Docstoc

AKSEPTOR KB IUD

Document Sample
AKSEPTOR KB IUD Powered By Docstoc
					LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEBIDANAN
          PADA AKSEPTOR KB IUD
        Di BPS Bu ISMIATUN, Amd.Keb
          Dengan Masalah Perdarahan




                Disusun Oleh:
                  NOVIANI
                Bd.DH.2007.74




 AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI
                 2009 – 2010
                      LAPORAN PENDAHULUAN KB IUD


PENGERTIAN
       IUD adalah kontrasepsi yang terbuat dari plastik halus yang terbentuk dari
spiral (lippe loop) atau berbentuk lain (cupper T) yang dipasang di rahim dengan
memakai alat khusus oleh dokter atau bidan atau paramedia yang telah dilatih.


MEKANISME KERJA IUD
1. Timbul reaksi radang lokal yang non spesifik di dalam ovum uteri sehingga
   implantasi sel telur yang telah dibuahi terganggu, disamping itu munculnya
   lekosit PMN, makrofag, foreign body giant cell, sel mononuclear dan sel plasma
   yang dapat mengakibatkan lysis dari spermatozoa lavum dan blastocyst.
2. Produksi lokal prostglandin yang meninggi dan menyebbakan terhambatnya
   implantasi.
3. Gangguan/terlepasnya blastocyst yang telah berimplantasi dalam endometrium.
4. Pergerakan ovum yang bertambah cepat di dalam tuba fallopi.
5. Immobilisasi spermatozoa saat melewati cavum uteri.
6. Dari penelitian-penelitian terakhir, disangka bahwa IUD mencegah spermatozoa
   membuahi sel telur (mencegah fertilisasi)
7. Untuk IUD yang mengandung Cu berguna untuk mengurangi fregmentasi dari Cu
   sehingga Cu lebih lama habisnya.


KEUNTUNGAN IUD
Dapat diterima masyarakat dengan baik
a. Pemasangan tidak memerlukan medis dengan teknik yang sulit
b. Kontrol medis ringan
c. Penyulit tidak terlalu berat
d. Pulihnya kesuburan setelah AKDR (IUD) dicabut berlangsung baik


KERUGIAN IUD
a. Mudah terjadi kehamilan dengan AKDR (IUD)
b. Terdapat perdarahan  spotting dan menometroragia
c. Leokarea sehingga menguras protein tubuh dan liang senggama terasa lebih basah
d. Tingkat akhir infeksi menimbulkan kemandulan primer atau sekunder dan
   kehamilan ektopik
e. Tali AKDR (IUD) dapat menimbulkan perlukaan partia uteri dan mengganggu
   hubungan seksual
WAKTU PEMASANGAN IUD
1. Kapanpun selama siklus menstruasi, bila diyakini klien tidak hamil
2. Hari ke-1 hingga hari ke-7 selama siklus menstruasi
3. Masa post partum (segera setelah melahirkan, selama 48 jam pertama post
   partum/setelah 4 sampai 6 bulan menggunakan LAM)
4. Masa pasca aborsi (segera atau selama 7 hari pertama pastikan tidak terjadi
   pelvik)


WAKTU DIMANA IUD TIDAK DAPAT DIPASANG
1. Terdapat infeksi genetalia
      Menimbulkan eksaserbasi (kambuh) infeksi
      Keadaan partologis, frungkle, stenosis vagina; infeksi vagina
2. Dugaan keganasan serviks
3. Perdarahan dengan sebab yang tidak jelas
4. Pada kehamilan: terjadi abortus, mudah perforasi, perdarahan infeksi


