Panduan SPSS

Document Sample
Panduan SPSS Powered By Docstoc
					Qsblujlvn!TQTT!
             !
    Qsphsbn!Qfozfhbsbo!
             !
             !
     Sangat Baik   Sangat Kurang Baik




                          Kurang Baik




     Baik




                 !
Tflpmbi!Ujohhj!Jmnv!Nbobkfnfo!
          Eizbob!Qvsb!
                 !
                 !
         Ejtbkjlbo!Pmfi;!
 J!Hvtuj!Cbhvt!Sbj!Vubnb-!NB/!
           Kvoj!3119!


                                        0
Bobmjtjt!Tubujtujl!Eftdsjqujwf!
      Merancang Struktur Variabel




                                    1
    Nfoubcvmbtj!Ebub!
                                           Mengisi atau
                                           mentabulasi
                                           Data harus
                                           baris perbaris
                                           bukan
                                           perkolom




Dalam pertemuan ini, tidak dilakukan
latihan men-tabulasi karena akan
membuang waktu yang cukup lama.
Sebagai alternative, akan diberikan data
yang sudah jadi/tertabulasi.




                                                     2
Frequencies & Chart
                              !    1. Analyze
                                   Descriptive Statistics
                              !    Frequencies


                              !




                                     2. Pilih Variables
                                     yang akan di olah




                                  3. Tentukan Nilai
                                  apa yang akan dicari




          4. Pilih Jenis
          Grafik/Chart yang
          akan di tampilkan

                                                            3
                           Pvuqvu!TQTT!
                            Gsfrvfodz!
                                         Toilet

                                                                                Cumulative
                                  Frequency    Percent    Valid Percent          Percent
  Valid    Sangat Kurang Baik             3         3.0             3.0                 3.0
           Kurang Baik                   30        30.0            30.0               33.0
           Baik                          65        65.0            65.0               98.0
           Sangat Baik                    2         2.0             2.0              100.0
           Total                        100       100.0          100.0



                                          Toilet


                    Sangat Baik                           Sangat Kurang Baik




                                                                Kurang Baik




                    Baik




                                      Kamar Mandi

                                                                                 Cumulative
                                  Frequency    Percent     Valid Percent          Percent
Valid     Sangat Kurang Baik              3         3.0              3.0                 3.0
          Kurang Baik                    32        32.0             32.0               35.0
          Baik                           60        60.0             60.0               95.0
          Sangat Baik                     5         5.0              5.0              100.0
          Total                         100       100.0           100.0




                                      Kamar Mandi


                  Sangat Baik                              Sangat Kurang Baik




                                                                  Kurang Baik




                  Baik




                                                                                               4
Lpsfmbtj!
Korelasi Antara Varibel Jarak Objek Wisata dengan Mudah Pencapaian yang tidak
significance karena Sig (2-tailed) [0.217] > 0,05 pada nilai korelasi r = 0.125

                                   Correlations

                                                   Jarak Objek        Mudah
                                                     Wisata         Pencapaian
  Jarak Objek Wisata      Pearson Correlation                 1            .125
                          Sig. (2-tailed)                      .           .217
                          N                                 100             100
  Mudah Pencapaian        Pearson Correlation              .125                1
                          Sig. (2-tailed)                  .217                 .
                          N                                 100             100




Korelasi Antara Varibel Toilet dengan Kamar Mandi yang significance karena Sig
(2-tailed) [0.000] < 0,05 pada nilai korelasi r = 0.733

                                  Correlations

                                                   Toilet      Kamar Mandi
  Toilet               Pearson Correlation                 1          .733**
                       Sig. (2-tailed)                     .          .000
                       N                                 100           100
  Kamar Mandi          Pearson Correlation              .733**           1
                       Sig. (2-tailed)                  .000              .
                       N                                 100           100
     **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).


