮﺩ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ‬
                    Yang =                        ‫ﰱ ﳏﻞ ﺭﻓﻊ ﻣﺒﺘﺪﺍﺀ‬
                    ‫ﺟﻌﻞ = ﻓﻌﻞ ﻣﺎﺽ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻔﺘﺢ ﻷﻧﻪ ﱂ ﻳﺘﺼﻞ ﺑﺄﺧﺮﻩ ﺷﻴﺊ‬
     Dia telah menjadikan = ‫ﻭﻓﺎﻋﻠﻪ ﺿﻤﲑ ﻣﺴﺘﺘﺮ ﺟﻮﺍﺯﺍ ﺗﻘﺪﻳﺮﻩ ﻫﻮ‬
                     Bagi =              ‫ﻝ = ﺣﺮﻑ ﺟﺮ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻔﺘﺢ‬
                               ‫ﻛﻢ = ﺍﺳﻢ ﺍﻟﻀﻤﲑ ﺍﻟﺒﺎﺭﺯ ﺍﳌﺘﺼﻞ ﻟﻠﻤﺨﺎﻃﺒﲔ‬
                   Kalian =          ‫ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ ﰱ ﳏﻞ ﺟﺮ‬




                                        33
B. MU'ROB
   I'rob adalah perubahan sakal (tanda) dari huruf akhir suatu kata
dikarenakan perbedaan kedudukannya dalam kalimat atau disebab-
kan masuknya alat-alat perubah tertentu. Kata-kata yang berubah
(mu'rob) hanya isim dan fi'il mudlore. Jenis i'rob ada 4, yaitu :
           ‫ﺭﻊ‬                                                    ‫ﻣﻓﻉ‬
a) Rofak ( ‫ﻓﹾ‬ ) lafadz yang dirofakkan disebut lafadz marfu' (  ‫ﹸﻮ‬‫ﺮ‬ )
           ‫ﻧ ﺐ‬
b) Nashob ( ‫ﺼ‬) lafadz yang dinashobkan disebut lafadz manshub
    ‫ﻣﺼ ﺏ‬
   ( ‫ﻮ‬ ‫ﻨ‬ )
                ‫ﺧ ﺾ ﺟﺮ‬
c) Jar/khofadl (  / ‫ﻔﹾ‬ ) lafadz yang dijarkan disebut lafadz
           ‫ﻣ ﺮﺭ‬                      ‫ﻣ ﻔﺽ‬
   majrur ( ‫ﻭ‬ ‫ﺠ‬ ) atau mahfudh ( ‫ ﹸﻮ‬‫ﺨ‬ )
         ‫ﺟﻡ‬
d) Jazm ( ‫ﺰ‬ ) lafadz yang dijazmkan disebut lafadz majzum
    ‫ﻣ ﺰﻡ‬
   ( ‫ﻭ‬ ‫ﺠ‬ )

a. I'rob Isim
   Isim hanya menerima 3 jenis i'rob yaitu rofak, nashob dan jar.
Oleh karena itu isim ada tiga jenis yaitu isim-isim marfu', isim-isim
manshub dan isim-isim majrur/mahfudh.
  1. Isim-isim marfu' (‫)ﺍﻷﲰﺎﺀ ﺍﳌﺮﻓﻮﻋﺎﺕ‬
             ‫ﺍﺳﻢ ﻣﻔﺮﺩ‬
       ‫ﺍﺳﻢ ﲨﻊ ﺍﻟﺘﻜﺴﲑ‬              ‫ﺿﻤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬
   ‫ﺍﺳﻢ ﲨﻊ ﻣﺆﻧﺚ ﺍﻟﺴﺎﱂ‬
       ‫ﺍﺳﻢ ﻏﲑ ﻣﻨﺼﺮﻑ‬
           ‫ﺍﺳﻢ ﻣﻘﺼﻮﺭ‬             ‫ﺿﻤﺔ ﻣﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬              ‫ﻋﻼﻣﺔ ﺭﻓﻊ‬
           ‫ﺍﺳﻢ ﻣﻨﻘﻮﺹ‬
              ‫ﺍﺳﻢ ﻣﺜﲎ‬                              ‫ﺍﻷﻟﻒ‬
   ‫ﺍﺳﻢ ﲨﻊ ﻣﺬﻛﺮ ﺍﻟﺴﺎﱂ‬                               ‫ﺍﻟﻮﺍﻭ‬
      ‫ﻣﻦ ﺍﻷﲰﺎﺀ ﺍﳋﻤﺴﺔ‬
      Isim - isim akan dibaca rofak atau termasuk isim marfu' apa-
  bila menduduki jabatan :


                                     34
  1. Mubtada (‫)ﻣﺒﺘﺪﺍﺀ‬
  2. Khobar mubtada' (‫)ﺧﱪ ﻣﺒﺘﺪﺍﺀ‬
  3. Isim kaana dan saudaranya (‫ﺎ‬‫)ﺍﺳﻢ ﻛﺎﻥ ﻭ ﺍﺧﻮﺍ‬
  4. Khabar inna dan saudaranya (‫ﺎ‬‫)ﺍﺳﻢ ﺇﻥ ﻭ ﺍﺧﻮﺍ‬
  5. Fa'il (‫)ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬
  6. Naibul Fa'il (‫)ﻧﺎﺋﺐ ﺍﻟﻔﺎﻋﻞ‬
     Penjelasan tentang kedudukan dari isim-isim tersebut telah
  dibahas pada bab kalimat sempurna.
     Tanda-tanda i'rob rofak ada 4 macam, yaitu :
  1. Dhommah yang nampak dalam tulisan huruf akhirnya
     (‫ ,)ﺿﻤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬apabila isim tersebut isim mufrod, jamak
     taksir, jamak muannats salim, isim ghoiru munshorif.
  2. Dhomah yang dikira-kirakan pada sakal huruf akhirnya
     (‫ ,)ﺿﻤﺔ ﻣﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬apabila isim tersebut berupa isim yang
     bersambung dengan huruf illat yaitu : isim maqshur dan isim
     manqush.
  3. Alif (‫ ,)ﺍﻷﻟﻒ‬apabila isim ini berbentuk isim muannats.
  4. Wawu (‫ ,)ﺍﻟﻮﺍﻭ‬apabila termasuk isim jamak mudzakkar salim
     dan isim-isim yang lima.


