Docstoc

Panduan Aplikasi Pupuk Organik Cair TOP G2

Document Sample
Panduan Aplikasi Pupuk Organik Cair TOP G2 Powered By Docstoc
					Untuk Kalangan Sendiri




         Panduan penggunaan
         TOP G2




                         PANCA PANDAWA
                                                                                                 Panca Pandawa - 2



Panduan Aplikasi Pupuk Organik Cair TOP G2

Terima Kasih atas Pilihan Anda Kepada TOP G2 Produk dari Health Wealth International,
Selamat datang di Era Agro Organik Indonesia !!

Pupuk Organik Cair TOP G2 adalah Produk Pupuk Organik Cair terbaik dikelasnya yang dirancang dan diformulasi
dengan Fermentasi Bioteknologi generasi III (third generations), TOP G2 dibuat dari berbagai bahan baku organik
pilihan serta melalui penelitian dan uji efektifitas secara ilmiah serta praktek dilapangan.

Mengapa TOP G2 berbeda dengan pupuk organik lain?

Karena TOP G2 diproduksi dari bahan baku organik pilihan seperti Ikan laut, tumbuh-tumbuhan dan mineral alami.
TOP G2 tidak dibuat dengan bahan baku limbah (kotoran hewan, limbah industri, sampah dll) sehingga kualitas
kandungan isi lebih bermutu dan aman bagi kesehatan makhluk hidup.

TOP G2 diproduksi dengan standar industri, sehingga kandungan isi lebih presisi serta stabil disetiap produk dan
disetiap pemupukan / penggunaan.

TOP G2 mengandung lebih dari 40 unsur yang bermanfaat dan dibutuhkan untuk tanah dan tanaman,seperti
unsur C-Organik, hara Essensial, asam amino, asam organik, enzim & vitamin, hormon pengatur tumbuh, senyawa
bioaktif dan berbagai unsur nutrisi tambahan lainnya.
Formula dan Kandungan nutrisi TOP G2 telah dirancang dengan konsep pemupukan organik yang sebenarnya,
yaitu : lengkap, presisi stabil dan seimbang di segala unsur (tidak berlebihan maupun kekurangan), sehingga
efektivitasnya unggul secara alami maupun ilmiah, maka TOP G2 bagus untuk segala tanaman maupun sebagian
besar jenis tanah serta digunakan secara berkelanjutan.

Konsep efektivitas TOP G2 adalah untuk meningkatkan hasil produksi agro secara seimbang antara kualitas
maupun kuantitas dengan hasil yang berkelanjutan untuk jangka panjang, serta menghemat biaya produksi,
khususnya biaya pemupukan secara nilai ekonomis.


Manfaat menggunakan Pupuk Organik Cair TOP G2

      Pupuk Lengkap & Pembenah tanah
       Kandungan TOP G2 mengandung 14 unsur hara lengkap yang mutlak dibutuhkan tanah / tanaman dan
       mengandung asam humat dan fulfat yang memacu mikroorganisme tanah dengan kandungan komposisi
       yang lengkap & seimbang, sekaligus untuk merehabilitasi kesuburan tanah dengan meningkatkan
       kesuburan fisik,kimia dan biologi tanah sehingga memberikan fondasi yang kuat untuk usaha pertanian
       dan perkebunan yang berkelanjutan untuk jangka panjang.

      Spesifikasi kandungan isi komplit ( Full Spec )
       TOP G2 mengandung C-Organik tinggi, mengandung 14 Unsur hara makro & mikro essensial yang di
       butuhkan tanaman ( Makro : N (Nitrogen), P (fosfor), K (Kalium), Ca (Kalsium), Mg (Magnesium), Belerang
       dan Mikro : Zn (Seng), Cu (Tembaga), Mn (Mangan), Co, Bo (Boron), Mo (Molibdenum), Fe (Besi) ),
       mengandung hormon pengatur tumbuh alami berkualitas tinggi Zeatin/Sitokinin & Gibbrelin (GA3),
       mengandung 17 asam amino : Aspartat, Leusine, Threonine, Thyrosin, Serine, Phenylalamine, Glutamine,
       Glysine, Arginine, Alanine, Proline, Valine, Tryptophan, Methionine, Cystine, Isoleusine, Cyslein. dan
       mengandung Asam Organik, Enzim & Vitamin, Benefical Microbe (mikroba yang bermanfaat), Senyawa
       bioaktif dll.

      Ramah lingkungan dan tidak mengandung racun serta kadar bakteri bibit penyakit
       Tidak mengandung racun / limbah yang berbahaya bagi alam dan makhluk hidup dan Aman bagi
       kesehatan karena tidak mengandung kadar bakteri mikroba yang dapat mengganggu / berbahaya bagi
       kesehatan manusia ( Contoh: E.coli dan Salmonella sp ).

      Merangsang pertumbuhan dan kualitas kinerja akar tanaman secara sempurna
       Tanaman dapat menyerap unsur hara (makro/mikro) secara lebih efektif sehingga meningkatkan efektivitas
       segala jenis pemupukan (organik & anorganik) 90% hingga 100%, penghematan penggunaan pupuk
                                                                                                Panca Pandawa - 3

    anorganik / kimia hingga 30~40% dan bebas penggunaan pupuk anorganik hingga 100% untuk tanaman
    holtikultura sayuran serta sekaligus mempersingkat masa panen.

   Meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan tanaman secara total
    TOP G2 dapat meningkatkan efektivitas pertumbuhan tanaman secara maksimal dan seimbang ( kualitas,
    kuantitas dan mutu hasil produksi/panen ).
    Meningkatkan pertumbuhan dan kualitas fisik akar, batang, daun, biji / gabah, bunga, buah, dll.
    Serta meningkatkan kualitas dan nilai ekonomis hasil produksi : Warna, Bentuk, Rasa, kandungan gula,
    kandungan minyak, kandungan karbohidrat, kandungan protein serta ketahanan fisik tanaman.

