LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU IFAS hari ke-II di PUSKESMAS PULE

Document Sample
LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEBIDANAN  PADA IBU  IFAS hari ke-II di PUSKESMAS PULE Powered By Docstoc
					LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEBIDANAN
          PADA IBU NIFAS hari ke-II
            di PUSKESMAS PULE




                Disusun Oleh:
                  NOVIANI
                Bd.DH.2007.74




 AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI
                 2008 – 2009
                LAPORAN PENDAHULUAN MASA NIFAS AWAL


PENGERTIAN
       Masa nifas (post pastum/peurperium) berasal dari bahasa latin yaitu dari kata
“puer” yang artinya bayi dan “parous” yang berarti melahirkan. Masa nifas dimulai
setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungannya kembali seperti
keadaan sebelum hamil, biasanya berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari, namun
secara keseluruhan akan pulih dalam waktu 3 bulan.
       Masa nifas (peurperium) adalah masa setelah plasenta lahir dan berakhir
ketika alat-alat kandungannya kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas
berlangsung selama kira-kira 6 minggu. (Abdul Bari S. dkk, 2002)


ETIOLOGI
       Perubahan-perubahan yang terjadi pada masa kehamilan dan persalinan
menyebabkan terjadinya proses adaptasi organ-organ tubuh untuk kmbali ke keadaan
sebelum hamil.


PATOFISIOLOGI
Pada masa nifas perubahan-perubahan yang terjadi meliputi:
1. Sistem Reproduksi
      Uterus
       Involusi uterus merupakan suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi
       sebelum hamil dengan bobot atau beratnya hanya 60 gram.


      Lochia
       Lochia adalah cairan sekret yang berasal dari covum uteri dan vagina dalam
       masa nifas. Lokia merupakan ekskresi cairan rahim selama masa nifas dan
       mempunyai reaksi bassa/alkalis yang dapat membuat organisme berkembang
       lebih cepat dari kondisi asam yang ada pada vagina normal. Lokia mempunyai
       bau yang amis (anyir) meskipun tidak terlalu menyengat dan volumenya
       berbeda-beda pada setiap wanita. Lokia mengalami perubahan karena proses
       involusi. Pengeluaran lokia dapat dibagi berdasarkan waktu dan warnanya
       yaitu:
       a. Lochia Rubra: berisi darah segar dan sisa-sisa selaput ketuban, sel-sel
          desidua, verniks kaseosa, lanuga dan mekonium, selama 2 hari PP.
       b. Lokia Sanguinolenta: berwarna kuning berisi darah dan lendir, hari 3-7
          PP.
    c. Lochia Serosa: berwarna kuning cairan dan tidak berdarah lagi, pada hari
       ke 7-14 PP.
    d. Lochia Alba: cairan putih setelah 2 minggu.
    e. Lochia Purulenta: terjadi infeksi, keluar cairan seperti nanah berbau
       busuk.
    f. Lochiasstasis: lokia tidak lancar keluarnya.


   Serviks
              Serviks mengalami involusi bersama-sama uterus. Setelah persalinan,
    astium eksterna dapat dimasuki oleh 2 hingga 3 jari tangan, setelah 6 minggu
    serviks menutup.


   Vulva dan Vagina
              Vulva dan vagina mengalami penekanan serta perenggangan yang
    sangat besar selama proses melahirkan bayi, dan dalam beberapa hari pertama
    sesudah proses tersebut kedua organ ini tetap berada dalam keadaan kendur.
    Setelah 3 minggu vulva dan vagina kembali kepada keadaan tidak hamil dan
    tugae dalam vagina secara berangsur-angsur akan muncul kembali sementara
    labia menjadi lebih menonjol.


   Perenium
              Segera setelah melahirkan, perenium menjadi kendur karena
    sebelumnya teregang oleh tekanan kepala bayi yang bergerak maju. Pada post
    natal hari ke-5, perenium sudah mendapatkan kembali sebagaian besar
    tonusnya sekalipun tetap lebih kendur pada keadaan sebelum melahirkan.