   Nilai Kunci pada Analisis Korelasi adalah:
       • Berapa besarkan nilai “r” (Pearson Correlation) yang menyatakan
          seberapa kuatkah hubungan kedua variable yang dianalisis!
       • Apakah hubungannya Significan (Sig. (2-tailed), Jika < 0.05 atau pada
          skala yang lebih extreme ** 0.01 level (2-tailed) maka hubungan dapat
          dikatakan significan
      • Tanda ** atau * untuk menandakan bahwa hubungan yang terjadi
          benar-benar significan.
      • Nilai Extreme untuk “r” –1 dan +1 yang artinya nilai hasil analisis ada
          pada kisaran –1 sampai dengan +1, Jika r = 0 artinya tidak ada
          hubungan kedua variable.


                                                                                    5
Analisis Regresi




                   1. Pilih
                   Regression
                    Linier




                    2. Tentukan
                    Variabel
                    Dependent
                    (terikat) dan
                    tentukan juga
                    variable
                    Independent(s)




                              6
                                            Output SPSS
                                            Regression
                                                                           Analisis Regresi untuk
Metode Yang digunakan adalah Metode Enter                                  pembentukan model
                                    b                                      PREDIKSI variable terikat
           Variables Entered/Removed
                                                                           (dalam contoh terlihat
            Variables     Variables                                        “toilet”)
  Model     Entered       Removed           Method                         Key-analisisnya adalah nilai:
  1        Kamar a                    .    Enter                           • (B Coefficients)
           Mandi
                                                                           • (a Constant)
     a. All requested variables entered.
                                                                           • Significancy
     b. Dependent Variable: Toilet


Nilai Korelasi r = 0.733 dan R2 / Nilai determinan = 0.538 atau 53,8%
                        Model Summary

                                          Adjusted       Std. Error of
  Model        R        R Square          R Square       the Estimate
  1             .733a       .538               .533              .391
     a. Predictors: (Constant), Kamar Mandi


Nilai F test akan dibaca untuk multiple variables
                                              ANOVAb

                           Sum of
  Model                    Squares             df         Mean Square          F         Sig.
  1        Regression        17.439                  1         17.439        113.930       .000a
           Residual          15.001                 98           .153
           Total             32.440                 99
     a. Predictors: (Constant), Kamar Mandi
     b. Dependent Variable: Toilet


Nilai koefisien pebuah atau B = 0.676 dan Korelasi terjadi secara Sig (0.000) < 0.005
Variabel Kamar Mandi berkorelasi secara significance terhadap variabel Toilet.
Jadi Model terbentuk Y (Toilet) = 0.854 + 0.676 (Kamar Mandi)

                                             Coefficientsa

                                Unstandardized              Standardized
                                 Coefficients               Coefficients
  Model                         B        Std. Error             Beta             t         Sig.
  1        (Constant)            .854          .174                              4.916       .000
           Kamar Mandi           .676          .063                  .733       10.674       .000
     a. Dependent Variable: Toilet




                                                                                                           7
             Kjlb!Xbluv!ujebl!nfodvlvqj-!
               Tjmbilbo!Mbujibo!Tfoejsj""!

                               Bobmjtjt!Gbdups!
Identifikasi Variabel
  Faktor              Variabel (Q)                           Definisi Variabel

Location       Q1.     Jarak Menuju Lokasi             Jarak dari tempat tinggal (hotel) wisatawan
                                                       menuju KREKB
               Q2.     Waktu tempuh menuju lokasi      Lama perjalanan wisatawan dengan
                                                       kendaraan menuju KREKB
               Q3.     Kemudahan menuju lokasi         Kemudahan dalam perjalanan untuk menuju
                                                       KREKB
               Q4.     Lingkungan Kebun Raya           Kondisi Lingkungan KREKB