   Merehabilitasi tanaman dan tanah
    Dapat merehabilitasi tanah dan tanaman yang tidak / kurang produktif akibat tidak atau kurang dipupuk,
    kekurangan bahan organik (C-Organik), tidak terurus.
    Dapat merawat kesuburan lahan / sawah dengan merehabilitasi dan menjaga ketersediaan unsur-unsur
    hara pada lahan / sawah yang ditanami dan dipanen secara rutin dan berkelanjutan.

   Pengganti Pupuk kandang atau Kompos
    Kandungan isi dan kualitas nutrisi TOP G2 lebih unggul, lengkap, presisi, stabil, aman, praktis dan hemat
    secara ekonomis daripada pupuk organik konvensional seperti pupuk kandang dan kompos.

   Dapat digunakan berdampingan dengan pupuk anorganik dan pestisida
    TOP G2 tetap efektif dan dapat melengkapi jika digunakan bersamaan dengan pupuk anorganik / kimia (
    Urea, NPK/majemuk, KCL, dll ), karena TOP G2 dapat mengoptimalkan penyerapan pupuk anorganik dan
    melengkapi unsur hara mikro serta mengembalikan kesuburan tanah secara alami.
    TOP G2 tetap aman dan efektif dengan penggunaan pestisida.

   Pengendali Hama alami
    - Berfungsi sebagai Agen pengendali biologis yang menekan populasi pertumbuhan bakteri dan jamur
       yang mengganggu tanaman, sehingga mencegah tumbuhnya beberapa jenis jamur, gulma dan parasit
       yang dapat mengganggu / menghambat pertumbuhan akar dan tanaman.
    - Mengeluarkan bau yang kas yang tidak disukai beberapa jenis kumbang, kepik dan serangga yang
       mengganggu tanaman, sehingga mengurangi tingkat serangan hama.
    - Meningkatkan kesehatan dan daya tahan fisik tanaman agar tidak mudah terserang hama dan
       penyakit, sehingga dapat mengurangi pemakaian pestisida dan obat-obatan.

   Ekonomis, Praktis, Efisien dan tidak memiliki waktu kadaluarsa
    Mudah, Efisien dan Praktis dalam penggunaan: 5cc untuk 1 liter air / 10cc untuk 2 liter air, lalu disiramkan
    sampai basah ke pangkal tanaman / tanah daerah perakaran. Serta mudah dan hemat untuk transportasi
    dan penyimpanan. karena proses penguraian dan fermentasinya sudah matang dan kandunganya isinya
    tidak berubah/stabil, sehingga dapat disimpan dengan aman, lebih lama dan kualitas yang tetap terjaga.

   Multiguna untuk tanah, tanaman dan hewan ternak
    - berfungsi sebagai pupuk organik
    - berfungsi sebagai pembenah tanah
    - berfungsi sebagai suplemen pakan untuk hewan ternak/unggas dan perikanan.
       Karena TOP G2 tidak mengandung racun, TOP G2 mengandung asam amino serta berbagai nutrisi
       dan vitamin alami yang dapat menyehatkan, melancarkan pencernaan, menambah nafsu makan dan
       meningkatkan daya tahan hewan ternak terhadap penyakit/virus.

   Dapat digunakan untuk segala jenis Usaha Agrobisnis
    TOP G2 dapat digunakan di segala jenis dan tipe usaha Agrobisnis baik untuk usaha profesional / industri
    maupun personal / hobby.
    - Tanaman Pangan dan Palawija
    - Tanaman Sayuran daun dan sayuran buah
    - Tanaman buah-buahan ( tanaman pohon / musiman / tahunan )
    - Tanaman pertanian / perkebunan industri
    - Nursery Profesional / Usaha tanaman hias
    - Tanaman hias dan perkebunan rumah tangga / Hobby
    - Pertanian dan perkebunan organik
    - Pertanian dan perkebunan Hidroponik / Green house
    - Budidaya tanaman Obat / jamu
                                                                                            Panca Pandawa - 4

        -   Budidaya cagar alam dan perhutanan
        -   Peternakan hewan, peternakan unggas dan perikanan
        -   Usaha agro lainnya.


Manfaat menggunakan Pupuk Organik Cair TOP G2

TOP G2 sebagai Pengganti Pupuk Kandang / Kompos

Pupuk Organik konvensional ( kandang,kompos,dll ) :
    • Setelah di gunakan masih membutuhkan proses penguraian alami ( + 2 minggu ) supaya bisa diserap tanaman.
    • Penggunaanya dalam jumlah banyak agar efektif.
    • Kandungan nutrisi dan bahan organik berubah-ubah / tidak stabil setiap pemupukan
    • Mudah mengundang hama dan
    • Tidak mutiguna

Pupuk Organik cair TOP G2
    • Setelah di gunakan tidak membutuhkan proses penguraian dan langsung cepat dapat diserap tanaman.
    • Penggunaanya sangat efisien dan efektif, 1 liter = + 1 ton pupuk kandang/kompos
    • Kandungan nutrisi dan bahan organik lengkap, stabil dengan presisi industri, disetiap pemupukan
    • Pengendali hama alami
    • Multiguna, dapat digunakan untuk suplemen pakan ternak dan ikan

Pengganti pupuk kompos/kandang, karena kandungan
nutrisi 1 liter TOP G2 = + 1 ton pupuk kandang




Contoh perkiraan perhitungan nilai ekonomis :

1 hektar lahan/sawah yang menggunakan pupuk organik kompos / kandang
rata-rata membutuhkan:
3000 Kg ~ 6000 Kg @ Rp. 600,- per Kg
dengan biaya pemupukan organik Rp.1.800.000,- ~ Rp. 3.600.000,-

1 hektar lahan/sawah yang menggunakan Pupuk Organik Cair TOP G2 membutuhkan:
12 botol 500cc ~ 24 botol 500cc @ Rp. 40.000,-* per botol (* harga konsumen zona 1 )
dengan biaya pemupukan organik Rp. 480.000,- ~ Rp. 960.000,-

Dengan Catatan pemakaian Pupuk Anorganik ( NPK ) tetap digunakan minimal 50 % dari kapasitas kebutuhan
perhektarnya.
Belum termasuk penghematan biaya transport dan angkutan pupuk ke lahan / sawah.
                                                                          Panca Pandawa - 5



Dosis & Teknik Penggunaan Standard TOP G2


1.                                                     2.




