Docstoc

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEBUTUHAN GIZI BALITA DI WILAYAH POSYANDU KLURAHAN III DESA KLURAHAN KECAMATAN NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK. TAHUN 2009

Document Sample
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEBUTUHAN GIZI BALITA DI WILAYAH POSYANDU KLURAHAN III DESA KLURAHAN KECAMATAN NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK. TAHUN 2009 Powered By Docstoc
					GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEBUTUHAN GIZI PADA
      BALITA DI WILAYAH POSYANDU KLURAHAN III
       DESA KLURAHAN KECAMATAN NGRONGGOT
                 KABUPATEN NGANJUK



                 KARYA TULIS ILMIAH




                        Oleh :
                MUNIFATUL MAIMONAH
                    NIM. 060200138




      DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
        POLITEKNIK KESEHATAN DEPKES MALANG
                 JURUSAN KEBIDANAN
           PROGRAM STUDI KEBIDANAN KEDIRI
                     TAHUN 2009
                         LEMBAR PERSETUJUAN


                         KARYA TULIS ILMIAH


  GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEBUTUHAN GIZI
    PADA BALITA DI WILAYAH POSYANDU KLURAHAN III
       DESA KLURAHAN KECAMATAN NGRONGGOT
                 KABUPATEN NGANJUK



                                   Oleh :

                         MUNIFATUL MAIMONAH
                            NIM. 0602200138

                     Telah disetujui untuk diseminarkan


PEMBIMBING I



IRA TITISARI, S.Si.T.                        Tanggal : 17 - 12 – 2009
NIP. 19780329 200212 2 002


PEMBIMBING II



TEMU BUDIARTI, S.Pd.M.Kes                    Tanggal : 21 - 12 – 2009
NIP. 19510423 197302 2 001




                                     ii
                            LEMBAR PENGESAHAN

                          KARYA TULIS ILMIAH
     GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEBUTUHAN GIZI
       PADA BALITA DI WILAYAH POSYANDU KLURAHAN III
          DESA KLURAHAN KECAMATAN NGRONGGOT
                    KABUPATEN NGANJUK

                                       Oleh :

                         MUNIFATUL MAIMONAH
                            NIM : 0602200138
                      Telah dipertahankan di depan tim penguji
                          Pada tanggal : 28 Desember 2009

                                Susunan tim penguji

( INDAH RAHMANINGTYAS, S.Kp, M.Kes )                     (_______________)
  Penguji I                                                 Tanda tangan


( KOEKOEH HARDJITO, S.Kep.Ners, M.Kes )                  (_______________)
  Penguji II                                                Tanda tangan


( IRA TITISARI, SSiT )                                   (_______________)
  Penguji III                                               Tanda tangan

Karya Tulis Ilmiah ini telah diterima sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh
                             gelar Ahli Madya Kebidanan

                             Malang,      Januari 2010

                                   Mengetahui,
                             Ketua Jurusan Kebidanan
                             Poltekes Depkes Malang



                         SURACHMINDARI, S.ST, M.Pd
                          NIP. 19560517 198103 2 001




                                         iii
              HALAMAN PERSEMBAHAN


MOTTO :
Untuk mendapatkan bibir yang indah ucapkan kata-kata
          kebaikan dan kejujuran.

Untuk mendapatkan tubuh yang indah berjalanlah
           dengan ilmu pengetahuan


Karya ini kupersembahkan untuk :
  Keluargaku yang kusayangi dan kucintai semuanya
     yang telah memberi semangat dan dorongan
                     selama ini.




                         iv
                                         ABSTRAK



 GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEBUTUHAN GIZI BALITA DI
  WILAYAH POSYANDU KLURAHAN III DESA KLURAHAN KECAMATAN
              NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK.


                                     TAHUN 2009

NAMA PENELITI                 : MUNIFATUL M.
NAMA PEMBIMBING I             : IRA TITISARI, S.Si.T.
NAMA PEMBIMBING II            : TEMU BUDIARTI, S.Pd.M.Kes.



          Kasus gizi buruk yang tertinggi di Desa Klurahan berada di posyandu
Klurahan III. Penelitian bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu tentang
kebutuhan gizi balita.
          Metode yang digunakan adalah deskriptif statistik, populasi dalam
pengetahuan ini adalah ibu balita yang berada diwilayah posyandu Klurahan III desa
Klurahan kecamatan Ngronggot kabupaten Nganjuk sebanyak 112 orang, dimana tehnik
pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Jumlah sampel yang
memenuhi kriteria inklusi adalah sejumlah 87 responden.
          Berdasarkan hasil pengisian kuesioner dari 87 responden diperoleh hasil
bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang definisi gizi dikategorikan baik sejumlah 66 %,
tingkat pengetahuan ibu tentang bahan makanan sebagai sumber gizi dikategorikan baik
sejumlah 66 %, tingkat pengetahuan tentang cara pengolahan bahan makanan yang baik
dan benar dikategorikan baik sejumlah 70 %.
          Berdasarkan hasil diatas disarankan pada tempat penelitian agar dapat
mempertahankan kondisi yang telah dicapai saat ini tentang pengetahuan ibu terhadap
kebutuhan gizi balita dan lebih meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dibidang
nutrisi bagi balita.

Kata kunci : Gizi balita, pengetahuan.




                                            v
                     LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN



       Saya bersumpah bahwa Karya Tulis Ilmiah ini adalah asli karya saya sendiri,

dan belum dibuat oleh orang lain sebelumnya, untuk memperoleh gelar dari berbagai

jenjang pendidikan tinggi manapun.




                                                      Kediri, Desember 2009

                                                        Yang Menyatakan




                                                       Munifatul Maimonah




                                        vi
                               KATA PENGANTAR


       Dengan segala puja dan puji sukur peneliti panjatkan kehadirat Allah

SWT. Karena atas berkat dan rahmat-Nya, peneliti telah dapat menyelesaikan Karya

Tulis Ilmiah yang sangat sederhana ini guna memenuhi salah satu syarat di dalam

memperoleh gelar Ahli Madya Kebidanan pada Politeknik Depkes Malang jurusan

Kebidanan.

       Keberhasilan peneliti tidak lepas dari bimbingan dan tuntunan serta bantuan dari

berbagai pihak untuk itu peneliti menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya

kepada :

1. Temu Budiarti, S.Pd.M.Kes selaku Ketua Program Studi Kebidanan Kediri

   sekaligus Pembimbing I I

2. Koekoeh Hardjito, S.Kep.Ners.M.Kes selaku Koordinator Karya Tulis Ilmiah

3. Ira Titisari, S.Si.T selaku Pembimbing I

4. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk

5. Dr. Ahmad Nour Cholis selaku Kepala Puskesmas Ngronggot Kabupaten Nganjuk

6. Kepala Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk.

7. Suami tercinta, tersayang, dan anak-anakku yang telah memberi semangat dan

   dorongan, dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah.

       Sehubungan dengan kemampuan dan pengetahuan peneliti yang sangat terbatas,

maka peneliti menyadari sepenuhnya, bahwa di dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah

ini masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan. Untuk itu segala kritik dan saran

yang bersifat membangun selalu peneliti harapkan dari manapun datangnya.




                                          vii
       Akhirnya peneliti berharap semoga keberadaan Karya Tulis Ilmiah ini ada guna

dan manfaat bagi peneliti khususnya dan bagi dunia pendidikan pada umumnya.




                                               Nganjuk,      Desember 2009

                                                          Peneliti




                                       viii
                                                     DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...................................................................................            i

HALAMAN PERSETUJUAN ...................................................................                     ii

HALAMAN PENGESAHAN...................................................................... iii

HALAMAN PERSEMBAHAN.................................................................... iv

ABSTRAK..................................................................................................... v

PERNYATAAN KEASLIAN ....................................................................                    vi

KATA PENGANTAR ............................................................................... vii

DAFTAR ISI...............................................................................................   ix

DAFTAR TABEL ......................................................................................         xi

DAFTAR LAMPIRAN .............................................................................. xiii

BAB I         PENDAHULUAN

             1.1 Latar Belakang Masalah.......................................................              1

             1.2 Rumusan Masalah ................................................................           4

             1.3 Tujuan Penelitian .................................................................        4

             1.4. Manfaat Penelitian ...............................................................        5

BAB II        TINJAUAN PUSTAKA

             2.1. Konsep Pengetahuan ..........................................................             6

             2.2. Konsep Balita ..................................................................... 12

             2.3. Konsep Gizi ........................................................................ 15

             2.4. Cara Pengolahan Bahan Makanan Sebagai Sumber Gizi ... 22

             2.5. Parameter Kecukupan Gizi Balita ...................................... 26

             2.6. Kerangka Konsep...... ......................................................... 27




                                                              ix
BAB III METODE PENELITIAN

      3.1. Desain Penelitian................................................................ 28

      3.2. Populasi, Sampel, Besar Sampel (Sampel Size) dan

             Teknik Pengambilan Sampel............................................... 29

      3.3. Variabel Penelitian .............................................................. 30

      3.4.    Definisi Variabel ............................................................... 31

      3.5. Instrumen Penelitian .......................................................... 32

      3.6. Lokasi dan Waktu Penelitian ............................................ 33

      3.7. Tehnik Pengumpulan Data dan Analisa Data .................... 33

      3.8. Tehnik Analisa Data............................................................ 34

      3.9. Etika Penelitian .................................................................. 35

      3.10 Keterbatasan Penelitian....................................................... 36

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

      4.1     Hasil Penelitian...................................................................         37

      4.2     Pembahasan.......................................................................... 44

BAB V PENUTUP

      5.1      Kesimpulan.........................................................................        49

      5.2      Saran...................................................................................   50

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN-LAMPIRAN




                                                        x
                                       DAFTAR TABEL

2.1   Angka Kecukupan Kebutuhan Kalori Per anak Per hari yang

      Dianjurkan............................................................................................     16

2.2   Daftar Beberapa Bahan Makanan Sumber Karbohidrat.......................                                    16

2.3   Angka Kecukupan Protein Rata-rata Per anak Per hari yang

      dianjurkan.............................................................................................    17

2.4   Beberapa Bahan Makanan Sebagai Sumber Protein............................                                  17

2.5   Kadar Lemak Beberapa Bahan Makanan.............................................                            18

2.6   Angka Kecukupan Vitamin A Rata-rata Per anak Per hari yang

      dianjurkan.............................................................................................    19

2.7   Beberapa Bahan Makanan Sebagai Sumber Vitamin A ......................                                     19

3.1   Definisi Operasional.............................................................................          32

4.1   Umur Responden di wilayah posyandu Klurahan III desa Klurahan

      Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk .......................................                              37

4.2   Pendidikan Responden di wilayah posyandu Klurahan III desa

      Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk .......................                                     38

4.3   Pekerjaan Responden di wilayah posyandu Klurahan III desa

      Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk ........................                                    39

4.4   Penghasilan Responden di wilayah posyandu Klurahan III desa

      Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk .........................                                   40

4.5   Pengetahuan Ibu Tentang Definisi Gizi di Wilayah Posyandu

      Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten

      Nganjuk ................................................................................................   41




                                                            xi
4.6   Pengetahuan Ibu Tentang Bahan makanan Sebagai Sumber Gizi di

      Wilayah Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan

      Ngronggot Kabupaten Nganjuk ..........................................................            42

4.7   Pengetahuan Ibu Tentang Cara Pengolahan Bahan Makanan yang

      Baik Dan Benar di Wilayah Posyandu Klurahan III Desa Klurahan

      Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk .....................................                       43

4.8   Pengetahuan Ibu Tentang Kebutuhan Gizi Pada Balita di Wilayah

      Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot

      Kabupaten Nganjuk .............................................................................   44




                                                      xii
                              DAFTAR LAMPIRAN


1. Tabel Standar Umur, Berat Badan dan Tinggi Badan

2. Informasi Penelitian

3. Formulir Persetujuan Menjadi Responden

4. Kisi-Kisi Kuesioner Pengetahuan

5. Kuesioner

6. Jadwal Penelitian

7. Tabulasi Pengetahuan Ibu Tentang Kebutuhan Gizi Balita

8. Tabel Data Umum Responden

9. Surat Ijin Penelitian

10. Lembar Konsultasi

11. Berita Acara Perbaikan Karya Tulis Ilmiah

12.




                                         xiii
                                                                                  1



                                    BAB I

                              PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang

           Pada saat ini pemerintah melalui Dinas Kesehatan sedang giat-giatnya

   melaksanakan      program kesehatan   guna   peningkatan    kesehatan   bagi

   masyarakat, terutama bagi kesehatan anak-anak baik usia balita atau

   diatasnya, mengingat bahwa anak-anak adalah generasi penerus bangsa, yang

   menentukan maju mundurnya bangsa dimasa yang akan datang.

           Faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan bagi kesehatan

   anak terutama anak-anak balita adalah pcmberian makanan (Nutrisi) yang

   cukup gizinya, yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi balita, sehingga anak

   dapat tumbuh dan berkembang secara normal, sehat dan kuat. Nutrisi

   merupakan faktor terpenting dalam organ tubuh manusia agar berfungsi

   dengan baik, nutrisi memberikan energi bagi aktivitas tubuh serta memelihara

   kesehatan dan menambah daya tahan tubuh terhadap penyakit (Nurohman,

   2001)

           Pada usia balita, kecukupan gizi pada anak sangat tergantung kepada

   ibu atau pengasuhnya. Anak balita merupakan kelompok yang menunjukan

   pcrtumbuhan badan yang pesat, sehingga memerlukan zat gizi yang tinggi

   setiap kilogram berat badannya. Pada masa bayi dan balita, orang tua harus

   selalu memperhatikan kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi anak
                                                                                  2



dengan membiasakan pola makan yang seimbang dan teratur setiap hari,

sesuai dengan tingkat kecukupannya.(Cindar Bumi, 2005).

