MoU STOCKIST by sbgbali

VIEWS: 130 PAGES: 25

									MoU KERJA SAMA STOCKIST



            PELATIHAN STOCKIST
                JAWA TIMUR
         SURABAYA, 19 – 20 APRIL 2010
PASAL 1 : ISTILAH STOCKIST
PT. Central Jaya Daya Wiguna (CJDW) selanjutnya disebutnya
disebut sebagai PIHAK I hanya mengenal 2 (dua) istilah dalam ruang
lingkup Stockist yaitu STOCKIST dan SUB-STOCKIST dengan
pengertian sebagai berikut :
1.1    Stockist dan Sub-Stockist, selanjutnya disebut sebagai PIHAK
       II, merupakan mitra kerja dari PIHAK I di setiap daerah yang
       bertugas menjalankan bisnisnya dari semua produk yang
       diproduksi dan dipasarkan oleh PIHAK I
1.2    Sub-Stockist adalah bagian dari Stockist yang bekerja sama
       dengan Stockist di wilayah tertentu yang telah ditetapkan oleh
       PIHAK I
1.3    PIHAK II harus merupakan Leader aktif dari setiap jaringan
       distributor yang memasarkan produk dari PIHAK I
PASAL 2 : KEWAJIBAN STOCKIST & SUB-STOCKIST
2.1   Melakukan aktifitas transaksi penjualan produk PIHAK I
      secara benar sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh
      PIHAK I
2.2   Mengembangkan jaringan dengan merekrut distributor baru
      yang benar sesuai dengan sistem dan aturan yang telah
      ditetapkan oleh PIHAK I
2.3   Melayani semua distributor yang datang tanpa perkecualian
      baik distributor yang berada di dalam maupun di luar jaringannya
2.4   Mendukung dan melaksanakan acara-acara yang telah ditetapkan
      oleh PIHAK I
2.5   Melayani penggantian produk Auto Maintenance (AM) sesuai
      dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh PIHAK I
2.6   Memberikan laporan transaksi penjualan sesuai dengan
      ketentuan yang telah ditetapkan oleh PIHAK I
2.7   Memberikan pelayanan yang terbaik dalam etika dan mutu
2.8   Menjaga brand image semua produk PIHAK I
PASAL 3 : LARANGAN STOCKIST & SUB-STOCKIST
3.1   Menawarkan atau menjual produk MLM lain selain produk dari
      PIHAK I
3.2   Menawarkan atau menjual produk conventional yang sejenis
      dengan produk dari PIHAK I
3.3   Membuka stockist bayangan di tempat lain tanpa ijin tertulis
      dari PIHAK I
3.4   Mempengaruhi calon distributor baru untuk pindah dalam
      jaringannya
3.5   Melakukan penjualan dengan cara undercutting atau
      uppercutting
3.6   Melakukan penjualan dengan cara pending Cash Bill yang
      merugikan distributor
3.7   Melakukan penjualan dalam jumlah yang tidak wajar untuk
      tujuan tertentu yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku
3.8   Melakukan penjualan dalam kondisi tidak mempunyai stock
      atau bahkan minus stock terhadap data stock dari PIHAK I
PASAL 4 : JUMLAH STOCKIST & SUB-STOCKIST
4.1   Pulau Jawa
      4.1.1 Jabodetabek         : 1 Stockist di setiap kelurahan
      4.1.2 Non Jabodetabek : 1 Stockist di setiap kecamatan
4.2   Luar Pulau Jawa
      4.2.1 1 Stockist di setiap kabupaten
4.3   Jumlah Stockist dan atau Sub-Stockist akan disesuaikan
      dengan perkembangan perusahaan. Jika diperlukan akan
