Proposal aplikasi absensi dan penggajian dengan RFID

Document Sample
Proposal aplikasi absensi dan penggajian dengan RFID Powered By Docstoc
					  Proposal Pengajuan Judul Tugas Akhir (TA)

“Absensi dan Penggajian Politeknik Batam
            Berbasis RFID”




                           Oleh :

                 Rahmadani      3310801032

                 Silvia Delvi   3310801059




Disusun untuk memenuhi syarat kelulusan matakuliah Tugas Akhir




       PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

                   POLITEKNIK BATAM

                          BATAM

                            2010
                                BAB I         PENDAHULUAN




      1.1     Latar Belakang


      Sistem informasi berbasis komputer merupakan suatu alat yang dapat menunjang

tingkat kelancaran dalam melaksanakan suatu kegiatan. Penerapan sistem informasi di dunia

kerja merupakan suatu keharusan, karena dengan adanya sisten informasi berbasis komputer

diharapkan pemecahan suatu masalah dapat diselesaikan secara mudah, cepat dan akurat.

Salah satu penggunaan sitem informasi berbasis komputer dalam dunia kerja adalah

pengelolaan penggajian karyawan.




      Politeknik Batam saat ini sudah memiliki karyawan ±80 orang. Untuk mengelola

penggajian pada Politeknik Batam ini sudah semestinya mengunakan sistem komputerisasi.

Saat ini penggajian pada Politeknik batam sudah menggunakan sistem komputerisasi namun

penggunaannya masih kurang maksimal dan perlu dikembangkan. Pada saat ini absensi

karyawan pada Politeknik Batam sudah menggunakan RFID, namun belum adanya

keterkaitan RFID dengan sistem pengelolaan penggajian yang di pakai di Politeknik Batam.




       “Aplikasi Absensi dan Penggajian Politeknik Batam” ini adalah pengembangan dari

Tugas Akhir yang terdahulu dengan judul “Aplikasi Penggajian Politeknik Batam”, atas nama

Yulian Anugrah Adha 2006. Selama ini sistem penggajian di Politeknik Batam hanya

ditangani secara manual. Seperti pada saat ini pengelolaan penggajian masih menggunakan

Microsoft Excel. Hal ini tidak efektif dan kurang efisien karena membutuhkan waktu yang




                                                                                           1
lama dan memungkinkan terjadinya kesalahan dalam meng-input data dan menghitung PPH

21.



      1.2 Rumusan masalah

               Pengolahan penggajian di Politeknik Batam masih manual yang dapat

      memakan waktu dan memungkinkan terjadinya kesalahan :

          a.      Pengelolaan data penggajian karyawan masih menggunakan Microsoft

                  Excel.

          b.      Menghitung PPH 21 dan membuat slip gaji karyawan masih dilakukan

                  secara manual.

          c.      Belum adanya keterkaitan RFID yang telah diterapkan dengan sistem

                  pengelolaan penggajian.

          d.      Membutuhkan pengecekan yang berulang-ulang untuk memastikan

                  kebenaran data penggajian setiap karyawan.




      1.3 Batasan masalah

          a.      Apliksi tidak dapat mengelola sistem penggajian seorang karyawan yang

                  tidak memiliki ID Card.

          b.      Aplikasi tidak dapat langsung mengirimkan jumlah gaji ke masing-masing

                  rekening karyawan.



      1.4 Tujuan

      Dengan adanya aplikasi Absensi dan Penggajian Politeknik Batam ini diharapkan

agar dapat membantu dan menghemat waktu bagian keuangan dalam mengelola penggajian



                                                                                      2
karyawan Politeknik Batam tanpa harus melakukan proses meng-input secara manual dan

menghitung penggajian secara manual. Memudahkan dalam pembuatan slip gaji dan data

absen ( jam wajib dan jam lembur ) karyawan secara akurat.