TEKNIK PEMASANGAN IUD
1. Persiapan Pemasangan IUD
      Pasien tidur terlentang di meja ginekologi
      Vulva dibersihkan dengan kapas lisol, betadin, hibiscrub/lainnya
      Dilakukan pemeriksaan dalam untuk menemukan besar dan arah rahim
      Duk steril dipasang dibawah bokong
      Speculum cocor bebek dipasang sehingga serviks tampak
      Serviks-portio dibersihkan dengan kapas betadhine atau lisol atau lainnya
      Dilakukan sadage untuk menentukan dalam panjang rahim dan arah posisi
       rahim
2. Persiapan dan Pemasangan IUD
   IUD Seven Cupper atau Cupper T telah tersedia dalam keadaan steril dan baru
   dibuka menjelang pemasangan.
      Bungkus Seven Cupper atau Cupper T dibuka
      IUDnya dimasukkan ke dalam introdusor melalui ujungnya sampai batas
       tertentu dengan memakai sarung tangan steril
      Introdusor dengan AKDR terpasang dimasukkan ke dalam rahim sampai
       menyentuh fundus uteri dan ditarik sedikit.
      Pendorong selanjutnya mendorong IUD hingga terpasang
      Introdusor dan pendorong ditarik
3. Pemeriksaan Ulang IUD
   Setelah pemasangan ulang IUD perlu dilakukan kontrol medis dengan jadwal:
   a. Setelah pemsangan kalau perlu diberikan antibiotika profilaksis
   b. Jadwal pemeriksaan ulang
          Dua minggu setelah pemasangan
          Satu bulan setelah pemasangan
          Setiap enam bulan sampai satu tahun


4. IUD dicabut/dilepas jika:
      Ingin hamil kembali
      Leakarea, sulit diobati dan peserta menjadi kurus
      Terjadi infeksi
      Terjadi perdarahan
      Terjadi kehamilan mengandung bahan aktif dengan IUD


PENCABUTAN/PELEPASAN IUD
Konseling Pra Pencabutan
   1. Sapa klien dengan ramah dan perkenalkan diri anda.
   2. Tanyakan tujuan dari kunjungannya.
   3. Tanyakan apa alasannya ingin mencabut IUD tersebut dan jawab semua
       pertanyaannya.
   4. Tanyakan tujuan dari Keluarga Berencana selanjutnya (apakah klien mengatur
       jarak kehamilan atau ingin membatasi jumlah anaknya).
   5. Jelaskan proses pencabutan IUD dan apa yang akan klien rasakan pada saat
       proses pencabutan dan setelah pencabutan.
Tindakan Pra Pencabutan
   6. Pastikan klien sudah mengosongkan kandung kemihnya dan mencuci
       kemaluannya menggunakan sabun.
   7. Bantu klien naik ke meja periksa
   8. Cuci tangan dengan air dan sabun, keringkan dengan kain bersih
   9. Pakai sarung tangan baru yang telah di DTT
   10. Atur peralatan dan bahan-bahan yang akan dipakai dalam wadah steril atau
       DTT
Tindakan Pencabutan
   11. Lakukan pemeriksaan bimanual
          Pastikan gerakan serviks bebas
         Temukan besar dan posisi uterus
         Pastikan tidak ada infeksi atau tumor pada adneksa
   12. Pasang spekulum vagina untuk melihat serviks.
   13. Usap speculum vagina untuk melihat serviks.
   14. Jepit benang yang dekat serviks dengan klem.
   15. Tarik keluar benang mantap tapi hati-hati untuk mengeluarkan IUD.
   16. Tunjukkan IUD tersebut pada klien, kemudian rendam dengan klorine 0,5%.
   17. Keluarkan spekulum dengan hati-hati.
Tindakan Pasca Pencabutan
   18. Rendam semua peralatan yang sudah dipakai dalam larutan klorin 0,5%
      selama 10 menit untuk dekomentasi.
   19. Buang bahan-bahan yang sudah tidak dipakai lagi (kassa, sarung tangan sekali
      pakai) ke tempat yang sudah disediakan.
   20. Celupkan kedua tangan yang masih memakai sarung tangan ke dalam larutan
      klorine 0,5%, kemudian lepaskan ke dalam keadaan terbalik dan rendam
      dalam larutan klorin tersebut .
   21. Cuci tangan dengan air dan sabun.
   22. Amati selama 5 menit sebelum klien pulang.
Konseling Pasca Pencabutan
   23. Diskusikan apa yang harus dilakukan bila klien mengalami masalah (misalnya
      perdarahan yang lama atau terasa nyeri pada perut/panggul).
   24. Minta klien untuk mengulangi kembali penjelasan yang telah diberikan.
   25. Jawab semua pertanyaan klien.
   26. Ulangi kembali keterangan tentang pilihan kontrasepsi yang tersedia dan
      resiko keuntungan dari masing-masing alat kontarasepsi bila klien ingin tetap
      mengatur jarak kelahiran atau ingin membatasi jumlah anaknya .
   27. Bantu klien untuk menentukan alat kontrasepsi sementara sampai dapat
      memutuskan alat kontrasepsi baru yang akan dipakai.
   28. Buat rekam medik tentang pencabutan IUD.
                                 POHON MASALAH