3.                                                     4.




5.                                                     6.




7.




- Diaplikasikan setiap 10 ~ 14 hari sekali Atau Setiap / 30 hari sekali
  untuk tanaman pohon / keras
                                                                                                 Panca Pandawa - 6

Petunjuk dan Tips Pemupukan TOP G2

- Kocok dahulu sebelum pakai lalu tutup rapat setelah pakai, simpan di tempat yang kering dan
  tidak terjemur sinar matahari langsung.

- TOP G2 adalah pupuk akar, jadi akan lebih efektif jika disiramkan ke tanah daerah perakaran,
  dari pada ke daun dan batang tanaman. sehingga kinerja TOP G2 akan lebih cepat dan
  langsung diserap oleh serabut akar tanaman dalam waktu singkat.

- TOP G2 aman untuk daun, dahan dan batang tanaman, namun tidak direkomendasikan untuk
  disiramkan secara berlebih ke bunga yang sedang mekar.

- Waktu terbaik aplikasi TOP G2 adalah pada pagi (jam 06.00-09.00) atau sore (15.00-18.00),
  disaat matahari tidak terik.

- Untuk Mencapai hasil yang Optimal, Aplikasikan TOP G2 pada saat awal pengolahan
 tanah/lahan untuk persiapan sebelum tanam (10 ~ 14 hari sebelum penanaman).

- TOP G2 adalah larutan nutrin akar konsentrat tinggi jadi harus dilarutkan dengan air sesuai
  dengan dosis rekomendasi.

- Dalam penggunaan pestisida, disarankan memakai pestisida organik, dari bahan alami yang
  aman bagi lingkungan.

- Agar proses pertanian/perkebunan tetap stabil dan berkelanjutan. Untuk Tanaman yang
  menghasilkan biji/gabah, buah-buahan, rendemen gula, minyak dan lain-lain. Membutuhkan
  Unsur hara Makro yang dalam jumlah yang relatif lebih banyak, karena itu Pupuk
  Majemuk/Anorganik (Urea, KCL, SP36, NPK, dll) tetap dibutuhkan untuk sumber unsur
  hara makro dalam dosis yang sesuai rekomendasi pemberian tiap tanaman.
  Setelah diaplikasikan TOP G2 secara rutin, diukur dari lamanya penggunaan dan kualitas
  kondisi tanah/tanaman yang telah meningkat, maka secara bertahap penggunaan Pupuk
  Majemuk/Anorganik dapat kurangi hingga 30 - 40%*.

- Untuk tanaman yang hanya menghasilkan bunga dan daun, seperti tanaman sayur-sayuran
  dengan masa panen singkat (contoh: 20- 40 hari) dan berbagai macam tanaman hias, dengan
  kondisi kualitas tanah/media tanam dan pengairan yang sudah baik. Dapat bebas dari
  Penggunaan Pupuk Anorganik, cukup dengan TOP G2 ( Bagus untuk pertanian/perkebunan
  sayuran organik ).

- Perhatikan faktor-faktor lain yang menunjang pertanian & perkebunan. Seperti teknik menanam,
  jenis varietas tanaman, kondisi tanah, iklim, ketersediaan air, kelengkapan pupuk, dan lain
  sebagainya.

- Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli atau penyuluh agro yang berpengalaman.

* Besar Persentasi penghematan Pupuk Majemuk/Anorganik dapat berbeda di setiap daerah. bedasarkan jenis dan
kondisi kualitas tanah, Varietas tanaman, pengairan serta berbagai faktor penunjang lainnya.
                                                                                               Panca Pandawa - 7

Disiramkan langsung ke tanah daerah perakaran tanaman secukupnya sampai basah




Untuk menyiram sawah / lahan dapat digunakan alat pertanian seperti sprayer.
Atau dengan cara mengairi sampai basah / becek, lalu dibiarkan sampai
air menyusut / terserap.
Khusus untuk sawah perlu terlebih dahulu menutup saluran pengairan
selama pemupukan TOP G2, supaya tidak mengalir keluar dari area persawahan.




Untuk Tanaman pohon / keras, disiram secara merata ke daerah perakaran efektif
disekeliling pohon, secukupnya sampai basah.

Untuk memudahkan penyiraman bisa digunakan jirigen 10 ~ 20 liter atau alat bantu lainnya.

######################################################################################

Panduan Aplikasi Untuk holtikultura
Tanaman Pangan, Sayuran dan palawija segala Varietas

Metode Aplikasi TOP G2 untuk per 1 hektar sawah Padi
dengan kondisi pengairan (irigasi) ideal / musim penghujan

Total dosis ideal pemupukan TOP G2 untuk perhektar sawah yang diperlukan adalah,
1 dos ( 24 botol TOP G2 ) = 12 liter per hektar sawah/ladang
12 liter TOP G2 untuk 2400-4000 liter air.


Metode 1 ( 2x Tahap pemupukan TOP G2 )

Tahap 1 :
Pada 10-14 hari sebelum tanam atau pada pengolahan tanah terakhir
Berikan 12 botol ( 6 liter ) TOP G2 dicampur 1200–2000 liter air,
per hektar. Disiramkan/diairkan merata ke tanah yang diolah lalu dibiarkan meresap ke tanah.
                                                                                                 Panca Pandawa - 8


Tahap 2 :
Pada 20 sampai 30 hari setelah penanaman atau pembibitan
Berikan 12 botol ( 6 liter ) TOP G2 dicampur 1200–2000 liter air,
per hektar. Disiramkan/diairkan merata ke tanah daerah perakaran.