       Begitu dominannya peranan ibu bagi kesehatan anak balita terutama

dalam pemberian gizi yang cukup pada anak balita, menuntut ibu harus

mengetahui dan memahami akan kcbutuhan gizi pada anak, untuk itu yang

harus dimiliki oleh ibu adalah pengetahuan tentang kebutuhan gizi balita.

Pengetahuan ( knowledge) adalah sesuatu yang hadir dan terwujud dalam

jiwa dan pikiran seseorang dikarenakan adanya reaksi, persentuhan dan

hubungan dengan lingkungan dan alam sekitarnya (M Arifin Siregar, 2008).

Pengetahuan ibu tentang kebutuhan gizi sangat penting sekali, hal ini

disebabkan untuk menciptakan generasi mendatang yang lebih baik, peran ibu

dalam merawat bayi dan anak menjadi faktor penentu. Masalahnya, kesadaran

akan pentingnya pemberian gizi yang baik kadang belum sepenuhnya

dimengerti. Ada orang tua yaag sudah tahu akan gizi sehat, tetapi tidak peduli.

Ada juga yang belum tahu tetapi tidak rnencari tahu. Padahal seharusnya

makanan bergizi diperlukan semenjak ibu hamil sampai masa balita.

Kebutuhan gizi yang tidak sesuai dapat menyebabkan gizi kurang dan gizi

buruk bahkan dapat menyebabkan kematian pada anak balita. Pengetahuan ibu

tentang kebutuhan gizi balita sangat berpengaruh terhadap status gizi balita.

(Arista Tri Qurnia, 2009)

       Dari studi penelitian awal yang dilaksanakan pada tanggal 24 Juli

2009 di Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk Peneliti

memperoleh data yang dihitung berdasarkan Z Score dan Indek Masa Tubuh
                                                                               3



pada Juni 2009 dari 638 anak balita, yang datang di posyandu 484 anak, 4

anak gizi lebih (0,33%), 390 gizi baik ( 80,7 %), 82 anak gizi kurang ( 16,9

%), 8 anak gizi buruk (1,65%) di Desa Klurahan terdapat 8 posyandu dan

terdapat 8 anak gizi buruk yang masing-masing berada di posyandu Klurahan

I terdapat 1 anak, posyandu Klurahan III terdapat 3 anak, posyandu Klurahan

IV terdapat 2 anak, Klurahan V terdapat 2 anak. Sedangkan posyandu yang

lain tidak terdapat gizi buruk. Sedangkan di posyandu Klurahan III jumlah

balita 112 anak, yang datang di posyandu 93 anak, gizi lebih 1 (1,8 %), gizi

baik 75 anak (80 %), 14 anak gizi kurang (15 %), 3 (3,2%) anak gizi buruk,

dan dari hasil wawancara dengan 10 orang ibu balita, dengan pertanyaan

seputar kebutuhan gizi balita di wilayah posyandu Klurahan III Desa Klurahan

Kecamatan Ngronggot menunjukkan hasil 4 orang menjawab dengan benar, 5

orang salah dan 1 orang tidak tahu. Sedangkan kita tahu bahwa akibat gizi

buruk adalah perkembangan yang tidak normal pada balita bahkan dapat

menyebabkan kematian pada balita.

       Dari permasalahan di atas wilayah posyandu Klurahan III merupakan

kasus gizi buruk tertinggi di Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten

Nganjuk, maka peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai gambaran

pengetahuan ibu tentang kebutuhun gizi pada balita di wilayah posyandu

Klurahan III desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk.
                                                                                  4



1.2 Rumusan Masalah

           Berdasarkan uraian dalam latar belakang tersebut diatas, maka dapat

   dirumuskan    permasalahan    “Bagaimanakah     pengetahuan    ibu   tentang

   kebutuhan gizi pada balita di wilayah Posyandu Klurahan III Desa Klurahan

   Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk?”.



1.3 Tujuan Penelitian

   1.3.1   Tujuan Umum

                  Mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang kebutuhan gizi

           pada balita di wilayah posyandu Klurahan III Desa Klurahan

           Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk .

   1.3.2   Tujuan Khusus

           1.3.2.1. Mengidentifikasi pengetahuan ibu tentang definisi gizi   di

                  wilayah Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan

                  Ngronggot Kabupaten Nganjuk .

           1.3.2.2 Mengidentifikasi Pengetahuan ibu tentang bahan makanan

                  sebagai sumber gizi yang diberikan pada anak usia balita di

                  wilayah Posyandu Klurahan III desa Klurahan Kecamatan

                  Ngronggot Kabupaten Nganjuk .

           1.3.2.3. Mengidentifikasi pengetahuan ibu tentang cara pengolahan

                  bahan makanan yang baik dan benar di wilayah Posyandu

                  Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten

                  Nganjuk.
                                                                                 5



1.4 Manfaat Penelitian

   1.4.1. Manfaat teoritis

           Sebagai bahan masukan untuk meningkatkan mutu pelayanan dengan

           menyediakan informasi yang memadai tentang kebutuhan gizi pada

           anak-anak masa balita .

   1.4.2   Manfaat Praktis

           1.4.2.1 Bagi peneliti

                  Meningkatkan pemahaman pcneliti mengenai pcngetahuan ibu

                  tentang kebutuhan gizi pada anak-anak usia balita di wilayah

                  posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot

                  Kabupaten Nganjuk.

           1.4.2.2 Bagi Tempat Penelitian

                  Sebagai    bahan   masukan   atau   bahan   tambahan   untuk

                  memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu tentang pemenuhan

                  gizi pada balita di wilayah Posyandu Klurahan III Desa

                  Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk.
                                                                                          6



                                      BAB II

                           TINJAUAN PUSTAKA



2.1. Konsep Pengetahuan

   2.1.1. Pengertian Pengetahuan

               Pengetahuan adalah merupakan hasil “tahu” dan ini terjadi

         setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu obyek tertentu.

         Penginderaan melalui panca indra yakni penglihatan, pendengaran,

         penciuman, rasa dan raba. Sebagian besar pengetahuan manusia

         diperoleh melalui mata dan telinga. Pengetahuan atau kognitif

         merupakan dominan yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan

         seseorang (overt behavior) (Notoatmodjo, 2003)

   2.1.2. Tingkatan Pengetahuan

         2.1.2.1. Tahu ( Know )

                          Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi

                   yang       telah   dipelajari sebelumnya. Disebut juga dengan

                   istilah recall (mengingat kembali) terhadap suatu yang

                   spesifik     terhadap     suatu     bahan   yang   dipelajari   atau

                   rangsangan yang telah diterima (Notoatmodjo, 2003)

         2.1.2.2. Memahami

                          Memahami         diartikan    sebagai   suatu   kemampuan

                 menjelaskan secara benar tentang obyek yang diketahui dan

                 dapat menginterprestasikan materi tersebut secara benar.
                                                                             7



         Orang yang telah paham terhadap obyek atau materi tersebut

         harus        dapat      menjelaskan,     menyebutkan      contoh,

         menyimpulkan, meramalkan dan sebagainya terhadap obyek

         yang dipelajari (Notoatmodjo, 2003)

 2.1.2.3. Aplikasi

                 Aplikasi       diartikan   sebagai    kemampuan     untuk

         menggunakan materi yang telah dipelajari pada situasi atau

         konsulidasi riil (sebenarnya). Aplikasi ini dapat diartikan

         aplikasi atau penggunaan hukum, rumus, metode, prinsip dan

         sebagainya dalam konteks atau situasi yang lain (Notoatmodjo,

         2003)

2.1.2.4. Analisa

                    Analisa adalah kemampuan untuk menjabarkan materi

         atau suatu obyek kedalam komponen, tetapi masih di dalam

         struktur organisasi tersebut, dan masih ada kaitan satu sama

         lain. Kemampuan analisa ini dapat dilihat dari penggunaan

         kata    karena       dapat   menggambarkan,    membedakan    dan

         mengelompokkan (Notoatmodjo, 2003)

2.1.2.5. Sintesis

                 Sintesis menunjukkan pada suatu kemampuan untuk

         melaksanakan atau menghubungkan bagian suatu bentuk

         keseluruhan yang baru. Dengan kata lain sintesis itu suatu
                                                                                 8



              kemampuan untuk menyusun formulasi baru dari formulasi

              yang ada (Notoatmodjo, 2003)

     2.1.2.6. Evaluasi

                     Evaluasi ini berkaitan dengan kemampuan untuk

              melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau

              obyek penilaian ini berdasarkan suatu keriteria yang

              ditentukan sendiri atau menggunakan kriteria yang telah ada

              sebelumnya (Notoatmodjo, 2003)

2.1.3. Cara Memperoleh Pengetahuan

                  Menurut     Notoatmodjo       (2003)      banyak       yang

      digunakan     untuk memperoleh      pengetahuan,     namun     sepanjang

      sejarah cara mendapatkan pengetahuan dikelompokkan menjadi dua

      yaitu cara tradisional atau non ilmiah dan cara modern atau yang

      disebut cara ilmiah.

      2.1.3.1. Cara Tradisional

              Cara ini ada empat cara, yaitu:

              2.1.3.1.1. Trial and Error atau coba-salah

                                  Cara ini dipakai orang sebelum adanya

                         kebudayaan, bahkan mungkin sebelum adanya

                         peradaban. Cara ini dilakukan dengan menggunakan

                         kemungkinan dengan memecahkan masalah dan

                         apabila tidak berhasil maka dicoba lagi dengan

                         kemungkian yang lain sampai berhasil,oleh karena
                                                                     9



               itu cara ini disebut dengan metode trial (coba) dan

               error (gagal atau salah) atau metode coba-salah.

               Pengalaman yang diperoleh melalui penggunaan ini

               banyak membantu perkembangan berfikir dan

               kebudayaan manusia kearah yang lebih sempurna.

 2.1.3.1.2. Kekuasaan atau otoritas

                   Sumber pengetahuan ini dapat berupa pemimpin-

           pemimpin masyarakat baik formal maupun informal, ahli

           agama, pemegang pemerintahan dan sebagainya. Dengan

           kata lain pengetahuan tersebut diperoleh berdasarkan

           pada otoritas atau kekuasaan baik tradisional, otoritas

           pemerintah, otoritas pemimpin agama, maupun ahli

           pengetahuan.

2.1.2.1.3. Berdasarkan pengalaman pribadi

                 Adapun pepatah mengatakan “Pengalaman adalah

         guru yang terbaik”, pepatah ini mengandung maksud

         bahwa pengalaman itu merupakan sumber pengetahuan

         atau pengalaman itu merupakan suatu cara untuk

         memperoleh kebenaran pengetahuan.

2.1.2.1.4. Jalan pikiran

                 Dalam     memperoleh    kebenaran   pengetahuan

         manusia telah menggunakan jalan pikiran baik melalui

         induksi maupun deduksi. Apabila proses pembuatan
                                                                                10



                   kesimpulan itu melalui pernyataan-pernyataan khusus

                   kepada yang umum dinamakan induksi. Sedangkan

                   deduksi adalah pembuatan kesimpulan dari pernyataan-

                   pernyataan umum kepada yang khusus.

      2.1.3. 2. Cara Ilmiah atau Cara Modern

                       Dalam     memperoleh     pengetahuan    dewasa     ini

               menggunakan cara yang lebih sistematis, logis dan ilmiah.

               Cara ini disebut metode ilmiah atau lebih populer disebut

               metodologi penelitian (Research Methodology).

2.1.4. Faktor yang mempengaruhi pengetahuan

     2.1.4.1. Faktor Internal

             2.1.4.1.1. Umur

                                Semakin cukup umur tingkat kemampuan dan

                       kekuatan seseorang akan lebih matang dalam berfikir

                       maupun bekerja. Dari segi kepercayaan masyarakat,

                       seseorang yang lebih dewasa akan dipercaya dari

                       orang yang belum cukup umur ( Nursalam dan Pariani,

                       2001).

             2.1.4.1.2. IQ (Intelegency Quotient)

                                   Menurut    Terman,   Intelegency   adalah

                         kemampuan untuk berfikir abstrak. Untuk mengukur

                         Intelegency seseorang dapat diketahui melalui IQ (

                         Intelegency Quotient) yaitu skor yang diperoleh dari
                                                                           11



                   sebuah alat tes kecerdasan. Individu yang memiliki

                   intelegency rendah maka akan diikuti oleh tingkat

                   kreativitas yang rendah pula.( Sunaryo, 2004).

       2.1.4.1.3. Keyakinan ( Agama ).

                            Agama sebagai suatu keyakinan hidup yang

                 masuk kedalam konstruksi kepribadian seseorang yang

                 sangat berpengaruh dalam cara berfikir, bersikap,

                 berkreasi dan berperilaku individu.( Sunaryo, 2004).