      dibuka yang baru sesuai dengan kebutuhan.
PASAL 5 : SYARAT PEMBUKAAN STOCKIST BARU
5.1   Calon PIHAK II harus memiliki kejujuran
5.2   Calon PIHAK II harus merupakan member aktif dengan
      peringkat minimal Direktur (DR)
5.3   Direferensikan oleh leader aktif dengan peringkat minimal adalah
      Silver Direktur (SDR)
5.4   Calon PIHAK II harus mempunyai jaringan dengan minimal 100
      distributor aktif
5.5   Calon PIHAK II harus mempunyai tempat usaha yang memenuhi
      syarat sebagai berikut :
      a. Alamat tempat usaha harus sama dengan alamat yang diajukan
      b. Berlokasi di tempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat
      c. Mempunyai komputer, printer dan mesin faximili sendiri
      c. Mempunyai tempat penyimpanan (gudang) yang representatif :
              - luas penyimpanan yang cukup untuk memenuhi target
                penjualan
              - mempunyai sistem sirkulasi udara yang baik
              - tidak terkena sinar matahari secara langsung
              - tidak bercampur dengan barang lain yang berbau tajam
(lanjutan)
5.6   Calon PIHAK II harus memenuhi persyaratan administrasi
      sebagai berikut :
      a. Mengajukan permohonan pembukaan Stockist atau Sub-
         Stockist
      b. Melengkapi foto copy data diri calon PIHAK II
      c. Menyerahkan foto copy rekening giro / tabungan calon
         PIHAK II selama 3 (tiga) bulan terakhir dengan rata-rata
         minimal saldo mengendap adalah Rp. 150 juta (Luar Pulau
         Jawa) atau Rp. 50 juta (Pulau Jawa)
      d. Mengikuti pelatihan Stockist yang diadakan oleh PIHAK I
5.7   PIHAK II harus bersedia memenuhi target penjualan yang
      telah ditetapkan oleh PIHAK I
5.8   Memahami dan mematuhi semua pasal pada MoU kerja sama
      Stockist dan Sub-stockist
PASAL 6 : PERSETUJUAN STOCKIST BARU
6.1   PIHAK I akan memberikan persetujuan pembukaan Stockist
      atau Sub-Stockist baru dalam waktu 14 hari kerja setelah
      menerima pengajuan yang lengkap dari calon PIHAK II
6.2   Status Stockist atau Sub-Stockist yang telah disetujui oleh
      PIHAK I tidak dapat dipindahtangankan atau
      dipindahalamatkan tanpa seijin tertulis dari PIHAK I
6.3   PIHAK I berhak untuk menghentikan perjanjian kerja sama
      dengan PIHAK II secara sepihak jika ternyata terbukti bahwa
      PIHAK II memberikan data yang tidak benar pada saat
      pengajuan pembukaan Stockist atau Sub-Stockist baru
PASAL 7 : PAKET STOCKIST & SUB-STOCKIST
PAKET MINIMAL STOCKIST BARU
                                          HARGA (Rp.)         DISC
QTY SATUAN     NAMA ITEM PRODUK                                         HARGA NETT
                                     SATUAN        TOTAL      (%)
200    DUS   OXY / NEW O-SLIM           105.000   21.000.000   5           19.950.000
50     SET   STARTER KIT                125.000     6.250.000  5            5.937.500
           TOTAL PAKET STOCKIST (BELUM TERMASUK BIAYA PENGIRIMAN)          25.887.500

