Pendekatan_Penyelesaian_Masalah_Bajir_Di_kota_Semarang_dengan_sistem_CRS

Document Sample
Pendekatan_Penyelesaian_Masalah_Bajir_Di_kota_Semarang_dengan_sistem_CRS Powered By Docstoc
					ANALISIS PENYELESAIAN MASALAH BANJIR DI KOTA
   SEMARANG DENGAN PENDEKATAN SISTEM
          PERINGKAT KOMUNITAS (SPK)


                          Sigit Setiyo Pramono
                    Jurusan Teknik Sipil, Universitas Gunadarma
                          Sigitpramono_24@yahoo.com



                                 ABSTRAK
        Kota Semarang adalah salah satu kota yang sering terkena
   bencana banjir. Bencana banjir sangat mengganggu aktivitas ekonomi
   di kota tersebut. Pemerintah daerah banyak melakukan pembangunan
   fisik untuk menanggulangi banjir, tetapi dari seluruh pembangunan
   yang telah dilakukan belum memperoleh hasil yang memuaskan.
   Padahal alokasi dana pembangunan yang telah dikeluarkan cukup
   besar.
        Pendekatan Sistem peringkat komunitas (SPK) adalah metode
   pencegahan banjir dengan cara memberikan penilaian dari
   masyarakat terhadap suatu perencanaan yang telah disiapkan untuk
   diterapkan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria pada
   metode ini terdiri dari menentukan proses perencanaan, melibatkan
   peran masyarakat, mengkoordinasikan antara kelompok masyarakat
   dan pemerintah, memperkirakan bahaya dan resiko banjir,
   mengevaluasi permasalahan banjir, menyusun tujuan, mengevaluasi
   strategi dan ukuran yang diterapkan, memberikan konsep untuk
   pelaksanaan, menyetujui perencanaan dan mengaplikasikan,
   mengevaluasi dan memperbaiki perencanaan. Metode SPK ini dapat
   dilakukan di Kota Semarang jika ada kemauan baik dari pemerintah
   daerah dan kebijakan pendukung lainnya yang terkait dengan usaha-
   usaha pencegahan banjir.

   Kata Kunci: Sistem peringkat komunitas (SPK), kemauan baik
              pemerintah, bencana banjir, normalisasi sungai


PENDAHULUAN                                Tengah. Tingkat perekonomian Kota
       Semarang merupakan kota             Semarang sedikit lebih maju diban-
pusat perdagangan, pusat bisnis dan        dingkan kota-kota lain di Jawa Te-
pemerintahan di Propinsi Jawa              ngah dengan melihat Produk Domes-


