langkah-langkah penelitian by alzalia

VIEWS: 19,177 PAGES: 16

									Langkah-langkah Penelitian
    Langkah-langkah penelitian merupakan penjabaran dari metode ilmiah dalam
    menerapkan pola pikir induktif dan deduktif.

    Secara umum, langkah-langkah penelitian ada 13, yaitu :
•   pemilihan tema, topik, dan judul penelitian
•   identifikasi kebutuhan objektif (latar belakang) penelitian
•   identifikasi, pemilihan, dan perumusan masalah
•   studi pustaka / telaah teori
•   perumusan hipotesis
•   identifikasi variabel dan data penelitian
•   pemilihan alat pengumpul data
•   perancangan pengolahan data
•   penentuan sampling
•   pengumpulan data
•   pengolahan dan analisis data
•   penarikan kesimpulan
•   penyusunan laporan penelitian


    1. Pemilihan Tema, Topik, dan Judul Penelitian

    Tema Penelitian
    diperlukan untuk mengarahkan ruang lingkup dan bidang telaah yang akan
    dipelajari oleh peneliti (berkaitan dengan bidang ilmu).

    Topik Penelitian
    berkaitan dengan garis pembahasan (bersifat spesifik)

    Dasar Pemilihan Tema dan Topik Penelitian
     • daya tarik bagi peneliti
     • ada kemampuan untuk melaksanakan (keilmuan, sumber daya, fisik)
     • data dapat diamati (termasuk tersedianya alat pengumpul data)
     • berkaitan dengan kebutuhan masyarakat (berkaitan dengan pemecahan
        masalah-masalah praktis)

    Judul Penelitian
    ditujukan untuk memperjelas dan mempertajam ruang lingkup dan bidang telaah
    dari tema dan topik penelitian.
    Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat judul penelitian :
      • singkat, jelas, dan logis
      • tampak ruang lingkup dan metode pembahasannya
      • tampak ruang lingkup objek penelitiannya (populasi/sampel)
      • berkaitan dengan tema dan topik penelitian
    contoh :
    - Sistem Informasi Perpustakaan Universitas Komputer Indonesia
    - Perancangan Perangkat Lunak Untuk Mendeteksi Kerusakan CPU
    - Perancangan E-Commerce Untuk Transaksi Penjualan pada PT. Angin Ribut
    - Software Aplikasi Untuk Mengakses File MP3


2. Identifikasi Kebutuhan Objektif (Latar Belakang) Penelitian

Tujuannya adalah untuk memberikan deskripsi/gambaran mengenai hal-hal yang
melatarbelakangi dilakukannya penelitian.

Dalam mendeskripsikan kebutuhan objektif / latar belakang penelitian hal-hal yang
perlu dipaparkan, yaitu :
 • fakta/kondisi/masalah yang ada atau terjadi saat ini
 • apa arti pentingnya penelitian yang akan dilakukan
 • bagaimana kaitannya dengan tuntutan kebutuhan saat ini dan tuntutan
     perkembangan di masa yang akan datang.
 • hal-hal strategis yang akan dicapai berkaitan dengan dilakukannya penelitian
     tersebut.


3. Identifikasi, Pemilihan dan Perumusan Masalah

Pengertian Masalah
 • suatu kesulitan yang dirasakan, konkrit dan memerlukan solusi
 • suatu kesenjangan antara apa yang seharusnya dengan apa yang ada dalam
    kenyataan atau antara apa yang diperlukan dengan apa yang tersedia atau
    antara harapan dengan kenyataan, dsb..

Suatu masalah tidak harus menuntut/menimbulkan suatu penelitian,, tetapi
penelitian dilakukan karena adanya masalah. Jadi,, seseorang yang akan
melakukan penelitian harus menentukan terlebih dahulu apa masalahnya??

suatu masalah berbeda dengan fakta!!

    contoh :
    Fakta =>> mengarah pada adanya kebutuhan objektif / latar belakang file data
    di komputer yang terkena virus.
    Masalah =>> mengarah pada adanya upaya untuk pemecahan / solusi
    bagaimana cara membersihkan virus pada file data tersebut??