                                         IUD




  Mekanisme            Keuntungan              Kerugian       Waktu Pemasangan
  Kerja IUD               IUD                    IUD                IUD




 Timbul reaksi       Pemasangan          Mudah terjadi      Selama siklus
  radang lokal         mudah                kehamilan           menstruasi
 Produksi lokal      Kontrol medis       Terdapat           Hari       ke-1
  prostglandin         ringan               perdarahan          sampai ke-7
  yang meninggi       Penyulit tidak      Leokarea           Masa       post
 Terlepasnya          terlalu berat       Tingkat akhir       partum
  blastocyst          Pulihnya             infeksi umum       Masa     pasca
 Pergerakan           kesuburan            menimbulkan         aborsi
  ovum        yang     setelah dicabut      kemandulan
  bertambah            berlangsung          dan kehamilan
  cepat                baik                 ektopik
 Immobilisasi                             Tali      dapat
  spermatozoa.                              menimbulkan
 mencegah                                  perlukaan
  fertilisasi
                             DAFTAR PUSTAKA


Hartanto, Hanafi, Dr. 2004. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka
      Sinar Harapan
Jaringan Nasional Petalihan Klinik Kesehatan Reproduksi. 2003. Pelatihan
      Kontrasepsi Terkini (Contraceptive Technology Update.CTV). Jakarta:.
      Jaringan Nasional Pelatihan Klinik Kesehatan Reproduksi
Manuaba, Gde, Bagus, Ida, Prof.Dr. 2002. Ilmu Kandungan, Penyakit Kandungan
      dan Keluarga Berencana. Jakarta: EGC
            MANAJEMEN KEBIDANAN PADA AKSEPTOR KB


Tanggal Masuk Puskesmas : 16 Oktober 2009
Jam                       : 19.00 WIB
Tanggal Pengkajian        : 16 Oktober 2009
Jam                       : 19.00 WIB
Diagnosa Masuk            :


I. PENGKAJIAN
   A. Data Subyektif
      1. Identitas (Biodata)
           Nama Pasien    : Ny. Yesi              Nama Suami    : Tn. Usman
           Umur           : 24 th                 Umur          : 27 th
           Suku/Bangsa    : Jawa/Indonesia        Suku/Bangsa   : Jawa/Indonesia
           Agama          : Islam                 Agama         : Islam
           Pendidikan     : SMP                   Pendidikan    : SMA
           Pekerjaan      : IRT                   Pekerjaan     : Swasta
           Penghasilan    :-                      Penghasilan   : Rp 500.000,-
           Alamat Rumah : Ds. Karanggandu
                               RT 31/08


      2. Keluhan Utama
          Ibu mengatakan pada tanggal 27 Juli jam 10.00 WIB mengerluarkan darah
          dari kemaluannya diluar siklus menstruasi.


      3. Kunjungan Saat Ini
                    Kunjungan pertama
                     Kunjungan ulang
                     Kunjungan rutin


      4. Riwayat Menstruasi
          Menarche        : 13 tahun
          Lama haid       : 6-7 hari
          Banyaknya       : 2-3x ganti pembalut
          Siklus          : 28 hari
          Teratur/tidak   : teratur
          Dismernorhoe    : kadang-kadang
          Flour Albus         : ada
          Jumlah              : sedikit
          Warna/Bau           : putih jernih/tidak berbau


     5.   Riwayat Kehamilan, Persalinan, Nifas yang lalu
                      Tmpt                                            Penyulit              Anak
Keh       perkw               UK      Jns pers   Penolong                                                 Ket
                      per                                       Keh     Per      Nfs   JK   BB     PB
 I          1         BPS    40       Spontan    Bidan          -       -        -     L    3000   48   Hidup
                             minggu



     6. Pola Makan dan Minum
          Makan         : 3x/hari (nasi, sayur, lauk, kadang buah) porsi sedang
          Minum         : 7-8 gelas per hari, air putih