               Q5.     Tingkat Kebisingan              Kondisi ketidakbisingan KREKB

Facilities     Q6.     Fasilitas Rekreasi              Fasilitas rekreasi yang disediakan oleh
                                                       pengelola KREKB
               Q7.     Fasilitas Bermain               Fasilitas bermain yang disediakan oleh
                                                       pengelola KREKB
               Q8.     Ketersediaan Cinderamata        Fasilitas berupa kios cinderamata yang
                                                       disediakan oleh pengelola KREKB
               Q9.     Ketersediaan Informasi          Fasilitas untuk mendapatkan informasi yang
                                                       disediakan oleh pengelola KREKB
               Q10.    Kapasitas Parkir                Fasilitas Parkir kendaraan bermotor yang
                                                       disediakan oleh pengelola KREKB
               Q11.    Ketersediaan Tempat Sampah      Fasilitas pembuangan sampah yang
                                                       disediakan oleh pengelola disekitar KREKB
Tariff         Q12.    Harga Tiket Masuk               Harga tiket orang maupun kendaraan untuk
                                                       boleh memasuki KREKB
               Q13.    Harga Sewa fasilitas            Harga sewa fasilitas yang disewakan oleh
                                                       pengelola seperti wantilan, Toilet.
               Q14.    Harga Cinderamata               Harga cinderamata yang dijual di kios
                                                       cinderamata KREKB
Image          Q15.    Keindahan Alam                  Panorama atau pemandangan alam di
                                                       KREKB
               Q16.    Kelangkaan Flora                Koleksi tanaman langka yang ada di KREKB

               Q17.    Keunikan Flora                  Keunikan tanaman yang ada di KREKB

               Q18.    Keamanan di areal Kebun         Keamanan wisatawan pada saat berada di
                                                       KREKB dari binatang buas, maupun
                                                       tindakan kriminal.
Services       Q19.    Kecepatan Pelayanan Informasi   Kecepatan petugas dalam memberikan
                                                       informasi mengenai KREKB

               Q20.    Pelayanan Tiket masuk           Keramahan Petugas melayani wisatawan
                                                       dalam pelayanan karsis masuk KREKB




                                                                                                8
Nfsbodboh!Tusvluvs!Wbsjbcfm!




       Lfobqb!Bobmjtjt!Gblups@!
   Pemilihan analisis faktor sebagai alat analisis pada
  penelitian ini, disebabkan karena penelitian ini mencoba
  menemukan hubungan (interrelationship) beberapa
  variabel yang saling independen satu dengan yang lainnya,
  sehingga bisa dibuat kumpulan variabel yang lebih sedikit
  dari jumlah variabel awal sehingga akan lebih mudah
  dikontrol oleh manajemen perusahaan atau pemegang
  kebijakan perusahaan




                                                          9
Vlvsbo!Tbnqfm!vouvl!Bobmjtjt!
          Gblups!!
          Gblups!!
  Ukuran sampel minimal 5 x Variabel yang diteliti. Jika
terdapat 20 Variabel, maka sampel haruslan minimal 100
responden, ini berarti dalam penelitian ini ada 20 kolom
(variabel) dan 100 baris (responden) atau 2000 sel data.




Ubibqbo!bobmjtjt!gblups!!
  •   Ubcvmbtj!ebub!qbeb!ebub!wjfx-!!
  •   Qfncfouvlbo!nbusjl!lpsfmbtj-!!
      Qfncfouvlbo!nbusjl!lpsfmbtj-!!
  •   Fltusbltj!gblups-!!
      Fltusbltj!gblups-!!
  •   Spubtj!gblups-!ebo!!
      Spubtj!gblups-!ebo!!
  •      obnbbo!gblups!zboh!ufscfouvl/!
      Qfobnbbo!gblups!zboh!ufscfouvl/
      Qfobnbbo!gblups!zboh!ufscfouvl/!
  •   Vkj!Lfufqbubo!Npefm




                                                           10
    1. Tabulasi data pada data view,
Ubibq!Qfsubnb-!Ubcvmbtj!ebo!qfohpmbibo!
  • Tabulasi hasil angket/questioner anda ke dalam komputer
    (SPSS)
  • Jika anda memiliki 20 variabel, seharusnya ada 100 buah
    angket ditangan anda yang siap anda tabulasi ke komputer




                                                        Mengisi atau
                                                        mentabulasi
                                                        Data harus
                                                        baris perbaris
                                                        bukan
                                                        perkolom




                                                           11
        3/! Qfncfouvlbo!Nbusjl!Lpsfmbtj!
    !
          • Matriks korelasi merupakan matrik yang memuat
            koefisien korelasi dari semua pasangan variabel dalam
            penelitian ini.