Identifikasi Masalah
Yaitu upaya untuk melakukan pencarian dan pendataan masalah-masalah yang
akan dibahas.
Pencarian masalah dapat dilakukan dari sumber-sumber masalah :
 • bacaan
 • pengamatan sepintas/fakta di lapangan
 • pengalaman pribadi
 • pertemuan ilmiah : seminar, lokakarya, diskusi, dll.
 • pernyataan pemegang otoritas
 • perasaan intuitif pribadi

Pemilihan Masalah
setelah masalah-masalah diidentifikasi,, belum menjadi jaminan bahwa semua
masalah tersebut layak dan sesuai untuk diteliti..
untuk itu,, perlu dipilih salah satu atau beberapa masalah yang paling baik dan layak
untuk diteliti.

pertimbangan pemilihan masalah ini dapat dilakukan dengan 2 arah, yaitu :
1. Dari arah masalahnya
     yaitu pertimbangan kelayakan berdasarkan arah masalah atau sudut
     objektifnya atau nilai penelitiannya.
     apakah penelitian memberikan sumbangan kepada pengembangan dan
     penerapan IPTEK atau pemecahan masalah praktis??
2. Dari arah penelitinya
     yaitu pertimbangan berdasarkan kelayakan dan kesesuaian penelitinya
     menyangkut kelayakan biaya,, waktu,, sarana,, dan kemampuan keilmuan.

Perumusan Masalah
Masalah perlu dirumuskan dengan tujuan agar permasalahan jelas dan tidak
menimbulkan keragu-raguan atau tafsir yang berbeda-beda,, sebab masalah
tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar pengajuan teori dan hipotesis,,
pengumpulan data,, pemilihan metode analisis dan penarikan kesimpulan..

Teknik merumuskan masalah :
 • dirumuskan dalam bentuk kalimat pertanyaan
 • singkat,, padat,, dan jelas
 • memberi petunjuk dimungkinkannya pengumpulan data dan adanya metode
    pemecahannya.

Teknik merumuskan masalah :
 • mempunyai nilai dan kelayakan penelitian dari segi manfaat/kontribusi
 • fisibel/dapat dipecahkan (konkrit) dimana ada data dan metode pemecahannya
 • menarik bagi peneliti yang didukung kemampuan keilmuan
 • spesifik mengenai bidang tertentu (jelas ruang lingkup pembahasannya)
 • berguna untuk mengembangkan suatu teori
4. Perumusan Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian
 • untuk menjelaskan tujuan akhir yang akan dicapai oleh peneliti setelah
    penelitian selesai dilakukan.
 • untuk memberikan gambaran yang tegas tentang sasaran dan ruang lingkup
    penelitian.

Teknik merumuskan tujuan penelitian
 • singkat dan spesifik
 • diarahkan untuk menjawab permasalahan yang telah dirumuskan
    contoh :
    Judul => Pengaruh Customer Relationship Management terhadap Loyalitas
    Mahasiswa
    Perumusan Masalah => Bagaimana Customer Relationship Management,,
    Bagaimana Loyalitas,, Seberapa besar pengaruh Customer Relationship
    Management terhadap Loyalitas Mahasiswa.
    Tujuan Penelitian => Untuk menganalisis pengaruh customer relationship
    management terhadap loyalitas mahasiswa.

Manfaat Penelitian
untuk menjelaskan manfaat / kontribusi yang akan diperoleh dari hasil penelitian
dan siapa pihak yang akan mendapatkan manfaat tersebut.

Teknik merumuskan manfaat penelitian
 • disebutkan secara detail siapa saja yang mendapatkan manfaat dan apa
    manfaat yang dapat diperoleh dari hasil penelitian.
 • manfaat dapat dikaitkan dengan orientasi penelitian,, apakah mempunyai
    kontribusi pada pengembangan dan penerapan IPTEK,, pengembangan
    kelembagaan / organisasi,, atau untuk pemecahan masalah-masalah
    praktis/menunjang pembangunan,, dsb..
    contoh :
    Judul => Pengaruh Sistem Informasi Akademik terhadap kepuasan
    mahasiswa UNIKOM
    Perumusan Masalah => Bagaimana pengaruh sistem informasi akademik
    dengan kepuasan mahasiswa di UNIKOM
    Tujuan Penelitian => Untuk Mengetahui dan Menganalisis Sistem Informasi
    Akademik Terkait dengan Kepuasan Mahasiswa di UNIKOM
    Manfaat Penelitian
    => Bagi Pengelola Akademik UNIKOM
         Informasi tentang Sistem Informasi Akademik ini diharapkan dapat
         dimanfaatkan untuk mendukung kinerja pengelola akademik sehingga
         dapat meningkatkan pelayanan dan pengelolaan akademik di UNIKOM.
    => Bagi Dosen
        Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan infoemasi tentang
        sistem informasi akademik dan kepuasan mahasiswa, sehingga dapat
        dilakukan perbaikan-perbaikan yang belum optimal.