                                                                                  3
                          BAB II         TINJAUAN PUSTAKA




2.1     Sekilas Tentang Politeknik Batam

       Politeknik Batam, merupakan satu-satunya Politeknik di kota Batam, diresmikan oleh

Mendiknas RI berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Bulan Oktober No.

235/D/O/2000 dengan membuka tiga program studi yang memiliki tingkat kebutuhan

tertinggi di kawasan industri Batam yaitu:


                     Akuntansi

                     Teknik Elektro

                     Teknik Informatika


       Ketiga Program Studi yang dimiliki Politeknik Batam telah mendapatkan akreditasi

"B" dari Badan Akreditasi Nasional perguruan Tinggi (BANPT) pada tahun 2003, dan

sertifikasi ISO 9001-2000 untuk Quality Manajemen System pada tahun 2006




                                                                                       4
2.1.1 Struktur Organisasi politeknik Batam




Lampiran penanggung jawab dan pemangku jabatan diatas adalah :

Direktur                                      : Dr. Priyono Eko Sanyoto

Wakil Direktur Bidang Perencanaan,            : Metta Santiputri, Msc.

Akademik, dan Pengendalian Mutu

Ka. Bagian Pendidikan                         : Hilda Widyastuti, MT.

Ka. Bagian Pengendalian Mutu                  : Ahmad Riyadh Firdaus, MT

Ka. Bagian Sistem Informasi                   : Nurcahyono Kushardianto, Ssi. Pjs.

Ka Bagian Perpustakaan                        : Wisassrawati,A.Ma

Ka. Bagian Pengembangan Bahasa                : Condra Anthony S.S

Ka. Bagian Penelitian dan Pengendalian        : Muslim Ansori, SE.Ak, M.Ak

Masyarakat



Wakil Direktur Bidang Administrasi Umun dan   : Arniati, M.Si Ak


                                                                                     5
Sumber Daya

Ka. Bagian keuangan                            : Dwi Retnaningsih, A.md

Ka. Bagian Sumber Daya Manusia                 : Slamet Subagiyo, S.Sos.

Ka. Bagian Sarana                              : Hendrawan Soebhakti, ST

Ka. Bagian Pengadaan                           : Sri Puji Lestari, SP

Ka. Bagian Sekretariat dan Kerjasama           : Nur Rahmah Andayani S.IP



Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Alumni,   : Daniel Sutopo, MT

dan Audit Internal

Ka. Bagian Layanan Alumni                      : Lya Indriati, SE

Ka. Bagian Layanan Mahasiswa                   : Daniel Sutopo, MT

Ka. Bagian Audit                               : Hendra Gunawan, SE Akt



Program Studi Akuntansi

Ketua                                          : M. Zaenudin, S.si, M.Sc



Program Studi Teknik Elektro

Ketua                                          : Iman Fahruzi, ST



Program Studi Teknik Informatika

Ketua                                          : Uuf Brajawidagda, ST, MT




                                                                            6
2.2    Sistem Penggajian


       Seiring dengan perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi yang begitu

pesat maka dunia usaha pun dituntut untuk bersaing secara kompetitif, agar kebutuhan

manajemen dapat bekerja secara efektif dan efisien. Disinilah informasi memegang peranan

penting, karena informasi dibutuhkan oleh semua pihak, baik individu maupun organisasi

atau perusahaan. Setiap informasi yang didapat berguna untuk mendukung pengambilan

keputusan yang tepat.


       Peranan komputer di era globalisasi sekarang ini sangat penting dalam pengolahan

informasi di perusahaan karena dengan menggunakan pengolahan informasi yang berbasis

komputer akan mampu menghasilkan suatu informasi yang tepat, akurat dan bermanfaat.


       Salah satu peranan komputerisasi dalam dunia kerja adalah pada pengelolaan

penggajian karyawan. Diharapkan gabungan komputerisasi dan pengelolaan data karyawan

pada sebuah instansi yang berkaitan akan menghasilkan sebuah data yang bermanfaat bagi

semua pihak.