Latihan I'rab rafa'

                                                                  ‫ﺏ ﺮ‬
                                                               :  ‫ﻐِﻴ‬‫ ﺻ‬ ‫ﺎ‬‫۱. ﺍﻟﻜِﺘ‬
     ‫ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ = ﻣﺒﺘﺪﺍﺀ ﻣﺮﻓﻮﻉ ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﺭﻓﻌﻪ ﺿﻤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ ﻷﻧﻪ ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻔﺮﺩ‬
‫= ﺧﱪ ﺍﳌﺒﺘﺪﺍﺀ ﻣﺮﻓﻮﻉ ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﺭﻓﻌﻪ ﺿﻤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ ﻷﻧﻪ ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻔﺮﺩ‬                    ‫ﺻﻐﲑ‬
                                                                   ‫ﻤ ﻤ‬
                                                   ‫ﻦ‬‫ﺎﺟِﺤِﻴ‬‫ﻥﹶ ﻧ‬‫ﻮ‬ ِ‫ﻠ‬‫ﺴ‬ ‫۲. ﻛﹶﺎﻥﹶ ﺍﻟﹾ‬
                  ‫= ﻓﻌﻞ ﻣﺎﺽ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻔﺘﺢ ﻷﻧﻪ ﱂ ﻳﺘﺼﻞ ﺑﺄﺧﺮﻩ ﺷﻴﺊ‬                      ‫ﻛﺎﻥ‬
       ‫ﺍﳌﺴﻠﻤﻮﻥ = ﺍﺳﻢ ﻛﺎﻥ ﻣﺮﻓﻮﻉ ﻭﻋﻼﻣﺔ ﺭﻓﻌﻪ ﺍﻟﻮﺍﻭ ﻷﻧﻪ ﺍﺳﻢ ﺍﳉﻤﻊ ﺍﻟﺬﻛﺮ ﺍﻟﺴﺎﱂ‬


                                         35
                                                          ‫ﷲ ﺼ‬
                                                     ‫ﺎﻡ‬‫ﻴ‬ ‫ ﺍ ُ ﺍﻟ‬‫ﺐ‬‫۳. ﻛﹶﺘ‬
                ‫= ﻓﻌﻞ ﻣﺎﺽ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻔﺘﺢ ﻷﻧﻪ ﱂ ﻳﺘﺼﻞ ﺑﺄﺧﺮﻩ ﺷﻴﺊ‬            ‫ﻛﺘﺐ‬
  ‫= ﻓﺎﻋﻞ ﻣﺮﻓﻮﻉ ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﺭﻓﻌﻪ ﺿﻤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ ﻷﻧﻪ ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻔﺮﺩ‬               ‫ﺍﷲ‬

2. Isim-isim yang manshub (‫)ﺍﻷﲰﺎﺀ ﺍﳌﻨﺼﻮﺑﺎﺕ‬
   Isim akan dibaca nashob (menjadi manshub), apabila men-
duduki jabatan :
1. Maf'ul biih
2. Maf'ul muthlaq
3. Maf'ul liajlih
4. Maf'ul fiih
5. Maf'ul ma'ah
6. Isim inna dan saudaranya
7. Khobar kaana dan saudaranya
8. Tamyiz
9. Hal
10. Isim mutsanna dengan ‫ﺇ ﹼ‬ ‫ﻻ‬
   Selain isim inna dan khobar kaana, penjelasan mengenai
kedudukan di atas akan dibahas pada akhir bagian ini.
   Tanda-tanda i'rob nashob :
1. Fathah yang nampak dalam tulisan huruf akhirnya
   (‫ ,)ﻓﺘﺤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬apabila isim mufrod, isim jamak taksir,
   isim manqush dan isim ghoiru munshorif.
2. Fathah yang dikira-kirakan dengan sakal dari alif yang mati
   (‫ ,)ﻓﺘﺤﺔ ﻣﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﻟﻒ‬apabila isim maqshur.
3. Alif (‫ ,)ﺍﻷﻟﻒ‬apabila isim tersebut salah satu dari asmaul
   khomsah.
4. Ya' (‫ ,)ﺍﻟﻴﺎﺀ‬apabila isim mutsanna dan isim jamak mudzakkar
   salim.
5. Kasroh (‫ ,)ﻛﺴﺮﺓ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬apabila isim jamak muannats
   salim.



                                  36
            ‫ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻔﺮﺩ‬
      ‫ﺍﺳﻢ ﲨﻊ ﺍﻟﺘﻜﺴﲑ‬                  ‫ﻓﺘﺤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬
          ‫ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻨﻘﻮﺹ‬
      ‫ﺍﺳﻢ ﻏﲑ ﻣﻨﺼﺮﻑ‬
          ‫ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻘﺼﻮﺭ‬                 ‫ﻓﺘﺤﺔ ﻣﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﻟﻒ‬               ‫ﻋﻼﻣﺔ ﻧﺼﺐ‬
     ‫ﻣﻦ ﺍﻷﲰﺎﺀ ﺍﳋﻤﺴﺔ‬                                ‫ﺍﻷﻟﻒ‬
             ‫ﺍﺳﻢ ﺍﳌﺜﲎ‬                                ‫ﺍﻟﻴﺎﺀ‬
  ‫ﺍﺳﻢ ﲨﻊ ﻣﺬﻛﺮ ﺍﻟﺴﺎﱂ‬
  ‫ﺍﺳﻢ ﲨﻊ ﻣﺆﻧﺚ ﺍﻟﺴﺎﱂ‬                 ‫ﻛﺴﺮﺓ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬

Isim-isim yang manshub
1. Maf'ul Bihi
        Maf'ul bihi sama dengan obyek penderita dalam bahasa
Indonesia, yaitu suku kata yang dikenai pekerjaan.
Contoh :
                            ‫ ﷲ ﺴ‬
  ‫ﺽ‬‫ﺍﻷَﺭ‬‫ﺍﺕِ ﻭ‬‫ﺎﻭ‬‫ﻤ‬ ‫ ﺍ ُ ﺍﻟ‬‫ = ﺧﻠﹶﻖ‬Allah telah menciptakan langit dan
                                                bumi.
2. Maf'ul Mutlaq
        Maf'ul mutlaq adalah kata benda abstrak (masdar) yang
diambil dari kata kerjanya yang telah disebutkan di depan, baik
berupa sinonimnya atau lafadz yang sama.
        Fungsi dari maf'ul mutlaq ini untuk menegaskan suatu
pekerjaan, untuk menjelaskan bentuk pekerjaannya atau untuk
menyatakan frekwensi pekerjaan.
Contoh :
   ‫ﺽ ﻛ ﻛ‬
 ‫ﺎ‬ ‫ﺎ ﺩ‬ ‫ ﺩ‬ ‫ ﱠﺖِ ﺍﻷَﺭ‬ ‫ﺇِﺫﹶﺍ‬  ‫ﺩﻛ‬           = Apabila      bumi       benar-benar
                                                 digoncangkan
 ‫ﺎ‬‫ﻤ‬‫ﺎ ﺃﹶﻟِﻴ‬‫ﺬﹶﺍﺑ‬‫ ﻋ‬‫ﻦ‬‫ ﺍ ُ ﺍﻟﹾﻜﹶﺎﻓِﺮِﻳ‬ ‫ ﱢ‬‫ﻌ‬ = Allah akan mengadzab orang kafir
                                   ‫ﻳ ﺬﺏ ﷲ‬
                                                 dengan adzab yang pedih
                         ‫ﺪ‬
 ‫ﺔﹰ‬‫ﺑ‬‫ﺮ‬‫ ﺿ‬‫ ﺍﻟﹾﻜﹶﻠﹾﺐ‬ ‫ﻟﹶ‬‫ ﺍﻟﹾﻮ‬‫ﺏ‬‫ﺮ‬‫ﺿ‬           = Seorang anak telah memukul anjing
                                    dengan satu pukulan.


                                      37
3. Maf’ul Liajlih
      Maf'ul liajlih adalah kata yang menerangkan sebab
dilakukannya pekerjaan, oleh karena itu mengandung arti sebab/
untuk. Bentuknya mufrod dan bentuk dasar (masdar).
Contoh :
  ‫ﺻ ﻡ ﻤ ﻠﻤ ﻥ ﺭﻣﻀ ﻥ ﻋﺒ ﺩﺓ ﻟﻠ‬
ِ‫ ﹰ ِﹼﻪ‬ ‫ﺎ‬ِ ‫ﺎ ﹶ‬   ‫ ﹶ‬‫ﻮ‬ ِ‫ﺴ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ‫ﺎ‬ = Kaum muslimin berpuasa pada bulan
                                            Ramadhan untuk beribadah kepada
                                            Allah SWT.

