Docstoc

AKSEPTOR KB suntik

Document Sample
AKSEPTOR KB suntik Powered By Docstoc
					LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEBIDANAN
         PADA AKSEPTOR KB SUNTIK
         DEPO PROGESTIN 3 BULAN
    DI PKM REJOWINANGUN-TRENGGALEK




               Disusun Oleh:
                 NOVIANI
               Bd.DH.2007.74




 AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI
                2009 – 2010
                             LAPORAN PENDAHULUAN
                       KONTRASEPSI SUNTIK PROGESTIN


I.    DEFINISI
              Salah satu tujuan utama dari penelitian kontrasepsi adalah untuk
      mengembangkan suatu metode kontrasepsi yang berdaya kerja panjang (lama)
      yang tidak membutuhkan pemakaian setiap hari atau setiap akan bersenggama,
      tetapi tetap refresibel.
              Kontrasepsi suntikan progestin adalah mencegah terjadinya kehamilan
      dengan cara disuntik intra muskuler yang berdaya kerja 3 bulan dan tidak
      membutuhkan pemakaian setiap hari atau setiap akan mengandung hormon
      progesteron dan tidak mengganggu produksi ASI.


II.   KLASIFIKASI
      Tersedia 2 jenis kontrasepsi suntikan yang hanya mengandung progestin, yaitu:
      1. Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA), mengandung 150mg DMPA
          yang diberikan tiap 3 bulan dengan cara disuntik Intro Muskuler (di daerah
          bokong).
      2. Depo Nonsterat Enontat (Depo Nonsterat) yang mengandung 200mg noratin
          dion anontat, diberikan setiap 2 bulan dengan cara disuntik intra muskuler.


III. CARA KERJA
         Mencegah ovulasi
         Mengentalkan lendir serviks sehingga menurunkan kemampuan penetrasi
          sperma
         Menjadikan selaput lendir rahim tipis dan atropi
         Menghambat transportasi gamet dan tuba


IV. EFEKTIVITAS
              Kedua kontrasepsi suntik tersebut memiliki efektivitas yang tinggi,
      dengan 0,3 kehamilan per 100 perempuan tiap tahun. Asal penyuntikan
      dilakukan secara teratur sesuai jadwal yang telah ditentukan.


V.    KEUNTUNGAN
         Sangat efektif
         Pencegahan kehamilan jangka panjang
         Tidak berpengaruh terhadap hubungan suami istri
       Tidak berpengaruh terhadap produksi ASI, cocok untuk ibu menyusui
       Dapat digunakan oleh perempuan >35 tahun sampai menopouse
       Membantu mencegah kehamilan ektopik dan kanker endometrium
       Sedikit efek samping
       Klien tidak perlu menyimpan alat suntik


VI. EFEK SAMPING
    1. Gangguan haid seperti:
           Siklus haid yang memendek/memanjang
           Perdarahan yang banyak/sedikit
           Perdarahan tidak teratur/bercak (spotting)
           Tidak haid sama sekali/amenorhoe
    2. Klien sangat bergantung pada tempat sarana pelayanan kesehatan (harus
        kembali untuk jadwal suntikan berikutnya)
    3. Tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu, harus menunggu sampai masa
        efektifnya habis (3 bulan)
    4. Berat badan bertambah
    5. Tidak menjamin perlindungan terhadap penularan IMS, hepatitis B dan
        virus HIV
    6. Terhambatnya kembali kesuburan setelah penghentian pemakaian


VII. INDIKASI
    a. Usia reproduksi (20-30 th)
    b. Telah mempunyai anak
    c. Melahirkan dan menyusui
    d. Setelah melahirkan dan tidak menyusui
    e. Anemia defistensi besi
    f. Sering lupa menggunakan kontrasepsi pil
    g. Menghendaki kontrasepsi jangka panjang dan efektivitas tinggi
    h. TD <180/110 mmHg
    i. Tidak dapat menggunakan kontrasepsi yang mengandung estrogen


VIII. KONTRA INDIKASI
    1. Hamil atau dicurigai hamil (reaksi cacat pada janin > 100.000 kelahiran)
    2. Perdarahan pervaginaan yang bentuk belum penyebabnya
    3. Ibu menginginkan haid teratur
     4. Ibu penderita DM
     5. Penderita dan mempunyai riwayat kanker payudara