   Payudara
    Perubahan pada payudara dapat meliputi:
    1) Penurunan kadar progesteron secara cepat dengan peningkatan hormon
       piolaktin setelah persalinan.
    2) Kolostrum sudah ada saat persalinan produksi ASI terjadi pada hari ke-2
       atau hari ke-3 setelah persalinan.
    3) Payudara menjadi besar dan keras sebagai tanda mulanya proses laktasi.


   Laktasi
              Laktasi dapat diartikan dengan pembentukan dan pengeluaran air susu
    ibu (ASI), yang merupakan makanan pokok terbaik bagi bayi yang bersifat
       alamiah. Bagi setiap ibu yang melahirkan akan tersedia makanan bagi dirinya,
       dan bagi si anak akan merasa puas dalam pelukan ibunya, merasa aman,
       tentram, hangat akan kasih sayang ibunya. Hal ini merupakan faktor penting
       bagi perkembangan anak selanjutnya.


2. Sistem Pencernaan
          Biasanya ibu mengalami obstipasi setelah persalinan. Hal ini disebabkan
   karena pada waktu melahirkan alat pencernaan mendapat tekanan yang
   menyebabkan kolon menjadi kosong, pengeluaran cairan yang berlebihan pada
   waktu persalinan (dehidrasi), kurang makan, hemoroid, laserasi jalan lahir. Rasa
   sakit di daerah perenium juga dapat menghalangi keinginan ke belakang. Supaya
   buang air besar kembali teratur dapat diberikan diet/makanan yang mengandung
   serat dan pemberian cairan yang cukup.


3. Sistem Perkemihan
          Buang air kecil sering sulit selama 24 jam pertama. Kemungkinan terdapat
   spasine sfingter dan edema leher buli-buli sesudah bagian ini mengalami
   kompresi antara kepala janin dan tulang pubis selama persalinan.
          Urin dalam jumlah yang besar akan dihasilkan dalam waktu 12-36 jam
   sesudah melahirkan. Setelah plasenta dilahirkan, kadar hormon estrogen yang
   bersifat menahan air akan mengalami penurunan yang mencolok, keadaan ini
   menyebabkan cliviesis. Ureter yang berdilatasi akan kembali normal dalam tempo
   6 minggu.


4. Sistem Musculoskeletal
          Ligamen, fasia, dan diafragma pelvis yang meregang pada waktu
   persalinan, setelah bayi lahir, secara berangsur-angsur menjadi ciut dan pulih
   kembali sehingga tidak jarang uterus jatuh kebelakang dan menjadi retrofleksi,
   karena ligamen rotundum menjadi kendor. Stabilisasi secara sempurna terjadi
   pada 6-8 minggu setelah persalinan.


5. Sistem Endokrin
      Hormon Plasenta
       Hormon plasenta menurun dengan cepat setelah persalinan. Human
       Chronionic Gonodotiopin (HCG) menurun dengan cepat dan menetap sampai
       10% dalam 3 jam hingga hari ke-7 post partum dan sebagai onset pemenuhan
       mammae pada hari ke-3 PP.
6. Sistem Kordiovaskuler
          Selama kehamilan volume darah normal digunakan untuk menampung
   aliran darah yang meningkat, yang diperlukan oleh plasenta dan pembuluh darah
   uterin. Penarikan kembali estrogen menyebabkan aturesis terjadi yang secara
   cepat mengurangi volume plasma kembali pada porposi normal. Aliran ini terjadi
   dalam 2-4 jam pertama setelah kelahiran bayi. Selama masa nifas ini ibu
   mengeluarkan banyak sekali jumlah urine. Hilangnya progesteron membantu
   mengurangi retensi cairan yang melekat dengan meningkatnya voskulei pada
   jaringan tersebut selama kehamilan bersam-sama dengan trauma persalinan.
          Pada persalinan pervoginam kehilangan darah sekitar 200-400 cc. bila
   kelahiran melalui seksio cesaria, maka kehilangan darah dapat dua kali lipat.
   Perubahan terdiri dari volume darah (blood volume) dan hemotokrit
   (hoemoconcentration). Bila persalinan pervaginam, hemotrokit akan naik dan
   pada seksio cesaria, hemotokrit cenderung stabil dan kembali normal setelah 4-6
   minggu.