2.2.1 Gaji

       Gaji itu sendiri adalah salah satu hal yang penting bagi setiap karyawan yang bekerja

dalam suatu perusahaan, karena dengan gaji yang diperoleh seseorang dapat memenuhi

kebutuhan hidupnya.




                                                                                          7
       Pengertian gaji itu sendiri telah banyak dikemukakan, diantaranya :


       Menurut *Hasibuan (2002) menyatakan bahwa “Gaji adalah balas jasa yang dibayar

secara periodik kepada karyawan tetap serta mempunyai jaminan yang pasti” (p. 118).

Pendapat lain dikemukakan oleh *Handoko (1993), “Gaji adalah pemberian pembayaran

finansial kepada karyawan sebagai balas jasa untuk pekerjaan yang dilaksanakan dan sebagai

motivasi pelaksanaan kegiatan di waktu yang akan datang” (p. 218). Selain pernyataan

Hasibuan dan Handoko, ada pernyataan lainnya mengenai gaji.




        Pernyataan dari Hariandja (2002), yaitu Gaji merupakan salah satu unsur yang

penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, sebab gaji adalah alat untuk memenuhi

berbagai kebutuhan pegawai, sehingga dengan gaji yang diberikan pegawai akan termotivasi

untuk bekerja lebih giat. Teori yang lain dikemukakan oleh Sastro Hadiwiryo (1998), yaitu :

Gaji dapat berperan dalam meningkatkan motivasi karyawan untuk bekerja lebih efektif,

meningkatkan kinerja, meningkatkan produktivitas dalam perusahaan, serta mengimbangi

kekurangan dan keterlibatan komitmen yang menjadi ciri angkatan kerja masa kini.

Perusahaan yang tergolong modern, saat ini banyak mengaitkan gaji dengan kinerja.

Pernyataan di atas juga didukung oleh pendapat Mathis dan Lackson (2002), “Gaji adalah

suatu bentuk kompensasi yang dikaitkan dengan kinerja individu, kelompok ataupun kinerja

organisasi” (p. 165).




                                                                                         8
2.2.2 Fungsi Penggajian


        Menurut Komaruddin (1995) fungsi gaji bukan hanya membantu manajer personalia

dalam menentukan gaji yang adil dan layak saja, tetapi masih ada fungsi-fungsi yang lain,

yaitu (p. 164) :


1.      Untuk menarik pekerja yang mempunyai kemampuan ke dalam organisasi

2.      Untuk mendorong pekerja agar menunjukkan prestasi yang tinggi

3.      Untuk memelihara prestasi pekerja selama periode yang panjang




2.3     RFID (Radio Frequency Identification) atau Identifikasi Frekuensi Radio


        Rfid adalah sebuah metode identifikasi dengan menggunakan sarana yang disebut

label RFID atau transponder untuk menyimpan dan mengambil data jarak jauh. Label atau

kartu RFID adalah sebuah benda yang bisa dipasang atau dimasukkan di dalam sebuah

produk atau kartu identitas dengan tujuan untuk identifikasi menggunakan gelombang radio.

Label RFID terdiri atas mikrochip silikon dan antena. Label yang pasif tidak membutuhkan

sumber tenaga, sedangkan label yang aktif membutuhkan sumber tenaga untuk dapat

berfungsi.




2.3.1 RFID Reader


        RFID reader mengeluarkan gelombang radio dan menginduksi ke RFID tag.

Gelombang induksi tersebut berisi kode (kata kunci ) dan jika dikenali oleh RFID tag,

memori RFID tag (ID chip) akan terbuka. Kemudian RFID tag akan mengirimkan kode yang

terdapat di memori ID chip melalui antena yang terpasang di tag.