Metode 2 ( 4x Tahap pemupukan TOP G2 )

Tahap 1 :
Pada 10-14 hari sebelum tanam atau pada pengolahan tanah terakhir
Berikan 6 botol ( 3 liter ) TOP G2 dicampur 600–1000 liter air,
per hektar. Disiramkan/diairkan merata ke tanah yang diolah lalu dibiarkan meresap ke tanah.
Tahap 2 :
Pada 0 sampai 8 hari setelah penanaman atau pembibitan
Berikan 6 botol ( 3 liter ) TOP G2 dicampur 600–1000 liter air,
per hektar. Disiramkan/diairkan merata ke tanah daerah perakaran.
Tahap 3 :
Pada 20 sampai 30 hari setelah penanaman atau pembibitan
Berikan 6 botol ( 3 liter ) TOP G2 dicampur 600–1000 liter air,
per hektar. Disiramkan/diairkan merata ke tanah daerah perakaran.
Tahap 4 :
Pada 35 sampai 45 hari setelah penanaman atau pembibitan
Berikan 6 botol ( 3 liter ) TOP G2 dicampur 600–1000 liter air,
per hektar. Disiramkan/diairkan merata ke tanah daerah perakaran.


3 Tahap Metode Pemberian Pupuk Majemuk / Anorganik
per hektar sawah

Tahap 1 :
Antara 14 hari setelah penanaman atau 12 sampai 16 hari setelah pembibitan.
- Berikan 3 karung 14-14-14 ( N.P.K ) per hektar,
  atau 2 karung 16-20-0 ditambah 1 karung 0-0-60 per hektar.
                                          Tambahan: Bila kondisi pertumbuhan tidak ideal ( terbatasnya
                                          ketersediaan air atau irigasi ).
                                          - Berikan 2 karung 14-14-14 ( N.P.K ) per hektar,
                                            atau 1 ½ karung 16-20-0 ditambah 1 karung 0-0-60 per hektar.
                                          Tahap 2 :
                                          Pada waktu 23 sampai 27 hari setelah penanaman atau pembibitan.
                                          - Berikan 1 karung Urea ( 46-0-0 ) per hektar.
                                          Tahap 3 :
                                          Pada waktu 33 sampai 37 hari setelah penanaman atau pembibitan
                                          untuk
                                          jenis varietas tanaman padi dengan waktu / usia panen cepat.
                                          Pada waktu 40 sampai 44 hari setelah penanaman atau pembibitan
                                          untuk jenis varietas tanaman padi dengan waktu / usia panen sedang.
                                          - Berikan 1 ½ karung Urea ( 46-0-0 ) per hektar.
                                         Metode Pemupukan Padi dengan TOP G2 dan Pupuk
                                         Anorganik
                                                                                             Panca Pandawa - 9


No Jenis Tanaman                           Dosis             Cara             Waktu Aplikasi

1    Jagung                                5 cc TOP G2 per   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           1 liter Air       disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   -10,25,45 hari setelah tanam
                                                             perakaran

2    Kacang tanah, kacang hijau, kedelai   5 cc TOP G2 per   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           1 liter Air       disemprotkan
                                                             ketanah daerah   -10,20,30 hari setelah tanam
                                                             perakaran

3    Cabai                                 5 cc TOP G2 per   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           1 liter Air       disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 10 - 14 hari sekali
                                                             perakaran

4    Tomat                                 5 cc TOP G2 per   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           1 liter Air       disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 10 - 14 hari sekali
                                                             perakaran

5    Kentang                               5 cc TOP G2 per   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           1 liter Air       disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 10 - 14 hari sekali
                                                             perakaran

6    Terong                                5 cc TOP G2 per   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           1 liter Air       disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 10 - 14 hari sekali
                                                             perakaran

7    Bawang merah, bawang putih,           5 cc TOP G2 per   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     bawang daun                           1 liter Air       disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 7 - 10 hari sekali
                                                             perakaran

8    Mentimun                              5 cc TOP G2 per   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           1 liter Air       disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 7 - 10 hari sekali
                                                             perakaran

9    Kubis                                 5 cc TOP G2 per   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           1 liter Air       disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 10 - 14 hari sekali
                                                             perakaran

10   Wortel                                5 cc TOP G2 per   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           1 liter Air       disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 10 - 14 hari sekali
                                                             perakaran

11   Jahe dan Kunyit                       5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 10 - 14 hari sekali
                                                             perakaran

12   Kangkung darat                        5 cc TOP G2 per   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           1 liter Air       disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 7 hari sekali
                                                                               Panca Pandawa - 10

                                                perakaran


13   Kapulaga                 5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                              per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                ketanah daerah   - Setiap 7 hari sekali
                                                perakaran

14   Selada, Bayam, Seledri   5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                              per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                ketanah daerah   - Setiap 7 hari sekali
                                                perakaran

15   Buncis                   5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                              per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                ketanah daerah   - Setiap 7 - 14 hari sekali
                                                perakaran

16   Kacang Panjang           5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                              per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                ketanah daerah   - Setiap 7 - 14 hari sekali
                                                perakaran

17   Caisim                   5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                              per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                ketanah daerah   - Setiap 7 - 14 hari sekali
                                                perakaran

18   Singkong dan Umbi        5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                              per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                ketanah daerah   - Setiap 7 - 14 hari sekali
                                                perakaran

19   Lobak                    5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                              per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                ketanah daerah   - Setiap 14 - 20 hari sekali
                                                perakaran
                                                                                            Panca Pandawa - 11




Panduan Aplikasi Untuk holtikultura
Tanaman Buah-buahan Musiman / Tahunan segala Varietas

No Jenis Tanaman                           Dosis             Cara             Waktu Aplikasi

1    Melon                                 5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 10 - 14 hari sekali
                                                             perakaran

2    Semangka                              5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 7 - 10 hari sekali
                                                             perakaran

3    Apel                                  5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

4    Jeruk                                 5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

5    Belimbing                             5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

6    Rambutan                              5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

7    Mangga                                5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

8    Salak                                 5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

9    Lengkeng                              5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

10   Pepaya                                5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran
                                                                                            Panca Pandawa - 12