5. Studi Pustaka / Telaah Teori

Tujuan
 • untuk mencari teori/konsep/generalisasi yang dapat digunakan sebagai
    landasan teori/kerangka bagi penelitian yang akan dilakukan.
 • untuk mencari metodologi yang sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan.
 • untuk membandingkan antara fakta di lapangan dengan teori yang ada

Sumber Pustaka / Bacaan
 • sumber acuan umum : buku teks,, ensiklopedi,, monograph,, dll.
   (sumber teori-teori dan konsep-konsep)
 • sumber acuan khusus : jurnal,, buletin,, tesis,, disertasi,, majalah ilmiah,,
   laporan penelitian,, makalah seminar,, internet,, dll
   (sumber generalisasi)

Sumber Pustaka yang Baik
 • relevan dengan tema dan topik penelitian
 • mutakhir / uptodate (bukan sumber pustaka yang sudah usang)
 • berbobot ilmiah

kualitas penelitian tidak ditentukan oleh berapa banyak jumlah pustaka yang
dipakai,, dan tidak semua sumber bacaan dapat dijadikan acuan penelitian..


6. Perumusan Hipotesis

Pengertian Hipotesis
 • dugaan / kesimpulan sementara / kesimpulan awal
 • jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang kebenarannya harus
    diuji secara empiris melalui suatu analisis (berdasarkan data di lapangan).
 • kesimpulan yang sifatnya masih sementara dan perlu diuji secara empiris
    melalui suatu analisis (berdasarkan data di lapangan).

Fungsi Hipotesis
 • untuk memberikan batasan serta memperkecil ruang lingkup penelitian.
 • untuk mempermudah pengumpulan dan pengolahan data.
 • untuk mengetahui macam,, jumlah,, dan hubungan variabel penelitian.
 • untuk mengetahui variabel tak bebas yang harus di kontrol.

Hipotesis yang Baik
 •   dirumuskan dari teori/konsep yang sudah ada,, sehingga relevan dengan fakta
 •   dirumuskan dalam bentuk pernyataan (statement) singkat dan sederhana.
 •   berlaku dalam tingkat populasi sehingga mempunyai daya ramal yang tinggi
 •   mencerminkan tentang hubungan antar variabel
 •   dapat diuji untuk membuktikan kebenaran/kesalahannya.

Sumber Hipotesis
Suatu hipotesis dapat disusun/dirumuskan dari :
 • telaah teori
 • fakta berdasarkan pengamatan atau pengalaman pribadi
 • dugaan dan pengetahuan peneliti
 • hasil penelitian pendahulu/sebelumnya yang relevan

     contoh :
     - Terdapat hubungan yang berarti antara nilai STTB SLTA dengan IP
     mahasiswa.
     - Tidak ada perbedaan kecepatan pengurutan data menggunakan metode
     Bubble Sort dengan metode Shell.

Teknik Pengujian Hipotesis
Hipotesis dapat diuji dengan menggunakan uji statistik.


7. Identifikasi Varibel dan Data Penelitian

variabel yaitu suatu informasi tertentu yang nilainya tidak tetap..
contoh : IPK,, berat badan,, kecepatan akses data,, kondisi badan,, dll.

data yaitu nilai tertentu dari suatu variabel..
contoh : IPK = 3.25,, berat badan = 65 kg,, kecepatan akses data = 56 bps,, kondisi
badan = sehat,, dll..

Variabel Penelitian
 • segala sesuatu yang menjadi objek penelitian dan bersifat spesifik.
 • faktor-faktor yang berperan dalam peristiwa/gejala yang akan diteliti.