IX. WAKTU MULAI PENGGUNAAN
     1. Setiap saat siklus haid, asal ibu tersebut tidak hamil
     2. Mulai hari pertama sampai haid ke-7 siklus haid
     3. Pada hari ke-3 sampai dengan 5 hari pasca persalinan/sesudah ASI
         bereproduksi
     4. Segera setelah keguguran/30 hari pasca abortus asal ibu tidak hamil lagi


X.   CARA PENGGUNAAN
        Kontrasepsi suntik DMPA diberikan setiap 3 bulan dengan cara disuntik
         intromuskuler dalam di daerah pantat. Apabila suntik diberikan setiap 90
         hari pemberian kontrasepsi suntikan nonsterat untuk 3 injeksi berikutnya
         diberikan setiap 8 minggu mulai dengan injeksi kelima diberikan setiap 12
         minggu.
        Bersihkan kulit yang akan disuntik dengan kapas alkohol yang dibasahi oleh
         etil/iso propil alkohol 60-90% biarkan kulit kering sebelum disuntik
        Kocok dengan baik dan hindarkan terjadinya gelembung-gelembung udara,
         kontrasepsi tidak perlu di dinginkan. Bila terdapat endapan putih pada dasar
         vial, upayakan menghilangkannya dengan cara menghangatkannya.


XI. PERINGATAN BAGI AKSEPTOR
     1. Setiap terlambat haid harus dipikirkan adanya kemungkinan kehamilan.
     2. Nyeri abdomen bawah yang berat, kemungkinan gejala kehamilan ektopik
         tergantung.
     3. Timbulnya abses atau perdarahan tempat injeksi.
     4. Sakit kepala, migrain, sakit kepala berulang yang berat/kaburnya
         penglihatan.
     5. Perdarahan berat yang 2x lebih panjang dari masa haid atau 2 kali lebih
         banyak dalam waktu 1 periode masa haid.
                                        POHON MASALAH


                                 DEPORROVERA dengan Progeston




   Endometrium          Lendir servik         Menghalangi      Perangsangan pusat        Peningkatan sel
   diangkat dan       kental dan sedikit    pengeluaran FSH    pengendalian nafsu           ASINUS
antropi dengan kel.                             dan LH             makan dan
 yang tidak aktif.                                                hipotetamus
                       Barier terhadap
                        spermatozoa         Pelepasan ovum                                Produksi ASI
                                              tidak terjadi         Nafsu makan 
 Implantasi ovum
yang telah dibuahi    Penetrasi sperma                                                   Payudara tegang
  kurang banyak.       melalui servik         Amenorhoe               Makanan 
                         terhambat
                                                                    Berat badan 
 Kehamilan tidak                                Cemas
     terjadi            Tidak terjadi
                          konsepsi




           Waktu pemberian:                                         Dosis 150 mg/cc sekali dalam
       Hari ke 3-5 PP                                               3 bulan
       Masa interval sebelum hari                                  Teknik secara IM pada
        ke-5 haid                                                    muskulus gluteus
       Post abortus                                                 maximus/deltoideus.




             Keuntungan:                        Kerugian:                    Kontra Indikasi:
       Efektivitas                      Terlambatnya                   Hamil/dicurigai hamil
       Tidak mengganggu                  pemulihan kesuburan            Perdarahan pervaginaan
        hubungan sexsual                 Harus kembali ke                tidak diketahui
       Pengawasan medis                  sarana kesehatan                sebabnya
        ringan                           Tidak dapat dihentikan         Penyakit berat, seperti
       Tidak mengganggu                  sewaktu-waktu sebelum           jantung, paru, hati,
        laktasi                           suntikan berikutnya             hipertensi, obesitas
       Dapat diberikan pasca            Haid tidak teratur
        persalinan, pasca                Tidak menjamin
        abortus dan menstruasi            penularan IMS,
                                          HIV/AIDS
                              DAFTAR PUSTAKA


Prof, Dr.dr. Afandi Biran, SPOG. 2003. Buku Panduan Praktis Pelayanan
       Kontrasepsi. Jakarta: YBPSP
Mansjoer, Arif. 1999. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta: Media Acsulapius
Depkes RI. 1995. Buku Pedoman Petugas Fasilitas Pelayanan KB. Jakarta: Depkes
       RI
Hartanto, Hanafi. 2002. KB dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Manuaba, Ida, Gde. 1999. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan KB untuk
       Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC
            MANAJEMEN KEBIDANAN PADA AKSEPTOR KB