4. Maf’ul Fih
      Maf'ul fih adalah kata yang menerangkan waktu atau tempat
dilakukannya sesuatu pekerjaan, juga bisa disebut keterangan
tempat (‫ )ﻇﺮﻑ ﺍﳌﻜﺎﻥ‬atau keterangan waktu (‫.)ﻇﺮﻑ ﺍﻟﺰﻣﺎﻥ‬
Contoh :
 ‫ﺍ‬‫ﺎﺭ‬‫ﻬ‬‫ﺘِﻪِ ﻧ‬‫ﻴ‬‫ ﺇِﻟﹶﻰ ﺑ‬‫ﻙ‬‫ﻮ‬ ‫ ﺃﹶ‬‫ﻊ‬‫ﺟ‬‫ = ﺭ‬Saudaramu kembali ke rumahnya pada
                             ‫ﺧ‬
                                           siang hari.
Macam-macam zharaf makan ( ‫)ﻇﺮﻑ ﺍﳌﻜﺎﻥ‬
‫ﺍﹶﻣﺎﹶﻡ‬           = di depan           ‫ﻊ‬‫ﻣ‬             = bersama
        َ‫ﺍﺀ‬‫ﺭ‬‫ﻭ‬   = di belakang            َ‫ﺍﺀ‬‫ﺪ‬‫ﺣ‬      = di persimpangan
  ‫ﺧﻠﹶﻒ‬          = di belakang              ‫ﻦ‬‫ﻴ‬‫ﺑ‬     = di antara
   ‫ﻕ‬‫ﻓﹶﻮ‬         = di atas              ‫ﻝﹶ‬‫ﻮ‬‫ﺣ‬         = di sekitar
       ‫ﺖ‬‫ﺤ‬‫ﺗ‬     = di bawah                ‫ﻂﹶ‬‫ﺳ‬‫ﻭ‬      = di tengah-tengah
      ‫ﺪ‬‫ﻋِﻨ‬      = di sisi                 ‫ﺎ‬‫ﻨ‬‫ﻤِﻴ‬‫ﻳ‬   = di sebelah kanan
    ‫ﺎﻧِﺐ‬‫ﺟ‬       = di samping        ‫ﺎﻻﹰ‬‫ﺷِﻤ‬           = di sebelah kiri
    ‫ﺎ‬‫ﻨ‬   ‫ﻫ‬      = di sana               َ‫ﻠﹾﻘﹶﺎﺀ‬‫ﺑ‬     = di samping/ke arah
     ‫ﺎﻙ‬‫ﻨ‬   ‫ﻫ‬   = di sana                ‫ﹸ‬
                                           ‫ﺛﻢ‬           = di sana
Macam-macam zharaf zaman (‫)ﻇﺮﻑ ﺍﻟﺰﻣﺎﻥ‬
 ‫ﺔﹰ‬‫ﺎﻋ‬‫ = ﺳ‬sesaat                       ‫ﺍﻷَﻥﹾ‬           = sekarang
 ‫ﺎ‬‫ﻣ‬‫ﻮ‬‫ = ﻳ‬sehari                           ‫ﹶ‬
                                         ‫ﺍ‬‫ﻏﺪ‬           = besok



                                   38
     ‫ﺎ‬‫ﺎﻣ‬‫ﻋ‬       = setahun                ً‫ﺎﺀ‬‫ﺴ‬‫ﻣ‬     = pada waktu sore
     ‫ﻠﹶﺔﹰ‬‫ﻟﹶﻴ‬     = malam hari              ‫ﺍ‬‫ﺪ‬‫ﺍﹶﺑ‬    = selamanya
     ‫ﺍ‬‫ﺮ‬‫ﺤ‬‫ﺳ‬      = pada waktu sahur        ‫ﺍ‬‫ﺪ‬‫ﺍﹶﻣ‬    = selamanya
‫ﺓﹰ‬‫ﻭ‬‫ﻏﺪ‬      ‫ﹶ‬    = pagi-pagi           ‫ﺔﹰ‬‫ﺎﺭِﺣ‬‫ﺑ‬      = tadi malam
 ‫ﺓﹰ‬‫ﻜﹾﺮ‬     ‫ﺑ‬    = pagi-pagi            ‫ﺍ‬‫ﺮ‬‫ﻬ‬‫ﺷ‬       = sebulan
  ‫ﺎ‬‫ﺎﺣ‬‫ﺻﺒ‬        = waktu subuh                  ‫ﺍ ﺒ‬
                                         ‫ﺎ‬‫ﻋ‬‫ﻮ‬‫ﹸﺳ‬     = seminggu
  ‫ﻲ‬
   ِ‫ﻋِﺸ‬          = waktu petang         ‫ﺎ‬‫ﻨ‬‫ﻴ‬‫ﺣ‬       = dekat waktunya
  ‫ﻼﹰ‬‫ﺍﹶﺻﻴ‬ ِ       = petang hari          ‫ﺎ‬‫ﻨ‬‫ﺯﻣ‬       = zaman
   ‫ﺍ‬‫ﺮ‬‫ﻫ‬‫ﺩ‬        = masa

5. Maf'ul Ma'ah
       Maf'ul ma'ah adalah kata yang menjadi obyek penyerta dari
fa'ilnya (subyeknya), kata ini didahului oleh wawu ma'iyyah hu-
ruf wawu yang bermakna beserta.
Contoh :
      ‫ﺧ‬
‫ﺍ‬‫ﺎﻟِﺪ‬ ‫ ﻭ‬‫ﺕ‬‫ﺳِﺮ‬      = Aku berjalan beserta Khalid


6. Hal
       Hal adalah kata yang digunakan untuk menerangkan keadaan
subyek atau obyek. Kata ini digunakan untuk menjawab
pertanyaan bagaimana/dalam keadaan apa. Bentuk asal hal
berupa isim nakirah dan mufrad sedangkan yang menjadi
shahibul hal isim ma'rifat.
Contoh :
                          ‫ ﻣ ﻤ‬
‫ﺎ‬‫ﺎﺷِﻴ‬‫ﺘِﻪِ ﻣ‬‫ﻴ‬‫ ﺇِﻟﹶﻰ ﺑ‬‫ﺪ‬ ‫ﺤ‬ ‫ﺟﻊ‬‫ = ﺭ‬Muhammad telah kembali ke
                                         rumahnya (dalam keadaan) berjalan
                                         kaki.
 ‫ﻚ ﻔ ﻔ‬
‫ﺎ‬ ‫ﺎ ﺻ‬ ‫ ﺻ‬ ‫ﻠﹶ‬‫ﺍﻟﹾﻤ‬‫ ﻭ‬‫ﺑﻚ‬‫ﺎﺀَ ﺭ‬‫ﺟ‬‫ = ﻭ‬dan datanglah Tuhanmu dan malaikat
                                         (dalam keadaan) berbaris-baris.