     7. Pola Aktivitas sehari-hari
          Istirahat     : Siang 1 jam (12.00-13.00)
          Tidur         : Malam 7-8 jam (21.00-04.30)
          Aktivitas sehari-hari : mencuci, memasak, menyapu, melihat TV
          Seksualitas: 1x seminggu


     8. Pola Eliminasi
          BAB           : 1x/hari (kuning kecoklatan, lunak, bau khas)
          BAK           : 6-7x/hari (kuning jernih)


     9. Riwayat KB
          Kontrasepsi yang pernah digunakan                 :
          Kontrasepsi yang akan digunakan                   :


     10. Riwayat Penyakit yang Diderita
          Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit apapun.


     11. Riwayat Penyakit yang Lalu
          Ibu mengatakan tidak mempunyai penyakit yang serius seperti asma, DM,
          jantung, dll.
   12. Riwayat Penyakit Keturunan
      Ibu mengatakan dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit
      menurun dan menularseperti DM, jantung, asma TBC, HIV/AIDS,
      hipertensi, dll.


   13. Perilaku Kesehatan
      Minum alkohol/obat-obatan           : Tidak pernah
      Jamu yang sering digunakan          : Tidak ada
      Merokok, makan sirih, kopi          : Tidak pernah
      Ganti pakaian dalam                 : 2x/hari
      Mandi                               : 2x/hari
      Gosok gigi                          : 2x/hari
      Keramas                             : 3x/seminggu


   14. Riwayat Psikososial
      Hubungan ibu dengan keluarga                : Baik
      Hubungan ibu dengan masyarakat              : Baik


   15. Kepercayaan/Adat Istiadat
      Ibu mengatakan dalam keluarga mengadakan acara 3 bulanan dan 7
      bulanan, dll.


B. Data Obyektif
   1) Status Pasien
      1. KU                         : Baik
      2. Kesadaran                  : Composmentis
      3. Keadaan Emosional          : Stabil
      4. Tekanan Darah              : 120/80 mmHg
      5. Suhu Tubuh                 : 36,5oC
      6. Denyut Nadi                : 80x/menit
      7. Pernafasan                 : 20x/menit


   2) Pemeriksaan Fisik
      Inspeksi
      Kepala              : warna rambut hitam, bersih, lurus, tidak rontok, tidak
                             ada benjolan, tidak ada ketombe
      Muka                : simetris, bersih, tidak terdapat jerawat
Mata               : simetris ka/ki, konjungtiva merah muda ka/ki, sklera
                       putih ka/ki, tidak ada oedem ka/ki
Hidung             : simetris ka/ki, tidak ada sekret ka/ki, tidak polip ka/ki
Mulut dan gigi     : bibir lembab, tidak pecah-pecah warna merah muda,
                       tidak cyanosis, gigi bersih, berwarna putih, tidak
                       caries, tidak ada gigi tanggal, gusi merah muda, tidak
                       epulish, tidak ginggitivis, lidah bersih, merah muda,
                       tidak ada stomatitis, tidak ada tonsilitis.
Telinga            : simetris ka/ki, tidak ada serumen ka/ki, tidak ada
                       nyeri tekan
Leher              : tidak ada pembesaran kelenjar tyroid dan tidak ada
                       pembesaran vena jugolaris ka/ki
Axila              : bersih, tidak ada pembesaran kelenjar limfe ka/ki
Dada               : payudara pembesaran normal ka/ki, simetris ka/ki,
                       papila mammae menonjol, bersih, ada pengeluaran
                       ASI ka/ki, tidak ada benjolan, tidak ada nyeri tekan
Abdomen            : tidak ada luka bekas operasi, tidak ada linea alba, ada
                       linea nigra, tidak ada strie livide, tidak ada strie
                       albican
Ekstremitas atas dan bawah : simetris ka/ki, jumlah jari lengkap, kumu
                       tidak cyanosis, kulit kering, akral hangat, turgor, tidak
                       oedem ka/ki, tidak varices ka/ki
Genetalia          :
   Kebersihan      : bersih
   Warna vulva : merah kebiruan
   Oedema          : tidak ada
   Pengeluaran pervaginaan             : ada
   Bila ada, jumlah                    : 2x ganti pembalut/hari
             Warna                     : merah
             Bau                       : amis
             Konsistensi               : cair
   Varices                             : tidak ada
   Pembesaran kelenjar skene           : tidak ada
   Pembesaran kelenjar bartolini : tidak ada
   Jaringan parut pada perenium : tidak ada
C. Palpalasi
   Reflek pattela (+)/(+)