Tanggal Masuk Puskesmas         : 18-10-2009
Jam                             : 09.00 WIB
Tanggal Pengkajian              : 18-10-2009
Jam                             : 09.05 WIB
Diagnosa Masuk                  : P1001 Ibu dengan suntik KB


I. PENGKAJIAN
   A. Data Subyektif
      1. Identitas (Biodata)
           Nama Pasien    : Ny. Sriwahyuni        Nama Suami    : Tn. Nur Kholis
           Umur           : 32 th                 Umur          : 33 th
           Suku/Bangsa    : Jawa/Indonesia        Suku/Bangsa   : Jawa/Indonesia
           Agama          : Islam                 Agama         : Islam
           Pendidikan     : SMA                   Pendidikan    : SMA
           Pekerjaan      : IRT                   Pekerjaan     : Swasta
           Penghasilan    :-                      Penghasilan   : Rp 750.000,-
           Alamat Rumah : Desa Parakan RT
                               04/02


      2. Keluhan Utama
          Ibu mengatakan hari ini waktunya suntik KB dan mengeluh haidnya tidak
          lancar, berat badannya bertambah dan timbul jerawat pada wajah.


      3. Alasan Kunjungan Saat Ini
                     Kunjungan pertama
                     Kunjungan ulang
                    Kunjungan rutin


      4. Riwayat Menstruasi
          Menarche        : 14 tahun
          Lama haid       : 7 hari
          Banyaknya       : 2x ganti pembalut/hari
          Siklus          : 28 hari
          Teratur/tidak   : teratur
          Dismernorhoe    : kadang-kadang
      Flour Albus        : ada
      Jumlah             : sedikit
      Warna/Bau          : jernih bening/tidak berbau


5.    Riwayat Kehamilan, Persalinan, Nifas yang lalu
                  Tmpt                                          Penyulit              Anak
Keh    perkw              UK       Jns pers   Penolong                                                Ket
                  per                                     Keh     Per      Nfs   JK   BB     PB
 I       1        BPS    9 bulan   Spontan    Bidan       -       -        -     L    3200   47   -




6. Pola Makan dan Minum
      Makan        : 3x/hari (nasi, sayur, lauk, kadang buah) porsi sedang
      Minum        : 6-7 gelas/hari (air putih, kadang-kadang teh manis)


7. Aktivitas sehari-hari
      Istirahat    : Siang 1-2 jam/hari (12.00-13.00)
      Tidur        : 7-8 jam/hari (21.00-04.30)
      Seksualitas: 1x seminggu
      Aktivitas sehari-hari : Mencuci, memasak, menyapu dan melihat TV


8. Pola Eliminasi
      BAB          : 1x/hari (kuning kecoklatan, lunak, bau khas)
      BAK          : 6x/hari (kuning jernih, bau khas)


9. Riwayat KB
      Kontrasepsi yang pernah digunakan                  : Dari pertama sampai hari ini
                                                          menggunakan kontrasepsi KB
                                                          suntik
      Kontrasepsi yang akan digunakan                    : Belum direncanakan


10. Riwayat Penyakit yang Diderita
      Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit apapun.


11. Riwayat Penyakit yang Lalu
      Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit yang serius/kronis
      apapun hanya batuk dan pilek biasa saja.
   12. Riwayat Penyakit Keturunan
      Ibu mengatakan dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit
      menurun dan menular seperti DM, jantung, asma TBC, HIV/AIDS,
      hipertensi, hepatitis B, dll.


   13. Perilaku Kesehatan
      Minum alkohol/obat-obatan             : Tidak pernah
      Jamu yang sering digunakan            : Tidak ada
      Merokok, makan sirih, kopi            : Tidak pernah
      Ganti pakaian dalam                   : 2x/hari
      Mandi                                 : 2x/hari
      Gosok gigi                            : 2x/hari
      Keramas                               : 3x seminggu


   14. Riwayat Psikososial
      Hubungan ibu dengan keluarga                  : Baik
      Hubungan ibu dengan masyarakat                : Baik


   15. Kepercayaan/Adat Istiadat
      Ibu mengatakan dalam keluarga mempunyai kepercayaan/adat istiadat
      acara 3 bulanan dan 7 bulanan pada ibu yang sedang hamil dan acara
      selamatan, brokohan, selapanan, pitonan, sepasaran pada ibu yang telah
      melahirkan.


