LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU DENGAN KONTRASEPSI KB SUNTIK 3 BULAN dengan Efek Samping Hipertensi by edythoyib

VIEWS: 14,002 PAGES: 16

									LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEBIDANAN
PADA IBU DENGAN KONTRASEPSI KB SUNTIK 3 BULAN
          dengan Efek Samping Hipertensi
          DI BPS Ny. Ismiatun, Amd.Keb.




                  Disusun Oleh:
                    NOVIANI
                  Bd.DH.2007.74




  AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI
                   2009 – 2010
      LAPORAN PENDAHULUAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULANAN


I.    DEFINISI
              KB 3 bulan adalah merupakan jenis kontrasepsi suntikan yang
      mengandung progestin yang diberikan tiap 3 bulan dengan cara IM (di daerah
      bokong).


II.   JENIS
      Tersedia 2 jenis kontrasepsi suntikan yang hanya mengandung progestin yaitu:
      1. Depo Medroksi Progesteron Asetat (Depo provera), mengandung 150 mg
          MDPA yang diberikan tiap 3 bulan dengan cara disuntik IM (di daerah
          bokong).
      2. Depo Nonsterat Enontat (Depo Nonsterat) yang mengandung 200 mg
          noratin dion anontat, diberikan setiap 2 bulan dengan cara disuntik IM.


III. PROFIL
      1. Sangat efektif
      2. Aman
      3. Dapat dipakai oleh semua perempuan dalam usia reproduksi
      4. Kembalinya kesuburan lebih lambat rata-rata 4 bulanan
      5. Cocok untuk masa laktasi karena tidak menekan produk ASI


IV. CARA KERJA
         Mencegah ovulasi
         Mengentalkan lendir serviks sehingga menurunkan kemampuan sperma
         Menjadikan selaput lendir rahim tipis dan atropi
         Menghambat transportasi gamet oleh tuba


V.    KEUNTUNGAN
      1. Sangat efektif
      2. Pencegahan kehamilan jangka panjang
      3. Tidak berpengaruh terhadap hubungan suami istri
      4. Tidak mengandung estrogen sehingga tidak berdampak serius terhadap
          penyakit jantung dan gangguan pembekuan darah.
      5. Tidak berpengaruh terhadap produksi ASI
      6. Membantu mencegah kehamilan ektopik dan kanker endometrium
      7. Sedikit efek samping
   8. Klien tidak perlu menyimpan alat suntik
   9. Dapat digunakan oleh perempuan >35 tahun sampai menopouse
   10. Menurunkan kejadian penyakit jinak payudara
   11. Mencegah beberapa penyakit penyebab radang panggul


VI. KERUGIAN
   1. Sering ditemukan gangguan haid seperti:
           Siklus haid yang memendek/memanjang
           Perdarahan yang banyak/sedikit
           Perdarahan tidak teratur/bercak (spotting)
           Tidak haid sama sekali/amenorhoe
   2. Klien sangat bergantung pada tempat sarana pelayanan kesehatan (harus
      kembali untuk jadwal suntikan berikutnya)
   3. Tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu sebelum suntikan berikut
   4. Berat badan merupakan permasalahan efek samping tersering
   5. Tidak menjamin perlindungan terhadap penularan IMS, hepatitis B atau
      infeksi virus HIV
   6. Terhambatnya kesuburan setelah penghentian pemakaian
   7. Terhambatnya kesuburan bukan karena terjadinya kerusakan/kelainan pada
      organ genetalia, melainkan karena belum habisnya pelepasan obat suntikan
      dari tempat suntikan
   8. Terjadi perubahan lipid serum pada penggunaan jangka panjang
   9. Pada penggunaan jangka panjang dapat sedikit menurunkan kepadatan
      tulang (densitas)
   10. Pada penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan kekeringan pada
      vagina, menurunkan libida, gangguan emosi (jarang), sakit kepala
      nervasitas, jerawat.