Kegunaan Variabel Penelitian
 • untuk mempersiapkan alat dan metode pengumpulan data
 • untuk mempersiapkan metode analisis/pengolahan data
 • untuk pengujian hipotesis

Dalam suatu penelitian,, variabel perlu diidentifikasi,, diklasifikasi,, dan didefinisikan
secara operasional dengan jelas dan tegas agar tidak menimbulkan kesalahan
dalam pengumpulan dan pengolahan data serta dalam pengujian hipotesis.
Identifikasi Variabel Penelitian
  • untuk mendata variabel-variabel yang ada dalam penelitian
  • untuk menetapkan variabel-variabel utama yang akan di bahas

 contoh :
 suatu penelitian untuk mempelajari faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi
 konsumen untuk membeli sepeda motor "Honda".
 variabel penelitian yang berpengaruh ditetapkan..
 misalnya :
   - selera konsumen
   - tingkat pendapatan konsumen
   - kualitas sepeda motor Honda
   - harga beli dan harga jual

Klasifikasi Variabel Penelitian
 • untuk menentukan jenis variabel
 • untuk menentukan alat dan metode pengumpulan data

Jenis Klasifikasi Variabel dan Data Penelitian

1. Menurut Skala Pengukurannya

              Variabel         Data                     Keterangan

Nominal       Jenis Kelamin    Pria,, Wanita            Tidak ada tingkatan/jenjang

Ordinal       Juara            I,, II,, III             Terdapat tingkatan/jenjang

Interval      Suhu Ruangan            -                 Tidak mengenal nilai mutlak

Rasio         Berat Badan      56 kg                    Mengenal nilai mutlak



2. Menurut Sifat Fisik

               Variabel     Data                Keterangan

Kualitatif     Selera       Suka,, Tidak suka   Bukan Angka

Kuantitatif    Harga        Rp 1.750.000        Angka
3. Menurut Cara Pengukurannya

           Variabel       Data       Keterangan

Diskrit    Jumlah anak    3 orang    Dari pencacahan

Kontinu    Luas Ruangan              Dari pengukuran



4. Menurut Cara Pengumpulan

Primer      Jumlah komputer yang rusak di Laboratorium Secara langsung
            (pendataan langsung di lab. Komputer)

Sekunder    Jumlah   penduduk      Semarang    tahun   1990 Tidak langsung
            (dokumentasi data di kantor BPS)



5. Menurut Sumber Data

Intern     Mahasiswa mendata jumlah mahasiswa aktif di Di dalam lembaga
           kampusnya

Ekstern    Mahasiswa mengumpulkan data tentang jumlah Dari luar lembaga
           penduduk dari dokumen di BPS



Definisi Operasional Variabel Penelitian
 • untuk mendefinisikan secara jelas dan tegas arti dari variabel tersebut
 • untuk memberikan persepsi yang sama sehingga tidak terdapat arti yang
     berbeda

contoh :
>> Penghasilan karyawan adalah pendapatan yang diterima oleh karyawan dari
    komponen gaji tetap ditambah upah lain yang berlaku di perusahaan.
>> Prestasi akademik mahasiswa adalah ukuran keberhasilan studi mahasiswa
    yang dinyatakan dengan Indeks Prestasi (IP) Mahasiswa.


8. Pemilihan Alat Pengumpulan Data

Dalam suatu penelitian,, alat pengumpulan data (instrumen penelitian) sangat
menentukan kualitas data yang dapat dikumpulkan sekaligus akan menentukan
kualitas penelitian itu sendiri.
Kriteria alat pengumpulan data yang baik
 • realibilitas atau keterandalan
     realibilitas alat pengumpulan (pengukuran) data menunjukkan keajegan hasil
     pengukuran (konsistensi) apabila digunakan untuk pengukuran pada waktu
     yang berbeda dan tidak tergantung siapa yang menggunakannya.
 • validitas atau kesahihan
     validitas alat pengumpulan (pengukuran) data menunjukkan kesesuaian atau
     kecocokan antara alat ukur dengan apa yang diukur.

     contoh :
       - thermometer untuk mengukur/mengamati suhu
       - ujian tertulis untuk mengukur prestasi belajar mahasiswa
       - test IQ untuk mengukur tingkat kecerdasan/kecakapan seseorang
       - timbangan elektronika untuk mengukur berat suatu barang/benda

Pertimbangan Pemilihan Alat Ukur
 • kesesuaian dengan variabel yang akan diamati
 • kualitas alat dari segi reliabilitas dan validitas
 • biaya pengadaan dan pemakaian
 • pengguna alat
 • tingkat kesukaran pemakaian

Alat ukur tidak harus berupa suatu peralatan secara fisik yang mempunyai skala
pengukuran tetap (seperti timbangan,, stopwatch,, thermometer,, penggaris,, dll)
tetapi dapat berupa suatu peralatan tertentu yang bersifat non fisik dengan skala
pengukuran tertentu yang dapat ditetapkan atau dikembangkan secara khusus
(misalnya test,, ujian,, wawancara,, kuisioner,, dll).