2.1.4.2. Faktor Eksternal

       2.1.4.2.1. Pendidikan

                            Pendidikan berarti bimbingan yang diberikan

                 seseorang terhadap perkembangan orang lain menuju

                 kearah suatu cita-cita tertentu. Kegiatan pendidikan

                 formal maupun informal berfokus pada proses belajar-

                 mengajar, dengan tujuan agar terjadi perubahan

                 perilaku yaitu dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak

                 mengerti menjadi mengerti, dan dari tidak dapat

                 menjadi dapat. Maka makin tinggi pendidikan

                 seseorang makin mudah menerima informasi sehingga

                 makin banyak pula pengetahuan yang dimiliki.(

                 Sunaryo, 2004).
                                                                                   12



                2.1.4.2.2. Informasi

                               Pengetahuan dapat dipengaruhi oleh adanya

                         informasi      dari   sumber   media   sebagai   sarana

                         komunikasi yang dibaca atau dilihat, baik dari media

                         cetak maupun elektronik seperti televisi, radio, surat

                         kabar, majalah dan lain-lain.( Azwar,2003)

             2.1.4.2.3. Sosial Budaya

                              Sistem sosial budaya yang ada di masyarakat dapat

                      mempengaruhi dari sikap dalam menerima informasi (

                      Nursalam dan Pariani, 2001).

              2.1.3.2.4. Pekerjaan

                              Adanya suatu pekerjaan pada seseorang akan

                       menyita banyak waktu dan tenaga untuk menyelesaikan

                       pekerjaan yang dianggap penting dan memerlukan

                       perhatian tersebut, sehingga masyarakat yang sibuk

                       hanya mempunyai sedikit waktu memperoleh informasi

                       (Notoatmodjo, 2003).



2.2. Konsep Balita

    2.2.1 Pengertian balita

                 Balita adalah anak-anak yang berusia diatas 14 hari sampai

          dengan dibawah 6 tahun. Dalam keseharian kita balita sering diartikan
                                                                          13



bayi lima tahun. Menurut Kuntjoyo (2006), masa balita dibedakan

pada 2 fase yaitu :

2.2.1.1 Masa bayi

                      Masa Bayi berlangsung dari usia sekitar 14 hari

       sampai sekitar 2 tahun. Masa bayi ini memiliki ciri-ciri sebagai

       berikut :

        a) Masa bayi merupakan masa dasar dari perkembangan

            selanjutnya

        b) Masa bayi merupakan masa terjadinya pertumbuhan dan

            perkembangan yang pesat.

        c) Masa        bayi   merupakan   masa   berkurangnya    masa

            ketergantungan.

        d) Masa bayi merupakan masa meningkatnya individualistas

        e) Masa bayi adalah masa permulaan sosialisasi

        f) Masa bayi merupakan masa permulaan penggolongan

            perak seks.

        g) Masa bayi merupakan masa yang menarik

        h) Masa bayi merupakan masa perkembangan kreatifitas.

2.2.1.2. Masa kanak-kanak

              Masa kanak-kanak terdiri dari 2 fase yaitu masa kanak-

        kanak awal dan masa kanak kanak akhir. Masa kanak kanak

        awal yaitu masa kanak-kanak yang berusia diatas 2 tahun dan

        dibawah 6 tahun, sedangkan masa kanak kanak akhir berusia
                                                               14



diatas 6 tahun dan dibawah 12 tahun. Dalam karya tulis ini

pembahasan dibatasi pada fase masa kanak kanak awal yaitu

anak anak yang berusia diatas 2 tahun dan dibawah 6 tahun.

Masa kanak-kanak awal anak anak memiliki ciri-ciri sebagai

berikut, seperti yang digambarkan oleh orang tua, pendidik

atau guru dan psikolog.

2.2.1.2.1. Menurut orang tua masa kanak-kanak awal

         merupakan :

         a. Masa yang bermasalah.

         b. Masa bermain

2.2.1.2.2 Menurut    pendidik,   masa   kanak   kanak   awal

         merupakan masa usia pra sekolah atau pre school

         age

2.2.1.2.3. Menurut   psikolog,   masa    kanak-kanak    awal

         merupakan :

         a. Masa Negatif.

         b. Masa Kelompok.

         c. Masa Menjelajah.

         d. Masa Bertanya

         e. Masa Meniru

         f. Masa Kreatif
                                                                                  15



2.3 Konsep Gizi

   2.3.1. Definisi Gizi

                  Gizi adalah Ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk

          melakukan fungsinya (penghasil energi, pembangun, memelihara dan

          mengatur proses kehidupan).( Sunita AlMatsier, 2005)

                  Gizi berasal dari bahasa Arab yaitu ghidza yang berarti

          makanan. Di satu sisi ilmu gizi berkaitan dengan makanan dan di sisi

          lain berkaitan dengan tubuh manusia. Sedangkan pengertian makanan

          adalah bahan selain obat yang mengandung zat-zat gizi / unsur kimia

          yang dapat diubah menjadi zat gizi oleh tubuh dan berguna bila

          dimasukkan dalam tubuh. ( Sunita AlMatsier, 2005 )

   2.3.2. Karbohidrat

                  Merupakan senyawa yang terdiri dari elemen karbon, hidrogen

          dan terbagi menjadi gula / karbohidrat sederhana dan karbohidrat

          komplek.        Karbohidrat merupakan sumber energi yang paling

          ekonomis dan banyak tersedia . Karbohidrat sangat bermanfaat karena

          merupakan penghasil yang cepat dan menghasilkan serat agar proses

          eliminasi dalam pencernaan dan fungsi intestinal       bekerja normal

          ( Nurohman, 2001)

                  Untuk menghitung jumlah kecukupan karbohidrat dalam tubuh

          balita, maka dihitung berdasarkan jumlah konsumsi kalori yang

          dibutuhkan oleh balita, hal ini dimaksudkan karena karbohidrat

          merupakan sumber utama kalori dalam tubuh.
                                                                               16



      Tabel 2.1 Angka Kecukupan Kebutuhan Kalori

                  Per anak Perhari yang Dianjurkan

                      Umur                            Kalori/gram

                  0 - 6 bulan                            550

                  7 - 12 bulan                           800

                  1 - 3 tahun                            1250

                  4 - 6 tahun                            1750


         Tabel 2.2 Daftar Beberapa Bahan Makanan Sumber Karbohidrat

                                        g/                            g/
                 Bahan makanan                  Bahan Makanan
                                      100g                           100g
       Beras giling                   78,9   Keluwih                54,2
       Bungkil tahu                   41,3   Nangka masak           27,6
       Sagu                           84,7   Salak                  20,9
       Kacang Ijo                     62,9   Pisang                 23,0
       Kacang tanah kering            42,8   Pepaya                 12,2
       Tapioka                        88,2   Mangga                 17,2

2.3.3. Protein

              Protein adalah komponen utama setiap kehidupan sel. Di dalam

      tubuh manusia terdapat lebih dari seribu susunan protein yang berbeda

      – beda yang tersusun atas asam amino. Ada 2 Jenis asam amino yaitu

      asam amino esensial yang tidak bisa dibentuk oleh tubuh dan asam

      amino non esensial yaitu yang bisa dibentuk oleh tubuh.        Protein

      sebagai zat pembangun sangat diperlukan oleh balita             untuk

      pembuatan sel-sel baru dan merupakan unsur pembentuk organ tubuh
                                                                                17



      seperti tulang, otot, gigi dan lain-lain.      Selain itu juga, protein

      berperan juga dalam pembentukan enzim dan hormon yang dapat

      mengatur proses metabolisme dalam tubuh . ( Lia Amalia dan Mardiah

      ,2006 )

      Tabel 2.3 Angka Kecukupan Protein Rata rata
                  Per anak Perhari yang Dianjurkan
                      Umur                        Protein ( g )
                   0 – 6 bulan                         12
                   7 – 12 bulan                        15
                   1 – 3 tahun                         23
                   4 – 6 tahun                         32

      Protein dibedakan menjadi 2 macam yaitu protein nabati            yang

      bersumber dari tumbuh-tumbuhan, dan protein hewani yang

      bersumber pada binatang/ hewan.

     Tabel 2.4 Beberapa Bahan Makanan sebagai Sumber Protein

               Bahan makanan             g%        Bahan Makanan          g%
       Sumber protein hewani                    Sumber protein Nabati
       Daging                          18,8     Kacang kedelai kering 34,9
       Hati                            19,7     Kacang Ijo               22,2
       Babat                           17,6     Kacang tanah             25,3

2.3.4. Lemak

               Lemak tersusun atas karbon, hidrogen dan oksigen sebagai

      sumber energi tubuh . Lemak tidak dapat larut dalam air tetapi larut

      dalam organik ( Nurrohman, 2001 ) . Bayi sampai umur 2 tahun

      mendapatkan 40 %           energi dalam tubuhnya dari lemak.    Lemak
                                                                               18



      merupakan nutrisi yang penting bagi balita karena merupakan sumber

      energi yang penting untuk pertumbuhan susunan saraf.

      Sumber sumber makanan yang mengandung lemak diantaranya seperti

      tabel dibawah ini :

      Tabel 2.5 Kadar Lemak Beberapa Bahan Makanan

             Lemak Nabati             g%           Lemak Hewani          g%
       Kacang tanah                    2,8     Daging sapi gemuk        22,0
       Kacang Kedelai kering          18,1     Daging babi Gemuk        45,0
       Kelapa Tua                     34,7     Daging kambing            9,2
       Kemiri                         63,0     Telor                    11,5

2.3.5. Vitamin

             Vitamin merupakan suatu molekul organik yang sangat

      diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme dan pertumbuhan

      yang Normal. Vitamin tidak dapat dibuat oleh tubuh manusia dalam

      jumlah yang sangat cukup, oleh karena itu harus diperoleh dari bahan

      makanan yang dikonsumsi sebagai pengecualian adalah Vitamin D

      yang dapat dibuat kulit asalkan mendapat cukup sinar matahari,

      sehingga perpindahan pro vitamin D menjadi Vitamin D dapat

      berlangsung dengan baik. ( Kresno, 2001 )

            Terdapat dua golongan vitamin yaitu vitamin yang larut dalam

      lemak seperti vitamin A, D, E, dan K serta vitamin yang larut dalam

      air yaitu vitamin C, BI, B2, B 12, niasin, piridoksin dan asam fosfat.

      Penjelasan vitamin akan penulis uraikan sebagai berikut :
                                                                             19



2.3.5.1. Vitamin A

               WHO dan FAO beranggapan bahwa pada bayi sampai

       usia 6 bulan kebutuhan vitamin A nya akan tercukupi oleh

       ASI, sedangkan      diatas 6 bulan sampai 12 bulan 300 mg

       retinol ( Amalia & Mardiah , 2006).

       Tabel 2.6 Angka Kecukupan Vitamin A Rata rata

                 Per Anak Per Hari Yang Dianjurkan
                       Umur                      Vitamin A ( RE )
                 0 - 6 bulan                              350
                 7 - 12 bulan                             350
                 1 -    3 tahun                           350
                 4 - 6 tahun                              460


       Tabel 2.7 Beberapa Bahan Makanan Sebagai Sumber
                 Vitamin A
                                  IU/100      Bahan Makanan         IU/100
     Bahan Makanan nabati
                                    g               Hewani            g
  Jagung muda, kuning             117        Ayam                   810
  Jagung kuning panen baru        440        Hati sapi          43.900
  Ubi rambat                      7.700      Ginjal sapi        1.150
  Kacang ijo                      423        Telur itik         1.230
  Wortel                          157        Buah-buahan
  Bayam                           12.000     Mangga             6.350
  Daun melinjo                    6.000      Apel               90
  Daun Singkong                   10.000     Alpukat            180
                                             Belimbimg          170
                                                                        20



2.3.5.2 Vitamin D

               Vitamin D dibutuhkan pada masa bayi,ketika terjadi

       kecepatan proses pembentukan tulang dan gigi,       Konsumsi

       vitamin D paling sedikit 100 IU/hari dapat mencegah ricketsa

       yaitu defisiensi vitamin D pada anak-anak yang ditandai

       dengan bengkoknya kaki sehingga berbentuk O.

2.3.5.3 Vitamin E

               Sejak masih janin, vitamin E disuplai melalui placenta

       dan bayi lahir dengan konsentrasi vitamin E yang rendah.

       Konsumsi sebanyak 2 sampai 4 mg TE ( Tocoferol Eqivalent )

       vitamin E dianjurkan selama tahun pertama kehidupan.

2.3.5.4. Vitamin K

               Definisi Vitamin K kemungkinan besar terjadi pada

       hari awal kehidupan bayi, karena bayi yang baru dilahirkan

       mempunyai vitamin K yang sangat terbatas. Intesa vitamin K

       dalam saluran pencernaan baru dimulai setelah bayi berumur

       beberapa hari.

2.3.5.4 Vitamin C.

               Vitamin C merupakan suatu asam organik yang

       mempunyai rasa asam tetapi tidak berbau. Vitamin C berperan

       dalam proses pembentukan sel-sel saraf pada otak besar.
                                                                             21



       2.3.5.5 Vitamin B1

                        Vitamin B1 merupakan anggota pertama dari suatu

                 kelompok vitamin yang disebut B Komplek. Fungsi vitamin

                 ini dalam tubuh berkaitan dengan proses metabolisme

                 karbohidrat dalam menghasilkan energi.