                                       39
7. Tamyiz
    Tamyiz adalah kata yang digunakan untuk menjelaskan
ungkapan-ungkapan yang tidak jelas, untuk itu banyak jatuh
setelah :
a) Bilangan sebelas sampai sembilan puluh sembilan (11-99)
    Contoh :
      ‫ﺎ‬‫ﻛﹶﺒ‬‫ ﻛﹶﻮ‬‫ﺮ‬‫ﺸ‬‫ ﻋ‬‫ﺪ‬‫ ﺃﹶﺣ‬‫ﺖ‬‫ﺃﹶﻳ‬‫ = ﺭ‬Aku melihat sebelas buah bintang
b) Timbangan, takaran atau ukuran.
    Contoh :
    ‫ﺍ‬‫ﺮ‬‫ﻴ‬‫ﺓٍ ﺧ‬ ‫ﻞﹾ ﻣِﺜﹾﻘﹶﺎﻝﹶ ﺫﹶ‬‫ﻤ‬‫ﻌ‬‫ ﻳ‬‫ﻦ‬‫ = ﻓﹶﻤ‬Barangsiapa yang beramal seberat
              ‫ﺭ‬
                                               zarah kebaikan
                   ‫ﺖﺻ‬
    ‫ﺍ‬‫ﺮ‬‫ﻌِﻴ‬‫ﺎ ﺳ‬‫ﺎﻋ‬  ‫ﺑِﻌ‬                   = Aku menjual satu sha' kacang sa'ir
c) Setelah isim tafdhil (‫ )ﺍﺳﻢ ﺍﻟﺘﻔﻀﻴﻞ‬yaitu isim yang menyatakan
     lebih (super latif), seperti bentuk ‫ ﹶ‬ ‫. ﹶﻓﹾ‬   ‫ﺃ ﻀﻞ‬
    Contoh :
           ‫ﻦ‬          ‫ﻠ ﻛ ﻳﻜ‬
    ‫ﻼﹰ‬‫ﻤ‬‫ ﻋ‬ ‫ﺴ‬‫ ﺃﹶﺣ‬‫ ﹸﻢ‬‫ ﺃﹶ‬‫ ﹸﻢ‬‫ﹸﻮ‬‫ﺒ‬‫ = ﻟِﻴ‬Agar dia menguji kalian siapa di
                                            antara kalian yang paling baik amal-
                                            nya.

                    ‫ﺇﻻ‬
8. Mustatsna dengan ‫ِ ﱠ‬
   Yaitu isim yang dikecualikan dengan huruf (kecuali), isim ini
wajib dibaca nashob dengan syarat :
                                   ‫ﺇﻻ‬
- Kalimat sebelum huruf ‫ ِ ﱠ‬adalah kalimat sempurna (Jumlah
   fi'liyyah atau ismiyyah), serta bukan kalimat negatif, kalimat
   tanya, atau kalimat larangan.
   Contoh :
         ‫ﻄﱠ ﻻﺧ‬
   ‫ﺍ‬‫ﺎﻟِﺪ‬ ‫ ﺇِ ﱠ‬‫ ﺍﻟ ﱡﻼﺏ‬‫ﺢ‬‫ﺠ‬‫ = ﻧ‬seluruh pelajar telah lulus kecuali
                                 Khalid.
- Apabila kalimat sebelumnya sempurna, tetapi bentuk negatif,
                                                             ‫ﺇﻻ‬
   tanya atau larangan, maka isim yang berada setelah ‫ ِ ﱠ‬boleh
                    ‫ﺇﻻ‬
    dibaca nashab, (‫ ِ ﱠ‬beramal) dan boleh juga dibaca seperti
                          ‫ﺇﻻ‬
    isim yang ada sebelum ‫. ِ ﱠ‬


                                     40
   Contoh :
   ‫ﻄﱠ ﻻﺧ ﺧ ﺪ‬
    ِ‫ﺎﻟ‬ /‫ﺍ‬‫ﺎﻟِﺪ‬ ‫ ﺇِ ﱠ‬‫ ﺍﻟ ﱡﻼﺏ‬‫ﺮ‬‫ﻀ‬‫ﺎ ﺣ‬‫ = ﻣ‬para pelajar tidak hadir kecuali
                             Khalid
- Apabila kalimat sebelumnya belum sempurna, maka kata
                   ‫ﺇﻻ‬
  yang ada setelah ‫ ِ ﱠ‬menduduki jabatan kata yang belum ada
    ‫ﺇﻻ‬
   (‫ ِ ﱠ‬tidak beramal).
   Contoh :      ُ ‫ ﺇ ﱠ ﺍ‬‫ﻻﹶ ﺇِﻟﹶﻪ‬
                 ‫ﻻ ﷲ‬                       ‫ ﺍﷲ‬sebagai khabar ‫ﻻﹶ‬

3. Isim-isim yang majrur (‫ﺮﻭﺭﺍﺕ‬‫)ﺍﻷﲰﺎﺀ ﺍ‬
   Isim dibaca jar atau menjadi majrur apabila :
1. Berada setelah huruf jar.
                                             ‫ﺏ ﻭ ﺕ‬
2. Berada setelah huruf sumpah (qosam) ( ، ،ِ ), seperti :
   ِ‫ﺮ‬‫ﺼ‬‫ﺍﻟﻌ‬‫ﻭ‬
3. Menjadi mudhof ilaih.

             ‫ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻔﺮﺩ‬
       ‫ﺍﺳﻢ ﲨﻊ ﺍﻟﺘﻜﺴﲑ‬                 ‫ﻛﺴﺮﺓ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬
   ‫ﺍﺳﻢ ﲨﻊ ﺍﳌﺆﻧﺚ ﺍﻟﺴﺎﱂ‬
           ‫ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻘﺼﻮﺭ‬                ‫ﻛﺴﺮﺓ ﻣﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬           ‫ﻋﻼﻣﺔ ﺍﳉﺮ‬
           ‫ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻨﻘﻮﺹ‬
              ‫ﺍﺳﻢ ﺍﳌﺜﲎ‬                                ‫ﺍﻟﻴﺎﺀ‬
   ‫ﺍﺳﻢ ﲨﻊ ﻣﺬﻛﺮ ﺍﻟﺴﺎﱂ‬
           ‫ﺃﲰﺎﺀ ﺍﳋﻤﺴﺔ‬
       ‫ﺍﺳﻢ ﻏﲑ ﻣﻨﺼﺮﻑ‬                   ‫ﻓﺘﺤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬

   Tanda-tanda i'rob jar adalah :
1. Kasroh yang nampak dalam tulisan huruf akhirnya
   (‫ ,)ﻛﺴﺮﺓ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬apabila isim mufrod, isim jamak taksir,
   jamak muannats salim.