B. Data Obyektif
   1) Status Pasien
      1. Keadaan Umum                 : Baik
      2. Kesadaran                    : Composmentis
      3. Keadaan Emosional            : Stabil
      4. Tekanan Darah                : 120/80 mmHg
      5. Suhu Tubuh                   : 36,5oC
      6. Denyut Nadi                  : 80x/menit
      7. Pernafasan                   : 20x/menit
      8. BB sebelum menggunakan : 48 kg
      9. BB saat menggunakan : 53 kg
   2) Pemeriksaan Fisik
      Kepala              : warna rambut hitam, tidak rontok, tidak ada benjolan,
                           tidak ada ketombe
      Muka                : simetris, tidak terdapat jerawat
      Mata                : konjungtiva merah muda tidak anemis ka/ki, sklera
                           putih tidak ikterus ka/ki, tidak ada oedem pada
                           palpebra ka/ki
      Hidung              : simetris ka/ki, tidak ada sekret ka/ki, tidak polip ka/ki
      Mulut dan gigi      : lidah bersih, merah,     tidak stomatitis, gigi bersih,
                           putih, tidak caries, tidak ada gigi tanggal, gusi merah
                           muda, tidak epulish, tidak ginggitivis
      Telinga             : simetris ka/ki, tidak ada serumen ka/ki
      Leher               : tidak ada pembesaran kelenjar tyroid dan tidak ada
                           pembesaran vena jugolaris ka/ki
      Axila               : tidak ada pembesaran kelenjar limfe ka/ki
      Dada                : pembesaran normal ka/ki, papila mammae menonjol,
                           bersih ka/ki, tidak ada pengeluaran ka/ki, tidak ada
                           nyeri tekan, tidak ada benjolan/tumor
      Abdomen             : tidak ada luka bekas operasi, tidak ada pembesaran


C. Palpasi
   Payudara      : tidak ada nyeri tekan ka/ki
   Abdomen       : tidak terdapat tanda kehamilan


D. Inspektula
   Vagina        : tidak dilakukan
   Serviks       : tidak dilakukan


E. Pemeriksaan Bimanual
   Tidak dilakukan.


F. Pemeriksaan Penunjang Lain
   Tidak dilakukan
II. INTERPRETASI DATA
    Tanggal/Jam   Dx/Masalah/Kebutuhan                      Data Dasar
   18-10-2009     Diagnosa:                  DS:   Ibu mengatakan menggunakan
   08.45 WIB      P1001 Akseptor KB suntik         alat kontrasepsi berupa KB
                  Depo Progestin                   suntik Depo Progestin sejak
                                                   tanggal 7 Oktober 2008.
                                             DO: Pada          kartu    Akseptor     KB
                                                   etertulis                  penggunaan
                                                   kontrasepsi KB suntik yaitu
                                                   pada tanggal 7 Oktober 2008
                  Masalah:
                  1. Gangguan pada siklus DS:      Ibu mengatakan sejak tanggal 4
                     haid                          Februari            2009        siklus
                                                   menstruasinya tidak berjalan
                                                   dengan lancar
                                             DO: -


                  2. Berat          badan DS:      Ibu mengatakan setiap 3 bulan
                     bertambah                     sekali         berat         badannya
                                                   bertambah 1 kg
                                             DO:      Ibu terlihat gemuk
                                                      BB sebelum menggunakan:
                                                       48 Kg
                                                      BB saat menggunakan: 53
                                                       kg


                  3. Akne                    DS:   Ibu mengatakan di wajahnya
                                                   terdapat jerawat
                                             DO: Pada wajah ibu terdapat jerawat
                                                   yang tidak terlalu banyak.
III. INTERVENSI
   Tanggal/Jam Dx/Mx/Kebt                  Intervensi                        Rasional
   18-10-2009     Diagnosa:     Tujuan:
   08.30 WIB      P1001 Akseptor     Agar pelaksanaan KB
                  KB      suntik      berjalan lancar
                  Depo           Kriteria Hasil:

                  Progestin       Usia subur/reproduksi
                                     (20-30 th)
                                  KU ibu baik
                                  TD < 180/110 mmHg
                                  Nadi 60-80x/menit
                                  Tidak hamil/dicurigai
                                     hamil
                                  Tidak             mengalami
                                     perdarahan
                                     pervaginaan           yang
                                     tidak                 jelas
                                     penyebabnya
                                  Tidak              menderita
                                     hipertensi, DM, kanker
                                Intervensi:
                                 1. Lakukan          komunikasi 1. Menciptakan rasa percaya diri
                                     terapeutik yang baik          klien kepada petugas kesehatan
                                     dan     jalin    hubungan     megenai       keluhan   terhadap
                                     baik dengan klien.            keadaan kesehatannya.
                                 2. Kaji         kemungkinan 2. Suntikan KB tidak dianjurkan
                                     adanya              kontra    bagi ibu hamil/dicurigai hamil,
                                     indikasi.                     dan       mendeteksi     adanya
                                                                   komplikasi lain.
                                 3. Berikan           konseling 3. Meningkatkan         pengetahuan
                                     tentang KB suntik.            kepada ibu dan membantu
                                                                   dalam pengambilan keputusan
                                                                   yang tepat.
                                 4. Berikan pelayanan KB 4. Agar obat dapat berjalan secara
                                     suntik dengan dosis           efektif dan tidak terjadi efek
                                     yang tepat dan cara           samping yang tidak diinginkan
                    penyuntikan          yang
                    sesuai prosedur
               5. Beritahu       ibu     untuk 5. Penyuntikan      sesuai       jadwal,
                    kembali sesuai jadwal         membantu             meningkatkan
                    yang telah disuntik.          efektifitas   kontrasepsi       yang
                                                  digunakan.


Masalah:       Tujuan:
1. Gangguan        Siklus haid berjalan
   pada             normal
   siklus haid     Masalah              dapat
                    teratasi
                   Tidak              terjadi
                    komplikasi
               Kriteria hasil:
                   Menstruasi         terjadi
                    setiap 1 bulan sekali
                   Ibu tidak ada keluhan
                   Tidak ada komplikasi
               Intervensi :
               1.    Jelaskan     pada     ibu 1. Ibu mengerti tentang efek
                     tentang      gangguan         samping      dari     penggunaan
                     pada siklus haid.             kontrasepsi hormonal.
               2.    Lakukan kolaborasi 2. Kolaborasi                  dengan      tim
                     dengan tim petugas            petugas      kesehatan        dapat
                     kesehatan           untuk     memberikan            penanganan
                     memberikan terapi.            apabila terjadi masalah yang
                                                   lebih serius.


2. Berat       Tujuan:
   badan           Berat badan stabil
   bertambah       Masalah teratasi
                   Ibu dapat mengerti
                    efek samping KB
               Kriteria hasil:
                   Berat      badan     tidak
                bertambah             atau
                minimal tetap
               Tidak ada keluhan
                pada ibu
           Intervensi :
           1.   Jelaskan     pada      ibu 1. Meningkatkan          pengetahuan
                mengenai                      dan       informasi     mengenai
                pertambahan            BB     bertambahnya          BB    dalam
                dalam       penggunaan        penggunaan kontrasepsi (KB
                kontrasepsi                   suntik).
                hormonal              (KB
                suntik).
           2.   Anjurkan ibu untuk 2. Pengaturan               pola       makan
                mengatur              pola    membantu                mencegah
                makan.                        kelebihan BB.


3. Cemas   Tujuan:
  karena       Ibu tidak cemas
  timbul       Masalah            teratasi
  Akne          sebagian
               Ibu     mengerti     akan
                keadaannya
           Kriteria :
               Ibu terlihat tenang
               Jerawat berkurang
               Tidak ada keluhan
           Intervensi:
           1.    Berikan      konseling 1.     Hormon               progesteron
                 tentang      penyebab         mempermudah            perubahan
                 jerawat.                      karbohidrat menjadi lemak
                                               yang      ditimbun    di   bawah
                                               kulit.
           2.    Anjurkan ibu untuk 2.         Memberikan rasa percaya diri
                 lebih              sering     dan nyaman
                 membersihkan
                 wajah
3.   Anjurkan ibu untuk 3.   Makanan yang tinggi lemak
     tidak      makan-       meningkatkan   penimbunan
     makanan       yang      lemak di bawah kulit yang
     mengandung lemak        menyebabkan akne.
     atau makanan yang
     menimbulkan
     jerawat.
IV. IMPLEMENTASI
   Tanggal/Jam   Dx/Mx/Kebutuhan                 Implementasi
   18-10-2009    Diagnosa:           1. Melakukan komunikasi           terapetik
   08.40 WIB     P1001 Akseptor KB      yang baik dan jalin hubungan baik
                 suntik      Depo       dengan klien
                 Progestin                 Menyapa
                                           Memberi perhatian
                                           Menghargai
                                           Kejujuran
                                           Memberi pertolongan
                                           Menunjukkan empati
                                           Menjadi pendengar yang baik
                                           Saling tukar pengalaman
                                     2. Mengkaji      kemungkinan       adanya
                                        kontra indikasi
                                           Hamil atau dicurigai hamil
                                           Perdarahan pervaginaan yang
                                            belum jelas penyebabnya
                                           Ibu menginginkan haid teratur
                                           Ibu menderita DM
                                           Penderita dan mempunyai
                                            riwayat kanker payudara
                                     3. Memberikan konseling tentang KB
                                        suntik
                                           Macam-macam dari KB suntik
                                           Efektivitas
                                           Keuntungan
                                           Kerugian
                                     4. Memberikan pelayanan KB suntik
                                        dengan dosis yang tepat dan cara
                                        penyuntikan yang sesuai dengan
                                        prosedur.
                                           Sebelum       disuntikan       obat
                                            dikocok terlebih dahulu
                                           Berikan secara intro muskuler
                                            pada muskulus gleteus maximus
                         Tidak melakukan massase pada
                          tempat penyuntikan
                   5. Memberitahukan kepada ibu untuk
                      kembai sesuai dengan jadwal yang
                      telah ditentukan
                         Tanggal 5 Oktober 2010