11   Durian                                5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

12   Manggis                               5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

13   Strawberry                            3 - 5 cc TOP G2   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

14   Anggur                                3 - 5 cc TOP G2   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

15   Jambu                                 5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

16   Pisang                                3 - 5 cc TOP G2   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

17   Pisang Abaca                          3 - 5 cc TOP G2   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

18   Nanas                                 5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

19   Nangka                                5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran

20   Buah Naga                             5 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air   disemprotkan     - Awal tanam
                                                             ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                             perakaran
                                                                                             Panca Pandawa - 13




Panduan Aplikasi Untuk
Tanaman Industri, Perhutanan dan Jamur segala Varietas

No Jenis Tanaman                            Dosis              Cara             Waktu Aplikasi

1    Kelapa Sawit                           5 – 10cc TOP G2    Disiram atau     - Awal pengolahan tanah
     ( untuk persemaian bibit / polybag )   per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                               Pot / Polybag    - Setiap 14 - 30 hari sekali


2    Kelapa Sawit                           5 - 10cc TOP G2    Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk tanaman pohon )                per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                               ketanah daerah   - Setiap 1 - 2 bulan sekali
                                                               perakaran

3    Kelapa                                 5 - 10cc TOP G2    Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )    per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                               ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                               perakaran

4    Kakao                                  5 - 10cc TOP G2    Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )    per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                               ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                               perakaran

5    Lada                                   5 - 10cc TOP G2    Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )    per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                               ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                               perakaran

6    Kopi                                   5 - 10cc TOP G2    Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )    per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                               ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                               perakaran

7    Teh                                    5 - 10 cc TOP G2   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )    per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                               ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                               perakaran

8    Tebu                                   5 - 10cc TOP G2    Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                            per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                               ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                               perakaran

9    Tembakau                               5 - 10 cc TOP G2   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( VO / NO )                            per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                               ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                               perakaran

10   Nilam                                  5 - 10 cc TOP G2   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( Penghasil minyak Nilam )             per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                               ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                               perakaran
                                                                                            Panca Pandawa - 14

11   Kapas                                 5 - 10 cc TOP G2   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                              ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                              perakaran

12   Melinjo                               5 cc TOP G2        Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                              ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                              perakaran

13   Karet                                 5 - 10 cc TOP G2   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                              ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                              perakaran

14   Cengkeh                               5 - 10 cc TOP G2   Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                              ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                              perakaran

15   Sengon                                5 cc TOP G2        Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                              ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                              perakaran

16   Jati                                  5- 10cc TOP G2     Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                              ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                              perakaran

17   Mahoni                                5 cc TOP G2        Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                              ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                              perakaran

18   Trembesi                              5 cc TOP G2        Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                              ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                              perakaran

19   Pala                                  5 cc TOP G2        Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
     ( untuk polybag dan tanaman pohon )   per 1 liter Air    disemprotkan     - Awal tanam
                                                              ketanah daerah   - Setiap 14 - 30 hari sekali
                                                              perakaran

20   Jamur Merang                          10 cc TOP G2       Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air    disemprotkan     - Setelah Jamur Muncul
                                                              ketanah daerah   - Setiap 4 - 7 hari sekali
                                                              perakaran

21   Jamur Kayau / Tiram                   5 cc TOP G2        Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air    disemprotkan     - Setelah Jamur Muncul
                                                              ketanah daerah   - Setiap 4 - 7 hari sekali
                                                              perakaran

22   Tanaman Jamur lainnya                 5 cc TOP G2        Disiram atau     - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air    disemprotkan     - Setelah Jamur Muncul
                                                              ketanah daerah   - Setiap 4 - 7 hari sekali
                                                              perakaran
                                                                                              Panca Pandawa - 15

Panduan Aplikasi Untuk Tanaman Hias

TOP G2 sangat bagus diaplikasikan ke Tanaman Hias Daun maupun
Tanaman Hias Bunga, dengan berbagai fungsi dan kegunaan

- Memacu pertumbuhan daun dan tunas.
- Merangsang pembungaan.
- Meningkatkan kualitas daun dan bunga ( warna, bentuk, dll ).
- Mengkilapkan daun secara alami sehingga tidak memerlukan cairan obat pengkilap daun atau sejenisnya.
- Meningkatkan kesehatan dan daya tahan terhadap hama/penyakit.
- Meningkatkan ketahanan Bunga ( tidak cepat layu/rontok ).

Dosis standard untuk Tanaman Hias Daun dan Bunga

2 - 5 cc TOP G2 per 1 liter Air disiramkan ke tanah / media tanam daerah perakaran. dengan interval waktu
aplikasi setiap 2 minggu hingga 1 bulan sekali, sesuai kebutuhan.

* Keterangan : TOP G2 aman untuk daun dan bunga namun tidak direkomendasikan
  untuk disiramkan langsung ke arah bunga yang sedang mekar.



No Jenis Tanaman                           Dosis               Cara              Waktu Aplikasi

1    Anthurium                             2 - 5 cc TOP G2     Disiram atau      - Awal pengolahan tanah
                                           per 1 liter Air     disemprotkan      - Awal tanam
                                                               Pot / Polybag     - Setiap 14 - 30 hari sekali


2    Anggrek                               2 - 5 cc TOP G2     Disiram atau      - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air     disemprotkan      - Awal tanam
                                                               Pot / Polybag     - Setiap 14 - 30 hari sekali

3    Mawar, Melati dan bunga lainnya       2 - 5 cc TOP G2     Disiram atau      - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air     disemprotkan      - Awal tanam
                                                               Pot / Polybag     - Setiap 14 - 30 hari sekali

4    Chrysantemum                          2 - 5 cc TOP G2     Disiram atau      - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air     disemprotkan      - Awal tanam
                                                               Pot / Polybag     - Setiap 14 - 30 hari sekali

5    Palem dan sejenisnya                  2 - 5 cc TOP G2     Disiram atau      - Awal pengolahan lahan
                                           per 1 liter Air     disemprotkan      - Awal tanam
                                                               Pot / Polybag     - Setiap 14 - 30 hari sekali

6    Pemeliharaan tanaman Rumput           5 cc TOP G2         Disiram atau      - Awal pengolahan lahan
     Rumput kebun, Lapangan Golf,          per 1 liter Air     disemprotkan      - Awal tanam
     Lapangan Sepak Bola, dll                                  ketanah           - Setiap 1 - 2 bulan sekali
                                                                                        Panca Pandawa - 16

Panduan Aplikasi Untuk Perendaman ( Dipping )
Untuk Benih, Biji dan Bibit untuk persiapan tanam

Khusus untuk Benih, Biji dan Bibit yang sudah disemprot / mengandung
Pestisida, Tidak dapat dilakukan perendaman dengan larutan
Air + TOP G2, Aplikasi pemupukan TOP G2 dapat dilakukan seperti biasa
jika sudah ditanam.