D. Inspektula
   Vagina         : tidak dikaji
   Serviks        : tidak dikaji


E. Pemeriksaan Bimanual
   Tidak dilakukan


F. Pemeriksaan Penunjang Lain
   Tidak dilakukan
II. INTERPRETASI DATA
    Tanggal/Jam   Dx/Masalah/Kebutuhan             Data Dasar
   31 Juli 2009   Diagnosa:              DS:
   19.10 WIB                                Ibu mengatakan
                                            menggunakan alat
                                            kontrasepsi berupa IUD
                                            sejak tanggal 17 Februari
                                            2008
                                         DO:
                                            Pada kartu Akseptor KB
                                            tertulis pemasangan IUD
                                            yaitu pad atanggal 17
                                            Februari 2008


                  Masalah:               DS:
                  Perdarahan                Ibu mengatakan sejak
                                            tanggal 27 Juli jam 10.00
                                            WIB mengeluarkan darah
                                            dari alat kelaminnya diluar
                                            siklus menstruasi.
                                         DO:
                                            Adanya pengeluaran darah
                                            dari alat kelamin ibu yang
                                            terlihat dari pembalut yang
                                            dipakai


                  Kebutuhan:             DS:
                  Personal Hygine           Ibu mengatakan terasa
                                            lembab pada daerah
                                            kemaluannya hingga timbul
                                            rasa yang tidak nyaman
                                         DO : -
III. INTERVENSI
   Tanggal/Jam Dx/Mx/Kebt                Intervensi                          Rasional
   31 Juli 2009   Diagnosa:    Tujuan:
   19.30 WIB                    Menggunakan
                                kontrasepsi IUD dengan
                                aman tanpa adanya
                                komplikasi.
                               Kriteria Hasil:
                               Ibu merasa nyaman dan
                               tenang.
                               Intervensi:
                               1. Jalin hubungan baik
                                  dengan klien                  1. Hubungan         baik       dapat
                                                                    menciptakan rasa kooperatif
                               2. Jelaskan kepada ibu               antara pasien dan bidan
                                  tentang        pengertian 2. Ibu         mengetahui         tentang
                                  IUD                               kontrasepsi IUD serta tata cara
                               3. Jelaskan       pada    ibu        penggunaannya
                                  tentang        keuntungan 3. Ibu         mengetahui         tentang
                                  dan              kerugian         keuntungan     dan     kerugian
                                  penggunaan                        penggunaan kontrasepsi IUD
                                  kontrasepsi IUD
                               4. Ajarkan        ibu     dan
                                  keluarga              cara 4. Ibu dapat mengetahui secara
                                  mengenali              dan        dini komplikasi yang terjadi
                                  mencegah        gangguan          dan segera ke nakes untuk
                                  yang mungkin timbul               mengatasi masalah tersebut
                                  pada ibu dan bayinya.


                  Masalah:     Tujuan:                          .
                  Perdarahan   Mengurangi         terjadinya
                               perdarahan.
                               Kriteria Hasil:
                               Perdarahan dapat teratasi
                               dan      ibu   tidak     cemas
                               terhadap           perdarahan
              tersebut.
              Intervensi:
              1) Jalin hubungan baik 1) Dengan komunikasi yang baik
                dengan klien                     akan     mempermudah           dalam
                                                 pemberian asuhan/tindakan.
              2) Jelaskan   pada        klien 2) Mengetahui seberapa banyak
                tentang perdarahan               perdarahan, bau,dan warna.
              3) Lakukan          observasi 3) Klien          mengerti         tentang
                keluarnya perdarahan.            perdarahan yang dialaminya
                                                 dan klien tampak tenang.
              4) Jelaskan       pada     ibu 4) Dengan        mengontrol        dapat
                tindakan        yang    akan     memberikan tindakan kuratif
                dilakukan        mengenai        yang tepat apabila terdapat
                pelepasan IUD.                   komunikasi lebih lanjut.
              5) Observasi KU, TTV 5) Ibu dapat mengetahui tindakan
                dan perdarahan.                  yang akan dilakukan bidan
                                                 serta       mengetahui         tujuan
                                                 tindakan yang akan dilakukan.
              6) Lakukan               segera 6) Perdarahan       dapat        segera
                pelepasan IUD pada               teratasi.
                ibu.
              7) Anjurkan klien untuk 7) Mengetahui                   secara      dini
                terus           mengontrol       komplikasi yang terjadi pada
                keadaannya.                      ibu.
              8) Kolaborasi dengan tim 8) Dengan              kolaborasi       dengan
                dokter                           dokter       dapat      mengetahui
                                                 masalah yang berlanjut