          JURNAL DESAIN & KONSTRUKSI, VOL. 1, NO. 2, DESEMBER 2002 108
tik Regional Brutto (PDRB) yang         PEMBAHASAN
mencapai 9,46 trilyun pada tahun        Karakteristik Kota Semarang
1988 dan diperkirakan akan mening-               Kota Semarang terletak di
kat terus. Kota Semarang didukung       pesisir pantai utara Jawa. Semarang
letak geografis yang strategis, yaitu   sudah berkembang dari jaman kera-
terletak di Teluk Semarang pada Laut    jaan Islam sebagai pusat perda-
Jawa, sehingga Kota Semarang            gangan. Pada zaman Hindia Belan-
mempunyai pelabuhan laut untuk          da, Semarang sudah jadikan ibukota
mendukung perekonomian lokal. Nilai     Propinsi Jawa Tengah dan terus
ekspor non migas yang melalui           mengalami perkembangan sebagai
pelabuhan laut Tanjung Emas me-         kota perdagangan dan jasa.
ningkat terus dan negara tujuan eks-             Untuk wilayah administrasi, di
por mencapai 99 negara ( Suara Mer-     sebelah barat berbatasan dengan
deka 8 Januari 2001).                   kabupaten Kendal dan sebelah timur
Pertumbuhan ekonomi Kota Sema-          berbatasan kabupaten Demak, sebe-
rang sebagai kota perdagangan me-       lah selatan berbatasan kabupaten
ngalami gangguan dengan adanya          Semarang. Pada kondisi geografi,
bencana banjir yang rutin terjadi       wilayah Kota Semarang           dibagi
setiap tahun. Bencana banjir sudah      menjadi dua bagian meliputi daerah
menyebar meliputi setengah dari luas    sebelah utara Kota Semarang meru-
wilayah Kota Semarang. Berbagai         pakan dataran yang rendah, sedang-
cara diterapkan untuk memecahkan        kan daerah sebelah selatan merupa-
permasalahan banjir seperti pemba-      kan dataran tinggi.
ngunan polder di daerah setasiun
Tawang, pembuatan tanggul dan
                                        Potensi Banjir
rehabilitasi sungai yang melewati
                                                Melihat karakteristik geografi,
Kota Semarang, belum dapat menga-
                                        Kota Semarang memiliki daerah-
tasi persoalan banjir secara menye-
                                        daerah potensi banjir, karena adanya
luruh. Proyek pembangunan polder,
                                        perbedaan tinggi dataran antara
tanggul, dan rehabilitasi sungai su-
                                        wilayah utara dan wilayah selatan.
dah menghabiskan dana yang sangat
                                        Kondisi ini terjadi karena adanya
besar dan sebagian besar dana
                                        banjir kiriman dari wilayah selatan
diperoleh dari dana pinjaman luar
                                        Kota Semarang dan Kabupaten
negeri. Permasalahan banjir di Kota
                                        Semarang.
Semarang tidak dapat dipecahkan
                                                Potensi    kedua,      adanya
secara sektoral saja tanpa peme-
                                        perubahan pemanfaatan lahan dari
cahan masalah secara menyeluruh
                                        hutan karet menjadi perumahan di
dengan lintas departemen, lintas
                                        wilayah Kecamatan Mijen memper-
pemerintahan kabupaten dan kota,
                                        besar kerusakan di daerah tersebut.
dan juga bekerja sama dengan
                                        Akibatnya jumlah air hujan yang me-
masyarakat dari daerah hulu sampai
                                        ngalir ke wilayah Ngaliyan menjadi
daerah hilir.
                                        bertambah dan membuat daerah ter-
                                        sebut terkena musibah bencana ban-


109        JURNAL DESAIN & KONSTRUKSI, VOL. 1, NO. 2, DESEMBER 2002
jir; padahal sebelumnya di daerah         adanya saluran yang tersumbat,
tersebut belum pernah terjadi banjir.     tetapi masyarakat tidak segera
Selain penggundulan hutan, peru-          mengatasinya melainkan menunggu
bahan fungsi lahan yang terjadi di        petugas dari pemerintah Kota untuk
wilayah Kabupaten Semarang dari           mengatasi     permasalahan   pada
areal pertanian men-jadi areal            saluran tersebut.
perumahan baru. Penyebab lain,
banyak sungai yang berhulu di             Usaha-Usaha Pemerintah Kota
daerah Kabupaten Semarang mele-           Semarang
wati Kota Semarang. Potensi ketiga,                Pemerintah kota Semarang
adanya pengeprasan bukit di bebe-         berusaha sekuat tenaga untuk meng-
rapa tempat mengakibatkan perubah-        atasi banjir dengan mengadakan
an pola aliran air, erosi dan memper-     penyelesaian berupa proyek yang
tinggi kecepatan air, sehingga mem-       bersifat sektoral. Usaha yang dilaku-
bebani pengairan. Potensi Keempat,        kan, antara lain dengan usaha
pembangunan rumah liar di atas            normalisasi sungai, perbaikan tang-
bantaran sungai, pembuatan tambak         gul yang rusak akibat banjir atau
yang mempersempit sungai dan              usia, pembelian alat-alat berat untuk
penutupan saluran di daerah hilir         pendalaman sungai, dan sebagainya.
(Suara Merdeka, 10 Januari 2001).         Pembangunan dan rehabilitasi ba-
Potensi kelima adalah permasalahan        ngunan banjir membutuhkan dana
non teknis yaitu perilaku masyarakat      yang tidak sedikit. Dana proyek
kota Semarang yang buruk. Perilaku        tersebut diambil dari APBD, bantuan
membuang sampah di saluran dan            pemerintah pusat, dan lembaga-
sembarang tempat. Rendahnya kesa-         lembaga donor luar negeri. Berikut ini
daran masyarakat kota ditunjukkan         daftar proyek mengatasi banjir di kota
sewaktu banjir di beberapa jalan          Semarang:
protokol Kota Semarang diakibatkan

