cONTOH pROPOSAL uSAHA

Document Sample
cONTOH pROPOSAL uSAHA Powered By Docstoc
					               PROPOSAL USAHA


Proposal ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas
           dari mata kuliah kewirausahaan


  “Pengembangan Usaha Kripik Buah dan Sayur”




                  Disusun Oleh :
       -   Nafi’atul Makhjati    ( 07.1.01.01.0039)
       -   Yuyun Sulistyowati    (07.1.01.01.0068)




Program Study Bimbingan dan Konseling
    Universitas Nusantara PGRI Kediri
                    2009/2010
                                   BAB I
                           LATAR BELAKANG


a) Gambaran Umum Wilayah
        Wilayah kita sebagian besar masih dekat dengan daerah pertanian dan
   perkebunan yang subur dan cukup air. Sehingga pemasukan hasil pertanian
   dan perkebunan, termasuk sayuran dan buah – buahan begitu besar. Hal ini
   bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha kripik buah dan sayuran guna
   meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan pekerjaan.


b) Ide Usaha
        Berangkat dari krisis global yang berdampak pada perekonomian
   Indonesia terpuruk membuat pendapatan menurun dan terutama hal ini lebih
   terasa terjadi pada industri usaha kecil-kecilan. Turunnya harga jual produk
   hasil pertanian dan perkebunan membuat makin tak berharganya produksi
   hasil pertanian dan akhirnya banyak yang terbuang percuma. Hal ini tentunya
   secara tidak langsung menurunkan semangat para petani kebun untuk
   melanjutkan usahanya.      Dampak yang ditimbulkan begitu besar dan
   berpengaruh pada bidang lain. Sehingga makin membuat terpuruknya
   perekonomian Indonesia secara menyeluruh.


c) Gagasan Usaha
        Untuk mengantisipasi turunnya harga jual produk pertanian dan
   perkebunan serta mempertahankan perekonomian industri rumah tangga agar
   tetap stabil maka perlu adanya gagasan yang lebih luas, bermutu dan
   bermanfaat serta berkwalitas tinggi yaitu dengan memanfaatkan hasil
   pertanian dan perkebunan dan mengolahnya menjadi keripik buah dan sayur.
                                   BAB III
                                RELEVANSI


2.1 Mengapa Usaha Kripik Buah dan Sayur dibutuhkan?
        Secara geografis Indonesia merupakan negara agraris, tanah yang subur
   dengan hamparannya yang hijau. Hal tersebut sangat mendukung Indonesia
   untuk meningkatkan hasil produksi hasil pertanian dan perkebunan. Namun
   hasil produksi bisa berkwalitas rendah karena adanya pengarus krisis
   perekonomian yang menurun. Maka untuk menjaga agar kualitas dan
   komoditas hasil hasil pertanian dan perkebunan tetap tinggi maka perlu
   adanya pengolahan pemanfaatan hasil yang lebih luas dan kaya akan ide-ide
   atau gagasan baru salah satunya yaitu dengan menolahnya menjadi produk
   kripik buah dan sayur yang berkwalitas.


2.2 Kendala/ Masalah yang Harus Dipecahkan
        Untuk mewujudkan hal tersebut dalam pengembangan dan peningkatan
   produk usaha kripik buah dan sayur menjadikannya suatu produk yang
   berkwalitas dan berkomoditas tinggi, kami terkendala dengan pembiayaan
   atau modal. Untuk itu kami sangat butuh bantuan dari donatur atau investor
   dalam hal permodalan
                                     BAB III
                             TINJAUAN DARI USAHA


3.1 Tujuan yang akan dicapai
   -   Menjadi basis pemanfaatan hasil produksi pertanian dan perkebunan
   -   Melalui pemanfaatan hasil ini, terpenuhinya kebutuhan masyarakat
   -   Terbentuknya masyarakat pertani untuk menyalurkan dan memanfaatkan
       hasil pertanian dan perkebunannya guna menjadikan suatu produk yang
       lebih lebih berkwalitas sehingga bisa meningkatkan pendapatan para
       petani.
   -   Menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan siswa yang telah
       tamat dari sekolah.


3.2 Manfaat utama
   -   Dengan adanya industri usaha kripik buah dan sayur ini masyarakat dan
       siswa memiliki kesempatan/ peluang untuk berwirausaha dan ketrampilan
       tersendiri dan kemudian bisa meningkatkan produksi kripik buah dan
       sayur sehingga usaha ini semakin berkembang dan pendapatan semakin
       meningkat
   -   Terpenuhinya kebutuhan masyarakat sekitar dan siswa baik dalam segi
       ekonomi dan lapangan kerja.


3.3 Indikator keberhasilan
   a. Iklim
              Secara geografis lahan di daerah kita merupakan lahan yang subur
       dengan kebutuhan cukup air. Maka cocok sekali untuk usaha pertanian dan
       perkebunan di daerah kita ditingkatkan sehingga menghasilkan produksi
       pertanian dan perkebunan yang melimpah
   b. Aktifitas masyarakat
              Aktivitas perekonomian mahasiswa dalam usaha industri pembuatan
       kripik buah dan sayur direspon oleh masyarakat luas. Mudah-mudahan
       dengan adanya program usaha pembuatan kripik dan sayur ini dapat
   menjadi contoh bagi masyarakat sekitar khususnya bagi mahasiswa yang
   bergerak dalam usaha pembuatan kripik buah dan sayur.
c. Kebutuhan pasar
        Terhadap kebutuhan pangan di masyarakat terus meningkat.
   Kebutuhan akan kripik buah dan sayur ini bisa dijadikan sebagai camilan
   setiap hari, jajan khas dan oleh-oleh bagi keluarga. Bagi masyarakat
   produk kripik buah dan sayur merupakan produk yang memiliki ciri khas
   tersendiri mulai dari rasa, penampilan dan bahan. Karena produk kripik
   buah dan sayur diproses secara alami langsung dari buah dan sayur segar
   sehingga menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan tanpa adanya
   bahan pengawet atau perasa. Sehingga permintaan akan kripik buah dan
   sayur semakin meningkat.