Kebutuhan:    Tujuan:
Personal      Ibu dapat merasa nyaman
Hygine        dan tenang.
              Kriteria hasil:
              Ibu merasa nyaman dan
              tenang
              Intervensi:
             1. Jelaskan        pada     ibu 1. Ibu dapat menjaga kebersihan
   tentang      pentingnya     diri    untuk         menghindari
   menjaga       kebersihan    terjadinya infeksi.
   diri.
2. Jelaskan     pada   klien 2. Ibu dapat mengetahui cara
   tentang cara perawatan      menjaga kebersihan pada area
   kebersihan          area    genetalianya                untuk
   genetical                   menghindari infeksi.
3. Anjurkan klien untuk 3. Mencegah iritasi dan infeksi.
   ganti pembalut setiap
   kali sudah penuh
                              9)
IV. IMPLEMENTASI
   Tanggal/Jam    Dx/Mx/Kebutuhan                   Implementasi
   31 Juli 2009   Diagnosa:           1. Menjalin hubungan baik dengan ibu
   19.35 WIB      Ibu   dengan   KB         Tegur sapa
                  IUD                       Ramah
                                            Jangan       memberi          pertanyaan
                                             yang memojokkan klien
                                            Bersikap sopan dan menjaga
                                             privasi klien
                                      2. Menjelaskan kepada ibu tentang
                                         pengertian IUD.
                                          IUD adalah kontrasepsi yang
                                             terbuat dari plastik halus yang
                                             terbentuk dari spiral (lipper
                                             loop)       atau     berbentuk         lain
                                             (cupper T) yang dipasang di
                                             rahim dengan memakai alat
                                             khusus oleh dokter atau bidan
                                             atau       paramedia         yang     telah
                                             dilatih.
                                      3. Menjelaskan             pada            tentang
                                         keuntungan dan kerugian IUD.
                                         a. Keuntungan IUD
                                                Dapat diterima masyarakat
                                                 dengan baik
                                                Pemasangan                        tidak
                                                 memerlukan medis dengan
                                                 teknik yang sulit
                                                Kontrol medis ringan
                                                Penyulit tidak terlalu berat
                                                Pulihnya kesuburan setelah
                                                 AKDR dicabut berlangsung
                                                 baik
                                         b. Kerugian IUD
                                                Mudah          terjadi    kehamilan
                                                 dengan AKDR
                       Terdapat         perdarahan        
                        spotting dan menometroragia
                       Leokarea sehingga menguras
                        protein     tubuh        dan     liang
                        senggama terasa lebih basah
                       Tingkat          akhir         infeksi
                        menimbulkan             kemandulan
                        primer atau sekunder dan
                        kehamilan ektopik
             4. Menjelaskan        pada     ibu        tentang
                tanda-tanda       bahaya        penggunaan
                kontrasepsi IUD