VII. YANG      DAPAT      MENGGUNAKAN              KONTRASEPSI    SUNTIKAN
   PROGESTIN
   1. Usia reproduksi
   2. Nuli para dan yang telah memiliki anak
   3. Menghendaki kontrasepsi jangka panjang dan yang memiliki efektivitas
      tinggi
   4. Menyusui dan membutuhkan kontrasepsi yang sesuai
   5. Setelah melahirkan dan tidak menyusui
   6. Setelah abortus atau keguguran
   7. Telah banyak anak, tetapi belum menghendaki tubektomi
   8. Perokok
   9. Tekanan darah >180/110 mmHg, dengan masalah gangguan pembekuan
      darah atau anemia
   10. Menggunakan obat epilepsi (fenitan dan harbitusitat) atau obat tuberkolosis
      (rifompisin)
   11. Tidak dapat memakai kontrasepsi yang mengandung estrogen
   12. Sering lupa menggunakan kontrasepsi pil
   13. Anemia defisiensi besi
   14. Mendekati usia menopouse yang tidak mau/tidak boleh menggunakan pul
      kontrasepsi kombinasi


VIII. YANG TIDAK BOLEH MENGGUNAKAN
   1. Hamil/diduga hamil (resiko terjadinya cacat pada janin)
   2. Perdarahan pervaginaan yang belum jelas penyebabnya
   3. Tidak dapat menerima terjadinya gangguan haid terutama amenorhoe
   4. Menderita kanker payudara/riwayat kanker payudara
   5. Diabetes militus disertai komplikasi


IX. WAKTU MULAI MENGGUNAKAN SUNTIKAN PROGESTIN
   1. Setiap saat selang siklus haid, asal ibu tersebut tidak hamil
   2. Mulai hari pertama sampai hari 7 siklus haid
   3. Pada ibu yang tidak haid, injeksi pertama dapat diberikan setiap saat asalkan
      ibu tidak hamil, selama 7 hari setelah suntikan tidak boleh melakukan
      hubungan seksual
   4. Ibu menggunakan kontrasepsi hormonal lain dan ingin ganti dapat segera
      diberikan asal tidak hamil dan tidak menunggu datang haid
   5. Bila ibu sedang menggunakan kontrasepsi jenis lain dan ingin ganti,
      kontrasepsi suntikan diberikan mulai jadwal kontrasepsi
   6. Ibu yang menggunakan kontrasepsi non hormonal dan ingin ganti, dapat
      diberikan segera asal tidak hamil, tidak perlu menunggu datangnya haid
   7. Ibu ingin ganti AKDR dengan kontrasepsi hormonal, dapat diberikan hari 1-
      7 siklus haid atau setelah hari ke-7 haid asal yakin tidak hamil
   8. Ibu tidak haid/dengan perdarahan tidak teratur, dapat diberikan setia[ saat
      asal tidak hamil, selama 7 hari tidak boleh melakukan hubungan seksual
                             POHON MASALAH

                               Kontrasepsi Suntikan




       Kontrasepsi kombinasi                      Kontrasepsi progestin
            Estrogen +                                  (3 bulan)
            Progesteron




                                            Cara Kerja:
                                             Mencegah ovulasi
                                             Mengentalkan     lendir  serviks
                                              sehingga menurunkan kemampuan
                                              sperma
                                             Menjadikan selaput lendir rahim
                                              tipis dan atropi
                                             Menghambat transportasi gamet
                                              oleh tuba




Keuntungan:                                  Kerugian:
 Sangat efektif dan jangka panjang           Sering ditemukan gangguan haid
 Tidak mempengaruhi hubungan                  amenorhoe, spotting
  seksual                                     Tidak dapat dihentikan sewaktu-
 Tidak mempengaruhi produksi                  waktu
  ASI                                         Penambahan berat badan
 Membantu mencegah kanker                    Terlambatnya kembali kesuburan
  endometrium dan KET                         Pada penggunaan jangka panjang
 Mencegah beberapa penyebab                   dapat menimbulkan kekeringan
  penyakit radang panggul                      pada vagina
 Menurunkan krisis anemia




                         Cara pemberian:
                         Suntikan IM pada daerah
                         pantat setiap 3 bulan
                         sekali
                              DAFTAR PUSTAKA


Sairuddin, Abdul Bani, Prof.dr. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi.
       Jakarta: YBPSP
Hanafi, Hantanto. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: EGC
Manuaba, IBG, Ilmu Kebidanan Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Bidan.
Rustam, Mochtar. 1998. Sinopsis Obstetri. Jakarta: EGC
            MANAJEMEN KEBIDANAN PADA AKSEPTOR KB


Tanggal Masuk BPS               : 11 Oktober 2009
Jam                             : 19.00 WIB
Tanggal Pengkajian              : 11 Oktober 2009
Diagnosa Masuk                  : Akseptor KB suntik 3 bulan