                                      41
  2. Kasroh yang dikira-kirakan kepada sakal huruf akhirnya
     (‫ ,)ﻛﺴﺮﺓ ﻣﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬apabila isim maqshur dan isim
     manqush.
  3. Ya' (‫ ,)ﺍﻟﻴﺎﺀ‬apabila isim mutsanna, jamak mudzakkar salim dan
     asmaul khomsah.
  4. Fathah yang nampak dalam tulisan huruf akhirnya
     (‫ ,)ﻓﺘﺤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬apabila isim ghoir munshorif.


b. I'rab Fi'il Mudlore
   Fi'il mudlore hanya menerima tiga jenis i'rob, yaitu rofa', na-
shob dan jazm.
1. Fi'il mudlore dirafa'kan apabila tidak diawali oleh salah satu
   dari alat nashob dan jazm.
                       ‫۱. ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﻣﺮﻓﻮﻉ ﻟﺘﺠﺮﺩﻩ ﻋﻦ ﺍﺣﺪﻯ ﺍﻟﻨﻮﺍﺻﺐ ﻭﺍﳉﻮﺍﺯﻡ‬
           ‫ﻓﻌﻞ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻷﺧﺮ‬          ‫ﺿﻤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬
             ‫ﻓﻌﻞ ﻣﻌﺘﻞ ﺍﻷﺧﺮ‬        ‫ﺿﻤﺔ ﻣﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬          ‫ﻭﻋﻼﻣﺔ ﺭﻓﻌﻪ‬
          ‫ﻣﻦ ﺍﻷﻓﻌﺎﻝ ﺍﳋﻤﺴﺔ‬                    ‫ﺛﺒﻮﺕ ﺍﻟﻨﻮﻥ‬
   Adapun tanda rofa' fi'il mudlore ada tiga jenis, yaitu dhommah
   yang nampak pada sakal huruf akhirnya ( ‫,)ﺿﻤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬
   apabila fi'il tersebut shohih akhir. Dhommah yang dikira-
   kirakan kepada sakal huruf akhirnya ( ‫,)ﺿﻤﺔ ﻣﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬
   apabila fi'il mu'tal akhir dan tetapnya nun ( ‫ ,)ﺛﺒﻮﺕ ﺍﻟﻨﻮﻥ‬apabila
   termasuk salah satu dari fi'il yang lima.
   Contoh :
      ‫ﺍﻳ ﻙ ﻧ ﺒﺪ‬
   -  ‫ﻌ‬  ‫ﺎ‬ِ
     ‫ ﺐ‬ ‫ﻟﺬ ﻦ ﻳ ﻣﻨ ﻥ ﺑ‬
   - ِ ‫ ﹶ ِﺎﻟﹾﻐﻴ‬‫ﻮ‬ِ ‫ﺆ‬  ‫ﺍﱠ ِﻳ‬
     ‫ﺗ ﺮ ﻣ ﺗ ﺘﻬ ﻷ ﻬﺮ‬
   -   ‫ﺎ ﺍ َﻧ‬ ِ‫ﺤ‬ ‫ ِﻦ‬‫ ِﻱ‬‫ﺠ‬




                                     42
                                                   ‫ﺃ ﻟ ﻛ ﺇﺫ‬
2. Fi'il mudlore dinashabkan oleh huruf nashab ( ‫ ، ِ ﹶﻥﹾ‬‫ ، ﹶﻲ‬‫)ﹶﻥﹾ ، ﹶﻦ‬
                                     ‫۲. ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﻣﻨﺼﻮﺏ ﺑﺄﻥ ، ﻟﻦ ، ﻛﻲ ، ﺇﺫﻥ‬
               ‫ﻓﻌﻞ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻷﺧﺮ‬
     ‫ﻓﻌﻞ ﻣﻌﺘﻞ ﺍﻷﺧﺮ ﺍﻟﻴﺎﺀ ﻭﺍﻟﻮﺍﻭ‬          ‫ﻓﺘﺤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬
          ‫ﻓﻌﻞ ﻣﻌﺘﻞ ﺍﻷﺧﺮ ﺍﻷﻟﻒ‬             ‫ﻓﺘﺤﺔ ﻣﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﻟﻒ‬          ‫ﻭﻋﻼﻣﺔ ﻧﺼﺒﻪ‬
              ‫ﻣﻦ ﺍﻷﻓﻌﺎﻝ ﺍﳋﻤﺴﺔ‬                     ‫ﺣﺬﻑ ﺍﻟﻨﻮﻥ‬
   Fi'il mudlore dibaca nashob (manshub) apabila diawali oleh
                              ‫ﺃ ﻟ ﻛ ﺇﺫ‬
   salah satu huruf nashob (‫ ، ِ ﹶﻥﹾ‬‫ ، ﹶﻲ‬‫ ,)ﹶﻥﹾ ، ﹶﻦ‬dan tanda nashobnya
   ada tiga jenis, yaitu fathah yang nampak dalam sakal huruf
   akhir (‫, )ﻓﺘﺤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬apabila fi'il shohih akhir dan mu'tal
   akhir dengan ya' dan wawu, fathah yang dikira-kirakan pada
   sakal huruf alif (‫ )ﻓﺘﺤﺔ ﻣﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﻟﻒ‬apabila fi'il mu'tal akhir
   dengan alif, dan dibuangnya nun (‫ )ﺣﺬﻑ ﺍﻟﻨﻮﻥ‬apabila termasuk
   salah satu dari fi'il yang lima.
   Contoh :
       ‫ﻳ ﺪﺭ ﻤﻨ ﻓﻘ ﻥ ﺃ ﺗﻨﺰﻝ ﻋﻠ ﻬ ﺳ ﺭﺓ‬
   - ‫ ﹲ‬ ‫ﻮ‬ ‫ ِﻢ‬‫ﹶﻴ‬ ‫ ﹶ‬  ‫ ﹶ ﹶﻥﹾ‬‫ﺎِ ﹸﻮ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ِ ‫ﺨ‬
     ‫ﻟ ﻳ ﻣﻦ ﻟﻚ‬
   -  ‫ ﹶ‬ ِ ‫ﺆ‬ ‫ﹶﻦ‬

                                             ‫ﻟ ﻟﻤ ﻻ ﻝ‬
3. Fi'il mudlore dijazmkan oleh huruf jazm ( ِ ،‫ﺎ، ﹶ‬ ‫، ﹶ‬‫)ﹶﻢ‬
                                                      ‫ﻤ‬
                                  ‫ﺎ، ﻻﹶ ﺍﻟﻨﻬﻲ، ﻻﻡ ﺍﻻﻣﺮ‬ ‫، ﻟﹶ‬‫٣. ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﳎﺰﻭﻡ ﺑﻠﹶﻢ‬
          ‫ﻓﻌﻞ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻷﺧﺮ‬             ‫ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬
            ‫ﻓﻌﻞ ﻣﻌﺘﻞ ﺍﻷﺧﺮ‬                  ‫ﺣﺬﻑ ﺣﺮﻑ ﺍﻟﻌﻠﺔ‬                ‫ﻭﻋﻼﻣﺔ ﺟﺰﻣﻪ‬
         ‫ﻣﻦ ﺍﻷﻓﻌﺎﻝ ﺍﳋﻤﺴﺔ‬                         ‫ﺣﺬﻑ ﺍﻟﻨﻮﻥ‬
   Fi'il mudlore dibaca jazm (majzum) apabila diawali oleh huruf
          ‫ﻟ ﻟﻤ ﻻ ﻝ‬
   jazm (ِ ،‫ﺎ، ﹶ‬ ‫، ﹶ‬‫ )ﹶﻢ‬dan tanda jazmnya ada tiga yaitu sukun yang
   nampak dalam sakal huruf akhirnya ( ‫,)ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬
   apabila fi'il shohih akhir. Dibuang huruf illat ( ‫)ﺣﺬﻑ ﺣﺮﻑ ﺍﻟﻌﻠﺔ‬