PAKET MINIMAL SUB-STOCKIST BARU
                                          HARGA (Rp.)         DISC
QTY SATUAN     NAMA ITEM PRODUK                                         HARGA NETT
                                     SATUAN        TOTAL      (%)
100    DUS   OXY / NEW O-SLIM           105.000   10.500.000   4           10.080.000
30     SET   STARTER KIT                125.000     3.750.000  4            3,600.000
           TOTAL PAKET STOCKIST (BELUM TERMASUK BIAYA PENGIRIMAN)          13.680.000

BIAYA PENGIRIMAN BERDASARKAN ZONA
    ZONA          RUPIAH / DUS                          WILAYAH
      A                       2.500 PULAU JAWA
      B                       5.000 IBU KOTA PROPINSI DI SUMATRA, SUL, KAL, BALI
      C                       7.500 NON IBU KOTA DI SUMATRA, LUWU (PALU)
      D                      10.000 TARAKAN, SINGKAWANG
      E                      12.500 NAD, MALUKU, IRIAN, NTT, NTB, NUNUKAN
(lanjutan paket)
7.1   PIHAK II akan mendapatkan produk dan starter kit sesuai
      dengan order pertama atau paket minimal yang dipilihnya
7.2   PIHAK II akan mendapatkan pinjaman 1 (satu) stampel
      Stockist dan 1 (satu) spanduk Stockist
7.3   Komputer dan printer yang dimiliki PIHAK II harus memenuhi
      spesifikasi yang dibutuhkan untuk pemasangan program cash
      bill PIHAK I
7.4   Harga produk dan besarnya paket Stockist atau Sub-Stockist
      dapat berubah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
      PIHAK I
PASAL 8 : TARGET PEMBELIAN
8.1   Target pembelian PIHAK II setiap bulan minimal adalah 200
      dus dan 25 starter kit untuk wilayah di Pulau Jawa
8.2   Target pembelian PIHAK II setiap bulan minimal adalah 1.000
      dus dan 100 starter kit untuk wilayah di luar Pulau Jawa
8.3   Target pembelian untuk PIHAK II dapat berubah sesuai
      dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh PIHAK I
8.4   Apabila PIHAK II tidak bisa memenuhi target pembelian yang
      telah ditetapkan oleh PIHAK I selama 3 (tiga) bulan berturut-
      turut maka PIHAK I berhak untuk menghentikan kerja sama
      dengan PIHAK II secara sepihak dan akan mencari atau
      menunjuk penggantinya
PASAL 9 : DISCOUNT PEMBELIAN
9.1   Discount pembelian untuk Stockist adalah sebesar 5% dari
      setiap produk yang dipesannya
9.2   Discount pembelian yang diberikan untuk Sub-Stockist adalah
      4% dari setiap produk yang dipesannya
9.3   Stockist induk akan mendapatkan discount sebesar 1% dari
      pembelian Sub-Stockist di bawahnya untuk setiap pembelian
      produk PIHAK I
PASAL 10 : ADDITIONAL DISCOUNT
10.1   Bonus tambahan berupa additional discount sebesar 2.5%
       akan diberikan jika pembelian gabungan Stockist dan Sub-
       Stockist di bawahnya mencapai minimal 1.000 dus dan 65
       starter kit dalam satu bulan kalender kerja
10.2   Bonus tambahan berupa additional discount sebesar 1.0%
       akan diberikan jika pembelian gabungan Stockist dan Sub-
       Stockist di bawahnya mencapai minimal 500 dus dan 30 starter
       kit dalam satu bulan kalender kerja
10.3   Sub-Stockist berhak mendapatkan bonus tambahan berupa
       additional discount sebesar 1.0% jika pembeliannya mencapai
       minimal 500 dus dan 30 starter kit dalam satu bulan kalender
       kerja dan Stockist induknya tidak berhak mendapatkan
       discount pembelian sebesar 1% dari pembelian Sub-Stockist
       ini
10.4   Additional discount diberikan untuk semua pembelian
       produk PIHAK I kecuali starter kit
PASAL 11 : SPONSOR STOCKIST
11.1   Member yang menjadi sponsor PIHAK II berhak mendapatkan
       fee sponsor sebesar 0.5% dari pembelian Stockist atau Sub-
       Stockist yang disponsorinya setiap bulan kalender kerja
       kecuali untuk pembelian starter kit
11.2   Sponsor Stockist tidak dapat dipindahtangankan ke pihak lain
       tanpa pengajuan tertulis kepada PIHAK I yang dilengkapi
       dengan dokumen pendukung yang telah ditetapkan
PASAL 12 : KENAIKAN STATUS SUB-STOCKIST
12.1   Status Sub-Stockist dapat dinaikan menjadi Stockist jika memenuhi
       target penjualan (cash bill) minimal sebesar 1.000 dus dan 65 starter
       kit per bulan kalender selama 3 (tiga) bulan berturut-turut
12.2   Sub-Stockist yang naik menjadi Stockist berhak mendapatkan :
       a. Discount pembelian sebesar 5%
       b. Additional discount sebesar 1.5% jika memenuhi target pembelian
          sebesar 1.000 dus dan 65 starter kit dalam satu bulan kalender
          kerja kecuali untuk pembelian starter kit