       2.3.5.6 Vitamin B 12

                        Vitamin B 12 berperan dalam menjaga agar sel-sel

                 berfungsi normal terutama saluran pencernaan, sistem urat

                 saraf, dan sumsum tulang.

2.3.6. Mineral

             Sekitar 4 %      tubuh manusia terdiri atas mineral yang juga

     dikenal sebagai zat organik atau kadar abu. Dalam tubuh mineral dapat

     bergabung dengan zat organik,ada pula yang berbentuk ion-ion bebas.

     Fungsi mineral dalam tubuh sebagai zat pengatur dan pembangun.

2.3.7. Kalsium

             Kandungan kalsium pada bayi sangat kecil sekitar 20 – 30 g ,

     sekitar 50 – 70 % yang dicerna diserap oleh tubuh. Fungsi kalsium

     dalam tubuh adalah untuk membantu proses pembentukan tulang dan

     gigi, serta mengukur proses biologis dalam tubuh.

2.3.8. Yodium

             Bayi yang mendapatkan ASI          yang gizinya baik biasanya

     menerima yodium dalam jumlah yang cukup.             Jika sehari bayi
                                                                                    22



         mengonsumsi ASI sebanyak 850 ml maka ia akan menerima 60 –120mg

         yodium.

   2.3.9. Air.

                 Air merupakan bagian terbesar dari sel-sel tubuh, karena 65 – 70

         % dari berat total tubuh terdiri atas air. Air diperlukan balita adalah

         untuk membentuk cairan tubuh, sebagai alat pengangkut unsur-unsur

         gizi, alat pengangkut sisa sisa pembakaran yang tidak dapat digunakan

         lagi oleh tubuh dan juga untuk mengatur panas tubuh.



2.4. Cara Pengolahan Bahan Makanan Sebagai Sumber Gizi.

             Bahan bahan makanan yang akan diolah menjadi makanan, agar zat

     zat gizinya dapat dimanfaatkan secara optimal maka yang harus

     diperhatikan adalah pemilihan, penanganan dan pengolahannya.         Begitu

     pula sanitasi atau kebersihan harus dijaga agar jangan sampai makanan yang

     dibuat tercemar oleh bakteri yang akhirnya dapat menyebabkan penyakit.

     2.4.1 Sayur dan buah

                   Dalam sayur dan buah biasanya masih mengandung bahan

           kimia pestisida, yaitu untuk pembasmi tanaman. Hal ini terjadi karena

           petani penanam buah dan sayur melindungi tanamannya dari

           gangguan hama dengan menggunakan pestisida. Untuk itu, buah

           atau sayur sebelum diolah atau dikonsumsi harus dicuci bersih dahulu.
                                                                           23



2.4.1.1 Pemilihan sayur dan buah.

       Dalam memilih bahan bahan sayuran yang harus diperhatikan

       adalah ciri ciri fisik sayuran yang baik adalah sebagai berikut :

       1. Sayuran harus tampak bersih tidak dalam keadaan kotor.

       2. Daun sayuran tampak segar, tidak layu, kering atau

           memar, dan tidak tampak adanya serangan hama.

       3. Batang daunnya masih muda dan mudah dipatahkan.

       4. Berwarna cerah, tidak menguning dan berpenampilan

           segar.

       Demikian pula dengan buah, buah yang baik memiliki ciri ciri

       sebagai berikut :

       1. Buah tampak segar, kulit permukaan tidak berkerut.

       2. Kulit buah tidak cacat, sehingga dipastikan buah tidak

           terserang hama.

2.4.1.2 Pengolahan sayur dan buah

       Adapun pengolahan bahan sayuran yang baik adalah sebagai

       berikut :

       1. Gunakan sedikit mungkin air untuk merebus.

       2. Air sisa rebusan jangan dibuah tapi gunakan untuk yang

           lain seperti sup.

       3. Sayuran dimasukkan setelah air perebus mendidih, hal ini

           untuk menghindari berkurangnya zat gizi yang dikandung

           sayuran seminimal mungkin.
                                                                              24



             4. Sayuran     yang   dipotong   akan    mengalami   oksidasi,

                sebaiknya segera diolah.

             5. Memotong sayuaran jangan terlalu kecil agar kandungan

                zat gizinya tidak banyak yang teroksidasi.

             6. Hindari memasak sayuran dengan alat perebus yang

                terbuat dari besi, tembaga karena secara tidak lansung

                akan merusak vitamin.

             7. Pemberian garam yodium pada sup atau sayur, sebaiknya

                diberikan pada saat makanan matang dan dingin, karena

                yodium akan rusak pada suhu tinggi.

2.4.2 Ikan

              Tingkat kesegaran ikan yang akan dimasak sangat

     berpengaruh terhadap hasil masakan, baik penampilan, rasa, tekstur,

     maupun nilai gizinya

     2.4.2.1 Pemilihan Ikan

             Pemilihan ikan yang segar harus dilakukan apabila kita akan

             mengkonsumsi ikan sebagai lauk. Ciri ciri ikan segar adalah

             sebagai berikut :

             1. Mata cembung. Selaput mata jernih, dan pupil berwarna

                hitam.

             2. Insang berwarna merah, tidak berlendir, tidak berbau

                busuk.

             3. Warna kulit belum pudar, sisik melekat kuat .
                                                                            25



               4. Dagingnya terasa kenyal, bila ditekan segera pulih.

               5. Berbau khas ikan segar, tidak anyir/ pesing.

     2.4.2.2 Pengolahan Ikan

                      Ikan untuk anak balita sebaiknya jangan digoreng,

               tetapi dikukus agar kandungan asam lemak pada ikan yang

               sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang otak si kecil tidak

               rusak. Nutrisi ikan akan rusak apabila dipanaskan dengan

               penambahan lemak seperti minyak.

2.4.3 Daging

               Daging merupakan bahan yang mudah rusak, karena

     komposisi gizinya yang baik untuk manusia juga baik bagi mikro-

     organisme, sehingga mudah terjadi pencemaran permukaan daging

     oleh mikroorganisme. Penyimpanan pada suhu rendah mampu

     memperlambat kecepatan berkembangnya pencemaran pada daging.

     2.4.3.1 Pemilihan daging yang baik

               Daging yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

               1. Warna merah cerah dan ada lapisan lemak, semakin tua

                  warna daging, semakin alot teksturnya

               2. Baunya segar, tidak busuk

               3. Tekstur daging yang lunak dan elastis.

               4. Pori-pori tulang terisi cairan daging warna merah muda.
                                                                                   26



          2.4.3.2. Pengolahan Daging

                             Proses pengolahan dapat menyebabkan kerusakan

                  protein pada daging. Vitamin yang mudah rusak pada daging

                  adalah tiamin. Kerusakan dipengaruhi oleh waktu dan suhu

                  pada saat memasak. Pada proses pengolahan jangan terlalu

                  lama dan pada suhu yang cukup, sehingga daging yang diolah

                  hancur hancur/ lembut dan serat daging masih nampak terlihat.

                  Untuk penyajian pada si kecil apabila ingin dihaluskan

                  disarankan menggunakan blender sebagai penghalus.



2.5. Parameter Kecukupan Gizi Balita.

     Ukuran kecukupan gizi balita dapat diketaui melalui 2 cara :

     2.5.1. Cara Subyektif

           Yaitu dengan cara mengamati respon anak terhadap pemberian

           makanan.    Makanan yang diberikan dinilai cukup mengandung gizi

           yang dibutuhkan balita apabila anak tampak puas, tidur nyenyak,

           aktifitas baik, lincah dan gembira. Anak yang cukup gizi biasanya

           tidak loyo, tidak pucat, dan tidak ada tanda-tanda gangguan kesehatan

     2.5.2 Cara Antropometrik.

           Yaitu dengan cara melakukan pengukuran berat badan dan tinggi

           badan secara berkala. Kriterianya dengan menentukan berat badan

           terhadap umur, berat badan dengan tinggi badan, tebalnya lapisan
                                                                                     27



             lemak dibawah kulit pada bagian otot bisep, trisep, supra copular dan

             subcapular.

    2.5.   Kerangka Konsep



                                   Tingkatan
                                   Pengetahuan Ibu
                                   tentang Gizi Balita :
                                   a. Tahu
Faktor yang
mempengaruhi                       b.   Memahami
pengetahuan :                      c.   Aplikasi
                                                                 Tingkatan
1.Faktor Internal :                d.   Analisa
                                                                 Pengetahuan :
  a. umur                          e.   Sintesis
                                                                 b. baik : > 76 %-
  b. I Q ( Intelegency             f.   Evaluasi
                                                                    100 %
Quotient )                                                       c. Sedang : 56% -
  c. Keyakinan                                                      76 %
2. Faktor Eksternal :
        -                                                        d. Kurang ; < 56
 a. Pendidikan
                                                                    %
 b. Informasi
                                                                 (Nursalam, 2003)
 c. Sosial Budaya
                                  Pengetahuan Ibu
 d. Pekerjaan
                                  Tentang Gizi
                                  Balita :
                                  a. Definisi Gizi
                                  b. Bahan makanan
                                     sebagai sumber
                                     Gizi
                                  c. Cara
                                     Pengolahan
                                     bahan makanan
                                     yang baik dan
                                     benar


Keterangan                    = Yang diteliti
                              = Yang tidak diteliti

Gambar 2.1 Kerangka konsep pengetahuan ibu tentang kebutuhan gizi balita di
           wilayah Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan
           Ngronggot Kabupaten Nganjuk
                                                                                     28



                                    BAB III

                           METODE PENELITIAN



3.1 Desain Penelitian

          Desain penelitian adalah rencana atau rangsangan yang dibuat oleh

   peneliti sebagai ancar-ancar kegiatan, yang dilaksanakan (Arikunto, 2008)

          Dalam penelitian ini menurut analisanya merupakan penelitian

   deskriptif statistic, yaitu statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau

   memberikan gambaran terhadap obyek yang diteliti melalui data sampel atau

   populasi sebagaimana adanya tanpa melakukan analisis dan membuat

   kesimpulan yang berlaku untuk umum. (Sugiono, 2005)



3.2 Populasi, Sampel, Besar Sampel (Sampel Size) dan Teknik Pengambilan

   Sampel.

   3.2.1 Populasi

                Populasi   adalah   keseluruhan    dari   suatu   variabel   yang

        menyangkut masalah yang diteliti. Variabel dapat berupa orang,

        kejadian, perilaku, atau sesuatu yang lain yang akan dilakukan penelitian

        (Nursalam, 2008). Populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita yang

        ada diwilayah Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan

        Ngronggot Kabupaten Nganjuk, dengan jumlah 112 orang.
                                                                             29



3.2.2 Sampel

             Sampel adalah sebagian yang diambil dari keseluruhan obyek

    yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi. (Sugiono, 2005).

    Dalam penelitian ini jumlah sampel ditentukan dengan perhitungan

    sebagai berikut :

               N
     n=
          1 + N × (d ) 2

          (Nursalam, 2008)

                112
     n=
         1 + (112 × 0,05) 2
                112
     n=
         1 + (112 × 0,0025)
          112
     n=
         1,225
     n = 87orang

    Keterangan             n    = Jumlah sampel

                           N    = Jumlah populasi

                           d2   = Taraf signifikan (5%)

3.2.3 Teknik Pengambilan Sampel

             Merupakan proses dalam menyeleksi porsi dari populasi untuk

    dapat mewakili suatu populasi (Notoatmodjo, 2005). Dalam penelitian

    ini menggunakan teknik accidental sampling yaitu pengambilan sampel

    yang dilakukan dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan

    ada atau tersedia (Notoatmodjo, 2002). Sampel yang diambil dalam

    penelitian ini adalah ibu balita yang memenuhi kriteria inklusi yang
                                                                                   30



        datang di Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot

        Kabupaten Nganjuk.

   3.2.4 Kriteria Sampel

        3.2.4.1 Kriteria Inklusi

                          Kriteria Inklusi adalah karakteristik umum subyek

               penelitian dari suatu populasi target (Nursalam, 2008). Dalam hal

               ini kriteria inklusinya adalah :

               3.2.4.1.1 Semua ibu yang memiliki anak balita yang datang di

                             Posyandu pada saat penelitian dan berada di wilayah

                             Posyandu Klurahan III di Desa Klurahan Kecamatan

                             Ngronggot Kabupaten Nganjuk.

               3.2.4.1.2 Ibu yang bersedia menjadi responden.

        3.2.4.2 Kriteria Eksklusi

                          Kriteria Eksklusi adalah menghilangkan / mengeluarkan

               yang memenuhi kriteria inklusi dari studi karena berbagai sebab.

               (Nursalam, 2008). Dalam hal ini kriteria eksklusi adalah :

               3.2.4.2.1 Ibu balita yang tidak berada ditempat saat penelitian.



3.3 Variabel Penelitian

   Variabel adalah perilaku atau karakteristik yang memberikan nilai beda

   terhadap sesuatu (benda, manusia, dll). (Nursalam, 2008)
                                                                                   31



   Variabel dalam penelitian ini adalah gambaran pengetahuan ibu tentang

   kebutuhan dalam penelitian ini adalah gambaran pengetahuan ibu tentang

   kebutuhan gizi balita.