                                                                                            9
2.3.2 Tag RFID

        RFID tag dapat bersifat aktif atau pasif. RFID tag yang pasif tidak memiliki power

supply sendiri. Dengan hanya berbekal induksi listrik yang ada pada antena yang disebabkan

oleh adanya frekuensi radio scanning yang masuk, sudah cukup untuk memberi kekuatan

yang cukup bagi RFID tag untuk mengirimkan respon balik. Sehubungan dengan power dan

biaya, maka respon dari suatu RFID yang pasif biasanya sederhanya, hanya nomor ID saja.

Dengan tidak adanya power supply pada RFID tag yang pasif maka akan menyebabkan

semakin kecilnya ukuran dari RFID tag yang mungkin dibuat. Beberapa RFID komersial

yang saat ini sudah beredar di pasaran ada yang bisa diletakkan di bawah kulit. Pada tahun

2005 tercatat bahwa RFID tag terkecil berukuran 0.4 mm x 0.4 mm dan lebih tipis daripada

selembar kertas. Dengan ukuran sekian maka secara praktis benda tersebut tidak akan terlihat

oleh mata. RFID tag yang pasif ini memiliki jarak jangkauan yang berbeda mulai dari 10 mm

sampai dengan 6 meter.



        RFID tag yang aktif, di sisi lain harus memiliki power supply sendiri dan memiliki

jarak jangkauan yang lebih jauh. Memori yang dimilikinya juga lebih besar sehingga bisa

menampung berbagai macam informasi di dalamnya. Sampai tulisan ini dipublikasikan,

ukuran terkecil dari RFID tag yang aktif ini ada yang sebesar koin. Jarak jangkauan dari

RFID tag yang aktif ini bisa sampai sekitar 10 meter dan dengan umur baterai yang bisa

mencapai beberapa tahun lamanya.



        RFID tag yang pasif harganya bisa lebih murah untuk diproduksi dan tidak

bergantung pada baterai. RFID tag yang banyak beredar sekarang adalah RFID tag yang

sifatnya pasif.




                                                                                         10
          Ada empat macam RFID tag yang sering digunakan bila dikategorikan berdasarkan

frekuensi radio, yaitu:

             1. low frequency tag (antara 125 ke 134 kHz)

             2. high frequency tag (13.56 MHz)

             3. UHF tag (868 sampai 956 MHz)

             4. Microwave tag (2.45 GHz)



2.4       PHP


          PHP (akronim dari PHP Hypertext Preprocessor) yang merupakan bahasa

pemrogramman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis.

PHP dikatakan sebagai sebuah server-side embedded script language artinya sintaks-sintaks

dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan oleh server tetapi disertakan pada

halaman HTML biasa. Aplikasi-aplikasi yang dibangun oleh PHP pada umumnya akan

memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan di

server.



          Pada prinsipnya server akan bekerja apabila ada permintaan dari client. Dalam hal ini

client menggunakan kode-kode PHP untuk mengirimkan permintaan ke server (dapat dilihat

pada gambar dibawah). Ketika menggunakan PHP sebagai server-side embedded script

language maka server akan melakukan hal-hal sebagai berikut :

             1. Membaca permintaan dari client/browser

             2. Mencari halaman/page di server

             3. Melakukan instruksi yang diberikan oleh PHP untuk melakukan modifikasi

                 pada halaman/page.


                                                                                            11
            4. Mengirim kembali halaman tersebut kepada client melalui internet atau

                intranet.




       Kode PHP disimpan sebagai plain text dalam format ASCII, sehingga kode PHP

dapat ditulis hampir di semua editor text seperti windows notepad, windows wordpad, dll.

Kode PHP adalah kode yang disertakan di sebuah halaman HTML dan kode tersebut

dijalankan oleh server sebelum dikirim ke browser.



       Contoh file PHP (contoh.php):

       <html>

       <?

       Print ("Contoh text yang menggunakan kode PHP");

       ?>

       </html>



       Pada file .html, HTTP server hanya melewatkan content dari file menuju ke browser.