        Tabel 1. Proyek-proyek yang dimulai oleh Pemerintah kota Semarang
 N
 o            Nama Proyek             Biaya Proyek                 Tanggal
 1    Proyek Muara Silandak                 ?                     09-Des-00
 2    Plot Pengairan (O&M)             1,55 milyard               09-Jan-01
 3    Urban Pengairan Master plan      4,5 milyard                09-Jan-01
 4    Penangan Banjir                     75 juta                 09-Jan-01
 5    Pengadaan alat berat                  ?                         ?
 6    Rehabilitasi tanggul              20-30 juta                24-Mar-01
 7    Normalisasi Kali tenggang         20 milyard                31-Mar-01
 8    Normalisasi Banjir kanal timur   9,5 milyard                04-Apr-01
 9    Tanggul Kali malang                600 juta                 12-Apr-01
      Sumber: Surat kabar Suara Merdeka,2001


     PRAMONO, ANALISIS MASALAH BANJIR …….                                     110
         Selain proyek di atas, para   g. Mengevaluasi strategi dan ukur-
ahli dari Universitas Negeri Sema-         an yang diterapkan
rang (UnNeS) mengusulkan sebuah        h. Memberikan konsep untuk pelak-
bangunan dam lepas pantai untuk            sanaan
mengatasi masalah banjir di Kota       i. Menyetujui perencanaan
Semarang secara tuntas. Dam ter-       j. Mengaplikasi, mengevaluasi dan
sebut juga didukung adanya waduk           memperbaiki perencanaan
yang dapat menampung 375 juta m3.          Metode dan proses perencanaan
Dam mempunyai panjang 18 Km dari       akan diganti, jika masyarakat menga-
Demak sampai ke Kendal dengan          lami hambatan dan keruwetan di
lebar 80 meter dan tinggi 40 meter.    dalam aktifitas kehidupannya, akibat
Biaya untuk pembangunan dam ter-       adanya banjir. Perencana meliputi
sebut 4 trilyun, dimana pembangu-      penyeleksian kembali orang-orang
nannya dilakukan oleh swasta           yang terlibat dalam proses peren-
dengan sistem pemindahan operasi       canaan terdahulu. Dukungan dari
bangunan.                              Staff diperlukan untuk melakukan
         Sistem peringkat komunitas    pemilihan anggota staf yang jujur dan
(SPK) merupakan salah satu pende-      bertanggung jawab untuk mengapli-
katan pencegahan banjir dengan         kasikan perencanaan yang telah
cara memberikan penilaian dari         disusun. Terdapat 3 kriteria untuk
masyarakat terhadap suatu peren-       perekrutan anggota staf yang baru
canaan yang telah disiapkan untuk      yaitu :
diterapkan sesuai dengan kriteria      1. Memahami dan mengerti usaha-
yang telah ditetapkan.                     usaha pencegahan banjir.
     Proses perencanaan SPK mem-       2. Bertanggung-jawab terhadap pe-
butuhkan 10 langkah dengan mem-            rencanaan yang dilakukan.
perhatikan informasi yang dikum-       3. Mengakomodasi        usulan    dari
pulkan, tujuan yang ditetapkan,            berbagai kalangan.
meninjau alternatif yang ada, dan
memutuskan apa yang harus dilaku-          Langkah pertama yang perlu
kan. Langkah-langkah perencanaan       diaplikasikan oleh walikota Semarang
SPK adalah :                           adalah mempromosikan dan mene-
a. Menentukan proses perencanaan       rapkan salah satu programnya untuk
b. Melibatkan peran masyarakat         mengatasi banjir kota Semarang da-
c. Mengkoordinasikan antara ke-        lam jangka waktu tertentu. Diberikan
     lompok masayarakat dan pemer-     kesempatan untuk staf dan karyawan
     intah                             yang lama untuk merencanakan dan
d. Memperkirakan bahaya dan resi-      melaksanakan program. Apabila
     ko banjir                         gagal, maka walikota harus meng-
e. Mengevaluasi dari permasalahan      ambil tindakan dengan melakukan
     banjir                            pergantian seluruh staf yang terkait.
f. Menyusun tujuan                     Setelah itu melakukan seleksi ketat