3.4 Definisi Variabel

   3.4.1 Definisi Konsep

        3.4.1.1 Pengetahuan adalah merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi

                  setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu obyek

                  tertentu. (Soekidjo Notoatmodjo, 2003)

        3.4.1.2 Ibu balita adalah ibu yang mempunyai anak balita yang

                  berumur 14 hari sampai dengan dibawah 6 tahun. Dalam

                  keseharian kata balita sering diartikan bayi lima tahun.

                  (Kunjoyo, 2006)

        3.4.1.3   Gizi adalah ikatan kimia yang diperoleh tubuh untuk

                  melakukan fungsinya, yaitu menghasilkan energi, membangun

                  dan   memelihara   jaringan   serta   mengatur   proses-proses

                  kehidupan. (Sunita Almatsier, 2003)

   3.4.2 Definisi Operasional

        Definisi Opersional adalah definisi berdasarkan karakteristik yang

        diamati dari sesuatu yang didefinisikan tersebut (Nursalam, 2001)
                                                                                                 32



 Tabel 3.1. Definisi Operasional
                                                             Alat
  No Variable          Definisi      Parameter     Skala          Skor             Kriteria
                                                             Ukur
   1   Pengetahuan     Jumlah        Kemampuan     Ordinal   K    Untuk            Baik : 76
       ibu   tentang   jawaban       responden               U    pertanyaan       % - 100
       kebutuhan       responden     dalam                   E    positif          %, sedang
       gizi balita     yang benar    menjawab :              S    benar       1,   : 56 % - 75
                       terhadap        Definisi              I    salah = 0        %m
                       pertanyaan      gizi                  O    Untuk            kurang : <
                       tentang         Bahan                 N    pertanyaan       56      %
                       kebutuhan       Makanan               E    negatif          (Nursalam,
                       gizi balita     sumber                R    benar       0,   2003)
                                       gizi bagi                  salah 1.
                                       balita
                                       Cara
                                       Pengolah
                                       an bahan
                                       makanan
                                       yang baik
                                       dan benar



3.5 Instrumen Penelitian
          Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah

   kuesioner yang berisi 22 pertanyaan, 3 pertanyaan tentang definisi gizi, 10

   pertanyaan tentang bahan makanan sebagai sumber gizi, 9 pertanyaan tentang

   cara pengolahan bahan makanan yang baik dan benar. Menurut Notoadmodjo

   (2003) kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk

   memperoleh informasi dari responden, dalam arti laporan tentang pribadinya

   atau hal yang ia ketahui. Kuesioner pada penelitian ini disajikan dalam bentuk

   pertanyaan tertutup artinya semua jawaban sudah disediakan dan responden

   tinggal memilih jawaban yang ada benar atau salah.
                                                                                 33



3.6 Lokasi dan Waktu Penelitian

   3.6.1 Lokasi Penelitian

                   Penelitian dilakukan di Posyandu Klurahan III Desa Klurahan

         Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk.

   3.6.2 Waktu Penelitian

                   Penelitian dilaksanakan pada tanggal 09 Nopember 2009.



3.7 Teknik Pengumpulan Data dan Analisa Data

   3.7.1 Teknik Pengumpulan Data

        Instrumen merupakan alat ukur yang digunakan dalam penelitian pada

        penelitian ini data yang digunakan adalah primer. Jenis data primer

        diperoleh dari hasil kuesioner dan pengisian lembar pengumpulan data

        dari setiap variabel. Penelitian ini menggunakan model tertutup. Dalam

        penelitian tehnik pengumpulan data dilakukan dengan langkah-langkah

        sebagai berikut :

        1. Meminta izin kepada Kaprodi Kebidanan Kediri, Poltekes Malang

           dan Pimpinan Lokasi Penelitian.

        2. Memberikan lembar persetujuan kepada ibu balita datang ke

           posyandu dan menerangkan maksud dan tujuan.

        3. Jika ibu balita setuju maka ibu balita diminta untuk menandatangani

           lembar persetujuan menjadi responden .

        4. Melakukan pengumpulan data dengan kuesioner.
                                                                                  34



   3.7.2.1 Editing

          Editing adalah peneliti melakukan pengecekan ulang pada kuesioner

          apakah responden telah menjawab kuesioner dengan benar. Pada

          penelitian ini peneliti melakukan pengecekan kebenaran dan

          kelengkapan jawaban responden.

   3.7.2.2 Coding

          Coding adalah pekerjaan memindahkan data dari daftar pertanyaan ke

          daftar yang akan memberikan informasi data yang ada diubah menjadi

          bentuk angka untuk mempermudah perhitungan selanjutnya. Coding

          pada penelitian ini peneliti memberikan kode atau tanda pada setiap

          jawaban untuk mempermudah dalam mengolah dan menganalisis data

          serta berpedoman pada definisi operasional. Jawaban yang benar diberi

          nilai 1 (satu) dan yang salah diberi nilai 0 (nol).

   3.7.2.3 Tabulasi

          Merupakan kegiatan menyusun data dalam tabel. Tabulasi adalah

          kegiatan untuk meringkas data yang masuk atau data mentah ke dalam

          tabel – tabel yang telah dipersiapkan (Notoatmodjo, 2003)



3.8 Teknik Analisa data
          Setelah data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, data

   dianalisa dengan manual yaitu dengan mengubah data kuantitatif menjadi data

   kualitatif dengan rumus sebagai berikut :

            X
     P=          100 %
            Y
                                                                                      35



   Keterangan :

              P = Prosentase

              X = Jumlah jawaban yang benar yang dipilih responden

              Y = Jumlah seluruh pertanyaan

   Dari prosentase di atas selanjutnya di tafsirkan ke dalam bentuk data kualitatif

   dengan menggunakan skala (Nursalam, 2003) Baik bila hasil : 76-100%,

   Sedang bila hasil : 56-75%, Kurang bila hasil : < 56%



3.9 Etika Penelitian

        Dalam melakukan penelitian ini, peneliti mengajukan permohonan ijin

   kepada Kepala Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk

   untuk mendapatkan persetujuan. Selanjutnya kuesioner disampaikan kepada

   responden dengan menekankan pada etika yang meliputi :

   3.9.1 Lembar persetujuan menjadi responden

          Subyek yang bersedia diteliti, diberikan lembar persetujuan menjadi

          responden dengan terlebih dahulu diberi kesempatan membaca isi

          lembar tersebut.

          Selanjutnya harus mencantumkan tanda tangan sebagai bukti

          kesediannya menjadi subyek penelitian. Jika subyek menolak untuk

          diteliti maka peneliti tidak akan memaksa dan tetap menghormati hak

          subyek.
                                                                                      36



   3.9.2 Anominity

          Untuk       menjaga   kerahasiaan     subyek,   responden   tidak   perlu

          mencantumkan nama dalam kuesioner. Pada lembar pengumpulan data

          peneliti hanya menuliskan atau memberi kode tertentu pada setiap

          lembaran.

   3.9.3 Confidentiality

          Kerahasiaan informasi yang telah diberikan oleh subyek dijamin oleh

          peneliti.



3.10 Keterbatasan Penelitian

     3.10.1 Kuesioner penelitian dirancang oleh peneliti sendiri tanpa melakukan

            uji validitas dan rehabilitas.

     3.10.2 Dalam hal ini hasil penelitian kurang sempurna karena kemampuan

            peneliti sebagai peneliti pemula.
                                                                               37



                                  BAB IV

              HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN



4.1 HASIL PENELITIAN

  4.1.1 Data Umum

      4.1.1.1 Deskripsi Wilayah

                    Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Posyandu Klurahan

             III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk,

             dengan jumlah balita 112 anak, yang datang di posyandu 96 anak

             dan jumlah ibu 93 Orang. Wilayah Posyandu Klurahan III

             merupakan jumlah terbanyak anak balita di wilayah desa

             KLurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk.

      4.1.1.2 Karakteristik responden berdasarkan Umur

                    Karakteristik dari 87 jumlah responden di wilayah

             Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot

             Kabupaten Nganjuk, menurut usia dapat disajikan menurut tabel

             sebagai berikut :

             Tabel. 4.1 Umur di wilayah Posyandu III         Desa Klurahan

                        Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk.

                       UMUR            FREKUENSI         PROSENTASE

                < atau = 20 th              7                 8%

                21 -    30 th              53                60 %

                 > atau = 31 th            27                 32 %
                                                                            38



                JUMLAH                    87             100 %

        Sumber : data lapangan yang diolah

        Dari data menurut tabel 4.1 jumlah usia terbanyak dari responden

        adalah usia antara 21 tahun sampai dengan 30 tahun.

4.1.1.3 Karakteristik Responden berdasarkan Pendidikan

              Karakteristik dari 87 jumlah responden di wilayah

       Posyandu Klurahan III Desa Klurahan         Kecamatan    Ngronggot

       Kabupaten Nganjuk, menurut latar belakang pendidikan,        dapat

       disajikan menurut tabel sebagai berikut :

       Tabel. 4.2. Pendidikan Responden di wilayah Posyandu Klurahan

                  III Desa   Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten

                  Nganjuk.

         PENDIDIKAN             FREKUENSI              PROSENTASE

        SD                          21                  24 %

        SMP                         35                  40 %

        SLTA – KEATAS                31                 36 %

        JUMLAH                      87                  100 %

       Sumber : data lapangan yang diolah

              Dari data menurut tabel 4.2 pendidikan terbanyak dari

       responden adalah berpendidikan SMP ( SLTP) sebesar 40 %.

4.1.1.4 Karakteristik Responden berdasarkan Pekerjaan

               Karakteristik dari 87 jumlah responden di wilayah

       Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot
                                                                              39



       Kabupaten Nganjuk, menurut latar belakang pekerjaan dapat

       disajikan menurut tabel sebagai berikut :

       Tabel. 4.3 Pekerjaan Responden di wilayah Posyandu Klurahan III

                  Desa     Klurahan       Kecamatan Ngronggot Kabupaten

                  Nganjuk.


              PEKERJAAN                   FREKUENSI        PROSENTASE

        IBU RUMAH TANGGA              75                      86 %

        PETANI                        10                      11 %

        KARYAWAN SWASTA               2                          4%

        PNS                           0                          0%

        JUMLAH                        87                      100 %


       Sumber : data lapangan yang diolah

            Dari data menurut tabel 4.3 pekerjaan terbanyak dari

       responden sebagai ibu rumah tangga, yaitu sejumlah 86 %,

       sedangkan sebagai PNS ( Pegawai Negeri Sipil ) adalah 0

4.1.1.5 Karakteristik Responden berdasarkan Penghasilan

       Karakteristik dari 87 jumlah responden di wilayah Posyandu

       Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten

       Nganjuk, menurut penghasilan dapat disajikan menurut           tabel

       sebagai berikut :
                                                                      40



      Tabel. 4.4 Penghasilan Responden di wilayah Posyandu Klurahan

                 III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten

                 Nganjuk.

           PENGHASILAN              FREKUENSI           PROSENTASE

       < 1.000.000,-                     73                 83 %

       1.000.000. – 2.000.000            13                 15 %

       > 2.000.000,-                      1                 2 %

       Jumlah                           87                100 %

      Sumber : data lapangan yang diolah.

             Dari data menurut tabel 4.4 penghasilan terbanyak dari

      responden adalah kurang dari 1.000.000.

4.1.2 Data Khusus

 4.1.2.1 Pengetahuan Ibu tentang Definisi Gizi

                  Pengetahuan ibu tentang definisi gizi di wilayah

        Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot

        Kabupaten Nganjuk, seperti terlihat pada tabel berikut :
                                                                           41



     Tabel 4.5. Pengetahuan Ibu Tentang Definisi Gizi di Wilayah

                  Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan

                  Ngronggot Kabupaten Nganjuk.

       PENGETAHUAN                FREKUENSI           PROSENTASE

       BAIK                             57                66%

       CUKUP                            28                32%

       KURANG                           2                 2%

       JUMLAH                           87               100 %

      Sumber : data lapangan yang diolah.

          Berdasarkan     tabel   4.5   menunjukkan    bahwa     tingkat

     pengetahuan ibu tentang Definisi Gizi sebagian besar dikategorikan

     dalam tingkat Baik yaitu 66 % atau sejumlah 57 orang.

4.1.2.2 Pengetahuan Ibu Tentang Bahan Makanan Sebagai Sumber Gizi

              Pengetahuan ibu tentang bahan makanan sebagai sumber

      gizi di wilayah Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan

      Ngronggot Kabupaten Nganjuk, seperti terlihat          pada tabel

      berikut :
                                                                      42



      Tabel 4.6. Pengetahuan Ibu Tentang Bahan Makanan Sebagai

                 Sumber Gizi di Wilayah Posyandu Klurahan III Desa

                 Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk

        PENGETAHUAN                FREKUENSI     PROSENTASE

       BAIK                    57              66 %

       CUKUP                   25              29 %

       KURANG                  5               5 %

       JUMLAH                  87              100 %

      Sumber : data lapangan yang diolah.

              Berdasarkan tabel 4.6 menunjukkan bahwa tingkat

    pengetahuan ibu tentang Bahan Makanan Sebagai Sumber Gizi

    sebagian besar dikategorikan dalam tingkat Baik yaitu 66 % atau

    sejumlah 57 orang.