          • Matriks ini digunakan untuk mendapatkan nilai
            kedekatan hubungan antar variabel penelitian.

          • Nilai kedekatan ini dapat digunakan untuk melakukan
            beberapa pengujian untuk melihat kesesuaian dengan
            nilai korelasi yang diperoleh dari analisis faktor.
!
          • Dalam tahap ini, ada dua hal yang perlu dilakukan agar
            analisis faktor dapat dilaksanakan, yang pertama yaitu
            menentukan besaran nilai Barlett Test of Sphericity,
            yang digunakan untuk mengetahui apakah ada korelasi
            yang signifikan antar variabel, dan

          •   kedua adalah Keiser-Meyers-Oklin (KMO) Measure of
              Sampling Adequacy, yang digunakan untuk mengukur
              kecukupan sampel dengan cara membandingkan
              besarnya koefisien korelasi yang diamati dengan
              koefisein korelasi parsialnya.
!
        Nfovsvu!Xjcjtpop!)3114*!lsjufsjb!lftftvbjbo!ebmbn!
        qfnblbjbo!bobmjtjt!gblups!bebmbi!!
          • Kjlb!ibshb!LNP!tfcftbs!1-:!cfsbsuj!tbohbu!nfnvbtlbo-!!
          • Kjlb!ibshb!LNP!tfcftbs!1-9!cfsbsuj!nfnvbtlbo-!
          • Kjlb!ibshb!LNP!tfcftbs!1-8!cfsbsuj!ibshb!nfofohbi-!!
          • Kjlb!ibshb!LNP!tfcftbs!1-7!cfsbsuj!dvlvq-!!
          • Kjlb!ibshb!LNP!tfcftbs!1-6!cfsbsuj!lvsboh!nfnvbtlbo-!!
          • Kjlb!ibshb!LNP!lvsboh!ebsj!!1-6!ujebl!ebqbu!ejufsjnb/!!




                                                                  12
                                                   Lfjtfs.Nfzfst.
Cftbsbo!Ojmbj!Cbsmfuu!Uftu!pg!Tqifsjdjuz!ebo!Ojmbj!Lfjtfs.Nfzfst.
Plmjo!)LNP*!Nfbtvsf!pg!Tbnqmjoh!Bevrvbdz!Vkj!Ubibq!Qfsubnb!!
                                              Vkj!Ubibq!Qfsubnb!!

    Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.                     ,715
                           Bartlett's Test of Sphericity Approx. Chi- 975,233
                                                              Square
                                                                   df     190
                                                                 Sig.    ,000

Hasil perhitungan menunjukkan besaran nilai Barlett Test of
                                                                                 !
Sphericity adalah 975,233 pada signifikan 0,000 yang berarti
pada penelitian ini ada korelasi yang sangat signifikan antar
variabel dan hasil perhitungan KMO sebesar 0,715 sehingga
kecukupan sampel termasuk kategori yang menengah.
!
 Menurut Santoso (2002) angka MSA berkisar antara 0 sampai
dengan 1, dengan kreteria yang digunakan untuk intepretasi
adalah sebagai berikut:
!
    • Jika MSA = 1, maka variabel tersebut dapat diprediksi
      tanpa kesalahan oleh variabel yang lainnya.

    • Jika MSA lebih besar dari setengah 0,5 maka variabel
      tersebut masih dapat diprediksi dan bisa dianalisis lebih
      lanjut.