111       JURNAL DESAIN & KONSTRUKSI, VOL. 1, NO. 2, DESEMBER 2002
untuk memilih staf karyawannya            4. Mengevaluasi dan mengkritisi
dengan melalui 3 kriteria di atas.           laporan perencanaan
     Masyarakat dapat membantu da-
lam proses perencanaan dan mendu-              Langkah kedua, pemerintah dae-
kung program yang diusulkan. Du-          rah membentuk panitia perencana.
kungan masyarakat dapat diwujud-          Panitia perencana terdiri dari 10
kan dalam bentuk aktivitas di bawah       sampai 15 orang, anggotanya terdiri
ini:                                      dari instansi pemerintah yang terkait
1. Masyarakat menyediakan infor-          dan masyarakat umum, untuk
     masi dan data historis banjir di     memimpin secara bersama-sama.
     wilayahnya.                          Lembaga panitia ini akan mempertim-
2. Masyarakat terlibat untuk mem-         bangkan dan memperhatikan kepen-
     bantu dalam pembentukan se-          tingan banyak orang dengan peren-
     buah program melalui masukan         canaan yang selalu terbaru.
     yang diberikan.                           Program banjir yang ditawarkan
3. Partisipasi    masyarakat       akan   walikota akan melibatkan beberapa
     mencegah adanya penyalah-            komponen masyarakat, seperti para
     gunaan wewenang.                     akademika, tokoh masyarakat, LSM,
4. Masyarakat akan berkerja sama          dan organisasi masyarakat lainnya.
     dengan pihak terkait dalam           Diadakan pertemuan berkala untuk
     membagi beban pekerjaan di           membahas perencanaan pencegah-
     lapangan.                            an banjir secara terpadu dan hasil
                                          dari rapat dipublikasikan ke masya-
        Langkah pertama, masya-           rakat seluruh kota Semarang.
rakat akan membantu memberikan                 Terdapat dua alasan untuk me-
data yang dibutuhkan untuk membuat        nerapkan langkah koordiansi antara
sebuah program pencegahan banjir,         kelompok masyarakat dan peme-
seperti tingginya banjir di tempat        rintah, seperti melibatkan instansi
mereka tinggal dan informasi dampak       pemerintah yang terkait dan organi-
dari banjir. Informasi yang didapatkan    sasi masyarakat dalam usaha peren-
akan memberikan masukan untuk             canaan. Pertama, mereka dapat
terbentuknya sebuah perencanaan.          menerapkan pada aktifitas yang da-
Terdapat beberapa cara yang bergu-        pat berpengaruh pada usaha pence-
na untuk kepentingan umum yaitu:          gahan banjir. Alasan kedua, untuk
1. Melayani atau mengirim wakilnya        mendapatkan data banjir, informasi
    ke panitia perencanaan pence-         teknik pada variasi ukuran, garis
    gahan banjir                          besarnya pada peraturan yang di-
2. Menghadiri rapat atau diskusi          undangkan, mengkritisi dari usaha
    banjir untuk memberikan masuk-        perencanaan yang ada, mengimple-
    an                                    mentasikan rencana yang telah
3. Mempelajari perkembangan hasil         disetujui dan mengawasi alokasi da-
    dari rapat dan diskusi masalah        na yang diperuntukan usaha-usaha
    pemecahan masalah banjir              pencegahan masalah banjir.


