Satuan Acara Penyuluhan Pra Nikah by edythoyib

VIEWS: 4,205 PAGES: 6

									       SATUAN ACARA PENYULUHAN
         PERSIAPAN PRA NIKAH




              Disusun Oleh :
                NOVIANI
             Bd. DH.2007.74




AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI
               2008-2009
                         SATUAN ACARA PENYULUHAN


Topik        : Persiapan Pra Nikah
Sasaran      : remaja laki-laki dan perempuan
Tanggal      : 28 Juli 2009
Waktu        : 09.00 WIB
Tempat       : PKM REJOWINANGUN


I. Karakteristik Peserta
   a. Jumlah peserta       : 1rang
   b. Pendidikan           : SMP
II. Tujuan Penyuluhan
   a. Tujuan Umum
        Setelah mengikuti penyuluhan peserta diharapkan dapat mengetahui tentang
        persiapan pranikah
   b. Tujuan Khusus
        Setelah selesai mengikuti penyuluhan, diharapkan dapat :
        1. Menyebutkan pengertian pra nikah
        2. Menjelaskan tujuan pernikahan
        3. Menyebutkan usia diperbolehkan untuk menikah
        4. Menyebutkan manfaat pemeriksaan pernikahan
        5. Menyebutkan waktu dilakukan pemeriksaan pranikah
        6. Dapat menyebutkan tempat untuk melakukan pemeriksaan pranikah
        7. Dapat menyebutkan macam-macam pemeriksaan pranikah
III. Materi Penyuluhan
   a. Pengertian
   b. Tujuan
   c. Sasaran
   d. Keuntungan
IV. Metode
    Ceramah
    Tanya jawab
                          PERSIAPAN PRA NIKAH


I. PENGERTIAN
  Menikah meurpakan satu momen yang tidak hanya membahagiakan, tetapi juga
  sebuah jenjang akhir bagi setiap pasangan yang menemukan belahan jiwanya.
  Menurut UU perkawinan Indonesia :
  a. Perkawinan ialah ikatan lahir dan batin seorang pria dengan seorang wanita
      bagi suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang
      bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa
  b. Perkawinan di Indonesia hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai 19
      tahun dengan pihak wanita sudah mencapai 16 tahun.

  Pemeriksaan kesehatan pranikah penting untuk mengetahui kondisi pasangan
  serta proyeksi masa depan pernikahan, terutama berkaitan dengan masalah
  kesehatan reproduksi (fertilitas) dan genetika (keturunan) juga untuk memperoleh
  kesiapan mental juga untuk memperoleh mental karena masing-masing
  mengetahui benar kondisi kesehatan calon pasangan hidup masing-masing.


II. MANFAAT DILAKUKAN PEMERIKSAAN PRANIKAH
  -   Mengetahui kondisi pasangan serta proyeksi masa depan pernikahan, terutama
      berkaitan dengan masalah kesehatan reproduksi (fertilitas) dan genetika
      (keturunan)
  -   Memperoleh kesiapan mental juga untuk memperoleh mental karena masing-
      masing mengetahui benar kondisi kesehatan calon pasangan hidup.
  -   Mengetahui penyakit-penyakit yang nantinya bila tidak segera ditanggulangi
      dapat membahayakan calon pasangan suami istri termasuk bakal keturunanya


III. KAPAN HARUS DILAKUKAN
  Idealnya pemeriksaan kesehatan pranikah dilakukan enam bulan sebelum
  dilangsungkan pernikahan. Namun ukuran idealnya itu bersifat fleksibel, artinya
  kesehatan pranikah dapat dilakukan kapanpun selama pernikahan belum
  berlangsung
  Dalam pemeriksaan tersebut yang paling penting dideteksi yaitu penyakit kronis
  seperti diabetes melitus, hipertensi, kelainan jantung, HIV/ AIDS. Penyakit
  tersebut dapat mempengaruhi saat terjadinya kehamilan, bahkan dapat ditunkan.
IV. PROSEDUR PELAKSANAAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN
  Adapun untuk prosedur pemeriksaan kesehatan ini, umumnya dilakukan dengan
  mendatangi dokter spesialis kandungan obgyn, dokter puskesmas/ dokter umum,
  wawancara singkat tentang riwayat kesehatan guna mengetahui penyakit apa yang
  pernah diderita, riwayat kesehatan pada anggota keluarga. Juga keadaan
  lingkungan sekitar dan kebiasaan sehari-hari (merokok, pengguna alkohol, obat-
  obatan terlarang). Kemudian dilakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui
  kelainan fisik seperti tekanan darah keadaan jantung, paru-paru dan tanda-tanda
  fisik penyakit)
  Rangkaian test yang dapat dilakukan antara lain :
  a. Radiologi : chest x- ray
  b. Laboratorium :
      Panel ginjal syot sept
      Hepatitis B panel
      HBS antigen
      Gula darah/ fashing glucose
      Darang lengkap
      Urine lengkap
      Tinja lengkap


