Docstoc

PIDATO BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

Document Sample
PIDATO BERBAKTI KEPADA ORANG TUA Powered By Docstoc
					BERBAKTI PADA ORANG TUA
Asslamu ‘alaikum Wr. Wb.

‫الحمد هلل رب العالميه و به وستعيه على أمىر الدويا و الديه أشهد أن ال إاله إال اهلل و أشهد‬ : ‫أن محمدا رسىل اهلل، أما بعد‬
Yang saya hormati Dewan Juri ! Yang saya hormati kawan-kawan peserta lomba ! Serta hadirin dan hadirat yang berbahagia ! Kita bersyukur kepada Allah, pada hari ini, berkat rahmat dan inayah Allah, kita dapat hadir pada acara Perpisahan Kelas VI Sekolah Dasar Muhammadiyah 56. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan menyampaikan pidato berjudul Berbakti kepada orang tua. Hadirin yang kami hormati ! Allah SWT berfirman pada surat Al Isro’ ayat 23 :

‫فال تقل لهما أف وال تىهر هما و قل لهما قىال كريما‬
Artinya : Janganlah kamu berkata “ah…” kepada kedua orang tuamu. Dan jangan pula kamu bentak keduanya, tapi berkatalah kepada keduanya dengan kata-kata yang sopan. Hadirin yang berbahagia ! Jelaslah dengan alat itu, berbakti pada kedua orang tua hukumnya wajib, dan durhaka pada keduanya hukumnya haram. Ibu dan bapak adalah dua manusia yang menjadi sebab adanya kita. Yang telah mengandung dan melahirkan kita. Yang telah merawat dan mendidik kita hingga badan kita sehat, tumbuh menjadi besar, serta memiliki ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu pantaslah kalau kita berbakti pada keduanya. Kita mendengar dan patuh pada perintyahnya. Rosulullah SAW menjelaskan dalam sebuah hadits yang berbunyi :

‫رضى اهلل فى رضى الىالديه و سخط اهلل فى سخط الىالديه‬
Artinya : Rido Allah disebabkan keridoan ibu bapak, begitu juga kebencian Allah disebabkan kebencian ibu bapak. Hadirin yang berbahagia ! Banyak contoh dari kisah-kisah masa lalu tentang orang yang durhaka pada orang tua. Akibatnya ialah orang tersebut celaka dan dibinasakan Allah. Seperti kisah si-Malin Kundang yang durhaka pada ibunya, akibatnya dia dikutuk menjadi batu. Begitu juga di masa nabi Muhammad SAW, ada seorang yang bernama Alqomah. Sebelum menikah dengan seorang wanita, Alqomah sayang kepada ibunya; tapi setelah menikah ia lupa. Hingga ibunya kecewa dan sakit hati. Akhirnya ketika sakaratul maut, Alqomah susah sekali menghadapi kematian, sampai napasnya tersengalsengal. Lalu Rosulullah meminta kepada Ibu Alqomah agar memaafkan Alqomah. Pada mulanya, Ibunya tak mau memaafkan, namun setelah melihat keadaan anaknya yang mengenaskan, akhirnya Ibunya pun mau memaafkan Alqomah. Setelah dimaafkan, Alqomahpun wafat dengan tenang. Demikian para hadirin, pidato saya yang singkat. Mudah-mudahan menambah ilmu kita dan dapat kita amalkan. Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:57946
posted:5/5/2009
language:Malay
pages:1