embriologi cleft lip and palate by ArianaWashito

VIEWS: 1,115 PAGES: 7

More Info
									  EMBRIOLOGI CLEFT LIP AND PALATE

A. Klasifikasi cleft berdasar embriologi wajah




B. Embriologi pembentukan wajah dan bibir
           Pada akhir minggu ke-4 tampak 5 penonjolan. Tonjolan maxilla
                                (kuning) terdapat di sebelah lateral, sedangkan
                                tonjolan mandibula (coklat) terdapat disebelah
                                caudal stomodeum.
                                Pada fase ini, tonjolan frontal juga Nampak
                                (biru)




                                                               ariana s|okt’2010
Pada awal minggu ke-5 kehamilan, tonjolan maxilla membesar dan
                  tumbuh kearah ventral dan medial. Bagian
                  ectodermal    menebal   (disebut   sebagai    nasal
                  placodes) pada processus frontonasal dan mulai
                  melebar.




Pada akhir minggu ke-5 ektoderm pada bagian tengah nasal placode
               mengalami invaginasi untuk membentuk lubang oral
               dan lubang nasal, membelah rima placode menjadi
               processus nasal lateral (pink) dan processus nasal
               medial (hijau)




Pada minggu ke-6, masing-masing processus nasal medial mulai
                  bermigrasi kea rah berlawanan kemudian berfusi.
                  Tonjolan mandibula telah bergabung membentuk
                  bibir bawah primordial. Rongga nasal menjadi
                  lebih dalam dan menyatu mejadi bentukan tunggal
                  yang lebih luas, saccus nasal ectodermal




                                                     ariana s|okt’2010
Pada minggu ke-7, penyatuan processus nasal medial meluas ke lateral
                    dan     ke    inferior   membentuk          processus
                    intermaxillar (hijau). Ujung penonnjolan maxilla
                    tumbuh kemudian bertemu dan berfusi dengan
                    processus maxilla. Processus intermaxilla ini
                    membentuk peninggian septum hidung dan
                    philtrum pada bibir bagian atas.




Pada umur kehamilan 10 minggu, ectoderm dan mesoderm dari
                    processus frontal dan masing-masing processus
                    nasal    medial      berproliferasi       membentuk
                    garistengah septum nasal. Hal ini membagi
                    kavitas nasal menjadi dua lintasan yang terbuka
                    sampai pharynx, dibelakang palatum sekunder,
                    melalui choana. Pada umur kehamilan 10 minggu
                    ini, Philtrum telah terbentuk, sisi lateral tonjolan
                    maxilla dan mandibula bergabung membentuk
                    pipi dan mengurangi lebar mulut sampai pada
ukuran akhir




                                                          ariana s|okt’2010
Ringkasan embriologi pembentukan wajah




                                         ariana s|okt’2010
C. Embriologi pembentukan palatum
      Umur kehamilan 7 minggu
                                              Dasar       kavitas   nasal       berupa
                                              pelebaran      ke     posterior      dari
                                              prosessus      intermaxilla,      disebut
                                              sebagai palatum primer. Dinding
                                              medial   tonjolan     maxilla      mulai
      membentuk sepasang pelebaran yang tebal,yaitu lapisan palatine yang
      tumbuh kebawah disalahsatu sisi lidah
      Pada umur 8 minggu
                                     Lidah berpindah kebawah, dan lapisan
                                     palatum secara cepat berotasi kearah atas
                                     dan depan sampai pada garis tengah, dan
                                     tumbuh secara horizontal.
       Umur 9 minggu
                                        kedua sisi lapisan palatum, palatum
                                        primer, dan septum nasal inferior mulai
                                        berfusi di sebelah ventrodorsal




      Umur 10 minggu
                                               bagian ventral palatum sekunder
                                               mengeras       melalui    kondensasi
                                               mesenkimal                    (osifikasi
                                               endokondral)




                                                                    ariana s|okt’2010
         Ringkasan pembentukan palatum




D. Pertumbuhan wajah abnormal
   1. Sumbing bibir
         Gangguan pertumbuhan mesenkim dari tonjolan maxilla menghasilkan
         kontak yang tidak adekuat dengan processus nasal medial dan
         processus intermaxilla. Panjang maupun kedalaman celah bibir dapat
         bervariasi.
         Factor patogenetik seperti migrasi maupun proliferasi neural crest
         ektomesenkim yang tidak adekuat, atau banyaknya sel yang mati
         selama pembentukan tonjolan maxilla atau nasal placode dapat
         mengakibatkan sumbing bibir.




                                                            ariana s|okt’2010
2. Sumbing langit-langit
       Disebabkan karena pertumbuhan lapisan palatum yang tidak adekuat,
       peninggian lapisan palatum yang tidak tepat, kepala janin yang sangat
       lebar, kegagalan fusi lapisan palatum, atau dapat juga terjadi rupture
       setelah fusi.




                                                             ariana s|okt’2010

								
To top