4.1.2.2 Pengetahuan Ibu Tentang Cara Pengolahan Bahan Makanan

       Yang Baik Dan Benar

                 Pengetahuan ibu tentang cara pengolahan bahan

       makanan yang baik dan benar di wilayah Posyandu Klurahan

       III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk,

       seperti terlihat pada tabel berikut :
                                                                            43



       Tabel 4.7. Pengetahuan Ibu Tentang Cara Pengolahan         Bahan

                 Makanan Yang Baik dan Benar di Wilayah Posyandu

                 Klurahan     III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot

                 Kabupaten Nganjuk

         PENGETAHUAN                FREKUENSI        PROSENTASE

        BAIK                    61                 70 %

        CUKUP                   21                 24 %

        KURANG                  5                  6 %

        JUMLAH                  87                 100 %

      Sumber : data lapangan yang diolah.

            Berdasarkan     tabel    4.7   menunjukkan    bahwa   tingkat

     pengetahuan ibu tentang cara pengolahan bahan makanan yang

     baik dan benar sebagian besar dikategorikan dalam tingkat Baik

     yaitu 70 % atau sejumlah 61 orang.

4.1.2.3 Pengetahuan Ibu Tentang Kebutuhan Gizi Pada Balita

            Pengetahuan ibu tentang kebutuhan gizi pada balita di

     wilayah Posyandu Kluharan III Desa Klurahan Kecamatan

     Ngronggot Kabupaten Nganjuk seperti terlihat pada tabel berikut :
                                                                                 44



            Tabel 4.8 Pengetahuan Ibu Tentang Kebutuhan Gizi Pada Balita

                       di Wilayah Posyandu Klurahan III Desa Klurahan

                       Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk.

                 PENGETAHUAN              FREKUENSI        PROSENTASE

               BAIK                   61                70 %

               CUKUP                  21                24 %

               KURANG                 5                 6 %

               JUMLAH                 87                100 %

              Sumber : data lapangan yang diolah.

                      Berdasarkan tabel 4.8 menunjukkan bahwa tingkat

              pengetahuan ibu tentang kebutuhan gizi pada balita sebagian

              besar dikategorikan dalam tingkat Baik yaitu 70 % atau sejumlah

              61 orang.



4.2 PEMBAHASAN

  4.2.1 Pengetahuan Ibu Tentang Definisi Gizi

               Berdasarkan tabel 4.5, dapat diketahui bahwa sebagian besar

       responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang definisi gizi,

       yaitu sejumlah 66 % atau 57 orang.

                Pengetahuan     responden yang baik tentang definisi gizi

       disebabkan karena faktor usia dari responden, yaitu sebagian besar

       responden berusia pertengahan tiga puluhan, dimana pada masa usia ini,

       seseorang telah memiliki kemampuan mental yang diperlukan untuk
                                                                              45



     mempelajari dan menyesuaikan diri pada situasi baru, misalnya

     mengingat yang dulu pernah dipelajari, penalaran analogis dan berfikir

     kreatif. Dalam hal ini responden masih memilki daya ingat yang baik

     dalam menjawab pertanyaan seputar pengertian atau definisi gizi yang

     diperlukan oleh balita.

            Semakin cukup umur tingkat kemampuan dan kekuatan

     seseorang akan lebih matang dalam berfikir maupun bekerja. Dari segi

     kepercayaan masyarakat, seseorang yang lebih dewasa akan dipercaya

     dari orang yang belum cukup umur. (Nursalam dan Pariani, 2001)

4.2.2 Pengetahuan Ibu Tentang Bahan Makanan sebagai Sumber Gizi.

            Berdasarkan tabel 4.6, dapat diketahui bahwa sebagian besar

     responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang bahan

     makanan sebagai sumber gizi, yaitu sejumlah 66 % atau 57 orang.

            Tingginya tingkat pengetahuan ibu tentang bahan makanan

     sebagai sumber gizi dipengaruhi oleh tingkat pendidikan responden,

     dimana sejumlah 76 % dari responden berpendidikan SMP dan SMA –

     Keatas, dengan rincian, berpendidikan SMP sejumlah 40 % atau 35

     orang, sedangkan yang berpendidikan SMA – Ke atas sejumlah 36 %

     atau 31 orang.   Sedangkan kita semua telah mengetahui bahwa dalam

     pelajaran dari SMP sudah dikenalkan dengan mata pelajaran         Ilmu

     Pengetahuan Alam, dimana diajarkan kepada kita tentang makhluk

     hidup, yang salah satunya tentang, jenis bahan makanan beserta

     kandungan yang ada didalamnya. Dengan demikian responden sebagian
                                                                            46



    besar sudah mengetahui tentang bahan makanan sebagai sumber gizi,

    sehingga dengan mudah dapat menjawab pertanyaan pada kuesioner

    karena masih teringat pelajaran waktu sekolah dulu.

           Pengetahuan baik tentang bahan makanan sebagai sumber gizi

    dapat diartikan sebagai mengingat materi yang telah dipelajari

    sebelumnya, disebut juga recall ( mengingat kembali) suatu bahan yang

    dipelajari atau rangsangan yang telah diterima. ( Notoatmojo 2003).

           Menurut Sunaryo ( 2004 ) pendidikan berarti bimbingan yang

    diberikan seseorang terhadap perkembangan orang lain menuju kea rah

    suatu cita-cita tertentu. Kegiatan pendidikan formal maupun informal

    berfokus pada proses belajar mengajar dengan tujuan agar terjadi

    perubahan perilaku yaitu dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak

    mengerti menjadi mengerti, dan dari tidak dapat menjadi dapat. Maka

    makin tinggi pendidikan seseorang makin mudah menerima informasi

    sehingga makin banyak pula pengetahuan yang dimiliki.

4.2.3 Pengetahuan Ibu Tentang Cara Pengolahan Bahan Makanan Yang Baik

    dan Benar.

           Berdasarkan tabel 4.7, dapat diketahui bahwa sebagian besar

    responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang cara

    pengolahan bahan makanan yang baik dan benar yaitu sebasar 70 % atau

    61 orang.

           Hal ini disebabkan karena sebagian responden ikut dalam

    kegiatan PKK, dimana dalam kegiatan tersebut diadakan penyuluhan
                                                                        47



tentang bagaimana cara memasak bahan makanan yang baik dan benar.

Tingginya tingkat pengetahuan ibu tentang cara pengolahan bahan

makanan yang baik dan benar membuktikan bahwa tingkat kesadaran

ibu terhadap perlakuan bahan makanan yang akan diolah adalah baik.

Hal ini disebabkan karena sebagus apapun bahan makanan yang akan

dimasak, tetapi tidak diolah dan diperlakukan dengan baik dan benar,

maka akan mengurangi bahkan menghilangkan zat-zat gizi yang ada

didalamnya, sehingga apabila dikonsumsi oleh balita akan mengurangi

manfaat makanan tersebut.

       Tingginya tingkat pengetahuan ibu tentang cara pengolahan

bahan makanan yang baik dan benar disebakan pula oleh pekerjaan

responden , dimana sebagian besar responden memilki pekerjaan sebagai

ibu rumah tangga yaitu sejumlah 86 % atau sejumlah 75 %. Pekerjaan

responden sebagai ibu rumah tangga memberikan keleluasaan karena

tidak terikat kepada jam kerja yang teratur, sehingga responden

cenderung memiliki waktu luang yang banyak. Waktu luang ini yang

dimanfaatkan responden untuk memperoleh informasi yang cukup

tentang cara pengolahan bahan makanan yang baik dan benar, sehingga

responden dapat menjawab kuisener dengan baik.

       Menurut Notoatmojo ( 2003 ) adanya suatu pekerjaan pada

seseorang akan menyita banyak waktu dan tenaga untuk menyelesaikan

pekerjaan yang dianggap penting dan memerlukan perhatian kusus,
                                                                               48



     sehingga masyarakat yang sibuk hanya mempunyai sedikit waktu untuk

     memperoleh informasi.

4.2.4 Pengetahuan Ibu Tentang Kebutuhan Gizi Pada Balita

            Dari 87 responden terdapat 61 orang (70 %) mempunyai

     pengetahuan baik, 21 orang (24 %) mempunyai pengetahuan cukup dan

     5 orang (6 %) mempunyai pengetahuan kurang.

            Hal ini dikarenakan ibu balita telah menerima informasi tentang

     kebutuhan gizi pada balita sewaktu kegiatan posyandu di Puskesmas dan

     dari media cetak maupun elektronik.

            Sedangkan      menurut     Notoatmodjo      (2003)   pengetahuan

     merupakan hasil tahu setelah orang melakukan penginderaan terhadap

     suatu objek tertentu pengetahuan tersebut mempunyai tingkatan yaitu

     tahu, memahami, aplikasi, analisa, sintesis dan evaluasi.
                                                                                49



                                  BAB V

                                PENUTUP



5.1 KESIMPULAN

         Pada penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 9 nopember 2009, di

  wilayah posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot

  Kabupaten Nganjuk telah diperoleh hasil, dan disimpulkan sebagai berikut:

  5.1.1 Pengetahuan ibu tentang kebutuhan gizi pada balita, dari 87 responden

         terdapat 61 orang (70 %) mempunyai pengetahuan baik, 21 orang (24

         %) mempunyai pengetahuan cukup dan 5 orang (6 %) mempunyai

         pengetahuan kurang.

  5.1.2 Pengetahuan responden tentang definisi Gizi, dari 87 orang didapatkan

         sebagian besar responden mempunyai pengetahuan baik, dengan

         jumlah 66 % atau sejumlah 57 orang.

  5.1.3 Pengetahuan responden tentang bahan makanan sebagai sumber gizi,

         dari 87 orang didapatkan sebagian besar responden mempunyai

         pengetahuan baik, dengan jumlah 66 % atau sejumlah 57 orang.

  5.1.4 Pengetahuan responden tentang cara pengolahan bahan makanan yang

         baik dan benar, dari 87 orang didapatkan sebagian besar responden

         mempunyai pengetahuan baik, sejumlah 70 % atau 61 orang.
                                                                                    50



5.2 SARAN

  5.2.1 Bagi Peneliti Yang Akan Datang

               Hasil penelitian ini dapat dipergunakan untuk penelitian

       selanjutnya tentang hubungan pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan

       status gizi balita.

  5.2.2 Bagi Tempat Penelitian

                 Agar tetap mempertahankan kondisi yang telah dicapai saat ini

       yaitu suatu tingkat pencapaian tentang pengetahuan ibu terhadap

       kebutuhan gizi balita , dimana memiliki tingkat yang dapat

       dikategorikan     dalam   tingkat   penilaian   yang   baik,   dan   lebih

       meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dibidang Nutrisi bagi balita

       misalkan dengan mengadakan lomba balita secara berkala , agar lebih

       baik lagi di masa mendatang.
                                                                                51



                             DAFTAR PUSTAKA


Arista Tri Qurnia. http://skripsistikes.wordpress.com/2009/05/03/ikpiii/65.
       Pengaruh Pengetahuan Ibu Terhadap kebutuhan Gizi Balita di Desa
       Bancong Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun. Diakses 24 Juli 2009

Cindar Bumi. http://skripsistikes.wordpress.com/2009/05/03/ikpiii.com. 6.51.
       Pengaruh Ibu Yang Bekerja Terhadap Status Gizi Balita di Klurahan
       Mangunjiwan Kabupaten Demak. Diakses 24 Juli 2009.

Kuntjoyo, Psikologi (2006). Tidak diterbitkan.

Lia Amalia dan Mardiyah. (2006) Makanan Tepat Untuk Balita. Jakarta : Kawan
      Pustaka.

M. Arifin Siregar. http://referensiaasyariabdullah.blogspot.com/2008/04.
       Pengaruh Pengetahuan Ibu Terhadap Kurang Kalori Protein Pada Balita.
       Diakses 24 Juli 2009


Nurochman, (2001) Nutrisi Dalam Keperawatan, Jakarta : CV. Sagung Sita

Nursalam, (2003) Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu
       Keperawatan, Jakarta : Salemba Medika

________, (2008) Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu
      Keperawatan, Jakarta : Salemba Medika

Nursalam Dan Pariani, ( 2001), Pendekatan Praktis Metodologi Riset
       Keperawatan, Jakarta : Salemba Medika.