Server tidak mencoba untuk mengerti atau memproses file, karena itu adalah tugas sebuah

browser.



       Pada file dengan ekstensi .php akan ditangani secara berbeda. Yang memiliki kode

PHP akan diperiksa. Web server akan memulai bekerja apabila berada diluar lingkungan

kode HTML. Oleh karena itu server akan melewati semua content yang berisi kode HTML,

CSS, JavaScript, simple text di browser tanpa diinterpretasikan di server.




                                                                                           12
       Blok scripting PHP selalu diawali dengan <?php dan diakhiri dengan ?>. Blok

scripting PHP dapat ditempatkan dimana saja di dalam dokumen. Pada beberapa server yang

mendukung, blok scripting PHP dapat diawali dengan <? dan diakhiri dengan ?>. Namun,

untuk kompatibilitas maksimum, sebaiknya menggunakan bentuk yang standar (<?php ?>).



       Setiap baris kode PHP harus diakhiri dengan semikolon (;). Semikolon ini merupakan

separator yang digunakan untuk membedakan satu instruksi dengan instruksi lainnya. PHP

menggunakan // untuk membuat komentar baris tunggal atau /* dan */ untuk membuat suatu

blok komentar.



       2.5     SQL

       SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk

mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa

standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server

basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.



       Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL)

dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap

sistem manajemen basis data (SMBD)[1], namun secara umum implementasi tiap bahasa ini

memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling

umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.



       2.5.1   Data Definition Language


       DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan

objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya.

                                                                                         13
Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk

menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk

menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan

sebuah aplikasi basis data.


CREATE

CREATE digunakan untuk membuat basis data maupun objek-objek basis data. SQL yang

umum digunakan adalah:


“CREATE DATABASE nama_database”

“CREATE TABLE nama_tabel”




2.5.2 Data Manipulation Language

        DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam suatu tabel. Perintah yang

umum dilakukan adalah:


   1.   SELECT untuk menampilkan data

   2.   INSERT untuk menambahkan data baru

   3.   UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada

   4.   DELETE untuk menghapus data


SELECT


        SELECT adalah perintah yang paling sering digunakan pada SQL, sehingga

terkadang istilah query dirujukkan pada perintah SELECT. SELECT digunakan untuk

menampilkan data dari satu atau lebih tabel, biasanya dalam sebuah basis data yang sama.

Secara umum, perintah SELECT memiliki bentuk lengkap.


                                                                                      14
Fungsi aggregat


           Beberapa SMBD memiliki fungsi aggregat, yaitu fungsi-fungsi khusus yang

melibatkan sekelompok data (aggregat). Secara umum fungsi aggregat adalah:


      1.   SUM untuk menghitung total nominal data

      2.   COUNT untuk menghitung jumlah kemunculan data

      3.   AVG untuk menghitung rata-rata sekelompok data

      4.   MAX dan MIN untuk mendapatkan nilai maksimum/minimum dari sekelompok data.


           Fungsi aggregat digunakan pada bagian SELECT. Syarat untuk fungsi aggregat

diletakkan pada bagian HAVING, bukan WHERE.




2.6        C#

           C# adalah salah satu bahasa pemprograman intermediate yg digunakan untuk

membuat executable programs / program yg dapat di eksekusi. C# dapat memisahkan jarak

antara aplikasi yang powerfull tapi membingungkan seperti C++ dan sangat mudah sekali

untuk digunakan , C# memiliki extension .CS .



           Sebelum menjalankan aplikasi yg dibuat dengan C# , kita memerlukan Common

Language Runtime(CLR) untuk meng-eksekusi program yg di generate dengan C#. Ini kita

dapat dari .Net Framework yg dapat kita download langsung dari situs Microsoft secara free,

atau otomatis terinstall ke dalam komputer ketika menginstall Visual Studio sebagai suatu

syarat standard pada procedure penginstalan.