Konsep alat ukur lebih mengacu kepada bagaimana data dapat digali dari alat ukur
yang digunakan tersebut.


9. Perancangan Pengolahan Data

Sebelum kegiatan pengumpulan data dilakukan,, perlu dipersiapkan dahulu
bagaimana rancangan untuk pengolahan/analisis datanya.

Tujuan Perancangan Pengolahan Data
 • agar tidak terjadi perbedaan pengamatan terhadap variabel yang diteliti
 • agar memudahkan dalam pemilihan alat dan metode analisis
 • untuk menjaga konsistensi antara data yang akan dikumpulkan dengan alat
    atau metode analisis yang akan digunakan.
Faktor Pemilihan Rancangan Pengolahan Data
 • tujuan dan jenis penelitian
 • model / jenis data
 • taraf / tingkat kesimpulan



10. Metode Pengumpulan Data

Kualitas data tidak hanya ditentukan oleh reliabilitas dan validitas dari alat ukurnya
saja,, tetapi juga ditentukan oleh bagaiman cara pengumpulannya.

Beberapa aspek dalam proses pengumpulan data
 • data apa yang dikumpulkan (what)
 • dengan apa data itu dikumpulkan (with)
 • darimana data akan dikumpulkan (where)
 • kapan data tersebut dikumpulkan (when)
 • bagaimana cara mengumpulkan (how)

Metode Pengumpulan Data
 • observasi (pengamatan langsung)
 • survei
 • interview (wawancara)
 • eksperimen (percobaan/pengukuran langsung)

Observasi
    definisi
    yaitu pengumpulan data melalui pengamatan dan pencatatan oleh pengumpul
    data terhadap gejala/peristiwa yang diselidiki pada objek penelitian.
    sifat observasi : tidak ada interaksi antara objek yang diamati dengan
    pengamat / pengumpul data.
    contoh :
          - observasi tentang jumlah kendaraan yang lewat di jalan tol Krapyak -
             Jatingaleh untuk menganalisis tingkat kepadatan lalu lintas jalan tol di
             Kota Semarang.
          - observasi tentang jumlah pengunjung swalayan Tujuh Sebelas untuk
             menganalisis minat konsumen dalam menentukan pilihan tempat
             berbelanja.
          - observasi pada pertandingan sepak bola untuk menentukan pemain
             dan kesebelasan terbaik dalam suatu turnamen Liga Sepak Bola
             Indonesia.

     kelebihan
     • data yang diperoleh uptodate (terbaru) karena diperoleh dari keadaan
         yang terjadi pada saat itu (pada saat berlangsungnya peristiwa tersebut)
     • data lebih objektif dan jujur karena objek yang diteliti atau responden tidak
         dapat mempengaruhi pengumpul data (menutup kemungkinan manipulasi)
    kelemahan
    • memerlukan banyak waktu
    • tidak dapat digunakan untuk pengumpulan data masa lalu dan masa
        mendatang
    • tidak dapat digunakan untuk pengumpulan data yang berkaitan dengan
        sikap dan motivasi serta perilaku responden.

    persiapan observasi
    • isi pengamatan : data apa yang akan diamati??
    • objek pengamatan : apa / siapa yang akan diamati??
    • alat pengamatan : pengamatan langsung atau menggunakan alat bantu??
    • waktu pengamatan : kapan pengamatan akan dilakukan??
    • dokumentasi pengamatan : pencatatan langsung atau menggunakan alat
       bantu??


Survei
    definisi
    yaitu pengumpulan data melalui permintaan keterangan / jawaban kepada
    sumber data dengan menggunakan daftar pertanyaan / kuisioner / angket
    sebagai alatnya.

    cara pemakaian kuisioner
    • tatap muka dengan sumber data / responden secara kelompok atau
       perorangan
    • melalui telepon
    • melalui pos (surat)

    sifat survei : terdapat interaksi antara objek yang diamati dengan pengamat /
    pengumpul data
    contoh :
          - survei mengenai merk sabun cuci yang paling diminati oleh ibu rumah
             tangga.
          - survei mengenai sistem pengelolaan persediaan barang di Apotek
             "Bumi Sejahtera" Banten.