No Jenis Tanaman                          Dosis              Cara                    Waktu
                                                                                     Perendaman
1    Benih / Biji Tanaman Sayuran         2 - 5 cc TOP G2    Direndam atau Dipping   30 Menit
                                          per 1 liter Air

2    Biji Kopi, Cengkeh                   5 - 10 cc TOP G2   Direndam atau Dipping   60 Menit
                                          per 1 liter Air

3    Biji Keras Salak, Karet              5 - 10cc TOP G2    Direndam atau Dipping   60 Menit
                                          per 1 liter Air

4    Biji Tanaman Hutan                   5 - 10 cc TOP G2   Direndam atau Dipping   30 Menit
     Pinus, Albazia, dll                  per 1 liter Air


5    Bibit Bawang, Kapulaga               5 - 10 cc TOP G2   Direndam atau Dipping   60 Menit
                                          per 1 liter Air

6    Bibit Jagung, Kacang-kacangan        5 - 10 cc TOP G2   Direndam atau Dipping   60 Menit
                                          per 1 liter Air

7    Bibit Jahe, Tebu                     2 - 5 cc TOP G2    Direndam atau Dipping   60 Menit
                                          per 1 liter Air

8    Biji Kapas, Pepaya                   5 - 10 cc TOP G2   Direndam atau Dipping   60 Menit
                                          per 1 liter Air

9    Benih Padi Sawah                     5 - 10 cc TOP G2   Direndam atau Dipping   60 Menit
                                          per 1 liter Air

10   Benih Padi Gogo                      5 cc TOP G2        Direndam atau Dipping   60 Menit
                                          per 1 liter Air
                                                                                                   Panca Pandawa - 17

Panduan Aplikasi Untuk Hewan Ternak, Unggas dan
Perikanan

Untuk Hewan Ternak Besar (Sapi, kambing, dll)
dan Unggas (Ayam, Itik, Bebek, dll)
TOP G2 digunakan sebagai suplemen pakan dan air minum,
yang bermanfaat untuk

- Menambah nafsu makan
- Meningkatkan metabolisme dan penyerapan makanan
- Mengoptimalkan produktivitas
- Melancarkan pencernaan
- Meningkatkan kesehatan
- Menambah berat badan hewan ternak
- Meningkatkan daya tahan fisik sehingga tidak mudah terserang penyakit/virus

Untuk Hewan Ikan dan Udang
TOP G2 digunakan sebagai suplemen pakan dan air minum,
yang bermanfaat untuk

- Menambah nafsu makan
- Meningkatkan metabolisme dan penyerapan makanan
- Mengoptimalkan produktivitas
- Melancarkan pencernaan
- Meningkatkan kesehatan
- Meningkatkan daya tahan fisik sehingga tidak mudah terserang penyakit / virus
- Memacu pertumbuhan plankton (zooplankton dan aqua plankton) sebagai pakan alami untuk ikan, udang, dll
- Sebagai Soil conditioner pada tanah di dasar kolam
- Memperbaiki dan menjaga kualitas air/water conditioner
- Sebagai penyeimbang tanah (Soil Conditioner) di dasar kolam untuk mencegah timbulnya penyakit laten.
- Mencegah serta menanggulangi penyakit RedSpot dan WhiteSpot pada ikan, udang dan labi-labi

* Keterangan : TOP G2 bukan berfungsi sebagai sebagai pengganti pakan secara total.




No Jenis Ternak / Ikan                           Dosis             Cara              Waktu Aplikasi

1    Ayam Petelur / Pedaging,                    5cc TOP G2        Disiram atau      - Setiap 1 - 2 hari sekali
                                                 per 1 liter Air   disemprotkan ke
     Itik dan Bebek Petelur / Pedaging                             Pakan /
                                                                   Air minum
     - Mengoptimalkan produktivitas telur
     - Meningkatkan kualitas fisik & isi telur
     - Meningkatkan nafsu makan dan
        kesehatan
     - Melancarkan pencernaan dan
       Metabolisme
     - Membuat kotoran yang dihasilkan lebih
       kering sehingga meningkatkan
       kesehatan kandang
     - Meningkatkan daya tahan fisik
       sehingga tidak mudah terserang
       penyakit/virus seperti Flu Burung dll
     - Bulu lebih bagus


2    Burung Puyuh Petelur / Pedaging             5cc TOP G2        Disiram atau      - Setiap 1 - 2 hari sekali
                                                 per 1 liter Air   disemprotkan ke
                                                                   Pakan /
                                                                   Air minum
                                                                                                  Panca Pandawa - 18

3    Sapi, Kerbau, Domba dan Kambing            5cc TOP G2        Disiram atau      - Setiap 1 - 2 hari sekali
                                                per 1 liter Air   disemprotkan ke
     - Menambah nafsu makan dan kesehatan                         Pakan /
     - Meningkatkan berat badan                                   Air minum
     - Melancarkan pencernaan dan
       Metabolisme
     - Meningkatkan produktivitas
     - Meningkatkan daya tahan fisik sehingga
       tidak mudah terserang penyakit/virus