       c. Stockist induk tetap berhak mendapatkan discount pembelian
          sebesar 1.0% dari pembelian Sub-Stockist yang naik status.
       d. Stockist induk tetap berhak mendapatkan additional discount
          sebesar 2.5% jika memenuhi pasal 10.1 dan Sub-Stockist yang naik
          status ini tidak memenuhi pasal 12.2.b
       e. Bonus wisata sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan
PASAL 13 : ORDER DAN PENGIRIMAN
13.1   Setiap PIHAK II melakukan pemesanan barang (order) diharap
       memberitahukan nominal dan perincian barang yang dipesan
       melalui SMS atau telepon atau faximili pada nomor yang telah
       tersedia
13.2   Realisasi pengiriman barang (order) akan dilakukan oleh
       PIHAK I dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pembayaran
       order telah efektif di rekening PIHAK I dan perincian pemesanan
       sesuai dengan nominal yang telah ditransfer oleh PIHAK II
13.3   PIHAK I berhak meminta tambahan order kepada PIHAK II jika
       biaya pengiriman tidak sesuai dengan perhitungan biaya dari
       PIHAK I
13.4   PIHAK I akan memberikan informasi kepada PIHAK II jika terjadi
       keterlambatan pada realisasi pengiriman order PIHAK I
13.5   Biaya pengiriman barang sampai ke alamat PIHAK II ditanggung
       oleh PIHAK I
13.6   Apabila ada biaya tambahan lain seperti tips untuk porter
       ekspedisi merupakan tanggung jawab PIHAK II
PASAL 14 : STOCK PRODUK
14.1   PIHAK II harus memiliki stock yang mencukupi agar tidak
       terjadi kekosongan produk di gudangnya dengan
       memperhitungkan target pembelian, hari kerja, events dan
       waktu yang dibutuhkan dari proses melakukan order sampai
       dengan produk diterima di gudang PIHAK II
14.2   PIHAK II diharapkan mempunyai semua stock produk yang
       diproduksi dan dipasarkan oleh PIHAK I
14.3   Apabila terjadi selisih data stock antara PIHAK I dengan
       PIHAK II maka data yang berlaku adalah data stock yang ada
       pada PIHAK I sampai didapatkan rekonsiliasi yang benar
PASAL 15 : PENJUALAN PRODUK
15.1   PIHAK II dilarang keras menjual produk dengan harga lebih
       rendah (undercutting) atau lebih tinggi (uppercutting) dari
       harga dan zona pengiriman yang telah ditetapkan oleh PIHAK I
15.2   Produk PIHAK I tidak boleh dijual dan / atau dipamerkan di
       toko-toko retail termasuk apotek, kios, warung, mini market,
       supermarket atau tempat-tempat umum lainnya yang serupa
15.3   Penjualan produk PIHAK I di pameran, bazaar atau kegiatan
       sejenis lainnya harus mendapatkan izin tertulis terlebih dahulu
       dari PIHAK I
PASAL 16 : LAPORAN PENJUALAN
16.1   PIHAK II wajib mengirimkan laporan penjualan sesuai dengan transaksi
       yang terjadi dengan ketentuan sebagai berikut :
       16.1.1   Transaksi tanggal 1 s/d 15, disebut Laporan I, dikirim tanggal 16
                bulan yang sama
       16.1.2 Transaksi tanggal 16 s/d 31, disebut Laporan II, dikirim tanggal 1
                bulan berikutnya
       16.1.3 Laporan I paling lambat diterima oleh PIHAK I pada tanggal 25
                bulan yang bersangkutan dan Laporan II diterima paling lambat
                pada tanggal 9 bulan berikutnya supaya pembagian bonus tidak
                terlambat
16.2   Apabila PIHAK I menerima Laporan Penjualan dari PIHAK II setelah
       tanggal 9 bulan berjalan maka laporan tersebut akan digunakan untuk
       pembagian bonus bulan berikutnya
16.3   Apabila PIHAK II tidak melaporkan transaksi penjualan yang terjadi atau
       memalsukan atau memanipulasi data transaksi akan dikenakan sanksi
       oleh PIHAK I
16.4   PIHAK II wajib memeriksa kembali kelengkapan isian dan syarat dari
       setiap formulir pendaftaran distributor baru sebelum dikirimkan kepada
       PIHAK I
16.5   Segala kerugian (claim) yang terjadi akibat kelalaian PIHAK II adalah
       merupakan tanggung jawab PIHAK II
PASAL 17 : DUKUNGAN KEGIATAN (EVENTS)
17.1   PIHAK II wajib untuk mendukung dan berpartisipasi dalam
       mensukseskan events (presentasi & gebyar) yang diadakan
       oleh Leader di wilayahnya
17.2   PIHAK II wajib mengikutsertakan distributor yang berada di
       bawah jaringannya maupun di luar jaringannya yang tinggal di
       daerah setempat untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang
       diadakan oleh PIHAK I
17.3   PIHAK II wajib memberikan informasi atas setiap events
       (presentasi & gebyar) yang diadakan oleh PIHAK I agar
       diketahui oleh semua distributor yang datang
 PASAL 18 : BONUS WISATA
BONUS WISATA