                                        43
   apabila fi'il mu'tal akhir. Dan dibuangnya nun ( ‫)ﺣﺬﻑ ﺍﻟﻨﻮﻥ‬
   apabila termasuk salah satu dari fi'il-fi'il yang lima.
   Contoh :
       ‫ﺃﻟ ﺗ ﻠ‬
   - ‫ﹶﻢ‬‫ﻌ‬ ‫ﹶﹶﻢ‬
        ‫ﻓِ ﻟ ﺗ ﻌﻠ‬
   - ‫ﺍ‬‫ﹸﻮ‬ ‫ﻔﹾ‬ ‫ﹶﺈﻥﹾ ﹶﻢ‬
     ‫ﻻ ﺗ ﻉ ﻣﻊ ﷲ ﺇﻟ ﻬ ﺍﺧﺮ‬
   -   ‫ﺎ ﹶ‬ ‫ ﺍ ِ ِﹶﻴ‬   ‫ﺪ‬ ‫ﹶ‬



                                          ‫ﺃ‬
4. Fi'il mudlore dinashobkan oleh an (‫ )ﹶﻥﹾ‬yang tersembunyi setelah
   lam ta'lil, lam juhud, hatta, fa sababiyyah, wawu ma'iyah dan au
   yang bermakna sampai atau kecuali.
   ‫٤. ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﺑﺄﻥ ﻣﻀﻤﺮﺓ ﺑﻌﺪ : ﻻﻡ ﺍﻟﺘﻌﻠﻴﻞ، ﻻ ﺍﳉﺤﻮﺩ، ﺣﱴ، ﻓﺎﺀ ﺍﻟﺴﺒﺒﻴﺔ، ﻭﺍﻭ‬
                                                    ‫ﺍﳌﻌﻴﺔ، ﺃﻭ ﲟﻌﲎ ﺇﱃ ﺃﻭ ﺇﻻ‬
   Yang menashobkan sebenarnya adalah huruf nashob jadi bukan
   kata-kata tersebut di atas. Dari lima alat tersebut yang banyak
   ditemukan adalah lam ta'lil (lam yang bermakna untuk/agar)
   dan hatta (‫ )ﺣﱴ‬yang berarti sampai.
   Contoh :
                                                               ‫ﻠ ﻛ ﻳﻜ‬
                                             ‫ﻼﹰ‬‫ﻤ‬‫ ﻋ‬‫ﻦ‬‫ﺴ‬‫ ﺃﹶﺣ‬‫ ﹸﻢ‬‫ ﺃﹶ‬‫ ﹸﻢ‬‫ﹸﻮ‬‫ﺒ‬‫١. ﻟِﻴ‬
                                        ‫= ﻻﻡ ﺍﻟﺘﻌﻠﻴﻞ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻜﺴﺮ‬                  ِ‫ﻝ‬
         ‫= ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﻣﻨﺼﻮﺏ ﺑﺄﻥ ﻣﻀﻤﺮﺓ ﺑﻌﺪ ﻻﻡ ﺍﻟﺘﻌﻠﻴﻞ ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﻧﺼﺒﻪ‬                    ‫ﻠ‬
                                                                                 ‫ﹸﻮ‬‫ﺒ‬‫ﻳ‬
                       ‫ﻓﺘﺤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ ﻷﻧﻪ ﻓﻌﻞ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻷﺧﺮ‬

                                                          ‫ﺟِﻊ‬‫ﺮ‬‫ ﻳ‬‫ﺖ‬‫٢. ﺣ‬
                                              ‫= ﺣﺮﻑ ﺇﺳﺘﺪﺭﺍﻙ‬            ‫ﺣﱴ‬
  ‫= ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﻣﻨﺼﻮﺏ ﺑﺄﻥ ﻣﻀﻤﺮﺓ ﺑﻌﺪ ﺣﱴ ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﻧﺼﺒﻪ ﻓﺘﺤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ‬           ‫ﻳﺮﺟﻊ‬
                                ‫ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ ﻷﻧﻪ ﻓﻌﻞ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻷﺧﺮ‬



                                        44
‫,‪5. Fi'il mudlore dijazmkan dengan alat-alat syarat seperti In, Maa‬‬
   ‫,‪Man, Idzma, Mahma, Mata, Ayyaana, Anna, Haitsuma‬‬
   ‫.‪Kaifama, Ayna, Ayyu‬‬
        ‫٥. ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﳎﺰﻭﻡ ﺑﺄﺩﺓ ﺍﻟﺸﺮﻁ : ﺇﻥ، ﻣﺎ، ﻣﻦ، ﺇﺫﻣﺎ، ﻣﻬﻤﺎ، ﻣﱴ،‬
                                  ‫ﺃﻳﺎﻥ، ﺃﱏ، ﺣﻴﺜﻤﺎ، ﻛﻴﻔﻤﺎ، ﺃﻳﻦ، ﺃﻱ‬
   ‫‪Alat-alat tersebut menjazmkan dua fi'il mudlore, fi'il pertama‬‬
   ‫‪disebut fi'il syarat, sedangkan fi'il kedua disebut fi'il jawab‬‬
   ‫‪syarat. Dan dari 12 alat tersebut, yang banyak dijumpai adalah‬‬
   ‫. ﻣﻦ ‪ dan‬ﺇﻥ‬
   ‫: ‪Contoh‬‬
                                                         ‫ﺼﻛ‬               ‫ﺼﺮ‬
                                                       ‫ﺇِﻥﹾ ﺗ‪‬ﻨ‪  ‬ﻭﺍ ﺍﷲَ ﻳ‪‬ﻨ‪ ‬ﺮ‪ ‬ﹸﻢ‪‬‬
                                                    ‫= ﺣﺮﻑ ﺷﺮﻁ‬                       ‫ﺇﻥ‬
 ‫ﺗﻨﺼﺮﻭﺍ = ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﳎﺰﻭﻡ ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﺟﺰﻣﻪ ﺣﺬﻑ ﺍﻟﻨﻮﻥ ﻷﻧﻪ ﻣﻦ ﺍﻷﻓﻌﺎﻝ ﺍﳋﻤﺴﺔ‬
 ‫= ﻣﻔﻌﻮﻝ ﺑﻪ ﻣﻨﺼﻮﺏ ﻭﻋﻼﻣﺔ ﻧﺼﺒﻪ ﻓﺘﺤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻻﺧﺮ ﻷﻧﻪ ﺍﺳﻢ ﺍﳌﻔﺮﺩ‬                     ‫ﺍﷲ‬
       ‫= ﺟﻮﺍﺏ ﺍﻟﺸﺮﻁ ﳎﺰﻭﻡ ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﺟﺰﻣﻪ ﺳﻜﻮﻥ ﻇﺎﻫﺮ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ ﻷﻧﻪ‬                   ‫ﻳﻨﺼﺮ‬
                                               ‫ﻓﻌﻞ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻷﺧﺮ‬
                ‫= ﺍﺳﻢ ﺍﻟﻀﻤﲑ ﺍﻟﺒﺎﺭﺯ ﺍﳌﺘﺼﻞ ﻟﻠﻤﺨﺎﻃﺒﲔ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ‬                  ‫ﻛﻢ‬
                                          ‫ﰲ ﳏﻞ ﻧﺼﺐ ﻣﻔﻌﻮﻝ ﺑﻪ‬