7. Sistem Hematologi
          Selama minggu-minggu terakhir kehamilan, kadar fibrinogen dan plasma
   serta faktor-faktor pembekuan darah meningkat. Pada hari pertama PP, kadar
   fibrinogen dan plasma akan sedikit menurun tetapi darah lebih mengental dengan
   peningkatan viskositas sehingga meningkatkan faktor pembekuan darah.
   Leukositosis yang meningkat dimana jumlah sel darah putih mencapai 15.000
   selama persalinan akan tetap tinggi dalam beberapa hari pertama dan masa PP.
   Jumlah sel darah putih tersebut masih bisa naik lagi sampai 25.000 atau 30.000
   tanpa adanya kondisi patologis jika wanita tersebut mengalami persalinan lama.
   Jumlah hemoglobine, hemorokit, dan eritrosyt akan sangat bervariasi pada awal-
   awal masa PP sebagai akibat volume darah, volume plasenta dan tingkat volume
   darah yang berubah-ubah. Semua tingkatan ini akan dipengaruhi oleh status gizi
   dan hidrasi wanita tersebut.
          Kira-kira selama kelahiran dan masa PP terjadi kehilangan darah sekitar
   200-250 ml. penurunan volume dan peningkatan sel darah pada kehamilan
   diasosiasikan dengan peningkatan hematokrit dan hemoglobine pada hari ke 3-7
   PP dan akan kembali normal dalam 4-5 minggu PP.


8. Perubahan Tanda-Tanda Vital
      Suhu Badan
    Satu hari (24 jam) PP suhu badan akan naik sedikit (37,5oC – 38oC) sebagai
    akibat kerja keras waktu melahirkan, kehilangan cairan yang berlebihan dan
    kelelahan. Apabila keadaan normal suhu badan menjadi biasa. Biasanya pada
    hari ketiga suhu badan naik lagi karena adanya pembentukan ASI, buah dada
    menjadi bengkok, berwarna merah karena kebanyakan ASI. Bila suhu tidak
    menurun kemungkinan adanya infeksi pada endometrium, mastitis, tractus
    genitalis atau sistem lain.


   Nadi
    Denyut nadi normal pada orang dewasa 60-80x/menit. Sehabis melahirkan
    biasanya denyut nadi akan lebih cepat.


   Tekanan Darah
    Biasanya tidak berubah, kemungkinan tekanan darah akan rendah setelah ibu
    melahirkan karena perdarahan. Tekanan darah tinggi pada PP dapat
    menandakan terjadinya preeklamsia post partum.


   Pernafasan
    Keadaan pernafasan selalu berhubungan dengan keadaan suhu dan dnyut nadi.
    Bila suhu nadi tidak normal, pernafasan juga akan mengikutinya, kecuali
    apabila ada gangguan khusus pada saluran nafas.
                                            POHON MASALAH


                                                 FISIOLOGI


                                               MASA NIFAS


                  TTV                                         Uterus                              Buah Dada



       TD             Suhu           Nadi     Pernafasan     TFU              BB            Hari pertama
                                                                                            colostrum keluar
                                                                                             Kuning
Terjadi            Normal         Normal 16-22x/mnt  Janin lahir 1 mg  50 gr               Kental
peningkatan     (37,2-38oC) (60-80x/mnt)               setinggi 2 mg  300 gr
sementara TD                                          pusat       6 mg  40-60gr
                                                                                            Hari ketiga buah
sistolik dan                                         Plasenta
                 Abnormal       Abnormal                                                    dada membesar
diastolik yang                                        lahir  2
kembali secara  (37,2-38oC) (7100x/mnt)                                                     air susu keluar
                                                      jari bawah
spontan ke                                                                                   Putih
                                                      pusat
                                                                                              kekuningan
tekanan darah                                        Hari 1 
sebelum hamil                                         1 jari                                 Alkalis
                                                      bawah
                                                      pusat
                                                     Hari 5                               Kebutuhan
            Potensial terjadinya infeksi              ½                                     perawatan PD
                                                      sympisis-
                        TTV                           px
                                                     Hari 10 
                                                      sukar
                                                      diraba
               Setiap 15 pada 1 jam I