I. PENGKAJIAN
   A. Data Subyektif
      1. Identitas (Biodata)
           Nama Pasien    : Ny. Warni               Nama Suami    : Tn. Suyono
           Umur           : 50 th                   Umur          : 51 th
           Suku/Bangsa    : Jawa/Indonesia          Suku/Bangsa   : Jawa/Indonesia
           Agama          : Islam                   Agama         : Islam
           Pendidikan     : SMA                     Pendidikan    : SMA
           Pekerjaan      : IRT                     Pekerjaan     : Swasta
           Penghasilan    :-                        Penghasilan   : Rp 750.000,-
           Alamat Rumah : Ds. Klepek-
                               Kunjang


      2. Keluhan Utama
          Ibu mengatakan ia mengeluh kepalanya pusing, ibu menggunakan suntik
          KB 3 bulan dan hari ini waktunya untuk suntik.


      3. Alasan Kunjungan Saat Ini
                     Kunjungan pertama
                     Kunjungan ulang
                    Kunjungan rutin


      4. Riwayat Menstruasi
          Menarche        : 11 tahun
          Lama haid       : 6-7 hari
          Banyaknya       : 2x ganti pembalut/hari
          Siklus          : 30 hari
          Teratur/tidak   : teratur
          Dismernorhoe    : kadang-kadang
          Flour Albus     : ada
   Jumlah            : sedikit
   Warna/Bau         : tidar berwarna/tidak berbau


5. Pola Makan dan Minum
   Makan       : 3x/hari (nasi, sayur, lauk porsi sedang
   Minum       : 6-7 gelas/hari (air putih, kadang-kadang teh)


6. Aktivitas sehari-hari
   Istirahat   : Siang 1-2 jam/hari
   Tidur       : +8 jam/hari
   Seksualitas: 3x seminggu
   Aktivitas sehari-hari : Nonton TV, cuci-cuci, memasak


7. Pola Eliminasi
   BAB         : 1x/hari (kuning kecoklatan, lunak, bau khas)
   BAK         : 6-7x/hari (kuning jernih, bau khas)


8. Riwayat KB
   Kontrasepsi yang pernah digunakan            : Pil KB
   Kontrasepsi yang akan digunakan              : Suntik 3 bulan


9. Riwayat Penyakit yang Diderita
   Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit apapun.


10. Riwayat Penyakit yang Lalu
   Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit yang serius/kronis
   sebelumnya.


11. Riwayat Penyakit Keturunan
   Ibu mengatakan dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit
   menurun dan menular seperti DM, jantung, asma TBC, HIV/AIDS,
   hipertensi, hepatitis B, dll.


12. Perilaku Kesehatan
   Minum alkohol/obat-obatan          : Tidak pernah
   Jamu yang sering digunakan         : Tidak ada
   Merokok, makan sirih, kopi         : Tidak
      Ganti pakaian dalam                   : 2x/hari


   13. Riwayat Psikososial
      Hubungan ibu dengan keluarga                  : Baik
      Hubungan ibu dengan masyarakat                : Baik


B. Data Obyektif
   1) Pemeriksaan Umum
      1. Keadaan Umum                 : Baik
      2. Kesadaran                    : Composmentis
      3. Keadaan Emosional            : Stabil
      4. Tekanan Darah                : 160/100 mmHg
      5. Suhu Tubuh                   : 36,5oC
      6. Denyut Nadi                  : 90x/menit
      7. Pernafasan                   : 21x/menit
      8. Tinggi Badan                 : 156 cm
      9. Berat Badan                  : 62 kg
      10. Lila                        : 25 cm


   2) Pemeriksaan Khusus
      Kepala            : warna rambut hitam, tidak rontok, panjang, lurus,
                             tidak ada benjolan, tidak ada ketombe
      Muka              : bersih, tidak terdapat jerawat, tidak ada oedem
      Mata              : konjungtiva merah muda ka/ki, sklera putih ka/ki,
                             tidak ada oedem pada palpebra ka/ki
      Hidung            : simetris ka/ki, tidak ada sekret ka/ki, tidak polip ka/ki
      Mulut dan gigi    : lidah bersih, merah,          tidak stomatitis, gigi bersih,
                             putih, tidak caries, tidak ada gigi tanggal, gusi merah
                             muda, tidak epulish, tidak ada gigi palsu
      Telinga           : simetris ka/ki, tidak ada serumen ka/ki
      Leher             : tidak ada pembesaran kelenjar tyroid dan tidak ada
                             pembesaran vena jugolaris ka/ki
      Axila             : tidak ada pembesaran kelenjar limfe ka/ki
      Dada              : simetris, tidak ada nyeri tekan, tidak ada benjolan,
                             bersih
      Anogenital        : tidak ada oedem
      Ekstremitas atas dan bawah : tidak oedem ka/ki, tidak ada varices ka/ki,
                          simetris ka/ki