d. Bahan baku usaha
        Sebagian besar daerah kita dekat dengan masyarakat yang bergerak
   di bidang pertanian dan perkebunan. Sehingga sangat mudah sekali untuk
   memperoleh bahan baku yang asli dan alami.


e. Tenaga pengelola
        Untuk usaha pembuatan kripik buah dan sayur ini dikelola oleh
   tenaga terampil yaitu sekelompok mahasiswa yang dibantu oleh beberapa
   anggota masyarakat dan dalam pengejaannya dilengkapi dengan fasilitas
   mesin penggoreng
                                    BAB IV
                      AKTIVITAS KEGIATAN USAHA


4.1 Metodologi pembuatan produk
   a. Alasan kami memilih usaha kripik buah dan sayur
      -   Bahan baku mudah diperoleh
      -   Kuntungan mencapai 100%, harga jual keripik buah mencapai Rp.
          65.000 – Rp.110.000/ kg
      -   Balik modal cepat (4-6 bulan)
      -   Pasar terbuka lebar, bahkan peluang ekspor sangat besar
      -   Proses produksi dan pengelolaan usaha sangat gampang
   b. Langkah membuat
      -   Kupas buah, iris sesai yang anda inginkan
      -   Masukkan buah ke mesin
      -   Keripik buah akan matang selama 45-60 menit
          (tanpa bahan tambahan, tanpa bahan pengewet)
         Peralatan
          -   Mesin vacuum frying/ penggorengan fakum
              Fungsi : sebagai tempat penggorengan
          -   Mesin spiner
              Fungsi : menghilangkan kandungan minyak dalam kripik setelah
              digoreng
          -   Mesin pengemas
              Fungsi : mengemas kripik dalam kemasan plastik
         Cara kerja mesin vacuum frying/ penggorengan hampa
          Buah/ sayur digoreng pada mesin vacumm frying dengan medium
          minyak goreng. Pemanasan minyak goreng disetting pada suhu rendah
          (80-85oC). Pemasanasan ini menggunakan bahan bakar LPG. Untuk
          mempercepat        penggorengan,   maka     dilakukan     penyedotan.
          Pemvakuman ini menggunakan pompa khusus, dengan tenaga listrik.
          Suhu penggorengan terkontrol otomatis (80-85oC). Suhu yang terjaga
          rendah ini menjadikan produk anda tidak gosong, sehingga warnanya
       sesuai aslinya. Suhu juga bisa diturunkan maupun dinaikkan. Misalnya
       saja jika ingin menggoreng bahan lain yang suhunya lebih rendah
       ataupun yang lebih tinggi.
      Kelebihan usaha kripik buah dan sayur
       -   Nutrisi tidak hilang, karena digoreng pada suhu rendah (80-85oC)
           disertai pemvakuman
       -   Warna tidak berubah dan tidak gosong dan perasa
       -   Kripik renyah dan nikmat
c. Rincian biaya
   Modal usaha
   Harga mesin PV 15 kg                                  Rp. 19.000.000,00
   Biaya produksi
   Biaya tetap – gaji karyawan (1)                       Rp.   1.000.000,00
   Biaya tidak tetap (perbulan, 25 hari kerja)
   - Bahan baku (buah nangka) @ 500 x 8 x 25             Rp.   2.000.000,00
   - minyak goreng (tiap goreng 1/8 lt) 6000/lt          Rp.      150.000,00
   - LPG (12 kg) satu bulan 8 tabung @ Rp. 550.000       Rp.      440.000,00
   - Penyusutan mesin 10% 1 tahun 1,9 juta               Rp.      158.000,00
   - Lain-lain                                           Rp.      200.000,00
   Total                                                 Rp.   2.948.000,00
   Total biaya produksi                                  Rp.   3.948.000,00
      Penjualan perbulan
       Harga keripik nangka dari produsen Rp. 50.000/ kg (tanpa kemasan)
       Penjualan perbulan 200 kg x Rp. 50.000 = Rp. 10.000.000,00
      Keuntungan perbulan
       Keuntungan        = penjualan – biaya produksi
                         = Rp. 10.000-000,00 – Rp. 3.948.000,00
                         = Rp. 6.052.000,00 per bulan
       Keuntungan per kg keripik = Rp. 6.052.000,00/200 = Rp. 30.260,00
      Perhitungan BEP
                 biaya operasional 3.948 .000
       BEP =                                  78 .96 kg/ bulan = 3,16 kg/hari
                     harga jual     50 .000
                                    BAB V
                                   PENUTUP


5.1 Kesimpulan
        Hasil pertanian dan perkebunan seperti nangka, nanas, apel, wortel,
   salak, mangga dan lain-lain ternyata bisa ditingkatkan menjadi produksi
   berkomoditas atau berkualitas tinggi. Selain dapat memenuhi kebutuhan
   masyarakat     juga   membuka    peluang   usaha   bagi   masyarakat   untuk
   berwirausaha


5.2 Kritik dan Saran
        Dalam penyusunan proposal ini, penyusun banyak mengalami kendala,
   maka penyusun sangat mengharapkan adanya kritik dan saran demi
   penyempurnaan proposal ini.