                                                 Lokhea                             Perenium
                 Setiap 30 pada 1 jam II


                                             Rubra 1-3 hari                Terdapat Jahitan Luar
                      Setiap 1 jam
                                             Sangvinolenta 2-7
                                              hari
                      Setiap 6 jam           Serosa 7-14 hari               Nyeri Luka Jahitan
                                             Alba 14 hari
                                             Purulenta
                                             lochiostatis                        Periksa Kassa

                                            Kebutuhan Personal
                                                 Hygine                Berdarah                Kering

                                                                       Buka (+)
                                                                        Ganti         Ganti              Buka
                                                                                      3 hari            jahitan
                                                                                                       hari ke-5
                               DAFTAR PUSTAKA


Varney, Helen. 2003. Asuhan Kebidanan Volume 2. Jakarta: EGC
Halmilton, Peris Mary. 1995. Dasar-dasar Keperawatan Matenitas. Jakarta: EGC
Wikojosastro, Hanifa. 2005. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka
       Sarwono Prawirohardjo
Universitas Padjajaran. Obstetri Fisiologi. Fakultas Kedokteran. Bandung
http://midwifesari.blogspot.com/
            MANAJEMEN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN


Tanggal Masuk Poliklinik/Puskesmas : 30 Juni 2009
Jam                                     : 05.00 WIB
Tanggal Pengkajian                      : 2 Juli 2009
Nomor Registrasi                        :
Diagnosa Masuk                          : P1001 PP hari ke-2


I. PENGKAJIAN
   A. Data Subyektif
      1. Identitas (Biodata)
           Nama Pasien    : Ny. Murtini            Nama Suami       : Tn. Sucipto
           Umur           : 25 th                  Umur             : 29 th
           Suku/Bangsa    : Jawa/Indonesia         Suku/Bangsa      : Jawa/Indonesia
           Agama          : Islam                  Agama            : Islam
           Pendidikan     : SMP                    Pendidikan       : SD
           Pekerjaan      : IRT                    Pekerjaan        : Petani
           Penghasilan    :-                       Penghasilan      : Rp 250.000,-
           Alamat Rumah : Ds. Pule RT 47




      2. Keluhan Utama
          Ibu mengatakan melahirkan anak pertamanya 2 hari yang lalu tanggal 30
          Juni 2009 pukul 05.45 WIB dan ibu merasakan cemas dengan
          keadaannya.


      3. Riwayat Menstruasi
          Menarche        : 14 tahun                           HPHT : 21-9-2008
          Lama haid       : 7 hari                             HPL : 28-6-2009
          Banyaknya       : 2x / hari ganti pembalut
          Siklus          : 28 hari
          Teratur/tidak   : teratur
          Dismernorhoe    : tidak
          Flour Albus     : tidak ada
          Jumlah          :-
          Warna/Bau       :-
      4. Antenatal
         Usia Kehamilan               : 9 bulan
         ANC                          : di Bidan
         TT                           : 2x (CPW 1x, selama hamil 1x)
         Keluhan selama hamil : Mual, muntah saat hamil 3 bulan


      5. Riwayat Kehamilan, Persalinan, Nifas yang lalu
                                                                    Penyulit              Anak
 Keh       perkw     Tmpt per    UK     Jns pers   Penolong                                           Ket
                                                              Keh     Per      Nfs   JK   BB     PB
  I         INI
NIFAS



      6. Riwayat Persalinan Saat Ini
         Anak lahir tanggal / jam         : 30 Juni 2009 / 05.45 WIB
         Jenis kelamin / BB / PB          : Perempuan / 3000 gr / 47 cm
         A.S                              : 7-8
         Cacat Bawaan                     : Tidak ada
         Jenis Persalinan                 : Spontan, belakang kepala
         Plasenta                         : Lengkap, lahir spontan
         Perenium                         : Tidak ada jahitan, tidak oedema
         Perdarahan Kala III              : 300 cc
         Perdarahan Kala IV               : 200 cc
         Perdarah Total                   : 1500 cc
         Perdarahan Selama Operasi : Tidak ada / tidak dilakukan
         Infus Cairan                     : Tidak ada
         Tranfusi                         : Tidak ada