4    Ikan Gurame                                5cc TOP G2        Disiram atau      1 minggu pertama diberikan
                                                per 1 liter Air   disemprotkan ke   setiap hari, Selanjutnya
                                                                  Pakan              3 hari sekali

5    Ikan Nila                                  5cc TOP G2        Disiram atau      1 minggu pertama diberikan
                                                per 1 liter Air   disemprotkan ke   setiap hari, Selanjutnya
                                                                  Pakan              3 hari sekali

6    Ikan Mas                                   5cc TOP G2        Disiram atau      1 minggu pertama diberikan
                                                per 1 liter Air   disemprotkan ke   setiap hari, Selanjutnya
                                                                  Pakan              3 hari sekali

7    Ikan Bandeng                               5cc TOP G2        Disiram atau      1 minggu pertama diberikan
                                                per 1 liter Air   disemprotkan ke   setiap hari, Selanjutnya
                                                                  Pakan              3 hari sekali

8    Udang                                      5cc TOP G2        Disiram atau      1 minggu pertama diberikan
                                                per 1 liter Air   disemprotkan ke   setiap hari, Selanjutnya
                                                                  Pakan              3 hari sekali

9    Ikan Lele                                  5cc TOP G2        Disiram atau      1 minggu pertama diberikan
                                                per 1 liter Air   disemprotkan ke   setiap hari, Selanjutnya
                                                                  Pakan              3 hari sekali

10   Labi - labi                                5cc TOP G2        Disiram atau      1 minggu pertama diberikan
                                                per 1 liter Air   disemprotkan ke   setiap hari, Selanjutnya
                                                                  Pakan              3 hari sekali

11   Pembenihan Ikan dalam Kolam                3 - 5cc TOP G2    Disiram atau      - Menjelang telur menetas
                                                        3
     ikan Mas, ikan Nila, ikan Gurame,          per 1 m Air       disemprotkan ke   diberikan 1 kali saja,
     ikan Lele, ikan Bandeng, ikan Tawes dll.   ( 1000 liter )    air kolam         pada pagi hari / tidak terik

12   Pendederan dan Pembesaran                  3-5 cc TOP G2     Disiram atau      Setiap 7 - 14 hari sekali
                                                        3
     ikan Mas, ikan Nila, ikan Gurame,          per 1 m Air       disemprotkan ke
     ikan Lele, ikan Bandeng, ikan Tawes dll.   ( 1000 liter )    air kolam


13   Udang dalam bak ( Hatchery )               3- 5 cc TOP G2    Disiram atau      - Menjelang telur menetas
                                                        3
                                                per 1 m Air       disemprotkan ke   diberikan 1 kali saja,
                                                ( 1000 liter )    dalam bak         pada pagi hari / tidak terik

14   Kolam ikan hias                            2 cc TOP G2       Di berikan        Setiap 7 - 14 hari sekali
                                                                  langsung ke
                                                                  air kolam
                                                                                                                      Panca Pandawa - 19

Panduan proses Rehabilitasi Tanah dan Tanaman dengan TOP G2

TOP G2 dapat digunakan untuk merehabilitasi tanah dan tanaman dengan kondisi seperti :
-   Tanah yang kurus (kurang/tidak produktif), karena miskin unsur hara, tidak terurus, tidak pernah dipupuk atau
    karena penggunaan besar pupuk anorganik/majemuk secara terus menerus dalam jangka waktu lama,
    tanpa/kurang penggunaan pupuk organik.
-   Tanah yang tidak subur, karena kekurangan bahan organik, contoh: kadar C-Organik dibawah normal, kurang
    dari 3% (2%,1%,0.9%,dsb).
-   Tanah sawah/ladang setelah selesai masa panen untuk persiapan masa tanam berikutnya. agar menjaga
    ketersediaan dan kelengkapan unsur hara serta bahan organik tanah.
-   Tanaman yang kurus/tidak subur. karena tidak terurus dan tidak pernah di pupuk sehingga kekurangan unsur
    hara.
-   Tanaman yang tidak/susah produktif.
-   Tanaman yang tumbuh namun tidak normal, karena unsur hara essensial yang diserap kurang/tidak lengkap.
-   Tanaman yang sudah diobati namun kondisinya jelek/rusak karena terserang wabah penyakit/virus atau
    hama.

Panduan Sebelum melakukan Rehabilitasi

-     Pastikan Kondisi tanah tidak tercemar limbah industri, minyak maupun bahan-bahan berbahaya lainya. Jika
      tanah sudah tercemar, harus dilakukan prosedur pembersihan terlebih dahulu..
-     Ketersediaan air yang cukup untuk menyiram.
-     Pastikan Tanaman masih dalam masa usia produktif secara alami.
-     Pastikan Tanaman tidak sedang sakit karena wabah penyakit/virus atau terserang hama. Jika sudah terkena,
      perlu dilakukan prosedur pengobatan dan pemberantasan hama terlebih dahulu.
-     Untuk tanaman yang terjadwal secara rutin dipupuk dengan pupuk anorganik/majemuk, selama proses
      rehabilitasi tetap diberikan sesuai aplikasi pemakaian biasa.
-     Perhatikan faktor-faktor penunjang pertanian/perkebunan lainya. seperti teknik aplikasi dan kelengkapan
      pupuk, kualitas air, iklim, jenis varietas tanaman, dll.
-     Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli/penyuluh agro yang berpengalaman.

* Keterangan : Teknik Aplikasi untuk Rehabilitasi dengan TOP G2 ini, bukan ditujukan untuk tanaman yang sudah tumbuh dan produktif dengan
normal. untuk tanaman dengan kondisi normal, gunakan cara aplikasi standard TOP G2 sesuai rekomendasi, untuk meningkatkan kualitas dan
mengoptimalkan hasil tanaman.