‫.01 ‪Latihan‬‬

                                                    ‫ﺇِﻳ‪‬ﺎﻙ‪ ‬ﻧ‪‬ﻌ‪‬ﺪ‪ ‬ﻭ‪ ‬ﺇِ‪‬ﺎﻙ‪ ‬ﻧ‪‬ﺴ‪‬ﺘ‪‬ﻌِﻴ‪ ‬‬
                                                    ‫ﻦ‬               ‫ﺒ ﻳ‬
                  ‫= ﺍﺳﻢ ﺍﻟﻀﻤﲑ ﺑﺎﺭﺯ ﻣﻨﻔﺼﻞ ﻟﻠﻤﺨﺎﻃﺐ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻔﺘﺢ‬                      ‫ﺇِﻳ‪‬ﺎﻙ‪‬‬
                                   ‫ﰱ ﺣﻞ ﻧﺼﺐ ﻣﻔﻌﻮﻝ ﺑﻪ ﻣﻘﺪﻡ‬
             ‫= ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﻣﺮﻓﻮﻉ ﻟﺘﺠﺮﺩﻩ ﻋﻦ ﺍﺣﺪىﺎﻟﻨﻮﺍﺻﺐ ﻭﺍﳉﻮﺍﺯﻡ‬                       ‫ﻧﻌﺒﺪ‬
           ‫ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﺭﻓﻌﻪ ﺿﻤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺣﺮ ﻷﻧﻪ ﻓﻌﻞ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻷﺧﺮ‬



                                          ‫54‬
                            ‫ﺘ ﺘ ﻠﻬ‬                    ‫ﻨ‬            ‫ﻬ‬
                          ‫ﻭ‪‬ﻟﹶﻦ‪ ‬ﺗ‪‬ﺮ‪‬ﺿ‪‬ﻰ ﻋ‪‬ﻨ‪‬ﻚ‪ ‬ﺍﻟﹾﻴ‪ ‬ﻮ‪‬ﺩ‪ ‬ﻭ‪‬ﻻﹶ ﺍﻟ‪‬ﺼ‪‬ﺮ‪‬ﻯ ﺣ‪‬ﻰ ﺗ‪‬ﺒِﻊ‪ ‬ﻣِﱠﺘ‪ ‬ﻢ‪‬‬
                                    ‫= ﺣﺮﻑ ﻧﺼﺐ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ‬                                ‫ﻟﻦ‬
     ‫ﺗﺮﺿﻰ = ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﻣﻨﺼﻮﺏ ﺑﻠﻦ ﻭﻋﻼﻣﺔ ﻧﺼﺒﻪ ﻓﺘﺤﺔ ﻣﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﻟﻒ‬
                                            ‫ﻷﻧﻪ ﻓﻌﻞ ﻣﻌﺘﻞ ﺍﻷﺧﺮ ﺍﻷﻟﻒ‬
‫= ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﻣﻨﺼﻮﺏ ﺑﺄﻥ ﻣﻀﻤﺮﺓ ﺑﻌﺪ ﺣﱴ ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﻧﺼﺒﻪ ﻓﺘﺤﺔ ﻇﺎﻫﺮﺓ‬                                  ‫ﺗﺘﺒﻊ‬
                                ‫ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ ﻷﻧﻪ ﻓﻌﻞ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻷﺧﺮ‬


              ‫ﻤ‬                           ‫ﺮ‬               ‫ﻣﺮ‬                             ‫ﻜ ﻜ ﺃﻣﺔ ﻋ‬
        ‫ﻭ‪‬ﻟﹾﺘ‪ ‬ﹸﻦ‪ ‬ﻣِﻨ‪ ‬ﹸﻢ‪ ‬ﹸ ‪ ‬ﹲ ﻳ‪‬ﺪ‪ ‬ﻮ‪‬ﻥﹶ ﺇِﻟﹶﻰ ﺍﻟﹾﺨ‪‬ﻴ‪‬ﺮِ ﻭ‪‬ﻳ‪‬ﺄﹾ ‪ ‬ﻭ‪‬ﻥﹶ ﺑِﺎﻟﹾﻤ‪‬ﻌ‪ ‬ﻭ‪‬ﻑِ ﻭ‪‬ﻳ‪‬ﻨ‪‬ﻬ‪‬ﻮ‪‬ﻥﹶ ﻋ‪‬ﻦِ ﺍﻟﹾ ‪‬ﻨ‪‬ﻜﹶﺮِ‬
                                                        ‫= ﻻﻡ ﺍﻷﻣﺮ ﻣﺒﲏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻜﻮﻥ‬                                      ‫ﻝ‬
‫= ﻓﻌﻞ ﻣﻀﺎﺭﻉ ﳎﺰﻭﻡ ﺑﻼﻡ ﺍﻷﻣﺮ ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﺟﺰﻣﻪ ﺳﻜﻮﻥ ﻇﺎﻫﺮ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﺮ‬                                                         ‫ﺗﻜﻦ‬
                                                                           ‫ﻷﻧﻪ ﻓﻌﻞ ﺻﺤﻴﺢ‬


                                              ‫ﻓﹶﻤ‪‬ﻦ‪ ‬ﻳ‪‬ﻌ‪‬ﻤ‪‬ﻞﹾ ﻣِﺜﹾﻘﹶﺎﻝﹶ ﺫﹶ ‪‬ﺓٍ ﺧﻴ‪‬ﺮ‪‬ﺍ ﻳ‪‬ﺮ‪ ‬‬
                                              ‫ﺭ ‪ ‬ﻩ‬
              ‫= ﻓﻌﻞ ﺷﺮﻁ ﳎﺰﻭﻡ ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﺟﺰﻣﻪ ﺳﻜﻮﻥ ﻇﺎﻫﺮ ﻓﻌﻞ ﺍﻷﺧﺮ‬                          ‫ﻳﻌﻤﻞ‬
        ‫= ﻓﻌﻞ ﺟﻮﺍﺏ ﺍﻟﺸﺮﻁ ﳎﺰﻭﻡ ﻭ ﻋﻼﻣﺔ ﺟﺰﻣﻪ ﺣﺬﻑ ﺣﺮﻑ ﻋﻠﺔ ﻷﻧﻪ‬                                ‫ﻳﺮ‬
                                             ‫ﻓﻌﻞ ﻣﻌﺘﻞ ﺍﻷﺧﺮ‬




                                                       ‫64‬
                        BAB 6
               ISIM-ISIM YANG I'RABNYA
             MENGIKUTI KATA SEBELUMNYA

   Ada empat jenis jabatan yang i'rabnya mengikuti i'rab kata yang
ada sebelumnya, yaitu:
A. Naat/sifat (‫)ﻧﻌﺖ/ﺻﻔﺔ‬
B. Athaf (‫)ﻋﻄﻒ‬
C. Taukid (‫)ﺗﻮﻛﺪ‬
D. Badal (‫)ﺑﺪﻝ‬

A. Naat/sifat
   Naat adalah isim yang mengikuti kata yang diikutinya (man'ut)
dalam hal i'rab (rafa', nashab, jar), jenis (muannats, mudzakkar),
jumlah (mufrod, tasniyah, jamak) dan nakirah ma'rifatnya dan ber-
fungsi sebagai sifat.
   Jadi antara naat dan man'ut terselip makna "yang".
Contoh :          ِ‫ﺑﺴﻢ ﺍﷲِ ﺍﻟﺮﲪﻦِ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ‬      ‫ﺇﻫﺪﻧﺎ ﺍﻟﺼﺮﺍﻁﹶ ﺍﳌﺴﺘﻘﻴﻢ‬