C. Inspektula
   Vagina        : tidak dilakukan
   Serviks       : tidak dilakukan


D. Pemeriksaan Bimanual
   Tidak dilakukan.


E. Pemeriksaan Penunjang Lain
   Tidak dilakukan
II. INTERPRETASI DATA
    Tanggal/Jam   Dx/Masalah/Kebutuhan                       Data Dasar
   11 Okt 2009    Diagnosa:                  DS:        Ibu              mengatakan
   19.00 WIB      P2002 Akseptor KB suntik               menggunakan         sudah     18
                  3 bulan                                bulan suntik KB setelah
                                                         melahirkan anak keduanya
                                                         dan      sebelumnya     pernah
                                                         memakai pil KB
                                                        Ibu mengatakan ia merasa
                                                         pusing


                                             DO: KU                  : Baik
                                                   Kesadaran         : Composmentis
                                                   TTV
                                                         TD : 160/100 mmHg
                                                         N     : 90x/menit
                                                         S     : 365oC
                                                         RR : 21x/menit
                                                   BB : 62 kg
                                                   Palpasi      :   Abdomen,         tidak
                                                   terdapat       pembesaran     uterus.
                                                   Payudara, tidak ada benjolan
                                                   ka/ki, tidak ada nyeri tekan
                                                   ka/ki


                  Masalah:                   DS:   Ibu       mengatakan       bahwa     ia
                  Cemas                            cemas karena sering berdebar-
                                                   debar, mual.
                                             DO: Ibu terlihat bingung dan terlihat
                                                   lemas
III. INTERVENSI
   Tanggal/Jam Dx/Mx/Kebt                   Intervensi                      Rasional
   11 Okt 2009    Diagnosa:     Tujuan:
   19.20 WIB      P2002 Akseptor     Mencegah kehamilan
                  KB suntik 3
                  bulan         Kriteria Hasil:
                                 KU ibu baik
                                 Ibu           tidak       ada
                                     komplikasi         ataupun
                                     masalah             dalam
                                     menggunakan KB
                                 Ibu tidak hamil dalam
                                     senggang            waktu
                                     tertentu
                                 TTV
                                     TD : 110/170-120/80 mmHg
                                     N : 60-90x/menit
                                     S : 365-375oC
                                     RR : 16-24x/menit
                                Intervensi:
                                1. Jalin hubungan yang 1. Dengan menjalin hubungan
                                   baik dengan pasien.    yang baik dengan pasien dan
                                                                   dapat   mempermudah        bidan
                                                                   dalam pemberian asuhan.
                                2. Beritahukan             hasil 2. Dengan memberitahukan hasil
                                     pemeriksaan         kepada    pemeriksaan       ibu       dapat
                                     ibu.                          mengetahui      keadaan      dan
                                                                   kondisinya.
                                3. Anjurkan ibu kembali 3. Jika keluhan sudah berkurang
                                     untuk      memeriksakan       kemungkinan TD ibu sudah
                                     TD      segera      setelah   turun   dan    dapat    dilakukan
                                     keluhan berkurang.            suntikan KB.
                                4. Lakukan         kolaborasi 4. Ibu       akan       mendapatkan
                                     dengan dokter dalam           penanganan yang tepat.
                                     pemberian terapi.
Masalah:   Tujuan:
Cemas         Rasa       cemas      ibu
               berkurang
           Kriteria hasil:
              Ibu     merasa      lebih
               tenang
           Intervensi :
           1. Berikan           dukungan 1. Dengan             memberikan
               moril kepada ibu.            dukungan moril ibu dapat
                                            merasa    tenang     dan    dapat
                                            mengurangi kecemasan ibu.
           2. Berikan           konseling 2. Dengan            memberikan
               pada       ibu    tentang    konseling pada ibu, ibu dapat
               jenis         kontrasepsi    mengetahui     dan       memilih
               lain,      yang     boleh    metode     kontrasepsi       yang
               menggunakan          dan     cocok buat dirinya.
               tidak, serta kerugian
               ataupun keuntungan
               dan efek samping.
           3. Anjurkan ibu untuk 3. Dengan             istirahat       kondisi
               tetap istirahat secara       tubuh dapat tetap terjaga dan
               teratur.                     ibu tidak merasakan cemas
                                            yang berlebihan.
IV. IMPLEMENTASI
   Tanggal/Jam   Dx/Mx/Kebutuhan                  Implementasi
   11 Okt 2009   Diagnosa:           1. Menjalin       hubungan    yang     baik
   19.20 WIB     P2002 Akseptor KB      dengan ibu
                 suntik 3 bulan            Memberikan salam
                                           Menyapa ibu
                                           Menanyakan keluhan ibu
                                           Memberi senyuman
                                           Menghormati
                                           Menghargai
                                     2. Memberitahukan hasil pemeriksaan
                                        kepada ibu
                                           TTV
                                            TD : 150/100 mmHg
                                            N : 90x/menit
                                            S : 365oC
                                            RR : 21x/menit
                                     3. Menganjurkan kepada ibu untuk
                                        kembali      memeriksakan       tekanan
                                        darah     segera     setelah    keluhan
                                        berkurang.
                                     4. Melakukan        kolaborasi     dengan
                                        dokter dalam pemberian terapi
                                           HCT 1 x ½