 NO      PEMBELIAN PRIBADI      LEVEL             QUALIFIKASI                BONUS WISATA

  1         2.500 DUS / BULAN   SHAFIR   6X / TAHUN, 3X BERTURUT-TURUT          DOMESTIK
  2        10.000 DUS / BULAN   RUBBY    6X / TAHUN, 3X BERTURUT-TURUT   ASIA / EROPA / AMERIKA

18.1     PIHAK II berhak mendapatkan bonus perjalanan wisata apabila
         memenuhi ketentuan pembelian masing-masing Stockist maupun Sub-
         Stockist, bukan pembelian gabungan, sesuai dengan tabel
18.2     PIHAK I akan menanggung semua biaya tiket perjalanan pergi pulang
         level SHAFIR untuk 1 orang dan tanpa uang saku serta biaya penginapan /
         hotel
18.3     PIHAK I akan menanggung semua biaya tiket perjalanan pergi pulang
         level RUBBY untuk 2 orang dan uang saku serta biaya penginapan / hotel
18.4     Tujuan wisata mengikuti program yang diatur oleh PIHAK I
18.5     Bonus wisata tidak dapat ditukarkan dengan uang atau dipindahnamakan
         kepada orang lain
18.6     Apabila PIHAK II juga mendapatkan bonus wisata sebagai distributor
         maka akan diberikan salah satu dan diambil yang tertinggi nilainya
PASAL 19 : PERINGATAN DAN SANKSI
19.1   Apabila PIHAK II tidak menjalankan dan/atau melanggar
       ketentuan pasal-pasal di atas maka PIHAK I akan memberikan
       Surat Peringatan (SP) I sampai dengan Surat Peringatan (SP) II
19.2   Apabila setelah SP II PIHAK II tetap melakukan pelanggaran
       maka PIHAK I akan menghentikan kerja sama dengan PIHAK II
19.3   Surat Peringatan tidak harus dimulai dari SP I tetapi bisa
       langsung SP II bahkan pemutusan hubungan kerja sama
       tergantung pada tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh
       PIHAK II
19.4   PIHAK I berhak untuk melakukan pemutusan hubungan kerja
       sama secara sepihak jika PIHAK II melakukan pelanggaran
       yang merugikan PIHAK I maupun distributor lain walaupun
       pelanggran tersebut belum diatur dalam perjanjian kerja sama ini
19.5   Pemutusan hubungan kerja sama dengan PIHAK II juga bisa
       berakibat pada pemberhentian PIHAK II sebagai distributor
19.6   PIHAK II wajib menyelesaikan segala sesuatu yang berkaitan
       dengan keuangan dan administrasi
PASAL 20 : PENGUNDURAN DIRI
20.1   PIHAK II yang akan mengundurkan diri harus membuat surat
       pernyataan pengunduran diri di atas materai yang berlaku
       sesuai dengan ketentuan
20.2   Apabila PIHAK II masih memiliki stock produk PIHAK I maka
       PIHAK II wajib mengembalikan semua stock produk tersebut
       kepada PIHAK I
20.3   Apabila terjadi selisih jumlah stock maka data yang berlaku
       adalah data yang ada pada PIHAK I
20.4   PIHAK I akan membayar seluruh sisa produk yang
       dikembalikan oleh PIHAK II sesuai dengan harga pembelian
       dan dipotong dengan biaya administrasi dan ekspedisi
20.5   PIHAK II wajib mengembalikan semua inventaris yang
       dipinjamkan PIHAK I dalam kondisi yang masih baik dengan
       biaya pengiriman ditanggung oleh PIHAK II
PASAL 21 : HAL PERUBAHAN
20.1   Ketentuan-ketentuan di atas apabila dikemudian hari perlu
       dilakukan perubahan maka akan disosialisasikan 1 (satu) bulan
       sebelumnya
20.2   Segala perubahan yang dilakukan oleh PIHAK I akan berlaku
       secara otomatis bagi kedua belah pihak tanpa perlu melakukan
       perjanjian yang baru untuk perubahan yang dilakukan
           SELAMAT BEKERJA
          LAYANILAH MEMBER DENGAN HATI




PASAL-PASAL MoU KERJA SAMA STOCKIST & SUB-STOCKIST

								
To top