1. Rehabilitasi tanah ( 1 Bulan )

Untuk Rehabilitasi tanah gunakan dosis standard dinaikan 2 kali lipat menjadi dosis Rehabilitasi, diaplikasikan
dengan waktu interval 2 kali lebih singkat, selama 1 bulan penuh.
Contoh :
Dosis Standar Aplikasi TOP G2 = 5 cc TOP G2 per 1 liter air / 10 cc TOP G2 per 2 liter air, disiramkan /
disemprotkan ke tanah / lahan, diaplikasikan 10 ~ 14 hari sekali
Dosis Rehabilitasi Aplikasi TOP G2 = 10 cc TOP G2 per 1 liter air / 20 cc TOP G2 per 2 liter air, disiramkan /
disemprotkan ke tanah / lahan diaplikasikan 5 ~ 7 hari sekali


2. Rehabilitasi tanaman ( 1 Bulan )

Untuk Rehabilitasi tanaman gunakan dosis standard dinaikan 2 kali lipat menjadi dosis Rehabilitasi, diaplikasikan
dengan waktu interval 2 kali lebih singkat dari waktu interval aplikasi standard, selama 1 bulan penuh.

Contoh Panduan Rehabilitasi Pohon Kelapa Sawit :
Dosis Standar Aplikasi TOP G2 untuk Kelapa sawit = 5 cc TOP G2 per 1 liter air, disiramkan / disemprotkan ke
tanah / lahan daerah perakaran aktif, diaplikasikan 1 ~ 2 Bulan sekali

Dosis Rehabilitasi Aplikasi TOP G2 untuk Kelapa Sawit = 10 cc TOP G2 per 1 liter air,disiramkan / isemprotkan
ke tanah / lahan daerah perakaran aktif, diaplikasikan 14 hari ~ 1 Bulan sekali
* Keterangan : Setelah waktu rehabilitasi selesai, jika kondisi tanaman/tanah sudah relatif membaik, proses rehabilitasi dapat
dihentikan, lalu kembali digunakan dosis aplikasi standard untuk pemeliharaan dan perawatan
                                                                                                           Panca Pandawa - 20

Petunjuk dan Tips Aplikasi Demplot TOP G2
Demplot untuk tanaman
- Pastikan sawah/lahan dalam kondisi normal seperti pengairan yang cukup, tidak terserang wabah
   penyakit/hama, tidak tercemar, dll.
- Aplikasikan di sawah/lahan dengan skala yang relatif kecil terlebih dahulu sebelum digunakan secara luas.
- Ada/ditanam tanaman pembanding yang tidak menggunakan TOP G2.
- Gunakan teknik dan *dosis standard sesuai rekomendasi jenis tanaman. diskusikan dengan pengguna untuk
   teknik aplikasi yang biasa diterapkan.
- Jika menemui kendala teknis, Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli/penyuluh pertanian dan
   perkebunan yang berpengalaman.

Demplot untuk ternak, unggas dan ikan
- Pastikan kondisi hewan ternak/unggas dan ikan dalam kondisi normal seperti kualitas tempat/kandang,
   kecukupan pangan, hewan tidak sedang terserang wabah penyakit/virus, hewan masih dalam usia produktif
   bukan yang sudah tua secara alami, dll.
- Aplikasikan pada hewan dalam jumlah skala yang relatif sedikit terlebih dahulu sebelum digunakan secara
   banyak.
- Gunakan teknik dan *dosis standard sesuai rekomendasi jenis hewan. diskusikan dengan pengguna untuk
   teknik aplikasi yang biasa diterapkan.
- Jika menemui kendala teknis, Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli/penyuluh perikanan yang
   berpengalaman.


Penyusunan data setelah Demplot untuk pembuatan Testimonial
- Catat data Nama pengguna/perusahaan, waktu, tanggal, tempat dll.
- Catat data teknis Demplot penggunaan TOP G2, seperti jenis tanaman/hewan, teknik dan dosis yang
   diterapkan serta kelengkapan penunjang lainnya.
- Catat data hasil yang didapat setelah demplot, baik yang menggunakan TOP G2 dan yang tidak
   menggunakan.
- Buat data lengkap keseluruhan proses Demplot, beserta kesimpulan hasil penggunaanya.
- Pastikan ada dokumentasi berupa gambar foto, video atau jika memungkinkan hasil panen yang didapat
   secara fisik/utuh.


* Keterangan : Dosis dan teknik aplikasi yang dipakai dapat disesuaikan dengan keadaan, kondisi dan situasi di tempat
demplot, namun sebaiknya tetap menggunakan dosis dan teknik aplikasi standard yang sudah direkomendasikan.


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~                       ~~ ~~~~ ~~~~~~~~~~~~~
TOP G2
Pupuk Organik Full Spec

Spesifikasi kandungan isi komplit, lebih dari 40 unsur yang bagus untuk
Tanaman dan Tanah

Mengandung kadar C-Organik tinggi,
Mengandung 14 Unsur hara makro & mikro essensial yang di butuhkan tanaman
( Makro : N (Nitrogen), P (fosfor), K (Kalium), Ca (Kalsium), Mg (Magnesium), Belerang dan Mikro : Zn (Seng),
Cu (Tembaga), Mn (Mangan), Co, Bo (Boron), Mo (Molibdenum), Fe (Besi) ),
Mengandung hormon pengatur tumbuh alami berkualitas tinggi
Zeatin/Sitokinin & Gibbrelin (GA3),
Mengandung 17 asam amino : Aspartat, Leusine, Threonine, Thyrosin, Serine, Phenylalamine, Glutamine, Glysine,
Arginine, Alanine, Proline, Valine, Tryptophan, Methionine, Cystine, Isoleusine, Cyslein. dan Mengandung Asam
Organik, Enzim & Vitamin, Senyawa bioaktif, dll.
g 17 asam amino : Aspartat, Leusine, Threonine, Thyrosin, Serine, Phenylalamine, Glutamine, Glysine,
Arginine, Alanine, Proline, Valine, Trypt ophan, Methionine, Cystine, Isoleusine, Cyslein. dan Mengandung Asam
Organik , Enzim & Vitamin, Senyawa bioak tif, dll.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:2841
posted:11/24/2010
language:Indonesian
pages:20
Description: Download Panduan Aplikasi Pupuk Organik Cair TOP G2