Masalah:     1. Menjalin hubungan baik dengan
Perdarahan      klien
             2. Melakukan         observasi        keluarnya
                perdarahan
             3. Menjelaskan kepada klien tentang
                perdarahan
             4. Menganjurkan klien untuk terus
                mengontrol keadaannya
             5. Menjelaskan kepada ibu tindakan
                yang akan dilakukan
             6. Mengobservasi        KU,         TTV      dan
                perdarahan
             7. Melakukan segera pelepasan IUD
                pada ibu
                 Menjelaskan tindakan yang akan
                   dilakukan
                 Menjelaskan proses pencabutan
                   IUD dan apa yang akan klien
                   rasakan        pada      saat       proses
                   pencabutan             dan          setelah
                   pencabutan.
                 Memastikan              klien         sudah
   mengosongkan               kandung
   kemihnya         dan       mencuci
   kemaluannya          menggunakan
   sabun dan air bersih.
 Membantu klien naik ke meja
   periksa
 Mencuci tangan dengan air dan
   sabun, keringkan dengan kain
   bersih
 Memakai sarung tangan
 Mengatur peralatan dan bahan-
   bahan yang akan dipakai dalam
   wadah steril atau DTT
 Memasang         spekulum    vagina
   untuk melihat serviks.
 Mengusap vagina dan serviks
   dengan larutan.
 Menjepit benang IUD dengan
   klem.
 Menarik keluar benang mantap
   tapi         hati-hati       untuk
   mengeluarkan IUD.
 Menunjukkan IUD tersebut pada
   klien, kemudian rendam dengan
   klorine 0,5%.
 Mengeluarkan spekulum dengan
   hati-hati.
 Merendam semua peralatan yang
   sudah dipakai dalam larutan
   klorin 0,5% selama 10 menit
 Membuang bahan bekas pakai
   (kassa, sarung tangan sekali
   pakai)
 Celupkan kedua tangan yang
   masih memakai sarung tangan
   ke dalam larutan klorine 0,5%,
                         kemudian lepaskan ke dalam
                         keadaan terbalik dan rendam
                      Mencuci tangan dengan air dan
                         sabun.
                      Mengamati        selama   5    menit
                         sebelum klien pulang.
                  8. Melakukan      kolaborasi       dengan
                     dokter       untuk       mendapatkan
                     perawatan yang intensif


Kebutuhan:        1. Menjelaskan pada klien tentang
Personal Hygine      pentingnya menjaga kebersihan diri.
                  2. Menjelaskan pada klien tentang cara
                     perawatan kebersihan alat genetika
                        Diguyur dengan air bersih
                        Menggunakan sabun dari depan
                         ke belakang
                        Diguyur dengan air bersih dari
                         depan ke belakang
                        Dikeringkan                 dengan
                         handuk/kain bersih
                        Dijaga agar area tetap kering dan
                         tidak lembab
                  3. Menganjurkan pada klien untuk
                     mengganti pembalut bila/setiap kali
                     sudah penuh.
V. EVALUASI
   Tanggal/Jam    Dx/Mx/Kebutuhan                     Evaluasi
   31 Juli 2009   Diagnosa:           S:   Ibu mengatakan sudah mengerti
   19.10 WIB      Ibu dengan KB IUD        penjelasan         bidan       mengenai
                                           pengertian IUD, keterangan dan
                                           keuntungan         IUD,      tanda-tanda
                                           bahaya penggunaan IUD
                                      O:   Ibu dapat mengulangi penjelasan
                                           bidan dan ibu tampak tenang dan
                                           yakin dengan keputusan yang akan
                                           diambilnya
                                      A:   Ibu dengan KB IUD
                                      P:   Anjurkan ibu untuk pemeriksaan
                                           sesuai    dengan        jadwalnya     dan
                                           apabila timbul komplikasi


                  Masalah:            S:   Ibu mengatakan sudah mengerti
                  Perdarahan               penjelasan          bidan        tentang
                                           perdarahan       mengenai       tindakan
                                           yang      akan      dilakukan       bidan,
                                           mengobservasi        KU,      TTV     dan
                                           perdarahan         ibu,      mengontrol
                                           keadaannya          serta      mengenai
                                           pelepasan IUD.
                                      O:   Ibu dapat mengulangi penjelasan
                                           dari bidan.
                                      A:   Masalah teratasi sebagian.
                                      P:   Anjurkan ibu untuk mengontrol
                                           keadaannya.


                  Kebutuhan:          S:   Ibu     sudah      mengatakan       sudah
                  Personal Hygine          mengerti penjelasan dari bidan
                                           tentang    pentingnya         kebersihan
                                           diri,    tentang     cara     perawatan
                                           kebersihan       area       genetalianya,
                                           mengganti pembalut setiap kali
     sudah penuh.
O:   Ibu dapat mengulangi penjelasan
     dari bidan.
A:   Masalah teratasi sebagian
P:      Anjurkan ibu untuk menjaga
         kebersihan
        Anjurkan ibu untuk merawat
         area genetalianya
        Anjurkan     ibu    untuk   ganti
         pembalut setiap kali sudah
         penuh

				
DOCUMENT INFO