      7. Post Partum
         Eliminasi
         BAB          : Belum
         BAK          : 2x sehari
         Personal Hygine : Ganti pembalut: 2-3x/hari            Ganti celana dalam: 2x/hari


      8. Aktivitas sehari-hari
         Tidur Siang      : 1-2 jam
         Tidur Malam : 5-6 jam
   9. Riwayat KB
      Ibu mengatakan belum pernah mengikuti KB.


   10. Riwayat Penyakit yang Diderita
      Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit apapun.


   11. Riwayat Penyakit yang Lalu
      Ibu mengatakan tidak mempunyai penyakit yang serius/kronis apapun.


   12. Riwayat Penyakit Keturunan
      Ibu mengatakan tidak memiliki penyakit riwayat penyakit keturunan
      seperti DM, hipertensi, asma dan penyakit menular seperti hepatitis, HIV,
      TBC.


   13. Perilaku Kesehatan
      Minum alkohol/obat-obatan          : Tidak pernah
      Jamu yang sering digunakan         : Tidak ada
      Merokok, makan sirih, kopi         : Tidak pernah
      Ganti pakaian dalam                : 2x/hari


   14. Riwayat Psikososial
      Hubungan ibu dengan keluarga               : Baik
      Hubungan ibu dengan masyarakat             : Baik


   15. Kepercayaan/Adat Istiadat
      Ibu mengatakan dalam keluarga menganut kepercayaan/adat istiadat
      seperti 7 bulanan dan selametan.




B. Data Obyektif
   a. Pemeriksaan Umum
      1. Keadaan Umum              : Baik
      2. Kesadaran                 : Composmentis
      3. Tekanan Darah             : 120/80 mmHg
      4. Suhu Tubuh                : 366oC
      5. Denyut Nadi               : 80x/menit
      6. Respirasi Rate            : 20x/menit
   7. Berat Badan              : 47 kg


b. Pemeriksaan Khusus
   a) Kepala
      Rambut
              Warna rambut : hitam
              Rontok/tidak : tidak rontok
              Ketombe       : tidak ada
      Mata
              Kelopak mata : tidak oedem ka/ki
              Sklera        : putih, tidak ikterus
              Konjungtiva   : merah muda, tidak anemis
      Hidung
              Sekresi       : tidak ka/ki
              Simetris      : iya ka/ki
              Polip         : tidak ada ka/ki
      Telinga
              Serumen       : tidak ada ka/ki
      Mulut dan Gigi
              Lidah         : bersih
              Gusi          : tidak epulish, tidak ada ginggivitis, tidak
                               berdarah
              Gigi          : putih, kekununing-kuningan, tidak berlubang,
                               tidak ada caries
   b) Leher
         Pembesaran kelenjar tyroid : tidak ada ka/ki
         Pembesaran vena jugolaris : tidak ada
   c) Dada
      Mammae
              Pembesaran        : ada ka/ki
              Simetris          : iya ka/ki
              Aerola            : ada hiperpigmentasi ka/ki
              Puting susu       : menonjol ka/ki
      Axila
              Pembesaran kelenjar limfe: tidak ada ka/ki
d) Abdomen
   TFU                        : 2 jari di bawah pusat
   Kontraksi Uterus           : baik
   Linea Alba/Nigra           : ada linea nigra
   Strie Livide/Albican       : tidak ada
   Pembesaran/benjolan        : tidak ada
   Bekas luka operasi         : tidak ada


e) Anogenital
   Loche        : rubra
   Perenium     : tidak ada jahitan, tidak oedema
   Oedema       : tidak ada
   Luka jahitan : tidak ada
   Varices      : tidak ada


f) Ekstremitas Atas dan Bawah
   Oedema       : tidak ada -/-
   Varices      : tidak ada -/-
   Reflek pattela: (+)/(+)


g) Palpasi
   Payudara     : tidak ada nyeri tekan, tidak ada benjolan
   Abdomen      : tidak ada nyeri tekan, tidak ada benjolan, terdapat massa
                  bagian kiri bawah perut


h) Inspecula
   Vagina       : tidak dilakukan
   Serviks      : tidak dilakukan


i) Pemeriksaan Laboratorium
   Tidak dilakukan.


