Docstoc

Pembentukan PPAP atas Surat Berharga

Document Sample
Pembentukan PPAP atas Surat Berharga Powered By Docstoc
					                                     Akuntansi Perbankan

                            Pembentukan PPAP Atas Surat Berharga




Pengertian PPAP
Fungsi aktiva produktif adalah untuk memperoleh pendapatan utama bank. Sebagai
sumber utama, pada aset ini juga terdapat resiko terbesar. Potensi kerugian yang
diakibatkan oleh memburuknya tingkat kolektibilitas aset ini dapat membawa
kebangkrutan bank oleh karena itu bank wajib membawa PPAP berupa cadangan umum
dan cadangan khusus guna meutup resiko kemungkinan kerugian.
        PPAP (penyisihan pengahapusan aktiva produktif) adalah cadangan yang harus
dibentuk sebesar persentase tertentu dari nominal beradasrkan penggolongan kualitas
aktiva produktif sebagaimana ditetapkan dalam surat keputusan direksi bank indonesia
No.31/148/KEP/DIR Tanggal 12 November 1998. Dalam membentuk PPAP, bank akan
memperhitungkan pada setiap jensi aktiva produktif bank yang masih outstanding dari
yang berkualitas lancar hingga macet. kriteria lancar, dalam perhatian khusus, kurang
lancar, diragukan dan macet.


Pembentukan PPAP atas Surat Berharga
Cadangan umum PPAP ditetapkan sekurang-kurangnya sebesar 1 % (satu perseratus)
dari aktiva Produktif yang digolongkan lancar, tidak termasuk sertifikat bank indonesia
dan surat utang pemerintah.           Pembelian surat berharga (efek) milik bank lain
mengandung resiko tidak kembalinya dana yang ditempatkan tersebut. Oleh karena itu,
untuk mengantisipasi kerugian tersubut bank diwajibkan membentuk cadangan
penghapusan (PPAP). Sesuai SK BI No.31/148/KEP/DIR Tanggal 12 November 1998,
pembentukan PPAP minimal sebesar:
       Cadangan umum sebesar 1% x Aktiva Produktif Lancar x Risiko Bank (%)
       Cadangan khusus sebesar:
        -   5% x Aktiva Produktif dalam Penantian Khusus (DPK) x Risiko Bank
        -   15% x (Aktiva Produktif Lancar – Nilai Agunan) x Risiko Bank
        -   50% x (Aktiva Produktif Diragukan – Nilai Agunan) x Risiko Bank
        -   100% x (Aktiva Produktif Macet – Nilai Agunan) x Risiko Bank


Agunan yang dapat diperhitungkan sebagai pengurang dalam pembentukan PPAP
terdiri dari:
Semutkecil91@ymail.com / http://www.adeuchie.blogspot.com
                                      Akuntansi Perbankan

                             Pembentukan PPAP Atas Surat Berharga




     a. Giro, deposito, tabungan, dan setoran jaminan dalam mata uang rupiah dan
            valuta asing yang diblokir disertai dengan surat kuasa pencairan.
     b. Sertifikat Bank Indonesia dan surat utang pemerintah.
     c. Surat berharga yang aktif diperdagangkan di pasar modal
     d. Tanah, gedung, rumah tinggal, pesawat udara, dan kapal laut dengan ukuran
            diatas 20 meter kubik.


Contoh:
                                                             Agunan                  Agunan
          Aktiva Poduktif                 Rupiah                         Valas
                                                              Rupiah                 Valas
Surat Berharga (SB):                     80.000.000.000                          0
a. SB tidak direstrukturisasi            70.000.000.000                          0
     -     Lancar                        50.000.000.000                          0
     -     Macet                         20.000.000.000                          0
b. SB direstrukturisasi                  10.000.000.000                          0
     -     Lancar                        10.000.000.000                          0
     -     Macet                                        0                        0


Sedangkan PPAP yang tersedia di neraca per 31 Mei 2010 adalah sebagai berikut:
    PPAP Aktiva Produktif                      Rupiah                     Valuta Asing
PPAP Umum Surat Berharga                               500.000.000                           0
PPAP           Khusus        Surat                 18.000.000.000                            0
Berharga