Soekidjo Notoatmodjo, (2003) Pendidikan dan Perilaku Kesehatan , Jakarta :
       Rineka Cipta

Sugiyono, (2005) Statistik Untuk Penelitian, Bandung : CV. Alpabet

Suharsimi Arikunto, (2003) Prosedur Penelitian, Jakarta : PT. Asdi Maha Satya

Sunaryo, ( 2004) Psikologi Untuk Keperawatan, Jakarta : EGC

Sunita Almatsier, ( 2005), Prinsip Dasar Ilmu Gizi, Jakarta : PT Gramedia

       Pustaka Utama
Lampiran 1


    TABEL STANDAR UMUR BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN

  UMUR               BERAT ( kg )                       TINGGI ( cm)
  Th– Bl      Sandar    80%       60 %          Standar    80%          60 %
  1 - 0         3.4      2.7       2.0            50.5      43          35.5
     1          4.3      3.4       2.5             55       46          38.5
     2          5.0      4.0       2.9             58       49          40.5
     3          5.7      4.5       3.4             60       51           42
     4          6.3      5.0       3.8            62.5      53          43.5
     5          6.9      5.5       4.2            64.5     54.5          45
     6          7.4      5.9       4.5             66       56           46
     7          8.0      6.3       4.9            67.5     57.5          47
     8          8.4      6.7       5.1             69       59          48.5
     9          8.9      7.1       5.3            70.5      60          49.5
    10          9.3      7.4       5.5             72      61.5         50.5
    11          9.6      7.7       5.8            73.5      63          51.5
   1-0          9.9      7.9       6.0            74.5     64.5         52.5
     3         10.6      8.5       6.4             78       68          54.5
     6         11.3      9.0       6.8            81.5      69           57
     9         11.9      9.6       7.2            84.5      72           59
   2-0         12.4      9.9       7.5             87       74           61
     3         12.9     10.5       78             89.5      76          62.5
     6         13.5     10.8       8.1             92       78           64
    9          14.0     11.2       8.4             94       80          65.6
   3-0         14.5     11.6       8.7             96       82           67
     3         15.0     12.0       9.0             98      83.5         68.5
     6         15.5     12.4       9.3            99.5     84.5          70
     9         16.0     12.9       9.6           101.5      86           71
   4- 0        16.5     13.2       9.9           103.5     87.5          72
    3          17.0     13.6      10.2            105      88.5         73.5
    6          17.4     14.0      10.5            107       90          74.5
    9          17.9     14.4      10.8            108      91.5         75.5
   5–0         18.4     14.7       11             109      92.5          76


Keterangan :
a. Ukuran berat badan : 1. > 80 % berat standart termasuk gizi baik
                        2. 60 % - 80 % berat standart termasuk gizi kurang
                        3. < 60 % berat standart termasuk gizi buruk
b. Ukuran tinggi badan 1. 80 % - termasuk gizi baik
                        2 71 % - 80 % Gizi Kurang
                        3. < 710 % - termasuk gizi buruk
Lampiran 2


                        INFORMASI PENELITIAN


Dengan ini saya :


Nama          : Munifatul Maimonah
NIM           : 0602200138


       Mahasiswa Politeknik Kebidanan Malang Jurusan Kebidanan Program
Kusus Kebidanan Kediri akan melakukan penelitian dengan judul “Gambaran
Pengetahuan Ibu Tentang Kebutuhan Gizi Balita di wilayah Posyandu Klurahan
III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk”.
       Adapun tujuan penelitin adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan
ibu tentang kebutuhan gizi balita di wilayah Posyandu Klurahan III Desa
Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk
       Saya berharap dukungan dean kesediaan mengisi kuesioner yang saya
sediakan.
       Demikian informasi penelitian ini saya sampaikan, atas perhatian dan
kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.


                                           Kediri ,                2009
                                                      Peneliti




                                           MUNIFATUL MAIMONAH
                                              NIM. 0602200138
Lampiran 3


  FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PENELITAAN


       Saya Munifatul Maimonah, mahasiswa Politeknik Kesehatan Malang

Jurusan Kebidanan Program Kusus Kebidanan Kediri akan melakukan penelitian

dengan judul “ Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Kabutuhan Gizi Balita di

wilayah Posyandu Klurahan III Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten

Nganjuk.

       Untuk keperluan diatas saya mohon kesediaan ibu, untuk mengisi

kuesioner yang saya berikan dengan sejujur-jujurnya. Semua data yang akan

dikumpulkan akan dirahasiakan dan tanpa nama. Data disajikan hanya untuk

kepentingan ilmu kesehatan belaka.

       Partisipasi ibu adalah sukarela, tanpa ada paksaan dan tidak ada sanksi.

Bila berkenan menjadi responden, silakan menandatangani kolom yang telah

disediakan.

       Atas partisipasi ibu saya ucapkan terima kasih.


                                            Tanda Tangan        :
                                            Tanggal             :
                                            No Responden        :
Lampiran 4

                       KISI – KISI KUESIONER PENGETAHUAN


          Pokok         Jumlah No             Bentuk                Jenis      Kunci
No
         Bahasan         Soal  Soal            Soal              Pertanyaan   Jawaban

 1   Pengertian Gizi      3     1     Obyektif Benar dan salah     Positif     Benar
                                2     Obyektif Benar dan salah     Positif     Benar
                                3     Obyektif Benar dan salah     Positif     Benar



 2   Makanan sebagai      10    4     Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
     Sumber Gizi                5     Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
                                6     Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
                                7     Obyektif Benar dan Salah    Negatif      Salah
                                8     Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
                                9     Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
                                10    Obyektif Benar dan Salah    Negatif      Salah
                                11    Obyektif Benar dan Salah    Posisif      Benar
                                12    Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
                                13    Obyektif Benar dan Salah    Negatif      Salah



 3   Cara                 9     14    Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
     Pengoalahan                15    Obyektif Benar dan Salah    Negatif      Salah
     Bahan Makanan              16    Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
     yang Baik dan              17    Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
     Benar                      18    Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
                                19    Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
                                20    Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
                                21    Obyektif Benar dan Salah    Negatif      Salah
                                22    Obyektif Benar dan Salah     Positif     Benar
Lampiran 5

                               KUESIONER
     GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEBUTUHAN GIZI
                          BALITA
      DI WILAYAH POSYANDU KLURAHAN III DESA KLURAHAN
                  KECAMATAN NGRONGGOT
                    KABUPATEN NGANJUK


No Responden ( diisi oleh petugas ) :

Petunjuk Pengisian :
       1. Dibawah ini ada 22 pernyataan, jika menurut anda pernyataannya
          benar maka berilah tanda ( ) pada kolom benar, jika pernyataannya
          salah maka berilah tanda ( ) pada kolom salah.
       2. Jawaban diisi sendiri dan tidak boleh diwakilkan.

I.     Data Umum :
       1. Umur                :  20 th     21 th – 30 th           > 31
          th
       2. Pendidikan Terakhir :  SD            SMP             SMA –
          keatas
       3. Pekerjaan           :    Ibu rumah tangga
                                   Petani
                                   Karyawan swasta
                                   PNS
                                   Lain-lain
       4. Penghasilan        :     < Rp. 1.000.000,-
                                   < Rp. 1.000.000,- s/d 2.000.000
                                   > Rp. 3.000.000,-
II.   Pernyataan

No    Pernyataan                                          Benar   Salah
1     Gizi adalah ikatan kimia yang diperlukan oleh
      tubuh untuk melakukan fungsinya sebagai
      penghasil energi, pembangun, dan mengatur
      proses kehidupan.
2     Gizi disebut juga makanan
3     Makanan adalah selain obat yang mengandung
      zat-zat gizi atau unsur kimia yang dapat diubah
      menjadi zat gizi oleh tubuh dan berguna bila
      dimasukkan dalam tubuh
4     Sumber makanan yang mengandung karbohidrat
      adalah sagu, beras giling dan tapioka
5     Tempe dan tahu adalah makanan yang
      mengandung protein yang berasal dari tumbuh-
      tumbuhan
6     Protein hewani adalah protein yang bersumber dari
      binatang antara lain daging, hati dan babat
No    Pernyataan                                        Benar     Salah

7     Lemak tidak penting bagi balita karena akan
      menganggu pertumbuhan susunan saraf
8     Sumber makanan yang mengandung lemak adalah
      kacang tanah, kelapa tua dan kemiri
9     Vitamin sangat diperlukan oleh tubuh untuk proses
      metabolisme dan pertumbuhan yang normal
10    Bayi kurang 6 bulan tidak memerlukan Vitamin A
11    Sumber Makanan yang mengandung Vitamin A
      adalah bayam dan kacang ijo
12    Kekurangan Vitamin D ditandai dengan
      bengkoknya kaki sehingga berbentuk O
13    Air tidak diperlukan balita karena akan
      menyebabkan pilek
14    Ciri-ciri sayuran yang baik adalah yang tampak
      bersih, segar dan berwarna cerah
15    Pengolahan sayuran dan buah yang baik adalah
      dipotong-potong dulu, baru dicuci sampai bersih
      agar kotorannya hilang
16    Ikan untuk anak sebaiknya tidak digoreng, tetapi
      dikukus agar kandungan asam lemak yang
      bermafaat untuk tumbuh kembang si kecil tidak
      rusak
17   Ciri-ciri ikan yang segar adalah insang berwarna
     merah, tidak berlendir dan tidak bau busuk
18   Cara merebus sayuran dengan menggunakan air
     sedikit mungkin
19   Pemberian garam beryodium pada sayuran
     sebaiknya pada saat makanan matang dan dingin.
20   Mencuci sayuran yang benar adalah dengan air
     mengalir agar kotoran tidak menempel kembali
     pada sayuran
21   Merebus sayuran yang benar adalah sayuran
     dimasukkan dalam panci selanjutnya dimasak
     sampai matang
22   Ciri-ciri daging sapi yang baik adalah warnanya
     merah cerah dan baunya segar
LAMPIRAN 7
                                            Tabel Skor Penelitian

No                                                No Soal
Resp Definisi Gizi           Bahan Makanan Sbg Sumber Gizi             Cara Pengolahan Makanan yg baik daSkor   %     Kri
       1 2       3   4   5    6   7   8 9 10 11 12           13   14    15 16 17 18 19 20 21 22                       teria
    1  1 1       1   1   1    1   0   1 1      1   1    1     0    1     1    1   1 1     0   0    0    1 17    77%       B
    2  1 0       1   1   0    1   1   1 1      0   0    1     1    1     0    0   1 0     0   1    0    1 13    59%      C
    3  1 1       0   1   1    1   0   1 1      1   0    1     1    1     1    1   1 0     0   1    0    1 16    73%      C
    4  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   0    1     1    1     0    1   1 1     1   1    0    1 19    86%       B
    5  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   0    0     1    1     0    1   1 1     1   1    1    1 19    86%       B
    6  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    1     1    1     0    1   1 0     0   1    1    1 18    82%       B
    7  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    1     1    1     1    1   1 1     0   1    0    1 19    86%       B
    8  1 1       0   1   1    1   1   1 1      0   0    0     0    0     0    1   1 0     0   1    1    1 13    59%      C
    9  1 0       1   1   1    1   0   1 1      1   1    1     0    1     0    1   1 1     1   1    0    1 17    77%       B
   10  1 0       1   1   1    1   0   1 1      1   1    1     0    1     0    1   1 1     1   1    0    1 17    77%       B
   11  1 0       1   1   1    1   0   1 1      1   1    1     0    1     0    1   1 1     1   1    0    1 17    77%       B
   12  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   0    1     1    1     1    1   1 0     1   1    0    1 19    86%       B
   13  0 1       1   1   1    1   1   1 1      1   1    1     1    1     1    1   1 1     1   1    1    1 21    95%       B
   14  1 0       1   1   0    1   1   1 1      0   1    1     0    1     0    0   1 0     0   1    1    1 14    64%      C
   15  1 1       0   1   1    1   0   1 1      1   1    1     0    0     0    1   1 0     1   1    0    1 15    68%      C
   16  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    0     1    1     0    1   1 1     1   0    1    1 18    82%       B
   17  1 1       1   1   1    1   0   1 1      0   0    1     1    1     1    0   1 0     0   1    1    1 16    73%      C
   18  1 1       1   1   1    1   0   1 1      1   1    1     1    1     1    1   1 0     1   1    1    1 20    91%       B
   19  1 1       1   1   1    1   0   0 1      0   0    1     1    1     1    1   1 0     0   1    0    1 15    68%      C
   20  1 1       1   1   1    0   0   1 1      1   1    0     0    0     0    0   0 0     0   1    0    1 11    50%      K
   21  0 0       0   0   0    0   0   1 1      1   1    0     1    1     0    1   1 1     1   1    0    1 12    55%      K
   22  0 1       1   1   0    1   0   1 1      1   0    1     0    0     0    0   1 1     0   1    0    1 12    55%      K
   23  1 1       1   1   0    0   0   1 1      0   0    1     0    0     0    0   1 1     1   1    0    1 12    55%      K
   24  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    1     0    1     0    1   1 0     1   1    0    1 17    77%       B
   25  1 1       1   1   1    1   0   1 1      0   1    1     0    1     0    1   1 1     1   1    0    1 17    77%       B
LAMPIRAN 7
                                            Tabel Skor Penelitian