j) Pemeriksaan Penunjang Lain
   Tidak dilakukan.


k) Kesimpulan
   P1001 PP hari ke-2, keadaan umum ibu baik, lochea rubra.
II. IDENTIFIKASI MASALAH
     Tanggal/Jam   Dx/Masalah/Kebutuhan             Data Dasar
   2 Juli 2009     Diagnosa:              DS:
   08.30 WIB       P1001 PP hari ke-2         Ibu mengatakan telah
                                              melahirkan anaknya 2 hari
                                              yang lalu
                                          DO:
                                             KU          : Baik
                                             Kesadaran : Composmentis
                                             TTV
                                              TD : 120/80 mmHg
                                              N     : 80x/menit
                                              S     : 366oC
                                              RR : 20x/menit
                                              TFU : 2 jari bawah pusat
                                              Perenium : tidak terdapat
                                                    jahitan, tidak oedema
                                              Lokea : Rubra
                                              Perdarahan : tidak ada
                                              KK : Kosong


                   Masalah:               DS:
                   Cemas                      Ibu mengatakan cemas
                                              dengan keadaanya
                                          DO:
                                             KU          : Baik
                                             Kesadaran : Composmentis
                                             Ibu tampak gelisah


                   Kebutuhan:             DS:
                   Dukungan Psikis            Ibu mengatakan senang dan
                                              semangat dalam merawat
                                              bayinya.
                                          DO:
                                              Ibu tampak takut dalam
                                              merawat bayinya.
III. INTERVENSI
   Tanggal/Jam Dx/Mx/Kebt                 Intervensi                        Rasional
   2 Juli 2009    Diagnosa:     Tujuan:
   08.40 WIB      P1001 PP hari Keadaan ibu baik dan tidak
                  ke-2          terjadi komplikasi.
                                Kriteria Hasil:
                                KU : Baik
                                Kesadaran: Composmentis
                                TTV
                                    TD : 110/60-140/90 mmHg
                                    N : 60-80x/menit
                                    S : 35,8-37,3oC
                                    RR : 12-20x/menit
                                 TFU: 2 jari bawah pusat
                                Intervensi:
                                 1. Jalin hubungan baik 1. Dengan melakukan pendekatan
                                    dengan        ibu    dan    dengan          pasien           dan
                                    keluarga.                   keluarganya,       akan       terjalin
                                                                kepercayaan                  sehingga
                                                                memudahkan          melaksanakan
                                                                tindakan.
                                 2. Jelaskan kepada ibu 2. Dengan memberikan informasi
                                    dan             keluarga    tentang keadaan ibu, keluarga
                                    mengenai kondisi ibu.       dapat mengerti dan kooperatif.
                                 3. Jelaskan pada ibu dan 3. Dengan menjelaskan keadaan
                                    keluarga bahwa apa          fisiologis masa nifas ibu dan
                                    yang       dialami   ibu    keluarga dapat mengerti bahwa
                                    merupakan       keadaan     yang     dialami       ibu     adalah
                                    fisiologis pada masa        harmonal.
                                    nifas.
                                 4. Ajarkan       ibu    dan 4. Dengan mengajari ibu cara
                                    keluarga             cara   mencegah gangguan ibu dapat
                                    mengenali            dan    mengetahui tentang keadaan
                                    mencegah       gangguan     yang dialami oleh bayinya.
                                    yang mungkin timbul
                                    pada ibu dan bayinya.
           5. Berikan          konseling 5. Dengan memberikan konseling,
               pada      ibu        tentang   ibu dapat mengetahui tentang
               perawatan              nifas   perawatan nifas yang fisiologis.
               fisiologis.
           6. Berikan          konseling 6. Ibu dapat mengetahui tanda-
               pada ibu tentang tanda         tanda       bahaya        pada    nifas
               bahaya        pada     masa    sehingga dapat menghindari
               nifas.                         hal-hal yang mungkin timbul.