Dengan demikian PPAP dalam rupiah yang harus tersedia pada akhir bulan Mei 2010
adalah:
Cadangan umum (1% x AP Lancar):
-        SB yang tidak direstrukturisasi = 1% x Rp 50.000.000.000       =Rp      500.000.000
-        SB yang direstrukturisasi        = 1% x Rp 10.000.000.000      =Rp      100.000.000
                                                            Jumlah      =Rp      600.000.000


Semutkecil91@ymail.com / http://www.adeuchie.blogspot.com
                                     Akuntansi Perbankan

                            Pembentukan PPAP Atas Surat Berharga




Cadangan Khusus:
-       SB yang tidak direstrukturisasi = 100% x Rp 20.000.000.000 =Rp 20.000.000.000
-       SB yang direstrukturisasi         = 100% x Rp 0                 = Rp       _____ 0
                                                            Jumlah      =Rp 20.000.000.000


Sedangkan PPAP dalam valuta asing yang harus tersedia pada akhir bulan Mei 2010
adalah:
Cadangan umum
a. Nihil
Cadangan Khusus
b. Nihil
Selanjutnya pada akhir bulan Mei 2010 harus membukukan kekurangan jumlah PPAP
sebagai berikut:
                PPAP Aktiva Produktif                          Rupiah          Valuta Asing
    Surat Berharga Tidak Direstrukturisasi
    Cadangan Umum
       PPAP Umum yang harus tersedia                           500.000.000
       Saldo PPAP Umum yang telah tersedia                     500.000.000
       PPAP yang harus dibukukan                                        0
    Cadangan Khusus
       PPAP Khusus yang harus tersedia                      20.000.000.000

       Saldo PPAP Khusus yang telah tersedia                18.000.000.000

       PPAP yang harus dibukukan                             2.000.000.000


    Surat Berharga Direstrukturisasi
    Cadangan Umum
                                                                100.000.000
       PPAP Umum yang harus tersedia
                                                                         0
       Saldo PPAP Umum yang telah tersedia
                                                                100.000.000
       PPAP yang harus dibukukan



Semutkecil91@ymail.com / http://www.adeuchie.blogspot.com
                                     Akuntansi Perbankan

                            Pembentukan PPAP Atas Surat Berharga




Pada prinsipnya apabila PPAP yang harus dibentuk masih kurang dibandingkan dengan
yang tersedia, maka harus dilakukan pembukuan penambahan PPAP dengan cara
mengkredit PPAP dengan debit biaya PPAP, sedangkan bila PPAP yang harus dibentuk
lebih kecil dari PPAP yang tersedia dilakukan pembukuan sebaliknya.


Jurnal pembukuan pembentukan PPAP surat berharga yang tidak direstrukturisasi:
PPAP Umum Surat Berharga                   Rp.              0
    Biaya PPAP Umum Surat Berharga                              Rp.              0


Biaya PPAP Khusus Surat Berharga Rp 2.000.000.000
    PPAP Khusus Surat Berharga                                  Rp.2.000.000.000


Jurnal pembukuan pembentukan PPAP surat berharga yang direstrukturisasi:
Biaya PPAP Umum Surat Berharga Rp 100.000.000
    PPAP Umum Surat Berharga                                    Rp.100.000.000


    Dengan selesainya pembukuan yang berkaitan dengan surat berharga, maka
selesailah sudah kegiatan yang menyangkut surat berharga. Surat berharga inilah yang
akan tampak dalam laporan neraca pada pos surat berharga. Sedangkan pendapatan atau
biaya yang terjadi berkaitan dengan surat berharga akan tercatat dalam laporan laba rugi
pada pos pendapatan / biaya bunga.




Semutkecil91@ymail.com / http://www.adeuchie.blogspot.com
                                     Akuntansi Perbankan

                            Pembentukan PPAP Atas Surat Berharga




Semutkecil91@ymail.com / http://www.adeuchie.blogspot.com


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:2293
posted:11/3/2010
language:Indonesian
pages:5