B. Athof
   Athof adalah kata atau kalimat yang ada sesudah huruf athof
dan mengikuti kata atau kalimat sebelumnya (ma'thuf alaihi) dalam
hal i'robnya (rafa', nashob, jar). Adapun huruf-huruf athof itu
adalah :
                ‫ﺇﻥ ﷲ ﻭ ﻣﻼِﻜﺘﻪ ﻳﺼﻠ ﻥ ﻋﻠ ﻨﺒﻲ‬
a. ‫ ﻭﺍﻭ‬contoh :  ِ‫ﹶﻰ ﺍﻟ‬ ‫ ﹶ‬‫ﱡﻮ‬   ‫ ﹶﺋ ﹶ‬  َ ‫ِ ﱠ ﺍ‬
                 ‫ﻠﻖ ﻓﺴﻮ‬ ‫ﻫﻮ ﻟﺬ‬
b. ‫ ﻓﺎﺀ‬contoh : ‫ﻯ‬  ‫ ﹶ‬ ‫ ﺧﹶ‬‫ ﺍﱠ ِﻱ‬ 
c. ‫ ﺃﻭ‬contoh : ٍ‫ﻡ‬‫ﻮ‬‫ ﻳ‬‫ﺾ‬‫ﻌ‬‫ ﺑ‬‫ﺎ ﺃﹶﻭ‬‫ﻣ‬‫ﻮ‬‫ﺎ ﻳ‬‫ﻟﹶﺒِﺜﹾﻨ‬
               ‫ﺃﻗﺮ ﺐ ﺃ ﺑ ﺪ ﻣ ﺗ ﻋﺪ ﻥ‬
d. ‫ ﺃﻡ‬contoh : ‫ ﹶ‬‫ﻭ‬  ‫ ﺮ‬ ‫ﺎ‬  ‫ﻌ‬ ‫ ﹶﻡ‬ ‫ﹶﹶ ِﻳ‬
                ‫ ﻣﺤﻤﺪ ﺑ ﺃ ﻤﺪ‬ ‫ﻣ ﺳﻔ‬
e. ‫ ﺑﻞ‬contoh :   ‫ﻞﹾ ﹶﺣ‬     ‫ ﹶﺮ‬ ‫ﺎ‬
                   ‫ﹶ ﺗ ﺮ ﺧ ﻟﺪ ﻟﻜ ﺃﺧ ﻩ‬
f. ‫ ﻟﻜﻦ‬contoh :  ‫ﺎ‬ ‫ ﹶ‬‫ﺍ ﹶ ِﻦ‬ ِ‫ﺎ‬ ‫ﻜﹾ ِﻡ‬ ‫ﻻ‬



                                               47
              ‫ﺫﻫﺐ ﺃ ﻤﺪ ﻟ ﻤ ﺭﺳ ِ ﺛﻢ ﺴ ﻕ‬
g. ‫ ﰒ‬contoh : ِ ‫ﻮ‬ ‫ ﺍﻟ‬ ‫ﺔ ﹸ‬  ‫ﺪ‬ ‫ ﺇﹶﻰ ﺍﻟﹾ‬  ‫ ﹶﺣ‬  ‫ﹶ‬
              ‫ﺍ ﺮﻡ ﺼ ﻟﺢ ﻻ ﻄ ﻟﺢ‬
h. ‫ ﻻ‬contoh :  ِ‫ ﹶ ﺍﻟ ﱠﺎ‬ ِ‫ﺎ‬ ‫ ﺍﻟ‬  ‫ﹶﻛﹾ‬

C. Taukid
   Taukid (penegas) adalah kata yang dipergunakan untuk mem-
pertegas sebelumnya. Dalam taukid ini ada dua cara yaitu:
a. Dengan mengulang kata (taukid lafdzi)
            ‫ﺃﺧﻚ ﺃﺧﻚ ﺇﻧﻤ ﻟﺄﺧ ﻙ ﻛﺴ ﻉ ﺇﻟ ﻬ ﺠ ﺑﻐ ﺮ ﺳﻼﺡ‬
   Contoh : ٍ ‫ ِ ِ ﹶ‬‫ﻴ‬ ِ ‫ﺎ‬ ‫ﻴ‬ ‫ ِﹶﻰ ﺍﻟﹾ‬ ‫ﺎ‬ ِ  ‫ﺎ‬ ‫ﺎ ِﹶ‬ ِ   ‫ ﹶ‬  ‫ﹶ‬
b. Menggunakan salah satu dari kata berikut ini (taukid ma'nawi) :
                                      ‫ﻊ ﺲ ﻛﻞ ﻦ‬
                                       ‫ﻴ‬‫، ﹸ ﱞ، ﻋ‬ ‫ﻔﹾ‬‫، ﻧ‬ ‫ﻤِﻴ‬‫ﺟ‬
     Contoh :
     ‫َ ﻣ ﻤﺪ ﻪ‬
      ‫ﻨ‬‫ ﻋ‬  ‫ﺤ‬ ‫ﺎﺀ‬‫ﺟ‬                    ‫ﻔﹾ‬‫ ﻧ‬ ‫ﻮ‬ ‫ﺴ‬‫ ﻣ‬‫ﻗﹶﺎﻡ‬
                                          ‫ﻌ ﺩ ﺴﻪ‬
       ‫ﺘ ﹶ ﺬ ﻛﻠﻬ‬
     ‫ﻢ‬ ‫ ﹸ ﹸﱡ‬‫ﻼﻣِﻴ‬‫ ﺍﻟ‬‫ﺮ‬‫ﻀ‬‫ﺣ‬                ‫ﺘ ﹶ ﺬ ﻌﻬ‬
                                          ‫ﻢ‬  ‫ﻤِﻴ‬‫ ﹸ ﺟ‬‫ﻼﻣِﻴ‬‫ ﺍﻟ‬‫ﺢ‬‫ﺠ‬‫ﻧ‬

D. Badal
      Badal atau pengganti adalah kata yang digunakan untuk meng-
gantikan kata sebelumnya, yang keduanya (pengganti atau yang
diganti) jika salah satu kalimat tersebut tidak disebutkan masih
dapat dipahami.
Contoh:
   ‫ ﻷ ﺘ ﺫ ﻣ ﻤ ﺩ‬ ‫ﺣﻀ‬
a.  ‫ﻮ‬ ‫ﺤ‬ ‫ﺎ ﹸ‬‫ﺮ ﺍ ُﺳ‬ 
   ‫ﺇ ﻨﻚ ﻣﺤﻤﺪ ﻗ ﻳ ﺮﺝ ﻣﻦ ﻤ ﺭﺳﺔ‬
b. ِ   ‫ﺪ‬ ‫ ﺍﻟﹾ‬ ِ   ‫ﺨ‬ ‫ ﹶﺪ‬     ‫ِﺑ‬
   ‫ﻗ ﺫﻫﺐ ﻋﻤﻚ ﻋﻠﻲ ﺇﻟ ﺴ ﻕ‬
c. ِ ‫ﻮ‬ ‫ ِﹶﻰ ﺍﻟ‬ ِ      ‫ ﹶ‬‫ﹶﺪ‬




                                                   48
49
50
51

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:8064
posted:11/29/2010
language:Indonesian
pages:51