Masalah:           1. Menjelaskan pada ibu mengenai
1. Gangguan pada      gangguan pada siklus haid
   siklus haid           Siklus haid yang memendek/
                          memanjang
                         Perdarahan yang banyak/sedikit
                         Perdarahan yang tidak teratur/
                          bercak (spotting)
                         Tidak     haid   sama     sekali   /
                          amenorhoe
                   2. Melakukan kolaborasi dengan tim
                      petugas kesehatan untuk pemberian
                      terapi


2. Berat    badan 1. Menjelaskan kepada ibu mengenai
   bertambah         pertambahan berat badan dalam
                      penggunaan kontrasepsi hormonal
                      (KB suntik)
                   2. Menganjurkan kepada ibu untuk
                      mengatur pola makan
                         3x sehari, porsi sedang


3. Akne            1. Memberikan konseling kepada ibu
                      tentang penyebab dari jerawat
                   2. Menganjurkan kepada ibu untuk
                      lebih       sering      membersihkan
                      wajahnya
                   3. Menganjurkan kepada ibu untuk
                      mengurangi makanan-makanan yang
                      berlemak.
V. EVALUASI
   Tanggal/Jam   Dx/Mx/Kebutuhan                        Evaluasi
   18-10-2009    Diagnosa:            S:   Ibu          mengatakan           sudah
   09.30 WIB     P1001 Akseptor KB         mendapatkan KB suntik Depo
                 suntik        Depo        Progestin 3 bulanan dan ibu
                 Progestin                 mengerti kapan ia akan kembali
                                           lagi
                                      O:   KB suntik depo progestin telah
                                           diberikan
                                      A:   P1001      Akseptor   KB      suntik   3
                                           bulanan
                                      P:   Anjurkan ibu untuk datang 3 bulan
                                           lagi, tanggal 5-10-2009


                 Masalah:             S:   Ibu mengatakan sudah mengerti
                 Gangguan      pada        penjelasan bidan tentang gangguan
                 siklus haid               dari siklus yang merupakan salah
                                           satu        efek      samping      dari
                                           penggunaan kontrasepsi suntik.
                                      O:   Ibu     dapat      menerima     keadaan
                                           tersebut.
                                      A:   Masalah teratasi sebagian.
                                      P:   Anjurkan pada ibu untuk mencatat
                                           tanggal      siklus   haidnya    secara
                                           teratur.


                 Berat         badan S:    Ibu mengatakan sudah mengerti
                 bertambah                 penjelasan dari bidan mengenai
                                           efek samping dari kontrasepsi
                                           suntik tentang berat badannya.
                                      O:   Ibu dapat mengulangi penjelasan
                                           dari bidan dan dapat menerima
                                           perubahan dari bentuk tubuhnya.
                                      A:   Masalah teratasi sebagian.
                                      P:   Anjurkan ibu olah raga teratur
                                           untuk         mengimbangi         berat
            badannya supaya tidak terlalu
            besar.


Akne   S:   Ibu mengatakan sudah mengerti
            penjelasan    dari   bidan   tentang
            timbulnya jerawat pada wajah.
       O:   Ibu dapat mengulangi penjelasan
            dari bidan.
       A:   Masalah teratasi sebagian.
       P:   Anjurkan ibu untuk selalu menjaga
            kebersihan wajahnya.