                                                                                        15
Berikut ini beberapa kelebihan C# :

      1. Flexible: C# program dapat di eksekusi di mesin computer sendiri atau di

         transmisikan melalui web dan di eksekusi di computer lainnya

      2. Powerful: C# memiliki sekumpulan perintah yang sama dengan C++ yang kaya akan

         fitur yang lengkap tetapi dengan gaya bahasa yang lebih diperhalus sehingga

         memudahkan penggunanya

      3. Easier to use: C# memodifikasi perintah yang sepenuhnya sama dengan C++ dan

         memberitahu dimana letak kesalahan kita bila ada kesalahan dalam aplikasi , hal ini

         dapat mengurangi waktu kita dalam mencari error

      4. Visually oriented: The .NET library code yang digunakan oleh C# menyediakan

         bantuan yang dibutuhkan untuk membuat tampilan yang complicated dengan frames,

         dropdown , tabbed windows, group button , scroll bar , background image , dan

         lainnya

      5. Secure: semua bahasa pemprograman yg digunakan untuk kebutuhan internet mesti

         memiliki security yg benar-benar aman untuk menghindari aksi kejahatan dari pihak

         lain seperti hacker , C# memiliki segudang fitur untuk menanganinya.



2.7      Gambaran Pelaksanaan Tugas Akhir

                   Dalam pelaksanaan TA ini penulis melakukan beberapa tahapan untuk

         menyelesaikan masalah yang di angkat dengan judul “Absensi Dan Penggajian

         Politeknik Batam”

                   Adapun tahapan-tahapan adalah sebagai berikut :

        1. Studi pustaka, mencari sumber-sumber materi yang dapat menjadi pedoman dalam

           menyelesaikan masalah (sistem penggajian di Politeknik Batam)




                                                                                         16
      2. Penelitian Perangkat RFID, melakukan survey spesifikasi tentang perangkat keras
         dan perangkat pendukung yang akan digunakan dalam membangun sebuah absensi.
         Contohnya seperti harga, versi dan teknologi yang digunakan pada saat ini.
      3. Survey, melakukan survey ke bagian sumber daya manusia dengan bapak: Slamet
         Subagiyo, S.Sos. Dan survey kebagian keuangan dengan ibu: Dwi Retnaningsih,
         A.md. Guna membahas sistem penggajian dan sistem keorganisasian Politeknik
         Batam.




2.8   Jadwal Kerja

                            Agustus           September           Oktober           Nopember           Desember           Januari
       Kegiatan
                        1    2   3    4   1     2   3     4   1    2   3    4   1    2   3     4   1    2   3     4   1   2    3     4
Mencari judul TA
Survey
Membuat Proposal
a. Latar belakang
b. Rumusan masalah
c. Batasan masalah
d. Tujuan
e. Tinjauan Pustaka
f. Daftar Pustaka dan
Jadwal Kerja
Bimbingan
Presentasi Proposal
Membuat Bab 3
a. Analisis
b. Perancangan
Presentasi Seminar
Membuat Bab
Pembahasan
a. Membuat algoritma
b. Membuat Aplikasi
Presentasi Pra-sidang
Membuat Bab
Penutup
Presentasi Sidang




                                                                                                                                    17
                                    Daftar Pustaka

[1]   2010, SQL adalah, http://rendamm2.wordpress.com, diakses pada tanggal 20

      September 2010

[2]   2010, Materi PHP, http://www.de[tan.go.id, diakses pada tanggal 20 September 2010

[3]   2010, RFID, http://www.lib.itb.ac.id, diakses pada tanggal 20 September 2010

[4]   Pranoto. M Suryo, “Pengenalan Logika Basic”, (2003-2007). Tersedia :

      http://suryostudio.net , diakses pada tanggal 24 September 2010

[5]   http://polibatam.ac.id , diakses pada tanggal 27 September 2010




                                                                                     18

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:4414
posted:11/8/2010
language:Indonesian
pages:19
Description: Semoga sukses