Masalah:   Tujuan:
Cemas          Ibu dapat melewati
                masa nifas tanpa
                cemas.
               Ibu dapat istirahat
                dengan nyaman dan
                tidak cemas.
               Cemas dapat segera
                teratasi.
           Kriteria Hasil:
           KU : Baik
           Kesadaran: Composmentis
           TTV
               TD : 110/60-140/90 mmHg
               N : 60-80x/menit
               S : 35,8-37,3oC
               RR : 12-20x/menit
           Intervensi:
           1) Jelaskan        pada     ibu 1) Dengan       menjelaskan         peru-
               mengenai perubahan-            bahan-perubahan saat nifas ibu
               perubahan yang akan            tidak cemas melaluinya.
               dilewati masa nifas.
           2) Ajarkan         pada   ibu 2) Dengan    mengajarkan   ibu
               mengenai        perawatan    tentang perawatan bayi baru
               bayi baru lahir yang           lahir        akan         mengurangi
               benar.                         kecemasan            ibu         untuk
                                              menyentuh           dan      merawat
                                              bayinya.
           3) Ajarkan         pada     ibu 3) Istirahat        yang            cukup
                untuk istirahat yang        memberikan tenaga yang lebih
                cukup.                      pada ibu sehingga ibu merawat
                                            bayinya dengan maksimal.
              4) Berikan      penjelasan 4) Dengan       menjelaskan       pada
                pada     keluarga    agar   keluarga          agar        tidak
                tidak      mempengaruhi     mempengaruhi         ibu      dapat
                ibu dengan mitos yang       menghilangkan kekuatan yang
                beredar di masyarakat.      dapat mengganggu keadaan ibu
                                            pada waktu nifas.


              Tujuan:
              Mengurangi rasa cemas
              yang ada pada ibu agar
Kebutuhan:
              tidak berlanjut-lanjut.
Dukungan      Kriteria hasil:
Psikis        Ibu tidak merasa cemas
              dan ibu dapat menerima
              kondisinya.
              Intervensi:
             1. Beri     dukungan    dan 1. Dengan      memberi       dukungan
                motivasi pada ibu           dan motivasi kepada ibu, ibu
                                            jauh lebih tenang dan tidak
                                            khawatir.
             2. Jelaskan pada ibu cara 2. Dengan         menjelaskan       cara
                menyusui yang benar         menyusui yang benar dapat
                                            menambah rasa percaya diri
                                            ibu         dan          mengurangi
                                            kecemasan.
             3. Anjurkan            pada 3. Pendampingan selama masa
                keluarga untuk selalu       nifas membuat ibu            merasa
                mendampingi           ibu   lebih nyaman.
                selama masa nifas.
             4. Anjurkan ibu untuk 4. Untuk saling mengenal lebih
                menciptakan          dan    dalam dan menciptakan rasa
                menikmati                   kasih sayang pada ibu dan bayi.
                kebersamaan bersama
                bayinya.
                                            5)
IV. IMPLEMENTASI
   Tanggal/Jam   Dx/Mx/Kebutuhan                  Implementasi
   2 Juli 2009   Diagnosa:            1. Menjalin hubungan baik dengan ibu
   08.40 WIB     P1001 PP hari ke-2      dan keluarga
                                      2. Menjelaskan      kepada      ibu     dan
                                         keluarga mengenai kondisi ibu
                                      3. Menjelaskan pada ibu dan keluarga
                                         bahwa    apa     yang     dialami    ibu
                                         merupakan keadaan fisiologis pada
                                         ibu nifas.
                                      4. Mengajarkan ibu dan keluarga cara
                                         mengenali dan mencegah gangguan
                                         yang mungkin timbul pada ibu dan
                                         bayi.
                                      5. Memberikan konseling pada ibu
                                         tentang perawatan nifas fisiologis.
                                      6. Berikan konseling pada ibu tentang
                                         tanda bahaya pada masa nifas.
                                         Misalnya:
                                            Perdarahan berlebih
                                            Demam/kedinginan
                                            Nyeri abdoment
                                            Nyeri      berat/bengkak        pada
                                             payudara
                                            Nyeri/hangat         pada       betis
                                             dengan/tanpa oedema tungkai
                                            Depresi