    • Jika MSA lebih kecil dari setengah 0,5 dan atau mendekati
      nol (0), maka variabel tersebut tidak dapat di analisis lebih
      lanjut, atau dikeluarkan dari variabel lainnya.




                                                                                13
3. Ekstraksi faktor,
• Pada tahap ini, akan dilakukan proses inti dari analisis
  faktor, yaitu melakukan ekstraksi terhadap sekumpulan
  variabel yang ada KMO>0,5 sehingga terbentuk satu atau
  lebih faktor.

•   Metode yang digunakan untuk maksud ini adalah Principal
    Component Analysis dan rotasi faktor dengan metode
    Varimax (bagian dari orthogonal).

Total Variance Explained dengan Eigenvalue ³
satu.
                               Initial Eigenvalues
         Component
                      Total   % of Variance        Cumulative %
             1       5,280       27,791              27,791
             2       2,985       15,712              43,503
             3       2,282       12,010              55,514
             4       1,518        7,990              63,504
             5       1,086        5,715              69,218

    1. Terlihat pada penelitian (tabel di atas) diperoleh
       lima faktor yang memiliki eigenvalue lebih besar
       dari 1,0.

    3.   Kelima faktor tersebut menjelaskan (69,218) %
         total varian variabel yang mempengaruhi




                                                                  14
5/! Spubtj!gbdups!
 • Pada rotasi faktor, matrik faktor ditransformasikan
   ke dalam matrik yang lebih sederhana, sehingga
   lebih mudah diinterpretasikan.

 • Dalam analisis ini rotasi faktor dilakukan dengan
   metode rotasi varimax.

 • Interpretasi hasil dilakukan dengan melihat faktor
   Loading.

 • Faktor Loading adalah angka yang menunjukkan
   besarnya korelasi antara suatu variabel dengan
   faktor satu, faktor dua, faktor tiga, faktor empat
   atau faktor lima yang terbentuk.

 • Proses penentuan variabel mana akan masuk ke
   faktor yang mana, dilakukan dengan melakukan
   perbandingan besar korelasi pada setiap baris di
   dalam setiap tabel.




                                                         15
 Distribusi Komponen Matrik yang Dirotasi



                                            Komponen
         Kode                                                                Komunalitas
                         1           2           3        4           5
          Q1        0,001484    0,191044     0,9182 -0,02651     -0,05007       0,883
          Q2        -0,07354    0,058915     0,8734 -0,01827     -0,15108       0,795
          Q3        0,223423      -0,0989    0,7187 0,238049     0,190392       0,669
          Q4          -0,0496      0,5845   0,038758 0,51973     0,004112       0,616
          Q5        0,130852    0,273412    0,082047 0,6934      0,237604       0,636
          Q6        0,128471    0,312921    -0,14651 0,021861       0,7566      0,709
          Q8        0,360964    0,152589    -0,03727 -0,7820      0,24805       0,828
          Q9           0,5623   0,355054     0,05798 -0,32043    -0,07076       0,553
         Q10           0,6912   0,184135    0,178207 0,255525     0,15837       0,634
         Q11           0,6095   0,415269    -0,23718 -0,12448    -0,11852       0,630
         Q12           0,8658   -0,10307    -0,05842 0,138295    -0,01411       0,783
         Q13           0,8472   -0,08787    0,013761 -0,03187    -0,02179       0,727
         Q14           0,7979    0,07506    0,157343 -0,10662    0,054962       0,681
         Q15        0,053455     0,7479     0,093343 0,237089     0,25445       0,692
         Q16        0,080956     0,8892     0,037462 -0,06764    0,025986       0,804
         Q17        0,127035     0,8689      0,01323 -0,04301    0,010975       0,773
        Q18**       0,350761    0,493782    0,202443 0,321382     0,04816       0,513
         Q19         0,49889    0,305378      -0,1713 0,002655     -0,5393      0,662
         Q20           0,7128   0,177861    -0,00128 -0,14442    0,048844       0,563
      Eigenvalues     5,280       2,985       2,282     1,518     1,086       13,151
       % Trace
                      27,791     15,712       12,010    7,990     5,715       69,218