    PRAMONO, ANALISIS MASALAH BANJIR …….                                   112
     Hasil dari beberapa pertemuan         informasi mengenai tinggi genangan
dilaksanakan dengan berkoordinasi          yang terjadi beberapa tahun bela-
antara instansi pemerintah dan             kang, waktu terjadinya banjir, jumlah
masyarakat dengan peran masing-            korban jiwa, hal yang perlu dilakukan
masing, misalnya instansi pemerintah       jika banjir tersebut datang secara
melakukan koordinasi dalam peng-           tiba-tiba, dan sebagainya. Bosur di-
alokasian dana untuk mengusulkan           berikan ke seluruh warga Kota
beberapa program pencegahan banjir         Semarang khususnya untuk warga
baik fisik maupun non fisik antara         yang tinggal di daerah rawan banjir,
pemerintah daerah, pemerintah pusat        sehingga masyarakat dapat memper-
dan juga lembaga donor. Sedangkan          hitungkan bahaya dari sejak dini.
dari pihak masyarakat berperan                  Dalam merancang penanggulan
melakukan pemberdayaan masyara-            banjir, diundang berbagai elemen
katnya melalui penyuluhan. Tema            masyarakat dari berbagai ilmu,
penyuluhan misalnya mengenai ting-         seperti ahli psikologi, studi pemba-
kat kesadaran dan partisipasi masya-       ngunan, lingkungan, biologi, sosio-
rakat dalam usaha penanggulangan           logi, planologi dan sebagainya. Hal
banjir.                                    tersebut dilakukan dengan maksud
     Langkah keempat, diasumsikan          untuk mendapatkan masukan sum-
telah terkumpulnya data, pihak yang        bangan pemikiran dan evaluasi dari
terkait dalam usaha penanggulangan         berbagai bidang untuk memecahkan
banjir melibatkan semua pihak. Ke-         permasalahan banjir di Kota Sema-
mudian secara bersama-sama mela-           rang. Evaluasi terhadap kebijak-
kukan pengindentifikasian daerah           sanaan tata guna lahan harus mem-
banjir dari daerah hulu sampai dae-        perhatikan keadaan menyeluruh su-
rah hilir.                                 ngai dari daerah hulu sampai ke hilir,
     Langkah terpenting selanjutnya        karena banyaknya pelanggaran yang
adalah adanya pemetaan daerah              terjadi didaerah hulu. Banyaknya
banjir yang didokumentasikan pada          pelanggaran seperti pembangunan
brosur atau buku panduan, dimana isi       perumahan yang dilakukan oleh pe-
dari publikasi tersebut adalah infor-      ngembang membuat meningkat-kan
masi banjir pada daerah-daerah             kerusakan air sehingga akan menam-
tertentu dalam wilayah kota, data his-     bah titik daerah banjir.
toris banjir yang terjadi, dan deskripsi             Untuk menghasilkan suatu
banjir, sehingga masyarakat dapat          perencanaan yang matang diundang
memperhitungkan bahaya yang ada.           berbagai ahli untuk menyumbangkan
Diharapkan dengan ada-nya peme-            saran dan memecahkan secara ber-
taan daerah banjir, dampak negatif         sama-sama, kemudian mengevalua-
dari banjir dapat dikurangi.               si permasalahan banjir secara me-
     Pemetaan banjir yang dikemas          nyeluruh dari berbagai segi dengan
dalam informasi brosur atau buku           pertemuan berkala yang sudah di-
panduan di Kota Semarang harus             lakukan pada langkah 1 sampai 4.
disebar ke masyarakat. Brosur berisi       Pada pertemuan tersebut juga dila-


113         JURNAL DESAIN & KONSTRUKSI, VOL. 1, NO. 2, DESEMBER 2002
kukan evaluasi terhadap tata ruang      1. Apakah ukuran secara teknik
dari Kota Semarang, sehingga dapat         tepat untuk mengatasi bahaya
diketahui pelanggaran yang berpo-          banjir?
tensi untuk menimbulkan bencana         2. Apakah hal tersebut mengun-
banjir.                                    tungkan dan merugikan ?
         Dalam menyusun tujuan ter-     3. Akankah permasalahan yang ada
dapat dua langkah yang perlu               perlu diadukan ke pemerintah
diperhatikan. Pertama membatasi pe-        kota, kabupaten, dan pusat ?
kerjaan dalam mengatasi banjir          4. Apakah semua usaha pence-
dengan memperhatikan efek kehan-           gahan banjir sudah dilakukan
curan akibat banjir, seperti mengu-        dengan baik?
rangi kerugian jiwa, harta dan benda.
Langkah kedua, mengukur efek dari                Uraian di atas cukup jelas
banjir dan kerusakan daerah hulu        bahwa evaluasi dari strategi dan
terhadap komunitas masyarakat kota.     ukuran yang diterapkan dimaksudkan
Dua langkah tersebut dapat disusun      untuk menilai apakah program yang
dalam sebuah tujuan yang mem-           selama ini diterapkan sudah berhasil
punyai hasil jangka panjang dalam       atau belum; Sehingga setiap program
pemecahan masalah banjir.               yang telah diterapkan perlu adanya
         Hasil dari pertemuan yang      evaluasi untuk mengukur apakah
dilakukan hendaknya menghasilkan        program yang dilaksanakan berhasil
tujuan penyelesaian yang mengu-         atau tidak? dan dimana letak
sahakan mengurangi kerugian jiwa,       kekurangan-kekurangan dari program
harta dan benda, dan tidak kalah        tersebut?. Terdapat tiga pemikiran
pentingnya adalah mengusahakan          aplikasi perencanaan yaitu :
pengembalian keadaan hulu yang          1. Mendiskripsikan bagaimana pe-
rusak. Hal tersebut dilakukan supaya         rencanaan dipersiapkan. Hal ini
program dapat menghasilkan man-              menolong pembaca mengerti
faat untuk masyarakat dan tidak sia-         latar belakang dan rasionalitas
sia.                                         dari rencana dan bagaimana
       Langkah ketujuh, mengadakan           masyarakat memahaminya.
evaluasi terhadap strategi dan ukuran   2. Merekomendasikan pelaksanaan.
yang diterapkan dengan mengada-              Rencana sebaiknya menginden-
kan penilaian, apakah hal tersebut           tifikasikan secara jelas dan
telah memberikan keuntungan dan              bagaimana cara membiayainya.
kerugian. Juga apakah sebuah pro-            Ini diprioritaskan untuk proyek
yek pencegahan banjir memberikan             yang lebih mendesak.
keuntungan atau memberikan dam-
pak positif untuk lingkungan. Ada
                                        3. Anggaran. Rencana sebaiknya
beberapa pertanyaan untuk menga-             menjelaskan bagaimana gambar-
dakan evaluasi dari strategi dan             an biaya yang dibutuhkan dan
ukuran yang diterapkan yaitu :               perencanaan akan dibiayai.