    Kelebihan
    • data yang diperoleh autentik,, objektif,, dan jujur karena berasal dari
       sumber data (responden) secara langsung.
    • dapat diterapkan untuk pengumpulan data dalam lingkup yang luas
    • dalam hal tertentu,, efisien dalam penggunaan waktu pengumpulan data

    Kelemahan
    • ada informasi terselubung dari responden,, khususnya untuk informasi
       yang berkaitan dengan sifat,, motivasi,, atau perilaku responden.
     •   responden terkadang tidak menjawab apa adanya,, tetapi apa yang
         sebaiknya.
     •   responden terlalu dibatasi pada jawaban-jawaban tertentu.
     •   responden sering tidak mengembalikan kuisioner
     •   sering muncul jawaban-jawaban yang tidak diinginkan dan tidak sesuai
         dengan apa yang diinginkan.

    persiapan survei
    • perancangan kuisioner :
        - deskripsikan maksud dari kuisioner kepada responden
        - buat materi / daftar pertanyaan
        - buat kode jawaban
        - buat petunjuk menjawab pertanyaan
    • uji coba kuisioner
        - lakukan uji coba kuisioner dan analisis kekurangan/kelemahan
           kuisioner
    • perbaikan / penyempurnaan kuisioner
        - lakukan perbaikan dan penyempurnaan kuisioner dan hasil uji coba
    • pemilihan responden
        - tetapkan secara jelas kriteria dan siapa responden yang akan diberi
           kuisioner
    • pelaksanaan
        - lakukan pembagian kuisioner dan tetapkan teknis pelaksanaannya.

    Pembuatan kuisioner yang baik
    • Ada petunjuk jelas mengenai maksud diberikannya kuisioner
    • Ada petunjuk jelas mengenai cara pengisian kuisioner
    • Menggunakan kalimat yang mudah dimengerti
    • Menghindari pertanyaan yang tidak jelas,, tidak perlu,, dan tidak relevan
    • Menghindari pertanyaan yang sugestif,, bernada menekan/mengancam,,
       dll.
    • Menggunakan urutan pertanyaan yang logis dan sistematis
    • Merahasiakan identitas responden agar responden objektif dalam
       menjawab


Interview / wawancara
     definisi
     yaitu pengumpulan data melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara
     pewawancara (pengumpul data) dengan responden (sumber data).

    sifat wawancara : terdapat interaksi dan komunikasi antara pewawancara
    dengan responden.
    Sebelum wawancara di mulai
    • Menerangkan maksud wawancara dikaitkan dengan tujuan penelitian
    • Menjelaskan mengapa responden dipilih untuk diwawancarai
    • Menjelaskan identitas dan asal usul pewawancara
    • Menjelaskan sifat wawancara : terbuka atau tertutup (rahasia)

    Komponen dan Faktor yang mempengaruhi dalam suatu wawancara
    Pewawancara           karakteristik sosial,, kemampuan,, motivasi,, rasa aman

    Responden             karakteristik sosial,, kemampuan,, motivasi,, rasa aman

    Materi wawancara      kepekaan     pertanyaan,     kesukaran     pertanyaan,,
                         substansi

    Situasi wawancara    waktu,, tempat,,      kehadiran    orang   lain,,   sikap
                         masyarakat




Eksperimen / Percobaan
    definisi
    yaitu pengumpulan data melalui pencatatan langsung dari percobaan /
    pengukuran.

    sifat : terdapat penggunaan alat ukur atau metode eksperimen tertentu.

    Tahapan eksperimen :
    • Identifikasi semua variabel yang relevan
    • Identifikasi variabel non eksperimen yang mungkin mengganggu
       eksperimen
    • Tentukan alat ukur atau instrumentasi yang dipakai
    • Tentukan rancangan atau metode eksperimen yang akan dilakukan
    • Tentukan kebutuhan - kebutuhan yang diperlukan untuk eksperimen
    • Lakukan eksperimen/pengukuran
    • Catat data hasil eksperimen/pengukuran
  Untuk mendapatkan eksperimen yang baik,, perlu dilakukan eksperimen
  yang berulang-ulang..



11. Pengolahan dan Analisis Data

Pengolahan Data

Setelah data dikumpulkan,, selanjutnya dilakukan pengolahan dan analisis data.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi arti dan makna pada data,, dan berguna
untuk memecahkan masalah dalam penelitian yang sudah dirumuskan.