                 Masalah:             1. Menjelaskan pada ibu mengenai
                 Cemas                   perubahan-perubahan        yang     akan
                                         dilewati masa nifas.
                                      2. Mengajarkan pada ibu mengenai
                                         perawatan bayi baru lahir yang
                                         benar.
                                            Berikan    ASI      sesuai    dengan
                                             kebutuhan.
                         Pertahankan bayi agar selalu
                          dengan ibu.
                         Jaga bayi dalam keadaan hangat,
                          bersih dan kering.
                         Jaga tali pusat dalam keadaan
                          bersih dan kering.
                         Sayangilah dan nikmatilah hidup
                          bersama bayi.
                         Awasi masalah dan kesulitan
                          pada bayi dan minta bantuan bila
                          perlu.
                         Jaga keamanan bayi terhadap
                          trauma dan penyakit/infeksi.
                         Ukur suhu tubuh bayi jika
                          tampak sakit dan tidak mau
                          menyusui.
                   3. Menganjurkan      pada   ibu   untuk
                      istirahat yang cukup.
                   4. Memberikan        penjelasan   pada
                      keluarga agar tidak mempengaruhi
                      ibu dengan mitos yang beredar di
                      masyarakat.



Kebutuhan:        1. Memberi dukungan dan motivasi
Dukungan Psikis      pada ibu.
                  2. Menjelaskan pada ibu cara menyusui
                     yang benar
                  3. Menganjurkan pada keluarga untuk
                     selalu mendampingi ibu selama masa
                     nifas.
                  4. Menganjurkan ibu untuk menciptakan
                     dan menikmati kebersamaan bersama
                     bayinya.
V. EVALUASI
   Tanggal/Jam   Dx/Mx/Kebutuhan                         Evaluasi
   2 Juli 2009   Diagnosa:            S:   Ibu mengatakan melahirkan anak
   08.40 WIB     P1001 PP hari ke-2        pertamanya 2 hari yang lalu


                                      O:        KU          : Baik
                                                Kesadaran : Composmentis
                                                TTV
                                                 TD : 110/70 mmHg
                                                 N      : 80x/menit
                                                 S      : 365oC
                                                 TFU : 2 jari bawah pusat
                                                 Perenium     :     tidak    terdapat
                                                        jahitan, tidak oedem
                                                 Lokea : Rubra


                                      A:        P1021 Kala IV, 2 jam PP


                                      P:   Lanjutkan intervensi:
                                            Ajarkan ibu dan keluarga cara
                                               mengenali          dan       mencegah
                                               gangguan yang mungkin timbul
                                               pada ibu dan bayinya.
                                            Berikan konseling pada ibu
                                               tentang       perawatan          nifas
                                               fisiologis.
                                            Berikan konseling pada ibu
                                               tentang tanda bahaya pada masa
                                               nifas.

                 Masalah:
                                      S:   Ibu       mengatakan         bahwa   telah
                 Cemas                     melakukan anjuran yang telah
                                           diberikan oleh bidan
                                      O:   Keadaan emosi mulai stabil
                                      A:   Masalah telah teratasi sebagian
                  P:   Lanjutkan intervensi
                          Anjurkan ibu untuk istirahat
                           yang cukup


Kebutuhan:        S:   Ibu mengatakan bahwa ia sudah
Dukungan Psikis        mengerti dan telah melakukan
                       anjuran-anjuran        yang   telah
                       diberikan oleh bidan.
                  O:   Ibu sudah terlihat tenang dan
                       nyaman
                  A:   Masalah sudah teratasi
                  P:   Lanjutkan intervensi
                          Anjurkan pada keluarga untuk
                           selalu     mendampingi      ibu
                           selama masa nifas
                          Anjurkan       ibu        untuk
                           menciptakan dan menikmati
                           kebersamaan bersama bayinya.

				
DOCUMENT INFO