   PRAMONO, ANALISIS MASALAH BANJIR …….                                 114
    Oleh karena itu dalam pelak-        1. Permasalahan banjir di Kota
sanaan dengan metode SPK ini               Semarang       perlu  dipecahkan
diperlukan laporan mengenai perihal        antar lintas sektoral pada setiap
tersebut. Laporan penulisan tersebut       departemen dan pemerintahan
harus memuat topik-topik berikut ini:      lokal yang terkait.
1. Perkiraan bahaya banjir              2. Dalam mengatasi Banjir di Kota
2. Perkiraan masalah                       Semarang        bukan    sekedar
3. Tujuan dan sasaran                      membangun dari segi fisik saja,
4. Aktifitas pencegahan banjir             tetapi perlu dipikirkan suatu
5. Rencana pelaksanaan                     pemikiran yang komprehensif
                                           yang melibatkan seluruh elemen
     Laporan rencana yang ada dieva-       seperti sistem SPK.
luasi untuk kepentingan komunitas       3. Pendekatan SPK dapat digu-
warga kota. Perencanaan tersebut           nakan       untuk    usaha-usaha
sebaiknya dipublikasikan dan dise-         penanggulangan banjir di Kota
barkan ke semua komunitas dan or-          Semarang, asalkan adanya ke-
ganisasi yang berpengaruh. Setelah         mauan baik dari pemerintah
itu, diadakan diskusi atau disemi-         daerah untuk melibatkan masya-
narkan untuk membahas prog-ram             rakat perencanaan dan penilaian
perencanaan yang ada. Diskusi atau         terhadap perencanaan yang telah
seminar akan menghasilkan penyem-          dilakukan.
purnaan perencanaan menuju lebih
baik, sehingga perencanaan dapat
                                        DAFTAR PUSTAKA
diakui oleh berbagai elemen komu-
                                        Anonim,    2000,    louisville   and
nitas dan organisasi.
                                           Jefferson County: Floodplain
     Dalam hal implementasi tidak
                                           Management plan with SPK,
ada yang sempurna, Adanya cacat
                                           Project    Impact    organization,
dalam hal implementasi akan mem-
                                           Jefferson,
butuhkan adanya perbaikan. Oleh
                                        Anonim, 2001, Laporan Bencana
karena itu, implementasi membu-
                                           Banjir di kota Semarang,
tuhkan sistem pengawasan dan
                                           Departement           Pemukiman
membuat laporan kemajuan dari
                                           Prasarana Wilayah, Jakarta
implementasi yang ada. Setiap situa-
                                        Anonim, 2001, “Kliping Bencana
si dalam implementasi harus dila-
                                           Banjir di Kota Semarang”,
porkan, sehingga secara periodik
                                           Harian       Suara       Merdeka,
dapat dibahas kemajuan dan kemun-
                                           Semarang
duran dari aplikasi rencana yang ada,
                                        Douglas, D, M., 1969, Flood plain
dan perbaikan dapat dilakukan.
                                           management Iowa experience,
                                           Iowa State, Iowa
PENUTUP                                 Welmore, F., and Gill, J., 1999,
     Dari seluruh pembahasan yang          Flood Mitigation Planning: The
telah dilakukan sebelumnya dapat           SPK      approach,       Colorado
ditarik kesimpulan, berikut ini:           University, Colorado


115        JURNAL DESAIN & KONSTRUKSI, VOL. 1, NO. 2, DESEMBER 2002

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:512
posted:10/22/2010
language:Indonesian
pages:8