No                                                No Soal
Resp Definisi Gizi           Bahan Makanan Sbg Sumber Gizi             Cara Pengolahan Makanan yg baik daSkor   %     Kri
       1 2       3   4   5    6   7   8 9 10 11 12           13   14    15 16 17 18 19 20 21 22                       teria
   26  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   1    1     1    1     0    1   1 1     0   1    1    1 20    91%       B
   27  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   1    1     1    1     0    1   1 1     0   1    1    1 20    91%       B
   28  1 1       0   1   1    1   0   0 1      1   1    1     1    1     0    1   1 1     0   1    0    1 16    73%      C
   29  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    1     1    1     1    1   1 1     1   1    1    1 21    95%       B
   30  1 1       0   1   1    1   0   1 1      1   1    1     1    1     0    1   1 1     0   1    0    1 17    77%       B
   31  1 0       1   1   1    1   0   1 1      1   0    1     1    1     0    1   1 1     0   1    0    1 16    73%      C
   32  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   0    1     1    1     1    1   1 0     1   1    0    1 19    86%       B
   33  1 1       1   1   1    1   1   0 1      1   1    0     1    1     0    1   1 1     1   1    0    1 18    82%       B
   34  1 1       1   1   0    1   0   1 0      1   1    0     1    1     0    1   1 0     1   1    0    1 15    68%      C
   35  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   1    1     1    1     0    1   1 0     1   1    1    1 20    91%       B
   36  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    0     1    1     0    1   1 1     1   0    1    1 18    82%       B
   37  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    0     1    1     1    1   1 1     1   0    1    1 19    86%       B
   38  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    1     1    1     1    1   1 1     1   1    1    1 21    95%       B
   39  1 1       1   0   1    1   0   1 1      1   0    1     1    1     1    1   0 1     0   1    0    1 16    73%      C
   40  1 1       1   1   1    1   0   1 1      1   0    1     1    1     0    1   1 0     1   1    1    1 18    82%       B
   41  1 1       0   1   1    1   0   0 1      1   1    1     1    1     0    1   1 1     0   1    0    1 16    73%      C
   42  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   1    1     1    1     0    1   1 1     0   1    1    1 20    91%       B
   43  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   1    1     1    1     0    1   1 1     0   1    1    1 20    91%       B
   44  1 1       1   1   1    1   0   1 1      1   0    1     1    1     0    0   1 0     1   1    0    1 16    73%       B
   45  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    0     1    1     0    1   1 1     1   0    1    1 18    82%       B
   46  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   0    1     1    1     0    1   1 1     0   1    0    1 18    82%       B
   47  1 0       1   1   1    1   1   1 1      1   0    1     1    1     1    1   1 1     1   1    0    1 19    86%       B
   48  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   1    1     1    1     0    1   1 0     0   1    1    1 19    86%       B
   49  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   1    1     1    1     0    1   1 1     0   1    1    1 20    91%       B
   50  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    1     1    1     1    1   1 1     1   1    1    1 21    95%       B
LAMPIRAN 7
                                            Tabel Skor Penelitian

No                                                No Soal
Resp Definisi Gizi           Bahan Makanan Sbg Sumber Gizi             Cara Pengolahan Makanan yg baik daSkor   %     Kri
       1 2       3   4   5    6   7   8 9 10 11 12           13   14    15 16 17 18 19 20 21 22                       teria
   51  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    1     1    1     1    1   1 1     1   1    1    1 21    95%       B
   52  1 1       1   1   1    1   0   0 1      1   1    1     1    1     1    1   1 0     0   1    0    1 17    77%       B
   53  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    1     1    1     1    1   1 1     0   0    0    1 18    82%       B
   54  0 0       0   0   0    0   1   0 1      0   0    0     0    1     0    1   1 0     0   1    0    1   7   32%      K
   55  0 1       1   1   0    1   0   1 1      1   1    1     1    1     1    1   1 1     1   1    1    1 19    86%       B
   56  1 1       0   1   1    1   1   1 1      1   1    1     0    1     1    1   1 1     1   1    1    1 20    91%       B
   57  1 1       0   1   1    1   1   1 1      1   1    1     0    1     1    1   1 1     1   1    1    1 20    91%       B
   58  1 1       1   1   0    1   1   1 1      0   1    1     0    1     0    1   1 0     0   1    1    1 16    73%      C
   59  1 1       1   1   0    1   1   1 1      0   1    1     0    1     0    1   1 0     0   1    1    1 16    73%      C
   60  1 1       1   1   0    1   1   1 1      0   1    1     0    1     0    1   1 1     0   1    1    1 17    77%      C
   61  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   0    1     1    1     1    1   1 0     0   1    1    1 19    86%       B
   62  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   0    1     1    1     1    1   1 0     0   1    0    1 18    82%       B
   63  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   0    1     1    1     0    1   1 1     0   1    0    1 17    77%       B
   64  1 0       1   1   1    1   1   1 1      1   0    1     1    1     0    1   1 1     1   1    0    1 18    82%       B
   65  1 1       1   0   0    1   1   1 1      0   0    1     1    1     1    1   1 0     0   1    1    1 16    73%      C
   66  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    1     1    1     1    1   1 1     1   1    1    1 21    95%      C
   67  1 0       1   1   1    1   0   1 1      1   1    1     1    1     0    1   1 0     0   1    0    1 16    73%       B
   68  1 1       1   1   1    1   0   1 1      1   1    1     0    1     0    1   1 1     1   1    0    1 18    82%       B
   69  0 1       1   1   1    1   1   1 1      0   0    1     0    0     0    1   1 0     0   1    0    1 13    59%      C
   70  1 1       1   1   1    1   0   1 1      0   1    1     0    1     1    1   1 0     0   1    0    1 16    73%      C
   71  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    0     1    1     0    1   1 1     1   1    1    1 19    86%       B
   72  1 1       1   1   1    1   0   1 1      1   0    1     1    1     1    1   1 0     1   1    0    1 18    82%       B
   73  1 1       1   1   1    0   1   1 1      1   1    1     1    0     0    1   1 0     1   1    0    1 17    77%       B
   74  1 1       1   1   1    1   0   1 1      0   1    0     0    1     0    1   1 1     1   0    1    1 16    73%       B
   75  1 1       0   1   1    1   1   1 1      1   1    1     1    1     1    1   1 1     1   1    0    1 20    91%       B
LAMPIRAN 7
                                            Tabel Skor Penelitian

No No Soal
Resp Definisi Gizi           Bahan Makanan Sbg Sumber Gizi             Cara Pengolahan Makanan yg baik daSkor % Kri
       1 2       3   4   5    6   7   8 9 10 11 12           13   14    15 16 17 18 19 20 21 22                   teria
   76  1 1       0   1   1    1   1   1 1      1   1    1     1    1     0    0   1 0     1   1    0    1 17 77%      B
   77  1 1       1   1   1    1   0   1 1      1   0    1     1    1     0    1   1 1     1   1    0    1 18 82%      B
   78  1 0           1   1    1   1   1 1      0   1    1     1    1     1    1   1 0     1   1    0    1 17 77%      B
   79  1 0       1   1   1    1   0   1 1      1   0    1     1    1     0    1   1 0     0   1    1    1 16 73%     C
   80  1 1       1   1   1    1   1   1 1      1   1    1     1    1     1    1   1 1     1   1    1    1 22 100%     B
   81  1 1       1   1   1    1   1   1 0      1   0    1     1    1     0    1   1 1     0   1    0    1 17 77%      B
   82  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    0     1    1     0    1   1 1     1   0    1    1 18 82%      B
   83  1 1       1   1   1    1   0   1 1      0   1    1     0    1     0    1   1 1     1   1    0    1 17 77%      B
   84  1 1       1   1   1    1   1   1 1      0   1    1     0    1     0    1   1 1     1   1    1    1 19 86%      B
   85  1 0       1   1   1    1   0   1 1      1   0    1     1    1     0    1   1 1     1   1    0    1 17 77%      B
   86  0 0       0   0   0    0   1   1 1      1   1    1     1    1     0    1   1 0     1   1    1    1 14 64%     C
   87  1 1       1   1   1    1   0   1 1      1   0    1     1    1     0    1   1 1     1   1    0    1 18 82%      B
Lampiran 8.
                                     Tabulasi Data Umum Responden



No               Umur                     Pendidikan                 Pekerjaan                 Penghasilan
      < 20 th 21 - 30 th   > 31 th   SD   SMP   SMA - Keatas   IRT    Petani K. Swasta PNS   > 1Jt   1 - 2 Jt   > 3 Jt
  1     0         0          0       1     0           0        1       0        0     0      1         0         0
  2     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0      1         0         0
  3     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0      1         0         0
  4     0         0          1       0     0           1        1       0        0     0      1         0         0
  5     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      1         0         0
  6     0         0          1       0     1           0        1       0        0     0      1         0         0
  7     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      0         1         0
  8     0         0          1       1     0           0        1       0        0     0      1         0         0
  9     0         1          0       1     0           0        1       0        0     0      1         0         0
 10     0         1          0       1     0           0        1       0        0     0      1         0         0
 11     0         1          0       1     0           0        1       0        0     0      0         1         0
 12     0         0          1       0     1           0        1       0        0     0      1         0         0
 13     0         0          1       0     0           1        1       0        0     0      1         0         0
 14     0         0          1       0     1           0        1       0        0     0      0         0         1
 15     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0      1         0         0
 16     0         1          1       0     1           0        1       0        0     0      1         0         0
 17     0         0          1       0     0           1        1       0        0     0      1         0         0
 18     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      1         0         0
 19     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0      1         0         0
 20     0         1          0       1     0           0        1       0        0     0      1         0         0
 21     0         0          1       1     0           0        0       1        0     0      1         0         0
 22     0         0          1       1     0           0        0       1        0     0      1         0         0
 23     0         1          0       1     0           0        1       0        0     0      1         0         0
 24     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      1         0         0
 25     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      0         1         0
 26     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0      0         1         0
 27     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0      1         0         0
 28     0         1          0       0     0           1        0       1        0     0      0         1         0
 29     0         1          0       1     0           0        1       0        0     0      1         0         0
 30     0         0          1       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
        0         19         11      10   10           10      27       3        0     0      24          5          1

Lampiran 8.
                                     Tabulasi Data Umum Responden



No               Umur                     Pendidikan                 Pekerjaan                       Penghasilan
      < 20 th 21 - 30 th   > 31 th   SD   SMP   SMA - Keatas   IRT    Petani K. Swasta PNS   > 1Jt     1 - 2 Jt    > 3 Jt
 31     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
 32     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
 33     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      0           1          0
 34     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0      0           1          0
 35     0         1          0       0     0           1        1       0        0            1           0          0
 36     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
 37     0         1          0       0     0           1        1       0        C     0      1           0          0
 38     0         1          0       1     0           0        0       1        0     0      1           0          0
 39     0         0          1       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
 40     0         0          1       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
 41     0         0          1       0     0           1        1       0        0     0      1           0          0
 42     0         0          1       1     0           0        1       0        0     0      1           0          0
 43     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
 44     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0      1           0          0
 45     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
 46     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0      1           0          0
 47     0         0          1       0     0           1        1       0        0     0      1           0          0
 48     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
 49     0         0          1       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
 50     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0      1           0          0
 51     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
 52     0         1          0       0     0           1        0       1        0     0      1           0          0
 53     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0      1           0          0
 54     0         1          0       1     0           0        0       1        0     0      1           0          0
 55     0         1          0       0     0           1        0       0        1     0      0           1          0
 56     0         0          1       0     0           1        1       0        0     0      1           0          0
 57     0         0          1       1     0           0        0       1        0     0       1         0         0
 58     1         0          0       0     1           0        1       0        0     0       1         0         0
 59     1         0          0       0     1           0        1       0        0     0       1         0         0
 60     1         0          0       0     1           0        1       0        0     0       1         0         0
        3         19         8       4    15           11      25       4        1     0       27        3         0




Lampiran 8.
                                     Tabulasi Data Umum Responden



No               Umur                     Pendidikan                 Pekerjaan             Penghasilan
      < 20 th 21 - 30 th   > 31 th   SD   SMP   SMA - Keatas   IRT    Petani K. Swasta PNS    > 1Jt   1 - 2 Jt   > 3 Jt
 61     1         0          0       0     1           0        1       0        0     0       1         0         0
 62     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0       0         1         0
 63     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0       1         0         0
 64     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0       1         0         0
 65     0         0          1       1     0           0        1       0        0     0       1         0         0
 66     0         1          0       0     0           1        0       0        1     0                 1         0
 67     1         0          0       0     1           0        1       0        0     0       1         0         0
 68     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0       1         0         0
 69     0         0          1       1     0           0        1       0        0     0       1         0         0
 70     0         0          1       1     0           0        1       0        0     0       1         0         0
 71     0         1          0       0     1           0        1       0        0     0       1         0         0
 72     0         1          0       0     1           0        0       1        0     0       1         0         0
 73     0         0          1       0     0           1        1       0        0     0       1         0         0
 74     0         1          0       0     0           1        1       0        0     0       1         0         0
75    0   0    1   0   0    1    1    0   0   0   1    0   0
76    0   1    0   1   0    0    0    1   0   0   1    0   0
77    0   1    0   0   1    0    1    0   0   0   1    0   0
78    0   0    1   0   0    1    1    0   0   0   1    0   0
79    1   0    0   0   1    0    1    0   0   0   1    0   0
80    0   1    0   0   1    0    1    0   0   0   1    0   0
81    0   0    1   1   0    0    1    0   0   0        1   0
82    0   1    0   1   0    0    1    0   0   0   1    0   0
83    0   1    0   0   0    1    1    0   0   0   1    0   0
84    1   0    0   0   1    0    1    0   0   0        1   0
85    0   1    0   0   0    1    1    0   0   0        1   0
86    0   0    1   1   0    0    0    1   0   0   1    0   0
87    0   1    0   0   0    1    1        0   0   1    0   0
JML   4   15   8   7   10   10   23   3   1   0   22   5   0
                            LEMBAR KONSULTASI


NAMA              : MUNIFATUL MAIMONAH
NIM               : 0602200138
JUDUL KTI        : GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEBUTUHAN GIZI PADA
                   BALITA DI WILAYAH POSYANDU KLURAHAN III DESA
                   KLURAHAN KECAMATAN NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK

PEMBIMBING I      : IRA TITISARI, S ST
PEMBIMBING II     : TEMU BUDIARTI, S Pd.M.Kes


 NO         HARI/ TANGGAL          REKOMENDASI       TANDA TANGAN

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:10477
posted:11/28/2010
language:Indonesian
pages:86