Variabel yang akan hilang dari
interpretasi




                                                                                           16
6/!Qfobnbbo!gblups!zboh!
   ufscfouvl/!
 • Pada tahap ini, akan diberikan nama-nama faktor
   yang telah terbentuk berdasarkan faktor loading
   suatu variabel terhadap faktor terbentuknya.

 •   Setelah tahapan pemberian nama faktor yang
     terbentuk, berarti hipotesis penelitian telah terjawab.




            Tidak ada pedoman secara khusus, bagaimana
            cara penamaan factor!!!!
                                                          17
!
        Vkj!Lfufqbubo!Npefm!!
    7/! Vkj!Lfufqbubo!Npefm
    • Dengan menggunakan program SPSS 11 diketahui
      besarnya persentase “Residuals are computed between
      observed and reproduced correlations.

    • Uifsf!bsf!76!)49&*!oposfevoebou!sftjevbmt!xjui!bctpmvuf!
      wbmvft!hsfbufs!uibo!1/16”!!cfsbsuj!lfufqbubo!npefm!
      ebqbu!ejlfubivj!ebo!ebqbu!ejufsjnb!efohbo!lfufqbubo!npefm!
      73&!qbeb!ujohlbu!tjhojgjlbo!1-16/!




                                                              18
Joufsqsfubtjozb!Ibtjm!Bobmjtjt!Gbdups!
!
                                        fmbzbobo!Lfcvo!Sbzb!!
Gblups!qfsubnb!bebmbi!gblups!Ubsjg!ebo!Qfmbzbobo!Lfcvo!Sbzb!
Gblups!qfsubnb!bebmbi!gblups!Ubsjg!ebo!Qfmbzbobo!Lfcvo!Sbzb!
  • Faktor ini merupakan faktor yang memiliki pengaruh
     terbesar dengan eigenvalue 5,280 dan mampu
     menjelaskan variance total sebesar 27,791%.
!
Gblups!lfevb!!bebmbi!gblups!Busbltj!Bmbn!Lfcvo!
Sbzb!!
Sbzb!!
  • Faktor ini merupakan faktor yang memiliki pengaruh besar
    dengan eigenvalue 2,985 dan mampu menjelaskan
    variance total sebesar 15,712 %.
!
Gblups!lfujhb!bebmbi!gblups!Bltftjcjmjubt!Nfovkv!Lfcvo!
Sbzb!!
Sbzb
  • Faktor ketiga ini merupakan faktor yang memiliki pengaruh
    sedang dengan eigenvalue 2,282 dan mampu menjelaskan
    variance total sebesar 12,010 %.
!
Gblups!lffnqbu!bebmbi!gblups!Tjuvbtj!Lfcvo!Sbzb!!
Gblups!lffnqbu!bebmbi!gblups!Tjuvbtj!Lfcvo!Sbzb
  • Faktor keempat ini merupakan faktor yang memiliki
    pengaruh cukup dengan eigenvalue 1,518 dan mampu
    menjelaskan variance total sebesar 7,990 %.
!
         mjnb!bebmbi!gblups!Gbtjmjubt!Lfcvo!Sbzb!!
Gblups!lfmjnb!bebmbi!gblups!Gbtjmjubt!Lfcvo!Sbzb
Gblups!lfmjnb!bebmbi!gblups!Gbtjmjubt!Lfcvo!Sbzb
  • Faktor ini merupakan faktor yang memiliki pengaruh
    terkecil dengan eigenvalue 1,086 dan mampu menjelaskan
    variance total sebesar 5,715%.




                                                            19

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:5993
posted:10/20/2010
language:Indonesian
pages:20