Pengolahan data meliputi 3 hal, yaitu :
Editing
  Bertujuan untuk memeriksa data mentah yang telah dikumpulkan,, meliputi :
     o Melengkapi data yang kurang/kosong
     o Memperbaiki kesalahan-kesalahan atau kekurangan-kekurangan dari
        pencarian data
     o Memeriksa konsistensi data sesuai dengan data yang diinginkan
     o Memeriksa keseragaman hasil pengukuran (misalnya keseragaman satuan)
     o Memeriksa reliabilitas data (misalnya membuang data-data yang ekstrim)

Coding
  Bertujuan untuk membuat pengkodean terhadap data,, sehingga memudahkan
  untuk analisis data. Biasanya dilakukan untuk data-data kualitatif.
  Dengan koding ini,, data kualitatif dapat dikonversi menjadi data kuantitatif
  (kuantifikasi). Proses kuantifikasi ini mengikuti prosedur yang berlaku,, misalnya
  dengan menerapkan skala pengukuran nominal dan ordinal.

   Contoh :
                  Skala nominal
   Data Agama
                  (sekedar label)

   Islam          1

   Kristen        2

   Katolik        3

   Hindu          4

   Budha          5
   Untuk keperluan tertentu,, koding dalam jumlah yang banyak,, perlu dibuatkan
   buku kode sebagai petunjuk pengkodeannya yang berguna bagi bagian analisis
   data.
   Misalnya,, pada pengisian data formulir pendaftaran SMPTN,, dibuat buku
   petunjuk pengisian tersendiri secara terpisah untuk memudahkan pengisian.

   Tabulating
   Kegiatan ini bertujuan untuk membuat tabel data (menyajikan data dalam bentuk
   tabel) untuk memudahkan analisis data maupun pelaporan. Tabeldata dibuat
   sesederhana mungkin sehingga informasi mudah ditangkap oleh pengguna data
   maupun bagi bagian analisis data.

Analisis Data
Kegiatan analisis data merupakan bagian yang sangat penting dalam penelitian.
Pemecahan masalah penelitian dan penarikan kesimpulan dari suatu penelitian
sangat tergantung dari hasil analisis data ini. Sehingga perlu dilakukan dengan teliti
dan hati-hati sehingga tidak memberikan salah penafsiran terhadap hasil penelitian.

Seorang peneliti (bagian analisis data) harus menguasai kemampuan keilmuan
secara teknis dalam menerapkan metode analisis yang cocok.

Metode analisis data yang dipilih harus disesuaikan dengan jenis penelitiannya.
Pertimbangan pemilihan metode analisis data dapat dilihat dari :
     o Tujuan dan jenis penelitian
     o Model/jenis data
     o Tingkat/taraf kesimpulan

Contoh :
  Judul :    Studi tentang pengaruh pemilihan media promosi terhadap peningkatan
             penjualan barang di PT. Angin Ribut Tanggerang.
             ---> analisis statistika (deskriptif/inferensi)
   Judul :   Sistem Informasi Akademik di UNIKOM
             ---> analisis non statistika (analisis dan design sistem)
   Judul :   Pengaruh penggunaan pupuk "bio-xx" terhadap peningkatan hasil
             panen cengkih
             ---> analisis statistika (eksperimen design)
12. Penarikan Kesimpulan

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penafsiran terhadap hasil analisis data.
Pada penelitian yang menggunakan pengujian hipotesis penelitian,, kesimpulan
dapat ditarik dari hasil pengujian hipotesis.

Kesimpulan penelitian harus sesuai dengan :
  • Tema,, topik,, dan judul penelitian
  • Pemecahan permasalahan penelitian
  • Hasil analisis data
  • Pengujian hipotesis (bila ada)
  • Teori/ilmu yang relevan

Kesimpulan hendaknya dibuat secara singkat,, jelas,, dan padat..!!


13. Pelaporan

Tahapan akhir dalam kegiatan penelitian adalah pembuatan laporan penelitian.
Laporan ini berguna untuk kegiatan publikasi hasil penelitian maupun untuk
pertanggungjawaban secara ilmiah kegiatan penelitian yang telah dilakukan.

Dalam laporan penelitian,, dituliskan secara sistematis semua tahapan yang telah
dilakukan,, mulai dari tahap perencanaan hingga penarikan kesimpulan penelitian
(termasuk didalamnya lampiran-lampiran yang diperlukan).

Sistematika pelaporan disesuaikan dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
lembaga/institusi/sponsor yang akan mengelola hasil penelitian tersebut.

								
To top