                 Masalah:            1. Memberikan         dukungan        moril
                 Cemas                 kepada ibu dengan menjawab semua
                                       pertanyaan dari ibu
                                     2. Memberikan konseling pada ibu
                                       tentang kontrasepsi lain:
                                           AKDR
                                            -   Yang boleh menggunakan:
                                                usia    reproduktif,    keadaan
                                                nulipara      ingin       jangka
                                                panjang,     menyusui      pasca
                                                keguguran,        TD      tinggi,
           stroke,      diabetes,      kanker
           tumor, dll.
       -   Yang tidak boleh: hamil,
           perdarahan,       TBC       pelvik,
           vaginitis,      kanker     genetal,
           ukuran rongga rahim <5cm,
           trofoblas ganas
       -   Keuntungan: jangka panjang
           tidak     ada    efek      samping
           hormonal,                    tidak
           mempengaruhi              hubungan
           seksual, tidak mempengaruhi
           ASI
       -   Kerugian/efek             samping:
           perubahan siklus haid lebih
           banyak dan lama, spotting,
           tidak        mencegah        IMS,
           perdarahan berat waktu haid.
      Kondom
       -   Keuntungan:                  tidak
           mengganggu produksi ASI,
           tidak perlu resep dokter,
           dapat        mencegah        IMS,
           mencegah terjadinya kanker
           serviks, murah dan dapat
           dibeli secara umum.
       -   Kerugian: efektifitas tidak
           terlalu         tinggi,       afak
           mengganggu                hubungan
           seksual, harus tersedia setiap
           kali hubungan seksual.
3. Menganjurkan ibu untuk istirahat
   secara teratur.
V. EVALUASI
   Tanggal/Jam   Dx/Mx/Kebutuhan                       Evaluasi
   11 Okt 2009   Diagnosa:           S:       Ibu       mengatakan           sudah
   20.00 WIB     P2002 Akseptor KB             mengerti       tekanan   darahnya
                 suntik 3 bulan                saat ini tinggi.
                                              Ibu mengerti semua penjelasan
                                               dari bidan
                                     O:   KU         : Baik
                                          Kesadaran : Composmentis
                                          TTV
                                               TD : 150/100 mmHg
                                               N       : 90x/menit
                                               S       : 365oC
                                               RR : 21x/menit
                                     A:   P2002 Akseptor KB suntik 3 bulan
                                     P:       Anjurkan ibu untuk kembali
                                               untuk memeriksakan tekanan
                                               darah segera setelah keluhan
                                               berkurang
                                              Anjurkan       ibu    untuk    tetap
                                               istirahat secara teratur.


                 Masalah:            S:   Ibu mengatakan rasa cemas sudah
                 Cemas                    berkurang
                                     O:   Ibu terlihat tenang
                                     A:   Masalah teratasi sebagian
                                     P:   Berikan       suntikan     kepada     ibu
                                          setelah tekanan darahnya menurun

								
To top