  Bagi calon mempelai wanita sebelum dilangsungkan pernikahan sebaiknya
  mengunjungi bidan/ puskesmas untuk mendapatkan suntikan TT CPW. TT CPW
  adalah suntikan TT bagi calon wanita agar nanti jika mengandung dapat
  mencegah penyakit tetanus pada janin. Suntikan TT CPW ini sebaiknya dilakukan
  1 bulan sebelum pernikahan
  Calon pengantin wanita yang umurnya kurang dari 20 tahun sebaiknya
  melakukan penundaan kehamilan karena sebelum umur 20 tahun alat reproduksi
  belum matang/ sempurna, shg ada kemungkinan akan terjadi komplikasi dalam
  kehamilan dan kelahiran dan cacat bawaan pada bayi. Dalam penundaan
  kehamilan bisa dilakukan KB dan alat KB yang digunakan biasanya, misalnya :
  1. Menghitung masa subur
  2. Coitus interuptus
  3. Kondom
  4. Suntikan
V. JIKA ADA MASALAH DITEMUKAN
   Jika ditemukan masalah pengobatannya dapat dilakukan saat pemeriksaan dan
   menunda pernikahan atau juga dilanjutkan setelah pernikahan. Hasil pemeriksaan
   kesehatan pranikah wajib diketahui oleh semua calon pasangan pengantin. Jangan
   sampai timbul penyesalan setelah menikah hanya gara-gara penyakit yang
   sebenarnya bisa disembuhkan dari jauh-jauh hari.


VI. KEGIATAN PENYULUHAN
    No         Tahap         Waktu                        Kegiatan
    1.   Pembukaan          2 menit    1. Perkenalan
                                       2. Salam pembuka
                                       3. Menjelaskan tujuan diadakan penyuluhan
    2    Pengembangan       3 menit    1. Menggali pengetahuan peserta mengenai
                                          persiapan pranikah
                            5 menit    2. Menjelaskan tentang
                                           Pengertian pernikahan
                                           Tujuan pernikahan
                            1 menit    3. Memberikan kesempatan bagi ibu untuk
                                          bertanya
                            2 menit    4. Menjelaskan tentang
                                           a. Waktu       pelaksanaan     pemeriksaan
                                               pranikah
                                           b. Tempat pemeriksaan pranikah
                                           c. Macam-macam pemeriksaan pranikah
                            2 menit        Memberi kesempatan pada peserta untuk
                                           bertanya
    3    Penutup            5 menit    1. Mengadakan        tanya       jawab   untuk
                                           mengetahui kedalaman penerimaan materi
                                       2. Membagikan leaflet
                                       3. Menyimpulkan
                                       4. Salam penutup


VII. Media
    1. Leaflet
    2. Gambar
VIII. Sumber / literatur :
      1. www.google.com
      2. Undang-undang perkawinan Indonesia
      3. Hartanto : Hanafi ”KB dan Kontrasepsi” Pustaka Sinar Harapan : Jakarta .
          2002


IX.   Evaluasi
      A. Pelaksanaan
          1. Tanggal/ Jam      : 28 Juli 2009 / 09.05 WIB
          2. Waktu             : 20 menit
          3. Tempat            : PKM Rejawinangun
          4. Jumlah peserta    : 1 orang
          5. Respon terhadap penyuluhan
              a. Jumlah peserta yang aktif : 1 orang
              b. Jumlah pertanyaan : 2 pertanyaan
              c. Macam pertanyaan :
                 1. Mengapa perlu dilakukan persiapan pranikah
                 2. Apa manfaat dari persiapan pranikah?
      B. Penyampaian Materi
          1. Ceramah
          2. Tanya jawab

								
To top